Pub Date : 2022-12-13DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.1479
Y. Hairunnisah, I.B. Putrayasa, I.W. Artika
Pada penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami” ditinjau dari struktur sastra anak, 2) nilai-nilai Islam dihadirkan pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami”, 3) fungsi sastra anak pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami”. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu kumpulan kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami”. Objek yang digunakan berupa kajian sastra anak sesuai dengan rumusan masalah yang digunakan yaitu terkait dengan struktur kisah teladan nabi ditinjau dari struktur sastra anak, nilai-nilai Islam dihadirkan pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami”, serta fungsi sastra anak pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami”. Sumber data yang digunakan yaitu channel youtube “Kisah Islami” sebanyak empat belas kisah nabi. Metode pengumpulan data pada penelitian ini berupa dokumentasi dengan teknik menyimak, menonton dan mencatat. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah peneliti itu sendiri. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Kegiatan analisis deskriptif kualitatif meliputi: reduksi data, deskripsi data, identifikasi data, klasifikasi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami” ditinjau dari struktur sastra anak meliputi variasi tema, bahasa, penuturan, tokoh dan penokohan, latar dan plot. (2) nilai-nilai Islam dihadirkan pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami” meliputi nilai iman, nilai akhlak, nilai takwa, nilai pengetahuan 3) fungsi sastra anak pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami” meliputi membantu anak terhadap pengembangan emosi, membantu anak untuk belajar tentang dunia, membantu anak belajar tentang orang lain.
{"title":"KISAH TELADAN NABI DALAM KAJIAN SASTRA ANAK","authors":"Y. Hairunnisah, I.B. Putrayasa, I.W. Artika","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.1479","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.1479","url":null,"abstract":"Pada penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami” ditinjau dari struktur sastra anak, 2) nilai-nilai Islam dihadirkan pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami”, 3) fungsi sastra anak pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami”. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu kumpulan kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami”. Objek yang digunakan berupa kajian sastra anak sesuai dengan rumusan masalah yang digunakan yaitu terkait dengan struktur kisah teladan nabi ditinjau dari struktur sastra anak, nilai-nilai Islam dihadirkan pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami”, serta fungsi sastra anak pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami”. Sumber data yang digunakan yaitu channel youtube “Kisah Islami” sebanyak empat belas kisah nabi. Metode pengumpulan data pada penelitian ini berupa dokumentasi dengan teknik menyimak, menonton dan mencatat. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah peneliti itu sendiri. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Kegiatan analisis deskriptif kualitatif meliputi: reduksi data, deskripsi data, identifikasi data, klasifikasi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami” ditinjau dari struktur sastra anak meliputi variasi tema, bahasa, penuturan, tokoh dan penokohan, latar dan plot. (2) nilai-nilai Islam dihadirkan pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami” meliputi nilai iman, nilai akhlak, nilai takwa, nilai pengetahuan 3) fungsi sastra anak pada kisah teladan nabi dalam channel youtube “Kisah Islami” meliputi membantu anak terhadap pengembangan emosi, membantu anak untuk belajar tentang dunia, membantu anak belajar tentang orang lain.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115425866","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-11-28DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.965
N.P.P. Tresnayani, G. Artawan, I. N. Sudiana
Penelitian ini mendeskripsikan puisi Senandung Puja Anak Bangsa (I Komang Warsa, dkk.,2020) dari segi: (1) struktur pembangun, dan (2) nilai-nilai nasionalisme dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi, catat, simak. Teori yang digunakan untuk menganalisis data yakni reduksi data, klasifikasi, penyajian data, penarikan Simpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Struktur pembangun dalam puisi Senandung Puja Anak Bangsa terdiri atas struktur batin dan struktur fisik. Struktur batin pada puisi Senandung Puja Anak Bangsa karya I Komang Warsa, dkk. meliputi: tema pada puisi yakni nasionalisme, patriotisme, memudarnya rasa kemanusiaan, perjuangan, kebangsaan, dan kepahlawanan. Rasa yang diungkapkan penulis puisi yakni rasa kesedihan, marah, kagum, bahagia, bangga, serta prihatin. Nada dan suasana sebagian besar bernada marah, sedih, dan penuh semangat. Bertolak dari hal itu, suasana rasa kesal dan marah bercampur sedih. Amanat pada puisi yakni kita sebagai generasi muda saat ini, selain mengingat tentang sejarah perjuangan yang dilakukan oleh pemuda Indonesia namun harus mampu terlibat secara langsung untuk mempertahankan kemerdekaan. Selain itu, struktur fisik, meliputi: diksi terdapat pilihan kata konotasi, meliputi: “suara gemuruh menyalak” bermakna kegaduhan, “angka sakral” bermakna tahun bersejarah. Imajinasi puisi yakni imaji visual, imaji auditif, dan imaji taktil. Kata konkret yang digunakan penyair adalah menggunakan kata-kata “suara gemuruh”, dan “teriakan gema”. Bahasa figuratif yang dituangkan oleh penyair yakni gaya bahasa hiperbola, anafora, dan personifikasi. Rima puisi Senandung Puja Anak Bangsa karya I Komang Warsa, dkk. terdiri atas rima terus, rima patah, dan rima peluk. (2) Nilai-nilai nasionalisme dalam puisi ini meliputi: (a) cinta tanah air (kecintaan seseorang terhadap tanah air dengan tulus iklas dalam membela negara); (b) nilai persatuan dan kesatuan (dengan cara bersama-sama untuk memperjuangkan kemerdekaan, menjaga keutuhan negara, menyatukan raga dan jiwanya demi nusantara); (c) rela berkorban (iklas menaruhkan jiwa dan raganya demi mempertahankan Indonesia); (d) bangga menjadi bangsa Indonesia (menekankan kepada pemuda Indonesia untuk bersama-sama membanggakan negara Indonesia agar menjadi negara yang maju dan jaya; dan (e) nilai perjuangan diungkapkan oleh penyair pada puisi bahwa dalam sebuah perjuangan sudah pasti mengorbankan nyawa dan raga yang harus dipertaruhkan tanpa mengenal rasa lelah dan takut untuk membela negara.
{"title":"ANALISIS STRUKTUR PEMBANGUN DAN NILAI-NILAI NASIONALISME DALAM PUISI SENANDUNG PUJA ANAK BANGSA KARYA I KOMANG WARSA, DKK","authors":"N.P.P. Tresnayani, G. Artawan, I. N. Sudiana","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.965","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.965","url":null,"abstract":"Penelitian ini mendeskripsikan puisi Senandung Puja Anak Bangsa (I Komang Warsa, dkk.,2020) dari segi: (1) struktur pembangun, dan (2) nilai-nilai nasionalisme dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi, catat, simak. Teori yang digunakan untuk menganalisis data yakni reduksi data, klasifikasi, penyajian data, penarikan Simpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Struktur pembangun dalam puisi Senandung Puja Anak Bangsa terdiri atas struktur batin dan struktur fisik. Struktur batin pada puisi Senandung Puja Anak Bangsa karya I Komang Warsa, dkk. meliputi: tema pada puisi yakni nasionalisme, patriotisme, memudarnya rasa kemanusiaan, perjuangan, kebangsaan, dan kepahlawanan. Rasa yang diungkapkan penulis puisi yakni rasa kesedihan, marah, kagum, bahagia, bangga, serta prihatin. Nada dan suasana sebagian besar bernada marah, sedih, dan penuh semangat. Bertolak dari hal itu, suasana rasa kesal dan marah bercampur sedih. Amanat pada puisi yakni kita sebagai generasi muda saat ini, selain mengingat tentang sejarah perjuangan yang dilakukan oleh pemuda Indonesia namun harus mampu terlibat secara langsung untuk mempertahankan kemerdekaan. Selain itu, struktur fisik, meliputi: diksi terdapat pilihan kata konotasi, meliputi: “suara gemuruh menyalak” bermakna kegaduhan, “angka sakral” bermakna tahun bersejarah. Imajinasi puisi yakni imaji visual, imaji auditif, dan imaji taktil. Kata konkret yang digunakan penyair adalah menggunakan kata-kata “suara gemuruh”, dan “teriakan gema”. Bahasa figuratif yang dituangkan oleh penyair yakni gaya bahasa hiperbola, anafora, dan personifikasi. Rima puisi Senandung Puja Anak Bangsa karya I Komang Warsa, dkk. terdiri atas rima terus, rima patah, dan rima peluk. (2) Nilai-nilai nasionalisme dalam puisi ini meliputi: (a) cinta tanah air (kecintaan seseorang terhadap tanah air dengan tulus iklas dalam membela negara); (b) nilai persatuan dan kesatuan (dengan cara bersama-sama untuk memperjuangkan kemerdekaan, menjaga keutuhan negara, menyatukan raga dan jiwanya demi nusantara); (c) rela berkorban (iklas menaruhkan jiwa dan raganya demi mempertahankan Indonesia); (d) bangga menjadi bangsa Indonesia (menekankan kepada pemuda Indonesia untuk bersama-sama membanggakan negara Indonesia agar menjadi negara yang maju dan jaya; dan (e) nilai perjuangan diungkapkan oleh penyair pada puisi bahwa dalam sebuah perjuangan sudah pasti mengorbankan nyawa dan raga yang harus dipertaruhkan tanpa mengenal rasa lelah dan takut untuk membela negara. ","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"57 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114162079","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-11-25DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.978
I.M.S. Widyantara, I.W. Rasna, I.P.M. Dewantara
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kritik sosial, (2) bentuk-bentuk penyampaian kritik sosial, dan (3) relevansi kritik dengan kehidupan masyarakat dalam buku kumpulan cerpen Sepasang Sepatu Tua (Sapardi Djoko Damono, 2019); dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data penelitian dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan teori Miles dan Huberman. Kritik sosial yang terdapat pada kumpulan cerpen tersebut antara lain kritik sosial terkait moral, pemerintah, dan hukum. Pengarang mengutarakan kritik-kritik sosialnya dengan menjelaskan secara langsung serta menggunakan simbol-simbol bahasa untuk menggantikan objek yang ingin dikritik. Kritik-kritik sosial yang disampaikan oleh pengarang dalam karyanya sangat relevan dengan kondisi yang ada di dalam masyarakat.
{"title":"KRITIK SOSIAL DALAM BUKU KUMPULAN CERPEN SEPASANG SEPATU TUA KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO","authors":"I.M.S. Widyantara, I.W. Rasna, I.P.M. Dewantara","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.978","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.978","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kritik sosial, (2) bentuk-bentuk penyampaian kritik sosial, dan (3) relevansi kritik dengan kehidupan masyarakat dalam buku kumpulan cerpen Sepasang Sepatu Tua (Sapardi Djoko Damono, 2019); dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data penelitian dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan teori Miles dan Huberman. Kritik sosial yang terdapat pada kumpulan cerpen tersebut antara lain kritik sosial terkait moral, pemerintah, dan hukum. Pengarang mengutarakan kritik-kritik sosialnya dengan menjelaskan secara langsung serta menggunakan simbol-simbol bahasa untuk menggantikan objek yang ingin dikritik. Kritik-kritik sosial yang disampaikan oleh pengarang dalam karyanya sangat relevan dengan kondisi yang ada di dalam masyarakat.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127556810","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-11-25DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.975
N. Subyanto, I. N. Sudiana, I. Artawan
Penelitian ini bertujuan menganalisis (1) bentuk dan (2) fungsi retorika novel Cermin Tak Pernah Berdusta (Mira Widjaja, 2019); menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian novel Cermin Tak Pernah Berdusta dan data yang dikaji adalah bentuk dan fungsi retorika. Studi dokumentasi adalah metode pengumpulan data yang diterapkan dengan teknik baca dan catat; yang selanjutnya dianalisis dengan metode Miles dan Huberman melalui tahapan: pengumpulan, reduksi, penyajian , dan verifikasi. Penelitian ini menghasilkan dua temuan, yaitu (1) bentuk-bentuk retorika dalam novel ini berupa pemajasan (simile, metafora, personifikasi, hiperbola, sarkasme, dan metonimia), penyiasatan struktur (retoris, anafora, antitesis, polisindenton, asindenton, pleonasme, koreksio, eufemisme, dan epizeukis, bahasa citraan (citraan penglihatan, pendengaran, perabaan, gerak penciuman; (2) fungsi retorika antara lain estetis (melukiskan sikap atau perilaku si tokoh dalam cerita, sebagai pembanding, memperindah julukan, menyampaikan makna, meningkatkan kesan imajinatif, memberikan kesan dramatis, mengungkapkan sesuatu yang bersifat emosional, menandaskan maksud, meyakinkan, memperkuat makna, memperhalus ungkapan agar enak didengar, memperjelas gambaran, melukiskan karakter tokoh, membangkitkan suasana khusus, menggugah pikiran dan perasaan serta menghidupkan gambaran dalam cerita.
{"title":"BENTUK RETORIKA GAYA BAHASA DAN FUNGSINYA DALAM NOVEL CERMIN TAK PERNAH BERDUSTA KARYA MIRA WIDJAJA","authors":"N. Subyanto, I. N. Sudiana, I. Artawan","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.975","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.975","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan menganalisis (1) bentuk dan (2) fungsi retorika novel Cermin Tak Pernah Berdusta (Mira Widjaja, 2019); menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian novel Cermin Tak Pernah Berdusta dan data yang dikaji adalah bentuk dan fungsi retorika. Studi dokumentasi adalah metode pengumpulan data yang diterapkan dengan teknik baca dan catat; yang selanjutnya dianalisis dengan metode Miles dan Huberman melalui tahapan: pengumpulan, reduksi, penyajian , dan verifikasi. Penelitian ini menghasilkan dua temuan, yaitu (1) bentuk-bentuk retorika dalam novel ini berupa pemajasan (simile, metafora, personifikasi, hiperbola, sarkasme, dan metonimia), penyiasatan struktur (retoris, anafora, antitesis, polisindenton, asindenton, pleonasme, koreksio, eufemisme, dan epizeukis, bahasa citraan (citraan penglihatan, pendengaran, perabaan, gerak penciuman; (2) fungsi retorika antara lain estetis (melukiskan sikap atau perilaku si tokoh dalam cerita, sebagai pembanding, memperindah julukan, menyampaikan makna, meningkatkan kesan imajinatif, memberikan kesan dramatis, mengungkapkan sesuatu yang bersifat emosional, menandaskan maksud, meyakinkan, memperkuat makna, memperhalus ungkapan agar enak didengar, memperjelas gambaran, melukiskan karakter tokoh, membangkitkan suasana khusus, menggugah pikiran dan perasaan serta menghidupkan gambaran dalam cerita.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"9 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117322769","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-11-25DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.976
N. Juniartini, I. N. Martha, I. W. Artika
Penelitian ini bertujuan untuk (1) menguraikan dan menganalisis peristiwa-periatiwa diskriminasi yang terdapat dalam novel Kim Ji Yeong Born 1982 Karya Cho Nam-Joo, (2) menguraikan dan menganalisis posisi tokoh perempuan yang tedapat dalam novel Kim Ji Yeong Born 1982 Karya Cho Nam-Joo dan (3) menguraikan dan menganalisis ragam teks terdapat dalam novel Kim Ji Yeong Born 1982 yang dapat menunjang pembelajaran sastra di SMA/SMK. Penelitian ini meggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian berupa novel dan data yang dihasilkan berupa teks yang berkaitan dengan feminisme. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dan metode dokumentsi berupa teks dengan teknik catat dan simak. Metode analisis data yang digunakan terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Berdasarkan analisis data hasil penelitian ini menghasilkan tiga temuan (1) peristiwa-peritiwa diskriminasi yang terdapat dalam novel Kim Ji Yeong Born 1982 menekannya adanya tindakan feminisme dalam lingkungan keluarga, dalam lingkungan sekolah dan lingkungan kerja, (2) posisi perempuan dalam novel Kim Ji Yeong yaitu Oh Min Sook dan Kim Ji Yeong sendiri melibatkan permasalahan psikis, permasalahan fisik, permasalahan non verbal maupun permasalahan verbal, (3) ragam teks yang terdapat dalam novel Kim Ji Yeong Born 1982 sebagai pembelajaran berbasis teks di SMA/SMK berupa teks faktual (teks deskriptif dan teks prosedur), teks tanggapan (teks eksplanasi), dan teks cerita (teks cerita ulang, teks anekdot, dan teks naratif).
本研究旨在:(1)小说中描述和分析peristiwa-periatiwa歧视的Kim Ji Yeong 1982年出生在秋南珠的作品,(2)小说中的描述和分析的女性人物那里有岗位Kim Ji Yeong 1982年出生在秋南珠的作品(3)描述和分析各种各样的文本Kim Ji Yeong 1982年出生的小说中可以维持在- SMK高中学习文学。本研究采用一种定性的描述性方法,以研究对象为小说和关于女权主义的文本。本研究采用的数据收集方法是文献文献,采用记录和朗朗上口的方法。所使用的数据分析方法包括数据收集、数据还原、数据演示和验证提款。根据数据分析发现这些研究结果产生了三(1)peristiwa-peritiwa Kim Ji Yeong 1982年出生在小说中歧视的施压措施女权主义在家庭环境中,在学校环境和工作环境,(2)小说中的女性职位Kim Ji敏淑英即哦,Kim Ji Yeong自己心理上的,身体上的问题,问题涉及非语言问题和语言问题,(3)将1982年Kim Ji Yeong Born的小说《高中/SMK》中以事实文本(描述性文本和程序文本)、回答文本(explanasi文本)和故事文本(复述文本、轶事文本和叙事性文本)为基础的文本。
{"title":"KAJIAN FEMINISME DALAM NOVEL KIM JI YEONG BORN 1982 KARYA CHO NAM-JOO DAN RELEVANSINYA UNTUK PEMBELAJARAN BERBASIS TEKS DI SMA/SMK","authors":"N. Juniartini, I. N. Martha, I. W. Artika","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.976","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i2.976","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk (1) menguraikan dan menganalisis peristiwa-periatiwa diskriminasi yang terdapat dalam novel Kim Ji Yeong Born 1982 Karya Cho Nam-Joo, (2) menguraikan dan menganalisis posisi tokoh perempuan yang tedapat dalam novel Kim Ji Yeong Born 1982 Karya Cho Nam-Joo dan (3) menguraikan dan menganalisis ragam teks terdapat dalam novel Kim Ji Yeong Born 1982 yang dapat menunjang pembelajaran sastra di SMA/SMK. Penelitian ini meggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian berupa novel dan data yang dihasilkan berupa teks yang berkaitan dengan feminisme. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dan metode dokumentsi berupa teks dengan teknik catat dan simak. Metode analisis data yang digunakan terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Berdasarkan analisis data hasil penelitian ini menghasilkan tiga temuan (1) peristiwa-peritiwa diskriminasi yang terdapat dalam novel Kim Ji Yeong Born 1982 menekannya adanya tindakan feminisme dalam lingkungan keluarga, dalam lingkungan sekolah dan lingkungan kerja, (2) posisi perempuan dalam novel Kim Ji Yeong yaitu Oh Min Sook dan Kim Ji Yeong sendiri melibatkan permasalahan psikis, permasalahan fisik, permasalahan non verbal maupun permasalahan verbal, (3) ragam teks yang terdapat dalam novel Kim Ji Yeong Born 1982 sebagai pembelajaran berbasis teks di SMA/SMK berupa teks faktual (teks deskriptif dan teks prosedur), teks tanggapan (teks eksplanasi), dan teks cerita (teks cerita ulang, teks anekdot, dan teks naratif).","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"165 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-11-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122197133","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-06-22DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.741
K. Perayani, I.W. Rasna
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan pembelajaran keterampilan menyimak dengan media podcast berbasis project based learning di kelas VII e IPS 1 SMP Negeri 1 Kubutambahan, (2) evaluasi pembelajaran keterampilan menyimak dengan media podcast berbasis project based learning. Objek penelitian ini yaitu pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran keterampilan menyimak dengan media podcast berbasis model pembelajaran project based learning. Subjek penelitian ini guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Kubutambahan. Rancangan penelitain menggunakan deskripstif kualitatif.Pengumpulan data menggunakan metode (1) observasi,(2) wawancara, (3) dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan sudah sesuai dengan skenario pembelajaran berdasarkan karakteristik model pembelajaran project based learning, namun terdapat hal yang masih luput yaitu kegiatan pertanyaan esensial yang seharusnya dilakukan pertama sebelum kegiatan lain (2) evaluasi pembelajaran sudah sesuai dengan prinsip model pembelajaran project based learning. Namun ada beberapa yang masih luput dari perhatian guru yaitu petunjuk soal dan rentangan skor pada butir soal.
本研究旨在确定(1)在VII e IPS 1 SMP Negeri 1 kubuadd的基于podcast的学习与基于project based learning的基于podcast的学习与基于project based learning的podcast媒介的学习评估。本研究的目标是执行学习和技能学习评估与基于项目学习模式的播客媒体基础学习模式。本研究对象是smpn1 kubuadd。程序设计使用描述性定性。数据收集方法(1)观察,(2)访谈,(3)文件。本研究的结果表明,(1)根据项目基础学习模式的特征进行学习已经符合学习场景,但有一件事是不可能的,那就是在其他活动之前首先应该进行的最重要的问题活动(2)学习评估符合项目基础学习模式模式的原则。然而,有一些老师没有注意到,那就是线索和问题项目上的分数。
{"title":"PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENYIMAK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PODCAST BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL)","authors":"K. Perayani, I.W. Rasna","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.741","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.741","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan pembelajaran keterampilan menyimak dengan media podcast berbasis project based learning di kelas VII e IPS 1 SMP Negeri 1 Kubutambahan, (2) evaluasi pembelajaran keterampilan menyimak dengan media podcast berbasis project based learning. Objek penelitian ini yaitu pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran keterampilan menyimak dengan media podcast berbasis model pembelajaran project based learning. Subjek penelitian ini guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Kubutambahan. Rancangan penelitain menggunakan deskripstif kualitatif.Pengumpulan data menggunakan metode (1) observasi,(2) wawancara, (3) dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan sudah sesuai dengan skenario pembelajaran berdasarkan karakteristik model pembelajaran project based learning, namun terdapat hal yang masih luput yaitu kegiatan pertanyaan esensial yang seharusnya dilakukan pertama sebelum kegiatan lain (2) evaluasi pembelajaran sudah sesuai dengan prinsip model pembelajaran project based learning. Namun ada beberapa yang masih luput dari perhatian guru yaitu petunjuk soal dan rentangan skor pada butir soal.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"117 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133907046","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-06-21DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.752
N. Puspitawati
Youtube adalah jaringan media sosial yang paling banyak diminati masyarakat dewasa ini. Tidak ada yang tidak mengenal Youtube. Keberadaanya saat ini bagaikan kebutuhan pokok yang harus terpenuhi. Dalam konteks pembelajaran, Youtube dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran. Hal ini disinyalir media Youtube dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan penggunaan media Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring pembelajaran bahasa Indonesia, dan (2) Memaparkan kelemahan dan keunggulan Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring bahasa Indonesia. Melalui pendekatan secara kualitatif akan menghasilkan penelitian yang akurat serta bersumber pada data-data primer dan sekunder yang kemudian dianalisis melalui pendekatan deskriptif dan disajikan dalam bentuk narasi. Subjek Penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 4 Marga. Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring berperan positif secara signifikan terhadap peningkatan minat belajar serta motivasi belajar siswa.
{"title":"PENGGUNAAN YOUTUBE SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF MEDIA PEMBELAJARAN DARING BAHASA INDONESIA","authors":"N. Puspitawati","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.752","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.752","url":null,"abstract":"Youtube adalah jaringan media sosial yang paling banyak diminati masyarakat dewasa ini. Tidak ada yang tidak mengenal Youtube. Keberadaanya saat ini bagaikan kebutuhan pokok yang harus terpenuhi. Dalam konteks pembelajaran, Youtube dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran. Hal ini disinyalir media Youtube dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan penggunaan media Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring pembelajaran bahasa Indonesia, dan (2) Memaparkan kelemahan dan keunggulan Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring bahasa Indonesia. Melalui pendekatan secara kualitatif akan menghasilkan penelitian yang akurat serta bersumber pada data-data primer dan sekunder yang kemudian dianalisis melalui pendekatan deskriptif dan disajikan dalam bentuk narasi. Subjek Penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 4 Marga. Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring berperan positif secara signifikan terhadap peningkatan minat belajar serta motivasi belajar siswa.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"40 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125897777","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-06-16DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.973
I.G.A. Pidrawan, I.W. Rasna, I.B. Putrayasa
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil analisis strategi, aktivitas, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis yang diampu oleh guru penggerak bahasa Indonesia di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deksriptif kualitatif dan rancangan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru penggerak bahasa Indonesia di Kota Denpasar dan siswa pada kelas yang diampu oleh guru penggerak Bahasa Indonesia di Kota Denpasar. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti menentukan dua sampel guru penggerak bahasa Indonesia yang merupakan perwakilan dari masing-masing jenjang, yaitu jenjang SD dan SMP, serta siswa kelas VI dan VIII E pada kelas yang diampu oleh guru penggerak. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Permasalahan yang dianalisis melalui rancangan deksriptif kualitatif, data dianalisis melalui 1) reduksi data, meliputi identifikasi, klasifikasi data, dan penafsiran data 2) penyajian data, dan 3) penarikan simpulan, sedangkan permasalahan yang dianalisis melalui deskriptif kuantitatif, data dianalisis melalui deksirptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data strategi, aktivitas, dan hasil belajar siswa, penelitian ini menggambarkan bahwa 1) strategi yang digunakan oleh guru penggerak dalam pembelajaran menulis adalah strategi berdiferensiasi, 2) aktivitas dilakukan guru melalui langkah-langkah pembelajaran yang efektif dengan mengedepankan karakteristik belajar siswa, dan 3) hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis yang diampu oleh guru penggerak di Kota Denpasar untuk jenjang SMP tergolong sangat baik, sedangkan pada jenjang SD tergolong baik.
{"title":"ANALISIS STRATEGI, AKTIVITAS, DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS YANG DIAMPU OLEH GURU PENGGERAK BAHASA INDONESIA DI KOTA DENPASAR","authors":"I.G.A. Pidrawan, I.W. Rasna, I.B. Putrayasa","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.973","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.973","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil analisis strategi, aktivitas, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis yang diampu oleh guru penggerak bahasa Indonesia di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deksriptif kualitatif dan rancangan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru penggerak bahasa Indonesia di Kota Denpasar dan siswa pada kelas yang diampu oleh guru penggerak Bahasa Indonesia di Kota Denpasar. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti menentukan dua sampel guru penggerak bahasa Indonesia yang merupakan perwakilan dari masing-masing jenjang, yaitu jenjang SD dan SMP, serta siswa kelas VI dan VIII E pada kelas yang diampu oleh guru penggerak. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Permasalahan yang dianalisis melalui rancangan deksriptif kualitatif, data dianalisis melalui 1) reduksi data, meliputi identifikasi, klasifikasi data, dan penafsiran data 2) penyajian data, dan 3) penarikan simpulan, sedangkan permasalahan yang dianalisis melalui deskriptif kuantitatif, data dianalisis melalui deksirptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data strategi, aktivitas, dan hasil belajar siswa, penelitian ini menggambarkan bahwa 1) strategi yang digunakan oleh guru penggerak dalam pembelajaran menulis adalah strategi berdiferensiasi, 2) aktivitas dilakukan guru melalui langkah-langkah pembelajaran yang efektif dengan mengedepankan karakteristik belajar siswa, dan 3) hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis yang diampu oleh guru penggerak di Kota Denpasar untuk jenjang SMP tergolong sangat baik, sedangkan pada jenjang SD tergolong baik. ","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115310143","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-05-30DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.998
N. Zulni, R. Sartika, E. Septia
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman siswa tentang materi teks anekdot, sehingga siswa kesulitan untuk menentukan struktur dan kebahsan yang ad dalam teks anekdot. Penyebabnya kurangnya minat siswa dalam membaca, serta kurangnya waktu yang dimiliki siswa untuk membaca. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hubungan minat baca dengan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas X. data penelitian ini berupa skor tes angket minat baca dan skor menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut. Pertama, minat baca siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP memperoleh nilai rata-rata 65,36 dengan kualifikasi cukup (c). Kedua, kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP diperoleh nilai rata-rata 73,05 dengan kualifikasi lebih dari cukup (ldc). Ketiga, ada hubungan yang signifikan antara minat baca dengan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Dilihat dari hasil pengujian yang membuktikan bahwa thitung>ttabel yaitu 5,32 > 1,70.
{"title":"HUBUNGAN MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT SISWA KELAS X SMA PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP","authors":"N. Zulni, R. Sartika, E. Septia","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.998","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.998","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman siswa tentang materi teks anekdot, sehingga siswa kesulitan untuk menentukan struktur dan kebahsan yang ad dalam teks anekdot. Penyebabnya kurangnya minat siswa dalam membaca, serta kurangnya waktu yang dimiliki siswa untuk membaca. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hubungan minat baca dengan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas X. data penelitian ini berupa skor tes angket minat baca dan skor menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut. Pertama, minat baca siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP memperoleh nilai rata-rata 65,36 dengan kualifikasi cukup (c). Kedua, kemampuan menulis teks anekdot siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP diperoleh nilai rata-rata 73,05 dengan kualifikasi lebih dari cukup (ldc). Ketiga, ada hubungan yang signifikan antara minat baca dengan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Dilihat dari hasil pengujian yang membuktikan bahwa thitung>ttabel yaitu 5,32 > 1,70.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-05-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134142711","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-05-27DOI: 10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.721
I. Sanjaya
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara, (2) mendeskripsikan hasil pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara, dan (3) mendeskripsikan kendala dalam pelaksanaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri Bali Mandara. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara sudah berjalan dengan lancar. Hasil pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara menunjukkan keseluruhan peserta didik mendapatkan nilai di atas KKM dengan rerata 88,5. Terdapat beberapa kendala yang dialami dalam merancang pelaksanaan pembelajaran yang berhubungan penggunaan media daring yang tepat dalam pembelajaran jigsaw berbasis blended learning. Pada tahap pelaksanaan dan penilaian tidak ditemukan kendala khusus namun memerlukan perhatian dan catatan pada beberapa hal.
{"title":"PEMBELAJARAN WANGUN LENGKARA DENGAN MODEL JIGSAW BERBASIS BLENDED LEARNING","authors":"I. Sanjaya","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.721","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.721","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara, (2) mendeskripsikan hasil pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara, dan (3) mendeskripsikan kendala dalam pelaksanaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri Bali Mandara. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksaan pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara sudah berjalan dengan lancar. Hasil pembelajaran Wangun Lengkara dengan Model Jigsaw Berbasis Blended Learning di kelas XI MIPA 1 SMAN Bali Mandara menunjukkan keseluruhan peserta didik mendapatkan nilai di atas KKM dengan rerata 88,5. Terdapat beberapa kendala yang dialami dalam merancang pelaksanaan pembelajaran yang berhubungan penggunaan media daring yang tepat dalam pembelajaran jigsaw berbasis blended learning. Pada tahap pelaksanaan dan penilaian tidak ditemukan kendala khusus namun memerlukan perhatian dan catatan pada beberapa hal.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"111 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-05-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116035252","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}