Perkerasan jalan harus dapat memberikan kenyamanan kepada para pengguna jalan, berupa kondisi jalan yang baik sehingga tidak ada gangguan pada saat berkendara. Kerusakan pada badan jalan dapat mengurangi level of service dari jalan tersebut. Pada saat ini, terdapat banyak sekali kasus kerusakan jalan faktor penyebab kerusakan jalan ini ada bermacam-macam, di antaranya beban yang berlebih, kesalahan pada saat pengerjaan, juga akibat adanya genangan air pada badan jalan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mempelajari pengaruh yang diberikan oleh air hujan terhadap konstruksi perkerasan lentur, khususnya pada Lapis Aspal Beton (Laston) tipe IV. Metode yang digunakan adalah dengan studi literatur dan pengujian di laboratorium. Kondisi perkerasan yang terendam disimulasikan dengan merendam benda uji di dalam air hujan dengan variasi waktu rendaman 15 menit, 30 menit, 60 menit, 120 menit, 360 menit dan diberikan repetisi beban statis sebagai pengganti beban lalu lintas. Beban yang digunakan diberikan batasan sebesar 20% dari nilai stabilitas dengan kadar aspal optimum tanpa direndam dalam waterbath. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran aspal jenis Laston tipe IV, setelah direndam dan dibebani pada saat yang bersamaan, mengalami penurunan kualitas dari stabilitas awal. Semakin lama proses pembebanan dan perendaman, maka penurunan kinerja campuran aspal akan semakin besar. Untuk waktu pembebanan yang singkat, pembebanan statis berulang menyebabkan campuran aspal mengalami pemadatan yang berakibat nilai kelelehan menjadi lebih kecil dan nilai MQ menjadi lebih besar. Untuk waktu pembebanan terendam yang lebih lama, stabilitas campuran aspal menjadi semakin kecil, dan sampel menjadi semakin lentur yang ditandai dengan nilai MQ yang semakin kecil dan kelelehan semakin besar. Perubahan terjadi secara fluktuatif yang membentuk pola menurun dengan nilai kinerja terendah terjadi pada waktu rendaman 360 menit, yaitu stabilitas menurun sebesar 33,99 %, kelelehan menurun sebesar 13,57 %, dan MQ menurun sebesar 23,16 %
{"title":"PHJD Di Kab. Tapanuli Utara Karakteristik Campuran Aspal Buton Dalam Kondisi Terendam Air Hujan Dan Beban Statis Dengan Variasi Waktu Rendam","authors":"Junaidi Tampubolon, D. Damanik","doi":"10.36985/jsl.v2i2.542","DOIUrl":"https://doi.org/10.36985/jsl.v2i2.542","url":null,"abstract":"Perkerasan jalan harus dapat memberikan kenyamanan kepada para pengguna jalan, berupa kondisi jalan yang baik sehingga tidak ada gangguan pada saat berkendara. Kerusakan pada badan jalan dapat mengurangi level of service dari jalan tersebut. Pada saat ini, terdapat banyak sekali kasus kerusakan jalan faktor penyebab kerusakan jalan ini ada bermacam-macam, di antaranya beban yang berlebih, kesalahan pada saat pengerjaan, juga akibat adanya genangan air pada badan jalan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mempelajari pengaruh yang diberikan oleh air hujan terhadap konstruksi perkerasan lentur, khususnya pada Lapis Aspal Beton (Laston) tipe IV. Metode yang digunakan adalah dengan studi literatur dan pengujian di laboratorium. Kondisi perkerasan yang terendam disimulasikan dengan merendam benda uji di dalam air hujan dengan variasi waktu rendaman 15 menit, 30 menit, 60 menit, 120 menit, 360 menit dan diberikan repetisi beban statis sebagai pengganti beban lalu lintas. Beban yang digunakan diberikan batasan sebesar 20% dari nilai stabilitas dengan kadar aspal optimum tanpa direndam dalam waterbath. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran aspal jenis Laston tipe IV, setelah direndam dan dibebani pada saat yang bersamaan, mengalami penurunan kualitas dari stabilitas awal. Semakin lama proses pembebanan dan perendaman, maka penurunan kinerja campuran aspal akan semakin besar. Untuk waktu pembebanan yang singkat, pembebanan statis berulang menyebabkan campuran aspal mengalami pemadatan yang berakibat nilai kelelehan menjadi lebih kecil dan nilai MQ menjadi lebih besar. Untuk waktu pembebanan terendam yang lebih lama, stabilitas campuran aspal menjadi semakin kecil, dan sampel menjadi semakin lentur yang ditandai dengan nilai MQ yang semakin kecil dan kelelehan semakin besar. Perubahan terjadi secara fluktuatif yang membentuk pola menurun dengan nilai kinerja terendah terjadi pada waktu rendaman 360 menit, yaitu stabilitas menurun sebesar 33,99 %, kelelehan menurun sebesar 13,57 %, dan MQ menurun sebesar 23,16 %","PeriodicalId":186021,"journal":{"name":"Jurnal Santeksipil","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127985529","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Paket peningkatan struktur Jalan Silimbat- Parsoburan (Toba), merupakan Bagian Pelaksanaan Jalan Nasional, tahun anggaran 2015 yang berada di propinsi Sumatera Utara. Lokasi Pengerjaan Jalan Lintas merupakan jalur utama yang berperan sangat penting sebagai mobilisasi pekembangan perekonomian masyarakat. Topik bahasan ini dititik beratkan untuk mengendalikan mutu pada bahan baku, bahan olahan dan bahan terpasang pada proyek pelebaran ruas jalan Jalan Silimbat- Parsoburan (Toba). Pada bahan baku yang dikendalikan adalah agregat dan aspal, untuk mengendalikan agregat dengan cara melakukan pengujian yaitu pengujian setara pasir, pengujian kepipihan dan kelonjongan, dan lainnya. Untuk melaksanakan Quality Control perkerasan lentur lapis AC-BC ada tiga aspek yang dikendalikan yaitu bahan baku, bahan olahan dan bahan terpasang. Topik bahasan ini dibatasi pada metode pelaksanaan AC-BC mulai dari penghamparan sampai pemadatan. Selain itu penulis juga membahas bagaimana proses penyiapan agregat di AMP (Asphalt Mixing Plan). Adapun tujuan penulisan laporan ini adalah untuk mengetahui kesesuaian spesifikasi AMP, pekerjaan dilapangan tentang lapis tambah pada proyek pelebaran dan preservasi Jalan Silimbat - Parsoburan ( Toba )
{"title":"Evaluasi Quality Control Dan Pelaksanaan Pekerjaan Lapis Tambah Pada Proyek Pelebaran Dan Preservasi Jalan Silimbat - Parsoburan (TOBA)","authors":"Ferdinan Parapat, Asril Nizar, D. S. Saragih","doi":"10.36985/jsl.v2i2.547","DOIUrl":"https://doi.org/10.36985/jsl.v2i2.547","url":null,"abstract":"Paket peningkatan struktur Jalan Silimbat- Parsoburan (Toba), merupakan Bagian Pelaksanaan Jalan Nasional, tahun anggaran 2015 yang berada di propinsi Sumatera Utara. Lokasi Pengerjaan Jalan Lintas merupakan jalur utama yang berperan sangat penting sebagai mobilisasi pekembangan perekonomian masyarakat. Topik bahasan ini dititik beratkan untuk mengendalikan mutu pada bahan baku, bahan olahan dan bahan terpasang pada proyek pelebaran ruas jalan Jalan Silimbat- Parsoburan (Toba). Pada bahan baku yang dikendalikan adalah agregat dan aspal, untuk mengendalikan agregat dengan cara melakukan pengujian yaitu pengujian setara pasir, pengujian kepipihan dan kelonjongan, dan lainnya. Untuk melaksanakan Quality Control perkerasan lentur lapis AC-BC ada tiga aspek yang dikendalikan yaitu bahan baku, bahan olahan dan bahan terpasang. Topik bahasan ini dibatasi pada metode pelaksanaan AC-BC mulai dari penghamparan sampai pemadatan. Selain itu penulis juga membahas bagaimana proses penyiapan agregat di AMP (Asphalt Mixing Plan). Adapun tujuan penulisan laporan ini adalah untuk mengetahui kesesuaian spesifikasi AMP, pekerjaan dilapangan tentang lapis tambah pada proyek pelebaran dan preservasi Jalan Silimbat - Parsoburan ( Toba )","PeriodicalId":186021,"journal":{"name":"Jurnal Santeksipil","volume":"56 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115473355","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kemacetan menjadi salah satu masalah yang dapat mengganggu ketertiban umum dari ketentraman masyarakat. Berbagai aktivitas kegiatan yang terjadi di Kabupaten humbang hasundutan terkonsentrasi dikawasan pusat kota yang menyebabkan terjadinya pembebanan lalu lintas pada jaringan jalan yang menimbulkan kemacetan kendaraan khususnya di pusat kegiatan hari dengan kegiatan puncak seperti hari pecan dan jam sibuk. Penelitian ini bertujuan merekayasa perubahan arus lalu lintas di simpang empat pusat kota yang meliputi Jalan merdeka, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Siliwangi, dan Jalan Letkol G.A. Manullang agar dapat mengatasi kemacetan lalu lintas. Untuk mengatasi kemacetan perlu dilakukan rekayasa perubahan lalu lintas, dimana rekayasa adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Ada berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk merekayasa arus lalu lintas ruas simpang empat pusat kota yang meliputi Jalan merdeka, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Siliwangi, dan Jalan Letkol G.A. Manullang seperti mendesain alat kendali arus lalu lintas sesuai kebutuhan lalu lintas terkini, mengatur debit lalu lintas, pengubahan jalur jalan sementara maupun permanen. Menerapkan ilmu dari bidang keteknikan seperti teknik sipil, teknik lalu lintas ataupun teknik computer, membuat perlengkapan jalan seperti rambu lalu lintas, marka jalan, lampu lintas, pulau jalan dan berbagai upaya lainnya. Pada penelitian ini, data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan observasi langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Perhubungan Kabupaten Humbang Hasundutan
交通堵塞成为破坏社会秩序的公共问题之一。胡邦哈桑德丹地区的活动集中在首都地区,这导致道路网络的交通堵塞,尤其是在工作日的活动中心,以及山核桃日和高峰时间等活动达到顶峰。这项研究旨在模拟四个城市中心的十字路口的交通流量变化,其中包括自由道、sisingamanaraja street、Siliwangi街和Manullang gpa。为了解决交通堵塞,我们需要工程改变交通,工程是应用科学技术来解决人类问题。有各种各样的努力,怎样做才能加以改造交通十字路口的一套市中心的独立道路、街道Sisingamangaraja, Siliwangi街道,中校G . A . Manullang像控制交通工具设计根据当前的交通需求,设置交通流量,临时改变路线和永久的。从土木工程、交通技术或计算机技术等专业知识中,开发交通工具,如交通灯、路灯、路桥和其他努力。在本研究中,所使用的数据是原始和次要数据。主要数据是通过直接观察获得的,而次要数据来自于胡邦-哈尚丹摄政部门
{"title":"Manajemen Dan Rekayasa Lalu Lintas Untuk Menanggulangi Kemacetan Di Kawasan Jalan Dolok Sanggul Bakkara Kabupaten Humbang Hasudutan","authors":"Penerangan Sinaga, N. Sianturi, Ira Modifa","doi":"10.36985/jsl.v2i2.541","DOIUrl":"https://doi.org/10.36985/jsl.v2i2.541","url":null,"abstract":"Kemacetan menjadi salah satu masalah yang dapat mengganggu ketertiban umum dari ketentraman masyarakat. Berbagai aktivitas kegiatan yang terjadi di Kabupaten humbang hasundutan terkonsentrasi dikawasan pusat kota yang menyebabkan terjadinya pembebanan lalu lintas pada jaringan jalan yang menimbulkan kemacetan kendaraan khususnya di pusat kegiatan hari dengan kegiatan puncak seperti hari pecan dan jam sibuk. Penelitian ini bertujuan merekayasa perubahan arus lalu lintas di simpang empat pusat kota yang meliputi Jalan merdeka, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Siliwangi, dan Jalan Letkol G.A. Manullang agar dapat mengatasi kemacetan lalu lintas. Untuk mengatasi kemacetan perlu dilakukan rekayasa perubahan lalu lintas, dimana rekayasa adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia. Ada berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk merekayasa arus lalu lintas ruas simpang empat pusat kota yang meliputi Jalan merdeka, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Siliwangi, dan Jalan Letkol G.A. Manullang seperti mendesain alat kendali arus lalu lintas sesuai kebutuhan lalu lintas terkini, mengatur debit lalu lintas, pengubahan jalur jalan sementara maupun permanen. Menerapkan ilmu dari bidang keteknikan seperti teknik sipil, teknik lalu lintas ataupun teknik computer, membuat perlengkapan jalan seperti rambu lalu lintas, marka jalan, lampu lintas, pulau jalan dan berbagai upaya lainnya. Pada penelitian ini, data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan observasi langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Perhubungan Kabupaten Humbang Hasundutan","PeriodicalId":186021,"journal":{"name":"Jurnal Santeksipil","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123505372","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Manajemen waktu adalah bagian esensi dari setiap aktivitas proyek. Potensi pemborosan dan kegagalan proyek akan semakin besar tanpa manajemen waktu yang optimal. Waktu menjadi salah satu sumber daya unjuk kerja. Sumber daya yang mesti dikelola secara efektif dan efisien. Diperlukan manajemen waktu untuk memastikan proyek selesai tepat pada waktunya. Akibat kegagalan menerapkan manajemen waktu yang efektif sering menyebabkan non-excusable (penundaan yang disebabkan oleh kesalahan kontraktor pada pelaksanaan proyek). Setiap kontraktor menghadapi kendala yang berbeda dalam menerapkan manajemen waktu proyek, sehingga diperlukan analisis mengenai kendala- kendala yang selama ini dihadapi perusahaan dalam menerapkan manajemen waktu tersebut. Sehingga perlu diteliti faktor faktor apa yang menjadi kendala dan faktor dominan dalam penerapan manajemen waktu pada Perusahaan PT Berkah Riski Hutapea yang sedang mengerjakan proyek pembangunan rumah subsidi type 36 di Sigambo – gambo Labu Siregar II Kecamatan Siborong – borong Kabupaten Tapanuli Utara. Metode yang digunakan untuk menganalisis kendala penerapan manajemen waktu adalah Metode Indeks dimana Indeks Kepentingan merupakan hasil perkalian dari Indeks Pengaruh yang menilai seberapa besar pengaruh kendala apabila terjadi dengan Indeks Frekuensi yang menilai seberapa sering kendala tersebut terjadi. Penelitian akan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 20 orang pegawai PT. Berkah Riski Hutapea
{"title":"Analisis Penerapan Manajemen Waktu Proyek KonstruksiPerumahan Subsidi Type 36 Di Sigambogambo Lobu Siregar II Kecamatan Siborong – Borong","authors":"Ferri Simorangkir, M. A. K. Harahap, D. Damanik","doi":"10.36985/jsl.v2i2.546","DOIUrl":"https://doi.org/10.36985/jsl.v2i2.546","url":null,"abstract":"Manajemen waktu adalah bagian esensi dari setiap aktivitas proyek. Potensi pemborosan dan kegagalan proyek akan semakin besar tanpa manajemen waktu yang optimal. Waktu menjadi salah satu sumber daya unjuk kerja. Sumber daya yang mesti dikelola secara efektif dan efisien. Diperlukan manajemen waktu untuk memastikan proyek selesai tepat pada waktunya. Akibat kegagalan menerapkan manajemen waktu yang efektif sering menyebabkan non-excusable (penundaan yang disebabkan oleh kesalahan kontraktor pada pelaksanaan proyek). Setiap kontraktor menghadapi kendala yang berbeda dalam menerapkan manajemen waktu proyek, sehingga diperlukan analisis mengenai kendala- kendala yang selama ini dihadapi perusahaan dalam menerapkan manajemen waktu tersebut. Sehingga perlu diteliti faktor faktor apa yang menjadi kendala dan faktor dominan dalam penerapan manajemen waktu pada Perusahaan PT Berkah Riski Hutapea yang sedang mengerjakan proyek pembangunan rumah subsidi type 36 di Sigambo – gambo Labu Siregar II Kecamatan Siborong – borong Kabupaten Tapanuli Utara. Metode yang digunakan untuk menganalisis kendala penerapan manajemen waktu adalah Metode Indeks dimana Indeks Kepentingan merupakan hasil perkalian dari Indeks Pengaruh yang menilai seberapa besar pengaruh kendala apabila terjadi dengan Indeks Frekuensi yang menilai seberapa sering kendala tersebut terjadi. Penelitian akan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 20 orang pegawai PT. Berkah Riski Hutapea","PeriodicalId":186021,"journal":{"name":"Jurnal Santeksipil","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127211819","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}