Pub Date : 2021-10-07DOI: 10.30998/diskursus.v4i2.9436
Jayakandi Jayakandi, E. Z. Arifin, Bambang Sumadyo
{"title":"Rima dan Makna Pantun dalam Tradisi Lisan Gambang Rancag dengan Pendekatan Hermeneutik","authors":"Jayakandi Jayakandi, E. Z. Arifin, Bambang Sumadyo","doi":"10.30998/diskursus.v4i2.9436","DOIUrl":"https://doi.org/10.30998/diskursus.v4i2.9436","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"94 3-4","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-10-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132364782","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-02-22DOI: 10.30998/diskursus.v3i02.7440
Dedeh Juariah, E. Arifin, Mamik Suendarti
{"title":"Pengaruh Minat Baca dan Penguasaan Kosakata terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi","authors":"Dedeh Juariah, E. Arifin, Mamik Suendarti","doi":"10.30998/diskursus.v3i02.7440","DOIUrl":"https://doi.org/10.30998/diskursus.v3i02.7440","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"8 4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133015404","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-02-22DOI: 10.30998/DISKURSUS.V3I03.8042
A. Syamsudin, E. Z. Arifin, Masrin Masrin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dan aspek psikologis yang terdapat dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara. Pendidikan karakter adalah upaya yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis untuk menanamkan nilai-nilai perilaku peserta didik dan implemetasinya dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara yang berhubungan dengan pendidikan karakter terdiri dari: (1) kerja keras, (2) sabar, (3) kasih sayang, (4) sportif, (5) displin, (6) jujur, (7) kerja sama, (8) tanggung jawab, (9) rasa ingin tahu, (10) gigih, dan (11) berani. Berdasarkan pembahasan id, ego, dan superego tokoh utama dalam Novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara dengan menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud; maka disimpulkan bahwa aspek psikologis tokoh utama adalah suatu struktur yang terdiri atas unsur id, ego, dan superego yang saling berkaitan dalam membentuk berbagai tingkah laku tokoh utama.Kata kunci : Nilai-nilai karakter, psikoanalisis Sigmund Freud, dan novel.
{"title":"Nilai Pendidikan Karakter dan Psikologis Tokoh Utama dalam Novel Sepatu Dahlan Karya Khrisna Pabichara","authors":"A. Syamsudin, E. Z. Arifin, Masrin Masrin","doi":"10.30998/DISKURSUS.V3I03.8042","DOIUrl":"https://doi.org/10.30998/DISKURSUS.V3I03.8042","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dan aspek psikologis yang terdapat dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara. Pendidikan karakter adalah upaya yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis untuk menanamkan nilai-nilai perilaku peserta didik dan implemetasinya dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara yang berhubungan dengan pendidikan karakter terdiri dari: (1) kerja keras, (2) sabar, (3) kasih sayang, (4) sportif, (5) displin, (6) jujur, (7) kerja sama, (8) tanggung jawab, (9) rasa ingin tahu, (10) gigih, dan (11) berani. Berdasarkan pembahasan id, ego, dan superego tokoh utama dalam Novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara dengan menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud; maka disimpulkan bahwa aspek psikologis tokoh utama adalah suatu struktur yang terdiri atas unsur id, ego, dan superego yang saling berkaitan dalam membentuk berbagai tingkah laku tokoh utama.Kata kunci : Nilai-nilai karakter, psikoanalisis Sigmund Freud, dan novel. ","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124022163","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-07-21DOI: 10.30998/DISKURSUS.V1I03.6693
Muhamad Mukhlis
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan citra perempuan dan hakikat perempuan dalam novel The Other Einstein karya Marie Benedict. Hasil analisis dari klasifikasi citra perempuan yang mengindikasikan Mileva sebagai tokoh perempuan yang hidup dijamannya, ditemukan empat citra perempuan yang terdapat dalam kepribadian tokoh utama, yaitu (1) citra diri secara fisik; perempuan cacat namun cerdas ; (2) citra diri secara psikis; berpikir, perperasaan, dan beraspirasi feminim; (3) citra sosial dalam keluarga; Mileva berperan baik sebagai istri dan ibu; (4) citra sosial dalam masyarakat; Mileva mengalami kehidupan sosial dijaman itu dimana perempuan harus dibawah sosok pria. Hakikat perempuan dalam novel dijelaskan dalam empat klasifikasi, yaitu (1) perempuan memiliki kesamaan kedudukan antara pria dan perempuan; (2) perempuan adalah partner kaum pria; (3) Pengakuan karya dan peran perempuan; (4) Kesempatan yang sama dalam pendidikan. Selain itu hakikat perempuan pada novel ini juga dikelompokkan menjadi : (1) hakikat Perempuan sebagai istri dan ibu; (2) Perempuan sebagai akademisi; (3) Perempuan sebagai karyawati.Kata Kunci : Citra Perempuan, Hakikat Perempuan
{"title":"Citra dan Hakikat Perempuan dalam Novel The Other Einstein Karya Marie Benedict: Tinjauan Feminisme Sastra","authors":"Muhamad Mukhlis","doi":"10.30998/DISKURSUS.V1I03.6693","DOIUrl":"https://doi.org/10.30998/DISKURSUS.V1I03.6693","url":null,"abstract":"Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan citra perempuan dan hakikat perempuan dalam novel The Other Einstein karya Marie Benedict. Hasil analisis dari klasifikasi citra perempuan yang mengindikasikan Mileva sebagai tokoh perempuan yang hidup dijamannya, ditemukan empat citra perempuan yang terdapat dalam kepribadian tokoh utama, yaitu (1) citra diri secara fisik; perempuan cacat namun cerdas ; (2) citra diri secara psikis; berpikir, perperasaan, dan beraspirasi feminim; (3) citra sosial dalam keluarga; Mileva berperan baik sebagai istri dan ibu; (4) citra sosial dalam masyarakat; Mileva mengalami kehidupan sosial dijaman itu dimana perempuan harus dibawah sosok pria. Hakikat perempuan dalam novel dijelaskan dalam empat klasifikasi, yaitu (1) perempuan memiliki kesamaan kedudukan antara pria dan perempuan; (2) perempuan adalah partner kaum pria; (3) Pengakuan karya dan peran perempuan; (4) Kesempatan yang sama dalam pendidikan. Selain itu hakikat perempuan pada novel ini juga dikelompokkan menjadi : (1) hakikat Perempuan sebagai istri dan ibu; (2) Perempuan sebagai akademisi; (3) Perempuan sebagai karyawati.Kata Kunci : Citra Perempuan, Hakikat Perempuan","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126393376","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-07-21DOI: 10.30998/DISKURSUS.V2I03.6708
Y. Yuliana
Penelitian ini merupakan penilitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat baca dan penguasaan kosakata secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis karangan narasi, untuk mengetahui pengaruh minat baca terhadap kemampuan menulis karangan narasi, dan untuk mengetahui pengaruh penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis karangan narasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Nenegri 1 Gunung Putri, SMK Negeri 1 Cileungsi, dan SMK Negeri 1 Cariu Kabupaten Bogor. Dalam penelitian ini pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proposional random sampling. Dimana setiap anggota populasi mendapatkan kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel dalam penelitian. Sampel yang digunakan sebanyak 100 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket dan questioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan minat baca dan penguasaan kosakata secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis narasi siswa SMK Negeri di Kabupaten Bogor. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. = 0,048 < 0,05 dan Fh = 2,766. Secara bersama-sama pengaruh minat baca dan penguasaan kosakata memberikan kontribusi sebesar 32% terhadap kemampuan menulis karangan narasi. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan minat baca terhadap kemampuan menulis karangan narasi siswa SMK Negeri di Kabupaten Bogor. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. = 0,048 < 0,05 dan thitung = 2,006. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis karangan narasi siswa SMK Negeri di kabupaten Bogor. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig.= 0,033 < 0,05 dan thitung = 2,116. Kata Kunci: minat baca, penguasaan kosakata, kemampuan menulis, karangan narasi
这项研究是一种定量观察,旨在了解阅读兴趣和词汇掌握共同对叙事写作能力的影响,了解阅读兴趣对叙事写作能力的影响,了解词汇掌握对叙事写作能力的影响。这项研究的学生是十一SMK Nenegri 1座公主山,SMK country 1 cile听和SMK country 1 Cariu village Bogor区的学生。在本研究中,抽样技术采用的是随机抽样技术。在那里,每个群体成员都有平等的机会作为研究的样本。使用了100名学生的样本。数据收集是由福利和问题进行的。研究结果表明:1)在茂物地区,学生的SMK国家叙述能力受到共同的兴趣和词汇掌握的巨大影响。这是Sig分数的证明。= 0.048 < 0.05和Fh = 2.766。共同影响阅读兴趣和词汇掌握对叙事能力的贡献为32%。2)阅读对茂物地区SMK学生的国家叙述能力产生了重大影响。Sig分数的发现证明了这一点。= 0.048 < 0.05和thitung = 2,006。3)词汇掌握对茂物地区SMK学生的叙述能力有重大影响。这一点通过获得Sig.= 0.033 < 0.05和thitung = 2,116来证明。关键词:阅读兴趣、词汇掌握、写作能力、叙述
{"title":"Pengaruh Minat Baca dan Penguasaan Kosakata terhadap Kemampuan Menulis Karangan Narasi","authors":"Y. Yuliana","doi":"10.30998/DISKURSUS.V2I03.6708","DOIUrl":"https://doi.org/10.30998/DISKURSUS.V2I03.6708","url":null,"abstract":"Penelitian ini merupakan penilitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat baca dan penguasaan kosakata secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis karangan narasi, untuk mengetahui pengaruh minat baca terhadap kemampuan menulis karangan narasi, dan untuk mengetahui pengaruh penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis karangan narasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Nenegri 1 Gunung Putri, SMK Negeri 1 Cileungsi, dan SMK Negeri 1 Cariu Kabupaten Bogor. Dalam penelitian ini pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proposional random sampling. Dimana setiap anggota populasi mendapatkan kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel dalam penelitian. Sampel yang digunakan sebanyak 100 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket dan questioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan minat baca dan penguasaan kosakata secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis narasi siswa SMK Negeri di Kabupaten Bogor. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. = 0,048 < 0,05 dan Fh = 2,766. Secara bersama-sama pengaruh minat baca dan penguasaan kosakata memberikan kontribusi sebesar 32% terhadap kemampuan menulis karangan narasi. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan minat baca terhadap kemampuan menulis karangan narasi siswa SMK Negeri di Kabupaten Bogor. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. = 0,048 < 0,05 dan thitung = 2,006. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan penguasaan kosakata terhadap kemampuan menulis karangan narasi siswa SMK Negeri di kabupaten Bogor. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig.= 0,033 < 0,05 dan thitung = 2,116. Kata Kunci: minat baca, penguasaan kosakata, kemampuan menulis, karangan narasi","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128483673","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-07-21DOI: 10.30998/DISKURSUS.V2I02.6670
Dede Rachmat
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengungkapkan gambaran pendidikan formal di Indonesia awal abad ke-20 dalam novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Hipotesis yang diuji meliputi 1) Penggambaran pendidikan formal. 2) Tema pendidikan dalam alur cerita Bumi Manusia. dan3). Proses pendidikan formal tokoh Minke. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Analisis Isi. Analisis Isi adalah strategi untuk menangkap pesan dalam karya sastra. Proses yang dilakukan adalah dengan membuat inferensi melalui proses identifikasi dan penafsiran terhadap alur cerita, tema dan unsur pendidikan formal yang terdapat dalam novel Bumi Manusia. Setelah melakukan analisis, penulis menarik kesimpulan bahwa gambaran pendidikan formal disajikan dalam tema yang dominan pada alur cerita Bumi Manusia. Gambaran yang diperoleh tentang pendidikan formal di Indonesia awal abad ke-20 dalam novel Bumi Manusia adalah (1) Waktu pelaksanaan pendidikan, (2) Tata aturan dan karakteristik pendidikan, (3) Jenjang dan jenis pendidikan, (4) Latar belakang pelajar, (5) Bidang pengetahuan yang dipelajari, (6) Guru-Guru di Sekolah Hindia, (7) Bahasa dalam pendidikan, (8) Acara-acara sekolah, dan (9) Gaya hidup. Hasil penelitian terkait model pendidikan dapat dijadikan masukan untuk pengembangan sistem pendidikan yang lebih baik pada masa sekarang.
Kata Kunci: Pendidikan formal, masa penjajahan Belanda, novel Bumi Manusia
{"title":"Gambaran Pendidikan Formal di Indonesia Awal Abad Ke-20 dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer","authors":"Dede Rachmat","doi":"10.30998/DISKURSUS.V2I02.6670","DOIUrl":"https://doi.org/10.30998/DISKURSUS.V2I02.6670","url":null,"abstract":"<p>Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengungkapkan gambaran pendidikan formal di Indonesia awal abad ke-20 dalam novel <em>Bumi Manusia</em> karya Pramoedya Ananta Toer. Hipotesis yang diuji meliputi 1) Penggambaran pendidikan formal. 2) Tema pendidikan dalam alur cerita <em>Bumi Manusia.</em> dan<em> </em>3). Proses pendidikan formal tokoh Minke. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Analisis Isi. Analisis Isi adalah strategi untuk menangkap pesan dalam karya sastra. Proses yang dilakukan adalah dengan membuat inferensi melalui proses identifikasi dan penafsiran terhadap alur cerita, tema dan unsur pendidikan formal yang terdapat dalam novel <em>Bumi Manusia.</em> Setelah melakukan analisis, penulis menarik kesimpulan bahwa gambaran pendidikan formal disajikan dalam tema yang dominan pada alur cerita <em>Bumi Manusia. </em>Gambaran yang diperoleh tentang pendidikan formal di Indonesia awal abad ke-20 dalam novel <em>Bumi Manusia </em>adalah (1) Waktu pelaksanaan pendidikan, (2) Tata aturan dan karakteristik pendidikan, (3) Jenjang dan jenis pendidikan, (4) Latar belakang pelajar, (5) Bidang pengetahuan yang dipelajari, (6) Guru-Guru di Sekolah Hindia, (7) Bahasa dalam pendidikan, (8) Acara-acara sekolah, dan (9) Gaya hidup. Hasil penelitian terkait model pendidikan dapat dijadikan masukan untuk pengembangan sistem pendidikan yang lebih baik pada masa sekarang.</p><p> </p><h5>Kata Kunci: Pendidikan formal, masa penjajahan Belanda, novel <em>Bumi Manusia</em></h5><div align=\"center\"><hr align=\"center\" noshade=\"noshade\" size=\"1\" width=\"100%\" /></div>","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117223279","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-07-21DOI: 10.30998/DISKURSUS.V1I03.6689
Hartinie Hartinie
Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Motivasi Ekstrinsik dan Persepsi siswa pada perpustakaan sekolah terhadap Hasil belajar bahasa Indonesia. Hipotesis penelitian ini meliputi: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan Motivasi Ekstrinsik dan Persepsi siswa pada perpustakaan sekolah secara bersama-sama terhadap hasil belajar bahasa Indonesia, 2. Terdapat pengaruh yang signifikan Motivasi Ekstrinsik terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia 3. Terdapat pengaruh yang signifikan Persepsi siswa pada perpustakaan sekolah terhadap Hasil belajar bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey deskriptif dengan mengambil sampel sebanyak 88 siswa kelas X tahun ajaran 2018/2019 yang berasal dari tiga Sekolah Menengah Kejuaruan Negeri Kota Tangerang Selatan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi ekstrinsik dan persepsi siswa pada perpustakaan sekolah secara bersama-sama terhadap hasil belajar bahasa Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Fhitung = 6,919 dan Sig. 0,002 < 0,05. Secara bersama-sama variabel motivasi ekstrinsik dan persepsi siswa pada perpustakaan sekolah memberikan kontribusi sebesar 14 % terhadap variabel hasil belajar bahasa Indonesia siswa SMK Negeri di Kota Tangerang Selatan. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi ekstrinsik terhadap hasil belajar bahasa Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 3,282 dan Sig. 0,001 < 0,05. Variabel motivasi ekstrinsik memberikan kontribusi sebesar 10,09 % dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa SMK Negeri di Kota Tangerang Selatan. 3). Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi siswa pada perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar bahasa Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 2,186 dan Sig. 0,032 < 0,05. Variabel persepsi siswa pada perpustakaan sekolah memberikan kontribusi sebesar 3,91 % dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa SMK Negeri di Kota Tangerang Selatan.. Kata Kunci: Motivasi ekstrinsik, persepsi siswa pada perpustakaan sekolah, hasil belajar bahasa Indonesia
{"title":"Pengaruh Motivasi Ekstrinsik Dan Persepsi Siswa Pada Perpustakaan Sekolah Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia","authors":"Hartinie Hartinie","doi":"10.30998/DISKURSUS.V1I03.6689","DOIUrl":"https://doi.org/10.30998/DISKURSUS.V1I03.6689","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Motivasi Ekstrinsik dan Persepsi siswa pada perpustakaan sekolah terhadap Hasil belajar bahasa Indonesia. Hipotesis penelitian ini meliputi: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan Motivasi Ekstrinsik dan Persepsi siswa pada perpustakaan sekolah secara bersama-sama terhadap hasil belajar bahasa Indonesia, 2. Terdapat pengaruh yang signifikan Motivasi Ekstrinsik terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia 3. Terdapat pengaruh yang signifikan Persepsi siswa pada perpustakaan sekolah terhadap Hasil belajar bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey deskriptif dengan mengambil sampel sebanyak 88 siswa kelas X tahun ajaran 2018/2019 yang berasal dari tiga Sekolah Menengah Kejuaruan Negeri Kota Tangerang Selatan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi ekstrinsik dan persepsi siswa pada perpustakaan sekolah secara bersama-sama terhadap hasil belajar bahasa Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Fhitung = 6,919 dan Sig. 0,002 < 0,05. Secara bersama-sama variabel motivasi ekstrinsik dan persepsi siswa pada perpustakaan sekolah memberikan kontribusi sebesar 14 % terhadap variabel hasil belajar bahasa Indonesia siswa SMK Negeri di Kota Tangerang Selatan. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan motivasi ekstrinsik terhadap hasil belajar bahasa Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 3,282 dan Sig. 0,001 < 0,05. Variabel motivasi ekstrinsik memberikan kontribusi sebesar 10,09 % dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa SMK Negeri di Kota Tangerang Selatan. 3). Terdapat pengaruh yang signifikan persepsi siswa pada perpustakaan sekolah terhadap hasil belajar bahasa Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai thitung = 2,186 dan Sig. 0,032 < 0,05. Variabel persepsi siswa pada perpustakaan sekolah memberikan kontribusi sebesar 3,91 % dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa SMK Negeri di Kota Tangerang Selatan.. Kata Kunci: Motivasi ekstrinsik, persepsi siswa pada perpustakaan sekolah, hasil belajar bahasa Indonesia","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"46 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114878092","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-07-21DOI: 10.30998/DISKURSUS.V2I01.6658
Eli Herlina
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memeroleh data empiris tentang (1) Ironi dalam alur cerpen “Doa Seorang Perawan” Karya Bondan Winarno, (2) Ironi dalam penokohan cerpen “Doa Seorang Perawan” Karya Bondan Winarno, (3) Ironi dalam parateks cerpen “Doa Seorang Perawan” Karya Bondan Winarno. Metode penelitian yang digunakan adalah adalah metode kualitatif dengan teknik analisis isi (content analiysis). Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat post positivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai bulan Januari 2019. Hasil penelitian menunjukkan ironi yang signifikan antara teks inti cerpen “Doa Seorang Perawan” karya Bondan Winarno dengan komposisi musik La Priere d’une Vierge gubahan Tekhla Badarzweska yaitu ironi pada alur, penokohan dan parateks cerpen “Doa Seorang Perawan” karya Bondan Winarno.Kata Kunci: Ironi, semiotik, parateks
{"title":"Keragaman Ironi dalam Cerpen “Doa Sang Perawan “ Karya Bondan Winarno (Sebuah Kajian Paratekstual)","authors":"Eli Herlina","doi":"10.30998/DISKURSUS.V2I01.6658","DOIUrl":"https://doi.org/10.30998/DISKURSUS.V2I01.6658","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memeroleh data empiris tentang (1) Ironi dalam alur cerpen “Doa Seorang Perawan” Karya Bondan Winarno, (2) Ironi dalam penokohan cerpen “Doa Seorang Perawan” Karya Bondan Winarno, (3) Ironi dalam parateks cerpen “Doa Seorang Perawan” Karya Bondan Winarno. Metode penelitian yang digunakan adalah adalah metode kualitatif dengan teknik analisis isi (content analiysis). Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat post positivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai bulan Januari 2019. Hasil penelitian menunjukkan ironi yang signifikan antara teks inti cerpen “Doa Seorang Perawan” karya Bondan Winarno dengan komposisi musik La Priere d’une Vierge gubahan Tekhla Badarzweska yaitu ironi pada alur, penokohan dan parateks cerpen “Doa Seorang Perawan” karya Bondan Winarno.Kata Kunci: Ironi, semiotik, parateks","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"336 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121161286","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-07-21DOI: 10.30998/DISKURSUS.V1I03.6692
M. Taman
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai idealisme dan nilai feminimisem dalam novel Belenggu Merah Muda karya Tyas Damaria. Hasil dari analisis ialah nilai idealisme subjektif lebih dominan dan niali idealisme objektif lebih rendah dan nilai feminimisme liberal lebih dominan dan nilai feminimisme anarkis lebih rendah dalam novel Beleggu Merah Muda Karya Tyas Damaria. Terlihat dari tujuh puluh delapan (78) kutipan dengan rincian sebagai berikut: (1) nilai idealisme subjektif sebanyak 41 %, (2) nilai idealisme objektif sebanyak 17 %, (3) nilai idealisme personal sebanyak 23%. Disamping itu terdapat nilai Feminimisme sebagai berikut: (1) nilai feminimisme sebanyak 9 %, (2) nilai feminimisme anarkis sebanyak 7 %, (3) nilai feminimisme radikal sebanyak 7 %.Kata Kunci : Nilai Idealisme, Nilai Feminimisme
{"title":"Nilai Idealisme dan Feminimisme dalam Novel Belenggu Merah Muda Karya Tyas Damaria","authors":"M. Taman","doi":"10.30998/DISKURSUS.V1I03.6692","DOIUrl":"https://doi.org/10.30998/DISKURSUS.V1I03.6692","url":null,"abstract":"Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai idealisme dan nilai feminimisem dalam novel Belenggu Merah Muda karya Tyas Damaria. Hasil dari analisis ialah nilai idealisme subjektif lebih dominan dan niali idealisme objektif lebih rendah dan nilai feminimisme liberal lebih dominan dan nilai feminimisme anarkis lebih rendah dalam novel Beleggu Merah Muda Karya Tyas Damaria. Terlihat dari tujuh puluh delapan (78) kutipan dengan rincian sebagai berikut: (1) nilai idealisme subjektif sebanyak 41 %, (2) nilai idealisme objektif sebanyak 17 %, (3) nilai idealisme personal sebanyak 23%. Disamping itu terdapat nilai Feminimisme sebagai berikut: (1) nilai feminimisme sebanyak 9 %, (2) nilai feminimisme anarkis sebanyak 7 %, (3) nilai feminimisme radikal sebanyak 7 %.Kata Kunci : Nilai Idealisme, Nilai Feminimisme","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132189679","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2019-11-28DOI: 10.30998/diskursus.v1i02.4398
Homsaniwati Homsaniwati
Penelitian survei ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis secara empiris pengaruh kecerdasan interpersonal dan penguasaan diksi secara bersama-sama/parsial terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Populasi terjangkau pada penelitian ini adalah siswa kelas XI pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Kec. Gambir, Jakarta Pusat, sebanyak 60 responden. Sampel penelitian diperoleh melalui metode simple random sampling. Rancangan penelitian yang digunakan melalui teknik korelasi dengan tiga variabel yang terdiri atas dua variabel bebas, yaitu kecerdasan interpersonal dan penguasaan diksi serta satu variabel terikat, yaitu kemampuan menulis cerita pendek. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner serta tes obyektif dan tertulis untuk semua variabel. Data yang terkumpul selanjutnya menggunakan teknik korelasi dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan interpersonal dan penguasaan diksi baik secara bersama-sama maupun secara tersendiri terhadap kemampuan menulis cerita pendek.Kata Kunci: kecerdasan interpersonal, diksi, menulis, cerita pendek
{"title":"Pengaruh Kecerdasan Interpersonal dan Penguasaan Diksi terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek","authors":"Homsaniwati Homsaniwati","doi":"10.30998/diskursus.v1i02.4398","DOIUrl":"https://doi.org/10.30998/diskursus.v1i02.4398","url":null,"abstract":"Penelitian survei ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis secara empiris pengaruh kecerdasan interpersonal dan penguasaan diksi secara bersama-sama/parsial terhadap kemampuan menulis cerita pendek. Populasi terjangkau pada penelitian ini adalah siswa kelas XI pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Kec. Gambir, Jakarta Pusat, sebanyak 60 responden. Sampel penelitian diperoleh melalui metode simple random sampling. Rancangan penelitian yang digunakan melalui teknik korelasi dengan tiga variabel yang terdiri atas dua variabel bebas, yaitu kecerdasan interpersonal dan penguasaan diksi serta satu variabel terikat, yaitu kemampuan menulis cerita pendek. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner serta tes obyektif dan tertulis untuk semua variabel. Data yang terkumpul selanjutnya menggunakan teknik korelasi dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kecerdasan interpersonal dan penguasaan diksi baik secara bersama-sama maupun secara tersendiri terhadap kemampuan menulis cerita pendek.Kata Kunci: kecerdasan interpersonal, diksi, menulis, cerita pendek","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-11-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133748148","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}