Pub Date : 2021-01-30DOI: 10.21137/edumatic.v2i01.461
Sofyan Mahfudy
Abstrak— Pembelajaran langsung banyak digunakan guru matematika dalam prosespembelajaran. Namun demikian, pembelajaran langsung dianggap sebagai pembelajarankonvensional yang kurang efektif membantu pencapaian hasil belajar matematika siswa.Padahal besar kemungkinan suatu pembelajaran akan lebih efektif jika model tersebutdimodifikasi dengan teori pembelajaran tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiefektifitas pembelajaran langsung berbasis assessment for learning (AfL) pada pembelajaranmatematika melalui eksperimen semu. Kelompok eksperimen 1 terdiri dari 3 kelas (sebanyak104 siswa) yang diberi perlakuan dengan pembelajaran langsung berbasis AfL dan kelompokeksperimen 2 terdiri dari 3 kelas (sebanyak 107 siswa) yang diberi perlakuan denganpembelajaran kontekstual. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalahdokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan sebelumnyadilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dengan uji Lilliefors dan uji homogenitasdengan uji Barlett. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran langsung berbasis AfLsama baiknya terhadap hasil belajar matematika siswa. Di sisi lain, banyak hasil penelitianmenunjukkan pembelajaran kontekstual memberikan hasil positif terhadap hasil belajarmatematika siswa. Dengan demikian pembelajaran langsung berbasis AfL efektif terhadappencapaian hasil belajar matematika siswa. Guru dapat merancang alternatif modelpembelajaran matematika dengan memodifikasi model pembelajaran langsung melaluioptimalisasi peran penilaian dalam proses pembelajaran.
{"title":"Pembelajaran Langsung Berbasis Asessment For Learning (Afl) Sebagai Alternatif Model Pembelajaran Matematika","authors":"Sofyan Mahfudy","doi":"10.21137/edumatic.v2i01.461","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/edumatic.v2i01.461","url":null,"abstract":"Abstrak— Pembelajaran langsung banyak digunakan guru matematika dalam prosespembelajaran. Namun demikian, pembelajaran langsung dianggap sebagai pembelajarankonvensional yang kurang efektif membantu pencapaian hasil belajar matematika siswa.Padahal besar kemungkinan suatu pembelajaran akan lebih efektif jika model tersebutdimodifikasi dengan teori pembelajaran tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiefektifitas pembelajaran langsung berbasis assessment for learning (AfL) pada pembelajaranmatematika melalui eksperimen semu. Kelompok eksperimen 1 terdiri dari 3 kelas (sebanyak104 siswa) yang diberi perlakuan dengan pembelajaran langsung berbasis AfL dan kelompokeksperimen 2 terdiri dari 3 kelas (sebanyak 107 siswa) yang diberi perlakuan denganpembelajaran kontekstual. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalahdokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan sebelumnyadilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dengan uji Lilliefors dan uji homogenitasdengan uji Barlett. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran langsung berbasis AfLsama baiknya terhadap hasil belajar matematika siswa. Di sisi lain, banyak hasil penelitianmenunjukkan pembelajaran kontekstual memberikan hasil positif terhadap hasil belajarmatematika siswa. Dengan demikian pembelajaran langsung berbasis AfL efektif terhadappencapaian hasil belajar matematika siswa. Guru dapat merancang alternatif modelpembelajaran matematika dengan memodifikasi model pembelajaran langsung melaluioptimalisasi peran penilaian dalam proses pembelajaran.","PeriodicalId":424017,"journal":{"name":"Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"52 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133540590","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-01-30DOI: 10.21137/edumatic.v2i01.462
Pradipta Annurwanda, Rizki Nurhana Friantini
Abstract— This study aims to determine the differences in understanding the concepts ofmathematics subjects from each learning method, learning style and the interaction of both.This research is a quantitative research with a 3x3 factorial design. The population in thisstudy were all eighth grade students of Maniamas Ngabang Middle School 2019/2020academic year totaling 105 people. Samples were taken by cluster random samplingtechnique with a total sample of 78 people. The instrument used was a test instrument tomeasure understanding of mathematical concepts and questionnaire instruments to measurestudent learning styles. The data analysis technique uses two-way variance (two way ANOVA)with a significant level of 5%. Based on the results of the calculation of the hypothesis testcan be concluded (1) There are differences in understanding the concept of mathematicssubjects between the use of the Talking Stick method, Pair Check and conventional materialrelations and functions, namely (a) Students taught by the Talking Stick and Pair Checkmethod produce understanding mathematical concepts the same is good, (b) Students taughtwith the Talking Stick method are better than students taught with conventional methods and(c) Students taught by the Pair Check method are better than students taught by conventionalmethods. (2) There is no difference in understanding of the concepts of mathematical subjectsbetween students who have visual, auditory and kinesthetic learning styles and (3) There is nointeraction of understanding mathematical concepts between each learning method andlearning style.
摘要:本研究旨在从不同的学习方法、学习风格以及两者之间的相互作用来确定学生对数学学科概念的理解差异。本研究采用3x3因子设计进行定量研究。本研究的人群均为2019/2020学年马娜玛斯阿邦中学八年级学生,共105人。样本采用整群随机抽样法,共78人。所使用的工具是测量数学概念理解的测试工具和测量学生学习风格的问卷工具。数据分析技术采用双向方差(two way ANOVA),显著水平为5%。根据假设检验的计算结果可以得出以下结论:(1)使用“说话棒法”、“配对检查法”和传统的物质关系和函数法对数学学科概念的理解存在差异,即(a)使用“说话棒法”和“配对检查法”所教的学生产生的对数学概念的理解相同是好的;(b)用说话棒法教的学生比用传统方法教的学生好;(c)用结对检查法教的学生比用传统方法教的学生好。(2)具有视觉、听觉和动觉学习风格的学生对数学学科概念的理解没有差异;(3)每种学习方法和学习风格之间对数学概念的理解没有相互作用。
{"title":"Perbedaan Pemahaman Konsep Matematika Antara Penggunaan Metode Talking Stick Dan Pair Check Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa","authors":"Pradipta Annurwanda, Rizki Nurhana Friantini","doi":"10.21137/edumatic.v2i01.462","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/edumatic.v2i01.462","url":null,"abstract":"Abstract— This study aims to determine the differences in understanding the concepts ofmathematics subjects from each learning method, learning style and the interaction of both.This research is a quantitative research with a 3x3 factorial design. The population in thisstudy were all eighth grade students of Maniamas Ngabang Middle School 2019/2020academic year totaling 105 people. Samples were taken by cluster random samplingtechnique with a total sample of 78 people. The instrument used was a test instrument tomeasure understanding of mathematical concepts and questionnaire instruments to measurestudent learning styles. The data analysis technique uses two-way variance (two way ANOVA)with a significant level of 5%. Based on the results of the calculation of the hypothesis testcan be concluded (1) There are differences in understanding the concept of mathematicssubjects between the use of the Talking Stick method, Pair Check and conventional materialrelations and functions, namely (a) Students taught by the Talking Stick and Pair Checkmethod produce understanding mathematical concepts the same is good, (b) Students taughtwith the Talking Stick method are better than students taught with conventional methods and(c) Students taught by the Pair Check method are better than students taught by conventionalmethods. (2) There is no difference in understanding of the concepts of mathematical subjectsbetween students who have visual, auditory and kinesthetic learning styles and (3) There is nointeraction of understanding mathematical concepts between each learning method andlearning style.","PeriodicalId":424017,"journal":{"name":"Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"32 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123908100","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-01-30DOI: 10.21137/edumatic.v3i01.491
Nely Indra Meifiani, Budi Tri Asmoro
Abstrak—Pembelajaran daring yang dilaksanakan SMP N 1 Kebonagung pada masapandemi covid-19 mengkondisikan siswa untuk belajar di rumah. Proses pembelajaran yangtidak cukup mudah karena siswa dituntut untuk belajar mandiri. Banyak hal yang turutmempengaruhi hasil belajar siswa dalam pembelajaran daring selama ini. Berdasarkan hasilobservasi maka pada penelitian ini peneliti memiliki asumsi bahwa terdapat pengaruhaktivitas belajar dan regulasi diri terhadap hasil belajar siswa. Dengan menggunakanpenelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian ex-post facto di mana melibatkan 70 siswasebagai sampel penelitian, peneliti mengumpulkan data dengan metode daring dandokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresilinier berganda dengan 3 variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabelregulasi diri yang mempengaruhi hasil belajar siswa.
{"title":"Pengaruh Aktivitas Belajar Dan Regulasi Diri Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Pembelajaran Daring Siswa Smp Negeri 1 Kebonagung","authors":"Nely Indra Meifiani, Budi Tri Asmoro","doi":"10.21137/edumatic.v3i01.491","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/edumatic.v3i01.491","url":null,"abstract":"Abstrak—Pembelajaran daring yang dilaksanakan SMP N 1 Kebonagung pada masapandemi covid-19 mengkondisikan siswa untuk belajar di rumah. Proses pembelajaran yangtidak cukup mudah karena siswa dituntut untuk belajar mandiri. Banyak hal yang turutmempengaruhi hasil belajar siswa dalam pembelajaran daring selama ini. Berdasarkan hasilobservasi maka pada penelitian ini peneliti memiliki asumsi bahwa terdapat pengaruhaktivitas belajar dan regulasi diri terhadap hasil belajar siswa. Dengan menggunakanpenelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian ex-post facto di mana melibatkan 70 siswasebagai sampel penelitian, peneliti mengumpulkan data dengan metode daring dandokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresilinier berganda dengan 3 variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabelregulasi diri yang mempengaruhi hasil belajar siswa.","PeriodicalId":424017,"journal":{"name":"Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"55 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133915387","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-01-30DOI: 10.21137/edumatic.v2i01.470
Nadia Listyana, Taufik Hidayat, D. Apriyani
Abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh tipe kepribadian (extrovertdan introvert) terhadap hasil belajar matematika siswa; 2) Pengaruh kecerdasan emosionalterhadap hasil belajar matematika siswa; 3) Pada masing-masing tipe kepribadian (extrovertdan introvert), manakah kategori kecerdasan emosional yang memberikan hasil belajar lebihbaik, kecerdasan emosional tinggi, sedang atau rendah; 4) pada masing-masing kecerdasanemosional (tinggi, sedang dan rendah), manakah tipe kepribadian yang memberikan hasillebih baik, tipe kepribadian extrovert atau tipe kepribadian introvert. Penelitian ini merupakanpenelitian kausal komparatif (ex-post facto) menggunakan desain penelitian 2 x 3 faktorial.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri Bandar kelas X TKJ, TKR, APHP Adan APHP B berjumlah 86 siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh dari tes dan angket.Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA dua jalan dengan sel tak sama danprasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Teknik analisismenggunakan bantuan Program SPSS versi 16.0. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa: 1)Tipe kepribadian (extrovert dan introvert) berpengaruh sama terhadap hasil belajarmatematika siswa; 2) Kecerdasan emosional tinggi memberikan hasil belajar matematikayang sama dengan kecerdasan emosional sedang, sedangkan kecerdasan emosional sedanglebih baik daripada kecerdasan emosional rendah dan kecerdasan emosional rendah tidaklebih baik dibandingkan dengan kecerdasan emosional tinggi dan sedang; 3) Pada masingmasing tipe kepribadian (extrovert dan introvert), kecerdasan emosional (tinggi, sedang,rendah) memberikan hasil belajar matematika yang sama; 4) Pada kecerdasan emosional(tinggi, sedang, rendah), tipe kepribadian (extrovert dan introvert) memberikan hasil belajarmatematika yang sama.
{"title":"Pengaruh Tipe Kepribadian Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X Smk Negeri Bandar Tahun Pelajaran 2018/2019","authors":"Nadia Listyana, Taufik Hidayat, D. Apriyani","doi":"10.21137/edumatic.v2i01.470","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/edumatic.v2i01.470","url":null,"abstract":"Abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh tipe kepribadian (extrovertdan introvert) terhadap hasil belajar matematika siswa; 2) Pengaruh kecerdasan emosionalterhadap hasil belajar matematika siswa; 3) Pada masing-masing tipe kepribadian (extrovertdan introvert), manakah kategori kecerdasan emosional yang memberikan hasil belajar lebihbaik, kecerdasan emosional tinggi, sedang atau rendah; 4) pada masing-masing kecerdasanemosional (tinggi, sedang dan rendah), manakah tipe kepribadian yang memberikan hasillebih baik, tipe kepribadian extrovert atau tipe kepribadian introvert. Penelitian ini merupakanpenelitian kausal komparatif (ex-post facto) menggunakan desain penelitian 2 x 3 faktorial.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMK Negeri Bandar kelas X TKJ, TKR, APHP Adan APHP B berjumlah 86 siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh dari tes dan angket.Teknik analisis data yang digunakan adalah ANOVA dua jalan dengan sel tak sama danprasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Teknik analisismenggunakan bantuan Program SPSS versi 16.0. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa: 1)Tipe kepribadian (extrovert dan introvert) berpengaruh sama terhadap hasil belajarmatematika siswa; 2) Kecerdasan emosional tinggi memberikan hasil belajar matematikayang sama dengan kecerdasan emosional sedang, sedangkan kecerdasan emosional sedanglebih baik daripada kecerdasan emosional rendah dan kecerdasan emosional rendah tidaklebih baik dibandingkan dengan kecerdasan emosional tinggi dan sedang; 3) Pada masingmasing tipe kepribadian (extrovert dan introvert), kecerdasan emosional (tinggi, sedang,rendah) memberikan hasil belajar matematika yang sama; 4) Pada kecerdasan emosional(tinggi, sedang, rendah), tipe kepribadian (extrovert dan introvert) memberikan hasil belajarmatematika yang sama.","PeriodicalId":424017,"journal":{"name":"Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"60 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126706742","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-01-30DOI: 10.21137/edumatic.v2i01.466
Ni Nyoman Dewi Supariani, Rinda Rinda, Rina Herlianti, H. Djidu
Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan kesulitan pembelajaran matematikasiswa melalui sistem pembelajaran online. Pembelajaran daring masih dianggap sangat sulitbagi siswa karena terkendala jaringan dan kuota. selain itu dalam pembelajaran matimatikajuga masiih dianggap masih sangat sulit karena siswa masih kebingunan dan sulit dalammemahami penjelasan guru, takut bertanya karena takut di hina, kesulitan dalammenyelesaikan soal, tidak dapat menyimpulkan materi yang dipelajar. Hal inilah yangmenyebabkan kesulitan dalam pembelajaran matematka secara daring. Jumlah artikel jurnalyang digunakan adalah 26 yang terdiri dari 9 jurnal internasional dan 17 jurnal nasional.Pencarian jurnal menggunakan google scholar dan Jstor. Keyword yang digunakan adalahpembelajaran daring dan kesulitan pembelajaran matematika. Adanya pandemi covid-19 saatini menuntut semua sistem pendidikan dilakukan secara daing. Dalam perubahan sistempembelajaran dari tatap muka berubah pembelajaran secara daring menyebabkan kesulitanbelajar pada siswa. kesulitan belajar adalah suatu kondisi dalam pembelajaran yang ditandaioleh hambatan-hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar. Pembelajaran matematikayang dianggap sulit oleh siswa menyebabkan siswa putus asa dalam mengerjakan tugas.
{"title":"Kendala Dalam Pembelajaran Matematika Secara Daring","authors":"Ni Nyoman Dewi Supariani, Rinda Rinda, Rina Herlianti, H. Djidu","doi":"10.21137/edumatic.v2i01.466","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/edumatic.v2i01.466","url":null,"abstract":"Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan kesulitan pembelajaran matematikasiswa melalui sistem pembelajaran online. Pembelajaran daring masih dianggap sangat sulitbagi siswa karena terkendala jaringan dan kuota. selain itu dalam pembelajaran matimatikajuga masiih dianggap masih sangat sulit karena siswa masih kebingunan dan sulit dalammemahami penjelasan guru, takut bertanya karena takut di hina, kesulitan dalammenyelesaikan soal, tidak dapat menyimpulkan materi yang dipelajar. Hal inilah yangmenyebabkan kesulitan dalam pembelajaran matematka secara daring. Jumlah artikel jurnalyang digunakan adalah 26 yang terdiri dari 9 jurnal internasional dan 17 jurnal nasional.Pencarian jurnal menggunakan google scholar dan Jstor. Keyword yang digunakan adalahpembelajaran daring dan kesulitan pembelajaran matematika. Adanya pandemi covid-19 saatini menuntut semua sistem pendidikan dilakukan secara daing. Dalam perubahan sistempembelajaran dari tatap muka berubah pembelajaran secara daring menyebabkan kesulitanbelajar pada siswa. kesulitan belajar adalah suatu kondisi dalam pembelajaran yang ditandaioleh hambatan-hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar. Pembelajaran matematikayang dianggap sulit oleh siswa menyebabkan siswa putus asa dalam mengerjakan tugas.","PeriodicalId":424017,"journal":{"name":"Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"76 2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132122204","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-01-30DOI: 10.21137/edumatic.v2i01.469
Wahyuningsih Safitri, H. Susanto, M. Mulyadi
Abstrak— tujuan penelitian ini adalah unutk menghasilkan produk instrumen angket yangvalid dan reliabel untuk mengukur tingkat resiliensi matematis siswa dan mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi tingkat resiliensi matematis siswa berdasarkan angket yangdikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development (R&D).langkah-langkah penelitian pengembangan menggunakan langkah-langkah Sugiyono, yaitu 1)Potensi dan Masalah, 2) Pengumpulan Data, 3) Desain Produk, 4) Validasi Desain, 5) RevisiDesain, 6) Uji Coba Produk Pertama, 7) Revisi Produk 8) Uji Coba Produk Kedua, 9) RevisiProduk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Produk instrumen angket untukmengukur tingkat resiliensi matematis siswa yang dikembangkan telah memenuhi kriteriavalid, 2) Produk instrumen angket untuk mengukur tingkat resiliensi matematis siswa yangdikembangken telah memenuhi kriteria reliabel, dengan reliabilitas 0,915, 3) Faktor yangmempengaruhi tingkat resiliensi matematis siswa pada uji coba pertama terdiri dari 6 variabelyang dikelompokkan menjadi 2 faktor yaitu faktor 1 dengan nilai eigen 3,453% dan faktor 2dengan nilai eigen 1,192%. Pada uji coba kedua terdiri dari 7 variabel yang dikelompokkanmenjadi 2 faktor yaitu faktor 1 dengan nilai eigen sebesar 3,416% dan faktor 2 dengan nilaieigen 1,114%.
{"title":"Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Resiliensi Matematis Siswa","authors":"Wahyuningsih Safitri, H. Susanto, M. Mulyadi","doi":"10.21137/edumatic.v2i01.469","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/edumatic.v2i01.469","url":null,"abstract":"Abstrak— tujuan penelitian ini adalah unutk menghasilkan produk instrumen angket yangvalid dan reliabel untuk mengukur tingkat resiliensi matematis siswa dan mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi tingkat resiliensi matematis siswa berdasarkan angket yangdikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development (R&D).langkah-langkah penelitian pengembangan menggunakan langkah-langkah Sugiyono, yaitu 1)Potensi dan Masalah, 2) Pengumpulan Data, 3) Desain Produk, 4) Validasi Desain, 5) RevisiDesain, 6) Uji Coba Produk Pertama, 7) Revisi Produk 8) Uji Coba Produk Kedua, 9) RevisiProduk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Produk instrumen angket untukmengukur tingkat resiliensi matematis siswa yang dikembangkan telah memenuhi kriteriavalid, 2) Produk instrumen angket untuk mengukur tingkat resiliensi matematis siswa yangdikembangken telah memenuhi kriteria reliabel, dengan reliabilitas 0,915, 3) Faktor yangmempengaruhi tingkat resiliensi matematis siswa pada uji coba pertama terdiri dari 6 variabelyang dikelompokkan menjadi 2 faktor yaitu faktor 1 dengan nilai eigen 3,453% dan faktor 2dengan nilai eigen 1,192%. Pada uji coba kedua terdiri dari 7 variabel yang dikelompokkanmenjadi 2 faktor yaitu faktor 1 dengan nilai eigen sebesar 3,416% dan faktor 2 dengan nilaieigen 1,114%.","PeriodicalId":424017,"journal":{"name":"Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"58 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121940083","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-01-30DOI: 10.21137/edumatic.v2i01.476
Nely Indra Meifiani
Abstrak— Pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19 di lingkungan Perguruan Tinggiadalah dengan melaksanakan perkuliahan secara daring. Penelitian ini bertujuan untukmemperoleh informasi pelaksanaan pembelajaran Mata Kuliah Statistik Pendidikan yangdilaksanakan secara daring. Perkuliahan dilaksanakan dengan bantuan aplikasi WhatsApp danGoogle Classroom. Data dikumpulkan dengan memberikan tes pilihan ganda kepadamahasiswa, angket fasilitas belajar dan dilengkapi dengan wawancara kepada mahasiswa.Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan:sebagian besar mahasiswa telah memiliki fasilitas dasar seperti SmartPhone & Laptop. Danberdasarkan hasil tes diperoleh rata-rata kelas sebesar 72,38.
{"title":"Pembelajaran Daring Mata Kuliah Statistika Pendidikan Di Masa Pandemi Covid-19","authors":"Nely Indra Meifiani","doi":"10.21137/edumatic.v2i01.476","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/edumatic.v2i01.476","url":null,"abstract":"Abstrak— Pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19 di lingkungan Perguruan Tinggiadalah dengan melaksanakan perkuliahan secara daring. Penelitian ini bertujuan untukmemperoleh informasi pelaksanaan pembelajaran Mata Kuliah Statistik Pendidikan yangdilaksanakan secara daring. Perkuliahan dilaksanakan dengan bantuan aplikasi WhatsApp danGoogle Classroom. Data dikumpulkan dengan memberikan tes pilihan ganda kepadamahasiswa, angket fasilitas belajar dan dilengkapi dengan wawancara kepada mahasiswa.Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan:sebagian besar mahasiswa telah memiliki fasilitas dasar seperti SmartPhone & Laptop. Danberdasarkan hasil tes diperoleh rata-rata kelas sebesar 72,38.","PeriodicalId":424017,"journal":{"name":"Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131883504","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-01-30DOI: 10.21137/edumatic.v3i01.492
Radianing Anggita Putri, D. Apriyani
Abstrak- Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan belajar daring yangdialami oleh mahasiswa pendidikan matematika. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui : 1) Apa saja kesulitan belajar mahasiswa pendidikanmatematika pada pembelajaran daring ditinjau dari efikasi diri tinggi, 2) apa sajakesulitan belajar mahasiswa pendidikan matematika pada pembelajaran daringditinjau dari efikasi diri sedang, 3) apa saja kesulitan belajar mahasiswapendidikan matematika pada pembelajaran daring ditinjau dari efikasi diri rendah.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan datamenggunakan angket secara online dan wawancara secara online sertadokumentasi. Sampel penelitian adalah semua mahasiswa prodi pendidikanmatematika semester II, IV dan VI sebanyak 40 mahasiswa. Dikarenakan adanyapandemi covid-19, sehingga penelitian yang dilakukan menjadi terbatas.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kesulitan belajardaring, angket efikasi diri, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakanmodel Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswapendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan dengan efikasi diri tinggimengalami kesulitan belajar pada aspek kesulitan teknis. Kemudian mahasiswadengan efikasi diri rendah mengalami kesulitan belajar juga pada aspek kesulitanadaptasi mahasiswa dan aspek ketidaksiapan pengajar atau dosen. Sedangkanmahasiswa dengan efikasi diri sedang mengalami kesulitan mahasiswa kesulitanteknis, kesulitan adaptasi mahasiswa dan ketidaksiapan pengajar atau dosen.
这些抽象的研究是数学教育学生在网上学习困难的结果。这个研究的目的adalahuntuk发现:1)任何学习困难学生(united nations high commissioner for refugees)表示对在线学习pendidikanmatematika efikasi自学高2),什么sajakesulitan efikasi daringditinjau学习的数学教育的学生自己在,3)任何东西mahasiswapendidikan数学学习困难(united nations high commissioner for refugees)表示对在线学习efikasi自己低。这类研究是一种定性研究,涉及在线收集数据技术和在线访谈。研究样本为所有大二、四年级和六年级学生提供的研究样本包括40名学生。由于他的表演是covid-19,所以他所做的研究受到限制。本研究使用的工具包括在线学习障碍、自我激励和采访。使用迈尔斯和胡伯曼模型进行数据分析技术。研究结果表明,高电解质的STKIP PGRI Pacitan在技术困难方面存在学习障碍。然后,自卑感较低的学生在学生适应困难的方面以及教师或教师不准备方面都有学习障碍。以自我为中心的学生面临着技术困难、学生适应困难和教师或教师不准备的困难。
{"title":"Analisis Kesulitan Belajar Ditinjau Dari Efikasi Diri Pada Mahasiswa Pendidikan Matematika Saat Mengikuti Pembelajaran Daring","authors":"Radianing Anggita Putri, D. Apriyani","doi":"10.21137/edumatic.v3i01.492","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/edumatic.v3i01.492","url":null,"abstract":"Abstrak- Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan belajar daring yangdialami oleh mahasiswa pendidikan matematika. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui : 1) Apa saja kesulitan belajar mahasiswa pendidikanmatematika pada pembelajaran daring ditinjau dari efikasi diri tinggi, 2) apa sajakesulitan belajar mahasiswa pendidikan matematika pada pembelajaran daringditinjau dari efikasi diri sedang, 3) apa saja kesulitan belajar mahasiswapendidikan matematika pada pembelajaran daring ditinjau dari efikasi diri rendah.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan datamenggunakan angket secara online dan wawancara secara online sertadokumentasi. Sampel penelitian adalah semua mahasiswa prodi pendidikanmatematika semester II, IV dan VI sebanyak 40 mahasiswa. Dikarenakan adanyapandemi covid-19, sehingga penelitian yang dilakukan menjadi terbatas.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kesulitan belajardaring, angket efikasi diri, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakanmodel Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswapendidikan matematika STKIP PGRI Pacitan dengan efikasi diri tinggimengalami kesulitan belajar pada aspek kesulitan teknis. Kemudian mahasiswadengan efikasi diri rendah mengalami kesulitan belajar juga pada aspek kesulitanadaptasi mahasiswa dan aspek ketidaksiapan pengajar atau dosen. Sedangkanmahasiswa dengan efikasi diri sedang mengalami kesulitan mahasiswa kesulitanteknis, kesulitan adaptasi mahasiswa dan ketidaksiapan pengajar atau dosen.","PeriodicalId":424017,"journal":{"name":"Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"104 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122217582","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-07-30DOI: 10.21137/edumatic.v1i01.449
Nur Rohman, Anita Dewi Utami, Erycha Arsita Devi
Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis level pemahamanmahasiswa dalam memecahkan masalah matematika pada pokok bahasan sifat fungsi.Penelitian ini dilakukan di IKIP PGRI Bojonegoro. Pemilihan sampel menggunakan metodesample (Purposive Sample) yaitu pengambilan sampel dengan melihat hasil tes tulis analisislevel pemahaman dengan subyek PSBMS1, PSBMS2, PSKT1, PSKT2, PSP1, PSP2. Analisisdata menggunakan metode observasi, metode tes, metode wawancara dan metodedokumentasi, serta uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data data triangulasimode. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh : 1) Subyek pada level pemahaman sebagaikemajuan bentuk mengetahui sesuatu, bahwa subyek dapat memahami suatu fungsi bersifatbijektif atau tidak serta syarat fungsi bijektif harus memenuhi sifat injektif dan surjektif.Namun subyek belum mampu menjelaskan f dikatakan injektif maupun surjektif, 2) Subyekpada level pemahaman sebagai kemajuan terstruktur, bahwa subyek dapat memahami suatufungsi bersifat bijektif dan mengetahui pula f bersifat surjektif. Namun subyek belum mampumenunjukkan jika f bukan injektif. Selain itu, subyek tidak mengetahui bahwa f bersifatbijektif maka f bersifat surjektif dan injektif. 3) Subyek pada tingkat tertinggi yaitu levelpemahaman sebagai proses, bahwa subyek mampu membedakan f bijektif atau f bukanbijektif. subyek juga mampu menunjukkan jika f bijektif maka f injektif dan f surjektif.
{"title":"Analisis Level Pemahaman Mahasiswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Pada Pokok Bahasan Sifat Fungsi","authors":"Nur Rohman, Anita Dewi Utami, Erycha Arsita Devi","doi":"10.21137/edumatic.v1i01.449","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/edumatic.v1i01.449","url":null,"abstract":"Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis level pemahamanmahasiswa dalam memecahkan masalah matematika pada pokok bahasan sifat fungsi.Penelitian ini dilakukan di IKIP PGRI Bojonegoro. Pemilihan sampel menggunakan metodesample (Purposive Sample) yaitu pengambilan sampel dengan melihat hasil tes tulis analisislevel pemahaman dengan subyek PSBMS1, PSBMS2, PSKT1, PSKT2, PSP1, PSP2. Analisisdata menggunakan metode observasi, metode tes, metode wawancara dan metodedokumentasi, serta uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data data triangulasimode. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh : 1) Subyek pada level pemahaman sebagaikemajuan bentuk mengetahui sesuatu, bahwa subyek dapat memahami suatu fungsi bersifatbijektif atau tidak serta syarat fungsi bijektif harus memenuhi sifat injektif dan surjektif.Namun subyek belum mampu menjelaskan f dikatakan injektif maupun surjektif, 2) Subyekpada level pemahaman sebagai kemajuan terstruktur, bahwa subyek dapat memahami suatufungsi bersifat bijektif dan mengetahui pula f bersifat surjektif. Namun subyek belum mampumenunjukkan jika f bukan injektif. Selain itu, subyek tidak mengetahui bahwa f bersifatbijektif maka f bersifat surjektif dan injektif. 3) Subyek pada tingkat tertinggi yaitu levelpemahaman sebagai proses, bahwa subyek mampu membedakan f bijektif atau f bukanbijektif. subyek juga mampu menunjukkan jika f bijektif maka f injektif dan f surjektif.","PeriodicalId":424017,"journal":{"name":"Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"18 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-07-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114402721","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}