Pub Date : 2023-04-21DOI: 10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.6999
Anggi Fahreza Yulianti, Uzlifatil Jannah Lii Syahidah, Nur Edenna Yanuarvi
Abstract. Sexual crimes that can happen to women or men at any age currently occur not only in public spaces but also on the internet. Digital-based sexual crimes that are rife need to get public attention so that more people will care and be careful about these crimes. This journal discusses other cases of sexual crimes in South Korea in the documentary Cyber Hell: Exposing an Internet Horror which is an example of violence against gender through communication. The method used in this study. Through the literature study method, the researcher analyzed the film Cyber Hell: Exposing an Internet Horror in more depth. This is used to determine the motives for sexual crimes in South Korea in 2018-2020. Keywords: cyber hell, pornography, sexual crimes. Abstrak. Kejahatan seksual yang bisa terjadi bagi perempuan atau laki-laki baik usia berapa saja saat ini terjadi tidak hanya di ruang publik namun juga terjadi di media internet. Kejahatan seksual berbasis digital yang marak terjadi perlu mendapatkan perhatian publik agar semakin banyak orang yang peduli dan berhati-hati akan kejahatan tersebut. Jurnal ini membahas lebih lanjut mengenai kasus kejahatan seksual yang terjadi di Korea Selatan dalam film dokumenter Cyber Hell: Exposing an internet Horror yang menjadi salah satu contoh kekerasan terhadap gender melalui komunikasi. Metode yang digunakan daam fi Melalui metode studi literatur, peneliti menganalisis film Cyber Hell: Exposing an Internet Horror secara lebih mendalam. Hal ini digunakan untuk mengetahui motif kejahatan seksual yang terjadi di Korea Selatan pada 2018-2020. Kata kunci: cyber hell, pornografi, kejahatan seksual.
摘要。性犯罪可以发生在任何年龄的女性或男性身上,目前不仅发生在公共场所,也发生在互联网上。猖獗的数字化性犯罪需要引起公众的关注,让更多的人关心和小心这些犯罪。本杂志在纪录片《网络地狱:揭露网络恐怖》中讨论了韩国的其他性犯罪案件,这是一个通过交流对抗性别暴力的例子。本研究采用的方法。通过文献研究法,研究者对电影《网络地狱:揭露网络恐怖》进行了更深入的分析。这是用于确定2018-2020年韩国性犯罪动机的方法。关键词:网络地狱,色情,性犯罪。Abstrak。Kejahatan seksual yang bisa terjadi bagi perperan atau laki-laki baik berapa saja saat ini terjadi tiak hanya di ruang public namun juga terjadi di media internet。Kejahatan seksual berbasis数字杨市场terjadi perlu mendapatkan perhatian公共agar semakin banyak orang peduli dan berhatii akan Kejahatan tersebut。期刊成员lebih lebih lanjut mengenai kasus kejahatan seksual yang terjadi di韩国Selatan dalam电影纪录片《网络地狱:揭露互联网恐怖》yang menjadi salah satu contoh kekerasan terhadap gender melalui komunikasi。Metode yang diunakan damam Melalui Metode研究文学,peneliti mengalam电影《网络地狱:揭露网络恐怖》。中国日报网2018-2020Kata kunci:网络地狱,色情,kejahatan色情。
{"title":"ANALISIS KEJAHATAN SEKSUAL DI KOREA SELATAN (STUDI PADA FILM DOKUMENTER CYBER HELL: EXPOSING AN INTERNET HORROR)","authors":"Anggi Fahreza Yulianti, Uzlifatil Jannah Lii Syahidah, Nur Edenna Yanuarvi","doi":"10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.6999","DOIUrl":"https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.6999","url":null,"abstract":"Abstract. Sexual crimes that can happen to women or men at any age currently occur not only in public spaces but also on the internet. Digital-based sexual crimes that are rife need to get public attention so that more people will care and be careful about these crimes. This journal discusses other cases of sexual crimes in South Korea in the documentary Cyber Hell: Exposing an Internet Horror which is an example of violence against gender through communication. The method used in this study. Through the literature study method, the researcher analyzed the film Cyber Hell: Exposing an Internet Horror in more depth. This is used to determine the motives for sexual crimes in South Korea in 2018-2020. Keywords: cyber hell, pornography, sexual crimes. \u0000Abstrak. Kejahatan seksual yang bisa terjadi bagi perempuan atau laki-laki baik usia berapa saja saat ini terjadi tidak hanya di ruang publik namun juga terjadi di media internet. Kejahatan seksual berbasis digital yang marak terjadi perlu mendapatkan perhatian publik agar semakin banyak orang yang peduli dan berhati-hati akan kejahatan tersebut. Jurnal ini membahas lebih lanjut mengenai kasus kejahatan seksual yang terjadi di Korea Selatan dalam film dokumenter Cyber Hell: Exposing an internet Horror yang menjadi salah satu contoh kekerasan terhadap gender melalui komunikasi. Metode yang digunakan daam fi Melalui metode studi literatur, peneliti menganalisis film Cyber Hell: Exposing an Internet Horror secara lebih mendalam. Hal ini digunakan untuk mengetahui motif kejahatan seksual yang terjadi di Korea Selatan pada 2018-2020. Kata kunci: cyber hell, pornografi, kejahatan seksual.","PeriodicalId":415699,"journal":{"name":"Journal Acta Diurna","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131391160","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-21DOI: 10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.6470
Irkham Fauzi, Pradipta Dirgantara
Abstrak Masih banyak masyarakat yang kurang peduli lingkungan, khususnya tentang masalah sampah. Masyarakat masih menganggap bahwa sampah hanyalah barang yang sudah selayaknya dibuang, tak jarang masyarakat membuang sampah sembarangan, membakar sampah dan juga menimbun sampah. Untuk itu Bank Sampah Tri Guyub Rukun Purworejo hadir untuk mengatasi masalah sampah tersebut, yakni dengan mengelola dan memilah sampah dengan benar. Komunikasi lingkungan digunakan sebagai komunikasi partisipatif dan dialogis yang dibutuhkan oleh para pengurus untuk melakukan sosialisasi pengelolaan sampah kepada masyarakat, bank sampah merupakan salah satu sarana komunikasi lingkungan tersebut. Penelitian ini menggunakan acuan lima macam konsep interaksi simbolik menurut Herbert Blumer tahun 1969 dalam buku Symbolic Interactionism : Perspective and Method yaitu mengenai konsep diri, konsep objek, konsep perbuatan, konsep interaksi sosial, dan konsep tindakan bersama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Hasil penelitian yang diperoleh yakni alasan pendiri Bank Sampah Tri Guyub Rukun mendirikan bank sampah sesuai dengan dua fungsi komunikasi lingkungan pragmatis dan konstitutif.
尽管如此,还是有许多不太关心环境的人,尤其是在垃圾问题上。人们仍然认为垃圾只是可以扔掉的东西,乱扔垃圾、焚烧垃圾和储存垃圾并不罕见。与此同时,垃圾银行Tri Guyub complu Purworejo通过正确的管理和分类来解决垃圾问题。环境通信是管理者为社会进行垃圾管理社会化所需要的参与和对话,垃圾银行是这种环境通信的工具之一。1969年,赫伯特·布鲁默(Herbert Blumer)在《共生关系:感知与方法》(Symbolic Interactionism: Perspective and Method)一书中对自我、对象、行为、社会互动的概念和集体行动的概念进行了研究。研究方法是一种带有建设性范例的描述性描述性方法。该研究得出的结论是,该机构成立三国垃圾银行的原因是,该银行按照实用主义和组成的两种环境通信功能建立了垃圾银行。
{"title":"AKSI SIMBOLIK TRI GUYUB RUKUN PURWOREJO DALAM MENDIRIKAN BANK SAMPAH","authors":"Irkham Fauzi, Pradipta Dirgantara","doi":"10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.6470","DOIUrl":"https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.6470","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Masih banyak masyarakat yang kurang peduli lingkungan, khususnya tentang masalah sampah. Masyarakat masih menganggap bahwa sampah hanyalah barang yang sudah selayaknya dibuang, tak jarang masyarakat membuang sampah sembarangan, membakar sampah dan juga menimbun sampah. Untuk itu Bank Sampah Tri Guyub Rukun Purworejo hadir untuk mengatasi masalah sampah tersebut, yakni dengan mengelola dan memilah sampah dengan benar. Komunikasi lingkungan digunakan sebagai komunikasi partisipatif dan dialogis yang dibutuhkan oleh para pengurus untuk melakukan sosialisasi pengelolaan sampah kepada masyarakat, bank sampah merupakan salah satu sarana komunikasi lingkungan tersebut. Penelitian ini menggunakan acuan lima macam konsep interaksi simbolik menurut Herbert Blumer tahun 1969 dalam buku Symbolic Interactionism : Perspective and Method yaitu mengenai konsep diri, konsep objek, konsep perbuatan, konsep interaksi sosial, dan konsep tindakan bersama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Hasil penelitian yang diperoleh yakni alasan pendiri Bank Sampah Tri Guyub Rukun mendirikan bank sampah sesuai dengan dua fungsi komunikasi lingkungan pragmatis dan konstitutif.","PeriodicalId":415699,"journal":{"name":"Journal Acta Diurna","volume":"336 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132249838","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-21DOI: 10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.7024
Dian Kartika Fitri, Irwansyah Irwansyah
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan dan melihat bahwa penggunaan teknologi bisa mengakibatkan sebuah masalah bagi masyarakat yang dimana ketika suatu individu mengembangkan diri nya sendiri untuk bergantung pada teknologi akan menimbulkan rasa takut yang berlebihan. Rasa takut yang disebabkan oleh ketergantungan akan teknologi dapat mengakibatkan hal yang negatif, ketergantungan akan teknologi sendiri juga bisa disebabkan karena era society 5.0 yang semua jenis pekerjaan atau sarana apapun menggunakan teknologi sehingga masyarakat sendiri mampu menyelesaikan segala bentuk sarana dengan teknologi. Karena adanya teknologi juga bentuk komunikasi yang terjadi menjadi kurang efektif, banyak masyarakat yang menjadi kurang peka terhadap lingkungan sekitar dan menjadi pasif karena teknologi. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan Literature Review atau desk review dan juga menggunakan data sekunder yang didapat dari scince direct dalam bentuk jurnal. Sehingga, hasil yang didapat dari penelitian ini juga dapat mengetahui dan menganalisis sebanyak apa kecemasan dan ketakutan yang dialami oleh masyarakat yang dialami oleh adanya teknologi. Kata kunci: Teknologi, Society 5.0, nomophobia
{"title":"SOCIETY 5.0: NOMOPHOBIA DAN KETERGANTUNGAN PADA TEKNOLOGI (SMARTPHONE) SECARA PENGGUNAAN SERTA KOMUNIKASI PADA KALANGAN MASYARAKAT","authors":"Dian Kartika Fitri, Irwansyah Irwansyah","doi":"10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.7024","DOIUrl":"https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.7024","url":null,"abstract":"Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan dan melihat bahwa penggunaan teknologi bisa mengakibatkan sebuah masalah bagi masyarakat yang dimana ketika suatu individu mengembangkan diri nya sendiri untuk bergantung pada teknologi akan menimbulkan rasa takut yang berlebihan. Rasa takut yang disebabkan oleh ketergantungan akan teknologi dapat mengakibatkan hal yang negatif, ketergantungan akan teknologi sendiri juga bisa disebabkan karena era society 5.0 yang semua jenis pekerjaan atau sarana apapun menggunakan teknologi sehingga masyarakat sendiri mampu menyelesaikan segala bentuk sarana dengan teknologi. Karena adanya teknologi juga bentuk komunikasi yang terjadi menjadi kurang efektif, banyak masyarakat yang menjadi kurang peka terhadap lingkungan sekitar dan menjadi pasif karena teknologi. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan Literature Review atau desk review dan juga menggunakan data sekunder yang didapat dari scince direct dalam bentuk jurnal. Sehingga, hasil yang didapat dari penelitian ini juga dapat mengetahui dan menganalisis sebanyak apa kecemasan dan ketakutan yang dialami oleh masyarakat yang dialami oleh adanya teknologi. \u0000Kata kunci: Teknologi, Society 5.0, nomophobia","PeriodicalId":415699,"journal":{"name":"Journal Acta Diurna","volume":"35 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126894499","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-21DOI: 10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.7864
Yehezkiel Antonius Wijayanto, Rahmawati Zulfiningrum
Most of the surviving cultural arts are representations of the real life of the community, the higher the cultural values and messages offered, the longer they last across generations. This study aims to determine the moral values contained in Tembang Lir-ilir as a means of preaching Sunan Kalijaga during the spread of Islam in Java. This study uses an ethnographic approach in data collection, as well as a discussion of the Theory of Cultural Types, Cultural Identity and General Semantics. The results of the study show that Tembang Dolanan Lir-ilir has survived to the present day as follows: 1) Efforts to preserve Tembang Dolanan Lir-ilir by using educational facilities to sing this song either in daily lessons or at certain events at school; 2) Efforts to utilize regional arts and religious facilities; 3) Efforts to develop using popular arrangements among the public, dissemination of songs via the digital channel Youtube to spread songs. The people of Demak Regency have a passion for supporting the existence of Tembang Dolanan Lir-ilir. There needs to be outreach to the public in understanding the philosophical values of Javanese culture contained in the lyrics of Tembang Dolanan Lir-ilir.
{"title":"THE CULTURAL TYPES AND IDENTITY OF SUNAN KALIJAGA TEMBANG DOLANAN LIR-ILIR ANALYSIS OF DENOTATION AND CONOTATION","authors":"Yehezkiel Antonius Wijayanto, Rahmawati Zulfiningrum","doi":"10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.7864","DOIUrl":"https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.7864","url":null,"abstract":"Most of the surviving cultural arts are representations of the real life of the community, the higher the cultural values and messages offered, the longer they last across generations. This study aims to determine the moral values contained in Tembang Lir-ilir as a means of preaching Sunan Kalijaga during the spread of Islam in Java. This study uses an ethnographic approach in data collection, as well as a discussion of the Theory of Cultural Types, Cultural Identity and General Semantics. The results of the study show that Tembang Dolanan Lir-ilir has survived to the present day as follows: 1) Efforts to preserve Tembang Dolanan Lir-ilir by using educational facilities to sing this song either in daily lessons or at certain events at school; 2) Efforts to utilize regional arts and religious facilities; 3) Efforts to develop using popular arrangements among the public, dissemination of songs via the digital channel Youtube to spread songs. The people of Demak Regency have a passion for supporting the existence of Tembang Dolanan Lir-ilir. There needs to be outreach to the public in understanding the philosophical values of Javanese culture contained in the lyrics of Tembang Dolanan Lir-ilir.","PeriodicalId":415699,"journal":{"name":"Journal Acta Diurna","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126525797","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-04-13DOI: 10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.8182
Inza Maliana, Agoeng Noegroho, Nuryanti Nuryanti
Abstract. Stoic Indonesia is a community on Facebook where the members can do a self-disclosure. The members' self-disclosure is related to the popularity of Stoic philosophy that can help people to control negative emotions. This study examines the form of members' self-disclosure in the Indonesian Stoic Community through Facebook. The research method used in this study is descriptive qualitative method using the Johari Window Theory. The data collected with in in-depth interview techniques, observation, and documentation. Then analyzed with data reduction, data analysis, and data verification. The results of this study indicate that the members' self-disclosure Stoic Indonesia Facebook group occurs because of a sense of trust, safety and comfort for other members even though some members use anonymous accounts. The Stoic Indonesia Facebook group also helps its members to find solutions to various problems so that members get rewards or benefits when doing self-disclosure. Keywords: Self-disclosure, Stoic Indonesia, Facebook, Johari Window Abstrak. Stoic Indonesia merupakan komunitas di media sosial Facebook yang bisa menjadi wadah anggotanya untuk melakukan self-disclosure. Self-disclosure para member berkaitan dengan kepopuleran aliran filsafat Stoikisme yang bisa membantu mengontrol emosi negatif dalam diri seseorang. Penelitian ini mengkaji bagaimana bentuk pengungkapan diri anggota di Komunitas Stoic Indonesia melalui media sosial Facebook. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan Teori Johari Window. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan reduksi data, analisis data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan self-disclosure atau bentuk pengungkapan diri anggota di grup Facebook Stoic Indonesia terjadi karena adanya rasa kepercayaan, aman dan nyaman kepada anggota lain meski beberapa anggota menggunakan akun anonim. Grup Facebook Stoic Indonesia juga membantu para anggotanya untuk menemukan solusi atas berbagai permasalahan sehingga anggota mendapat imbalan atau manfaat saat melakukan self-disclosure. Kata kunci: Self-disclosure, Stoic Indonesia, Facebook, Johari Window
摘要斯多葛印尼是Facebook上的一个社区,成员可以在那里进行自我披露。成员的自我表露与斯多葛哲学的流行有关,斯多葛哲学可以帮助人们控制负面情绪。本研究考察了印尼斯多葛派社群成员通过Facebook进行自我表露的形式。本研究使用的研究方法是使用Johari窗口理论的描述性定性方法。通过深度访谈技术、观察和文档收集的数据。然后进行数据约简、数据分析、数据验证等分析。本研究的结果表明,即使一些成员使用匿名帐户,成员的自我披露斯多葛印度尼西亚Facebook小组的发生是因为对其他成员的信任,安全和舒适感。斯多葛印尼Facebook小组还帮助其成员寻找各种问题的解决方案,以便成员在自我披露时获得奖励或利益。关键词:自我表露,禁欲主义印尼,Facebook, Johari Window Abstrak斯多葛印尼媒体社交Facebook杨bisa menjadi wadah anggoanya untuk melakukan自我披露。自我表露的准会员柏凯丹邓安,大众大众的人格、人格、人格、人格、人格、人格、人格、人格、人格、人格、人格、人格、人格、人格、人格。Penelitian ini mengkaji bagaimana bentuk pengungkapan diri anggota di Komunitas斯多葛印度尼西亚melalui媒体社交Facebook。方法penelitian yang digunakan adalah方法定性描述;邓安menggunakan Teori Johari窗口。彭普兰数据dalam penelitian ini mongunakan技术,observasi, dandokumentasi dengan技术分析数据,mongunakan reduksi数据,分析数据,丹验证数据。Hasil penelitian ini menunjukkan自我披露atau bentuk pengungkapan diri anggota di group Facebook禁欲印度尼西亚terjadi karena adanya rasa kepercayan, aman dan nyaman kepada anggota lain meski beberapa anggota menggunakan akun anonim。Facebook禁欲印度尼西亚juga membantu para anggotanya untuk menemukan solusi atas berbagai permasalahan sehinga anggota mendapat imbalan atau manfaat saat melakukan自我披露。Kata kunci:自我表露,坚忍的印尼,Facebook, Johari Window
{"title":"SELF-DISCLOSURE KOMUNITAS STOIC INDONESIA DI MEDIA SOSIAL FACEBOOK","authors":"Inza Maliana, Agoeng Noegroho, Nuryanti Nuryanti","doi":"10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.8182","DOIUrl":"https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.8182","url":null,"abstract":"Abstract. Stoic Indonesia is a community on Facebook where the members can do a self-disclosure. The members' self-disclosure is related to the popularity of Stoic philosophy that can help people to control negative emotions. This study examines the form of members' self-disclosure in the Indonesian Stoic Community through Facebook. The research method used in this study is descriptive qualitative method using the Johari Window Theory. The data collected with in in-depth interview techniques, observation, and documentation. Then analyzed with data reduction, data analysis, and data verification. The results of this study indicate that the members' self-disclosure Stoic Indonesia Facebook group occurs because of a sense of trust, safety and comfort for other members even though some members use anonymous accounts. The Stoic Indonesia Facebook group also helps its members to find solutions to various problems so that members get rewards or benefits when doing self-disclosure. \u0000Keywords: Self-disclosure, Stoic Indonesia, Facebook, Johari Window \u0000Abstrak. Stoic Indonesia merupakan komunitas di media sosial Facebook yang bisa menjadi wadah anggotanya untuk melakukan self-disclosure. Self-disclosure para member berkaitan dengan kepopuleran aliran filsafat Stoikisme yang bisa membantu mengontrol emosi negatif dalam diri seseorang. Penelitian ini mengkaji bagaimana bentuk pengungkapan diri anggota di Komunitas Stoic Indonesia melalui media sosial Facebook. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan Teori Johari Window. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan reduksi data, analisis data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan self-disclosure atau bentuk pengungkapan diri anggota di grup Facebook Stoic Indonesia terjadi karena adanya rasa kepercayaan, aman dan nyaman kepada anggota lain meski beberapa anggota menggunakan akun anonim. Grup Facebook Stoic Indonesia juga membantu para anggotanya untuk menemukan solusi atas berbagai permasalahan sehingga anggota mendapat imbalan atau manfaat saat melakukan self-disclosure. \u0000Kata kunci: Self-disclosure, Stoic Indonesia, Facebook, Johari Window","PeriodicalId":415699,"journal":{"name":"Journal Acta Diurna","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-04-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114652259","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-03-28DOI: 10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.7893
Nofebri Tri Rusma Putra, Shabrina Hazhiya
Maintaining a good relations with the media is very important for public relations (PR). Due to the media is used for publication where all information about the company is distributed, therefore it also means to build reputation. Currently the media is a reference for the public to move and act, the public seems following the media to behave in accordance with existing issues. If the media leads the public in a negative direction, this will have an unfavourable impact on the company because it can affect the company's reputation. This study aims to determine how KPCPEN's strategy in fostering media relations in handling Covid-19 in 2021, using descriptive qualitative research methods. Media relations is a part of public relations activities carried out in an organization, company, or government agency as a strategy in carrying out public relations/PR functions to achieve certain purposes.
{"title":"STRATEGI KPCPEN DALAM MEMBINA HUBUNGAN MEDIA PADA PENANGANAN COVID-19 TAHUN 2021","authors":"Nofebri Tri Rusma Putra, Shabrina Hazhiya","doi":"10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.7893","DOIUrl":"https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2023.19.1.7893","url":null,"abstract":"Maintaining a good relations with the media is very important for public relations (PR). Due to the media is used for publication where all information about the company is distributed, therefore it also means to build reputation. Currently the media is a reference for the public to move and act, the public seems following the media to behave in accordance with existing issues. If the media leads the public in a negative direction, this will have an unfavourable impact on the company because it can affect the company's reputation. This study aims to determine how KPCPEN's strategy in fostering media relations in handling Covid-19 in 2021, using descriptive qualitative research methods. Media relations is a part of public relations activities carried out in an organization, company, or government agency as a strategy in carrying out public relations/PR functions to achieve certain purposes.","PeriodicalId":415699,"journal":{"name":"Journal Acta Diurna","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-03-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131414742","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-05-27DOI: 10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3695
Sukma Alam
ABSTRAK Keberhasilan penanganan Covid-19 di suatu negara salah satunya tercermin dari kemampuan pemerintah dalam berkomunikasi ke masyarakat. Di Indonesia, isu komunikasi pemerintah merupakan topik yang sedang hangat dibincangkan bukan hanya dilihat dari sektor kesehatan saja tetapi juga mengandung kosekuensi politik dan ekonomi sangat besar. Pemberitaan tentang komunikasi pemerintah di pandemi Covid-19 menjadi sorotan publik. Sebab, komunikasi pemerintah tidak berjalan maksimal, cenderung tidak merespons dan abai terhadap virus corona. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pembingkaian (framing) komunikasi pemerintah dalam berita detik.com, kompas.com dan kumparan.com dan untuk mengetahui penonjolan dan seleksi isu dalam berita komunikasi pemerintah di pandemi Covid-19 yang dilakukan detik.com, kompas.com dan kumparan.com. Metode yang digunakan penelitian ini adalah analisis framing Robert M. Entman. Hasil penelitian ini adalah ditemukan perbedaan pembingkaian dalam berita yang dimunculkan oleh detik.com membingkai komunikasi pemerintah sebagai permasalahan serius, kompas.com membingkai komunikasi pemerintah sebagai isu krusial dan kumparan.com membingkai isu komunikasi pemerintah dari aspek politik. Sementara dari aspek seleksi isu, detik.com lebih kepada permasalahan yang berdampak langsung terhadap masyarakat, kompas.com lebih kepada permasalahan komunikasi pemerintah dan kumparan.com lebih kepada permasalahan juru bicara. Kemudian aspek penonjolan, detik.com cenderung menonjolkan diksi berkonotasi dan narasumber kritis, kompas.com lebih menonjolkan kritikan membangun dan kumparan.com cenderung menyudutkan pemerintah. Kata Kunci: Framing, Berita Komunikasi Pemerintah, Covid-19 ABSTRACT One of the successful handling of Covid-19 in one country is the government's ability to communicate with the public. In Indonesia, the issue of government communication is a hot topic discussed not only from the health sector but also contains enormous political and economic problems. The news about government communications in Covid-19 pandemic became the public spotlight. Therefore, government communication is not running optimally and ignores corona virus. This research aims to study to find out the framing of government communication in detik.com, kompas.com and kumparan.com news and to study the highlighting and selection of issues in government communication news in Covid-19 pandemic conducted detik.com, kompas.com and kumparan.com. The method used in this research is Robert M. Entman's framing analysis. The results of this study are finding framing in the news that was raised by detik.com framing government communication as serious, kompas.com framing government communication as a crucial issue and kumparan.com framing government communication issues in political terms. While from the aspect of issue selection, detik.com is more a challenge that is directly related to the community, kompas.com is more about the problem of
处理Covid-19的明显成功反映在政府与社会沟通的能力上。在印度尼西亚,政府通信问题不仅受到卫生部门的关注,而且也带来巨大的政治和经济后果。在Covid-19大流行期间,有关政府通信的报道受到了公众的广泛关注。因为,政府的通讯不是最有效的,它们往往对科罗娜病毒没有反应和反应。本研究的目的是查明在几秒钟的新闻中,政府公报的框架是关于政府公报第19大流行Covid-19中新闻传播的主体和选择问题的。本研究采用的方法是对罗伯特·M·恩里克(Robert M. Entman)框架的分析。这项研究发现,最初的新闻框架与当时的新闻框架之间存在明显的差异,即作为一个严重的问题,作为一个关键问题,作为一个关键问题,在政治上存在分歧。在问题选择的方面,秒。com更多的是直接影响社会的问题,而指南针。com更多的是政府沟通问题,更大的是发言人问题。然后是主体方面,第二视角。com…倾向于突出潜在的潜台词和挑剔的来源,指南针。com更多的是建设性的批评,而线轴。com更倾向于诋毁政府。在一个国家,政府有能力与公众交流。在印度尼西亚,政府通信的问题不仅是一个热门话题,而且还存在一个巨大的政治和经济问题。这则新闻是关于政府在Covid-19的恐慌引起了公众的关注。因此,政府通信并没有运行最佳的和无关的corona病毒。这一研究旨在研究在第二。com、罗盘.com和线圈.com新闻以及在Covid-19 pandemic consution中发现政府通信的框架。com、罗盘.com和线圈.com。这项研究的治疗方法是罗伯特·M·Entman的框架分析。这项研究的结果显示,这则新闻的结果是由几秒钟的时间组成的。从选举问题的角度来看,第二。com更具有直接与社区相关的挑战框架,政府通信新闻,Covid-19
{"title":"BINGKAI MEDIA TERHADAP BERITA KOMUNIKASI PEMERINTAH DI PANDEMI COVID-19","authors":"Sukma Alam","doi":"10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3695","DOIUrl":"https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3695","url":null,"abstract":"ABSTRAK \u0000Keberhasilan penanganan Covid-19 di suatu negara salah satunya tercermin dari kemampuan pemerintah dalam berkomunikasi ke masyarakat. Di Indonesia, isu komunikasi pemerintah merupakan topik yang sedang hangat dibincangkan bukan hanya dilihat dari sektor kesehatan saja tetapi juga mengandung kosekuensi politik dan ekonomi sangat besar. Pemberitaan tentang komunikasi pemerintah di pandemi Covid-19 menjadi sorotan publik. Sebab, komunikasi pemerintah tidak berjalan maksimal, cenderung tidak merespons dan abai terhadap virus corona. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pembingkaian (framing) komunikasi pemerintah dalam berita detik.com, kompas.com dan kumparan.com dan untuk mengetahui penonjolan dan seleksi isu dalam berita komunikasi pemerintah di pandemi Covid-19 yang dilakukan detik.com, kompas.com dan kumparan.com. Metode yang digunakan penelitian ini adalah analisis framing Robert M. Entman. Hasil penelitian ini adalah ditemukan perbedaan pembingkaian dalam berita yang dimunculkan oleh detik.com membingkai komunikasi pemerintah sebagai permasalahan serius, kompas.com membingkai komunikasi pemerintah sebagai isu krusial dan kumparan.com membingkai isu komunikasi pemerintah dari aspek politik. Sementara dari aspek seleksi isu, detik.com lebih kepada permasalahan yang berdampak langsung terhadap masyarakat, kompas.com lebih kepada permasalahan komunikasi pemerintah dan kumparan.com lebih kepada permasalahan juru bicara. Kemudian aspek penonjolan, detik.com cenderung menonjolkan diksi berkonotasi dan narasumber kritis, kompas.com lebih menonjolkan kritikan membangun dan kumparan.com cenderung menyudutkan pemerintah. \u0000 \u0000Kata Kunci: Framing, Berita Komunikasi Pemerintah, Covid-19 \u0000 \u0000ABSTRACT \u0000One of the successful handling of Covid-19 in one country is the government's ability to communicate with the public. In Indonesia, the issue of government communication is a hot topic discussed not only from the health sector but also contains enormous political and economic problems. The news about government communications in Covid-19 pandemic became the public spotlight. Therefore, government communication is not running optimally and ignores corona virus. This research aims to study to find out the framing of government communication in detik.com, kompas.com and kumparan.com news and to study the highlighting and selection of issues in government communication news in Covid-19 pandemic conducted detik.com, kompas.com and kumparan.com. The method used in this research is Robert M. Entman's framing analysis. The results of this study are finding framing in the news that was raised by detik.com framing government communication as serious, kompas.com framing government communication as a crucial issue and kumparan.com framing government communication issues in political terms. While from the aspect of issue selection, detik.com is more a challenge that is directly related to the community, kompas.com is more about the problem of ","PeriodicalId":415699,"journal":{"name":"Journal Acta Diurna","volume":"40 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-05-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122913172","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-05-27DOI: 10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3867
Wisnu Widjanarko
Tourism is one of the many resources owned by Banyumas Recency, a small town located in Central Java Province, which has potential impact in increasing the independence and welfare of the community. To promote Banyumas tourism, a communication medium that is in tune with the present and can built public motivation and interest in visiting the location is urgently needed. Instagram is a social media that responds as a digital communication platform that has the ability to build a reputation and sustainable reciprocal relationships with audiences/publics. This research aims to identify how to manage the Instagram account content @dinporabudpar_banyumas in supporting the tourism potential promotion system in Banyumas Regency. Using a qualitative approach and content analysis, the data were obtained through the upload documentation in Instagram from 21 September until 31 December 2019. The results showed that the uploaded content was categorized into three types, namely cultural, natural and culinary tourism. Uploaded content combines photo and video aspects with attention to informative-persuasive text narrative. This capability in management will have an impact on the development of regional development and become a form of public relations articulation for the government that takes sides in the implementation of development. Keywords: Social Media, Instagram, Public Relations, Promotion, Tourism
{"title":"MANAJEMEN KONTEN INSTAGRAM MILIK PEMERINTAH DALAM PROMOSI POTENSI PARIWISATA DAERAH DI KABUPATEN BANYUMAS PROVINSI JAWA TENGAH","authors":"Wisnu Widjanarko","doi":"10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3867","DOIUrl":"https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3867","url":null,"abstract":"Tourism is one of the many resources owned by Banyumas Recency, a small town located in Central Java Province, which has potential impact in increasing the independence and welfare of the community. To promote Banyumas tourism, a communication medium that is in tune with the present and can built public motivation and interest in visiting the location is urgently needed. Instagram is a social media that responds as a digital communication platform that has the ability to build a reputation and sustainable reciprocal relationships with audiences/publics. This research aims to identify how to manage the Instagram account content @dinporabudpar_banyumas in supporting the tourism potential promotion system in Banyumas Regency. Using a qualitative approach and content analysis, the data were obtained through the upload documentation in Instagram from 21 September until 31 December 2019. The results showed that the uploaded content was categorized into three types, namely cultural, natural and culinary tourism. Uploaded content combines photo and video aspects with attention to informative-persuasive text narrative. This capability in management will have an impact on the development of regional development and become a form of public relations articulation for the government that takes sides in the implementation of development. \u0000Keywords: Social Media, Instagram, Public Relations, Promotion, Tourism","PeriodicalId":415699,"journal":{"name":"Journal Acta Diurna","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-05-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129947525","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-05-27DOI: 10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3548
Rafly Pratama, M. Suhadi, Rifky Anindiya Yusuf
The film is one of the mass communication media which has a big influence on society at large. a film is also a form of a message consisting of various symbols and signs that form a meaning system so that it can be interpreted by each person differently, depending on the person's reference and ability to grasp the meaning conveyed. The film Dua Lines Biru by Gina S. Noer takes the theme of teenage pregnancy in promiscuity. The interpretation of the conflict in this film scene becomes the background for the research to see the reception of the audience or the public in watching the film Dua Garis Biru. The purpose of this study was to analyze the reception of adolescent audiences on the impact of promiscuity in the film Dua Garis Biru. This research uses a qualitative method with an analytical approach to encoding and decoding theory from Stuart Hall, which observes the audience's position on the meaning of a work. An understanding of the impact of promiscuity in the film Two Blue Lines. The results of this study the audience dominates the Hemegony Position which means the message is conveyed and the audience accepts the meaning or message as it is. But several scenes are in the Negotiated Position and Oppositional Position because the informant has its own alternative meaning or reference in certain scenes.
电影是一种大众传播媒介,对整个社会有很大的影响。电影也是一种信息的形式,由各种符号和符号组成,这些符号和符号形成了一个意义系统,因此每个人都可以根据个人的参考和掌握所传达的意义的能力来不同地解释它。Gina S. Noer的电影《Dua Lines Biru》以滥交中的少女怀孕为主题。对这一电影场景中冲突的解读成为研究观众或公众在观看电影《杜加里斯·比鲁》时的接受情况的背景。本研究的目的是分析青少年观众对电影《杜加里斯·比鲁》中滥交的影响的接受程度。本研究采用定性方法,结合斯图尔特·霍尔的编码与解码理论的分析方法,观察观众对作品意义的立场。理解电影《两条蓝线》中滥交的影响。本研究的结果是,观众主导的霸权地位,这意味着信息被传达,观众接受的意义或信息。但也有几个场景处于协商位置和对立位置,因为在某些场景中,举报人有自己的替代意义或所指。
{"title":"Resepsi Remaja Terhadap Dampak Pergaulan Bebas Di Dalam Film Dua Garis Biru","authors":"Rafly Pratama, M. Suhadi, Rifky Anindiya Yusuf","doi":"10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3548","DOIUrl":"https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3548","url":null,"abstract":"The film is one of the mass communication media which has a big influence on society at large. a film is also a form of a message consisting of various symbols and signs that form a meaning system so that it can be interpreted by each person differently, depending on the person's reference and ability to grasp the meaning conveyed. The film Dua Lines Biru by Gina S. Noer takes the theme of teenage pregnancy in promiscuity. The interpretation of the conflict in this film scene becomes the background for the research to see the reception of the audience or the public in watching the film Dua Garis Biru. The purpose of this study was to analyze the reception of adolescent audiences on the impact of promiscuity in the film Dua Garis Biru. This research uses a qualitative method with an analytical approach to encoding and decoding theory from Stuart Hall, which observes the audience's position on the meaning of a work. An understanding of the impact of promiscuity in the film Two Blue Lines. The results of this study the audience dominates the Hemegony Position which means the message is conveyed and the audience accepts the meaning or message as it is. But several scenes are in the Negotiated Position and Oppositional Position because the informant has its own alternative meaning or reference in certain scenes.","PeriodicalId":415699,"journal":{"name":"Journal Acta Diurna","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-05-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121279909","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-05-27DOI: 10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3079
Lilik Darmawan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis komunikasi yang dilakukan Bupati Banyumas Achmad Husein melalui akun @ir_achmadhusein dengan mendeskripsikan komunikasi antara Bupati Banyumas dengan masyarakat di ruang publik virtual. Serta menganalisis isi pesan yang disampaikan oleh Bupati Banyumas dan masyarakat dalam ruang virtual di akun Instagram dalam kurun waktu Maret hingga Juni 2020. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap akun Instagram Bupati Banyumas Achmad Husein @ir_achmadhusein dengan metode virtual etnografi. Dalam penelitian ini, penulis melakukan pengamatan akun Instagram Bupati Banyumas dan interaksiny dengan pengikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bupati Banyumas menggunakan fitur-fitur yang ada di Instagram untuk memberikan sosialisasi dan informasi terkait Covid-19 kepada masyarakat.
{"title":"INSTAGRAM SEBAGAI RUANG KOMUNIKASI VIRTUAL ANTARA PEMIMPIN DAERAH DENGAN PUBLIK PADA SAAT PANDEMI COVID-19","authors":"Lilik Darmawan","doi":"10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3079","DOIUrl":"https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3079","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis komunikasi yang dilakukan Bupati Banyumas Achmad Husein melalui akun @ir_achmadhusein dengan mendeskripsikan komunikasi antara Bupati Banyumas dengan masyarakat di ruang publik virtual. Serta menganalisis isi pesan yang disampaikan oleh Bupati Banyumas dan masyarakat dalam ruang virtual di akun Instagram dalam kurun waktu Maret hingga Juni 2020. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap akun Instagram Bupati Banyumas Achmad Husein @ir_achmadhusein dengan metode virtual etnografi. Dalam penelitian ini, penulis melakukan pengamatan akun Instagram Bupati Banyumas dan interaksiny dengan pengikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bupati Banyumas menggunakan fitur-fitur yang ada di Instagram untuk memberikan sosialisasi dan informasi terkait Covid-19 kepada masyarakat.","PeriodicalId":415699,"journal":{"name":"Journal Acta Diurna","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-05-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129530078","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}