Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran dan kreatifitas produk terhadap minat beli konsumen kerupuk mulieng di Kota Beureunuen. Untuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh terhadap minat beli konsumen kerupuk mulieng di Kota Beureunuen. Dimana variabel independen yaitu Produk, Harga, Tempat, Promosi, Kreatifitas Produk dan Minat Beli (Y) sebagai variabel dependennya. Populasi dalam penelitian ini yaitu konsumen yang melakukan pembelian produk kerupuk mulieng di Kota Beureunuen sebanyak 80 orang. Sampel dalam penelitian ini ditetapkan 80 sampel yaitu konsumen yang melakukan pembelian produk kerupuk mulieng di Kota Beureunuen. Data yang dihimpun dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder, baik data kualitatif maupun data kuantitatif dan melalui kuesioner yang diisi oleh responden. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Analisis ini meliputi Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Uji Heterokedastisitas Uji Asumsi Klasik, Uji Hipotesis melalui Uji F dan Uji t, serta analisis Koefisien Determinasi (R²). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh persamaan regresi: Y = 1,353 + 0,191 X1 + 0,225 X2 + 0,217 X3+ 0,146 X4 + 0,224 X5. Hasil analisis berdasarkan uji t diketahui bahwa Variabel Produk (X1), Harga (X2), Tempat (X3), Promosi (X4) dan Kreatifitas Produk (X5) berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli konsumen Kerupuk Mulieng Di Kota Beureunuen. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel harga (X2) mempunyai pengaruh paling dominan yaitu sebesar 0,225 atau 22,5 % minat beli konsumen Kerupuk Mulieng Di Kota Beureunuen. Hubungan antara variabel dependen dan independen yaitu masing-masing variabel produk (X1), harga (X2), tempat (X3), promosi (X4) dan kreatifitas produk (X5) terhadap minat beli konsumen Kerupuk Mulieng Di Kota Beureunuen dengan koefisien korelasi sebesar 0,993. Ini berarti hubungan tersebut sangat kuat. Koefisien determinasi variabel produk (X1), harga (X2), tempat (X3), promosi (X4) dan kreatifitas produk (X5) sebesar 0,9862 = 0,937, ini berarti terdapat pengaruh terhadap minat beli konsumen Kerupuk Mulieng Di Kota Beureunuen sebesar 93,7 %, sedangkan sisanya 6,3 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata kunci: Bauran Pemasaran, Kreatifitas Produk, Minat Beli
{"title":"PENGARUH BAURAN PEMASARAN DAN KREATIFITAS PRODUK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN KERUPUK MULIENG DI KOTA BEUREUNUEN","authors":"Eka Agustina, Darmi Darmi, T. Rahmah","doi":"10.47647/jrr.v4i2.700","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jrr.v4i2.700","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran dan kreatifitas produk terhadap minat beli konsumen kerupuk mulieng di Kota Beureunuen. Untuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh terhadap minat beli konsumen kerupuk mulieng di Kota Beureunuen. Dimana variabel independen yaitu Produk, Harga, Tempat, Promosi, Kreatifitas Produk dan Minat Beli (Y) sebagai variabel dependennya. Populasi dalam penelitian ini yaitu konsumen yang melakukan pembelian produk kerupuk mulieng di Kota Beureunuen sebanyak 80 orang. Sampel dalam penelitian ini ditetapkan 80 sampel yaitu konsumen yang melakukan pembelian produk kerupuk mulieng di Kota Beureunuen. Data yang dihimpun dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder, baik data kualitatif maupun data kuantitatif dan melalui kuesioner yang diisi oleh responden. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Analisis ini meliputi Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Uji Heterokedastisitas Uji Asumsi Klasik, Uji Hipotesis melalui Uji F dan Uji t, serta analisis Koefisien Determinasi (R²). Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh persamaan regresi: Y = 1,353 + 0,191 X1 + 0,225 X2 + 0,217 X3+ 0,146 X4 + 0,224 X5. Hasil analisis berdasarkan uji t diketahui bahwa Variabel Produk (X1), Harga (X2), Tempat (X3), Promosi (X4) dan Kreatifitas Produk (X5) berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli konsumen Kerupuk Mulieng Di Kota Beureunuen. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel harga (X2) mempunyai pengaruh paling dominan yaitu sebesar 0,225 atau 22,5 % minat beli konsumen Kerupuk Mulieng Di Kota Beureunuen. Hubungan antara variabel dependen dan independen yaitu masing-masing variabel produk (X1), harga (X2), tempat (X3), promosi (X4) dan kreatifitas produk (X5) terhadap minat beli konsumen Kerupuk Mulieng Di Kota Beureunuen dengan koefisien korelasi sebesar 0,993. Ini berarti hubungan tersebut sangat kuat. Koefisien determinasi variabel produk (X1), harga (X2), tempat (X3), promosi (X4) dan kreatifitas produk (X5) sebesar 0,9862 = 0,937, ini berarti terdapat pengaruh terhadap minat beli konsumen Kerupuk Mulieng Di Kota Beureunuen sebesar 93,7 %, sedangkan sisanya 6,3 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata kunci: Bauran Pemasaran, Kreatifitas Produk, Minat Beli","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"115 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134555358","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian yang berjudul “Inflementasi Penerapan Disiplin Dimasa Covid 19 Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Pada Siswa SMA Negeri 1 Sigli Kabupaten Pidie” Bertujuan uutuk mengetahui sejauh mana penerapan disiplin dan prokes yang diharuskan oleh pemerintah pada sekolah tersebut, dimana implemtasi kegiatan tersebut merupakan tanggungjawab bersama antara aparat pemerintah, dinas terkait, pimpinan sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan serta seluruh siswa, hal ini penting karena keberhasilan dalam mengajar sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tingkat kedisiplinan siswa, guru beserta pimpinan sekolah. Dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi dan penyebaran angket. dan studi dokumentasi. Teknik wawancara dan observasi merupakan teknik pengumpulan data primer, sedangkan studi dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data sekunder. Berdasarkan temuan dari hasil wawancara dan observasi ke lapangan penelitian serta penyebaran angket dan telah disisi olehpimpinan sekolah,para guru pendidikan jasmnai dan siswa pada SMA Negeri 1 Sigli, maka bahwa sistem atau pelaksanaan disiplin siswa selama mewabahnya covid 19 sedikit lebih ditekan karena terkait kekhawatiran merebaknya dengan cepat virus covid 19 di sekolah, akan tetapi adanya kelemahan sistem atau pelaksanaan pembelajaran di sekolah karena pembatasan sosial yang diprogramkan oleh pemerintah, namun masih dapat diatasi oleh para guru dengan model pembelajaran daring, sehingga proses belajar siswa dapat berjalan melalui sistem jarak jauh dengan menggunakan laptop atau gajet yang dimiliki oleh para siswa. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan disiplin di sekolah tersebut masih dikategorikan dengan tingkat disiplin yang baik dalam menunjang program pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus covid 19 yang begitu masif.Kata Kunci : Implementasi Kedisiplinan, Prrestasi dan Covid 19
{"title":"IMPLEMENTASI PENERAPAN DISIPLIN DIMASA COVID 19 DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA SMA NEGERI 1 SIGLI KABUPATEN PIDIE","authors":"Jafaruddin Jafaruddin, Indah Lestari","doi":"10.47647/jrr.v4i2.676","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jrr.v4i2.676","url":null,"abstract":"Penelitian yang berjudul “Inflementasi Penerapan Disiplin Dimasa Covid 19 Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Pada Siswa SMA Negeri 1 Sigli Kabupaten Pidie” Bertujuan uutuk mengetahui sejauh mana penerapan disiplin dan prokes yang diharuskan oleh pemerintah pada sekolah tersebut, dimana implemtasi kegiatan tersebut merupakan tanggungjawab bersama antara aparat pemerintah, dinas terkait, pimpinan sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan serta seluruh siswa, hal ini penting karena keberhasilan dalam mengajar sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tingkat kedisiplinan siswa, guru beserta pimpinan sekolah. Dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi dan penyebaran angket. dan studi dokumentasi. Teknik wawancara dan observasi merupakan teknik pengumpulan data primer, sedangkan studi dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data sekunder. Berdasarkan temuan dari hasil wawancara dan observasi ke lapangan penelitian serta penyebaran angket dan telah disisi olehpimpinan sekolah,para guru pendidikan jasmnai dan siswa pada SMA Negeri 1 Sigli, maka bahwa sistem atau pelaksanaan disiplin siswa selama mewabahnya covid 19 sedikit lebih ditekan karena terkait kekhawatiran merebaknya dengan cepat virus covid 19 di sekolah, akan tetapi adanya kelemahan sistem atau pelaksanaan pembelajaran di sekolah karena pembatasan sosial yang diprogramkan oleh pemerintah, namun masih dapat diatasi oleh para guru dengan model pembelajaran daring, sehingga proses belajar siswa dapat berjalan melalui sistem jarak jauh dengan menggunakan laptop atau gajet yang dimiliki oleh para siswa. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan disiplin di sekolah tersebut masih dikategorikan dengan tingkat disiplin yang baik dalam menunjang program pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus covid 19 yang begitu masif.Kata Kunci : Implementasi Kedisiplinan, Prrestasi dan Covid 19","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"259 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116233068","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Bahan Ajar kinematika yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa guru dalam representasi multimodal fisika di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Dalam melakukan penelitian digunakan metode deskriptif dan evaluatif. Metode deskriptif digunakan pada tahap awal, yaitu mengumpulkan data tentang kondisi yang ada. Metode evaluatif, digunakan untuk mengevaluasi pengembangan pengujian bahan ajar. Bahan ajar dikembangkan melalui serangkaian uji coba, dan setiap uji coba diadakan kegiatan evaluasi, baik evaluasi maupun hasil proses evaluasi. Hipotesis dari penelitian ini adalah tingkat keterbacaan Bahan Ajar kinematika dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa guru fisika.Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu tes, angket, observasi, wawancara dan pengarsipan hasil mata kuliah. Pengembangan Bahan Ajar Kinematika telah diuji untuk mengetahui tingkat keterbacaan sampel kecil dimana hasil 66,7%, dan sampel 75,3% kategori tinggi, kegrafikaan 79,75%, tingkat keterbacaan isi 89,5%. Penggunaan Bahan Ajar Kinematika dalam perkuliahan Studi Fisika Sekolah I dapat meningkatkan representasi verbal, gambar, dan grafik mahasiswa guru fisika pada kategori tes awal 99,4 dan tes akhir 50,7 N-Gain 0,55 dan kategori tinggi representasi matematis tes awal tes akhir tes 60,3 118,8 N-Gain 0,73. Berdasarkan hasil yang diperoleh penelitian ini telah berhasil mengembangkan bahan ajar kinematika mutimodal untuk meningkatkan kemampuan representasi (verbal, matematis,Kata Kunci: Pembelajaran kinematika, kemampuan representasi multimodal
本研究旨在开发一种可以用来提高教师学生在教师教育学院多元物理表现方面的能力的动力学教学材料。用于描述性和评价方法的研究。早期使用的描述性方法是收集现有条件的数据。评估方法,用于评估材料测试开发。教材是通过一系列的试验来开发的,每个测试都有评估活动,包括评估过程的结果和评估过程的结果。本研究的假设是,动力学教学材料的阅读水平可以提高学生物理教师的能力。用于收集数据的技术,如测试、标签、观察、采访和归档。动力学教学材料的发展被测试以确定结果为66.7%的小样本阅读水平,样本为75.3%高类别,读数为79.75%,阅读率为89.5%。在学校物理研究课上,动力学教学材料的使用可以增加物理教师学生在99.4级和50.7 n -收益0.55级和高类别的数学表现基于本研究获得的结果,研究成功地开发了一种mutimodal动力学教学材料,以提高表现能力(口头、数学、关键词:动能学习、multimodal表现能力)
{"title":"PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KINEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MULTIMODAL REPRESENTASI MAHASISWA CALON GURU FISIKA","authors":"H. Hamdi, M. Muchsin, Muhammad Saiful","doi":"10.47647/jrr.v4i2.693","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jrr.v4i2.693","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Bahan Ajar kinematika yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa guru dalam representasi multimodal fisika di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Dalam melakukan penelitian digunakan metode deskriptif dan evaluatif. Metode deskriptif digunakan pada tahap awal, yaitu mengumpulkan data tentang kondisi yang ada. Metode evaluatif, digunakan untuk mengevaluasi pengembangan pengujian bahan ajar. Bahan ajar dikembangkan melalui serangkaian uji coba, dan setiap uji coba diadakan kegiatan evaluasi, baik evaluasi maupun hasil proses evaluasi. Hipotesis dari penelitian ini adalah tingkat keterbacaan Bahan Ajar kinematika dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa guru fisika.Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu tes, angket, observasi, wawancara dan pengarsipan hasil mata kuliah. Pengembangan Bahan Ajar Kinematika telah diuji untuk mengetahui tingkat keterbacaan sampel kecil dimana hasil 66,7%, dan sampel 75,3% kategori tinggi, kegrafikaan 79,75%, tingkat keterbacaan isi 89,5%. Penggunaan Bahan Ajar Kinematika dalam perkuliahan Studi Fisika Sekolah I dapat meningkatkan representasi verbal, gambar, dan grafik mahasiswa guru fisika pada kategori tes awal 99,4 dan tes akhir 50,7 N-Gain 0,55 dan kategori tinggi representasi matematis tes awal tes akhir tes 60,3 118,8 N-Gain 0,73. Berdasarkan hasil yang diperoleh penelitian ini telah berhasil mengembangkan bahan ajar kinematika mutimodal untuk meningkatkan kemampuan representasi (verbal, matematis,Kata Kunci: Pembelajaran kinematika, kemampuan representasi multimodal","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115320013","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
This research is a research development practicum guide in the field of chemistry education. The aims of this research are (1) to obtain a practicum guide based on the Discovery type syntax, (2) the significant difference in the improvement of learning outcomes that are learned using the existing practicum guides at school with the Discovery type practicum guides, (3) the effectiveness of the learning process taught by using the Discovery type practicum guide. using the Discovery type practicum guide. The stages in this research are (1) Syntax analysis of the Discovery learning model to determine the components of the chemical practicum guide according to the Discovery type, (2) Compile and develop a chemical practicum guide on acid-base solution materials according to the Discovery type syntax, (3) Standardization or feasibility test of practicum guides for teacher validators, (4) Implementation of practicum guides for class XI students of SMA Negeri Unggul Sigli, (5) Analyzing the effectiveness of the Discovery type practicum guide in learning Acid-Base Solutions that have been tested. The results of the feasibility test for the Discovery type practicum guide 3.41 and the practicum guide at school 2.31. While the effectiveness of the use of the Discovery type practicum guide and the practicum guide commonly used in schools, judging by student learning outcomes, it is known that the experimental class I which uses the Discovery type practicum guide is an average of 86.00 with an increase in learning outcomes of 71.4% while the experimental class II which uses a practicum guide in the LKS an average of 61.75 with an increase in learning outcomes of 58.8%. So it can be concluded that the Discovery type practicum guide and the practicum guide being studied are feasible to be used as practicum guides in schools, with increased learning outcomes using the Discovery type practicum guide being higher in value than the existing practicum guides in the lectures.Keywords: Development of Practicum Guide, Type of Discovery.
{"title":"PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM TIPE DISCOVERY PADA MATERI LARUTAN ASAM BASA DI SMA NEGERI UNGGUL SIGLI","authors":"Zakiah Zakiah, M. Maisura, Makawiyah Makawiyah","doi":"10.47647/jrr.v4i2.670","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jrr.v4i2.670","url":null,"abstract":"This research is a research development practicum guide in the field of chemistry education. The aims of this research are (1) to obtain a practicum guide based on the Discovery type syntax, (2) the significant difference in the improvement of learning outcomes that are learned using the existing practicum guides at school with the Discovery type practicum guides, (3) the effectiveness of the learning process taught by using the Discovery type practicum guide. using the Discovery type practicum guide. The stages in this research are (1) Syntax analysis of the Discovery learning model to determine the components of the chemical practicum guide according to the Discovery type, (2) Compile and develop a chemical practicum guide on acid-base solution materials according to the Discovery type syntax, (3) Standardization or feasibility test of practicum guides for teacher validators, (4) Implementation of practicum guides for class XI students of SMA Negeri Unggul Sigli, (5) Analyzing the effectiveness of the Discovery type practicum guide in learning Acid-Base Solutions that have been tested. The results of the feasibility test for the Discovery type practicum guide 3.41 and the practicum guide at school 2.31. While the effectiveness of the use of the Discovery type practicum guide and the practicum guide commonly used in schools, judging by student learning outcomes, it is known that the experimental class I which uses the Discovery type practicum guide is an average of 86.00 with an increase in learning outcomes of 71.4% while the experimental class II which uses a practicum guide in the LKS an average of 61.75 with an increase in learning outcomes of 58.8%. So it can be concluded that the Discovery type practicum guide and the practicum guide being studied are feasible to be used as practicum guides in schools, with increased learning outcomes using the Discovery type practicum guide being higher in value than the existing practicum guides in the lectures.Keywords: Development of Practicum Guide, Type of Discovery.","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"126 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114696450","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Silabus dan RPP merupakan persiapan paling minimal seorang guru ketika hendak mengajar. Berdasar kepada hasil analisa pada tahun pelajaran 2020/2021 di SMK Negeri 2 Peureulak, muncul permasalahan rendahnya guru yang membuat perencanaan pembelajaran khususnya penyusunan silabus dan RPP. Untuk meneliti lemahnya kinerja guru dalam hal tersebut, dilakukanlah penelitian untuk melihat sejauh mana langkah supervisi akademik kepala sekolah dapat meningkatkankompetensi guru dalam penyusunan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Untuk mengecek originalitas silabus dan RPP yang disusun guru, kepala sekolah melakukan supervisi kelas. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan rencana yang dimuat dalam silabus dan RPP dengan penerapannya di kelas. Jika sesuai maka dapat dipastikan,kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP tersebut benar (bukan jiplakan atau dibuatkan orang lain). Jika banyak ketidaksesuaian maka ada kemungkinan silabus dan RPP tersebut dibuatkan oleh orang lain. Supervisi akademik secara berkelanjutan terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP di SMK Negeri 2 Peureulak. Ini terbukti dengan meningkatnya jumlah silabus guru yang baik dari 31% menjadi 83% setelah supervisi akademik. Selain itu jumlah RPP yang berkualitas baik juga meningkat dari 31% menjadi 89%. Peningkatan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP yang baik meningkat sebesar 52% dan 58%.Kata kunci: Kompetensi guru, silabus dan rpp, supervisi akademik berkelanjutan
{"title":"UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN SILABUS DAN RPP MELALUI SUPERVISI AKADEMIK YANG BERKELANJUTAN DI SMK NEGERI 2 PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR","authors":"Fauzi Fauzi","doi":"10.47647/jrr.v4i2.661","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jrr.v4i2.661","url":null,"abstract":"Silabus dan RPP merupakan persiapan paling minimal seorang guru ketika hendak mengajar. Berdasar kepada hasil analisa pada tahun pelajaran 2020/2021 di SMK Negeri 2 Peureulak, muncul permasalahan rendahnya guru yang membuat perencanaan pembelajaran khususnya penyusunan silabus dan RPP. Untuk meneliti lemahnya kinerja guru dalam hal tersebut, dilakukanlah penelitian untuk melihat sejauh mana langkah supervisi akademik kepala sekolah dapat meningkatkankompetensi guru dalam penyusunan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Untuk mengecek originalitas silabus dan RPP yang disusun guru, kepala sekolah melakukan supervisi kelas. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan rencana yang dimuat dalam silabus dan RPP dengan penerapannya di kelas. Jika sesuai maka dapat dipastikan,kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP tersebut benar (bukan jiplakan atau dibuatkan orang lain). Jika banyak ketidaksesuaian maka ada kemungkinan silabus dan RPP tersebut dibuatkan oleh orang lain. Supervisi akademik secara berkelanjutan terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP di SMK Negeri 2 Peureulak. Ini terbukti dengan meningkatnya jumlah silabus guru yang baik dari 31% menjadi 83% setelah supervisi akademik. Selain itu jumlah RPP yang berkualitas baik juga meningkat dari 31% menjadi 89%. Peningkatan kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP yang baik meningkat sebesar 52% dan 58%.Kata kunci: Kompetensi guru, silabus dan rpp, supervisi akademik berkelanjutan","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"36 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132517553","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tinju merupakan cabang olahraga bela diri yang dimainkan oleh kaum pria dan wanita yang mempunyai sifat-sifat keras yang dipertandingkan di atas ring, dilakukan oleh dua orang yang saling berhadapan, masing-masing berusaha memukul lawan dengan cara melepaskan pukulan-pukulan. Permasalahan dalam rumusan ini adalah factor-faktor apakah yang menjadi hambatan-hambatan terhadap perkembangan cabang olahraga tinju di Kabupaten Pidie. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalahuntuk mengetahui tentang faktor-faktor apakah yang menjadi hambatanhambatan perkembangan tinju di sasana yang ada di Kabupaten Pidie. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh Pengurus Cabang Pertina, pelatih dan atlet Kabupaten Pidie yang berjumlah 39 orang. Sedangkan yang menjadi sampel pada penelitian ini diambil dari keseluruhan jumlah populasi (total sampel).yaitu 39 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dapat diterima kebenaranya. Dengan kata lain bahwa perkembangan cabang olahraga tinju di Kabupaten Pidie masih menemukan berbagai hambatan-hambatan Kata kunci Tinju, Cabang Olahraga, Hambatan
{"title":"HAMBATAN-HAMBATAN CABANG OLAHRAGA TINJU DI KABUPATEN PIDIE","authors":"Sumarjo Sumarjo","doi":"10.47647/jrr.v4i2.677","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jrr.v4i2.677","url":null,"abstract":"Tinju merupakan cabang olahraga bela diri yang dimainkan oleh kaum pria dan wanita yang mempunyai sifat-sifat keras yang dipertandingkan di atas ring, dilakukan oleh dua orang yang saling berhadapan, masing-masing berusaha memukul lawan dengan cara melepaskan pukulan-pukulan. Permasalahan dalam rumusan ini adalah factor-faktor apakah yang menjadi hambatan-hambatan terhadap perkembangan cabang olahraga tinju di Kabupaten Pidie. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalahuntuk mengetahui tentang faktor-faktor apakah yang menjadi hambatanhambatan perkembangan tinju di sasana yang ada di Kabupaten Pidie. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh Pengurus Cabang Pertina, pelatih dan atlet Kabupaten Pidie yang berjumlah 39 orang. Sedangkan yang menjadi sampel pada penelitian ini diambil dari keseluruhan jumlah populasi (total sampel).yaitu 39 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dapat diterima kebenaranya. Dengan kata lain bahwa perkembangan cabang olahraga tinju di Kabupaten Pidie masih menemukan berbagai hambatan-hambatan Kata kunci Tinju, Cabang Olahraga, Hambatan","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129642052","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Increasing students' mathematical representation skills is one of the factors in achieving the goals of mathematics education. Applying the Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning model is a learning process in which the goals and desires of individuals or students are built and achieved openly on the material of a two-variable linear equation system (SPLDV). The AIR learning model is a learning model in which it has three main phases, namely auditory (listening), intellectually (understanding), repetition (repetition). The formulation of the problem in this study is whether there is a difference in the average application of the Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning model on students' mathematical representation abilities with the application of conventional learning models. The population in this study is class X semester 1 of SMA Negeri 2 Sigli in 2021/2022. The sampling technique used purposive sampling technique. This study used two classes, namely the experimental class and the control class. Learning in class X MIPA-2 as many as 20 students as an experimental class was carried out using the AIR learning model, while learning in class X Language-1 as many as 16 students as a control class was carried out using conventional learning models. The research instrument is in the form of questions given in the form of pretest and posttest consisting of five essay questions. Based on the results of data processing with the help of statistical software, the results of the normality test on the pre-test with sig. 0.20 0.05 and post-test with sig. 0.20 0.05. By using the t-test, namely the Independent Sample T-test in the post-test with a significance level of 5%, the significance value of 0.028 0.05 is obtained, then H0 is rejected and H1 is accepted. So it can be concluded that there is a significant difference in the application of the Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning model to students' mathematical representation abilities between the experimental class and the control class. Thus, the AIR learning model can be used as an alternative model in mathematics learning to improve students' mathematical representation skills.Keywords : Application of Model, (AIR) Auditory, Intellectually, Repetition, Students' Mathematical Representation Ability
提高学生的数学表达能力是实现数学教育目标的因素之一。运用听觉、智力、重复(AIR)学习模式是一种学习过程,在这种学习过程中,个人或学生的目标和愿望是在双变量线性方程系统(SPLDV)的材料上公开建立和实现的。AIR学习模式是一种学习模式,它有三个主要阶段,即听觉(倾听)、智力(理解)、重复(重复)。本研究问题的提法是:平均应用听觉、智力、重复(AIR)学习模式对学生数学表征能力的影响与应用常规学习模式是否存在差异。本研究人群为2021/2022年SMA Negeri 2 Sigli第一学期X班。抽样技术采用目的性抽样技术。本研究采用两个班级,即实验班和控制班。X语言-2班作为实验班的学习人数为20人,采用AIR学习模式;X语言-1班作为对照班的学习人数为16人,采用常规学习模式。研究工具以问题的形式,以前测和后测的形式给出,由五个短文题组成。在数据处理结果的基础上,借助统计软件,对前测和后测的正态性检验结果分别采用sig. 0.20 0.05和sig. 0.20 0.05进行正态性检验。后验采用t检验,即独立样本t检验,显著性水平为5%,得到显著性值为0.028 0.05,则拒绝H0,接受H1。综上所述,实验班和对照班在运用听觉、智力、重复(AIR)学习模式培养学生数学表征能力方面存在显著差异。因此,AIR学习模式可以作为数学学习的一种替代模式,以提高学生的数学表示能力。关键词:模型应用,(AIR)听觉,智力,重复,学生数学表征能力
{"title":"PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPETITION (AIR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA","authors":"R. Hayati, Mirunnisa Mirunnisa, J. Junaidi","doi":"10.47647/jrr.v4i2.658","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jrr.v4i2.658","url":null,"abstract":"Increasing students' mathematical representation skills is one of the factors in achieving the goals of mathematics education. Applying the Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning model is a learning process in which the goals and desires of individuals or students are built and achieved openly on the material of a two-variable linear equation system (SPLDV). The AIR learning model is a learning model in which it has three main phases, namely auditory (listening), intellectually (understanding), repetition (repetition). The formulation of the problem in this study is whether there is a difference in the average application of the Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning model on students' mathematical representation abilities with the application of conventional learning models. The population in this study is class X semester 1 of SMA Negeri 2 Sigli in 2021/2022. The sampling technique used purposive sampling technique. This study used two classes, namely the experimental class and the control class. Learning in class X MIPA-2 as many as 20 students as an experimental class was carried out using the AIR learning model, while learning in class X Language-1 as many as 16 students as a control class was carried out using conventional learning models. The research instrument is in the form of questions given in the form of pretest and posttest consisting of five essay questions. Based on the results of data processing with the help of statistical software, the results of the normality test on the pre-test with sig. 0.20 0.05 and post-test with sig. 0.20 0.05. By using the t-test, namely the Independent Sample T-test in the post-test with a significance level of 5%, the significance value of 0.028 0.05 is obtained, then H0 is rejected and H1 is accepted. So it can be concluded that there is a significant difference in the application of the Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) learning model to students' mathematical representation abilities between the experimental class and the control class. Thus, the AIR learning model can be used as an alternative model in mathematics learning to improve students' mathematical representation skills.Keywords : Application of Model, (AIR) Auditory, Intellectually, Repetition, Students' Mathematical Representation Ability","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"50 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129002041","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini berjudul ”Pembinaan Prestasi Olahraga Bulu Tangkis Pada Siswa Kelas X Sman 1 Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya”, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh pembinaan prestasi olahraga bulutangkis serta faktor-faktor yang mempengaruhinya pada siswa kelas X di SMAN 1 Trienggadeng. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Trienggadeng, kecamatan Trienggadeng, kabupaten Pidie Jaya. Adapun rancangan penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan gabungan antara pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan purposive sampling untuk menentukan sampel yang digunakan. Sampel berjumlah 20 orang siswa kelas X pada SMAN 1 Trienggadeng. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket yang berisikan 15 pertanyaan terkait pengaruh pembinaan prestasi olahraga bulu tangkis. Hasil dari keseluruhan angket menunjukkan bahwa 85,00% siswa sangat setuju bahwa pembinaan prestasi olahraga bulu tangkis sangat mempengaruhi dalam peningkatan prestasi siswa dalam pertandingan bulu tangkis. Sedangkan untuk data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Peneliti telah melakukan wawancara dengan pelatih dan atlet bulu tangkis di kelas X SMAN 1 Triengadeng. Berdasarkan hasil wawancara tersebut, faktor internal dan faktor ekternal merupakan komponen penting yang sangat mempengaruhi pembinaan prestasi siswa pada olahraga bulu tangkis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan prestasi olahraga bulutangkis sangat mempengaruhi prestasi, kemampuan, dan bakat atlet dalam pertandingan bulutangkis.Kata kunci : Pembinaan, Prestasi, Bulu tangkis.
{"title":"PEMBINAAN PRESTASI CABANG BULU TANGKIS PADA SISWA KELAS X SMAN 1 TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA TAHUN 2022","authors":"Muhammad Muhammad, Muhammad Yahya","doi":"10.47647/jrr.v4i2.673","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jrr.v4i2.673","url":null,"abstract":"Penelitian ini berjudul ”Pembinaan Prestasi Olahraga Bulu Tangkis Pada Siswa Kelas X Sman 1 Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya”, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh pembinaan prestasi olahraga bulutangkis serta faktor-faktor yang mempengaruhinya pada siswa kelas X di SMAN 1 Trienggadeng. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Trienggadeng, kecamatan Trienggadeng, kabupaten Pidie Jaya. Adapun rancangan penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan gabungan antara pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan purposive sampling untuk menentukan sampel yang digunakan. Sampel berjumlah 20 orang siswa kelas X pada SMAN 1 Trienggadeng. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket yang berisikan 15 pertanyaan terkait pengaruh pembinaan prestasi olahraga bulu tangkis. Hasil dari keseluruhan angket menunjukkan bahwa 85,00% siswa sangat setuju bahwa pembinaan prestasi olahraga bulu tangkis sangat mempengaruhi dalam peningkatan prestasi siswa dalam pertandingan bulu tangkis. Sedangkan untuk data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Peneliti telah melakukan wawancara dengan pelatih dan atlet bulu tangkis di kelas X SMAN 1 Triengadeng. Berdasarkan hasil wawancara tersebut, faktor internal dan faktor ekternal merupakan komponen penting yang sangat mempengaruhi pembinaan prestasi siswa pada olahraga bulu tangkis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan prestasi olahraga bulutangkis sangat mempengaruhi prestasi, kemampuan, dan bakat atlet dalam pertandingan bulutangkis.Kata kunci : Pembinaan, Prestasi, Bulu tangkis.","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"229 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133199772","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur dengan penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI). Penelitian ini merupakan penelitian PTK yang dilakukan dalam dua siklus. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur. subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XI MIPA tahun pelajaran 2020-2021 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) untuk meningkatkan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris. Hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa dengan penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam bahasa Inggris. Berhasilnya penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada mata pelajaran Bahasa Inggris, diketahui dari adanya peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam bahasa Inggris dari sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II. Pada sebelum tindakan rata-rata nilai kemampuan berbicara siswa dalam bahasa Inggris adalah 56,7%, dengan ketegori “Kurang Mampu”, karena sebagian nilai siswa berada pada rentang 55%-69%. Pada siklus I ratarata nilai kemampuan berbicara siswa dalam bahasa Inggris adalah 73,3%, dengan ketegori “Cukup Mampu”, karena sebagian nilai siswa berada pada rentang 70%-79%. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 90,2%, dengan ketegori “Mampu”, karena sebagian nilai siswa berada pada rentang 80%-100%.Kata kunci: Strategi Pembelajaran, Kooperatif Tipe Group Investigation (GI), Kemampuan, Berbicara
{"title":"PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DALAM BAHASA INGGRIS SISWA KELAS XI MIPA SMA NEGERI 1 BIREM BAYEUN KABUPATEN ACEH TIMUR","authors":"Elly Safira","doi":"10.47647/jrr.v4i2.660","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jrr.v4i2.660","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur dengan penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI). Penelitian ini merupakan penelitian PTK yang dilakukan dalam dua siklus. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur. subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XI MIPA tahun pelajaran 2020-2021 dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) untuk meningkatkan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris. Hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa dengan penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam bahasa Inggris. Berhasilnya penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) pada mata pelajaran Bahasa Inggris, diketahui dari adanya peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam bahasa Inggris dari sebelum tindakan, siklus I, dan siklus II. Pada sebelum tindakan rata-rata nilai kemampuan berbicara siswa dalam bahasa Inggris adalah 56,7%, dengan ketegori “Kurang Mampu”, karena sebagian nilai siswa berada pada rentang 55%-69%. Pada siklus I ratarata nilai kemampuan berbicara siswa dalam bahasa Inggris adalah 73,3%, dengan ketegori “Cukup Mampu”, karena sebagian nilai siswa berada pada rentang 70%-79%. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 90,2%, dengan ketegori “Mampu”, karena sebagian nilai siswa berada pada rentang 80%-100%.Kata kunci: Strategi Pembelajaran, Kooperatif Tipe Group Investigation (GI), Kemampuan, Berbicara","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"32 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126611026","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya respon peternak sapi potong terhadap adopsi teknologi inseminasi buatan di Kecamatan Kembang Tanjung Kabupaten Pidi. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Kembang Tanjung Kabupaten Pidie dari tanggal 1 Maret sampai dengan 15 Maret tahun 2022 Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan menggunakan bantuan kuesioner Materi dalam penelitian ini yaitu peternak dari seluruh populasi peternak sapi potong yang tergabung dalam kelompok peternak maupun yang tidak tergabung dalam kelompok peternak di Kecamatan Kembang Tanjung Kabupaten Pidie. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan Respon peternak sapi potong terhadap teknologi inseminasi buatan yang ada di Kecamatan Kembang Tanjung cukup baik dalam hal ini peternak sapi potong dapat merespon teknologi inseminasi buatan, dan dapat meningkatkan populasi ternak sapi.Kata kunci : respon peternak, adopsi,teknonlogi insminasi buatan
{"title":"RESPON PETERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN KEMBANG TANJUNG KABUPATEN PIDIE TERHADAP ADOPSI TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN","authors":"Djoko Subagyo, Sri Rahayu","doi":"10.47647/jrr.v4i2.649","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jrr.v4i2.649","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya respon peternak sapi potong terhadap adopsi teknologi inseminasi buatan di Kecamatan Kembang Tanjung Kabupaten Pidi. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Kembang Tanjung Kabupaten Pidie dari tanggal 1 Maret sampai dengan 15 Maret tahun 2022 Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan menggunakan bantuan kuesioner Materi dalam penelitian ini yaitu peternak dari seluruh populasi peternak sapi potong yang tergabung dalam kelompok peternak maupun yang tidak tergabung dalam kelompok peternak di Kecamatan Kembang Tanjung Kabupaten Pidie. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan Respon peternak sapi potong terhadap teknologi inseminasi buatan yang ada di Kecamatan Kembang Tanjung cukup baik dalam hal ini peternak sapi potong dapat merespon teknologi inseminasi buatan, dan dapat meningkatkan populasi ternak sapi.Kata kunci : respon peternak, adopsi,teknonlogi insminasi buatan ","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128841916","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}