首页 > 最新文献

Generics: Journal of Research in Pharmacy最新文献

英文 中文
Phytosome as Cytotoxic agent delivering system : A Review 光敏体作为细胞毒传递系统的研究进展
Pub Date : 2021-07-16 DOI: 10.14710/genres.v1i2.10953
W. Sasikirana, Eva Annisaa', Nuraini Ekawati
Along with the rapid development of herbal medicine formulas, an appropriate drug delivery system is needed to increase its bioavailability. One of them was used the phytosome. As a delivery system, it was known to be able to increase the bioavailability of phytomedicine by increasing the permeability of herbal compounds on cell membranes so the absorption of the compound will be increased. In its development, the phytosome formula was effective for delivering cytotoxic agent compounds, such as quercetin, diosgenin, icariin, tocopherol, and others. Besides, some of these formulas have also been commercialized and patented. The effectiveness and ease of manufacture have made phytosomes a promising drug delivery system in the development of cytotoxic drugs.
随着中药配方的快速发展,需要一种合适的给药系统来提高其生物利用度。其中一种是磷脂体。作为一种传递系统,已知它能够通过增加草药化合物在细胞膜上的渗透性来增加植物药的生物利用度,从而增加化合物的吸收。在其开发过程中,植物体配方可有效递送细胞毒性药物化合物,如槲皮素、薯蓣皂苷元、淫羊藿苷、生育酚等。此外,其中一些配方还获得了商业化和专利。磷脂体的有效性和易于制造使其成为细胞毒性药物开发中一个很有前途的药物传递系统。
{"title":"Phytosome as Cytotoxic agent delivering system : A Review","authors":"W. Sasikirana, Eva Annisaa', Nuraini Ekawati","doi":"10.14710/genres.v1i2.10953","DOIUrl":"https://doi.org/10.14710/genres.v1i2.10953","url":null,"abstract":"Along with the rapid development of herbal medicine formulas, an appropriate drug delivery system is needed to increase its bioavailability. One of them was used the phytosome. As a delivery system, it was known to be able to increase the bioavailability of phytomedicine by increasing the permeability of herbal compounds on cell membranes so the absorption of the compound will be increased. In its development, the phytosome formula was effective for delivering cytotoxic agent compounds, such as quercetin, diosgenin, icariin, tocopherol, and others. Besides, some of these formulas have also been commercialized and patented. The effectiveness and ease of manufacture have made phytosomes a promising drug delivery system in the development of cytotoxic drugs.","PeriodicalId":362285,"journal":{"name":"Generics: Journal of Research in Pharmacy","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123633566","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Potensi Sitotoksik Ekstrak Buah Parijoto (Medinilla speciosa) Terpurifikasi pada Sel Kanker Serviks HeLa 红斑叶子癌提取物的细胞毒性强效
Pub Date : 2021-07-16 DOI: 10.14710/genres.v1i2.11100
Sarah Melinda, Eva Annisaa', Widyandani Sasikirana
Kanker terus menjadi masalah kesehatan utama, salah satu jenis penyakit kanker yang banyak diidap oleh wanita di Indonesia ialah kanker serviks. Herbal telah banyak digunakan dalam pengobatan kanker oleh masyarakat, namun penelitian lebih lanjut mengenai khasiat farmakologinya masih belum banyak dilakukan, salah satunya buah parijoto (Medinilla speciosa). Salah satu senyawa dalam tanaman herbal yang diduga bersifat antioksidan dan berpotensi sitotoksik ialah alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik ekstrak buah parijoto terpurifikasi secara in vitro pada sel kanker serviks HeLa. Buah parijoto diekstraksi dengan melakukan maserasi menggunakan etanol 70%. Rendemen dihitung dan difraksinasi dengan pelarut bertingkat sesuai kepolaran. Tiap fraksi rendemen dihitung dan dianalisis secara semi-kuantitatif menggunakan KLT. Tiap fraksi ekstrak buah parijoto diukur kadar total alkaloid dan didapatkan kadar total alkaloid tertinggi pada fraksi etil asetat sebesar 62,15%. Analisis sitotoksik dilakukan pada sel line HeLa menggunakan MTT assay dan didapatkan hasil IC50 terendah pada fraksi etil asetat sebesar 95,48 µg/mL. Analisis data dilakukan melalui analisis korelasi antara variabel kadar total alkaloid dan nilai IC50 menggunakan analisis korelasi Pearson dan didapatkan hasil bahwa kadar total alkaloid dan nilai IC50 berkorelasi sangat kuat dan signifikan (r = -0,98).
癌症仍然是一个主要的健康问题,在印度尼西亚妇女中最常见的癌症之一是宫颈癌。该草药已被广泛用于癌症治疗,但更多关于其药物疗效的研究尚未进行,其中一种是月桂醇。一种被认为具有抗氧化剂和细胞毒性潜力的草药中的化合物是生物碱。这项研究的目的是确定红糖宫颈癌中体外化的细胞毒性提取物。parijoto水果是用乙醇70%的乙醇来提取的。附例和经脚级溶剂混合。每一个附例成分都用KLT进行了试验性分析。parijoto果实提取物的每个成分都是由生物碱的总含水量来测量的,最高的含碱性脂肪酸的总含水量为62.15%。sitotoksik分析HeLa细胞线进行使用MTT螺旋藻化验结果得到了最低的醋酸纤维素乙醇成分高达95.48µg / mL。数据分析是通过皮尔逊相关分析物总含水率和IC50值之间的相关性进行的,得出的结果是,总含水率和IC50值是高度相关和显著的(r = - 0.98)。
{"title":"Potensi Sitotoksik Ekstrak Buah Parijoto (Medinilla speciosa) Terpurifikasi pada Sel Kanker Serviks HeLa","authors":"Sarah Melinda, Eva Annisaa', Widyandani Sasikirana","doi":"10.14710/genres.v1i2.11100","DOIUrl":"https://doi.org/10.14710/genres.v1i2.11100","url":null,"abstract":"Kanker terus menjadi masalah kesehatan utama, salah satu jenis penyakit kanker yang banyak diidap oleh wanita di Indonesia ialah kanker serviks. Herbal telah banyak digunakan dalam pengobatan kanker oleh masyarakat, namun penelitian lebih lanjut mengenai khasiat farmakologinya masih belum banyak dilakukan, salah satunya buah parijoto (Medinilla speciosa). Salah satu senyawa dalam tanaman herbal yang diduga bersifat antioksidan dan berpotensi sitotoksik ialah alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik ekstrak buah parijoto terpurifikasi secara in vitro pada sel kanker serviks HeLa. Buah parijoto diekstraksi dengan melakukan maserasi menggunakan etanol 70%. Rendemen dihitung dan difraksinasi dengan pelarut bertingkat sesuai kepolaran. Tiap fraksi rendemen dihitung dan dianalisis secara semi-kuantitatif menggunakan KLT. Tiap fraksi ekstrak buah parijoto diukur kadar total alkaloid dan didapatkan kadar total alkaloid tertinggi pada fraksi etil asetat sebesar 62,15%. Analisis sitotoksik dilakukan pada sel line HeLa menggunakan MTT assay dan didapatkan hasil IC50 terendah pada fraksi etil asetat sebesar 95,48 µg/mL. Analisis data dilakukan melalui analisis korelasi antara variabel kadar total alkaloid dan nilai IC50 menggunakan analisis korelasi Pearson dan didapatkan hasil bahwa kadar total alkaloid dan nilai IC50 berkorelasi sangat kuat dan signifikan (r = -0,98).","PeriodicalId":362285,"journal":{"name":"Generics: Journal of Research in Pharmacy","volume":"134 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124155469","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) dari Kabupaten Lombok Utara dan Wonosobo Menggunakan Metode FRAP 龙目岛北部龙目岛和元木区的抗氧化活性测试
Pub Date : 2021-07-16 DOI: 10.14710/genres.v1i2.9836
Supiani Rahayu, R. Vifta, J. Susilo
Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tanaman khas dari kabupaten Lombok Utara dan Wonosobo yang mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, senyawa flavonoid pada bunga telang memiliki aktivitas antioksidan. Kandungan flavonoid salah satunya dipengaruhi oleh kondisi geografis dan ketinggian tempat. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan flavonoid serta aktivitas antioksidan dari kabupaten Lombok Utara dan Wonosobo. Rendemen ekstrak etanol bunga telang dari kabupaten Lombok Utara sebesar 19,44% dan Wonosobo sebesar 27,7%. Kadar flavonoid total dari kabupaten Lombok Utara sebesar 59,37 mgQE/g dan Wonosobo sebesar 63,09 mgEQ/g. Aktivitas antioksidan dari kabupaten Lombok Utara dan Wonosobo masing-masing nilai IC50 sebesar 4,19 ppm dan 3,08 ppm
telang花(Clitoria ternatea L)是北龙目岛和Wonosobo的一种典型植物,它含有类黄酮的次级代谢物质,而悬浮物中的类黄酮具有抗氧化剂活性。其中一种类黄酮的含量受到地理和海拔的影响。这项研究的目的是确定北龙目岛和沃诺索博区的类黄酮含量以及抗氧化剂活性。北龙目区以乙醇为基础的集体性透析,为19.44%,为Wonosobo为27.7%。北龙目岛的总黄酮浓度为59.37 mgQE/g和Wonosobo,为63.09 mgEQ/g。北龙目岛和元宁区的抗氧化剂活动分别为IC50 4.19 ppm和3.08 ppm
{"title":"Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) dari Kabupaten Lombok Utara dan Wonosobo Menggunakan Metode FRAP","authors":"Supiani Rahayu, R. Vifta, J. Susilo","doi":"10.14710/genres.v1i2.9836","DOIUrl":"https://doi.org/10.14710/genres.v1i2.9836","url":null,"abstract":"Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tanaman khas dari kabupaten Lombok Utara dan Wonosobo yang mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, senyawa flavonoid pada bunga telang memiliki aktivitas antioksidan. Kandungan flavonoid salah satunya dipengaruhi oleh kondisi geografis dan ketinggian tempat. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan flavonoid serta aktivitas antioksidan dari kabupaten Lombok Utara dan Wonosobo. Rendemen ekstrak etanol bunga telang dari kabupaten Lombok Utara sebesar 19,44% dan Wonosobo sebesar 27,7%. Kadar flavonoid total dari kabupaten Lombok Utara sebesar 59,37 mgQE/g dan Wonosobo sebesar 63,09 mgEQ/g. Aktivitas antioksidan dari kabupaten Lombok Utara dan Wonosobo masing-masing nilai IC50 sebesar 4,19 ppm dan 3,08 ppm","PeriodicalId":362285,"journal":{"name":"Generics: Journal of Research in Pharmacy","volume":"98 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126619476","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
Perbandingan Aktivitas Penurunan Glukosa pada Ekstrak dan Nanoekstrak Daun Insulin (Tithonia diversifolia) dengan Metode In Vitro 采用体外方法比较胰岛素提取物和纳米提取物的葡萄糖减少活动
Pub Date : 2021-07-15 DOI: 10.14710/genres.v1i2.11077
M. Ramadhani, Anita Kumalahati, Armin Hari Jusman, N. L
Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang berhubungan dengan gangguan metabolic, ditandai dengan kenaikan kadar gula darah. Salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula darah adalah daun insulin (Tithonia diversifolia). Pada penelitian ini dilakukan modifikasi sediaan yaitu nanopartikel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi ekstrak dan nanoekstrak daun insulin terhadap penurunan kadar glukosa secara in vitro.Metode Penelitian ini adalah eksperimental dengan melakukan analisis uji aktivitas penurun kadar glukosa ekstrak dan nanoekstrak daun insulin secara in vitro dengan metode Nelson Somogyi.Hasil karakteristik sediaan nanoekstrak daun insulin yaitu ukuran partikel sebesar 286 nm, nilai PDI yaitu 0,211 dan % Transmitan adalah 99,95. Aktivitas penurunan glukosa ekstrak dan nanoekstrak daun insulin yaitu ekstrak daun insulin dapat menurunkan kadar glukosa secara optimal pada konsentrasi 90 ppm dengan % penurunan sebesar 54,54%, serta nilai EC50 sebesar 87,30 ppm, sedangkan pada nanoekstrak daun insulin dapat menurunkan kadar glukosa secara optimal pada konsentrasi 90 ppm dengan % penurunan sebesar 69,18% serta nilai EC50 sebesar 72,30 ppm. Aktivitas penurunan glukosa ekstrak dan nanoekstrak daun insulin berbeda nyata (p = 0,000 <0,05), dengan aktivitas penurunan glukosa pada nanoekstrak daun insulin yang lebih baik.Kata kunci :  Ekstrak Daun Insulin, Nanoekstrak Daun Insulin, Penurun Glukosa, In Vitro
糖尿病是一种与代谢障碍有关的疾病,其特点是血糖升高。可以用来降低血糖的植物之一是胰岛素叶子。在这个实验中,剂型改良被称为纳米粒子。这项研究的目的是分析胰岛素提取物和纳米提取物的浓度与体外葡萄糖水平的下降。这项研究的方法是实验性的,通过对体外提取的葡萄糖、提取物和纳米胰岛素叶的反活性检测。胰岛素纳米提性物的颗粒大小为286 nm, PDI值为0.211和%的传递值为99.95。葡萄糖浓度下降和nanoekstrak树叶提取物胰岛素活动即胰岛素叶提取物可以降低葡萄糖水平的最佳浓度90 % 54,54%,降价和mtc 87.30 mtc的EC50值,而在nanoekstrak叶可以最佳地降低葡萄糖水平胰岛素浓度90 % 69,18%降价和mtc 72.30 mtc的EC50值。胰岛素叶片的葡萄糖提取物和纳米提取物的活性是不同的(p = 10000 < 0.05),较好的胰岛素纳米提取物中的葡萄糖活性下降。关键词:胰岛素叶提取物,纳米提取物胰岛素,葡萄糖释放,体外
{"title":"Perbandingan Aktivitas Penurunan Glukosa pada Ekstrak dan Nanoekstrak Daun Insulin (Tithonia diversifolia) dengan Metode In Vitro","authors":"M. Ramadhani, Anita Kumalahati, Armin Hari Jusman, N. L","doi":"10.14710/genres.v1i2.11077","DOIUrl":"https://doi.org/10.14710/genres.v1i2.11077","url":null,"abstract":"Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang berhubungan dengan gangguan metabolic, ditandai dengan kenaikan kadar gula darah. Salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula darah adalah daun insulin (Tithonia diversifolia). Pada penelitian ini dilakukan modifikasi sediaan yaitu nanopartikel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi ekstrak dan nanoekstrak daun insulin terhadap penurunan kadar glukosa secara in vitro.Metode Penelitian ini adalah eksperimental dengan melakukan analisis uji aktivitas penurun kadar glukosa ekstrak dan nanoekstrak daun insulin secara in vitro dengan metode Nelson Somogyi.Hasil karakteristik sediaan nanoekstrak daun insulin yaitu ukuran partikel sebesar 286 nm, nilai PDI yaitu 0,211 dan % Transmitan adalah 99,95. Aktivitas penurunan glukosa ekstrak dan nanoekstrak daun insulin yaitu ekstrak daun insulin dapat menurunkan kadar glukosa secara optimal pada konsentrasi 90 ppm dengan % penurunan sebesar 54,54%, serta nilai EC50 sebesar 87,30 ppm, sedangkan pada nanoekstrak daun insulin dapat menurunkan kadar glukosa secara optimal pada konsentrasi 90 ppm dengan % penurunan sebesar 69,18% serta nilai EC50 sebesar 72,30 ppm. Aktivitas penurunan glukosa ekstrak dan nanoekstrak daun insulin berbeda nyata (p = 0,000 <0,05), dengan aktivitas penurunan glukosa pada nanoekstrak daun insulin yang lebih baik.Kata kunci :  Ekstrak Daun Insulin, Nanoekstrak Daun Insulin, Penurun Glukosa, In Vitro","PeriodicalId":362285,"journal":{"name":"Generics: Journal of Research in Pharmacy","volume":"60 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115761249","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Gambaran Peresepan Metformin pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang 这是全国医院Diponegoro Semarang Melitus 2型糖尿病患者代谢甲烷的图片
Pub Date : 2021-07-15 DOI: 10.14710/genres.v1i2.11124
Octavia Indah Cahyaningsih, Intan Rahmania Eka Dini, Hardian Hardian
Diabetes melitus (DM) merupakan sekumpulan gangguan metabolisme yang ditandai oleh kondisi hiperglikemia yang berhubungan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. DM disebabkan oleh gangguan sekresi insulin, sensitivitas reseptor insulin, atau keduanya. Dalam pengobatan diabetes melitus tipe 2 telah disusun dalam pedoman pengobatan secara internasional seperti American Diabetes Association (ADA) sebagai petunjuk dan rekomendasi dalam pemilihan terapi kepada pasien. Ada berbagai golongan obat yang digunakan dalam pengobatan diabetes melitus tipe 2, salah satunya adalah Metformin.Mengetahui profil pasien yang mendapat terapi metformin dan mengetahui gambaran peresepan metformin pada pasien diabetes melitus tipe 2 sesuai pedoman pengobatan diabetes melitus tipe 2 pada ADA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kategorik. Data penelitian berupa rekam medik pasien diabetes melitus tipe 2 yang mendapat terapi metformin di Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang pada bulan Januari-. Pada penelitian ini indikasi pemberian metformin mengikuti pedoman tata laksana pengobatan diabetes melitus yang diterbitkan oleh ADA. Penelitian didapatkan pada 97 jumlah subjek pasien DM Tipe 2 yang mendapatkan terapi metformin tunggal dan kombinasi tahun 2019  di Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang, lebih banyak ditemukan jenis kelamin perempuan dengan usia 56-65 tahun, pasien juga memiliki diagnosis DM Tipe 2 dengan komplikasi. Ketepatan peresepan berdasarkan penelitian didapatkan tepat indikasi berdasarkan BMI pasien bebesar 76,3%, berdasarkan diagnosa dokter sebesar 100%. Tepat obat berdasarkan dosis pemberian sebesar 100%. Tepat kondisi pasien sebesar 97,94%. Evaluasi secara keseluruhan peresepan metformin telah mencapai angka 75,26%.Kata Kunci : Diabetes melitus; Metformin; American Diabetes Association
糖尿病(DM)是一种代谢紊乱的集合,其特征是与碳水化合物、脂肪和蛋白质代谢异常相关的高血糖状态。DM是由胰岛素分泌障碍、胰岛素感受器或两者兼而有之引起的。美国糖尿病协会(ADA)等国际医学指南为患者选择治疗方案提供了指导和建议。二型糖尿病有不同种类的药物,其中一种是二甲胺。根据现存2型糖尿病药物治疗指南,了解接受甲烷治疗的患者的资料,并了解二型糖尿病患者的二型糖尿病患者的症状。本研究是分类描述性研究。研究数据显示,1月份在Diponegoro国家医院接受metformin治疗的melitus 2型糖尿病患者的病史。在这项研究中,metformin给出的指示是按照ADA发布的melitus糖尿病治疗指导方针进行的。该研究访问了97名服用双元甲素治疗的DM 2型患者,以及2019年在国家医院Diponegoro Semarang接受双元甲治疗的受试者,更多的是56-65岁的女性,患者还获得了2型DM并发症诊断。基于研究,根据医生100%的诊断,根据患者的BMI获得准确的诊断。适当的基于100%剂量的治疗。正好是97.94%的病人。梅特福明的整体舒张率为75.26%。关键词:糖尿病;Metformin;美国糖尿病协会
{"title":"Gambaran Peresepan Metformin pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang","authors":"Octavia Indah Cahyaningsih, Intan Rahmania Eka Dini, Hardian Hardian","doi":"10.14710/genres.v1i2.11124","DOIUrl":"https://doi.org/10.14710/genres.v1i2.11124","url":null,"abstract":"Diabetes melitus (DM) merupakan sekumpulan gangguan metabolisme yang ditandai oleh kondisi hiperglikemia yang berhubungan dengan abnormalitas metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. DM disebabkan oleh gangguan sekresi insulin, sensitivitas reseptor insulin, atau keduanya. Dalam pengobatan diabetes melitus tipe 2 telah disusun dalam pedoman pengobatan secara internasional seperti American Diabetes Association (ADA) sebagai petunjuk dan rekomendasi dalam pemilihan terapi kepada pasien. Ada berbagai golongan obat yang digunakan dalam pengobatan diabetes melitus tipe 2, salah satunya adalah Metformin.Mengetahui profil pasien yang mendapat terapi metformin dan mengetahui gambaran peresepan metformin pada pasien diabetes melitus tipe 2 sesuai pedoman pengobatan diabetes melitus tipe 2 pada ADA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kategorik. Data penelitian berupa rekam medik pasien diabetes melitus tipe 2 yang mendapat terapi metformin di Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang pada bulan Januari-. Pada penelitian ini indikasi pemberian metformin mengikuti pedoman tata laksana pengobatan diabetes melitus yang diterbitkan oleh ADA. Penelitian didapatkan pada 97 jumlah subjek pasien DM Tipe 2 yang mendapatkan terapi metformin tunggal dan kombinasi tahun 2019  di Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang, lebih banyak ditemukan jenis kelamin perempuan dengan usia 56-65 tahun, pasien juga memiliki diagnosis DM Tipe 2 dengan komplikasi. Ketepatan peresepan berdasarkan penelitian didapatkan tepat indikasi berdasarkan BMI pasien bebesar 76,3%, berdasarkan diagnosa dokter sebesar 100%. Tepat obat berdasarkan dosis pemberian sebesar 100%. Tepat kondisi pasien sebesar 97,94%. Evaluasi secara keseluruhan peresepan metformin telah mencapai angka 75,26%.Kata Kunci : Diabetes melitus; Metformin; American Diabetes Association","PeriodicalId":362285,"journal":{"name":"Generics: Journal of Research in Pharmacy","volume":"51 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133734114","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
EFIKASI TERAPI EPIDERMAL GROWTH FACTOR RECEPTOR-TYROSINE KINASE INHIBITOR (EGFR-TKIs) PADA KANKER PARU 表皮生长因子受体酪氨酸激酶抑制剂(EGFR-TKIs
Pub Date : 2021-01-20 DOI: 10.14710/genres.v1i1.9870
F. Wulandari, Widyaningrum Utami, Evieta Rohana, Wimzy Rizqy Prabhata
Adanya identifikasi Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR) sebagai target molekular mempengaruhi model terapi kanker paru jenis Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) stadium lanjut dari standar kemoterapi, individual terapi hingga terapi molekuler tertarget. EGFR tyrosine kinase inhibitors (TKIs) saat ini menjadi terapi yang telah diaplikasikan secara klinis khususnya pada penderita NSCLC dengan mutasi EGFR positif. Ulasan ini akan membahas mengenai efikasi dari agen EGFR-TKIs yaitu gefitinib, erlotinib dan afatinib berdasarkan gambaran Overall Survival (OS) atau Progression Free Survival (PFS) pada penderita kanker paru NSCLC. Hasil efikasi dari berbagai sumber penelitian yang dimuat dalam ulasan ini sangat bervariasi. Hal ini dimungkinkan berkaitan dengan perbedaan karakteristik agen terapi dan subjek dalam penelitian. Namun secara umum, terapi EGFR-TKIs menunjukkan efikasi yang lebih baik bila digunakan pada pasien NSCLC dengan EGFR mutasi positif dan efek samping yang minimal dari terapi EGFR-TKIs menunjukkan toleransi penggunaan yang lebih baik dibandingkan dengan penggunaan kemoterapi. Studi lebih lanjut dan ulasan yang lebih rinci dengan memuat kemungkinan adanya resistensi terapi diperlukan agar didapatkan informasi mengenai efikasi EGFR-TKIs secara utuh.
分子目标的表皮生长因子(EGFR)影响了从化疗、个体治疗到目标分子治疗的高级非小脑肺治疗模式。EGFR tyrosine kinase inhiors (TKIs)目前是一种临床应用疗法,尤指有积极情绪突变的NSCLC患者。这篇文章将探讨gefr - tkis试剂gefitinib、erlotinib和afatinib根据超现实主义对NSCLC肺癌患者的影响而得出的结论。这些评论中包含的各种研究资源的合理性结果千差万别。这可能与治疗剂和研究对象的特征差异有关。但总的来说,治疗EGFR-TKIs显示病人更好的efikasi如果用于病灶和EGFR突变阳性NSCLC治疗的副作用最小的EGFR-TKIs显示宽容化疗相比,使用更好的使用。更多的研究和更详细的审查,其中包含了可能的抗药性治疗,以获得关于完整的EGFR-TKIs的信息。
{"title":"EFIKASI TERAPI EPIDERMAL GROWTH FACTOR RECEPTOR-TYROSINE KINASE INHIBITOR (EGFR-TKIs) PADA KANKER PARU","authors":"F. Wulandari, Widyaningrum Utami, Evieta Rohana, Wimzy Rizqy Prabhata","doi":"10.14710/genres.v1i1.9870","DOIUrl":"https://doi.org/10.14710/genres.v1i1.9870","url":null,"abstract":"Adanya identifikasi Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR) sebagai target molekular mempengaruhi model terapi kanker paru jenis Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) stadium lanjut dari standar kemoterapi, individual terapi hingga terapi molekuler tertarget. EGFR tyrosine kinase inhibitors (TKIs) saat ini menjadi terapi yang telah diaplikasikan secara klinis khususnya pada penderita NSCLC dengan mutasi EGFR positif. Ulasan ini akan membahas mengenai efikasi dari agen EGFR-TKIs yaitu gefitinib, erlotinib dan afatinib berdasarkan gambaran Overall Survival (OS) atau Progression Free Survival (PFS) pada penderita kanker paru NSCLC. Hasil efikasi dari berbagai sumber penelitian yang dimuat dalam ulasan ini sangat bervariasi. Hal ini dimungkinkan berkaitan dengan perbedaan karakteristik agen terapi dan subjek dalam penelitian. Namun secara umum, terapi EGFR-TKIs menunjukkan efikasi yang lebih baik bila digunakan pada pasien NSCLC dengan EGFR mutasi positif dan efek samping yang minimal dari terapi EGFR-TKIs menunjukkan toleransi penggunaan yang lebih baik dibandingkan dengan penggunaan kemoterapi. Studi lebih lanjut dan ulasan yang lebih rinci dengan memuat kemungkinan adanya resistensi terapi diperlukan agar didapatkan informasi mengenai efikasi EGFR-TKIs secara utuh.","PeriodicalId":362285,"journal":{"name":"Generics: Journal of Research in Pharmacy","volume":"69 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121052761","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
LITERATURE REVIEW : POTENSI TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH BERBASIS PIROLISIS DALAM PENANGANAN LIMBAH ALAT PELINDUNG DIRI YANG MENUMPUK DI MASA PANDEMI COVID-19 文学评论:在COVID-19大流行期间积累的基于PIROLISIS的废物处理技术的潜力
Pub Date : 2021-01-20 DOI: 10.14710/genres.v1i1.9797
Syauki Isykapurnama, Darsih Sarastri, Hega 'Aisyah Mahardika
Pandemi Covid-19 telah menyebabkan dampak yang besar bagi Indonesia. Salah satu dampak yang dapat dirasakan yaitu menumpuknya limbah alat pelindung diri. Menumpuknya limbah APD dapat menyebabkan penyebaran virus Covid-19 atau mikroorganisme patogen lainnya menjadi tinggi. Tingginya risiko penularan virus Covid-19 dapat mengakibatkan timbulnya beberapa komplikasi penyakit penyerta yang mengancam Sustainable Development Goals (SDGs). Limbah APD yang infeksius ini perlu diolah dengan cara yang berbeda seperti limbah lainnya. Perlu adanya inovasi dalam mengolah limbah APD infeksius, seperti dengan menggunakan teknologi yang menggunakan metode pirolisis untuk mengolah limbah yang akan menghasilkan bahan bakar alternatif. upaya untuk memanfaatkan teknologi ini dalam pengolahan limbah APD perlu dipertimbangkan sebagai salah satu langkah efektif untuk mengurangi penumpukan limbah APD akibat pandemi dan dapat menjadi inovasi baru untuk masyarakat apabila teknologi ini diterapkan dalam skala yang lebih kecil dan mudah dijangkau.
Covid-19大流行给印尼带来了巨大的影响。我们所能感觉到的影响之一是自保护装置的废物堆积起来。APD废物的积累可能导致Covid-19病毒或其他病原微生物的高度传播。Covid-19病毒传播的高风险可能导致一些危及可持续发展目标的细菌并发症。这种APD废物与其他废物一样,需要以不同的方式处理。我们需要创新来处理我们的感染APD废物,比如利用利用热解方法来处理产生替代燃料的废物。在APD废物处理中利用这一技术的努力需要被考虑为减少大流行的APD废物积累的有效措施之一,如果以更小、更容易获得的规模实施,将为社会带来新的创新。
{"title":"LITERATURE REVIEW : POTENSI TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH BERBASIS PIROLISIS DALAM PENANGANAN LIMBAH ALAT PELINDUNG DIRI YANG MENUMPUK DI MASA PANDEMI COVID-19","authors":"Syauki Isykapurnama, Darsih Sarastri, Hega 'Aisyah Mahardika","doi":"10.14710/genres.v1i1.9797","DOIUrl":"https://doi.org/10.14710/genres.v1i1.9797","url":null,"abstract":"Pandemi Covid-19 telah menyebabkan dampak yang besar bagi Indonesia. Salah satu dampak yang dapat dirasakan yaitu menumpuknya limbah alat pelindung diri. Menumpuknya limbah APD dapat menyebabkan penyebaran virus Covid-19 atau mikroorganisme patogen lainnya menjadi tinggi. Tingginya risiko penularan virus Covid-19 dapat mengakibatkan timbulnya beberapa komplikasi penyakit penyerta yang mengancam Sustainable Development Goals (SDGs). Limbah APD yang infeksius ini perlu diolah dengan cara yang berbeda seperti limbah lainnya. Perlu adanya inovasi dalam mengolah limbah APD infeksius, seperti dengan menggunakan teknologi yang menggunakan metode pirolisis untuk mengolah limbah yang akan menghasilkan bahan bakar alternatif. upaya untuk memanfaatkan teknologi ini dalam pengolahan limbah APD perlu dipertimbangkan sebagai salah satu langkah efektif untuk mengurangi penumpukan limbah APD akibat pandemi dan dapat menjadi inovasi baru untuk masyarakat apabila teknologi ini diterapkan dalam skala yang lebih kecil dan mudah dijangkau.","PeriodicalId":362285,"journal":{"name":"Generics: Journal of Research in Pharmacy","volume":"21 4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131164000","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
POPULATION PHARMACOKINETICS : PENDEKATAN ALTERNATIF PADA STUDI PENGGUNAAN OBAT DI INDONESIA 人口制药:在印度尼西亚使用药物研究的替代方法
Pub Date : 2021-01-13 DOI: 10.14710/genres.v1i1.9850
Anggi Gayatri
ABSTRAKDosis terapi yang tepat dalam pemberian obat akan memberikan efek terapi yang optimal dengan efek samping terendah. Namun, seringkali ketika obat pertama kali dipasarkan belum dapat ditentukan dosis optimal untuk populasi khusus seperti pasien anak, ibu hamil dan menyusui. Salah satu solusi permasalahan ini adalah dengan menerapkan metode farmakometriks, yaitu metode analisis farmakokinetik yang menerapkan konsep matematika, statistic, dan farmakologi untuk menjelaskan hubungan dosis, konsentrasi obat dalam plasma, dan pengaruh faktor kovariat terhadap respons obat. Metode ini dapat diaplikasikan pada seluruh aspek pengembangan dan penggunaan obat. Pendekatan populasi dalam studi farmakokinetik yang banyak digunakan adalah pendekatan nonlinear mixed effect model (NONMEM). Langkah awal dalam metode ini adalah dengan pembuatan model farmakokinetik yang dilanjutkan dengan evaluasi ketepatan model dengan metode visual menggunakan grafik ataupun secara numerik berdasarkan parameter statistik. Jika sudah didapatkan model terbaik, maka dapat dilakukan simulasi dengan memasukkan berbagai kemungkinan perubahan dosis ataupun perubahan cara penggunaan obat yang lain sehingga dapat diperoleh kadar terapeutik yang sesuai. Salah satu keuntungan menggunakan metode ini adalah relatif murah, tidak dibutuhkan alat laboratorium yang mahal, namun perlu keahlian khusus dalam pengolahan data. Dengan keuntungan tersebut, diharapkan metode ini dapat mulai dikembangkan dan diterapkan di negara-negara berkembang untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan. Kata kunci : dosis terapi, farmakokinetik, farmakometriks, populasi khususABSTRACTThe correct therapeutic dose in drug administration will provide optimal therapeutic effects with the lowest side effects. However, it is often when the drugs are marketed for the first time, the optimal dose cannot be determined for special populations such as pediatric patients, pregnant women, and breastfeeding mothers. The solution to this problem is to apply the pharmacometric method, whis is a pharmacokinetic analysis method that applies mathematical, statistical, and pharmacological concepts to explain the relationship between dose, drug concentration in plasma, and the effect of covariate factors on drug response. This method can be applied to all aspects of drug usage and development. The population approach in pharmacokinetic studies that is widely used is the nonlinear mixed effect model (NONMEM) approach. The first step in this method is to create a pharmacokinetic model followed by evaluation of the accuracy of the model using visual methods using graphs or numerically based on statistical parameters. If the best model has been obtained, a simulation can be carried out by including various possible changes in dosage or changes in the way of using other drugs so that the appropriate therapeutic level can be obtained. One of the advantages of using this method is that it is relatively inexpensive, does not require
在药物使用中适当的无效剂量将提供最理想的治疗效果和最低的副作用。然而,通常当第一次上市药物没有特殊的人口可以决定最佳剂量,比如病人,孕妇和哺乳期母亲的孩子。这些问题的解决方案之一是应用药物测定方法,即应用数学、统计和药理学概念的药物动力学分析方法,解释剂量、血浆药物的浓度以及共代谢药物对药物反应的影响。这种方法可以应用于药物开发和使用的所有方面。许多人使用的药物动力学研究中的总体方法是非线性混频感效果模型。药物动力学模型的制作方法的第一步是用视觉方法进行精确评估模型的使用图形或数字统计根据这些参数。如果做得到的最好的模型,就可以免费得到了通过模拟各种可能的变化或剂量服用其他的方式,以便获得适当的治疗水平。使用这种方法的一个优势是相对便宜,不需要昂贵的实验室设备,但需要专业的数据处理技能。有了这些好处,我们预计发展中国家将开始开发和应用这些方法来解决卫生问题。关键词:治疗剂量、药效、药学学、药物治疗、药物治疗的特殊人群……当毒品第一次上市时,最理想的剂量可能会被确定为儿童儿科、怀孕妇女和母乳喂养母亲等特别受欢迎。《pharmacometric solution to这个问题是需要写作方法,什么是a pharmacokinetic分析方法那applies mathematical、神经紊乱和pharmacological concepts去解释等离子剂量之间关系,毒品双臀》,和《covariate效应factors在毒品反应。这种方法可以应用于所有的药物评估和发展。是一种常见的非线性效果模型。这种方法的第一步是建立一个药学模型,采用的是用统计数据或核参数对该模型的视觉应用方法的准确估计。如果最好的模型已经确定,模拟可能会被包括在剂量中可能改变或在使用其他药物的方式中改变,这样就可以得到验证治疗级别的验证。使用这种方法的一个优势是,它是相关的,不是要求贵实验室设备,而是对数据处理的特殊要求。随着这些进步,这一方法可以开始开发和应用于开发和应用于解决各种各样的健康问题。治疗剂量,药理学,药理学,特产。
{"title":"POPULATION PHARMACOKINETICS : PENDEKATAN ALTERNATIF PADA STUDI PENGGUNAAN OBAT DI INDONESIA","authors":"Anggi Gayatri","doi":"10.14710/genres.v1i1.9850","DOIUrl":"https://doi.org/10.14710/genres.v1i1.9850","url":null,"abstract":"ABSTRAKDosis terapi yang tepat dalam pemberian obat akan memberikan efek terapi yang optimal dengan efek samping terendah. Namun, seringkali ketika obat pertama kali dipasarkan belum dapat ditentukan dosis optimal untuk populasi khusus seperti pasien anak, ibu hamil dan menyusui. Salah satu solusi permasalahan ini adalah dengan menerapkan metode farmakometriks, yaitu metode analisis farmakokinetik yang menerapkan konsep matematika, statistic, dan farmakologi untuk menjelaskan hubungan dosis, konsentrasi obat dalam plasma, dan pengaruh faktor kovariat terhadap respons obat. Metode ini dapat diaplikasikan pada seluruh aspek pengembangan dan penggunaan obat. Pendekatan populasi dalam studi farmakokinetik yang banyak digunakan adalah pendekatan nonlinear mixed effect model (NONMEM). Langkah awal dalam metode ini adalah dengan pembuatan model farmakokinetik yang dilanjutkan dengan evaluasi ketepatan model dengan metode visual menggunakan grafik ataupun secara numerik berdasarkan parameter statistik. Jika sudah didapatkan model terbaik, maka dapat dilakukan simulasi dengan memasukkan berbagai kemungkinan perubahan dosis ataupun perubahan cara penggunaan obat yang lain sehingga dapat diperoleh kadar terapeutik yang sesuai. Salah satu keuntungan menggunakan metode ini adalah relatif murah, tidak dibutuhkan alat laboratorium yang mahal, namun perlu keahlian khusus dalam pengolahan data. Dengan keuntungan tersebut, diharapkan metode ini dapat mulai dikembangkan dan diterapkan di negara-negara berkembang untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan. Kata kunci : dosis terapi, farmakokinetik, farmakometriks, populasi khususABSTRACTThe correct therapeutic dose in drug administration will provide optimal therapeutic effects with the lowest side effects. However, it is often when the drugs are marketed for the first time, the optimal dose cannot be determined for special populations such as pediatric patients, pregnant women, and breastfeeding mothers. The solution to this problem is to apply the pharmacometric method, whis is a pharmacokinetic analysis method that applies mathematical, statistical, and pharmacological concepts to explain the relationship between dose, drug concentration in plasma, and the effect of covariate factors on drug response. This method can be applied to all aspects of drug usage and development. The population approach in pharmacokinetic studies that is widely used is the nonlinear mixed effect model (NONMEM) approach. The first step in this method is to create a pharmacokinetic model followed by evaluation of the accuracy of the model using visual methods using graphs or numerically based on statistical parameters. If the best model has been obtained, a simulation can be carried out by including various possible changes in dosage or changes in the way of using other drugs so that the appropriate therapeutic level can be obtained. One of the advantages of using this method is that it is relatively inexpensive, does not require","PeriodicalId":362285,"journal":{"name":"Generics: Journal of Research in Pharmacy","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124406036","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)
Pub Date : 2021-01-08 DOI: 10.14710/genres.v1i1.9847
Istianatus Sunnah, Ragil Setia Dianingati, Aprilia Rizki Wulandari
Latar belakang :Pelarut merupakan komponen yang sangat berpengaruh terhadap parameter spesifik maupun non spesifik dalam ekstrak. Sesuai prinsip like disolve like, akan diperoleh hasil kandungan senyawa metabolit tergantung pada tingkat kepolaran. Kitolod ( Isotoma longiflora) merupakan salah satu tanaman berkhasiat yang belum banyak diketahui kandungan senyawa metabolit di dalamnya. Adanya optimasi pelarut berdasarkan tingkat kepolaran, akan mudah diperoleh jenis senyawa metabolit. Tujuan :Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang pelarut yang cocok dalam menyari kandungan senyawa metabolit pada tanaman kitolod.Metode : Proses ekstraksi dilakukan dengan maserasi sejumlah simplisia dengan menggunakan 3 jenis pelarut yang berbeda tingkat kepolarannya yaitu etanol  96% ( polar), etil asetat ( semi polar), n-heksan ( kurang polar). Optimasi maserasi dilakukan dengan membandingkan parameter spesifik ekstrak meliputi organoleptik, rendemen, hasil uji kualitatif dan kuantitatif ketiga ekstrak. Maserasi dilakukan selama 5 hari, kemudian dilakukan identifikasi senyawa secara kualitatif dan penentuan kadar flavonoid total secara kuantitatif.Hasil : Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% memiliki rendemen lebih tinggi ( 5,092 %), ekstrak etil asetat 3,304% dan ekstrak n-heksan 2,316%. Secara organoleptis, terdapat perbedaan warna pada ekstrak etanol 96% dengan ekstrak etil asetat dan n heksan. Ekstrak etanol 96% memiliki warna hijau sedangkan kedua ekstrak lainnya berwarna coklat kehitaman. Ketiga ekstrak tersebut memiliki kandungan senyawa metabolit flavonoid, saponin dan tanin dengan kandungan flavonoid total sebesar 0,78 mg QE/mL ( ekstrak etanol 96%), 46 mgE/mL ( ekstrak n-heksan) dan 30,33 mgQE/mL ( ekstrak etil asetat)Kesimpulan : Ekstrak etanol kitolod memiliki rendemen paling banyak dibandingkan dengan ekstrak n-heksan dan ekstrak etil asetat karena etanol merupakan pelarut paling polar di antara ketiganya. Namun memiliki kandungan flavonoid total lebih rendah  karena flavonoid yang tersari bukan jenis polar.
背景:溶剂是一种对提取的特定和非特定参数都有很大影响的成分。根据二甲像溶剂这样的原理,根据杂质的水平将获得代谢化合物的含量。Kitolod (longiflora Isotoma)是一种药用植物,其代谢化合物含量鲜为人知。溶剂优化的基础上,很容易获得各种代谢化合物。目的:本研究的目的是获取适用于kitolod植物代谢化合物的溶剂的信息。方法:提取过程是通过三种不同程度的合成溶剂进行的,即乙醇96%(极化)、醋酸乙酯(半极化)、n-heksan(极少量)。优化是通过比较提取的特定参数,包括有机的、表皮的、定性的和第三种提取物的结果来实现的。人工合成持续5天,然后对化合物进行定性鉴定和定量测定总黄酮水平。结果:结果表明,乙醇提取物96%具有更高的可降解性(5.09%),乙基乙醇提取物3.304%和n-heksan提取物3.316%。有机部分地,乙醇提取物96%与乙酰乙基和丙烯酸提取物有变色。乙醇提取物96%是绿色的,而另外两种提取物是深棕色的。这些提取物代谢类黄酮化合物,saponin和单宁含量完全类黄酮含量高达0.78 mg QE / mL(96%)乙醇提取物,46 mgE / mL (n-heksan)提取物,30,33 mgQE / mL(醋酸纤维素乙醇提取物)结论:乙醇提取物kitolod相比,最多有rendemen n-heksan和醋酸纤维素乙醇提取物,因为乙醇提取物在三者之间是最极性溶剂。但它的正离子含量总较低,因为它被探测到的类黄酮不是一种极地类型。
{"title":"OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)","authors":"Istianatus Sunnah, Ragil Setia Dianingati, Aprilia Rizki Wulandari","doi":"10.14710/genres.v1i1.9847","DOIUrl":"https://doi.org/10.14710/genres.v1i1.9847","url":null,"abstract":"Latar belakang :Pelarut merupakan komponen yang sangat berpengaruh terhadap parameter spesifik maupun non spesifik dalam ekstrak. Sesuai prinsip like disolve like, akan diperoleh hasil kandungan senyawa metabolit tergantung pada tingkat kepolaran. Kitolod ( Isotoma longiflora) merupakan salah satu tanaman berkhasiat yang belum banyak diketahui kandungan senyawa metabolit di dalamnya. Adanya optimasi pelarut berdasarkan tingkat kepolaran, akan mudah diperoleh jenis senyawa metabolit. Tujuan :Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang pelarut yang cocok dalam menyari kandungan senyawa metabolit pada tanaman kitolod.Metode : Proses ekstraksi dilakukan dengan maserasi sejumlah simplisia dengan menggunakan 3 jenis pelarut yang berbeda tingkat kepolarannya yaitu etanol  96% ( polar), etil asetat ( semi polar), n-heksan ( kurang polar). Optimasi maserasi dilakukan dengan membandingkan parameter spesifik ekstrak meliputi organoleptik, rendemen, hasil uji kualitatif dan kuantitatif ketiga ekstrak. Maserasi dilakukan selama 5 hari, kemudian dilakukan identifikasi senyawa secara kualitatif dan penentuan kadar flavonoid total secara kuantitatif.Hasil : Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% memiliki rendemen lebih tinggi ( 5,092 %), ekstrak etil asetat 3,304% dan ekstrak n-heksan 2,316%. Secara organoleptis, terdapat perbedaan warna pada ekstrak etanol 96% dengan ekstrak etil asetat dan n heksan. Ekstrak etanol 96% memiliki warna hijau sedangkan kedua ekstrak lainnya berwarna coklat kehitaman. Ketiga ekstrak tersebut memiliki kandungan senyawa metabolit flavonoid, saponin dan tanin dengan kandungan flavonoid total sebesar 0,78 mg QE/mL ( ekstrak etanol 96%), 46 mgE/mL ( ekstrak n-heksan) dan 30,33 mgQE/mL ( ekstrak etil asetat)Kesimpulan : Ekstrak etanol kitolod memiliki rendemen paling banyak dibandingkan dengan ekstrak n-heksan dan ekstrak etil asetat karena etanol merupakan pelarut paling polar di antara ketiganya. Namun memiliki kandungan flavonoid total lebih rendah  karena flavonoid yang tersari bukan jenis polar.","PeriodicalId":362285,"journal":{"name":"Generics: Journal of Research in Pharmacy","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116525308","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 5
期刊
Generics: Journal of Research in Pharmacy
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1