Pub Date : 2021-04-07DOI: 10.35580/JSPF.V17I1.19063
Ratnasari Ratnasari, A. Haris, Aisyah Azis
Penelitian ini merupakan penelitian study library yang bertujuan untuk megetahui gambaran kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika pada peserta didik di SMA berdasarkan hasil-hasil penelitian dengan menggunakan jurnal/artikel berupa review untuk melihat kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik berupa kemampuan menganalisis (C4), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Metode penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dengan mencari data megenai hal-hal yang berupa jurnal/artkel, buku dan sebagainya. Hasil analisis review menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika dari berbagai jurnal/artikel fisika di SMA masih dalam kategori rendah dari tahun ke tahun. Dimana indikator menganalisis (C4) menunjukkan berada dalam kategori sedang, begitupun untuk indikator mengevaluasi (C5) menunjukkan berada dalam kategori sedang, dan untuk indikator mencipta (C6) menunjukkan berada dalam kategori rendah atau secara kumulatif peserta didik belum memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi.This research is qualitative study library consistent with its objective-study category that aims to paint a picture of higher order thinking skill physical thuoght capacity on high school student based on research result using a review journal/article to stimulate learner’s hihgh level of thought ablity to analyze (C4), evaluate (C5), and create (C6). This research method uses documenting with technical content analysis by looking data on items that are journals/articles, books and so forth. Review analysis suggests idea that higher order thinking skill of physics from high school journal/ articles is still in the low category year after year. Where the analyzing (C4) indicator indicates moderate category, neither for evaluation (C5) indicator indicates moderate categori, and for the creative (C6) indicator indicates low in category or cumulatively the leaner does not have the higher order thinking skill
这项研究是一项游学图书馆研究,目的是对高中学习者的高水平的物理思维能力的洞察。该研究方法采用了文献研究方法,寻找以期刊/artkel、书籍等为基础的资料。综述分析表明,高中物理期刊/文章的高水平思维能力仍然是年复一年的低类别。分析指标(C4)表示属于中级,评估指标(C5)表示属于中级,而创造指标(C6)表示属于较低的类别或积累的学习者缺乏高水平的思维能力。qqe这个研究是研究图书馆consistent with its objective-study类别那aims to a幅图画得更高阶的思考技能的体格上高中学生改编自以为capacity研究用a journal -评论文章论点到stimulate learner’s hihgh思路ablity级to analyze (C4), evaluate (C5)和创造(C6)。这项研究的方法是用科学满足分析的方法,通过查阅历史、书籍等等的数据。分析建议:《高中日报》对身体技能的高阶分析建议人士仍在去年的低评价中。在这种分析(C4)中,适度类别的斜体性梗塞(C5)用于评估的惯性(C6)用于创造性的精简性(C6)缺乏判断力的精简性(C6)缺乏判断力的精确性
{"title":"STUDI KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI FISIKA DI SMA","authors":"Ratnasari Ratnasari, A. Haris, Aisyah Azis","doi":"10.35580/JSPF.V17I1.19063","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/JSPF.V17I1.19063","url":null,"abstract":"Penelitian ini merupakan penelitian study library yang bertujuan untuk megetahui gambaran kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika pada peserta didik di SMA berdasarkan hasil-hasil penelitian dengan menggunakan jurnal/artikel berupa review untuk melihat kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik berupa kemampuan menganalisis (C4), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Metode penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dengan mencari data megenai hal-hal yang berupa jurnal/artkel, buku dan sebagainya. Hasil analisis review menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi fisika dari berbagai jurnal/artikel fisika di SMA masih dalam kategori rendah dari tahun ke tahun. Dimana indikator menganalisis (C4) menunjukkan berada dalam kategori sedang, begitupun untuk indikator mengevaluasi (C5) menunjukkan berada dalam kategori sedang, dan untuk indikator mencipta (C6) menunjukkan berada dalam kategori rendah atau secara kumulatif peserta didik belum memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi.This research is qualitative study library consistent with its objective-study category that aims to paint a picture of higher order thinking skill physical thuoght capacity on high school student based on research result using a review journal/article to stimulate learner’s hihgh level of thought ablity to analyze (C4), evaluate (C5), and create (C6). This research method uses documenting with technical content analysis by looking data on items that are journals/articles, books and so forth. Review analysis suggests idea that higher order thinking skill of physics from high school journal/ articles is still in the low category year after year. Where the analyzing (C4) indicator indicates moderate category, neither for evaluation (C5) indicator indicates moderate categori, and for the creative (C6) indicator indicates low in category or cumulatively the leaner does not have the higher order thinking skill","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116626309","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-04-07DOI: 10.35580/JSPF.V17I1.15528
Kholilah Kholilah, Maharani Rizky Pratiwi, S. Wahyuni, Fauziah Yolviansyah, L. Wicaksono
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakter kerja keras terhadap mata pelajaran fisika di lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode peniltian analisis kuantitatif. Metode ini termasuk metode statistika deskriptif. Metode statistika deskriptif adalah metode bagian statistika mengenai pengumpulan data, penyajian, penentuan nilai-nilai statistika, pembuatan diagram atau gambar mengenai sesuatu hal, disini data yang disajikan dalam bentuk yang lebih mudah dipahami atau dibaca. . Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer adalah data asli yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti untuk menjawab masalah yang sedang di teliti. Subjek dari penelitian adalah siswa SMA Negeri 1 Kota Jambi, kelas XI MIPA 4 berjumlah 20 orang, kelas XI MIPA 5 berjumlah 20 orang dan kelas XI MIPA 6 berjumlah 20 orang. Dimana hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa dari semua pernyataan yang telah diberikan SMA Negeri 1 Kota Jambi telah berhasil menerapkan nilai-nilai karakter kerja keras dalam pembelajaran FisikaThe purpose of this study was to analyze the character of hard work on physics subjects in SMA Negeri 1 Jambi City. The method used in this research is quantitative analysis research method. This method is a descriptive statistical method. Descriptive statistical method is a method of the statistics section regarding data collection, presentation, determining statistical values, making diagrams or pictures of something, here the data is presented in a form that is easier to understand or read. . The data used in this study are primary data. Primary data is the original data that the researcher has collected himself to answer the problem being studied. The subjects of the study were students of SMA Negeri 1 Kota Jambi, class XI MIPA 4 totaling 20 people, class XI MIPA 5 totaling 20 people and class XI MIPA 6 totaling 20 people. Where the results of this study state that of all the statements that have been given by SMA Negeri 1 Jambi City, they have succeeded in applying the values of hard work character in learning physics.
这项研究的目的是分析冈比亚市一所公立高中物理学科的艰苦工作性格。本研究采用的方法是定量分析方法。该方法包括描述性统计方法。描述性统计方法是关于数据收集、展示、统计值测定、关于事物的图表或图片的统计方法,在这里以更容易理解或阅读的形式呈现的数据。本研究使用的数据是原始数据。原始数据是研究人员自己收集的原始数据,以解决正在审查的问题。这项研究的主题是来自全国高中一年级的学生Jambi,二年级四班20人,二年级五班20人,二年级六班20人。这项研究的结果表明,在Jambi公立高中发表的所有声明中,在本研究的基础物理研究中,成功地运用了努力工作的人格价值,分析了一项为期一小时的高中物理学科的性格特点。这种研究的方法用于量化分析研究方法。这种方法是一种描述统计方法。描述统计方法是一种方法,代表数据收集、呈现、确定统计数据、生成某物的图表或图片,这些数据在一种形式中很容易理解或理解。这项研究使用的数据充其量只是数据。原始数据是研究人员自己收集的数据,以回答存在存在的问题。这次研究的主题是来自贾比高中1个城市的学生,班上10个MIPA 4个总推20个总推2个总推20个总推2个总推6个总推20个总推。这些研究的结果是由SMA Negeri 1 Jambi City提供的所有陈述的结果,他们在应用学习物理方面取得了成功。
{"title":"ANALISIS KARAKTER KERJA KERAS TERHADAP MATA PELAJARAN FISIKA DI SMA NEGERI 1 KOTA JAMBI","authors":"Kholilah Kholilah, Maharani Rizky Pratiwi, S. Wahyuni, Fauziah Yolviansyah, L. Wicaksono","doi":"10.35580/JSPF.V17I1.15528","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/JSPF.V17I1.15528","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakter kerja keras terhadap mata pelajaran fisika di lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode peniltian analisis kuantitatif. Metode ini termasuk metode statistika deskriptif. Metode statistika deskriptif adalah metode bagian statistika mengenai pengumpulan data, penyajian, penentuan nilai-nilai statistika, pembuatan diagram atau gambar mengenai sesuatu hal, disini data yang disajikan dalam bentuk yang lebih mudah dipahami atau dibaca. . Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer adalah data asli yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti untuk menjawab masalah yang sedang di teliti. Subjek dari penelitian adalah siswa SMA Negeri 1 Kota Jambi, kelas XI MIPA 4 berjumlah 20 orang, kelas XI MIPA 5 berjumlah 20 orang dan kelas XI MIPA 6 berjumlah 20 orang. Dimana hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa dari semua pernyataan yang telah diberikan SMA Negeri 1 Kota Jambi telah berhasil menerapkan nilai-nilai karakter kerja keras dalam pembelajaran FisikaThe purpose of this study was to analyze the character of hard work on physics subjects in SMA Negeri 1 Jambi City. The method used in this research is quantitative analysis research method. This method is a descriptive statistical method. Descriptive statistical method is a method of the statistics section regarding data collection, presentation, determining statistical values, making diagrams or pictures of something, here the data is presented in a form that is easier to understand or read. . The data used in this study are primary data. Primary data is the original data that the researcher has collected himself to answer the problem being studied. The subjects of the study were students of SMA Negeri 1 Kota Jambi, class XI MIPA 4 totaling 20 people, class XI MIPA 5 totaling 20 people and class XI MIPA 6 totaling 20 people. Where the results of this study state that of all the statements that have been given by SMA Negeri 1 Jambi City, they have succeeded in applying the values of hard work character in learning physics. ","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"88 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114292191","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-04-07DOI: 10.35580/JSPF.V17I1.19046
Ulpiana Ulpiana, Pariabti Palloan, Aisyah Azis
penilitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe TGT. Penilitian ini adalah penilitian kepustakaan. Dengan obyek penilitian ini adalah jurnal-jurnal model penilitian ini dilakukan pada tahun 2020 dengan menggunakan jurnal yang didapatkan melalui google scholar. Instrument penilitian yang digunakan adalah peniliti sendiri sebagai instrument atau key instrument. Pada model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih lebih sedikit digunakan dari model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat dilihat bahwa mempunyai tujuan yang sama, pendapat para ahli yang berbeda, tetapi materi yang digunakan berbeda pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe TGT. Pada tipe STAD materi yang digunakan lebih bervariasi dibanding dengan tipe TGT. Sedangkan sistem sosislaya hampi rsama tetapi yang membedekan dibagian memotivasi siswa oleh guru dimana pada TGT terdapat unsur permainan. Sistem pendukung pada STAD lebih bervariasi pada sistem pendukungnya seperti multimedia interaktif, media animasi, LKS dan media virtual sedangkan pada TGT sistem pendukungnya adalah LKS. This study aims to determine the comparison of the cooperative learning model type STAD and type TGT. This research is literature research. With the object of this research are journals obtained through google scholar. The research instrument used is the research itself as an instrument or key instrument. The STAD cooperative learning model makes students more active and can work together with goodgroups, so that all students get an explanation of thematerial being studied, the materialstudied directly by the teacher, then students are challenged to a competition with other students where thewinner gets an award. Meanwhile, the TGT type of cooperative learning model was given the task to learntogether about the material to be discussed. After that each group is in thetournament table, both the smart ones and the lessintelligent.
{"title":"KAJIAN TEORITIK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN TIPE TGT DALAM PEMBELAJARAN FISIKA","authors":"Ulpiana Ulpiana, Pariabti Palloan, Aisyah Azis","doi":"10.35580/JSPF.V17I1.19046","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/JSPF.V17I1.19046","url":null,"abstract":"penilitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe TGT. Penilitian ini adalah penilitian kepustakaan. Dengan obyek penilitian ini adalah jurnal-jurnal model penilitian ini dilakukan pada tahun 2020 dengan menggunakan jurnal yang didapatkan melalui google scholar. Instrument penilitian yang digunakan adalah peniliti sendiri sebagai instrument atau key instrument. Pada model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih lebih sedikit digunakan dari model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat dilihat bahwa mempunyai tujuan yang sama, pendapat para ahli yang berbeda, tetapi materi yang digunakan berbeda pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan tipe TGT. Pada tipe STAD materi yang digunakan lebih bervariasi dibanding dengan tipe TGT. Sedangkan sistem sosislaya hampi rsama tetapi yang membedekan dibagian memotivasi siswa oleh guru dimana pada TGT terdapat unsur permainan. Sistem pendukung pada STAD lebih bervariasi pada sistem pendukungnya seperti multimedia interaktif, media animasi, LKS dan media virtual sedangkan pada TGT sistem pendukungnya adalah LKS. This study aims to determine the comparison of the cooperative learning model type STAD and type TGT. This research is literature research. With the object of this research are journals obtained through google scholar. The research instrument used is the research itself as an instrument or key instrument. The STAD cooperative learning model makes students more active and can work together with goodgroups, so that all students get an explanation of thematerial being studied, the materialstudied directly by the teacher, then students are challenged to a competition with other students where thewinner gets an award. Meanwhile, the TGT type of cooperative learning model was given the task to learntogether about the material to be discussed. After that each group is in thetournament table, both the smart ones and the lessintelligent.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121328373","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-04-07DOI: 10.35580/JSPF.V17I1.15791
Rizka Octavia Sandra, Muhammad Iqbal, Alexander Yudha Abimantara
Penelitian memiliki tujuan untuk melihat bagaimana pengaruh sikap terhadap hasil belajar siswa kelas X di SMAN 11 Kota Jambi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampling menggunakan teknik purposive sampling.Subjek penelitian sebanyak 60 siswa kelas X di SMAN 11 Kota Jambi.Hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan uji parametrik atau uji korelasi person dimana untuk memenuhi hipotesis nilai signifikasi < dari 0.05 dengan nilai signifikasi yang didapat sebesar 0.042 maka terdapat pengaruh dari sikap siswa terhadap hasil belajar di SMA 11 Kota Jambi. Maka hipotesis yang diperoleh bahwa cukup baiknya sikap siswa membuat hasil belajar siswa cukupbaik.This study aims to see how the relationship between attitudes and learning outcomes of class X students at SMAN 11 Jambi City. This type of research is a quantitative study using a survey method with a sampling technique using purposive sampling technique. The research subjects were 60 students of class X at SMAN 11 Jambi City. The results of the study were based on hypothesis testing using the parametric test or correlation test, the value was 0.042. this means that there is a relationship between student attitudes towards learning outcomes at SMA 11 Kota Jambi.
{"title":"PENGARUH SIKAP SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA KELAS X MIPA DI SMAN 11 KOTA JAMBI","authors":"Rizka Octavia Sandra, Muhammad Iqbal, Alexander Yudha Abimantara","doi":"10.35580/JSPF.V17I1.15791","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/JSPF.V17I1.15791","url":null,"abstract":"Penelitian memiliki tujuan untuk melihat bagaimana pengaruh sikap terhadap hasil belajar siswa kelas X di SMAN 11 Kota Jambi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampling menggunakan teknik purposive sampling.Subjek penelitian sebanyak 60 siswa kelas X di SMAN 11 Kota Jambi.Hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan uji parametrik atau uji korelasi person dimana untuk memenuhi hipotesis nilai signifikasi < dari 0.05 dengan nilai signifikasi yang didapat sebesar 0.042 maka terdapat pengaruh dari sikap siswa terhadap hasil belajar di SMA 11 Kota Jambi. Maka hipotesis yang diperoleh bahwa cukup baiknya sikap siswa membuat hasil belajar siswa cukupbaik.This study aims to see how the relationship between attitudes and learning outcomes of class X students at SMAN 11 Jambi City. This type of research is a quantitative study using a survey method with a sampling technique using purposive sampling technique. The research subjects were 60 students of class X at SMAN 11 Jambi City. The results of the study were based on hypothesis testing using the parametric test or correlation test, the value was 0.042. this means that there is a relationship between student attitudes towards learning outcomes at SMA 11 Kota Jambi.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"134 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134547626","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-04-07DOI: 10.35580/JSPF.V17I1.19035
Iin Arisandi Asis, K. Khaeruddin, A. Haris
Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses sains dalam pemebelajaran fisika. Penelitian ini adalah penelitian Pustaka. Dengan obyek penelitian ini adalah jurnal-jurnal model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses sains pada pembelajran fisika. Tempat Penlitian dilakukan perpustakaan di jurusan fisika UNM Parang Tambung. Instrumen penilitian yang digunakan adalah peniliti sendiri sebagai Key instrument. Hasil penelitian menujukkan nilai dari penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses dari 3 indikator, yaitu mengamati, hipotesis, dan merancang percobaan. Data yg diperoleh dari hasil penelitian tersebut dilihat dari hasil akhir setelah diterapkannya model pembelajaran inkuiri apakah berada dikategori rendah, sedang, atau tinggi Skor keterampilan proses saisn siswa pada indikator mengamati berada pada kategori tinggi, pada indikator hipotesis berada pada kategori sedang, dan pada indikator merancang percobaan berada pada kategori sedang. Penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses sains pada pembelajaran fisika secara keseluruhan berada pada kategori sedang dalam 3 tahun terakhir.Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, keterampilan proses sains siswaAbstract – This study aims to determine the description of the application of the inquiry learning model to studenst’s science process skills in physics learning. This research is library research. With the object of this research are the inquiry learning model to studenst’s science process skills in physics learning. The research site was carried out by the library in the physics department of UNM Parang Tambung. The research instrument used is the research itself as a key instrument. The results showed the value of the aplication of inquiry learning models on science process skills from 3 indicators, observing, hypothetical, designing experiments. The data obtained from the research result are seen from the final result after the aplications of the inquiry learning model is it the low, medium,or high category. The scores of student’s science process skills on the observing indikators are in the high category, the hypothetical indicators are in the medium category, and the indicator for designing experiments are the medium category. The aplication of the inquiry learning model to science process skills in physics learning as a whole is in the medium category in the last 3 years.Keywords : inquiry learning model, science process skills.
{"title":"KAJIAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA","authors":"Iin Arisandi Asis, K. Khaeruddin, A. Haris","doi":"10.35580/JSPF.V17I1.19035","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/JSPF.V17I1.19035","url":null,"abstract":"Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses sains dalam pemebelajaran fisika. Penelitian ini adalah penelitian Pustaka. Dengan obyek penelitian ini adalah jurnal-jurnal model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses sains pada pembelajran fisika. Tempat Penlitian dilakukan perpustakaan di jurusan fisika UNM Parang Tambung. Instrumen penilitian yang digunakan adalah peniliti sendiri sebagai Key instrument. Hasil penelitian menujukkan nilai dari penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses dari 3 indikator, yaitu mengamati, hipotesis, dan merancang percobaan. Data yg diperoleh dari hasil penelitian tersebut dilihat dari hasil akhir setelah diterapkannya model pembelajaran inkuiri apakah berada dikategori rendah, sedang, atau tinggi Skor keterampilan proses saisn siswa pada indikator mengamati berada pada kategori tinggi, pada indikator hipotesis berada pada kategori sedang, dan pada indikator merancang percobaan berada pada kategori sedang. Penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan proses sains pada pembelajaran fisika secara keseluruhan berada pada kategori sedang dalam 3 tahun terakhir.Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, keterampilan proses sains siswaAbstract – This study aims to determine the description of the application of the inquiry learning model to studenst’s science process skills in physics learning. This research is library research. With the object of this research are the inquiry learning model to studenst’s science process skills in physics learning. The research site was carried out by the library in the physics department of UNM Parang Tambung. The research instrument used is the research itself as a key instrument. The results showed the value of the aplication of inquiry learning models on science process skills from 3 indicators, observing, hypothetical, designing experiments. The data obtained from the research result are seen from the final result after the aplications of the inquiry learning model is it the low, medium,or high category. The scores of student’s science process skills on the observing indikators are in the high category, the hypothetical indicators are in the medium category, and the indicator for designing experiments are the medium category. The aplication of the inquiry learning model to science process skills in physics learning as a whole is in the medium category in the last 3 years.Keywords : inquiry learning model, science process skills.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130673045","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-04-07DOI: 10.35580/JSPF.V17I1.19091
Nurfadlia Mappalesye, S. S. Sari, Kaharuddin Arafah
Penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes kemampuan berpikir kritis pada peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 9 Sinjai Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 yang berlangsung pada tanggal 21 September s/d 31 Oktober 2020. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi kelas X semester genap yang meliputi Hukum Gravitasi, Hukum Newton, Usaha dan Energi, Momentum dan Impuls, serta Gaya dan Getaran. Subjek coba dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah 132 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui validasi teoretik dan validasi secara empirik. Indikator kemampuan berpikir kritis yang diteliti meliputi Interpretasi, Menilai Argumen (Evaluasi), Analisis, dan Inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi secara teoretik diperoleh 43 butir soal valid dari 50 total butir soal pada instrumen awal dengan koefisien konsistensi antar pakar sebesar 0,86. Pada tahap validasi secara empirik dilakukan ujicoba sebanyak dua kali, dimana pada ujicoba pertama terdapat 9 butir dibuang, 31 butir valid dan 3 butir tidak valid. Reliabilitas instrumen sebesar 0,85. Sementara pada ujicoba kedua terdapat 2 butir dibuang dan semua butir valid sebanyak 31 butir soal dengan reliabilitas instrumen sebesar 0,86. Untuk efektivitas instrumen diperoleh persentase sebesar 96,25% instrumen disetujui oleh guru fisika di sekolah yang bersangkutan. Berdasarkan hasil instrumen yang dikembangkan telah memenuhi syarat standar tes yang baik.This research is a Research and Development which aims to develop a critical thinking ability test instrument. This research was conducted in 2020/2021 academic year which took place from September 21 to October 31, 2020. The trial subjects in this study were as straight as students of class XI MIPA which consisted of 4 classes with a total of 132 student. Data collection was done through theoretical validation and empirical validation. Theoretical validation was carried out by two experts who assessed the developed instrument and then carried out empirical validation (field trials) to students. Indicators of critical thinking skills studied include interpretation, assessing arguments (evaluation), analysis, and inference. The results showed that the theoretical validation results obtained 43 valid items from the 50 total items on the initial instrument with a consistency coefficient between experts of 0.86. In the empirical validation stage, tests were conducted twice, where in the first try 9 items were discarded, 31 items were valid and 3 items were invalid. The reliability of the instrument was 0.85. While in the second trial, 2 items were discarded and all 31 items were valid with an instrument reliability of 0.86. For the effectiveness of the instrument, it was obtained a percentage of 96.25% or are in the very effective.
{"title":"PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA","authors":"Nurfadlia Mappalesye, S. S. Sari, Kaharuddin Arafah","doi":"10.35580/JSPF.V17I1.19091","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/JSPF.V17I1.19091","url":null,"abstract":"Penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes kemampuan berpikir kritis pada peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 9 Sinjai Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 yang berlangsung pada tanggal 21 September s/d 31 Oktober 2020. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi kelas X semester genap yang meliputi Hukum Gravitasi, Hukum Newton, Usaha dan Energi, Momentum dan Impuls, serta Gaya dan Getaran. Subjek coba dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah 132 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui validasi teoretik dan validasi secara empirik. Indikator kemampuan berpikir kritis yang diteliti meliputi Interpretasi, Menilai Argumen (Evaluasi), Analisis, dan Inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi secara teoretik diperoleh 43 butir soal valid dari 50 total butir soal pada instrumen awal dengan koefisien konsistensi antar pakar sebesar 0,86. Pada tahap validasi secara empirik dilakukan ujicoba sebanyak dua kali, dimana pada ujicoba pertama terdapat 9 butir dibuang, 31 butir valid dan 3 butir tidak valid. Reliabilitas instrumen sebesar 0,85. Sementara pada ujicoba kedua terdapat 2 butir dibuang dan semua butir valid sebanyak 31 butir soal dengan reliabilitas instrumen sebesar 0,86. Untuk efektivitas instrumen diperoleh persentase sebesar 96,25% instrumen disetujui oleh guru fisika di sekolah yang bersangkutan. Berdasarkan hasil instrumen yang dikembangkan telah memenuhi syarat standar tes yang baik.This research is a Research and Development which aims to develop a critical thinking ability test instrument. This research was conducted in 2020/2021 academic year which took place from September 21 to October 31, 2020. The trial subjects in this study were as straight as students of class XI MIPA which consisted of 4 classes with a total of 132 student. Data collection was done through theoretical validation and empirical validation. Theoretical validation was carried out by two experts who assessed the developed instrument and then carried out empirical validation (field trials) to students. Indicators of critical thinking skills studied include interpretation, assessing arguments (evaluation), analysis, and inference. The results showed that the theoretical validation results obtained 43 valid items from the 50 total items on the initial instrument with a consistency coefficient between experts of 0.86. In the empirical validation stage, tests were conducted twice, where in the first try 9 items were discarded, 31 items were valid and 3 items were invalid. The reliability of the instrument was 0.85. While in the second trial, 2 items were discarded and all 31 items were valid with an instrument reliability of 0.86. For the effectiveness of the instrument, it was obtained a percentage of 96.25% or are in the very effective.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"33 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131807386","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa kelas X MIPA terhadap mata pelajaran fisika di SMA Negeri 3 Kota Sungai Penuh. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Penelitian dilakukan pada tanggal 7 Oktober 2020 – 12 Oktober 2020 di SMA Negeri 3 Kota Sungai Penuh. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 4 dan X MIPA 5 di SMA Negeri 3 Kota Sungai Penuh. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Descriptive Statistics. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar fisika siswa kelas X MIPA memiliki motivasi belajar yang baik. Pada kelas X MIPA 4 siswa memiliki motivasi yang cukup baik dan pada kelas X MIPA 5 siswa memiliki motivasi yang tinggi. Kata Kunci : Motivasi Belajar, Mata Pelajaran Fisika, SMA Negeri 3 Kota Sungai Penuh Abstract – This study aims to describe the learning motivation of class X MIPA students towards physics subjects at SMA Negeri 3 Sungai Penuh City. This type of research is quantitative research using a descriptive approach. The instrument used is a questionnaire. The research was conducted on 7 October 2020 – 12 October 2020 at SMA Negeri 3 Sungai Penuh City. The research perspective is the students of class X MIPA 4 and X MIPA 5 in SMA Negeri 3 Sungai Penuh City. The sampling technique used random sampling techniques. The method used in this research is Descriptive Statistics. The results of this study shows that the motivation to learn physics class X MIPA has good learning motivation. In class X MIPA 4 students have good enough motivation and in class X MIPA 5 students have high motivation. Keywords : Learning Motivation, Physics Subject, SMA Negeri 3 Sungai Penuh City
摘要——本研究旨在描述X - MIPA班学生学习物理的动机。这种名为定量研究的研究采用描述性方法。工具使用的是问卷调查。这项研究是在2020年10月7日至2020年10月12日在乡村高中完成的这项研究的人口是SMA Negeri 3个河流镇的X MIPA 4和X MIPA 5班的学生。采用随机抽样技术进行抽样。本研究采用的方法是Descriptive统计。这项研究的结果表明,X MIPA类学生的物理学习动机具有良好的学习动机。在X MIPA 4班,4名学生有足够的动力,在X MIPA 5班有很高的动力。关键词:动机、物理主题、公立高中三巨头的学生——这一研究旨在描述公立高中三河主题X MIPA学生的学习动机。这是一个量化研究的例子,使用一个描述方法来接近。工具使用是一个问题。这项研究预计于2020年10月7日至2020年10月12日高中三河环绕城市。研究人员是SMA Negeri 3条河流满城市的X MIPA 4和X MIPA 5班的学生。样本技术。这项研究使用的方法是描述统计数据。这次研究的结果表明,学习物理的动力X米帕有很好的学习动力。四年级的学生有足够的动力,四年级的学生有足够的动力。Keywords:学习动力,物理学科,SMA Negeri 3河流满城市
{"title":"DESKRIPSI MOTIVASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 KOTA SUNGAI PENUH","authors":"Nurmaliza Nurmaliza, Wella Meliza, Meri Gusrita, Sisca Agustin, Mahdiyyah Daeng Hanafi","doi":"10.35580/JSPF.V17I1.15559","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/JSPF.V17I1.15559","url":null,"abstract":"Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa kelas X MIPA terhadap mata pelajaran fisika di SMA Negeri 3 Kota Sungai Penuh. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Penelitian dilakukan pada tanggal 7 Oktober 2020 – 12 Oktober 2020 di SMA Negeri 3 Kota Sungai Penuh. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 4 dan X MIPA 5 di SMA Negeri 3 Kota Sungai Penuh. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Descriptive Statistics. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar fisika siswa kelas X MIPA memiliki motivasi belajar yang baik. Pada kelas X MIPA 4 siswa memiliki motivasi yang cukup baik dan pada kelas X MIPA 5 siswa memiliki motivasi yang tinggi. Kata Kunci : Motivasi Belajar, Mata Pelajaran Fisika, SMA Negeri 3 Kota Sungai Penuh Abstract – This study aims to describe the learning motivation of class X MIPA students towards physics subjects at SMA Negeri 3 Sungai Penuh City. This type of research is quantitative research using a descriptive approach. The instrument used is a questionnaire. The research was conducted on 7 October 2020 – 12 October 2020 at SMA Negeri 3 Sungai Penuh City. The research perspective is the students of class X MIPA 4 and X MIPA 5 in SMA Negeri 3 Sungai Penuh City. The sampling technique used random sampling techniques. The method used in this research is Descriptive Statistics. The results of this study shows that the motivation to learn physics class X MIPA has good learning motivation. In class X MIPA 4 students have good enough motivation and in class X MIPA 5 students have high motivation. Keywords : Learning Motivation, Physics Subject, SMA Negeri 3 Sungai Penuh City ","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"103 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121055773","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-04-05DOI: 10.35580/JSPF.V17I1.19362
Armanto Zet Tandi Soma, M. Arsyad, V. A. Tiwow
Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mendeskripsikan karakteristik Kawasan Wisata Gua Leang Lonrong dan menganalisis struktur bawah permukaan Kawasan Wisata Gua Leang Lonrong. Pengambilan data karakteristik Kawasan Wisata Gua Leang Lonrong dengan berupa pengamatan langsung dan mengunakan data sekunder. Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik kawasan Wisata Gua Leang Lonrong yaitu data kelembaban, temperatur dan intensitas cahaya yang masing-masing pada jarak kedalam 75 m dari mulut gua yaitu 77,5%Rh, 27ºC, 0,0 Lux dan pada mulut gua(0 m) yaitu 81,1%Rh, 29ºC, 144,6 Lux kemudian pada jarak 100 m dari mulut gua yaitu 83,8%Rh, 29,9ºC, 10,5 Lux. Didapatkan juga data curah hujan dengan karateristik hujan monsun, ditemui pula flora dan fauna, berupa kupu-kupu, belalang, talas, porang, juga dari penelitian ini didapatkan aliran air bawah permukaan dan ornamen gua berupa stalaktit, stalakmit dan flowstone. Dan untuk pengambilan data bahwa permukaan Kawasan Wisata Gua leang Lonrong dengan metode resistivitas (geolistrik) dengan 3 bentangan lintasan masing-masing 100 meter dan pengolahan data dan analisis degan mengunakan software Res2denv. Dari hasil pengolahan data diperoleh Pseucode-section pada bentangan lintasan pertama degan nilai resistivitas 5,19-28,3 Ωm dengan nilai error 2,4%, pada bentangan lintasan kedua dengan nilai resistivitas 3,07-21,3 Ωm dengan nilai error 4,0% dan pada bentangan lintasan ketiga diperoleh nilai resistivitas 4,68-26,6 dengan niali error 4,5%. Dari hasil analisis tersebut diperoleh batu gamping lanau dan batu gampig pasir.
{"title":"ANALISIS KARAKTERISTIK KAWASAN WISATA GUA LEANG LONRONG TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULU SARAUNG","authors":"Armanto Zet Tandi Soma, M. Arsyad, V. A. Tiwow","doi":"10.35580/JSPF.V17I1.19362","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/JSPF.V17I1.19362","url":null,"abstract":"Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mendeskripsikan karakteristik Kawasan Wisata Gua Leang Lonrong dan menganalisis struktur bawah permukaan Kawasan Wisata Gua Leang Lonrong. Pengambilan data karakteristik Kawasan Wisata Gua Leang Lonrong dengan berupa pengamatan langsung dan mengunakan data sekunder. Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik kawasan Wisata Gua Leang Lonrong yaitu data kelembaban, temperatur dan intensitas cahaya yang masing-masing pada jarak kedalam 75 m dari mulut gua yaitu 77,5%Rh, 27ºC, 0,0 Lux dan pada mulut gua(0 m) yaitu 81,1%Rh, 29ºC, 144,6 Lux kemudian pada jarak 100 m dari mulut gua yaitu 83,8%Rh, 29,9ºC, 10,5 Lux. Didapatkan juga data curah hujan dengan karateristik hujan monsun, ditemui pula flora dan fauna, berupa kupu-kupu, belalang, talas, porang, juga dari penelitian ini didapatkan aliran air bawah permukaan dan ornamen gua berupa stalaktit, stalakmit dan flowstone. Dan untuk pengambilan data bahwa permukaan Kawasan Wisata Gua leang Lonrong dengan metode resistivitas (geolistrik) dengan 3 bentangan lintasan masing-masing 100 meter dan pengolahan data dan analisis degan mengunakan software Res2denv. Dari hasil pengolahan data diperoleh Pseucode-section pada bentangan lintasan pertama degan nilai resistivitas 5,19-28,3 Ωm dengan nilai error 2,4%, pada bentangan lintasan kedua dengan nilai resistivitas 3,07-21,3 Ωm dengan nilai error 4,0% dan pada bentangan lintasan ketiga diperoleh nilai resistivitas 4,68-26,6 dengan niali error 4,5%. Dari hasil analisis tersebut diperoleh batu gamping lanau dan batu gampig pasir.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133920878","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Telah dilakukan penelitian tentang analisis jenis mineral pada Gumuk Pasir Sumalu Kecamatan Rantebua Kabupaten Toraja Utara dengan menggunakan metode suseptibilitas magnetik.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berapa nilai suseptibilitas magnetik pada Gumuk Pasir Sumalu di Kecamatan Rantebua Kabupaten Toraja Utara dan Untuk mengetahui jenis mineral gumuk pasir Sumalu di Kecamatan Rantebua Kabupaten Toraja Utara.Lokasi penelitian berada pada Lintang Selatan dan Bujur Timur. Pengambilan sampel dilakukan pada 30 titik dengan kedalaman masing-masing 30 cm. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan alat Bartington MS2B dan pengukuran jenis unsur mineral magnetik menggunakan alat X-Ray fluorescence (XRF), sedangkan pengukuran mineral magnetik menggunakan alat X-ray Diffraction (XRD)tipe Rigaku MiniFlex II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetik pada Gumuk Pasir Sumalu Kecematan Rantebua Kabupaten Toraja Utara berkisar 5.7 × 10-8 m3/kg sampai dengan 14.7 × 10-8 m3/kg yang termasuk dalam golongan , Biotite (Mg, Fe, Al silicate), pyroxene (. Unsur mineral magnetik pada Gumuk Pasir Sumalu dominan mengandung Si, Fe, Al, Mg, sedangkan mineral magnetik utama penyusun gumuk pasir ini adalah Quartz, HematiteKaolinite ,Periclase dan Titanium Oxide).
{"title":"ANALISIS JENIS MINERAL PADA GUMUK BATU PASIR SUMALU KECAMATAN RANTEBUA KABUPATEN TORAJA UTARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUSEPTIBILITAS MAGNETIK","authors":"Novelita Tabita, Pariabti Palloan, Vistarani Arini Tiwow","doi":"10.35580/JSPF.V17I1.19061","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/JSPF.V17I1.19061","url":null,"abstract":"Telah dilakukan penelitian tentang analisis jenis mineral pada Gumuk Pasir Sumalu Kecamatan Rantebua Kabupaten Toraja Utara dengan menggunakan metode suseptibilitas magnetik.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berapa nilai suseptibilitas magnetik pada Gumuk Pasir Sumalu di Kecamatan Rantebua Kabupaten Toraja Utara dan Untuk mengetahui jenis mineral gumuk pasir Sumalu di Kecamatan Rantebua Kabupaten Toraja Utara.Lokasi penelitian berada pada Lintang Selatan dan Bujur Timur. Pengambilan sampel dilakukan pada 30 titik dengan kedalaman masing-masing 30 cm. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan alat Bartington MS2B dan pengukuran jenis unsur mineral magnetik menggunakan alat X-Ray fluorescence (XRF), sedangkan pengukuran mineral magnetik menggunakan alat X-ray Diffraction (XRD)tipe Rigaku MiniFlex II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai suseptibilitas magnetik pada Gumuk Pasir Sumalu Kecematan Rantebua Kabupaten Toraja Utara berkisar 5.7 × 10-8 m3/kg sampai dengan 14.7 × 10-8 m3/kg yang termasuk dalam golongan , Biotite (Mg, Fe, Al silicate), pyroxene (. Unsur mineral magnetik pada Gumuk Pasir Sumalu dominan mengandung Si, Fe, Al, Mg, sedangkan mineral magnetik utama penyusun gumuk pasir ini adalah Quartz, HematiteKaolinite ,Periclase dan Titanium Oxide).","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"143 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-04-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122448041","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan motivasi belajar siswa kelas XI dan kelas XII. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan instrumen berupa angket motivasi belajar siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas XI MIPA 2 dan kelas XII MIPA 2 di SMA NEGERI 1 MUARO JAMBI tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 60 responden. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu menggunakan software IBM SPSS 23, dengan melakukan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji Perbandingan. Data yang didapatkan peneliti telah terdistribusi normal dan homogen, sehingga peneliti dapat menggunakan uji perbandingan. Adapun hasil uji perbandingan ini yaitu nilai signifikan pengujian dua arah Sig.(2-tailed) sebesar 0,207 pada Equal variance not assumed, dan nilai signifikan pengujian dua arah Sig.(2-tailed) untuk Equal variance assumed dan nilai untuk Equal variance not assumed sebesar 0,208. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil motivasi belajar siswa antara siswa kelas XI MIPA 2 dan XII MIPA 2.
本研究采用定量描述性研究方法,采用学生学习动机的工具。本研究样本是SMA NEGERI 1 MUARO JAMBI小学1年级MIPA 2班的大二MIPA 2班,共有60名应聘者。研究人员使用IBM SPSS 23软件进行规范测试、同质测试和比较测试的数据分析技术。研究人员获得的数据有正常的分布和同源性,因此研究人员可以使用比较测试。至于这种比较的结果,这是等价物中测试Sig两方向测试的显著值(2-tailed),为等价物的不实变量测试0.207分,为等价物的两路测试值为0.208分。
{"title":"UJI PERBANDINGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI MIPA 2 DAN XII MIPA 2 DI SMA NEGERI 1 MUARO JAMBI","authors":"Maria Marisa Matondang, Endah Febri Setiya Rini, Novita Dwi Putri, Fauziah Yolviansyah","doi":"10.35580/JSPF.V16I3.15553","DOIUrl":"https://doi.org/10.35580/JSPF.V16I3.15553","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan motivasi belajar siswa kelas XI dan kelas XII. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan instrumen berupa angket motivasi belajar siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas XI MIPA 2 dan kelas XII MIPA 2 di SMA NEGERI 1 MUARO JAMBI tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 60 responden. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu menggunakan software IBM SPSS 23, dengan melakukan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji Perbandingan. Data yang didapatkan peneliti telah terdistribusi normal dan homogen, sehingga peneliti dapat menggunakan uji perbandingan. Adapun hasil uji perbandingan ini yaitu nilai signifikan pengujian dua arah Sig.(2-tailed) sebesar 0,207 pada Equal variance not assumed, dan nilai signifikan pengujian dua arah Sig.(2-tailed) untuk Equal variance assumed dan nilai untuk Equal variance not assumed sebesar 0,208. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil motivasi belajar siswa antara siswa kelas XI MIPA 2 dan XII MIPA 2.","PeriodicalId":358896,"journal":{"name":"Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika","volume":"61 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121978061","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}