Pub Date : 2022-01-29DOI: 10.35580/jspf.v17i3.26738
Irma Yanthi Irwan, K. Kaharuddin, K. Khaeruddin, Helmi Helmi, U. Usman
Penelitian ini adalah penelitian survei yang bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI MIPA SMA 8 Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Makassar pada tahun ajaran 2020/2021. Indikator keterampilan berpikir kritis yang diteliti meliputi interpretasi, analisis, dan inferensi. Variabel penelitian adalah keterampilan berpikir kritis peserta didik. Sampel penelitian, peserta didik kelas XI MIPA di SMA Negeri 8 Makassar yang berjumlah 136 orang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode tes dengan pemberian tes keterampilan berpikir kritis berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa skor rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 8 Makassar berada pada kategori sedang dengan persentase 47,79%.
{"title":"KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMA NEGERI 8 MAKASSAR","authors":"Irma Yanthi Irwan, K. Kaharuddin, K. Khaeruddin, Helmi Helmi, U. Usman","doi":"10.35580/jspf.v17i3.26738","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/jspf.v17i3.26738","url":null,"abstract":"Penelitian ini adalah penelitian survei yang bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI MIPA SMA 8 Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Makassar pada tahun ajaran 2020/2021. Indikator keterampilan berpikir kritis yang diteliti meliputi interpretasi, analisis, dan inferensi. Variabel penelitian adalah keterampilan berpikir kritis peserta didik. Sampel penelitian, peserta didik kelas XI MIPA di SMA Negeri 8 Makassar yang berjumlah 136 orang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode tes dengan pemberian tes keterampilan berpikir kritis berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa skor rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 8 Makassar berada pada kategori sedang dengan persentase 47,79%.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"545 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116201341","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-29DOI: 10.35580/jspf.v17i2.23589
P. Pertiwi, Nur Hasan
Berpikir kreatif menjadi langkah awal inovasi dan perubahan-perubahan sehingga meningkatkan kualitas dan taraf hidup manusia. Kepercayaan diri akan menyatukan motivasi dan sumber dayanya yang mendorong kemampuan berpikir kreatifnya. Sedangkan pola asuh orangtua berperan dalam pembentukan sikap terbuka dan saling menghargai yang mendukung terbentuknya pola pikir kreatif anak. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 – 11 September 2021 di SMA Negeri 6 Jeneponto. Populasi adalah seluruh peserta didik kelas XII MIA SMA Negeri 6 Jeneponto sebanyak 163 orang. Dengan menggunakan teknik slovin sehingga diperoleh jumlah sampel sebesar 116 orang dan teknik penarikan sampel berupa teknik simple random sampling. Penelitian ini adalah penelitian ex-Post Facto dengan pendekatan kuantitatif serta menggunakan desain korelasi berganda. Instrumen yang digunakan adalah instrument non tes berupa kuisioner untuk mengukur kepercayaan diri dan pola asuh orangtua sedangkan instrument tes berjenis essay test digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Untuk melihat hubungan antar variabel digunakan teknik analisis korelasi sederhana dan teknik analisis korelasi ganda. Sedangkan uji asumsi digunakan analisis uji anova. Pengujian prasyarat dilakukan berupa uji normalitas dan multikoloneritas. Sehigga diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepercayaan diri dan pola asuh orangtua dengan kemampuan berpikir kreatif peserta didik baik secara sederhana maupun bersama.
创造性思维成为创新和改变的第一步,从而提高人类的质量和生活水平。自信会结合他的动机和资源,鼓励他的创造性思维能力。而父母的教养在形成一种开放和相互尊重的态度中起着作用,这种态度促进了孩子创造性思维的形成。该研究于2021年9月9日至9月11日在全国高中6杰内蓬托进行。12班MIA high 6班杰尼彭托共有163名学生。通过使用slovin技术获得了116个样本的样本数量和提取样本的方法,这是一种简单的随机抽样技术。本研究是一种基于定量方法和对偶相关设计的术后事实研究。使用的工具是一种非测试工具,用于评估父母的信心和教养,而用于测试类型的essay测试用来衡量参与者的创造性思维能力。用于查看变量之间的关系,使用简单的相关性分析技术和双相关分析技术。而假设测试使用了anova测试分析。先决条件测试包括对正常和多观察的测试。Sehigga的结论是,自信与父母的教养与参与者的创造性思维能力之间存在着积极而重要的联系。
{"title":"HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 6 JENEPONTO","authors":"P. Pertiwi, Nur Hasan","doi":"10.35580/jspf.v17i2.23589","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/jspf.v17i2.23589","url":null,"abstract":"Berpikir kreatif menjadi langkah awal inovasi dan perubahan-perubahan sehingga meningkatkan kualitas dan taraf hidup manusia. Kepercayaan diri akan menyatukan motivasi dan sumber dayanya yang mendorong kemampuan berpikir kreatifnya. Sedangkan pola asuh orangtua berperan dalam pembentukan sikap terbuka dan saling menghargai yang mendukung terbentuknya pola pikir kreatif anak. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 – 11 September 2021 di SMA Negeri 6 Jeneponto. Populasi adalah seluruh peserta didik kelas XII MIA SMA Negeri 6 Jeneponto sebanyak 163 orang. Dengan menggunakan teknik slovin sehingga diperoleh jumlah sampel sebesar 116 orang dan teknik penarikan sampel berupa teknik simple random sampling. Penelitian ini adalah penelitian ex-Post Facto dengan pendekatan kuantitatif serta menggunakan desain korelasi berganda. Instrumen yang digunakan adalah instrument non tes berupa kuisioner untuk mengukur kepercayaan diri dan pola asuh orangtua sedangkan instrument tes berjenis essay test digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Untuk melihat hubungan antar variabel digunakan teknik analisis korelasi sederhana dan teknik analisis korelasi ganda. Sedangkan uji asumsi digunakan analisis uji anova. Pengujian prasyarat dilakukan berupa uji normalitas dan multikoloneritas. Sehigga diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepercayaan diri dan pola asuh orangtua dengan kemampuan berpikir kreatif peserta didik baik secara sederhana maupun bersama.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"289 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117298624","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-29DOI: 10.35580/jspf.v17i3.25610
syamsul bahri
Telah dilakukan penelitian dengan judul penerapan model Problem Basede Learning (PBL) terhadap kemampuan kognitif pada materi (Fisika) siswa kelas VII SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan kognitif siswa sebelum dan setelah menerapkan model PBL. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan One Group Pretest- Postest yang termasuk ke dalam jenis penelitian pre-experiment. Penelitian ini melibatkan 30 siswa sebagai sampel penelitian dari 54 populasi. Pengmabilan sampel dilakukan berdasarkan purpossive sampling dengan dasar menetapkan siswa yang tingaal jauh dari sekolah tidak termasuk dalam sampel. Dengan menggunakan instrumen kognitif sebanyak 15 butir soal yang telah valid dengan nilai r =0,432 atau lebih besar dari 0,344 menunjukkan hasil penelitian bahwa rerata kemampuan kognitif siswa sebelum diterapkan model PBL adalah sebesar 41,11 pada kategori sangat rendah dan belum mencapai KKM sebesar 60, setelah diterapkan model PBL menunjukkan rerata kemampuan kognitif siswa sebesar 66,67 pada kategori sedang dan mencapai nilai KKM sebesar 60. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan kognitif secara signifikan sebelum dan setelah penerapan model PBL pada materi FISIKA kelas VII di UPTD SPF SMP Negeri 4 Liliriaja.
进行了一项研究,题目是七年级学生的认知能力基础学习(PBL)应用模型。本研究旨在了解学生在应用PBL模型之前和之后的认知能力差异。为了实现这一目标,该研究采用了一组预先试验的前期研究。本研究包括30名学生作为54个种群的研究样本。样本样本是根据样本样本进行的,理由是将居住在学校以外的学生排除在样本中。用仪器已经有效的认知了15项关于0.344的r = 0.432或者更大价值的研究结果表明,平均学生认知能力在41.11大小的PBL模型是应用类别之前很低,还没有达到m大小的60后,应用规模的PBL模型展示学生认知能力平均66,67在类别和达到60 m大小的价值。因此,我们可以得出结论,在PBL模型应用于ut.t.spf SMP Negeri 4 lirl的七年级物理材料之前和之后,我们的认知能力有显著的不同。
{"title":"PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF PADA MATERI FISIKA SISWA KELAS VII SMP","authors":"syamsul bahri","doi":"10.35580/jspf.v17i3.25610","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/jspf.v17i3.25610","url":null,"abstract":"Telah dilakukan penelitian dengan judul penerapan model Problem Basede Learning (PBL) terhadap kemampuan kognitif pada materi (Fisika) siswa kelas VII SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan kognitif siswa sebelum dan setelah menerapkan model PBL. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan One Group Pretest- Postest yang termasuk ke dalam jenis penelitian pre-experiment. Penelitian ini melibatkan 30 siswa sebagai sampel penelitian dari 54 populasi. Pengmabilan sampel dilakukan berdasarkan purpossive sampling dengan dasar menetapkan siswa yang tingaal jauh dari sekolah tidak termasuk dalam sampel. Dengan menggunakan instrumen kognitif sebanyak 15 butir soal yang telah valid dengan nilai r =0,432 atau lebih besar dari 0,344 menunjukkan hasil penelitian bahwa rerata kemampuan kognitif siswa sebelum diterapkan model PBL adalah sebesar 41,11 pada kategori sangat rendah dan belum mencapai KKM sebesar 60, setelah diterapkan model PBL menunjukkan rerata kemampuan kognitif siswa sebesar 66,67 pada kategori sedang dan mencapai nilai KKM sebesar 60. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan kognitif secara signifikan sebelum dan setelah penerapan model PBL pada materi FISIKA kelas VII di UPTD SPF SMP Negeri 4 Liliriaja.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"64 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125588726","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-29DOI: 10.35580/jspf.v17i3.29289
Hidayat Tullah, Aisyah Azis, Helmi Helmi
Penerapan Media Simulasi PhET (Physics Education Technology) terhadap hasil belajar fisika peserta didik SMAN 9 Makassar. Program studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Hj. Aisyah Aziz, dan Helmi). Penelitian dengan jenis pre experiment dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan pengetahuan dan keterampilan terhadap hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan media pembelajaran simulasi PhET serta ada tidaknya perbedaan diantara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. yang menjadi objek dalam penelitian ini berjumlah 32 peserta didik dari populasi. Sebelum di berikan pembelajaran siswa terlebih dahulu diberikan pre-test untuk mengetahuan kemampuan awal. Setelah proses pembelajaran kelas diberikan post-test kemudian didapat bahwa skor hasil belajar fisika peserta didik mengalami perubahan yang signifikan
{"title":"PENGGUNAAN MEDIA SIMULASI PhET (PHYSICS EDUCATION TECHNOLOGY) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK SMAN 9 MAKASSAR","authors":"Hidayat Tullah, Aisyah Azis, Helmi Helmi","doi":"10.35580/jspf.v17i3.29289","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/jspf.v17i3.29289","url":null,"abstract":"Penerapan Media Simulasi PhET (Physics Education Technology) terhadap hasil belajar fisika peserta didik SMAN 9 Makassar. Program studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Hj. Aisyah Aziz, dan Helmi). Penelitian dengan jenis pre experiment dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan pengetahuan dan keterampilan terhadap hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan media pembelajaran simulasi PhET serta ada tidaknya perbedaan diantara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. yang menjadi objek dalam penelitian ini berjumlah 32 peserta didik dari populasi. Sebelum di berikan pembelajaran siswa terlebih dahulu diberikan pre-test untuk mengetahuan kemampuan awal. Setelah proses pembelajaran kelas diberikan post-test kemudian didapat bahwa skor hasil belajar fisika peserta didik mengalami perubahan yang signifikan ","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"371 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124647818","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-29DOI: 10.35580/jspf.v17i3.26878
Katarina Boleng Liwun, Fransiska Yosdi Ecing, Elisabeth Montesia Pora, R. B. Astro, Yasinta Embu Ika
Peristiwa tumbukan lenting sebagian merupakan salah satu fenomena fisika yang terjadi dalam waktu yang singkat sehingga untuk mendapatkan data kecepatan benda sebelum dan setelah tumbukan, diperlukan perangkat yang mampu merekam gejala tersebut dengan ketelitian tinggi. Penelitian ini menggunakan aplikasi phypox yang terinstal dalam smartphone sebagai alat ukur eksperimen. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui nilai koefisien restitusi benda (kelereng) pada tiga permukaan yaitu permukaan keramik, permukaan lantai semen dan permukaan kayu. Penelitian dilakukan dengan menjatuhkan kelereng dari ketinggian 30 cm. Pengukuran dilakukan sebanyak 5 kali untuk mendapatkan hasil yang akurat. Data hasil percobaan ini berupa nilai ketinggian pantulan benda. Berdasarkan nilai tinggi pantulan benda diperoleh koefisien tumbukan kelereng terhadap permukaan keramik sebesar e = 0,88, lantai semen sebesar e = 0,76 dan permukaan kayu sebesar e = 0,87. Disimpulkan bahwa tumbukan antara kelereng dan ketiga permukaan diatas, serta aplikasi phypox sebagai alat ukur, diperoleh nilai koefisien tumbukan sesuai dengan teori.
{"title":"PENENTUAN KOEFISIEN TUMBUKAN MENGGUNAKAN APLIKASI PHYPOX","authors":"Katarina Boleng Liwun, Fransiska Yosdi Ecing, Elisabeth Montesia Pora, R. B. Astro, Yasinta Embu Ika","doi":"10.35580/jspf.v17i3.26878","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/jspf.v17i3.26878","url":null,"abstract":"Peristiwa tumbukan lenting sebagian merupakan salah satu fenomena fisika yang terjadi dalam waktu yang singkat sehingga untuk mendapatkan data kecepatan benda sebelum dan setelah tumbukan, diperlukan perangkat yang mampu merekam gejala tersebut dengan ketelitian tinggi. Penelitian ini menggunakan aplikasi phypox yang terinstal dalam smartphone sebagai alat ukur eksperimen. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui nilai koefisien restitusi benda (kelereng) pada tiga permukaan yaitu permukaan keramik, permukaan lantai semen dan permukaan kayu. Penelitian dilakukan dengan menjatuhkan kelereng dari ketinggian 30 cm. Pengukuran dilakukan sebanyak 5 kali untuk mendapatkan hasil yang akurat. Data hasil percobaan ini berupa nilai ketinggian pantulan benda. Berdasarkan nilai tinggi pantulan benda diperoleh koefisien tumbukan kelereng terhadap permukaan keramik sebesar e = 0,88, lantai semen sebesar e = 0,76 dan permukaan kayu sebesar e = 0,87. Disimpulkan bahwa tumbukan antara kelereng dan ketiga permukaan diatas, serta aplikasi phypox sebagai alat ukur, diperoleh nilai koefisien tumbukan sesuai dengan teori.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128542090","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-29DOI: 10.35580/jspf.v17i3.16008
A. Alfiani
Penelitian ini merupakan penelitian True Eksperimental Design dengan desain penelitian Posttest Only Control Group Design. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap minat belajar fisika peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Makassar. Sampel pada penelitian ini yaitu XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Untuk mengukur minat belajar peserta didik dalam penelitian ini menggunakan angket. Statistik deskriptif menunjukan skor rata-rata minat belajar pada kelas eksperimen eksperimen sebesar 89,69 dengan standar deviasi 12,37, sedangkan pada kelas kontrol skor rata-rata minat belajar peserta didik sebesar 80,85 dengan standar deviasi 10,22. Hasil uji hipotesis dengan uji-t pada taraf siginifikan = 0,05 diperoleh thitung = 3,00 dan ttabel = 1,99. Karena ttabel < thitung, maka hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yaitu pembelajaran dengan model pembelajaran inkuiri mempunyai pengaruh yang positif terhadap minat belajar fisika peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Makassar. Abstract.This research is a True Experimental Design with Posttest Only Control Group Design. This research aims to determine the effect of the inquiry learning model on students' interest in learning physics class XI SMA Negeri 3 Makassar. The subjects in this study were XI MIPA 4 as the experimental class and XI MIPA 3 as the control class. To measure students' interest in learning in this study was a questionnaire. Statistics descriptive shows the average score of learning interest in the experimental class was 89.69 with standard deviasi 12,37, while in the control class the average score of students' learning interest was 80.85 with standard deviasi 10,22. The results of hypothesis testing with t-test of the taraf significance = 0,05 obtained tvalue = 3.00 and ttable = 1.99. Because ttable < tvalue, this indicates that H0 is rejected and H1 is accepted, namely learning with inquiry learning models has a positive effect on the students' interest in learning physics in class XI SMA Negeri 3 Makassar.
{"title":"PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP MINAT BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 3 MAKASSAR","authors":"A. Alfiani","doi":"10.35580/jspf.v17i3.16008","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/jspf.v17i3.16008","url":null,"abstract":"Penelitian ini merupakan penelitian True Eksperimental Design dengan desain penelitian Posttest Only Control Group Design. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap minat belajar fisika peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Makassar. Sampel pada penelitian ini yaitu XI MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Untuk mengukur minat belajar peserta didik dalam penelitian ini menggunakan angket. Statistik deskriptif menunjukan skor rata-rata minat belajar pada kelas eksperimen eksperimen sebesar 89,69 dengan standar deviasi 12,37, sedangkan pada kelas kontrol skor rata-rata minat belajar peserta didik sebesar 80,85 dengan standar deviasi 10,22. Hasil uji hipotesis dengan uji-t pada taraf siginifikan = 0,05 diperoleh thitung = 3,00 dan ttabel = 1,99. Karena ttabel < thitung, maka hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yaitu pembelajaran dengan model pembelajaran inkuiri mempunyai pengaruh yang positif terhadap minat belajar fisika peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Makassar. Abstract.This research is a True Experimental Design with Posttest Only Control Group Design. This research aims to determine the effect of the inquiry learning model on students' interest in learning physics class XI SMA Negeri 3 Makassar. The subjects in this study were XI MIPA 4 as the experimental class and XI MIPA 3 as the control class. To measure students' interest in learning in this study was a questionnaire. Statistics descriptive shows the average score of learning interest in the experimental class was 89.69 with standard deviasi 12,37, while in the control class the average score of students' learning interest was 80.85 with standard deviasi 10,22. The results of hypothesis testing with t-test of the taraf significance = 0,05 obtained tvalue = 3.00 and ttable = 1.99. Because ttable < tvalue, this indicates that H0 is rejected and H1 is accepted, namely learning with inquiry learning models has a positive effect on the students' interest in learning physics in class XI SMA Negeri 3 Makassar.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"117 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122442665","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Telah dilakukan penelitian tentang karakteristik gua di Kawasan Karst Rammang-Rammang Maros. Karst Rammang-Rammang Maros yang masih alami, memicu kelelawar bersarang di salah satu gua di Kawasan Karst Rammamg-Rammang Maros, warga sekitar menamai gua tersebut sebagai Gua Kelelawar, dikarenakan kelelawar yang hidup di dalam gua. Saat ini, penelitian mengenai karakteristik gua masih jarang dilakukan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mngetahui karakterisik Gua Kelelawar di Kawasan Karst Rammang-Rammang Maros. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik Gua Kelelawar. Pengambilan data karakteristik Gua Kelelawar dengan ng berupa pengamatan langsung dan mengunakan data sekunder.Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik kawasan Wisata Gua meliputi sungai temperatur, intensitas cahaya, kelembaban, flora dan fauna gua serta keberadaan ornamen gua. Beberapa jenis fauna yang ditemukan di dalam gua yakni kelelawar, dan kera. Sedangkan flora yang ditemukan yaitu berupa tumbuhan lumut, keberadaannya menandakan di dalam gua tersebut memiliki intensitas cahaya dan temperatur rendah, serta kelembaban yang tinggi. Selain lumut, ditemukan ada beberapa pohon dan rumput-rumput liar di sekitar gua. Beberapa ornamen gua yang dapat dilihat seperti stalaktit, dan Pilar.
{"title":"KARAKTERISTIK GUA KELELAWAR DI KAWASAN KARST RAMMANG-RAMMANG MAROS TN BANTIMURUNG BULUSARAUNG","authors":"Arise Sambolangi, Muhamad Arsyad, Vistarani Arini Tiwow","doi":"10.35580/jspf.v17i3.30657","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/jspf.v17i3.30657","url":null,"abstract":"Telah dilakukan penelitian tentang karakteristik gua di Kawasan Karst Rammang-Rammang Maros. Karst Rammang-Rammang Maros yang masih alami, memicu kelelawar bersarang di salah satu gua di Kawasan Karst Rammamg-Rammang Maros, warga sekitar menamai gua tersebut sebagai Gua Kelelawar, dikarenakan kelelawar yang hidup di dalam gua. Saat ini, penelitian mengenai karakteristik gua masih jarang dilakukan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mngetahui karakterisik Gua Kelelawar di Kawasan Karst Rammang-Rammang Maros. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik Gua Kelelawar. Pengambilan data karakteristik Gua Kelelawar dengan ng berupa pengamatan langsung dan mengunakan data sekunder.Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik kawasan Wisata Gua meliputi sungai temperatur, intensitas cahaya, kelembaban, flora dan fauna gua serta keberadaan ornamen gua. Beberapa jenis fauna yang ditemukan di dalam gua yakni kelelawar, dan kera. Sedangkan flora yang ditemukan yaitu berupa tumbuhan lumut, keberadaannya menandakan di dalam gua tersebut memiliki intensitas cahaya dan temperatur rendah, serta kelembaban yang tinggi. Selain lumut, ditemukan ada beberapa pohon dan rumput-rumput liar di sekitar gua. Beberapa ornamen gua yang dapat dilihat seperti stalaktit, dan Pilar.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"53 78 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116561471","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-12-05DOI: 10.35580/jspf.v17i3.15716
Suharti Bunga, K. Khaeruddin, A. Yani
Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan desain one-shot case study. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa besar hasil belajar fisika peserta didik melalui penggunaan Simulasi PhET di SMA Negeri 8 Luwu Timur. Variabel dalam penelitian ini adalah hasil belajar fisika peserta didik setelah diajar menggunakan Simulasi PhET, subjek penelitian menggunakan kelas XI IPA 2. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes pilihan ganda hasil belajar pada ranah kognitif. Kemudian data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian diperoleh skor rata-rata sebesar 18.13 berada pada kategori sedang. Tabel distribusi frekuensi menunjukkan pembelajaran fisika secara keseluruhan peserta didik sebesar 3,3% berada pada kategori sangat tinggi, 43,3% berada pada kategori tinggi, 50,0% berada pada kategori sedang, dan 3.3% berada pada kategori rendah. Kata Kunci : simulasi PhET, teori kinetik gas, hasil belajar
本研究是一个单一枪伤研究的实验前研究。本研究旨在描述参与者通过在Luwu east state high 8中使用PhET模拟学习的物理成果。数据检索是通过认知领域中的学习选择测试进行的。然后用描述性分析分析数据。研究获得的平均成绩为18.13分属于中等类别。频率分布图表显示,3%的学习者整体物理学习属于非常高的类别,43.3%属于较高的类别,50.0%属于中级类别,3.3%属于较低的类别。关键词:气体动能理论、学习结果
{"title":"ANALISIS HASIL BELAJAR YANG DIAJAR MENGGUNAKAN SIMULASI PHET (PHYSICS EDUCATION TECHNOLOGY) PADA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 8 LUWU TIMUR","authors":"Suharti Bunga, K. Khaeruddin, A. Yani","doi":"10.35580/jspf.v17i3.15716","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/jspf.v17i3.15716","url":null,"abstract":"Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan desain one-shot case study. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa besar hasil belajar fisika peserta didik melalui penggunaan Simulasi PhET di SMA Negeri 8 Luwu Timur. Variabel dalam penelitian ini adalah hasil belajar fisika peserta didik setelah diajar menggunakan Simulasi PhET, subjek penelitian menggunakan kelas XI IPA 2. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes pilihan ganda hasil belajar pada ranah kognitif. Kemudian data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian diperoleh skor rata-rata sebesar 18.13 berada pada kategori sedang. Tabel distribusi frekuensi menunjukkan pembelajaran fisika secara keseluruhan peserta didik sebesar 3,3% berada pada kategori sangat tinggi, 43,3% berada pada kategori tinggi, 50,0% berada pada kategori sedang, dan 3.3% berada pada kategori rendah. Kata Kunci : simulasi PhET, teori kinetik gas, hasil belajar","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123685760","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-12-05DOI: 10.35580/jspf.v17i3.30634
Alven Rochmania, I. Sucahyo, M. Yantidewi
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tujuan untuk mengembangkan dan mengetahui cara kerja alat monitoring kandungan CO2 di udara berbasis Internet of Things. Penelitian dimulai pada bulan November di dua daerah yang berbeda yaitu Panekan Kabupaten Magetan dan di Ketintang Kota Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif eksperimen yang dilakukan dengan menggunakan alat monitoring kandungan CO2 yang dibangun yang kemudian dibandingkan dengan alat pembanding yaitu “Air Quality Detector” yang dapat mendeteksi kandungan CO2 juga. Berdasarkan percobaan yang dilakukan alat monitoring kandungan CO2 yang dibangun menghasilkan nilai rata-rata sensor berturut-turut 549.18 ppm dan 666.29 ppm serta pada alat pembanding berturut-turut 523.75 ppm dan 658.75 ppm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa alat yang dirancang mampu mendeteksi kadar CO2 yang ada di udara baik di daerah pedesaan maupun perkotaan. Alat monitoring yang dibangun memiliki taraf ketelitian 99.32% di daerah pedesaan dan 99.86% saat alat digunakan untuk memonitoring kandungan CO2 di daerah perkotaan. Hasil pembacaan ini dapat tertampil pada Smartphone yang telah terpasang aplikasi monitoring kualitas udara.
{"title":"MONITORING KANDUNGAN CO2 BERBASIS IOT DENGAN NODEMCU ESP8266 DAN SENSOR MQ135","authors":"Alven Rochmania, I. Sucahyo, M. Yantidewi","doi":"10.35580/jspf.v17i3.30634","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/jspf.v17i3.30634","url":null,"abstract":"Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tujuan untuk mengembangkan dan mengetahui cara kerja alat monitoring kandungan CO2 di udara berbasis Internet of Things. Penelitian dimulai pada bulan November di dua daerah yang berbeda yaitu Panekan Kabupaten Magetan dan di Ketintang Kota Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif eksperimen yang dilakukan dengan menggunakan alat monitoring kandungan CO2 yang dibangun yang kemudian dibandingkan dengan alat pembanding yaitu “Air Quality Detector” yang dapat mendeteksi kandungan CO2 juga. Berdasarkan percobaan yang dilakukan alat monitoring kandungan CO2 yang dibangun menghasilkan nilai rata-rata sensor berturut-turut 549.18 ppm dan 666.29 ppm serta pada alat pembanding berturut-turut 523.75 ppm dan 658.75 ppm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa alat yang dirancang mampu mendeteksi kadar CO2 yang ada di udara baik di daerah pedesaan maupun perkotaan. Alat monitoring yang dibangun memiliki taraf ketelitian 99.32% di daerah pedesaan dan 99.86% saat alat digunakan untuk memonitoring kandungan CO2 di daerah perkotaan. Hasil pembacaan ini dapat tertampil pada Smartphone yang telah terpasang aplikasi monitoring kualitas udara. ","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"54 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125032841","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-12-03DOI: 10.35580/jspf.v17i2.26144
A. Dahlan, H. Herman, A. Yani
Penelitian ini adalah penelitian penelitian survei dengan jenis data deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 21 Makassar Tahun Ajaran 2020. Populasi penelitian adalah Peserta Didik Kelas XIIPA dengan jumlah sampel penelitian 200 Peserta didik yang tersebar dienam kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76,13 % peserta didikberada pada kategori tinggi untuk dimensi faktual dan 70,24 % peserta didik berada kategori tinggi untuk dimensi konseptual.Peserta didik masih kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal kognitif pada tingkat evaluasi (C5) dan mencipta (C6) dengan dijawab 24 % responden. Padasoal-soal kognitif tingkat Aplikasi (C3)dan Analisis (C4) tingkat keberhasilan menjawab soal benar peserta didik berada pada taraf 91%dan 95%. Hal ini menunjukkan jika pembelajaran di sekolah telah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang meletakkan tujuan pembelajaran pada materi Fluida pada tingkat C4.Hasil ini diharapkan menjadi landasan bagi Guru Fisika di SMA Negeri 21 Makassar untuk meningkatkan proses pembelajaran pada ranahHigh OrderThinking.
这项研究是在2020年马卡萨州立高中21号进行的一种定量描述性数据研究。研究人口是八年级的学习者,研究样本数量为200名学习者,分散在6个教室里。研究结果表明,76.13%的参与者属于事实维度的高类别,70.24 %的学习者属于概念维度的高类别。学习者在评价水平(C5)和创造力(C6)上仍然难以解决认知问题,回答24%的受访者。实际的应用水平(C3)和分析(C4),学习者的成功解决率为91%和95%。这表明,学校的学习与国家教育目标相匹配,将学习目标置于C4水平的流体上。这一结果有望成为SMA Negeri 21 Makassar的物理教师在ranahHigh - orderthought上增加学习过程的基础。
{"title":"ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL FISIKA PESERTA DIDIK SMAN 21 MAKASSAR","authors":"A. Dahlan, H. Herman, A. Yani","doi":"10.35580/jspf.v17i2.26144","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/jspf.v17i2.26144","url":null,"abstract":"Penelitian ini adalah penelitian penelitian survei dengan jenis data deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 21 Makassar Tahun Ajaran 2020. Populasi penelitian adalah Peserta Didik Kelas XIIPA dengan jumlah sampel penelitian 200 Peserta didik yang tersebar dienam kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76,13 % peserta didikberada pada kategori tinggi untuk dimensi faktual dan 70,24 % peserta didik berada kategori tinggi untuk dimensi konseptual.Peserta didik masih kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal kognitif pada tingkat evaluasi (C5) dan mencipta (C6) dengan dijawab 24 % responden. Padasoal-soal kognitif tingkat Aplikasi (C3)dan Analisis (C4) tingkat keberhasilan menjawab soal benar peserta didik berada pada taraf 91%dan 95%. Hal ini menunjukkan jika pembelajaran di sekolah telah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang meletakkan tujuan pembelajaran pada materi Fluida pada tingkat C4.Hasil ini diharapkan menjadi landasan bagi Guru Fisika di SMA Negeri 21 Makassar untuk meningkatkan proses pembelajaran pada ranahHigh OrderThinking.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133618867","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}