Pub Date : 2022-06-21DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.752
N. Puspitawati
Youtube adalah jaringan media sosial yang paling banyak diminati masyarakat dewasa ini. Tidak ada yang tidak mengenal Youtube. Keberadaanya saat ini bagaikan kebutuhan pokok yang harus terpenuhi. Dalam konteks pembelajaran, Youtube dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran. Hal ini disinyalir media Youtube dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan penggunaan media Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring pembelajaran bahasa Indonesia, dan (2) Memaparkan kelemahan dan keunggulan Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring bahasa Indonesia. Melalui pendekatan secara kualitatif akan menghasilkan penelitian yang akurat serta bersumber pada data-data primer dan sekunder yang kemudian dianalisis melalui pendekatan deskriptif dan disajikan dalam bentuk narasi. Subjek Penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 4 Marga. Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring berperan positif secara signifikan terhadap peningkatan minat belajar serta motivasi belajar siswa.
{"title":"PENGGUNAAN YOUTUBE SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF MEDIA PEMBELAJARAN DARING BAHASA INDONESIA","authors":"N. Puspitawati","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.752","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.752","url":null,"abstract":"Youtube adalah jaringan media sosial yang paling banyak diminati masyarakat dewasa ini. Tidak ada yang tidak mengenal Youtube. Keberadaanya saat ini bagaikan kebutuhan pokok yang harus terpenuhi. Dalam konteks pembelajaran, Youtube dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran. Hal ini disinyalir media Youtube dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan penggunaan media Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring pembelajaran bahasa Indonesia, dan (2) Memaparkan kelemahan dan keunggulan Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring bahasa Indonesia. Melalui pendekatan secara kualitatif akan menghasilkan penelitian yang akurat serta bersumber pada data-data primer dan sekunder yang kemudian dianalisis melalui pendekatan deskriptif dan disajikan dalam bentuk narasi. Subjek Penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 4 Marga. Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring berperan positif secara signifikan terhadap peningkatan minat belajar serta motivasi belajar siswa.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"40 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125897777","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-06-16DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.765
I.G.A. Pidrawan
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai kepahlawanan yang terdapat dalam buku kumpulan cerpen Surat Cinta di Pagi Hari karya Luh De Kencana Wati. Ada sebelas cerpen yang dianalisis dalam buku kumpulan cerpen ini. Tema atau peristiwa yang diangkat dalam buku ini berkaitan dengan pendidikan dan perjuangan di masa pandemi. Peristiwa-peristiwa, pendidikan dan perjuangan, di masa pandemi tentu menghadirkan nilai-nilai kepahlawanan. Oleh karena itulah, penulis melakukan penelitian berkaitan dengan nilai kepahlawanan dalam kumpulan cerpen Surat Cinta di Pagi Hari karya Luh De Kencana Wati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, rancangan penelitian kualitatif, dan pendekatan analisis sosiologi sastra. Data dikumpulkan dengan metode simak dan analisis deskriptif, dengan menggunakan instrumen berupa catatan dokumentasi. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan, yaitu kata, kalimat, paragraf/wacana yang terdapat pada kumpulan cerpen Surat Cinta di Pagi Hari. Tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Data yang diambil berupa kata-kata, kalimat, maupun paragraf yang secara tersirat maupun tersurat mengandung nilai kepahlawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga nilai kepahlawanan yang terdapat pada cerpen-cerpen tersebut yaitu: 1) rela berkorban, 2) peduli, dan 3) berani.
{"title":"NILAI KEPAHLAWANAN DALAM KUMPULAN CERPEN SURAT CINTA DI PAGI HARI KARYA LUH DE KENCANA WATI","authors":"I.G.A. Pidrawan","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.765","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.765","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai kepahlawanan yang terdapat dalam buku kumpulan cerpen Surat Cinta di Pagi Hari karya Luh De Kencana Wati. Ada sebelas cerpen yang dianalisis dalam buku kumpulan cerpen ini. Tema atau peristiwa yang diangkat dalam buku ini berkaitan dengan pendidikan dan perjuangan di masa pandemi. Peristiwa-peristiwa, pendidikan dan perjuangan, di masa pandemi tentu menghadirkan nilai-nilai kepahlawanan. Oleh karena itulah, penulis melakukan penelitian berkaitan dengan nilai kepahlawanan dalam kumpulan cerpen Surat Cinta di Pagi Hari karya Luh De Kencana Wati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, rancangan penelitian kualitatif, dan pendekatan analisis sosiologi sastra. Data dikumpulkan dengan metode simak dan analisis deskriptif, dengan menggunakan instrumen berupa catatan dokumentasi. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan, yaitu kata, kalimat, paragraf/wacana yang terdapat pada kumpulan cerpen Surat Cinta di Pagi Hari. Tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Data yang diambil berupa kata-kata, kalimat, maupun paragraf yang secara tersirat maupun tersurat mengandung nilai kepahlawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga nilai kepahlawanan yang terdapat pada cerpen-cerpen tersebut yaitu: 1) rela berkorban, 2) peduli, dan 3) berani.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"2013 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121512391","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-06-16DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.973
I.G.A. Pidrawan, I.W. Rasna, I.B. Putrayasa
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil analisis strategi, aktivitas, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis yang diampu oleh guru penggerak bahasa Indonesia di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deksriptif kualitatif dan rancangan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru penggerak bahasa Indonesia di Kota Denpasar dan siswa pada kelas yang diampu oleh guru penggerak Bahasa Indonesia di Kota Denpasar. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti menentukan dua sampel guru penggerak bahasa Indonesia yang merupakan perwakilan dari masing-masing jenjang, yaitu jenjang SD dan SMP, serta siswa kelas VI dan VIII E pada kelas yang diampu oleh guru penggerak. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Permasalahan yang dianalisis melalui rancangan deksriptif kualitatif, data dianalisis melalui 1) reduksi data, meliputi identifikasi, klasifikasi data, dan penafsiran data 2) penyajian data, dan 3) penarikan simpulan, sedangkan permasalahan yang dianalisis melalui deskriptif kuantitatif, data dianalisis melalui deksirptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data strategi, aktivitas, dan hasil belajar siswa, penelitian ini menggambarkan bahwa 1) strategi yang digunakan oleh guru penggerak dalam pembelajaran menulis adalah strategi berdiferensiasi, 2) aktivitas dilakukan guru melalui langkah-langkah pembelajaran yang efektif dengan mengedepankan karakteristik belajar siswa, dan 3) hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis yang diampu oleh guru penggerak di Kota Denpasar untuk jenjang SMP tergolong sangat baik, sedangkan pada jenjang SD tergolong baik.
{"title":"ANALISIS STRATEGI, AKTIVITAS, DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS YANG DIAMPU OLEH GURU PENGGERAK BAHASA INDONESIA DI KOTA DENPASAR","authors":"I.G.A. Pidrawan, I.W. Rasna, I.B. Putrayasa","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.973","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.973","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil analisis strategi, aktivitas, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis yang diampu oleh guru penggerak bahasa Indonesia di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deksriptif kualitatif dan rancangan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru penggerak bahasa Indonesia di Kota Denpasar dan siswa pada kelas yang diampu oleh guru penggerak Bahasa Indonesia di Kota Denpasar. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti menentukan dua sampel guru penggerak bahasa Indonesia yang merupakan perwakilan dari masing-masing jenjang, yaitu jenjang SD dan SMP, serta siswa kelas VI dan VIII E pada kelas yang diampu oleh guru penggerak. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Permasalahan yang dianalisis melalui rancangan deksriptif kualitatif, data dianalisis melalui 1) reduksi data, meliputi identifikasi, klasifikasi data, dan penafsiran data 2) penyajian data, dan 3) penarikan simpulan, sedangkan permasalahan yang dianalisis melalui deskriptif kuantitatif, data dianalisis melalui deksirptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data strategi, aktivitas, dan hasil belajar siswa, penelitian ini menggambarkan bahwa 1) strategi yang digunakan oleh guru penggerak dalam pembelajaran menulis adalah strategi berdiferensiasi, 2) aktivitas dilakukan guru melalui langkah-langkah pembelajaran yang efektif dengan mengedepankan karakteristik belajar siswa, dan 3) hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis yang diampu oleh guru penggerak di Kota Denpasar untuk jenjang SMP tergolong sangat baik, sedangkan pada jenjang SD tergolong baik. ","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115310143","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-06-02DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.999
V. Waldita, Y. Pebriani, U. Yulianti
Permasalahan penelitian ini adalah siswa belum terampil dalam pelajaran mengidentifikasi teks eksplanasi. Rendahnya minat siswa dalam pelajaran mengidentifikasi teks eksplanasi. Penelitian ini betujuan mendeskripsikan keterampilan mengidentifikasi teks Eksplanasi dengan menggunakan model Take and Give dan Think Pair Share (TPS) terhadap keterampilan mengidentifikasi teks Eksplanasi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Painan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian control-group posttes only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI dan Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI yang berjumlah 29 kelas Eksperimen 2 dan 32 orang kelas ekpserimen 2. Data dalam penelitian ini adalah skor mengidentifikasi teks Eksplanasi dengan menggunakan model Take and Give dan Think Pair Share (TPS). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tes objektif, setelah itu data dianalisis berdasrkan uji Ttes. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diketahui yaitu Pertama, keterampilan mengidentifikasi teks Eksplanasi dengan menggunakan model Take and Give siswa kelas XI SMA N 1 Painan memperoleh nilai rata-rata 75,11 dengan kualifikasi lebih dari cukup (LDC). Kedua, keterampilan mengidentifikasi teks Eksplanasi dengan menggunakan model Think Pair Share (TPS) siswa kelas XI SMA N 1 Painan memperoleh nilai rata-rata 86,45 dengan kualifikasi baik sekali (BS). Ketiga, dari hasil analisis data yang telah dilakukan terlihat bahwa hipotesis alternatif (H1) diterima pada taraf signifikan 95% dan dk =n1+n2-2 karena thitung > ttabel (5,57>1,67). Dengan kata lain, terdapat perabandingan yang signifikan penggunaan model Take and Give dengan model Think Pair Share (TPS) terhadap keterampilan mengidentifikasi teks eksplanasi siswa kelas XI SMA N 1 Painan.
这项研究的问题是,学生在识别explanasi文本方面还不熟练。学生对标识文本的学习兴趣较低。本研究旨在通过使用Take and Give和Think配对模式(TPS)来描述曝光文本的技巧。这种研究是一种采用实验方法的定量研究。控制组博览设计只设计。本研究的总体人口是所有大二学生,本研究的样本是29个实验2班和32个实验2班。本研究的数据是通过使用Take and Give and Think成对分享(TPS)来识别explanasi文本的分数。本研究的数据收集方法采用客观测试进行,然后根据Ttes测试对数据进行分析。根据研究结果,首先可以知道的是,利用Take模型识别文本的技巧,让位于Painan高中二年级学生获得平均成绩为75.11分(LDC)。第二,利用Think Pair (TPS)的Think配对学生(TPS)识别文本技能,获得优异资格平均86.45分(BS)。第三,对现有数据的分析表明,替代假设(H1)在95%的水平上被接受,dk =n1+n2-2因为thitung > t图表(5.57 > 1.67)被接受。换句话说,在识别高中二年级N - 1年级学生出口文本的技能上,有一个很好的比较。
{"title":"PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN TAKE AND GIVE DENGAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KETERAMPILAN MENGIDENTIFIKASI TEKS EKSPLANASI","authors":"V. Waldita, Y. Pebriani, U. Yulianti","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.999","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.999","url":null,"abstract":"Permasalahan penelitian ini adalah siswa belum terampil dalam pelajaran mengidentifikasi teks eksplanasi. Rendahnya minat siswa dalam pelajaran mengidentifikasi teks eksplanasi. Penelitian ini betujuan mendeskripsikan keterampilan mengidentifikasi teks Eksplanasi dengan menggunakan model Take and Give dan Think Pair Share (TPS) terhadap keterampilan mengidentifikasi teks Eksplanasi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Painan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode eksperimen. Desain penelitian control-group posttes only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI dan Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI yang berjumlah 29 kelas Eksperimen 2 dan 32 orang kelas ekpserimen 2. Data dalam penelitian ini adalah skor mengidentifikasi teks Eksplanasi dengan menggunakan model Take and Give dan Think Pair Share (TPS). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tes objektif, setelah itu data dianalisis berdasrkan uji Ttes. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diketahui yaitu Pertama, keterampilan mengidentifikasi teks Eksplanasi dengan menggunakan model Take and Give siswa kelas XI SMA N 1 Painan memperoleh nilai rata-rata 75,11 dengan kualifikasi lebih dari cukup (LDC). Kedua, keterampilan mengidentifikasi teks Eksplanasi dengan menggunakan model Think Pair Share (TPS) siswa kelas XI SMA N 1 Painan memperoleh nilai rata-rata 86,45 dengan kualifikasi baik sekali (BS). Ketiga, dari hasil analisis data yang telah dilakukan terlihat bahwa hipotesis alternatif (H1) diterima pada taraf signifikan 95% dan dk =n1+n2-2 karena thitung > ttabel (5,57>1,67). Dengan kata lain, terdapat perabandingan yang signifikan penggunaan model Take and Give dengan model Think Pair Share (TPS) terhadap keterampilan mengidentifikasi teks eksplanasi siswa kelas XI SMA N 1 Painan.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"33 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134416544","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-05-30DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.998
N. Zulni, R. Sartika, E. Septia
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman siswa tentang materi teks anekdot, sehingga siswa kesulitan untuk menentukan struktur dan kebahsan yang ad dalam teks anekdot. Penyebabnya kurangnya minat siswa dalam membaca, serta kurangnya waktu yang dimiliki siswa untuk membaca. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hubungan minat baca dengan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas X. data penelitian ini berupa skor tes angket minat baca dan skor menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut. Pertama, minat baca siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP memperoleh nilai rata-rata 65,36 dengan kualifikasi cukup (c). Kedua, kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP diperoleh nilai rata-rata 73,05 dengan kualifikasi lebih dari cukup (ldc). Ketiga, ada hubungan yang signifikan antara minat baca dengan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Dilihat dari hasil pengujian yang membuktikan bahwa thitung>ttabel yaitu 5,32 > 1,70.
{"title":"HUBUNGAN MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X SMA PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP","authors":"N. Zulni, R. Sartika, E. Septia","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.998","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.998","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman siswa tentang materi teks anekdot, sehingga siswa kesulitan untuk menentukan struktur dan kebahsan yang ad dalam teks anekdot. Penyebabnya kurangnya minat siswa dalam membaca, serta kurangnya waktu yang dimiliki siswa untuk membaca. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hubungan minat baca dengan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas X. data penelitian ini berupa skor tes angket minat baca dan skor menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut. Pertama, minat baca siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP memperoleh nilai rata-rata 65,36 dengan kualifikasi cukup (c). Kedua, kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP diperoleh nilai rata-rata 73,05 dengan kualifikasi lebih dari cukup (ldc). Ketiga, ada hubungan yang signifikan antara minat baca dengan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Dilihat dari hasil pengujian yang membuktikan bahwa thitung>ttabel yaitu 5,32 > 1,70.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-05-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134142711","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-05-27DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.721
I. Sanjaya
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara, (2) mendeskripsikan hasil pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara, dan (3) mendeskripsikan kendala dalam pelaksanaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri Bali Mandara. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara sudah berjalan dengan lancar. Hasil pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara menunjukkan keseluruhan peserta didik mendapatkan nilai di atas KKM dengan rerata 88,5. Terdapat beberapa kendala yang dialami dalam merancang pelaksanaan pembelajaran yang berhubungan penggunaan media daring yang tepat dalam pembelajaran jigsaw berbasis blended learning. Pada tahap pelaksanaan dan penilaian tidak ditemukan kendala khusus namun memerlukan perhatian dan catatan pada beberapa hal.
{"title":"PEMBELAJARAN WANGUN LENGKARA DENGAN MODEL JIGSAW BERBASIS BLENDED LEARNING","authors":"I. Sanjaya","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.721","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.721","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara, (2) mendeskripsikan hasil pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara, dan (3) mendeskripsikan kendala dalam pelaksanaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri Bali Mandara. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara sudah berjalan dengan lancar. Hasil pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara menunjukkan keseluruhan peserta didik mendapatkan nilai di atas KKM dengan rerata 88,5. Terdapat beberapa kendala yang dialami dalam merancang pelaksanaan pembelajaran yang berhubungan penggunaan media daring yang tepat dalam pembelajaran jigsaw berbasis blended learning. Pada tahap pelaksanaan dan penilaian tidak ditemukan kendala khusus namun memerlukan perhatian dan catatan pada beberapa hal.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"111 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-05-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116035252","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-05-27DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.938
S.A. Ningsih, T.F. Yusandra, Y. Febriani
Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan Model Discovery Learning terhadap keterampilan menulis teks Cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lembah Gumanti .Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan Model eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lembah Gumanti yang berjumlah 58 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor keterampilan menulis teks Cerita pendek sebelum menggunakan Model Discovery Learning dan skor keterampilan menulis teks Cerita pendek sesudah menggunakan Model Discovery Learning siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lembah Gumanti .Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil uji-t terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan menulis teks cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lembah Gumanti karena thitung>ttabel (7,18>1,67).
本研究的样本是古曼提山谷一所公立高中,共有58名学生。(7,18 >为1.67)。
{"title":"PENGARUH PENGGUNAAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK SISWA KELAS XI SMA","authors":"S.A. Ningsih, T.F. Yusandra, Y. Febriani","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.938","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.938","url":null,"abstract":"Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan Model Discovery Learning terhadap keterampilan menulis teks Cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lembah Gumanti .Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan Model eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lembah Gumanti yang berjumlah 58 orang. Data dalam penelitian ini adalah skor keterampilan menulis teks Cerita pendek sebelum menggunakan Model Discovery Learning dan skor keterampilan menulis teks Cerita pendek sesudah menggunakan Model Discovery Learning siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lembah Gumanti .Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil uji-t terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan menulis teks cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lembah Gumanti karena thitung>ttabel (7,18>1,67).","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"49 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-05-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128584175","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-05-25DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.964
P. Cahyani, I. Sutama, I. Dewantara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efek tayangan BabyBus pada pemerolehan dan perkembangan bahasa kanak-kanak usia 2-3 tahun dari bidang semantik dan sintaksis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kanak-kanak yang berusia 2-3 tahun yakni KG dan NN. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, merekam atau mencatat, dan wawancara terhadap orang tua subjek. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat pengaruh teknologi yang berasal dari tayangan BabyBus. Tayangan BabyBus ini menunjukkan adanya efek bagi pemerolehan dan perkembangan bahasa kanak-kanak baik dari segi semantik dan sintaksis. Efek dari tayangan BabyBus yang diberikan kepada kanak-kanak tidak selalu muncul ketika kanak-kanak menyaksikan tayangan BabyBus, melainkan bisa juga setelah kanak-kanak selesai menyaksikan tayangan tersebut.
{"title":"PENGARUH TEKNOLOGI TERHADAP PEMEROLEHAN DAN PERKEMBANGAN SEMANTIK SERTA SINTAKSIS KANAK-KANAK USIA 2-3 TAHUN","authors":"P. Cahyani, I. Sutama, I. Dewantara","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.964","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.964","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efek tayangan BabyBus pada pemerolehan dan perkembangan bahasa kanak-kanak usia 2-3 tahun dari bidang semantik dan sintaksis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kanak-kanak yang berusia 2-3 tahun yakni KG dan NN. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, merekam atau mencatat, dan wawancara terhadap orang tua subjek. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat pengaruh teknologi yang berasal dari tayangan BabyBus. Tayangan BabyBus ini menunjukkan adanya efek bagi pemerolehan dan perkembangan bahasa kanak-kanak baik dari segi semantik dan sintaksis. Efek dari tayangan BabyBus yang diberikan kepada kanak-kanak tidak selalu muncul ketika kanak-kanak menyaksikan tayangan BabyBus, melainkan bisa juga setelah kanak-kanak selesai menyaksikan tayangan tersebut.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"37 3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-05-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131328847","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-05-23DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.939
R. Yulia, A. Rahmi, Samsiarni, Kata Kunci, Keterampilan Menulis, Motivasi Belajar, Teks Eksplanasi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar seseorang untuk menyerap informasi yang memberikan dorongan sebuah imajinasi sehingga muncul ide yang tercipta dan menemukan gagasan dalam menulis khususnya teks eksplanasi. Tujuan penelitian ini adalah pertama, mendeskripsikan motivasi belajar siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Kedua, mendeskripsikan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Ketiga, mendeskripsikan hubungan motivasi belajar terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan korelasi. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI yang berjumlah 25 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes angket dan tes unjuk kerja. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas dan uji homogenitas. Data penelitian ini adalah angket motivasi belajar dan skor menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut. Pertama, motivasi belajar siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP diperoleh nilai rata-rata hitung 74,20 berada pada rentangan 66-75% pada skala 10, dengan kualifikasi lebih dari cukup (LdC). Kedua, keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP diperoleh nilai rata-rata 76,53 berada pada rentangan nilai 75-85% dengan skala 10, dengan kualifikasi baik (B). Ketiga, terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Hal ini terlihat dari hasil pengujian yang membuktikan bahwa thitung > dari ttabel yaitu 2,33 1,71.
{"title":"HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS XI SMA PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP","authors":"R. Yulia, A. Rahmi, Samsiarni, Kata Kunci, Keterampilan Menulis, Motivasi Belajar, Teks Eksplanasi","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.939","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.939","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar seseorang untuk menyerap informasi yang memberikan dorongan sebuah imajinasi sehingga muncul ide yang tercipta dan menemukan gagasan dalam menulis khususnya teks eksplanasi. Tujuan penelitian ini adalah pertama, mendeskripsikan motivasi belajar siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Kedua, mendeskripsikan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Ketiga, mendeskripsikan hubungan motivasi belajar terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan korelasi. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI yang berjumlah 25 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes angket dan tes unjuk kerja. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas dan uji homogenitas. Data penelitian ini adalah angket motivasi belajar dan skor menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut. Pertama, motivasi belajar siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP diperoleh nilai rata-rata hitung 74,20 berada pada rentangan 66-75% pada skala 10, dengan kualifikasi lebih dari cukup (LdC). Kedua, keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP diperoleh nilai rata-rata 76,53 berada pada rentangan nilai 75-85% dengan skala 10, dengan kualifikasi baik (B). Ketiga, terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Hal ini terlihat dari hasil pengujian yang membuktikan bahwa thitung > dari ttabel yaitu 2,33 1,71.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-05-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131055868","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-05-23DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.921
I.G.A.D.C. Rasmi
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis unsur tema mayor dalam antologi puisi “Seuntai Harap” Karya peserta didik SMA Negeri 8 Denpasar dan (2) menganalisis tema minor dalam antologi puisi “Seuntai Harap” Karya peserta didik SMA Negeri 8 Denpasar. Penelitian ini berpijak pada teori, struktural, puisi, unsur intrinsik, dan ekstrinsik. Subjek penelitian buku puisi dan objek penelitian tematik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kepustakaan atau dokumentasi. Data yang didapatkan dari metode kepustakaan dinalisis dengan teknik deskriptif-analisis.Secara umum antologi puisi ”Seuntai Harap” karya peserta didik SMA Negeri 8 Denpasar mengusung tema cinta dengan berbagai lika-likunya. Bumbu-bumbu jatuh cinta, perpisahan, kesakitan, kehilangan, keberanian, keikhlasan menjadi kesatuan yang padu pada buku antologi puisi ini. Hasil penelitian dari sepuluh puisi yang dianalisis, ditemukan tema mayor yakni kerinduan sedangkan tema minornya ditemukan, , kehilangan, kemerdekaan, dan percintaan, keteguhan, ketabahan, gigih, pekerja keras, tekun, ulet, pahlawan, berani, dan rajin.
{"title":"TEMA MAYOR DAN TEMA MINOR ANTOLOGI PUISI “SEUNTAI HARAP” KARYA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 8 DENPASAR","authors":"I.G.A.D.C. Rasmi","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.921","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.921","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis unsur tema mayor dalam antologi puisi “Seuntai Harap” Karya peserta didik SMA Negeri 8 Denpasar dan (2) menganalisis tema minor dalam antologi puisi “Seuntai Harap” Karya peserta didik SMA Negeri 8 Denpasar. Penelitian ini berpijak pada teori, struktural, puisi, unsur intrinsik, dan ekstrinsik. Subjek penelitian buku puisi dan objek penelitian tematik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kepustakaan atau dokumentasi. Data yang didapatkan dari metode kepustakaan dinalisis dengan teknik deskriptif-analisis.Secara umum antologi puisi ”Seuntai Harap” karya peserta didik SMA Negeri 8 Denpasar mengusung tema cinta dengan berbagai lika-likunya. Bumbu-bumbu jatuh cinta, perpisahan, kesakitan, kehilangan, keberanian, keikhlasan menjadi kesatuan yang padu pada buku antologi puisi ini. Hasil penelitian dari sepuluh puisi yang dianalisis, ditemukan tema mayor yakni kerinduan sedangkan tema minornya ditemukan, , kehilangan, kemerdekaan, dan percintaan, keteguhan, ketabahan, gigih, pekerja keras, tekun, ulet, pahlawan, berani, dan rajin. ","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"32 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-05-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116599374","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}