首页 > 最新文献

Journal of Midwifery and Reproduction最新文献

英文 中文
PENGARUH PEMBERIAN HANDOUT SEBELUM PERKULIAHAN TERHADAP HASIL BELAJAR FARMAKOLOGI KEBIDANAN PADA MAHASISWA DIII KEBIDANAN DI UNIVERSITAS KADIRI TAHUN 2015 2015年,助产学学生DIII助产士药理学的影响
Pub Date : 2019-09-23 DOI: 10.35747/JMR.V3I1.333
Fitriana Sari
ABSTRAK Latar Belakang: Faktor penyebab kesulitan belajar mahasiswa adalah penguasaan konsep dan keterampilan mahasiswa yang belum tercapai sesuai keinginan. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa mata kuliah farmakologi mendapat nilai rata-rata terendah 2,5 dari mata kuliah lain. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian handout sebelum perkuliahan terhadap hasil belajar mahasiswa. Metode: Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan “two group post-test only design”. Sampel berjumlah 50 mahasiswa diambil dengan teknik total populasi sampling dari mahasiswa semester III D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri Tahun 2015. Instrumen yang digunakan adalah handout, power point, dan soal-soal post-test. Hasil: Analisis menggunakan SPSS 20 for Windows dengan uji statistik Mann Whitney menghasilkan signifikansi ρ = 0,000 dan α = 0,05 maka ρ < α yang berarti ada pengaruh pemberian handout sebelum perkuliahan terhadap hasil belajar mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar mahasiswa yang mendapat handout sebelum perkuliahan mendapat kategori nilai Baik sebanyak 15 responden (30%) lebih baik, dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak mendapat handout sebelum perkuliahan yaitu sebanyak 13 responden (26%) mendapat kategori nilai Buruk. Kesimpulan: Pemberian handout sebelum perkuliahan dapat membantu mahasiswa lebih siap menerima materi di kelas karena mahasiswa dapat mempersiapkan diri sebelumnya sehingga mahasiswa dapat meningkatkan hasil belajarnya.  Kata Kunci      : Handout, Hasil Belajar, Kebidanan     ABSTRACT Introduction: The factors of the student learning difficulties are mastery of concepts and skills that have not been achieved as desired. The preliminary study showed that pharmacology subject received the lowest average score of 2.5 from other subjects. This study aims to determine the effect of giving handouts before lecturing on student learning outcomes. Methods: This study was a quasi experiment with two group post-test only design. A sample of 50 students was taken with the total population sampling technique from semester III D III Midwifery students at the University of Health Faculty in 2015. The instruments used were handouts, powerpoints, and post-test questions. Result and Discussion: The analysis using SPSS 20 for Windows with the Mann Whitney statistical test significance ρ = 0,000 and α = 0.05 then ρ <α, which means that there is an effect of giving handouts before lecturing on student learning outcomes. This shows that the learning outcomes of students who received a handout before the lecture received a Good value category of 15 respondents (30%) better, compared to students who did not get a handout before the lecture, as many as 13 respondents (26%) got the Bad value category. Conclusion: Providing handouts before lectures can help students be better prepared to receive material in class because students can prepare themselves in advance so students can improve their learning o
抽象背景:学生学习困难的原因是尚未实现的学生掌握的概念和技能。初步研究表明,药理学平均比其他学科低2.5分。本研究旨在确定大学前讲义对学生学习成绩的影响。该研究是两组后唯一设计的试验结果。2015年,Kadiri大学健康科学学院,第三学期D - 3学期,学生样本总数为50名学生。使用的工具有讲义、ppt和邮政数学。测试结果:使用SPSS分析20 for Windows和曼统计惠特尼产生ρ=万意义和α= 0。05的ρ<α就意味着有礼物讲义大学之前对学生学习结果的影响。这表明,在大学前拿到讲义的学生在15人(30%)的成绩比在大学前没有拿到讲义的学生有13人(26%)的成绩更好。总结:大学前的讲义可以帮助学生更好地准备课堂材料,因为学生可以提前准备,这样学生就可以提高他们的学习成绩。关键词:讲义、学习结果、助学学:学生学习困难的因素是构思的基石和技能,而这些技能并没有像理想那样实现。先验研究表明,接受西方平均绩点2.5分的受试者。这项研究将在学生学习结束前确定给予的效果。方法:这个研究是一种两组后唯一设计的测试。2015年美国健康学龄大学第三学期期中考试的年度最佳学生样本。过去的仪器是交、powerpoint和邮寄问题。论点和受到质疑:《曼用SPSS分析20 for Windows和惠特尼统计测试遗迹”ρ=万和α= 0。05然后ρ<α,这意味着这是一个有之前的效应给handouts lecturing在学生学习outcomes。这张照片显示,在lecture接收到15个负责任的学生之前,他们收到了一份礼物,比在lecture之前没有得到一份礼物的学生要好,比13个负责任的学生好多了。结束语:为lectures可以帮助学生在毕业前提供资金,因为学生们可以提前准备好自己的学习材料,这样学生们就可以扩大他们的学习。交接,学习来了,期中考试
{"title":"PENGARUH PEMBERIAN HANDOUT SEBELUM PERKULIAHAN TERHADAP HASIL BELAJAR FARMAKOLOGI KEBIDANAN PADA MAHASISWA DIII KEBIDANAN DI UNIVERSITAS KADIRI TAHUN 2015","authors":"Fitriana Sari","doi":"10.35747/JMR.V3I1.333","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/JMR.V3I1.333","url":null,"abstract":"ABSTRAK \u0000Latar Belakang: Faktor penyebab kesulitan belajar mahasiswa adalah penguasaan konsep dan keterampilan mahasiswa yang belum tercapai sesuai keinginan. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa mata kuliah farmakologi mendapat nilai rata-rata terendah 2,5 dari mata kuliah lain. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian handout sebelum perkuliahan terhadap hasil belajar mahasiswa. \u0000Metode: Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan “two group post-test only design”. Sampel berjumlah 50 mahasiswa diambil dengan teknik total populasi sampling dari mahasiswa semester III D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri Tahun 2015. Instrumen yang digunakan adalah handout, power point, dan soal-soal post-test. \u0000Hasil: Analisis menggunakan SPSS 20 for Windows dengan uji statistik Mann Whitney menghasilkan signifikansi ρ = 0,000 dan α = 0,05 maka ρ < α yang berarti ada pengaruh pemberian handout sebelum perkuliahan terhadap hasil belajar mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar mahasiswa yang mendapat handout sebelum perkuliahan mendapat kategori nilai Baik sebanyak 15 responden (30%) lebih baik, dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak mendapat handout sebelum perkuliahan yaitu sebanyak 13 responden (26%) mendapat kategori nilai Buruk. \u0000Kesimpulan: Pemberian handout sebelum perkuliahan dapat membantu mahasiswa lebih siap menerima materi di kelas karena mahasiswa dapat mempersiapkan diri sebelumnya sehingga mahasiswa dapat meningkatkan hasil belajarnya. \u0000 Kata Kunci      : Handout, Hasil Belajar, Kebidanan \u0000  \u0000  \u0000ABSTRACT \u0000Introduction: The factors of the student learning difficulties are mastery of concepts and skills that have not been achieved as desired. The preliminary study showed that pharmacology subject received the lowest average score of 2.5 from other subjects. This study aims to determine the effect of giving handouts before lecturing on student learning outcomes. \u0000Methods: This study was a quasi experiment with two group post-test only design. A sample of 50 students was taken with the total population sampling technique from semester III D III Midwifery students at the University of Health Faculty in 2015. The instruments used were handouts, powerpoints, and post-test questions. \u0000Result and Discussion: The analysis using SPSS 20 for Windows with the Mann Whitney statistical test significance ρ = 0,000 and α = 0.05 then ρ <α, which means that there is an effect of giving handouts before lecturing on student learning outcomes. This shows that the learning outcomes of students who received a handout before the lecture received a Good value category of 15 respondents (30%) better, compared to students who did not get a handout before the lecture, as many as 13 respondents (26%) got the Bad value category. \u0000Conclusion: Providing handouts before lectures can help students be better prepared to receive material in class because students can prepare themselves in advance so students can improve their learning o","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125584669","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
HUBUNGAN MOTIVASI IBU MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DENGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR DI PUSKESMAS TEGALREJO YOGYAKARTA 动机关系母亲在日惹PUSKESMAS和正确的母乳喂养技术提供独家母乳喂养技术
Pub Date : 2019-09-23 DOI: 10.35747/jmr.v3i1.338
Wulan Wijaya
ASI Eksklusif merupakan salah satu program yang cukup sulit dikembangkan karena berkaitan dengan berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Pemberian ASI eksklusif pada bayi sering dikaitkan dengan motivasi ibu. Dukungan atau dorongan sangat penting untuk mendukung ibu agar berhasil menyusui dengan benar dan secara eksklusif. Salah satu ketidakberhasilan ibu menyusui anaknya, diantaranya ibu belum memahami sepenuhnya cara menyusui yang benar termasuk teknik menyusui yang benar. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 36 ibu yang melahirkan atau ibu postpartum. Penelitian yang didaptkan bahwa ada hubungan motivasi ibu memberikan ASI eksklusif dengan teknik menyusui yang benar dengan nilai p-value sebesar 0,001 sedangkan untuk koefisien kontingestinya sebesar 0,513 yang menyatakan tingkat hubungannya sedang antara motivasi ibu memberikan ASI eksklusif dengan teknik menyusui yang benar. Lanjutkan penelitian dengan variable lain seperti dukungan pemberian AS eksklusif terhadap praktik menyusui.
独家母乳喂养是一项与社会问题有关的相当困难的项目。母乳喂养婴儿通常与母亲的动机有关。支持或鼓励对于支持母亲正确地、完全地母乳喂养是至关重要的。哺乳母亲不生育的一个例子是,有些母亲还没有完全理解正确的母乳喂养方式,包括正确的母乳喂养技术。本研究采用交叉研究设计的分析性描述性描述。抽样技术采用的是选择性采样技术,研究样本数量约为36名分娩或产后产妇。这里的研究表明,母乳喂养与母乳喂养技术的独家作用与母乳喂养技术的p-值为0.001,而正确的分泌系数为0.513,这表明母亲的动力提供独家母乳喂养技术与正确母乳喂养技术之间的关系。继续研究其他可变现象,如美国对母乳喂养实践的独家支持。
{"title":"HUBUNGAN MOTIVASI IBU MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DENGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR DI PUSKESMAS TEGALREJO YOGYAKARTA","authors":"Wulan Wijaya","doi":"10.35747/jmr.v3i1.338","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v3i1.338","url":null,"abstract":"ASI Eksklusif merupakan salah satu program yang cukup sulit dikembangkan karena berkaitan dengan berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Pemberian ASI eksklusif pada bayi sering dikaitkan dengan motivasi ibu. Dukungan atau dorongan sangat penting untuk mendukung ibu agar berhasil menyusui dengan benar dan secara eksklusif. Salah satu ketidakberhasilan ibu menyusui anaknya, diantaranya ibu belum memahami sepenuhnya cara menyusui yang benar termasuk teknik menyusui yang benar. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 36 ibu yang melahirkan atau ibu postpartum. Penelitian yang didaptkan bahwa ada hubungan motivasi ibu memberikan ASI eksklusif dengan teknik menyusui yang benar dengan nilai p-value sebesar 0,001 sedangkan untuk koefisien kontingestinya sebesar \u00000,513 yang menyatakan tingkat hubungannya sedang antara motivasi ibu memberikan ASI eksklusif dengan teknik menyusui yang benar. Lanjutkan penelitian dengan variable lain seperti dukungan pemberian AS eksklusif terhadap praktik menyusui.","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129904332","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
HUBUNGAN DUKUNGAN PENDAMPING PERSALINAN TERHADAP KELANCARAN PERSALINAN DI WILAYAHKERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1 TAHUN 2019
Pub Date : 2019-03-25 DOI: 10.35747/JMR.V2I2.420
Bardiati Ulfah
Pendahuluan: World Health Organization (WHO) memperkirakan 10,7 juta perempuan telah meninggal karena melahirkan. Kematian ibu sekitar 25-50% berhubungan dengan masalah kesehatan, persalinan, dan nifas. Kematian ibu bersalin secara umum dipengaruhi tiga faktor berupa passage (jalan lahir), passanger (janin), power (kekuatan), sedangkan penyebab tidak langsung salah satunya yaitu kurangnya dukungan dari keluarga, khususnya peran serta suami dalam proses kehamilan dan persalinan. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan dukungan pendamping persalinan terhadap kelancaran persalinan di Puskesmas Martapura 1 tahun 2019. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan uji chi-square. Populasi penelitian adalah semua ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1 tahun 2019, dengan teknik Accidental Sampling. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa sebagian besar ibu bersalin yang berjumlah 35 (60%) reponden, dengan pendamping yaitu sebanyak 21 orang dan tidak didampingi sebanyak 14 ibu bersalin, proses persalinan lancar yaitu sebanyak 24 (68,6%) ibu bersalin, dan 10 ibu bersalin dikatagorikan tidak lancar, hasil Uji chi-square menunjukkan nilai P=0,007, ada hubungan antara dukungan pendamping persalinan dengan kelancaran persalinan. Kesimpulan:.Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pasien untuk selalu didampingi orang terdekatnya selama persalinan sebagai salah satu upaya pelaksanaan asuhan sayang ibu
初步世界卫生组织估计有1070万妇女死于分娩。母亲死亡约为25-50%与健康问题、生育和生育问题有关。产妇死亡率通常受到三种因素的影响:产前、产前、婴儿、权力、间接原因,其中一种是缺乏家庭支持,尤其是丈夫在怀孕和分娩过程中所扮演的角色。研究目的:确定2019年普斯克马斯马塔1的分娩伴生关系。研究方法:该研究采用的是经节方法与chi square测试。研究人口是2019年普斯马斯马塔普拉工作地区所有产妇,采用意外采样技术。:研究结果表明,大部分妈妈分娩的护送下共有35 (60%)reponden,即多达21人,也多达14陪同母亲分娩,分娩过程顺利多达24(68,6%)母亲分娩,10死分娩不顺利,chi-square试验的结果显示值P = 0.007和顺利分娩,分娩有支持伴侣之间的关系。结论:。卫生工作者希望为患者提供一个机会,让他们在分娩时能有亲近的人陪伴,这是母爱计划的一部分
{"title":"HUBUNGAN DUKUNGAN PENDAMPING PERSALINAN TERHADAP KELANCARAN PERSALINAN DI WILAYAHKERJA PUSKESMAS MARTAPURA 1 TAHUN 2019","authors":"Bardiati Ulfah","doi":"10.35747/JMR.V2I2.420","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/JMR.V2I2.420","url":null,"abstract":"Pendahuluan: World Health Organization (WHO) memperkirakan 10,7 juta perempuan telah meninggal karena melahirkan. Kematian ibu sekitar 25-50% berhubungan dengan masalah kesehatan, persalinan, dan nifas. Kematian ibu bersalin secara umum dipengaruhi tiga faktor berupa passage (jalan lahir), passanger (janin), power (kekuatan), sedangkan penyebab tidak langsung salah satunya yaitu kurangnya dukungan dari keluarga, khususnya peran serta suami dalam proses kehamilan dan persalinan. \u0000Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan dukungan pendamping persalinan terhadap kelancaran persalinan di Puskesmas Martapura 1 tahun 2019. \u0000Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan uji chi-square. Populasi penelitian adalah semua ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1 tahun 2019, dengan teknik Accidental Sampling. \u0000Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa sebagian besar ibu bersalin yang berjumlah 35 (60%) reponden, dengan pendamping yaitu sebanyak 21 orang dan tidak didampingi sebanyak 14 ibu bersalin, proses persalinan lancar yaitu sebanyak 24 (68,6%) ibu bersalin, dan 10 ibu bersalin dikatagorikan tidak lancar, hasil Uji chi-square menunjukkan nilai P=0,007, ada hubungan antara dukungan pendamping persalinan dengan kelancaran persalinan. \u0000Kesimpulan:.Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pasien untuk selalu didampingi orang terdekatnya selama persalinan sebagai salah satu upaya pelaksanaan asuhan sayang ibu","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122963531","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI RSUD Dr. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2017 在H. MOCH博士的县进行早期母乳喂养启动。2017年ANSARI SALEH BANJARMASIN
Pub Date : 2019-03-12 DOI: 10.35747/jmr.v2i2.419
S. Fatimah
Pendahuluan: UNICEF pada tahun 2007 mengeluarkan protokol baru tentang ”ASI segera” sebagai tindakan ”life saving” atau untuk menyelamatkan kehidupan bayi baru lahir yang harus diketahui setiap tenaga kesehatan. Di Indonesia, hanya 4% bayi disusui ibunya dalam waktu 1 jam pertama setelah kelahiran dan 8% ibu memberi ASI eskiusif terhadap bayinya sampai 6 bulan. Padahal, diperkirakan sekitar 30.000 kematian bayi baru lahir (usia 28 hari) dapat dicegah melalui inisiasi menyusu dini. Target nasional pemberian ASI eksklusif program pada tahun 2014 sebesar 80%, cakupan pemberian ASI eksklusif sebesar 52,3% dan dalam pelaksanaan perlu adanya dukungan keluarga dan tenaga kesehatan.Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pelaksanaan inisiasi menyusu dini pada ibu bersalin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan teknik pengambilan data adalah purposive sampling. Adapun hasil penelitian ini adalah pengetahuan ibu yang mendukung IMD dengan kategori baik yaitu 16.6%, cukup 13.3% dan kurang 70%, dukungan keluarga terhadap IMD yaitu yang mendukung 63.3% dan yang tidak mendukung 36.7%, dorongan tenaga kesehatan yaitu yang mendukung 56.7% dan yang tidak mendukung 43.3%.Kesimpulan dari penelitian ini adalah dukungan pengetahuan ibu terhadap IMD kategori baik 16,6%, dukungan keluarga 63,3% dan dukungan tenaga kesehatan 56.7%
引言:联合国儿童基金会在2007年发布了一项关于“立即母乳喂养”的新协议,作为“生命拯救”或拯救每个卫生工作者都应该知道的新生儿的生命。在印度尼西亚,母亲在出生后的头一个小时内只母乳喂养4%,8%的母亲对婴儿进行体外受精长达6个月。然而,据估计,通过早期母乳喂养,大约有3万个新生儿(28天)的死亡是可以预防的。2014年全国独家母乳喂养计划的目标为80%,独家母乳喂养覆盖率为52。3%,实施需要家庭支持和卫生保健。本研究的目的是确定母亲分娩早期母乳喂养的实施过程。本研究采用的方法是描述性研究,数据检索技术是采样目的。至于这项研究的结果是,母亲的知识支持的免疫因子为16.6%,足以支持13.3%和更少70%,家庭支持IMD,即支持63.3%,不支持36.7%,支持55.7%,不支持43.3%。本研究得出的结论是,母亲对166%的人支持IMD,家庭支持63.3%,卫生保健支持56.7%
{"title":"PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI DI RSUD Dr. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2017","authors":"S. Fatimah","doi":"10.35747/jmr.v2i2.419","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v2i2.419","url":null,"abstract":"Pendahuluan: UNICEF pada tahun 2007 mengeluarkan protokol baru tentang ”ASI segera” sebagai tindakan ”life saving” atau untuk menyelamatkan kehidupan bayi baru lahir yang harus diketahui setiap tenaga kesehatan. Di Indonesia, hanya 4% bayi disusui ibunya dalam waktu 1 jam pertama setelah kelahiran dan 8% ibu memberi ASI eskiusif terhadap bayinya sampai 6 bulan. Padahal, diperkirakan sekitar 30.000 kematian bayi baru lahir (usia 28 hari) dapat dicegah melalui inisiasi menyusu dini. Target nasional pemberian ASI eksklusif program pada tahun 2014 sebesar 80%, cakupan pemberian ASI eksklusif sebesar 52,3% dan dalam pelaksanaan perlu adanya dukungan keluarga dan tenaga kesehatan.Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pelaksanaan inisiasi menyusu dini pada ibu bersalin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan teknik pengambilan data adalah purposive sampling. Adapun hasil penelitian ini adalah pengetahuan ibu yang mendukung IMD dengan kategori baik yaitu 16.6%, cukup 13.3% dan kurang 70%, dukungan keluarga terhadap IMD yaitu yang mendukung 63.3% dan yang tidak mendukung 36.7%, dorongan tenaga kesehatan yaitu yang mendukung 56.7% dan yang tidak mendukung 43.3%.Kesimpulan dari penelitian ini adalah dukungan pengetahuan ibu terhadap IMD kategori baik 16,6%, dukungan keluarga 63,3% dan dukungan tenaga kesehatan 56.7%","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115999195","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE PEER GROUP TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE 公共卫生教育对青年妇女的个人卫生知识的影响
Pub Date : 2019-03-06 DOI: 10.35747/jmr.v2i2.423
Domas Nurchandra Pramudyanti
Kesehatan reproduksi merupakan keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem, fungsi dan proses reproduksi. Kesehatan reproduksi di kalangan wanita merupakan masalah yang penting untuk diperhatikan. Masalah kesehatan organ reproduksi pada remaja perlu mendapat perhatian yang serius, karena masalah tersebut paling sering muncul pada negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Sering kali remaja mengabaikan pentingnya berperilaku sehat terutama dalam menjaga organ vagina agar terhindar dari berbagai penyakit yang sering dijumpai pada kesehatan organ vagina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendidikan kesehatan dengan metode peer group terhadap pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan Quasi Eksperimen (eksperimen semu) dengan pre-post with control group designSampel dalam penelitian ini didapatkan pada bulan Juni berjumlah 30 orang siswi yang ada di SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin dan dibagi menjadi 2 kelompok, terdapat 15 orang responden masuk kelompok intervensi dan 15 orang masuk kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji “Wilcoxon Signed Rank Test” yaitu untuk mengetahui perbedaan (komparasi) antara sebelum dan sesudah dengan menggunakan skala data ordinal. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh Pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan personal hygiene pada remaja putri dengan ρ value = 0,001. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan metode Peer Group Terhadap Pengetahuan Personal Hygiene Remaja Putri dibuktikan dengan adanya perbedaan nilai pengetahuan personal hygiene antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode peer group pada kelompok intervensi
生殖健康是一种完全健康的身体、精神和社会状态,而不仅仅是与生殖系统、功能和过程相关的疾病或残疾。妇女的生殖健康是一个值得注意的问题。青少年的生殖器官健康问题需要认真对待,因为这一问题最常出现在包括印度尼西亚在内的发展中国家。通常,青少年忽视了良好行为的重要性,尤其是在保护阴道器官以避免经常出现在阴道器官健康中的疾病方面。本研究旨在探讨团体医疗教育对年轻女性个人卫生知识的影响。这种研究使用定量研究与实验准实验设计(虚幻)和控制集团designSampel pre-post在本研究中获得6月穆罕默德的30名学生在初中1日Banjarmasin分为两组,有15人受访者进入干预小组,15人进入对照组。数据分析使用Wilcoxon Signed Rank Test检测,即使用序数数据规模,检测前后(比较)之间的差异。研究结果证明有影响的年轻女性对健康教育知识personal hygieneρ价值= 0.001。这项研究得出的结论是,Peer Group的健康教育对年轻女性的个人卫生知识的影响,可以从之前和之后的健康教育与Peer Group干预小组方法之间的差异来证明
{"title":"PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE PEER GROUP TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE","authors":"Domas Nurchandra Pramudyanti","doi":"10.35747/jmr.v2i2.423","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v2i2.423","url":null,"abstract":"Kesehatan reproduksi merupakan keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem, fungsi dan proses reproduksi. Kesehatan reproduksi di kalangan wanita merupakan masalah yang penting untuk diperhatikan. Masalah kesehatan organ reproduksi pada remaja perlu mendapat perhatian yang serius, karena masalah tersebut paling sering muncul pada negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Sering kali remaja mengabaikan pentingnya berperilaku sehat terutama dalam menjaga organ vagina agar terhindar dari berbagai penyakit yang sering dijumpai pada kesehatan organ vagina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendidikan kesehatan dengan metode peer group terhadap pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan Quasi Eksperimen (eksperimen semu) dengan pre-post with control group designSampel dalam penelitian ini didapatkan pada bulan Juni berjumlah 30 orang siswi yang ada di SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin dan dibagi menjadi 2 kelompok, terdapat 15 orang responden masuk kelompok intervensi dan 15 orang masuk kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji “Wilcoxon Signed Rank Test” yaitu untuk mengetahui perbedaan (komparasi) antara sebelum dan sesudah dengan menggunakan skala data ordinal. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh Pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan personal hygiene pada remaja putri dengan ρ value = 0,001. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan metode Peer Group Terhadap Pengetahuan Personal Hygiene Remaja Putri dibuktikan dengan adanya perbedaan nilai pengetahuan personal hygiene antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode peer group pada kelompok intervensi","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"95 22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-03-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129169180","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
DETERMINAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD M. ANSARI SALEH BANJARMASIN
Pub Date : 2018-09-28 DOI: 10.35747/JMR.V2I1.319
Darmayanti Wulandatika
Latar Belakang: Menurut laporan World Health Organization (WHO) tahun 2014 beberapa negara memiliki AKI cukup tinggi seperti Afrika Sub-Saharan 179.000 jiwa, Asia Selatan 69.000 jiwa, dan Asia Tenggara 16.000 jiwa (WHO, 2015). Indikator ini tidak hanya mampu menilai program kesehatan ibu, terlebih lagi  mampu menilai derajat kesehatan masyarakat, karena sensitifitasnya terhadap  perbaikan pelayanan kesehatan, baik dari sisi aksesibilitas maupun kualitas. AKI di Indonesia menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup meningkat dibandingkan hasil SDKI tahun 2007 yaitu 228 per 100.000 kelahiran hidup (Kemenkes RI, 2015). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional . Baik variabel bebas maupun variabel terikat  diukur menurut keadaan atau statusnya pada waktu diobservasi. Penelitian cross-sectional ini merupakan salah satu studi observasional,  dimana peneliti mencari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat dengan melakukan pengukuran sesaat. Hasil: Kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD M. Ansari Saleh terbanyak adalah kejadian ketuban pecah dini pada usia kehamilan aterm. Dan kejadiannya mayoritas terjadi pada ibu hamil aterm dengan penyulit lain. Faktor kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD M. Ansari Saleh yang paling tinggi kekuatan hubungannya adalah komplikasi KPD dengan penyulit lain. Kesimpulan: Pelayanan kesehatan dapat mengupayakan upaya preventif kejadian KPD dengan deteksi dini komplikasi kehamilan di pelayanan primer. Bagi penanggung jawab RSUD M. Ansari Saleh diharapkan dapat meningkatkan upaya penanganan komplikasi khususnya KPD. Bagi institusi pendidikan di harapkan terus melakukan penelitian terkait untuk pengembangan upaya pencegahan komplikasi maternal. Kata kunci : Ketuban, Pecah, Dini
背景:根据2014年世界卫生组织(世卫组织)的一份报告,一些国家的人口非常高,如南非179000人、南亚69000人、东南亚1.6万人(世卫组织2015)。该指标不仅能够评估母亲的健康计划,更能够评估公共卫生水平,因为它对卫生服务改善的敏感性,无论是可访问性还是质量方面。根据印尼人口与健康调查(SDKI)的数据,截至2012年,印尼每10万个活生育率为359比2007年SDKI每10万个活生育率为228个。方法:本研究是对跨部门方法的分析研究。自由变量和绑定变量都是根据观察时的状态或状态来测量的。交叉研究是观察研究的一项研究,研究人员通过快速测量来确定自由变量和变量结合的关系。结果:Ansari Saleh的早期羊水事件最多是在aterm怀孕时羊水破裂的早期事件。大多数事件发生在准妈妈和其他蒸馏器身上。安萨里·萨利赫(Ansari Saleh)最早的连杆事件的因素是与其他蒸馏者的复杂关系。结论:卫生保健服务可以在初级服务中及早发现妊娠并发症,进行预防工作。预计将增加治疗并发症的特别努力。预计高等教育机构将继续进行相关研究,以开发孕妇并发症预防工作。收信人:羊水破了,很早
{"title":"DETERMINAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD M. ANSARI SALEH BANJARMASIN","authors":"Darmayanti Wulandatika","doi":"10.35747/JMR.V2I1.319","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/JMR.V2I1.319","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Menurut laporan World Health Organization (WHO) tahun 2014 beberapa negara memiliki AKI cukup tinggi seperti Afrika Sub-Saharan 179.000 jiwa, Asia Selatan 69.000 jiwa, dan Asia Tenggara 16.000 jiwa (WHO, 2015). Indikator ini tidak hanya mampu menilai program kesehatan ibu, terlebih lagi  mampu menilai derajat kesehatan masyarakat, karena sensitifitasnya terhadap  perbaikan pelayanan kesehatan, baik dari sisi aksesibilitas maupun kualitas. AKI di Indonesia menurut Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup meningkat dibandingkan hasil SDKI tahun 2007 yaitu 228 per 100.000 kelahiran hidup (Kemenkes RI, 2015). \u0000Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional . Baik variabel bebas maupun variabel terikat  diukur menurut keadaan atau statusnya pada waktu diobservasi. Penelitian cross-sectional ini merupakan salah satu studi observasional,  dimana peneliti mencari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat dengan melakukan pengukuran sesaat. \u0000Hasil: Kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD M. Ansari Saleh terbanyak adalah kejadian ketuban pecah dini pada usia kehamilan aterm. Dan kejadiannya mayoritas terjadi pada ibu hamil aterm dengan penyulit lain. Faktor kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD M. Ansari Saleh yang paling tinggi kekuatan hubungannya adalah komplikasi KPD dengan penyulit lain. \u0000Kesimpulan: Pelayanan kesehatan dapat mengupayakan upaya preventif kejadian KPD dengan deteksi dini komplikasi kehamilan di pelayanan primer. Bagi penanggung jawab RSUD M. Ansari Saleh diharapkan dapat meningkatkan upaya penanganan komplikasi khususnya KPD. Bagi institusi pendidikan di harapkan terus melakukan penelitian terkait untuk pengembangan upaya pencegahan komplikasi maternal. \u0000Kata kunci : Ketuban, Pecah, Dini","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131356512","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
HUBUNGAN ANTARA USIA IBU NIFAS DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES NIFAS的母亲年龄与产后蓝调事件之间的关系
Pub Date : 2018-09-26 DOI: 10.35747/jmr.v2i1.320
Domas Nurchandra P
Latar Belakang: Postpartum blues adalah nama yang diberikan untuk perubahan perasaan/mood sacara cepat yang terjadi sekitar 50-70 % dari semua ibu selama seminggu atau segera setelah melahirkan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, jumlah persalinan normal di Puskesmas Kalikotes adalah 574 orang (95,64 %), jumlah kasus  postpartum blues/ depresi postpartum adalah 12 orang  dan 55% diderita oleh ibu yang berusia kurang dari 20 tahun (Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, 2017).  Menurut data dari Badan Pusat Statistik pernikahan usia muda di Kabupaten Klaten adalah sebanyak 20.000 orang dan di Kecamatan Kalikotes pernikahan usia muda sebanyak  2500 orang/ 12,5% . Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia ibu nifas dengan kejadian postpartum blues di wilayah kerja Puskesmas Kalikotes. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian studi survey analitik dan rancangan penelitian adalah korelasional. Metode pendekatan dengan menggunakan cross-sectional yang dilakukan pada 48 ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Kalikotes, Klaten. Analisis data menggunakan chi square untuk menguji hubungan antara usia ibu nifas dengan kejadian postpartum blues di wilayah kerja Puskesmas Kalikotes. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji chi square membuktikan adanya hubungan antara usia ibu nifas dengan kejadian postpartum blues di wilayah kerja Puskesmas Kalikotes dengan ρ value = 0,001. Dari hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara antara usia ibu nifas dengan kejadian postpartum blues di wilayah kerja Puskesmas Kalikotes.
背景:产后忧郁是指在一周或分娩后不久发生的大多数母亲中,有50%到70%的情绪波动。根据Klaten地区卫生服务部门的数据,Puskesmas Kalikotes的正常产妇数量为574人(95.6%),患有产后忧郁症/产后抑郁的妇女人数为12人,不到20岁的母亲为55% (Klaten地区卫生服务,2017年)。根据Klaten区青年婚姻统计数据中心的数据,人口为2万人,青年婚姻为2500人/ 12.5%。研究目的:这项研究的目的是确定nifas的母亲年龄与Puskesmas Kalikotes地区的产后蓝调事件之间的关系。研究方法:采用分析调查和研究设计的研究方法进行的研究类型是关联的。在Klaten Puskesmas Kalikotes的职场上,48名妇女的跨部门接触是最有效的。数据分析使用chi square测试了nifas的母亲年龄与Puskesmas Kalikotes地区产后蓝调事件之间的关系。研究结果:研究结果表明,气广场测试证明年龄之间的关系产后妈妈和创世纪nifas蓝调地区医疗中心工作和ρKalikotes价值= 0.001。研究发现,nifas的母亲年龄与Puskesmas Kalikotes地区的产后蓝调事件之间存在联系。
{"title":"HUBUNGAN ANTARA USIA IBU NIFAS DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES","authors":"Domas Nurchandra P","doi":"10.35747/jmr.v2i1.320","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v2i1.320","url":null,"abstract":"Latar Belakang: Postpartum blues adalah nama yang diberikan untuk perubahan perasaan/mood sacara cepat yang terjadi sekitar 50-70 % dari semua ibu selama seminggu atau segera setelah melahirkan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, jumlah persalinan normal di Puskesmas Kalikotes adalah 574 orang (95,64 %), jumlah kasus  postpartum blues/ depresi postpartum adalah 12 orang  dan 55% diderita oleh ibu yang berusia kurang dari 20 tahun (Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, 2017).  Menurut data dari Badan Pusat Statistik pernikahan usia muda di Kabupaten Klaten adalah sebanyak 20.000 orang dan di Kecamatan Kalikotes pernikahan usia muda sebanyak  2500 orang/ 12,5% . \u0000Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia ibu nifas dengan kejadian postpartum blues di wilayah kerja Puskesmas Kalikotes. \u0000Metode Penelitian: Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian studi survey analitik dan rancangan penelitian adalah korelasional. Metode pendekatan dengan menggunakan cross-sectional yang dilakukan pada 48 ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Kalikotes, Klaten. Analisis data menggunakan chi square untuk menguji hubungan antara usia ibu nifas dengan kejadian postpartum blues di wilayah kerja Puskesmas Kalikotes. \u0000Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji chi square membuktikan adanya hubungan antara usia ibu nifas dengan kejadian postpartum blues di wilayah kerja Puskesmas Kalikotes dengan ρ value = 0,001. Dari hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara antara usia ibu nifas dengan kejadian postpartum blues di wilayah kerja Puskesmas Kalikotes.","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124778687","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP PENGGUNAANKB METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARAMASAN KABUPATEN BANJAR, MARTAPURA
Pub Date : 2018-09-24 DOI: 10.35747/jmr.v2i1.322
Ari Widyarni
Long-term contraception method (MKJP) is a type of contraception that is very effective for avoiding births, regulating birth intervals and not affecting sexual relations that can last for 3 years to a lifetime such as IUD, Implants, MOW and MOP. Long-term contraceptive methods (MKJP) have proven to be the most effective way to reduce pregnancy rates, but until now MKJP has not yet become the choice of the majority of couples of reproductive age in Indonesia. Kabupaten Banjar, Martapura are still included in the regions where the coverage of MKJP KB is low, it can be seen in the achievement figures which show a significant decrease in 2015 reached 6.6%, in year 2016 reached 7.0% and in year 2017, only 2.3%. This research is a quantitative study with a cross sectional approach. The population and sample are mothers with criteria for women of childbearing age (WUS) as family planning acceptors who visit and seek treatment at Puskesmas Paramasan Kabupaten Banjar. A large sample of 60respondents. Data was collected by interview using a structured questionnaire, the results of data collection were analyzed using univariate and bivariate statistics with a chi square test using a computer program with a significance value (α)≤0.05. The results of the univariate analysis showed that the majority of respondents did not use MKJP KB, most of the respondents had sufficient knowledge and most respondents' attitudes were sufficient. Bivariate analysis showed that there was a correlation between knowledge of the use of MKJP KB (p-value =0.001) and there was a relationship between attitudes towards the use of MKJP KB (p-value =0.000).It is recommended for agencies to be concerned about the need for cross-sector cooperation in an effort to increase respondents' knowledge and attitudes about the advantages and disadvantages of using MKJP KB.It is expected that with the increased knowledge held by respondents about MKJP KB, then the attitude of respondents in contraceptive use for KB MKJP is expected to be better.And will affect the increase in the number of MKJP KB use.
长期避孕法(MKJP)是指宫内节育器(IUD)、植入物(Implants)、MOW、MOP等避孕方法,是一种对避免生育、调节生育间隔、不影响性关系非常有效的避孕方法,可以持续3年至一生。长期避孕方法(MKJP)已被证明是降低怀孕率最有效的方法,但直到现在MKJP还没有成为印度尼西亚大多数育龄夫妇的选择。Kabupaten Banjar, Martapura仍然包括在MKJP KB覆盖率较低的地区,这可以从成就数据中看出,2015年显着下降,达到6.6%,2016年达到7.0%,2017年仅为2.3%。本研究采用横断面方法进行定量研究。人口和样本是育龄妇女作为计划生育接受者的标准母亲,她们到Puskesmas Paramasan Kabupaten Banjar就诊并寻求治疗。60名受访者的大样本。采用结构化问卷访谈法收集数据,数据收集结果采用卡方检验进行单变量和双变量统计分析,采用计算机程序进行卡方检验,显著性值(α)≤0.05。单变量分析结果显示,大部分被调查者没有使用MKJP知识库,大部分被调查者知识充足,大部分被调查者态度充分。双变量分析表明,MKJP知识库使用知识与态度之间存在相关性(p值=0.001),对MKJP知识库使用态度之间存在相关性(p值=0.000)。建议各机构关注跨部门合作的必要性,以努力提高答复者对使用MKJP知识库的利弊的认识和态度。预计随着被调查者对MKJP知识掌握程度的提高,被调查者对KB MKJP避孕药具使用的态度将会有所改善。并且会影响MKJP KB使用数量的增加。
{"title":"HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP PENGGUNAANKB METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARAMASAN KABUPATEN BANJAR, MARTAPURA","authors":"Ari Widyarni","doi":"10.35747/jmr.v2i1.322","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v2i1.322","url":null,"abstract":"Long-term contraception method (MKJP) is a type of contraception that is very effective for avoiding births, regulating birth intervals and not affecting sexual relations that can last for 3 years to a lifetime such as IUD, Implants, MOW and MOP. Long-term contraceptive methods (MKJP) have proven to be the most effective way to reduce pregnancy rates, but until now MKJP has not yet become the choice of the majority of couples of reproductive age in Indonesia. Kabupaten Banjar, Martapura are still included in the regions where the coverage of MKJP KB is low, it can be seen in the achievement figures which show a significant decrease in 2015 reached 6.6%, in year 2016 reached 7.0% and in year 2017, only 2.3%. This research is a quantitative study with a cross sectional approach. The population and sample are mothers with criteria for women of childbearing age (WUS) as family planning acceptors who visit and seek treatment at Puskesmas Paramasan Kabupaten Banjar. A large sample of 60respondents. Data was collected by interview using a structured questionnaire, the results of data collection were analyzed using univariate and bivariate statistics with a chi square test using a computer program with a significance value (α)≤0.05. The results of the univariate analysis showed that the majority of respondents did not use MKJP KB, most of the respondents had sufficient knowledge and most respondents' attitudes were sufficient. Bivariate analysis showed that there was a correlation between knowledge of the use of MKJP KB (p-value =0.001) and there was a relationship between attitudes towards the use of MKJP KB (p-value =0.000).It is recommended for agencies to be concerned about the need for cross-sector cooperation in an effort to increase respondents' knowledge and attitudes about the advantages and disadvantages of using MKJP KB.It is expected that with the increased knowledge held by respondents about MKJP KB, then the attitude of respondents in contraceptive use for KB MKJP is expected to be better.And will affect the increase in the number of MKJP KB use.","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129822970","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 4
ANALISIS DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI OLEH AKSEPTOR KB DI PMB TUTI GAMBUT KABUPATEN BANJARKALIMANTAN SELATAN
Pub Date : 2018-09-21 DOI: 10.35747/jmr.v2i1.321
Mirawati Mirawati
Jumlah akseptor kontrasepsi  MKJP lebih rendah dibandingkan non MKJP. Rendahnya angka pengguna MKJP ini dinilai menimbulkan beberapa permasalahan seperti tingginya angka kegagalan penundaan atau penjarangan memiliki anak.Pemilihan metode kontrasepsi ini tentunya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.Tujuan penelitian ini adalah menentukan determinan yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada akseptor KB di PMB Tuti Gambut Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan desain penelitian analitik.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB di PMB Tuti Gambut. Penelitian ini menggunakan tehnik simple random sampling dan didapatkan sampel yang diambil adalah sejumlah 75 orang.Tehnik pengambilan data menggunakan data sekunder, analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square.Hasil penelitian ini yaitu dari segi usia akseptor KB yang ada di PMB Tuti terbanyak adalah pada usia tidak berisiko (usia reproduktif) yaitu usia 20 sampai 35 tahun. Akseptor dengan paritas yang tidak berisiko lebih banyak dari pada akseptor yang memiliki paritas yang berisiko (paritas lebih dari 3), sedangkan akseptor yang berpendidikan tinggi lebih sedikit dari pada akseptor yang memiliki pendidikan rendah.Akseptor yang menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang lebih sedikit dibandingkan dengan akseptor yang menggunakan kontrasepsi non MKJP. Faktor determinan yang berhubungan dalam pemilihan kontrasepsi MKJP adalah usia, sedangkan faktor paritas dan pendidikan tidak berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi MKJP.
MKJP避孕感受器比非MKJP低。MKJP用户数量的下降导致了一些问题,比如延迟失败率高或生育子女率高。选择避孕方法当然可以受到几个因素的影响。本研究的目的是确定在加里曼丹班贾尔省(Banjar south加里曼丹区)选择避孕用品的承诺。该研究采用交叉设计与分析研究设计。这项研究的人口是PMB Tuti泥炭沼泽的整个计划生育工作者。这项研究使用了简单的随机抽样技术,得到的样本为75人。数据检索技术使用次要数据,数据分析使用chi square进行。这项研究的结果是,在PMB Tuti中,计划生育生育年龄在20到35岁之间的无风险年龄为最高。Akseptor Akseptor没有风险更多的是平等和有风险的平等(平等的超过3),而受过高等教育的Akseptor低学历的Akseptor机会更少。使用长期避孕措施的医生比使用非MKJP避孕的医生要少。在MKJP避孕选择中相关的决定因素是年龄,而议会和教育因素与MKJP避孕选择无关。
{"title":"ANALISIS DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI OLEH AKSEPTOR KB DI PMB TUTI GAMBUT KABUPATEN BANJARKALIMANTAN SELATAN","authors":"Mirawati Mirawati","doi":"10.35747/jmr.v2i1.321","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v2i1.321","url":null,"abstract":"Jumlah akseptor kontrasepsi  MKJP lebih rendah dibandingkan non MKJP. Rendahnya angka pengguna MKJP ini dinilai menimbulkan beberapa permasalahan seperti tingginya angka kegagalan penundaan atau penjarangan memiliki anak.Pemilihan metode kontrasepsi ini tentunya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor.Tujuan penelitian ini adalah menentukan determinan yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi pada akseptor KB di PMB Tuti Gambut Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan desain penelitian analitik.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB di PMB Tuti Gambut. Penelitian ini menggunakan tehnik simple random sampling dan didapatkan sampel yang diambil adalah sejumlah 75 orang.Tehnik pengambilan data menggunakan data sekunder, analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square.Hasil penelitian ini yaitu dari segi usia akseptor KB yang ada di PMB Tuti terbanyak adalah pada usia tidak berisiko (usia reproduktif) yaitu usia 20 sampai 35 tahun. Akseptor dengan paritas yang tidak berisiko lebih banyak dari pada akseptor yang memiliki paritas yang berisiko (paritas lebih dari 3), sedangkan akseptor yang berpendidikan tinggi lebih sedikit dari pada akseptor yang memiliki pendidikan rendah.Akseptor yang menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang lebih sedikit dibandingkan dengan akseptor yang menggunakan kontrasepsi non MKJP. Faktor determinan yang berhubungan dalam pemilihan kontrasepsi MKJP adalah usia, sedangkan faktor paritas dan pendidikan tidak berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi MKJP.","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"1972 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129979289","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
PENGARUH PENERAPAN KANGAROO MOTHER CARE TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD ULIN BANJARMASIN
Pub Date : 2018-09-20 DOI: 10.35747/jmr.v2i1.318
S. Fatimah
Latar Belakang: World Health Organization menyatakan bahwa penyebab kematian pada neonatal pada usia 0-27 hari adalah prematuritas dan BBLR sebanyak 16%. BBLR yang menjalani metode Kangaroo Mother Care (KMC) akan mempunyai pengalaman psikologis dan emosional lebih baik karena dengan metode KMC selain memperoleh kehangatan bayi akan lebih dekat kepada ibu sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup bayi. Metode KMC merupakan bagian dari prosedur perawatan bayi berat lahir rendah di RSUD Ulin Banjarmasin Tujuan:  Menganalisis Pengaruh Penerapan KMC terhadap Peningkatan Berat Badan pada Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Ulin Banjarmasin Metode: penelitian kuantitatif  menggunakan model Pre-eksperimental dan rancangan One Group Pretest Posttest. Teknik pengambilan sample adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dan data primer, menggunakan analisis uji wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Ada Pengaruh Penerapan KMC terhadap Peningkatan Berat Badan pada Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Ulin Banjarmasin Simpulan: terdapat pengaruh yang signifikan antara berat badan sebelum dan sesudah mendapatkan KMC
背景:世界卫生组织(World Health Organization)指出,在27天内的新生儿死亡率为16%,BBLR为16%。接受袋鼠妈妈护理方法的BBLR将会有更好的心理和情感体验,因为KMC的方法比获得婴儿的温暖更接近母亲,从而提高婴儿的生活质量。KMC方法是u素RSUD ujarmasin中级低出生婴儿护理程序的一部分:分析KMC对低出生婴儿体重增加的影响:一组前试验模型和一组前测试设计的定量研究。采样技术是采样过程。数据收集使用次要数据和主要数据,使用95%的诚信测试分析。结果:KMC对出生体重较低的婴儿体重增加的影响如下:在获得KMC之前和之后的体重都有很大的影响
{"title":"PENGARUH PENERAPAN KANGAROO MOTHER CARE TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD ULIN BANJARMASIN","authors":"S. Fatimah","doi":"10.35747/jmr.v2i1.318","DOIUrl":"https://doi.org/10.35747/jmr.v2i1.318","url":null,"abstract":"Latar Belakang: World Health Organization menyatakan bahwa penyebab kematian pada neonatal pada usia 0-27 hari adalah prematuritas dan BBLR sebanyak 16%. BBLR yang menjalani metode Kangaroo Mother Care (KMC) akan mempunyai pengalaman psikologis dan emosional lebih baik karena dengan metode KMC selain memperoleh kehangatan bayi akan lebih dekat kepada ibu sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup bayi. Metode KMC merupakan bagian dari prosedur perawatan bayi berat lahir rendah di RSUD Ulin Banjarmasin \u0000Tujuan:  Menganalisis Pengaruh Penerapan KMC terhadap Peningkatan Berat Badan pada Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Ulin Banjarmasin \u0000Metode: penelitian kuantitatif  menggunakan model Pre-eksperimental dan rancangan One Group Pretest Posttest. Teknik pengambilan sample adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dan data primer, menggunakan analisis uji wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95%. \u0000Hasil: Ada Pengaruh Penerapan KMC terhadap Peningkatan Berat Badan pada Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Ulin Banjarmasin \u0000Simpulan: terdapat pengaruh yang signifikan antara berat badan sebelum dan sesudah mendapatkan KMC","PeriodicalId":104387,"journal":{"name":"Journal of Midwifery and Reproduction","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133595060","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
期刊
Journal of Midwifery and Reproduction
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1