首页 > 最新文献

Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan最新文献

英文 中文
POLA - POLA PEMANFAATAN TROTOAR OLEH PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN MANGGA BESAR – JAKARTA 在雅加达芒果大道上,街头小贩使用人行道的图案
Pub Date : 2019-10-02 DOI: 10.24912/jmstkik.v3i1.2842
Freddy Kurniawan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola-pola pedagang kaki lima di Jalan Mangga Besar. Jalan Mangga Besar yang identik dengan hiburan malam dan wisata kulinernya membuat pedagang kaki lima betah untuk berdagang di lokasi tersebut. Pedagang kaki lima tersebut memiliki pola-pola dalam berdagang. Terdapat pedagang yang berdagang secara menetap dan juga setengah menetap. Secara legalitas, terdapat pedagang kaki lima yang non binaan dan juga binaan. Keberadaan pedagang kaki lima binaan ini diatur waktu dan lokasi berdagangnya oleh pemerintah. Pedagang kaki lima non binaan biasanya hanya ijin atau sewa secara tidak sah kepada juru parkir sekitar. Peneliti langsung datang ke lapangan untuk melihat situasi lapangan dan melakukan sesi wawancara kepada beberapa pedagang kaki lima di Jalan Mangga Besar dan pihak kelurahan setempat. Pedagang kaki lima non binaan ini memanfaatkan trotoar dan bahu jalan untuk lokasi berdagang mereka, dan juga menimbulkan kemacetan. Sehingga dibutuhkan desain penempatan pedagang kaki lima non binaan. Sehingga keberadaan pedagang kaki lima non binaan di Jalan Mangga Besar tidak mengganggu akses pejalan kaki yang ingin menggunakan trotoar. This study aims to determine the patterns of street vendors on Jalan Mangga Besar. Jalan Mangga Besar, which is synonymous with nightlife and culinary tourism, makes street vendors feel comfortable to trade at this location. These street vendors have patterns in trading. There are traders who trade permanently and also half settled. Legally, there are non-fostered and non-assisted street vendors. The existence of these fostered street vendors is regulated by the government at the time and location of trading. Non-trained street vendors are usually only licensed or illegally rented to the parking attendants around. Researchers immediately came to the field to see the field situation and conducted interview sessions with several street vendors on Jalan Mangga Besar and the local kelurahans. These non-assisted street vendors utilize sidewalks and shoulders for their trading locations, and also cause congestion. So it takes the design of placement of non-fostered street vendors. So that the presence of non-fostered street vendors on Jalan Mangga Besar does not interfere with access of pedestrians who want to use the sidewalk.
这项研究的目标是了解大芒果街街头街头小贩的模式。大型芒果路与夜间娱乐和他的库特林之旅是一样的,使得街头商贩在这个地点有一个更喜欢的贸易场所。这些街头小贩有做生意的模式。有商人是经商的,也有半经商的。从法律上讲,是一个非盈利的街头小贩。这种街头小贩的存在是由政府安排的时间和地点。街头小贩通常只向附近的泊车人员发放未经授权的许可证或租金。研究人员迅速赶到现场,查看现场情况,采访了芒果大道和当地水道边的几名街头商贩。这些非宾的街头小贩利用人行道和道路肩来进行他们的贸易,也造成了交通堵塞。所以这需要设计一个非营利街头商贩的就业方案。因此,街头小贩在芒果大道上的非营利不影响想要使用人行道的行人通道。这项研究旨在确定芒果街vendors的街道模式。夜间生活和藏式旅游中普遍存在的芒果大道,让街头vendors感到舒适。这些街道的vendors有交易模式。有那些永久交易的交易员,他们也同样是半个国家。法律上,没有安置,没有援助街的vendors。这些分布在街道上的vendors的存在是政府在交易的时间和地点规定的。未经训练的街道供应商通常只允许或非法入场。Researchers马上前往现场查看现场情况并进行采访,采访是在大芒果街和当地铁路上的several street vendors进行的。这些非辅助街vendors设施设施设施用于贸易地点,这也是由于同样的原因。所以它采用了非化石街vendors的设计。所以那些在大街上不受fostered street vendors的人不关心那些想要使用人行道的人。
{"title":"POLA - POLA PEMANFAATAN TROTOAR OLEH PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN MANGGA BESAR – JAKARTA","authors":"Freddy Kurniawan","doi":"10.24912/jmstkik.v3i1.2842","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v3i1.2842","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola-pola pedagang kaki lima di Jalan Mangga Besar. Jalan Mangga Besar yang identik dengan hiburan malam dan wisata kulinernya membuat pedagang kaki lima betah untuk berdagang di lokasi tersebut. Pedagang kaki lima tersebut memiliki pola-pola dalam berdagang. Terdapat pedagang yang berdagang secara menetap dan juga setengah menetap. Secara legalitas, terdapat pedagang kaki lima yang non binaan dan juga binaan. Keberadaan pedagang kaki lima binaan ini diatur waktu dan lokasi berdagangnya oleh pemerintah. Pedagang kaki lima non binaan biasanya hanya ijin atau sewa secara tidak sah kepada juru parkir sekitar. Peneliti langsung datang ke lapangan untuk melihat situasi lapangan dan melakukan sesi wawancara kepada beberapa pedagang kaki lima di Jalan Mangga Besar dan pihak kelurahan setempat. Pedagang kaki lima non binaan ini memanfaatkan trotoar dan bahu jalan untuk lokasi berdagang mereka, dan juga menimbulkan kemacetan. Sehingga dibutuhkan desain penempatan pedagang kaki lima non binaan. Sehingga keberadaan pedagang kaki lima non binaan di Jalan Mangga Besar tidak mengganggu akses pejalan kaki yang ingin menggunakan trotoar. This study aims to determine the patterns of street vendors on Jalan Mangga Besar. Jalan Mangga Besar, which is synonymous with nightlife and culinary tourism, makes street vendors feel comfortable to trade at this location. These street vendors have patterns in trading. There are traders who trade permanently and also half settled. Legally, there are non-fostered and non-assisted street vendors. The existence of these fostered street vendors is regulated by the government at the time and location of trading. Non-trained street vendors are usually only licensed or illegally rented to the parking attendants around. Researchers immediately came to the field to see the field situation and conducted interview sessions with several street vendors on Jalan Mangga Besar and the local kelurahans. These non-assisted street vendors utilize sidewalks and shoulders for their trading locations, and also cause congestion. So it takes the design of placement of non-fostered street vendors. So that the presence of non-fostered street vendors on Jalan Mangga Besar does not interfere with access of pedestrians who want to use the sidewalk.","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"40 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121451829","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
MEMPERKIRAKAN KEDALAM RETAK PADA BETON MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK 估计是用超声波探测混凝土裂缝的内部裂缝
Pub Date : 2019-10-02 DOI: 10.24912/jmstkik.v3i1.3912
Dewi Linggasari
Tulisan ini mendiskusikan penggunaan gelombang ultrasonik untuk memperkirakan kedalaman retak terbuka. Teknik yang digunakan sangat berguna dalam pekerjaan di lapangan.  Metode pengukuran menggunakan dua metode acuan  yaitu standard BS 1881 bagian 203 sebagai metode 1 dan manual buku pada alat PUNDIT CNS Electronics sebagai metode ke 2, dengan gambaran persamaan matematika untuk menentukan kedalaman retak terbuka. Gelombang ultrasonik bekerja didasarkan pada pengukuran waktu tempuh gelombang ultrasonik yang menjalar dalam struktur beton. Gelombang ultrasonik disalurkan dari pengirim yang ditempatkan dipermukaan beton melalui material beton menuju penerima dan waktu tempuh gelombang tersebut diukur oleh Read-Out unit  dalam mikro detik. Sejumlah balok uji disiapkan dengan penandaan arah keretakan untuk pengukuran. Hasil pengujian menunjukkan kedua metode yang digunakan untuk mengukur kedalaman keretakan memiliki  kesesuain hasil antar satu terhadap yang lainnya. This paper discusses the use of ultrasonic waves to estimate the depth of open cracks. The technique used is very useful in work in the field. The measurement method uses two reference methods namely standard BS 1881 section 203 as method 1 and the book manual on the PUNDIT CNS Electronics tool as the second method, with an overview of mathematical equations to determine the depth of open cracks. Ultrasonic waves work based on measurements of the travel time of ultrasonic waves that propagate in concrete structures. Ultrasonic waves are transmitted from the sender placed on the concrete surface through concrete material to the receiver and the wave travel time is measured by the Read-Out unit in micro seconds. A number of test beams were prepared by marking the direction of the crack for measurement. The test results show that the two methods used to measure the depth of the crack have the suitability of the results between one another.
本文讨论了超声波的使用,以估计开裂的深度。使用的技术在实地工作中非常有用。采用两个参考系测量方法,即标准BS 1881 203一部分作为手动方法1和中枢神经系统专家电子工具的书作为第二阶段,形象与数学方程方法确定裂缝深度开放。超声波是基于对混凝土中传播的超声波传播时间的测量。超声波引导放置混凝土表面的发件人穿过混凝土材料和时间旅行成为波受益者Read-Out单位的测量微秒。用标记为裂纹的测试仪建立了一系列测试梁进行测量。测试结果表明,用于测量裂纹深度的两种方法相互配合。这篇论文讨论了用超声波波来估算开箱的深度。技巧以前很有用》《陆军工作。《测量方法利用两个参考方法namely标准BS 1881年美国第203方法1段和《手册》《中枢神经系统专家美国电子工具《概览》的第二个方法,用of mathematical equations到个重大开放裂缝的深度。超声波波的工作原理是根据混凝土结构中宣传的超声波波的作用。超声波waves是transmitted从《寄件人placed on the混凝土地面接收器通过混凝土材料》和《Read-Out单位时间是measured by韩美浪潮在微秒。A号偏梁在准备考试的评分为测量裂纹方向》。结果显示,两种不同的方法用来衡量彼此之间的差异。
{"title":"MEMPERKIRAKAN KEDALAM RETAK PADA BETON MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIK","authors":"Dewi Linggasari","doi":"10.24912/jmstkik.v3i1.3912","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v3i1.3912","url":null,"abstract":"Tulisan ini mendiskusikan penggunaan gelombang ultrasonik untuk memperkirakan kedalaman retak terbuka. Teknik yang digunakan sangat berguna dalam pekerjaan di lapangan.  Metode pengukuran menggunakan dua metode acuan  yaitu standard BS 1881 bagian 203 sebagai metode 1 dan manual buku pada alat PUNDIT CNS Electronics sebagai metode ke 2, dengan gambaran persamaan matematika untuk menentukan kedalaman retak terbuka. Gelombang ultrasonik bekerja didasarkan pada pengukuran waktu tempuh gelombang ultrasonik yang menjalar dalam struktur beton. Gelombang ultrasonik disalurkan dari pengirim yang ditempatkan dipermukaan beton melalui material beton menuju penerima dan waktu tempuh gelombang tersebut diukur oleh Read-Out unit  dalam mikro detik. Sejumlah balok uji disiapkan dengan penandaan arah keretakan untuk pengukuran. Hasil pengujian menunjukkan kedua metode yang digunakan untuk mengukur kedalaman keretakan memiliki  kesesuain hasil antar satu terhadap yang lainnya. This paper discusses the use of ultrasonic waves to estimate the depth of open cracks. The technique used is very useful in work in the field. The measurement method uses two reference methods namely standard BS 1881 section 203 as method 1 and the book manual on the PUNDIT CNS Electronics tool as the second method, with an overview of mathematical equations to determine the depth of open cracks. Ultrasonic waves work based on measurements of the travel time of ultrasonic waves that propagate in concrete structures. Ultrasonic waves are transmitted from the sender placed on the concrete surface through concrete material to the receiver and the wave travel time is measured by the Read-Out unit in micro seconds. A number of test beams were prepared by marking the direction of the crack for measurement. The test results show that the two methods used to measure the depth of the crack have the suitability of the results between one another.","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128296576","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
EVALUASI PENGUJIAN VIBRASI STRUKTUR (STUDI KASUS : DERMAGA DONGGALA) 振动结构测试评估(案例研究:东加拉码头)
Pub Date : 2019-10-02 DOI: 10.24912/jmstkik.v3i1.2730
Devlin Tedy, Wiryanto Dewobroto
Setiap struktur memiliki perilaku dinamik berupa frekuensi alami yang dapat dicari dengan uji vibrasi di lapangan secara empiris dan analisis numerik. Frekuensi alami terdiri dari massa, kekakuan, dan arah (mode shape). Parameter-parameter tersebut menghasilkan banyak variasi model struktur. Model yang paling tepat dengan kondisi lapangan dapat dicari dengan bantuan hasil uji vibrasi yang berfungsi sebagai kalibrator. Dalam mencari frekuensi alami melalui uji vibrasi sangat tergantung pada teknologi seperti tipe sensor dan cara penempatannya yang digunakan untuk merekam getaran yang diberikan. Tipe sensor terdiri dari berbagai macam seperti uniaxial, biaxial, dan triaxial. Pada kasus uji vibrasi struktur dermaga Donggala menggunakan 6 buah sensor accelerometer uniaxial. Sensor dipasang dalam 3 tempat berbeda masing-masing tempat dalam arah lateral dan vertikal. Hasil pengujian dari pihak surveyor didalam mengevaluasi hasilnya hanya rata-rata tanpa memperhitungkan pengaruh arah. Hal ini yang akan dievaluasi pada penelitian ini. Evaluasi yang akan dilakukan adalah membandingkan hasil pengujian vibrasi dengan analisis numerik. Dari berbagai model analisis numerik dapat diketahui bahwa meskipun nilai frekuensi alaminya bervariasi tetapi masih didalam batas nilai tertentu. Dengan melihat apakah arah penempatan sensor dan arah tumbukan kapal, maka dapat diprediksi perilaku dinamik dermaga apakah translasi atau rotasi yang terjadi. Dengan demikian evaluasi yang digunakan oleh surveyor dengan melakukan rata-rata  tanpa melihat arah adalah tidak tepat. Oleh sebab itu akan dilakukan evaluasi ulang mempelajari arah pemberian gaya, arah pemasangan dan penempatan sensor accelerometer serta perlu melakukan pengelompokan hasil pengujian vibrasi berdasarkan arah sensor. Setelah mempelajari model numerik dari dermaga dapat diketahui bahwa model numerik yang bertranslasi mempunyai kesesuaian dengan data tumbukan pada salah satu titik sensor yang dipasang. Pemodelan numerik yang mendekati nilai ini adalah sesuai dengan data perencanaan sebelumnya. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa pemahaman pengujian vibrasi perlu dilakukan pengelompokan sesuai arah penempatan sensor dan tidak dapat dilakukan rata-rata. Each structure has dynamic behavior in the form of natural frequencies that can be searched by vibration testing in the field empirically and numerical analysis. Natural frequency consists of mass, stiffness, and direction (shape mode). These parameters produce many variations of the structural model. The most appropriate model with field conditions can be sought with the help of vibration test results that function as a calibrator. In searching for natural frequencies through vibration testing it is very dependent on technology such as the type of sensor and the way it is used to record the vibrations given. Sensor types consist of various types such as uniaxial, biaxial, and triaxial. In the case of vibration test the Donggala pier structure uses 6 uniaxia
每一种结构都有一种自然频率的动态行为,可以通过实证振动测试和数字分析来确定。自然频率由质量、刚性和方向(形状模式)组成。这些参数产生了许多不同类型的结构模型。在作为校准器的振动测试结果的帮助下,可以找到与现场条件相匹配的模型。通过振动测试来搜索自然频率,很大程度上取决于传感器类型和用于记录振动的定位技术。传感器类型由uniaxial、biaxial和triaxial等多种类型组成。在东加拉码头结构测试案例中,使用6个uniaxial加速器传感器进行分析。传感器安装在三个不同的位置,每个位置在横向和垂直方向。测量员在不考虑方向影响的情况下,对结果进行评估的平均水平。这是我们对这项研究的评估。将振动测试结果与数字分析进行比较。从各种数值分析模型中可以知道,尽管它们的自然频率值是不同的,但仍然在一定的值范围内。通过观察传感器的位置和碰撞的方向,可以预测码头的动态行为是否发生了转移或旋转。因此,测量员使用的无方向平均值的评估是不准确的。因此,将进行重新评估,研究力的方向、安装和安装传感器的位置,并需要根据传感器的方向对振动测试结果进行分组。从码头上的数字模型可以看出,经调节的数字模型与安装传感器的一个点上的碰撞数据是一致的。与之前的规划数据相匹配的数值建模。从这项研究中我们知道,振动测试理解需要根据传感器放置的方向进行分组,而不是平均分配。每一个结构都具有活力行为,其本质是一种可以被经验和核分析的振动测试所激发的。质量、紧张性和方向的自然可行性。这些parameters生产许多不同的结构模型。任何表面调整的最合适模型都可以通过振动试剂的帮助来提供。在追求通过振动的自然化时,它是非常依赖这种技术的,这种技术是用来记录振动提供的方式。传感器考虑到不同类型的斑驳类型像uniaxial, biaxial和triaxial。在振动的例子中,东加拉码头的结构测试了一个六速加速度传感器。传感器安装在两侧不同的地方和垂直方向。测量员评估结果的结果只是平均水平,而不考虑结果。这将在这次研究中得到评估。评估将进行比较,以比较核分析的结果结果。从各种类型的数字分析模型来看,这可以看到,尽管它们是自然的稀有值,但仍然在不确定的有限范围内。通过观察审查的放置和船舶的偏移方向,可以预测码头的动态行为是否会发生。由于调查被拒绝看方向而被忽视,这是不正确的。在重新评估之前,应考虑研究原力的方向、放置传感器的方向和放置,并需要将基于传感器方向的振动测试分组。在从码头观察到数字模型后,可以看到,同步的数字模型在安装的点传感器之一上倾向于整合数据。正在关闭的数字模型是与预先规划的数据相匹配的。从这项研究中,我们可以看到,理解振动测试的人需要被收集到传感器放置的方向,这样就不会被平均梳理。
{"title":"EVALUASI PENGUJIAN VIBRASI STRUKTUR (STUDI KASUS : DERMAGA DONGGALA)","authors":"Devlin Tedy, Wiryanto Dewobroto","doi":"10.24912/jmstkik.v3i1.2730","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v3i1.2730","url":null,"abstract":"Setiap struktur memiliki perilaku dinamik berupa frekuensi alami yang dapat dicari dengan uji vibrasi di lapangan secara empiris dan analisis numerik. Frekuensi alami terdiri dari massa, kekakuan, dan arah (mode shape). Parameter-parameter tersebut menghasilkan banyak variasi model struktur. Model yang paling tepat dengan kondisi lapangan dapat dicari dengan bantuan hasil uji vibrasi yang berfungsi sebagai kalibrator. Dalam mencari frekuensi alami melalui uji vibrasi sangat tergantung pada teknologi seperti tipe sensor dan cara penempatannya yang digunakan untuk merekam getaran yang diberikan. Tipe sensor terdiri dari berbagai macam seperti uniaxial, biaxial, dan triaxial. Pada kasus uji vibrasi struktur dermaga Donggala menggunakan 6 buah sensor accelerometer uniaxial. Sensor dipasang dalam 3 tempat berbeda masing-masing tempat dalam arah lateral dan vertikal. Hasil pengujian dari pihak surveyor didalam mengevaluasi hasilnya hanya rata-rata tanpa memperhitungkan pengaruh arah. Hal ini yang akan dievaluasi pada penelitian ini. Evaluasi yang akan dilakukan adalah membandingkan hasil pengujian vibrasi dengan analisis numerik. Dari berbagai model analisis numerik dapat diketahui bahwa meskipun nilai frekuensi alaminya bervariasi tetapi masih didalam batas nilai tertentu. Dengan melihat apakah arah penempatan sensor dan arah tumbukan kapal, maka dapat diprediksi perilaku dinamik dermaga apakah translasi atau rotasi yang terjadi. Dengan demikian evaluasi yang digunakan oleh surveyor dengan melakukan rata-rata  tanpa melihat arah adalah tidak tepat. Oleh sebab itu akan dilakukan evaluasi ulang mempelajari arah pemberian gaya, arah pemasangan dan penempatan sensor accelerometer serta perlu melakukan pengelompokan hasil pengujian vibrasi berdasarkan arah sensor. Setelah mempelajari model numerik dari dermaga dapat diketahui bahwa model numerik yang bertranslasi mempunyai kesesuaian dengan data tumbukan pada salah satu titik sensor yang dipasang. Pemodelan numerik yang mendekati nilai ini adalah sesuai dengan data perencanaan sebelumnya. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa pemahaman pengujian vibrasi perlu dilakukan pengelompokan sesuai arah penempatan sensor dan tidak dapat dilakukan rata-rata. Each structure has dynamic behavior in the form of natural frequencies that can be searched by vibration testing in the field empirically and numerical analysis. Natural frequency consists of mass, stiffness, and direction (shape mode). These parameters produce many variations of the structural model. The most appropriate model with field conditions can be sought with the help of vibration test results that function as a calibrator. In searching for natural frequencies through vibration testing it is very dependent on technology such as the type of sensor and the way it is used to record the vibrations given. Sensor types consist of various types such as uniaxial, biaxial, and triaxial. In the case of vibration test the Donggala pier structure uses 6 uniaxia","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"26 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123398532","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENYAKIT IBU TERHADAP KEJADIAN ABORTUS IMMINENS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA PADANGSIDIMPUAN
Pub Date : 2019-10-02 DOI: 10.24912/jmstkik.v3i1.1793
Layla Fadhilah Rangkuti, Sri Rahayu Sanusi, Delfi Lutan
Abortus imminens adalah abortus tingkat permulaan dan merupakan ancaman terjadinya abortus, ditandai dengan perdarahan pervaginam, ostium uteri masih tertutup dan hasil konsepsi masih baik dalam kandungan. Rata-rata terjadi 114 kasus abortus per jam. Sebagian besar studi menyatakan kejadian abortus antara 15-20 % dari semua kehamilan. Kalau dikaji lebih jauh kejadian abortus sebenarnya bisa mendekati 50%. Komplikasi abortus imminens berupa perdarahan atau infeksi yang dapat menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Hubungan Penyakit Ibu Dengan Kejadian Abortus Imminens di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini bersifat studi analitik observasional dengan desain penelitian case control. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat status rekam medik pasien yang mengalami abortus imminens. Sampel kasus dan kontrol dalam penelitian ini berjumlah 100 dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penyakit ibu (p = 0,0001) OR = 26,0 (95% CI 8,79 – 76,8) dengan kejadian abortus imminens. Disimpulkan bahwa ibu hamil yang memiliki penyakit mempunyai risiko 26 kali akan menderita abortus imminens dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak memiliki penyakit. Imminent abortion is an initial abortion and is a threat to abortion, characterized by vaginal bleeding, uterine ostium is still closed and the conception is still good in the womb. An average of 114 cases occur abortion per hour. Most studies state the incidence of abortion between 15-20% of all pregnancies. If examined further the actual incidence of abortion can be close to 50%. Complications of imminent abortion in the form of bleeding or infection that can cause death. The purpose of this study was to analyze the Relationship between Mother's Disease and the Imminent Abortion in the Regional General Hospital of Padangsidimpuan. This type of research is observational analytic study with case control research design. Data collection was carried out by looking at the medical record status of patients experiencing abortion imminens. Case and control samples in this study were 100 with inclusion and exclusion criteria that have been set. Data analysis methods used include univariate analysis and bivariate analysis with chi-square. Based on the results of the study showed there is an influence of maternal disease (p = 0.0001) OR = 26.0 (95% CI 8.79 - 76.8) with the incidence of imminent abortion. It was concluded that pregnant women who have the disease have a risk of 26 times will suffer from abortion imminens compared with pregnant women who do not have the disease.
Abortus imminens是最初的流产形式,是基于流产的威胁,其特征是处女膜出血,子宫内膜闭合,怀孕的结果在子宫内仍然很好。平均每小时有114例流产病例。大多数研究表明,所有孕期中有15- 20%是由流产引起的。进一步调查原始事件可能接近50%。导致死亡的出血或感染的流产并发症。这项研究的目的是分析母亲的疾病与旧病发生在padangsidicity公立医院的土著人感染情况。这类研究是基于案例控制研究设计的分析观察研究。数据收集是通过查看患者的医疗记录状态来进行的。本研究的病例样本和控件均为100,具有既定的包裹和排除标准。使用的数据分析方法包括单变量分析和与chi平方的双变量分析。研究表明,孕产妇疾病(p = 0.0001)或(26.0(95%的CI 8.79—76.8)与堕胎imminens事件的影响。结论是,患有疾病的孕妇患堕胎素的风险是未患病孕妇的26倍。堕胎是一种最初的流产,是一种威胁的堕胎,阴道出血,子宫内膜仍然关闭,子宫内膜仍然处于关闭状态,子宫内膜仍然处于昏迷状态。平均每小时收费114次。最主要的研究机构在所有预科之间的15-20%的堕胎。如果离堕胎现场太远,可能会接近50%。在可能导致死亡的流血或感染形式中要求立即堕胎。这项研究的目的是分析母亲的疾病和Imminent在区域综合医院的堕胎。这是一种观测分析研究的类型与案例研究设计。数据收集令人担忧的是,查看医疗记录中测试堕胎动机的情况。本研究的案例和控制样本为100例,包括先前发布的critcicils。用于单变量分析和双变量分析的数据。基于研究表明母亲疾病的结果(p = 0.0001)或= 26.0(95%的CI 8.79 - 76.8)和永恒堕胎的起源。结果是,有疾病的妇女有26次面临堕胎风险,与怀孕的妇女相比,她们没有疾病。
{"title":"PENYAKIT IBU TERHADAP KEJADIAN ABORTUS IMMINENS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA PADANGSIDIMPUAN","authors":"Layla Fadhilah Rangkuti, Sri Rahayu Sanusi, Delfi Lutan","doi":"10.24912/jmstkik.v3i1.1793","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v3i1.1793","url":null,"abstract":"Abortus imminens adalah abortus tingkat permulaan dan merupakan ancaman terjadinya abortus, ditandai dengan perdarahan pervaginam, ostium uteri masih tertutup dan hasil konsepsi masih baik dalam kandungan. Rata-rata terjadi 114 kasus abortus per jam. Sebagian besar studi menyatakan kejadian abortus antara 15-20 % dari semua kehamilan. Kalau dikaji lebih jauh kejadian abortus sebenarnya bisa mendekati 50%. Komplikasi abortus imminens berupa perdarahan atau infeksi yang dapat menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Hubungan Penyakit Ibu Dengan Kejadian Abortus Imminens di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini bersifat studi analitik observasional dengan desain penelitian case control. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat status rekam medik pasien yang mengalami abortus imminens. Sampel kasus dan kontrol dalam penelitian ini berjumlah 100 dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan chi-square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penyakit ibu (p = 0,0001) OR = 26,0 (95% CI 8,79 – 76,8) dengan kejadian abortus imminens. Disimpulkan bahwa ibu hamil yang memiliki penyakit mempunyai risiko 26 kali akan menderita abortus imminens dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak memiliki penyakit. Imminent abortion is an initial abortion and is a threat to abortion, characterized by vaginal bleeding, uterine ostium is still closed and the conception is still good in the womb. An average of 114 cases occur abortion per hour. Most studies state the incidence of abortion between 15-20% of all pregnancies. If examined further the actual incidence of abortion can be close to 50%. Complications of imminent abortion in the form of bleeding or infection that can cause death. The purpose of this study was to analyze the Relationship between Mother's Disease and the Imminent Abortion in the Regional General Hospital of Padangsidimpuan. This type of research is observational analytic study with case control research design. Data collection was carried out by looking at the medical record status of patients experiencing abortion imminens. Case and control samples in this study were 100 with inclusion and exclusion criteria that have been set. Data analysis methods used include univariate analysis and bivariate analysis with chi-square. Based on the results of the study showed there is an influence of maternal disease (p = 0.0001) OR = 26.0 (95% CI 8.79 - 76.8) with the incidence of imminent abortion. It was concluded that pregnant women who have the disease have a risk of 26 times will suffer from abortion imminens compared with pregnant women who do not have the disease.","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131354229","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
STUDI RISIKO DAN BIAYA PADA TAHAP PERENCANAAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN INDUSTRI MIGAS (STUDI KASUS: PROYEK X) MIGAS行业建设项目规划阶段的风险与成本研究(案例研究:X项目)
Pub Date : 2019-10-02 DOI: 10.24912/jmstkik.v3i1.2813
Mathawi Mathawi, Johny Johan
Industri konstruksi untuk bangunan industri khususnya industri MIGAS sangat rentan terhadap risiko ketidakpastian karena sifat bisnisnya dari penilaian investasi awal proyek sampai dengan penyelesaian fisik diakhir proyek. Dan juga sangat rentan terhadap bahaya jika tidak ada langkah langkah yang tepat dan tindakan pencegahan yang diambil, terutama dalam mengelola risiko dan ketidakpastian. Manajemen risiko memastikan bawah risiko dapat diidentifikasi, diperiksa dan dimitigasi dimana para stakeholder sebagai kunci dalam setiap pengambilan keputusan. Penerapan manajemen risiko dalam suatu proyek sangat diperlukan agar tingkat keberhasilannya tinggi dan menghasilkan keuntungan yang tinggi pada tim proyek. Pada penelitian ini dilakukan studi risiko dan biaya dengan mengidentifikasi, mengevaluasi terhadap laporan HAZOP studi terhadap dampak biaya. Analisis risiko dan biaya dievaluasi  dengan menggunakan  metode simulasi Monte Carlo dengan bantuan perangkat lunak Crystall Ball Versi 11.1.2.3 untuk menentukan konsekuensi risiko dan biaya apa saja yang paling signifikan dalam suatu sistim pada instalasi produksi dan kelayakan suatu proyek untuk dapat dilanjutkan pada tahap konstruksi. Studi Risiko dan biaya pada tahap FEED (perencanaan awal) dengan mengevaluasi laporan HAZOP dilakukan dengan teknik probabilitas menggunakan bantuan software crystal ball Ver.11.1. Dari hasil simulasi pada tingkat keyakinan 90% diperoleh nilai rentang risiko yang masuk dalam kategori Low (rendah) berdasarkan spesifikasi ring rangking dari pihak OWNER. Sedangkan estimasi biaya proyek berdasarkan standar AACE pada tingkat keyakinan 90% masih berada dalam pada rentang nilai biaya tersebut. The construction industry for industrial buildings, especially the Oil and Gas industry, is very vulnerable to the risk of uncertainty because of the nature of its business from the initial investment appraisal of the project to the physical completion at the end of the project. And it is also very vulnerable to danger if there are no appropriate steps and precautions taken, especially in managing risks and uncertainties. Risk management ensures that risks can be identified, examined and mitigated by which stakeholders are key in every decision making. The application of risk management in a project is very necessary so that the success rate is high and produces high profits on the project team. In this research, a risk and cost study is carried out by identifying, evaluating the HAZOP study report on the impact of costs. Risk and cost analysis is evaluated using the Monte Carlo simulation method with the help of the Crystall Ball software Version 11.1.2.3 to determine the consequences of the most significant risks and costs in a system at a production plant and the feasibility of a project to proceed at the construction stage. Risk and cost studies at the FEED (initial planning) stage by evaluating the HAZOP report were carried out using probability techniques using the help of crystal bal
工业建筑的建筑工业,尤其是天然气行业,非常容易受到不确定性的风险的影响,因为它的业务本质从项目的早期投资评估到项目结束的物理完成。如果不采取适当的措施和预防措施,特别是在管理风险和不确定性方面,也很容易受到伤害。风险管理确保在风险被确定、审查和减轻的情况下,利益相关者是每个决策的关键。在项目中实现风险管理是获得高成功率和高回报的必要条件。本研究通过确定、评估HAZOP研究对成本影响的报告进行风险研究和成本研究。风险分析和成本是通过使用蒙特卡洛的模拟方法在11.1.2.3版本的Crystall Ball软件的帮助下进行评估的,以确定一个项目在构建阶段继续进行的生产和可行性系统中最重要的风险和成本。在FEED阶段(预先计划)评估HAZOP报告的风险和成本研究是使用11.1水晶球软件帮助完成的概率技术。90%的定罪率模拟测试得出的风险范围符合OWNER戒指规范。而根据美国标准定罪率AACE的项目成本估计,90%仍然在成本范围内。工业建筑,特别是石油和天然气工业,很容易受到不确定风险的影响,因为这一项目在项目结束时实现了最初投资计划的本质。如果没有步骤和准备,这也很容易受到危险,尤其是在执行风险和不确定的方面。风险管理机构保证,风险管理可以通过利益相关者的任何决定都是关键。一个项目的风险管理应用是非常必要的,所以成功率很高,生产高利润在项目团队。在这个研究中,风险和成本研究是由鉴定、评估对同事影响的HAZOP研究报告提出的。风险和成本分析是evaluated用蒙特卡洛模拟方法和《帮助》Crystall球软件版本1。2。3到11个重大后果》最浓厚,风险和一次in a系统at a feasibility》制作工厂和使项目得以在舞台的建筑。测试HAZOP报告的风险与成本研究表明,他们使用了11点1分的水晶球软件,利用了可能的技术技术。从90%的定罪级别的模拟来看,在较低的类别下,基于权力阶层的风险预算被包括在内。虽然估计项目的费用以90%的可靠性为基础,但这些成本水平仍然存在。
{"title":"STUDI RISIKO DAN BIAYA PADA TAHAP PERENCANAAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN INDUSTRI MIGAS (STUDI KASUS: PROYEK X)","authors":"Mathawi Mathawi, Johny Johan","doi":"10.24912/jmstkik.v3i1.2813","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v3i1.2813","url":null,"abstract":"Industri konstruksi untuk bangunan industri khususnya industri MIGAS sangat rentan terhadap risiko ketidakpastian karena sifat bisnisnya dari penilaian investasi awal proyek sampai dengan penyelesaian fisik diakhir proyek. Dan juga sangat rentan terhadap bahaya jika tidak ada langkah langkah yang tepat dan tindakan pencegahan yang diambil, terutama dalam mengelola risiko dan ketidakpastian. Manajemen risiko memastikan bawah risiko dapat diidentifikasi, diperiksa dan dimitigasi dimana para stakeholder sebagai kunci dalam setiap pengambilan keputusan. Penerapan manajemen risiko dalam suatu proyek sangat diperlukan agar tingkat keberhasilannya tinggi dan menghasilkan keuntungan yang tinggi pada tim proyek. Pada penelitian ini dilakukan studi risiko dan biaya dengan mengidentifikasi, mengevaluasi terhadap laporan HAZOP studi terhadap dampak biaya. Analisis risiko dan biaya dievaluasi  dengan menggunakan  metode simulasi Monte Carlo dengan bantuan perangkat lunak Crystall Ball Versi 11.1.2.3 untuk menentukan konsekuensi risiko dan biaya apa saja yang paling signifikan dalam suatu sistim pada instalasi produksi dan kelayakan suatu proyek untuk dapat dilanjutkan pada tahap konstruksi. Studi Risiko dan biaya pada tahap FEED (perencanaan awal) dengan mengevaluasi laporan HAZOP dilakukan dengan teknik probabilitas menggunakan bantuan software crystal ball Ver.11.1. Dari hasil simulasi pada tingkat keyakinan 90% diperoleh nilai rentang risiko yang masuk dalam kategori Low (rendah) berdasarkan spesifikasi ring rangking dari pihak OWNER. Sedangkan estimasi biaya proyek berdasarkan standar AACE pada tingkat keyakinan 90% masih berada dalam pada rentang nilai biaya tersebut. The construction industry for industrial buildings, especially the Oil and Gas industry, is very vulnerable to the risk of uncertainty because of the nature of its business from the initial investment appraisal of the project to the physical completion at the end of the project. And it is also very vulnerable to danger if there are no appropriate steps and precautions taken, especially in managing risks and uncertainties. Risk management ensures that risks can be identified, examined and mitigated by which stakeholders are key in every decision making. The application of risk management in a project is very necessary so that the success rate is high and produces high profits on the project team. In this research, a risk and cost study is carried out by identifying, evaluating the HAZOP study report on the impact of costs. Risk and cost analysis is evaluated using the Monte Carlo simulation method with the help of the Crystall Ball software Version 11.1.2.3 to determine the consequences of the most significant risks and costs in a system at a production plant and the feasibility of a project to proceed at the construction stage. Risk and cost studies at the FEED (initial planning) stage by evaluating the HAZOP report were carried out using probability techniques using the help of crystal bal","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128948537","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
HUBUNGAN KEGUGURAN DAN ANEMIA DENGAN PERNIKAHAN USIA MUDA DI DESA HAPESONG LAMA 哈佩松旧村的年轻婚姻与流产和贫血有关
Pub Date : 2019-10-02 DOI: 10.24912/jmstkik.v3i1.1869
Melfi Suryaningsih, Asfriyati Asfriyati, Heru Santosa
Pernikahan usia muda akan berlanjut dengan kehamilan usia muda. Akibat belum siapnya sistem reproduksi remaja untuk menerima kehamilan meningkatkan risiko untuk terjadinya komplikasi yang berpotensi meningkatkan angka kematian ibu dan bayi. Remaja dalam proses pertumbuhan dan perkembangan harus berbagi nutrisi dengan janin yang dikandungnya. Anemia kehamilan merupakan salah satu risiko yang akan dihadapi ibu hamil muda jika kebutuhan tubuh dan janinnya tidak tercukupi, selain itu keadaan psikologi remaja yang masih belum stabil dan siap dengan perubahan peran baru akan memicu terjadinya keguguran akibat stres. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh informasi hubungan pernikahan usia muda dengan keguguran dan anemia. Metode yang digunakan adalah Desain potong lintang, sampel 78 orang yang diambil secara simple random sampling. Pengambilan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Variabel terikat adalah pernikahan usia muda, variabel bebas adalah keguguran dan anemia. Analisis data dengan uji Chi Square. Hasil penelitian yaitu tidak terdapat hubungan menikah usia muda dengan keguguran tetapi terdapat hubungan yang bermakna antara pernikahan usia muda dengan anemia (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa ibu yang menikah muda berisiko mengalami anemia kehamilan dibandingkan dengan ibu yang menikah pada usia reproduksi sehat. Young marriages will continue with young pregnancies. As a result of not being ready for the adolescent reproductive system to accept pregnancy increases the risk for complications that could potentially increase maternal and infant mortality. Adolescents in the process of growth and development must share nutrients with the fetus they contain. Anemia of pregnancy is one of the risks faced by young pregnant women if the body and fetal needs are not fulfilled, besides the psychological state of adolescents who are still unstable and ready for a new role change will trigger a miscarriage due to stress. The purpose of this study was to obtain information on the relationship of young marriage with miscarriage and anemia. The method used is a cross-sectional design, a sample of 78 people taken by simple random sampling. Retrieval of data by interview using a questionnaire. The dependent variable is young marriage, the independent variable is miscarriage and anemia. Data analysis with Chi Square test. The results of the study are that there is no relationship between young marriage and miscarriage but there is a significant relationship between young marriage and anemia (p <0.05). It can be concluded that mothers who marry young are at risk of developing pregnancy anemia compared to mothers who marry at a healthy reproductive age.
年轻的婚姻将继续带来年轻的怀孕。青少年生殖系统尚未准备好接受妊娠的结果增加了并发症的风险,这些并发症可能会增加母亲和婴儿的死亡率。青少年在成长和发育的过程中必须与未出生的胎儿分享营养。怀孕性贫血是年轻孕妇在身体需求和胎儿不充分的情况下可能面临的风险之一,而且青少年精神状态仍然不稳定,随时准备着新的角色改变会导致流产。这项研究的目的是获取有关流产和贫血的年轻婚姻关系的信息。采用的方法是降幅设计,这78个样本是随机抽样的。数据检索使用问卷调查。结扎变量是年轻的婚姻,自由变量是流产和贫血。用Chi Square测试数据分析。一项研究发现,年轻时的婚姻与流产无关,但年轻时的婚姻与贫血之间存在明显的联系(p< 0.05)。可以得出结论,年轻已婚母亲患妊娠性贫血的风险与健康生育年龄已婚母亲相比。年轻的婚姻将继续伴随着年轻的pregnancies。美国的建议是,不要为可能增加母性和死亡率的潜在风险而做好准备。在不断增长和发展的过程中,青少年必须与他们所吸收的物质分享营养。pregnancy贫血是年轻怀孕妇女面临的风险之一这项研究的目的是在年轻婚姻关系中的流产和贫血中公布信息。使用的方法是一个跨部门设计,78个人的样本由一个简单的随机抽样。通过提问获取数据的检索。可变的贫穷是年轻的婚姻,独立的变量是流产和贫血。Chi Square测试数据分析。研究的结果是,年轻婚姻和流产之间没有关系,但年轻婚姻和贫血之间有一种重要的关系(p <0.05)。这可能会导致愿意娶年轻的母亲是有风险的发展中的贫血与一个健康的生殖年龄结婚的母亲有关。
{"title":"HUBUNGAN KEGUGURAN DAN ANEMIA DENGAN PERNIKAHAN USIA MUDA DI DESA HAPESONG LAMA","authors":"Melfi Suryaningsih, Asfriyati Asfriyati, Heru Santosa","doi":"10.24912/jmstkik.v3i1.1869","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v3i1.1869","url":null,"abstract":"Pernikahan usia muda akan berlanjut dengan kehamilan usia muda. Akibat belum siapnya sistem reproduksi remaja untuk menerima kehamilan meningkatkan risiko untuk terjadinya komplikasi yang berpotensi meningkatkan angka kematian ibu dan bayi. Remaja dalam proses pertumbuhan dan perkembangan harus berbagi nutrisi dengan janin yang dikandungnya. Anemia kehamilan merupakan salah satu risiko yang akan dihadapi ibu hamil muda jika kebutuhan tubuh dan janinnya tidak tercukupi, selain itu keadaan psikologi remaja yang masih belum stabil dan siap dengan perubahan peran baru akan memicu terjadinya keguguran akibat stres. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh informasi hubungan pernikahan usia muda dengan keguguran dan anemia. Metode yang digunakan adalah Desain potong lintang, sampel 78 orang yang diambil secara simple random sampling. Pengambilan data dengan wawancara menggunakan kuesioner. Variabel terikat adalah pernikahan usia muda, variabel bebas adalah keguguran dan anemia. Analisis data dengan uji Chi Square. Hasil penelitian yaitu tidak terdapat hubungan menikah usia muda dengan keguguran tetapi terdapat hubungan yang bermakna antara pernikahan usia muda dengan anemia (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa ibu yang menikah muda berisiko mengalami anemia kehamilan dibandingkan dengan ibu yang menikah pada usia reproduksi sehat. Young marriages will continue with young pregnancies. As a result of not being ready for the adolescent reproductive system to accept pregnancy increases the risk for complications that could potentially increase maternal and infant mortality. Adolescents in the process of growth and development must share nutrients with the fetus they contain. Anemia of pregnancy is one of the risks faced by young pregnant women if the body and fetal needs are not fulfilled, besides the psychological state of adolescents who are still unstable and ready for a new role change will trigger a miscarriage due to stress. The purpose of this study was to obtain information on the relationship of young marriage with miscarriage and anemia. The method used is a cross-sectional design, a sample of 78 people taken by simple random sampling. Retrieval of data by interview using a questionnaire. The dependent variable is young marriage, the independent variable is miscarriage and anemia. Data analysis with Chi Square test. The results of the study are that there is no relationship between young marriage and miscarriage but there is a significant relationship between young marriage and anemia (p <0.05). It can be concluded that mothers who marry young are at risk of developing pregnancy anemia compared to mothers who marry at a healthy reproductive age.","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"84 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125527786","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 4
ANALISA EVOLUSI VIRUS DENGUE YANG ENDEMIK DI INDONESIA
Pub Date : 2019-10-02 DOI: 10.24912/jmstkik.v3i1.2856
Erick Sidarta, Sari Mariyati Dewi, Arlends Chris
Indonesia merupakan daerah dengan hiperendemisitas tinggi untuk infeksi virus dengue dan tempat bersirkulasinya keempat varian genotype virus dengue. Saat ini salah satu cara untuk pencegahan infeksi virus dengue adalah dengan vaksin dengue yang baru tersedia tahun 2016. Vaksin dengue ini menstimulasi terbentuknya antibodi yang akan mengenali membran dan selubung dari keempat genotipe virus dengue. Efektivitas dari vaksin ini tergantung dari kesesuaian antara antibodi yang terbentuk dengan varian yang beredar di Indonesia. Mengingat virus dengue merupakan virus RNA yang umumnya memiliki laju mutasi yang tinggi, mutasi yang terjadi dapat mengakibatkan terbentuknya escape mutant yang mampu menghindari antibodi yang terbentuk oleh vaksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evolusi dan laju mutasi dari virus dengue yang beredar di Indonesia. Sebanyak 116 data genom lengkap dari virus dengue yang telah dilaporkan di Indonesia digunakan dalam penelitian ini. Genotipe virus dengue dianalisa dengan menggunakan software MEGA-X. Evolusi dan laju mutasi dari gen penyandi selubung (E) dan membran (M) virus dengue dianalisa dengan menggunakan software BEAST versi 1.8.3. Hasil dari penelitian ini menunjukkan gen E dan M virus dengue telah berevolusi semenjak pertama kali dilaporkan pada tahun 1975 dan memiliki laju mutasi yang tinggi. Gen E mencapai  9.26 x 10-4 subsitusi/basa/tahun (95% HPD 7.81 X 10 10-4 – 1.07 X 10-3) maupun gen M yang mencapai 8.5 x 10-4 subsitusi/basa/tahun (95% HPD 6.03 X 10 10-4 – 1.09 X 10-3). Tingginya laju mutasi ini membutuhkan perhatian bagi pengembang vaksin untuk pengawasan dan evaluasi yang berkesinambungan. Indonesia is an area with high hyperendemicity for dengue virus infection and the circulation of the four variants of dengue virus genotype. Currently, one way to prevent dengue virus infection is with a new dengue vaccine available in 2016. This dengue vaccine stimulates the formation of antibodies that will recognize the membrane and envelope of the four dengue virus genotypes. The effectiveness of this vaccine depends on the suitability of the antibodies formed with variants circulating in Indonesia. Since dengue virus is an RNA virus that generally has a high mutation rate, the mutations that occur can result in the formation of escape mutants that are able to avoid the antibodies formed by the vaccine. This study aims to determine the evolution and mutation rate of dengue viruses circulating in Indonesia. A total of 116 complete genome data from dengue viruses that have been reported in Indonesia were used in this study. Dengue virus genotypes were analyzed using MEGA-X software. The evolution and mutation rate of the envelope (E) and membrane (M) gene of the dengue virus were analyzed using BEAST software version 1.8.3. The results of this study indicate that the E and M genes of the dengue virus have evolved since they were first reported in 1975 and have a high mutation rate. Gen E reaches 9.26 x 10-4 substitu
印度尼西亚是登革热病毒感染的高度浓缩地区,也是登革热病毒四种品种的聚合地。目前预防登革热病毒感染的一种方法是2016年新的登革热疫苗。登革热疫苗刺激了创造了一种抗体,可以识别出登革热病毒四种病毒的细胞膜和鞘。这种疫苗的效力取决于产生的抗体和在印度尼西亚传播的变种之间的一致性。由于登革热病毒是一种RNA,其突变速度一般很高,这种突变可能导致突变产生,能够避免疫苗产生的抗体。该研究旨在了解印度尼西亚登革热病毒的进化和突变速度。在这项研究中,据报道,印尼共有116个登革热病毒的完整基因组数据被用于研究。登革热病毒的基因组类型是用超x软件进行分析的。登革病毒病毒的进化和突变速率是用1.8.3版本的《野兽软件》分析的。这项研究的结果表明,登革热病毒的E和M基因自1975年首次报告以来一直在进化,其突变速度很高。E得到9.26乘以10-4的代币/basa/年(95%的h81×10-4×1 - 7×10-3)和M的8。5×10-4的代币/basa/年(95%的hrm 6 - 03×10- 10- 10- 9×10-3)。这种高水平的突变需要对疫苗开发人员进行持续监测和评估。印度尼西亚是登革热病毒感染和登革热病毒基因组的四种变种的高度水化地区。目前,一种预防登革热病毒感染的方法是在2016年有一种新型登革热疫苗可以预防。这是一种疫苗刺激机制,它会识别这四种病毒的膜和包围这四种病毒。这个疫苗的效力取决于在印尼流动的变量。由于登革热病毒是一种RNA,这种病毒通常有很高的诱变率,这种突变可以在疫苗的作用下逆转。这个研究旨在确定我对印尼病毒循环的进化和变异率。据报道,印尼报告的病毒总数为116个完整的基因组。登革热病毒是用兆x软件对其进行分析的。病毒基因登革热的进化和变异率是对野兽软件版本1.8.3的分析。这种研究的结果表明,登革热病毒的E和M自从在1975年首次报道以来已经上升,而且价格很高。基因达到9.26×10-4升华/基地/年(95% h1×10- 7×10- 07)和M基因reaches 8.5×10-4代入6.03×10- 10×10- 9)。这批产品的高度要求开发人员进行监测和评估。
{"title":"ANALISA EVOLUSI VIRUS DENGUE YANG ENDEMIK DI INDONESIA","authors":"Erick Sidarta, Sari Mariyati Dewi, Arlends Chris","doi":"10.24912/jmstkik.v3i1.2856","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v3i1.2856","url":null,"abstract":"Indonesia merupakan daerah dengan hiperendemisitas tinggi untuk infeksi virus dengue dan tempat bersirkulasinya keempat varian genotype virus dengue. Saat ini salah satu cara untuk pencegahan infeksi virus dengue adalah dengan vaksin dengue yang baru tersedia tahun 2016. Vaksin dengue ini menstimulasi terbentuknya antibodi yang akan mengenali membran dan selubung dari keempat genotipe virus dengue. Efektivitas dari vaksin ini tergantung dari kesesuaian antara antibodi yang terbentuk dengan varian yang beredar di Indonesia. Mengingat virus dengue merupakan virus RNA yang umumnya memiliki laju mutasi yang tinggi, mutasi yang terjadi dapat mengakibatkan terbentuknya escape mutant yang mampu menghindari antibodi yang terbentuk oleh vaksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evolusi dan laju mutasi dari virus dengue yang beredar di Indonesia. Sebanyak 116 data genom lengkap dari virus dengue yang telah dilaporkan di Indonesia digunakan dalam penelitian ini. Genotipe virus dengue dianalisa dengan menggunakan software MEGA-X. Evolusi dan laju mutasi dari gen penyandi selubung (E) dan membran (M) virus dengue dianalisa dengan menggunakan software BEAST versi 1.8.3. Hasil dari penelitian ini menunjukkan gen E dan M virus dengue telah berevolusi semenjak pertama kali dilaporkan pada tahun 1975 dan memiliki laju mutasi yang tinggi. Gen E mencapai  9.26 x 10-4 subsitusi/basa/tahun (95% HPD 7.81 X 10 10-4 – 1.07 X 10-3) maupun gen M yang mencapai 8.5 x 10-4 subsitusi/basa/tahun (95% HPD 6.03 X 10 10-4 – 1.09 X 10-3). Tingginya laju mutasi ini membutuhkan perhatian bagi pengembang vaksin untuk pengawasan dan evaluasi yang berkesinambungan. Indonesia is an area with high hyperendemicity for dengue virus infection and the circulation of the four variants of dengue virus genotype. Currently, one way to prevent dengue virus infection is with a new dengue vaccine available in 2016. This dengue vaccine stimulates the formation of antibodies that will recognize the membrane and envelope of the four dengue virus genotypes. The effectiveness of this vaccine depends on the suitability of the antibodies formed with variants circulating in Indonesia. Since dengue virus is an RNA virus that generally has a high mutation rate, the mutations that occur can result in the formation of escape mutants that are able to avoid the antibodies formed by the vaccine. This study aims to determine the evolution and mutation rate of dengue viruses circulating in Indonesia. A total of 116 complete genome data from dengue viruses that have been reported in Indonesia were used in this study. Dengue virus genotypes were analyzed using MEGA-X software. The evolution and mutation rate of the envelope (E) and membrane (M) gene of the dengue virus were analyzed using BEAST software version 1.8.3. The results of this study indicate that the E and M genes of the dengue virus have evolved since they were first reported in 1975 and have a high mutation rate. Gen E reaches 9.26 x 10-4 substitu","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133353693","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENERAPAN ANALISIS VALUE ENGINEERING DENGAN TEORI TRIZ PADA SUBSTRUCTURE PROYEK X
Pub Date : 2019-10-02 DOI: 10.24912/jmstkik.v3i1.2773
S. Steven, Johny Johan
Kesuksesan suatu proyek merupakan hal yang ingin dicapai oleh seluruh pihak yang terlibat di dalamnya. Inefisiensi struktur yang terdapat dalam suatu proyek dapat menghalangi pencapaian kesuksesan yang diharapkan dalam suatu proyek. Oleh karena itu, diperlukan suatu teknik yang dapat menanggulangi permasalahan tersebut. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah value engineering. Dalam beberapa studi, telah dilakukan modifikasi pada analisis teknik value engineering. Salah satu modifikasi yang dimaksud adalah dengan menerapkan teknik TRIZ. Penerapan teknik TRIZ dalam analisis value engineering diyakini dapat memberikan kemudahan dalam menemukan solusi dalam permasalahan yang dihadapi. Struktur pondasi suatu proyek high rise building akan dijadikan objek studi. Studi ini bertujuan untuk menemukan sistem pondasi yang dapat diterapkan pada objek studi. Teknik TRIZ yang dilakukan dalam studi ini hanya diterapkan dalam fase kreatif yang terdapat di dalam analisis value engineering. Sistem awal pondasi yang diterapkan dalam objek studi adalah sistem bored pile foundation. Sistem bored pile foundation memiliki total biaya pelaksanaan sebesar Rp 18.719.136.609,24, penurunan rata-rata sebesar 48,24 cm, waktu pelaksanaan selama 92 hari, dan skor penilaian sebesar 122,92. Penerapan teknik TRIZ dalam analisis value engineering memberikan dua buah alternatif, yaitu sistem raft foundation dan raft-pile foundation. Evaluasi yang dilakukan terhadap ketiga sistem yang dianalisis memberikan hasil bahwa sistem raft-pile foundation memberikan hasil yang paling baik dengan total biaya pelaksanaan sebesar Rp 15.910.991.105,30, penurunan rata-rata sebesar 14,17 cm, waktu pelaksanaan selama 87 hari, dan skor penilaian sebesar 144,58. Sistem raft-pile foundation memberikan penghematan biaya sebesar 15% terhadap sistem bored pile foundation.The success of a project is something that all parties involved in it want to achieve. The structure inefficiency found in a project can hinder the achievement of expected success in a project. Therefore, we need a technique that can overcome these problems. One technique that can be used is value engineering. In several studies, modifications have been made to the analysis of value engineering techniques. One modification is meant by applying the TRIZ technique. The application of TRIZ techniques in value engineering analysis is believed to provide convenience in finding solutions to the problems encountered. The foundation structure of a high rise building project will be the object of study. This study aims to find a foundation system that can be applied to the object of study. The TRIZ technique used in this study is only applied in the creative phase contained in the value engineering analysis. The initial foundation system applied in the object of study is the bored pile foundation system. The bored pile foundation system has a total implementation cost of Rp. 18,719,136,609.24, an average reduction of 48.24 cm, an implementa
一个项目的成功是所有参与其中的人都想要完成的。项目中发现的结构效率低下可能会阻碍项目预期成功的实现。因此,需要一种应对这一问题的技术。我们可以使用的技术之一是工程价值。在一些研究中,有价值工程分析的修正。其中一个修改是实施TRIZ技术。基于价值工程分析的TRIZ技术的应用被认为可以帮助找到解决问题的方法。高架桥项目的基础结构将成为一个学习对象。本研究旨在发现可应用于对象的基础系统。这项研究采用的TRIZ技术只适用于价值链分析中存在的创造性阶段。对象研究的基础系统是bored pile foundation系统。bored pile foundation系统的总执行成本为18,719,136,609,24卢比,平均下降为48.24厘米,服刑时间为92天,计分为122.92分。基于价值工程分析的TRIZ技术的应用提供了两个替代方案,包括筏基金会和raft-pile基金会。对这三种被分析的系统的评估得出的结论是,raft-pile foundation系统提供了最佳的执行成本总计为卢比15910,991,105.30卢比,平均成本为14.17厘米,服刑时间为87天,评分为144.58分。raft-pile基础系统为bored pile基础系统节省了15%。一个项目的成功是所有参与其中的人都想实现的。在一个项目中发现的结构可以实现预期的成功。因此,我们需要一个技术来解决这些问题。一个可以使用的技术是工程价值。在several studies中,modifications已被用于价值工程技术分析。一个修改技术的意思是应用TRIZ技术。评估工程分析中TRIZ技术的应用被认为是寻求解决问题的方案。高架桥项目的基础结构将是研究的对象。这个研究可以找到一个可以应用于研究对象的基础系统。这项研究使用的TRIZ technique是唯一应用于创意相位分析的技术。最初的基金会系统是在对象研究中的应用是无聊的pile基础系统。bored pile基础系统总共实现了18.719,136.60.24卢比的价格,平均缩略了48厘米,达到了92天的时间,以及122.92的评估分数。TRIZ技术分析提供两种替代方案,namely平台和rafts基础。分析结果给出了rafts基础系统提供的建议,这些建议提供了最佳的再现,总达到14.17厘米的Rp,以及87天的平均成绩。raft-pile基金会提供15%的贫困储蓄。
{"title":"PENERAPAN ANALISIS VALUE ENGINEERING DENGAN TEORI TRIZ PADA SUBSTRUCTURE PROYEK X","authors":"S. Steven, Johny Johan","doi":"10.24912/jmstkik.v3i1.2773","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v3i1.2773","url":null,"abstract":"Kesuksesan suatu proyek merupakan hal yang ingin dicapai oleh seluruh pihak yang terlibat di dalamnya. Inefisiensi struktur yang terdapat dalam suatu proyek dapat menghalangi pencapaian kesuksesan yang diharapkan dalam suatu proyek. Oleh karena itu, diperlukan suatu teknik yang dapat menanggulangi permasalahan tersebut. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah value engineering. Dalam beberapa studi, telah dilakukan modifikasi pada analisis teknik value engineering. Salah satu modifikasi yang dimaksud adalah dengan menerapkan teknik TRIZ. Penerapan teknik TRIZ dalam analisis value engineering diyakini dapat memberikan kemudahan dalam menemukan solusi dalam permasalahan yang dihadapi. Struktur pondasi suatu proyek high rise building akan dijadikan objek studi. Studi ini bertujuan untuk menemukan sistem pondasi yang dapat diterapkan pada objek studi. Teknik TRIZ yang dilakukan dalam studi ini hanya diterapkan dalam fase kreatif yang terdapat di dalam analisis value engineering. Sistem awal pondasi yang diterapkan dalam objek studi adalah sistem bored pile foundation. Sistem bored pile foundation memiliki total biaya pelaksanaan sebesar Rp 18.719.136.609,24, penurunan rata-rata sebesar 48,24 cm, waktu pelaksanaan selama 92 hari, dan skor penilaian sebesar 122,92. Penerapan teknik TRIZ dalam analisis value engineering memberikan dua buah alternatif, yaitu sistem raft foundation dan raft-pile foundation. Evaluasi yang dilakukan terhadap ketiga sistem yang dianalisis memberikan hasil bahwa sistem raft-pile foundation memberikan hasil yang paling baik dengan total biaya pelaksanaan sebesar Rp 15.910.991.105,30, penurunan rata-rata sebesar 14,17 cm, waktu pelaksanaan selama 87 hari, dan skor penilaian sebesar 144,58. Sistem raft-pile foundation memberikan penghematan biaya sebesar 15% terhadap sistem bored pile foundation.The success of a project is something that all parties involved in it want to achieve. The structure inefficiency found in a project can hinder the achievement of expected success in a project. Therefore, we need a technique that can overcome these problems. One technique that can be used is value engineering. In several studies, modifications have been made to the analysis of value engineering techniques. One modification is meant by applying the TRIZ technique. The application of TRIZ techniques in value engineering analysis is believed to provide convenience in finding solutions to the problems encountered. The foundation structure of a high rise building project will be the object of study. This study aims to find a foundation system that can be applied to the object of study. The TRIZ technique used in this study is only applied in the creative phase contained in the value engineering analysis. The initial foundation system applied in the object of study is the bored pile foundation system. The bored pile foundation system has a total implementation cost of Rp. 18,719,136,609.24, an average reduction of 48.24 cm, an implementa","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"93 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125697479","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
INDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO HUMAN ERRORS DALAM PENERAPAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI 确定建筑服务公司实施人力资源管理过程中人为失误的风险因素
Pub Date : 2019-10-02 DOI: 10.24912/jmstkik.v3i1.2210
Muhammad Khilbran, Wahyu Indra Sakti
Penyebab utama kecelakaan kerja dalam proyek konstruksi adalah yang terkait dengan karakteristik proyek konstruksi yang unik, lokasi kerja yang berbeda, cuaca terbuka dan cuaca, waktu pelaksanaan yang terbatas, keamanan fisik tinggi yang dinamis dan menuntut, dan banyak penggunaan tenaga kerja tidak terampil. Ditambah dengan manajemen keselamatan yang sangat lemah, akibatnya pekerja bekerja dengan metode implementasi konstruksi berisiko tinggi. Penelitian ini merupakan faktor human error dalam proyek infrastruktur jembatan Paya Dapur - Kp. Tinggi di Kabupaten Aceh Selatan. Data dikumpulkan melalui angket survei responden dari pelaku konstruksi yang terlibat dalam proyek di jembatan Paya Dapur - Kp. Tinggi di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 10 faktor kesalahan manusia, termasuk peran dan tanggung jawab konsultan pengawas dan konsultan perencana belum maksimal, kegagalan untuk menggunakan alat pelindung diri / keselamatan diri dengan benar, prosedur kerja yang buruk, prosedur operasi standar yang buruk (Standard Operation Procedure /SOP), penerangan yang buruk, standar kerja sering fleksibel, tidak ada pemeriksaan awal, desain peralatan pengguna yang tidak sesuai atau tidak kompatibel, tingkat kebisingan yang berlebihan dan tata letak fasilitas kerja yang buruk.The main causes of work accidents in construction projects are those related to unique construction project characteristics, different working locations, weather-exposed and weathered, limited implementation time, dynamic and demanding high physical security, and many uses unskilled labor. Coupled with a very weak safety management, consequently the workers work with high-risk construction implementation methods. This research analyzes the human error factor in the bridge infrastructure project of Paya Dapur - Kp. High in the District of South Aceh. The data was collected through a questionnaire survey of respondents from construction actors involved in the project at Paya Dapur - Kp bridge. High in Aceh Selatan District, Aceh Province. The results showed that there were 10 human error factors, including the roles and responsibilities of the supervisor consultant and the planner consultant not yet maximal, the failure to use self-protective equipment / self-safety correctly, poor working procedures, poor Standard Operation Procedure (SOP), poor lighting, work standards often flexed, no initial checks, inappropriate or incompatible user equipment designs, excessive noise levels and poor layout of work facility layouts.
建筑工程项目发生工伤事故的主要原因与建筑工程项目的特殊性、不同的工作场所、露天和天气条件、有限的实施时间、动态和高要求的人身安全以及大量使用非熟练劳动力有关。再加上安全管理非常薄弱,工人们因此采用高风险的施工实施方法进行工作。本研究是对南亚齐地区 Paya Dapur - Kp.数据是通过对亚齐省南亚齐县 Paya Dapur - Kp. Tinggi 桥项目的施工人员进行问卷调查收集的。结果显示,人为失误因素有 10 个,包括监理顾问和规划顾问的作用和责任没有最大化、没有正确使用个人防护设备/个人安全、工作程序不完善、标准操作程序(SOP)不完善、照明条件差、工作标准往往具有灵活性、没有进行初步检查、用户设备设计不合适或不兼容、噪音过大以及工作设施布局不合理。建筑项目工伤事故的主要原因与建筑项目的特殊性、不同的工作地点、天气暴露和风化、有限的实施时间、动态和高要求的人身安全以及许多使用非熟练劳动力有关。再加上安全管理非常薄弱,因此工人们在工作中会采用高风险的施工实施方法。本研究分析了南亚齐地区巴雅达普尔-Kp.高桥梁基础设施项目中的人为错误因素。数据是通过对参与巴雅达普尔 - Kp 桥项目的施工人员进行问卷调查收集的。数据是通过对亚齐省南亚齐县 Paya Dapur - Kp 桥项目的施工人员进行问卷调查收集的。结果显示,存在 10 个人为错误因素,包括监理顾问和规划顾问的作用和责任尚未达到最大化、未能正确使用自我保护设备/自我安全、工作程序不完善、标准操作程序(SOP)不完善、照明不佳、工作标准经常被曲解、没有进行初步检查、用户设备设计不合适或不兼容、噪音过大以及工作设施布局不完善。
{"title":"INDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO HUMAN ERRORS DALAM PENERAPAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI","authors":"Muhammad Khilbran, Wahyu Indra Sakti","doi":"10.24912/jmstkik.v3i1.2210","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v3i1.2210","url":null,"abstract":"Penyebab utama kecelakaan kerja dalam proyek konstruksi adalah yang terkait dengan karakteristik proyek konstruksi yang unik, lokasi kerja yang berbeda, cuaca terbuka dan cuaca, waktu pelaksanaan yang terbatas, keamanan fisik tinggi yang dinamis dan menuntut, dan banyak penggunaan tenaga kerja tidak terampil. Ditambah dengan manajemen keselamatan yang sangat lemah, akibatnya pekerja bekerja dengan metode implementasi konstruksi berisiko tinggi. Penelitian ini merupakan faktor human error dalam proyek infrastruktur jembatan Paya Dapur - Kp. Tinggi di Kabupaten Aceh Selatan. Data dikumpulkan melalui angket survei responden dari pelaku konstruksi yang terlibat dalam proyek di jembatan Paya Dapur - Kp. Tinggi di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 10 faktor kesalahan manusia, termasuk peran dan tanggung jawab konsultan pengawas dan konsultan perencana belum maksimal, kegagalan untuk menggunakan alat pelindung diri / keselamatan diri dengan benar, prosedur kerja yang buruk, prosedur operasi standar yang buruk (Standard Operation Procedure /SOP), penerangan yang buruk, standar kerja sering fleksibel, tidak ada pemeriksaan awal, desain peralatan pengguna yang tidak sesuai atau tidak kompatibel, tingkat kebisingan yang berlebihan dan tata letak fasilitas kerja yang buruk.The main causes of work accidents in construction projects are those related to unique construction project characteristics, different working locations, weather-exposed and weathered, limited implementation time, dynamic and demanding high physical security, and many uses unskilled labor. Coupled with a very weak safety management, consequently the workers work with high-risk construction implementation methods. This research analyzes the human error factor in the bridge infrastructure project of Paya Dapur - Kp. High in the District of South Aceh. The data was collected through a questionnaire survey of respondents from construction actors involved in the project at Paya Dapur - Kp bridge. High in Aceh Selatan District, Aceh Province. The results showed that there were 10 human error factors, including the roles and responsibilities of the supervisor consultant and the planner consultant not yet maximal, the failure to use self-protective equipment / self-safety correctly, poor working procedures, poor Standard Operation Procedure (SOP), poor lighting, work standards often flexed, no initial checks, inappropriate or incompatible user equipment designs, excessive noise levels and poor layout of work facility layouts.","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"2015 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127695748","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 5
ELECTRONIC PROPERTIES MODELLING UNTUK BOTOL AIR MINUM KEMASAN
Pub Date : 2019-10-02 DOI: 10.24912/jmstkik.v3i1.1690
Yohanes Calvinus
Air minum kemasan telah menjadi kebutuhan untuk manusia. Banyak orang beranggapan bahwa air minum dalam kemasan menjadi sebuah jaminan kualitas kesehatan. Padahal tidak sedikit beberapa orang beranggapan juga berdasarkan ukuran Standar Nasional Indonesia dan BPOM yang tercantum pada kemasannya membuat orang meragukan kualitas dan kesehatannya. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari media online cnn Indonesia pada hari kamis tanggal 27 Juli 2017, ada 3 syarat yang menjadikan standard air minum berkualitas. 3 syarat tersebut adalah syarat fisik, syarat mikrobiologi, dan syarat kimia. Belum ada termasuk dalam standard air minum kemasan tersebut memiliki syarat secara elektronis. Untuk membangun suatu standard air minum kemasan dengan syarat elektronis maka dibutuhkan suatu pemodelan dalam bentuk rangkaian elektronik yang menggambarkan suatu nilai pengganti yang mewakili ketiga standard air minum yang berkualitas. Melakukan pemodelan dalam bentuk rangkaian listrik terdiri dari ketiga komponen elektronika yaitu resistansi, induktansi dan kapasitansi. Bentuk rangkaian model yang dikemukakan yaitu rangkaian RC yang dihubungkan seri dan L yang terhubung seri meskipun keluaran dari rangkaian ada pada sifat induktansi nya. Diharapkan dari pemodelan ini dapat menjadi suatu nilai ukuran atau standard nilai baru dalam menentukan kadar air minum yang lebih berkualitas. Dari nilai standard ukur elektronis ini tentunya akan sangat membantu menciptakan alat ukur elektronik yang lebih baik agar alat ukur ini dapat dipergunakan menjadi standard air minum berkualitas yang bisa dimiliki setiap manusia yang ingin meminum air minum kemasan. Bottled water has become a human need. Many people think bottled drinking water is a guarantee of health quality. Meanwhile, some people think that they are also drafting Indonesian national standards and BPOM that approves packaging makes people doubt their quality and health. Based on information obtained from online media in Indonesia on Thursday 27 July 2017, there are 3 conditions that make quality drinking water standards. These 3 requirements are physical requirements, microbiological requirements, and chemical requirements. Not yet in the standard of bottled water that has electronic requirements. To make standard drinking water with electronic requirements, we need a modeling in the form of plastic in accordance with an assessment that represents quality drinking water. Modeling in the form of an electrical circuit consists of three electronic components, namely resistance, inductance and capacitance. The form of the series of models proposed is that the RC circuit releases the series and the L connected series removed from the circuit is in its inductance. It is expected that this modeling can become a new standard or standard value in determining higher quality drinking water content. From the value of this electronic measuring standard will greatly help create a better electronic measuring device so that this measuri
瓶装水已经成为人类的必需品。许多人认为瓶装水能保证健康。然而,很少有人会根据印度尼西亚的国家标准标准以及包装上列出的BPOM对其质量和健康产生怀疑。根据2017年7月27日(周四)在cnn印尼在线媒体上获得的信息,合格的合格饮用水有三个条件。这些都是物理术语、微生物学术语和化学术语。瓶装水中没有一种是电子的。要建立一个具有电子化需求的瓶装水标准,就需要一个电子模型,它代表了三个优质饮用水标准的替代品。电路板的建模由电阻、电阻和电容这三种电子元件组成。形式提出的模型,即有关的RC串联电路的输出和L系列虽然相连的序列存在于她的induktansi属性。从这个模型中预期,它可以成为一个新的衡量标准或标准,以确定更合格的饮用水水平。这个电子标准衡量的价值肯定会非常有助于创造更好的电子测量设备的程序,使仪表这个术语可以成为每个人都能拥有的优质饮用水标准想喝瓶装水。瓶颈水已经成为人类的需要。许多人认为喝瓶装水是健康质量的保证。然而,有些人认为它们也在起草印尼国家标准和由此产生的BPOM,让人们对自己的质量和健康产生怀疑。基于2017年7月27日(Thursday)印尼在线媒体发布的信息,有三种条件表明水饮料是标准的。这三种条件是物理要求、微生物要求和化学要求。然而,在禁水的标准情况下,有电子要求。为了使水的标准饮料与电子补充剂一起喝,我们需要一个模型,以配合一种代表水饮料的塑料形式。在形式的电子集成中建模。调制解调器的形式是RC释放了级数,我连接的级数被移除。预计这台模型可能会成为高端水质饮料的新标准或标准。从这种规模的电子草食的情况来看,可以帮助创造出一种更好的电子增强装置,这样这种装饰仪器就可以用来提供饮料的标准质量,这种饮料可以提供给任何想喝瓶装水的人。
{"title":"ELECTRONIC PROPERTIES MODELLING UNTUK BOTOL AIR MINUM KEMASAN","authors":"Yohanes Calvinus","doi":"10.24912/jmstkik.v3i1.1690","DOIUrl":"https://doi.org/10.24912/jmstkik.v3i1.1690","url":null,"abstract":"Air minum kemasan telah menjadi kebutuhan untuk manusia. Banyak orang beranggapan bahwa air minum dalam kemasan menjadi sebuah jaminan kualitas kesehatan. Padahal tidak sedikit beberapa orang beranggapan juga berdasarkan ukuran Standar Nasional Indonesia dan BPOM yang tercantum pada kemasannya membuat orang meragukan kualitas dan kesehatannya. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari media online cnn Indonesia pada hari kamis tanggal 27 Juli 2017, ada 3 syarat yang menjadikan standard air minum berkualitas. 3 syarat tersebut adalah syarat fisik, syarat mikrobiologi, dan syarat kimia. Belum ada termasuk dalam standard air minum kemasan tersebut memiliki syarat secara elektronis. Untuk membangun suatu standard air minum kemasan dengan syarat elektronis maka dibutuhkan suatu pemodelan dalam bentuk rangkaian elektronik yang menggambarkan suatu nilai pengganti yang mewakili ketiga standard air minum yang berkualitas. Melakukan pemodelan dalam bentuk rangkaian listrik terdiri dari ketiga komponen elektronika yaitu resistansi, induktansi dan kapasitansi. Bentuk rangkaian model yang dikemukakan yaitu rangkaian RC yang dihubungkan seri dan L yang terhubung seri meskipun keluaran dari rangkaian ada pada sifat induktansi nya. Diharapkan dari pemodelan ini dapat menjadi suatu nilai ukuran atau standard nilai baru dalam menentukan kadar air minum yang lebih berkualitas. Dari nilai standard ukur elektronis ini tentunya akan sangat membantu menciptakan alat ukur elektronik yang lebih baik agar alat ukur ini dapat dipergunakan menjadi standard air minum berkualitas yang bisa dimiliki setiap manusia yang ingin meminum air minum kemasan. Bottled water has become a human need. Many people think bottled drinking water is a guarantee of health quality. Meanwhile, some people think that they are also drafting Indonesian national standards and BPOM that approves packaging makes people doubt their quality and health. Based on information obtained from online media in Indonesia on Thursday 27 July 2017, there are 3 conditions that make quality drinking water standards. These 3 requirements are physical requirements, microbiological requirements, and chemical requirements. Not yet in the standard of bottled water that has electronic requirements. To make standard drinking water with electronic requirements, we need a modeling in the form of plastic in accordance with an assessment that represents quality drinking water. Modeling in the form of an electrical circuit consists of three electronic components, namely resistance, inductance and capacitance. The form of the series of models proposed is that the RC circuit releases the series and the L connected series removed from the circuit is in its inductance. It is expected that this modeling can become a new standard or standard value in determining higher quality drinking water content. From the value of this electronic measuring standard will greatly help create a better electronic measuring device so that this measuri","PeriodicalId":202016,"journal":{"name":"Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-10-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126792867","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
期刊
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1