Pub Date : 2021-05-08DOI: 10.24036/MENSSANA.06012021.15
Reno Siska Sari, W. ShintaMasitho, D. Lestari
Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) adalah ketidak nyaman atau nyeri pada otot yang terjadi setelah latihan dan pada umumnya disebabkan oleh latihan yang didominasi oleh kontraksi eksentrik. DOMS biasanya disertai dengan gejala-gejala seperti kekakuan, penurunan pada kekuatan otot serta nyeri yang dirasa 12-24 jam setelah latihan dan mencapai puncaknya pada 24-48 jam setelah latihan. Tujuan dari penelitian ini adalah mempercepat pemulihan DOMS dengan mengetahui pengaruh pemberian kurkumin dalam meringankan gejala DOMS setelah latihan eksentrik. Gejala DOMS yang diukur pada penelitian ini adalah nyeri otot. Desain penelitian ini adalah randomized group pretest and posttest design. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PJKR IKIP Budi Utomo yang dibagi secara acak ke dalam 2 kelompok, 18 orang coba kelompok kontrol (K1) dan 18 orang coba kelompok perlakuan (K2). Kurkumin diberikan secara oral dalam bentuk kapsul setelah aktivitas eksentrik dengan dosis 150 mg. Pemberian kurkumin dilakukan 1 jam dan 24 jam setelah aktivitas eksentrik. Nyeri otot diukur dengan Visual Analogue Scale. Pengukuran dilakukan 1, 24 dan 48 jam (selama 3 hari) setelah aktivitas eksentrik. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pemberian kurkumin pada kelompok perlakuan dapat menurunkan nyeri otot pada 48 jam setelah aktivitas eksentrik (5,08,3±0,79) jika dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan nilai p=0,00 (p<0,05).
肌肉拉伤是运动后肌肉不舒服或疼痛的结果,通常是由一种以奇怪的收缩为主导的运动引起的。它通常伴有僵硬等症状,肌肉力量下降,锻炼后12-24小时疼痛,在训练后24-48小时达到高潮。这项研究的目的是,在一些奇怪的训练之后,了解库库明对减轻其症状的影响,从而加速复国的恢复。在这项研究中测量的是肌肉疼痛。本研究设计为预试验和后设计的randomimized group pretest and post design。该研究的对象是PJKR IKIP Budi Utomo的学生,他们随机分为两组,18人尝试控制组(K1)和18人尝试行为组(K2)。在局部活动150毫克后,库尔敏以胶囊的形式进行口头注射。在古怪活动后1小时和24小时,库尔敏给予。肌肉疼痛是用可视性的字谜来测量的。测量是在异常活动后1、24和48小时进行的。小组的研究结果得知kurkumin礼物可以降低肌肉酸痛在48小时后待遇古怪的活动(5,08,3±0.79)与对照组相比,p = 0,00 (p < 0。05)的价值。
{"title":"Pengaruh Pemberian Kurkumin Dalam Meringankan Gejala Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) Setelah Aktivitas Eksentrik","authors":"Reno Siska Sari, W. ShintaMasitho, D. Lestari","doi":"10.24036/MENSSANA.06012021.15","DOIUrl":"https://doi.org/10.24036/MENSSANA.06012021.15","url":null,"abstract":"Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) adalah ketidak nyaman atau nyeri pada otot yang terjadi setelah latihan dan pada umumnya disebabkan oleh latihan yang didominasi oleh kontraksi eksentrik. DOMS biasanya disertai dengan gejala-gejala seperti kekakuan, penurunan pada kekuatan otot serta nyeri yang dirasa 12-24 jam setelah latihan dan mencapai puncaknya pada 24-48 jam setelah latihan. Tujuan dari penelitian ini adalah mempercepat pemulihan DOMS dengan mengetahui pengaruh pemberian kurkumin dalam meringankan gejala DOMS setelah latihan eksentrik. Gejala DOMS yang diukur pada penelitian ini adalah nyeri otot. Desain penelitian ini adalah randomized group pretest and posttest design. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PJKR IKIP Budi Utomo yang dibagi secara acak ke dalam 2 kelompok, 18 orang coba kelompok kontrol (K1) dan 18 orang coba kelompok perlakuan (K2). Kurkumin diberikan secara oral dalam bentuk kapsul setelah aktivitas eksentrik dengan dosis 150 mg. Pemberian kurkumin dilakukan 1 jam dan 24 jam setelah aktivitas eksentrik. Nyeri otot diukur dengan Visual Analogue Scale. Pengukuran dilakukan 1, 24 dan 48 jam (selama 3 hari) setelah aktivitas eksentrik. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pemberian kurkumin pada kelompok perlakuan dapat menurunkan nyeri otot pada 48 jam setelah aktivitas eksentrik (5,08,3±0,79) jika dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan nilai p=0,00 (p<0,05). ","PeriodicalId":121707,"journal":{"name":"Jurnal MensSana","volume":"108 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-05-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125538834","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-01-03DOI: 10.24036/MENSSANA.06012021.13
N. Nasri, A. Leni
Pertolongan pertama merupakan langkah awal sebelum penanganan yang lebih kompleks oleh tim medis. Pertolongan pertama cedera olahraga dapat dilakukan oleh tim medis, pelatih, atau atlet sendiri. Tujuan pertolongan pertama cedera olahraga yaitu mencegah cedera lebih berat, mencegah infeksi, mengurangi rasa sakit bahkan dapat mencegah kematian. Penting bagi atlet untuk memahami pertolongan pertama cedera olahraga sebagai langkah awal dalam mencegah cedera lebih berat. Penelitian ini dilakukan di SMA, SMK, dan MA Negeri dan Swasta Kota Surakarta dengan syarat setiap sekolah mempunyai minimal 3 kegiatan ekstrakurikuler bidang olahraga. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 499 siswa dari 35 sekolah menengah atas. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner berupa pilihan ganda yang sudah dilakukan uji validitas dan reabilitias. Kuesioner yang dibuat dalam bentuk google form yang diberikan kepada sampel. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari (1) pengetahuan mengenai pencegahan cedera olahraga, (2) pengetahuan mengenai penanganan cedera olahraga, dan (3) pengetahuan mengenai pertolongan pertama cedera olahraga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa mengenai pencegahan cedera menunjukkan kategori sedang (68,1%), pengetahuan siswa mengenai perawatan cedera menunjukkan kategori sedang (65,7%), dan pengetahuan siswa mengenai pertolongan pertama cedera olahraga menunjukkan kategori sedang (64,7%).
{"title":"Pengetahuan Siswa Ekstrakurikuler Sekolah Menegah Atas Sederajat Kota Surakarta Tentang Pencegahan, Perawatan, Dan Pertolongan Pertama Cedera Olahraga","authors":"N. Nasri, A. Leni","doi":"10.24036/MENSSANA.06012021.13","DOIUrl":"https://doi.org/10.24036/MENSSANA.06012021.13","url":null,"abstract":"Pertolongan pertama merupakan langkah awal sebelum penanganan yang lebih kompleks oleh tim medis. Pertolongan pertama cedera olahraga dapat dilakukan oleh tim medis, pelatih, atau atlet sendiri. Tujuan pertolongan pertama cedera olahraga yaitu mencegah cedera lebih berat, mencegah infeksi, mengurangi rasa sakit bahkan dapat mencegah kematian. Penting bagi atlet untuk memahami pertolongan pertama cedera olahraga sebagai langkah awal dalam mencegah cedera lebih berat. Penelitian ini dilakukan di SMA, SMK, dan MA Negeri dan Swasta Kota Surakarta dengan syarat setiap sekolah mempunyai minimal 3 kegiatan ekstrakurikuler bidang olahraga. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 499 siswa dari 35 sekolah menengah atas. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner berupa pilihan ganda yang sudah dilakukan uji validitas dan reabilitias. Kuesioner yang dibuat dalam bentuk google form yang diberikan kepada sampel. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari (1) pengetahuan mengenai pencegahan cedera olahraga, (2) pengetahuan mengenai penanganan cedera olahraga, dan (3) pengetahuan mengenai pertolongan pertama cedera olahraga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa mengenai pencegahan cedera menunjukkan kategori sedang (68,1%), pengetahuan siswa mengenai perawatan cedera menunjukkan kategori sedang (65,7%), dan pengetahuan siswa mengenai pertolongan pertama cedera olahraga menunjukkan kategori sedang (64,7%).","PeriodicalId":121707,"journal":{"name":"Jurnal MensSana","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133302098","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-12-06DOI: 10.24036/MENSSANA.050220.12
Mohammad Zamzami
The aim of this study is to investigate the effectiveness of using Virtual Reality (VR) technology in learning the skill of jump-shot in basketball. Participants were 45 new volunteer students from the Department of Physical Education at Umm Al-Quran University. They had no experience in basketball and jump-shot in particular. They were divided into three groups, control group, real training group, and VR training group. Pre and post-tests were applied on the three groups to have a comparison between them. In the VR training group, we used the Virtual Reality headset device (HTC Vivek) to teach them the jump-shot in basketball. The scores were analyzed by using the One-Way ANOVA to measure their performance. Results showed a significant improvement in the level of performance for the jump-shot skill in the real training group and the VR group. While no significant improvement was noticed in the control group. Also, there was no significant differences between the real training and VR training group in post-test at the level of p=0.05 in jump-shot for the basketball skill. The results motivated faculty members in colleges of physical education in Saudi universities to take advantage of modern technological means. Making it as one of the new methods in teaching practical courses and conducting more research to identify the impact of using modern technology in learning.
{"title":"The effectiveness of using virtual reality technology on learning the jump-shot skill in basketball","authors":"Mohammad Zamzami","doi":"10.24036/MENSSANA.050220.12","DOIUrl":"https://doi.org/10.24036/MENSSANA.050220.12","url":null,"abstract":"The aim of this study is to investigate the effectiveness of using Virtual Reality (VR) technology in learning the skill of jump-shot in basketball. Participants were 45 new volunteer students from the Department of Physical Education at Umm Al-Quran University. They had no experience in basketball and jump-shot in particular. They were divided into three groups, control group, real training group, and VR training group. Pre and post-tests were applied on the three groups to have a comparison between them. In the VR training group, we used the Virtual Reality headset device (HTC Vivek) to teach them the jump-shot in basketball. The scores were analyzed by using the One-Way ANOVA to measure their performance. Results showed a significant improvement in the level of performance for the jump-shot skill in the real training group and the VR group. While no significant improvement was noticed in the control group. Also, there was no significant differences between the real training and VR training group in post-test at the level of p=0.05 in jump-shot for the basketball skill. The results motivated faculty members in colleges of physical education in Saudi universities to take advantage of modern technological means. Making it as one of the new methods in teaching practical courses and conducting more research to identify the impact of using modern technology in learning.","PeriodicalId":121707,"journal":{"name":"Jurnal MensSana","volume":"39 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132620547","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-11-17DOI: 10.24036/MENSSANA.050220.10
Ruslan Rusmana, Budiman Budiman, Ricky Ferari
Penelitian ini berawal dari hasil observasi yang peneliti temui dan rasakan dilapangan, di duga latihan mental progressive muscle relaxation dan autogenic training berpengaruh terhadap hasil shooting penalty sepak bola di PSKC Kota Cimahi. Jenis penelitian adalah eksperimen desain yang digunakan yaitu randomize pretest postest, populasi adalah pemain PSKC yang bermain di liga dua dan elite pro yang berjumlah 33 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling . teknik pengambilan data adalah dengan test hasil shooting penalty dengan kesempatan satu kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji normalitas pretest PMR 0,066, pretest AT 0,324 dan postest PMR 0,055 postest AT 0,333 kemudian di uji homogenitas bahwa kedua data diketahui dengan hasil data homogen dan hasil uji paired PMR dan AT memberikan pengaruh yang signifikan dangan angka PMR 0,521 dan AT 4,392. Dengan hasil tidak terdapat perbedaan pengaruh antara PMR dan AT terhadap hasil shooting penalty sepak bola.
{"title":"Pengaruh Relaksasi Autogenic Training dan Progressive Muscle Relaxation Terhadap Hasil Shooting Sepak Bola di PSKC Kota Cimahi","authors":"Ruslan Rusmana, Budiman Budiman, Ricky Ferari","doi":"10.24036/MENSSANA.050220.10","DOIUrl":"https://doi.org/10.24036/MENSSANA.050220.10","url":null,"abstract":"Penelitian ini berawal dari hasil observasi yang peneliti temui dan rasakan dilapangan, di duga latihan mental progressive muscle relaxation dan autogenic training berpengaruh terhadap hasil shooting penalty sepak bola di PSKC Kota Cimahi. Jenis penelitian adalah eksperimen desain yang digunakan yaitu randomize pretest postest, populasi adalah pemain PSKC yang bermain di liga dua dan elite pro yang berjumlah 33 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling . teknik pengambilan data adalah dengan test hasil shooting penalty dengan kesempatan satu kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji normalitas pretest PMR 0,066, pretest AT 0,324 dan postest PMR 0,055 postest AT 0,333 kemudian di uji homogenitas bahwa kedua data diketahui dengan hasil data homogen dan hasil uji paired PMR dan AT memberikan pengaruh yang signifikan dangan angka PMR 0,521 dan AT 4,392. Dengan hasil tidak terdapat perbedaan pengaruh antara PMR dan AT terhadap hasil shooting penalty sepak bola.","PeriodicalId":121707,"journal":{"name":"Jurnal MensSana","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125340839","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-11-17DOI: 10.24036/MENSSANA.050220.11
John Arwandi, M. Ridwan, Roma Irawan, Vega Soniawan
Masalah dalam penelitian ini adalah kekuatan shooting atlet masih jauh dari yang diharapkan, karena terbukti dari banyaknya shooting yang dilakukan oleh atlet baik dalam pertandingan maupun latihan sangat sedikit yang bisa menghasilkan gol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk latihan squat jump terhadap kemampuan shooting di dalam permainan sepakbola atlet Pro:Direct Academy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pengambilan data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet Pro:Direct Academy sebanyak 85 orang. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling, dengan kriteria atlet yang sudah berlatih selama setahun. Maka sampel dalam penelitian ini adalah atlet U17-U18 sebanyak 20 or. Instrumen penelitian yang digunakan adalah alat tes kecepetan dan kekuatan shooting yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan bentuk latihan squat jump kepada atlet. Analisa data menggunakan uji-t. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa t-hitung untuk hasil tes kekuatan sebesar 3,548, di mana nilai tersebut lebih besar dari nilai tabel dengan derajat bebas 19 dan taraf signifikansi sebesar 1% yaitu 2,539. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perlakuan berupa latihan squat jump memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kekuatan shooting di dalam permainan sepakbola.
{"title":"Pengaruh Bentuk Latihan Squat Jump Terhadap Kekuatan Shooting Sepakbola Atlet Pro:Direct Academy","authors":"John Arwandi, M. Ridwan, Roma Irawan, Vega Soniawan","doi":"10.24036/MENSSANA.050220.11","DOIUrl":"https://doi.org/10.24036/MENSSANA.050220.11","url":null,"abstract":"Masalah dalam penelitian ini adalah kekuatan shooting atlet masih jauh dari yang diharapkan, karena terbukti dari banyaknya shooting yang dilakukan oleh atlet baik dalam pertandingan maupun latihan sangat sedikit yang bisa menghasilkan gol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bentuk latihan squat jump terhadap kemampuan shooting di dalam permainan sepakbola atlet Pro:Direct Academy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pengambilan data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet Pro:Direct Academy sebanyak 85 orang. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling, dengan kriteria atlet yang sudah berlatih selama setahun. Maka sampel dalam penelitian ini adalah atlet U17-U18 sebanyak 20 or. Instrumen penelitian yang digunakan adalah alat tes kecepetan dan kekuatan shooting yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan bentuk latihan squat jump kepada atlet. Analisa data menggunakan uji-t. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa t-hitung untuk hasil tes kekuatan sebesar 3,548, di mana nilai tersebut lebih besar dari nilai tabel dengan derajat bebas 19 dan taraf signifikansi sebesar 1% yaitu 2,539. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perlakuan berupa latihan squat jump memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kekuatan shooting di dalam permainan sepakbola.","PeriodicalId":121707,"journal":{"name":"Jurnal MensSana","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128769539","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-11-10DOI: 10.24036/MENSSANA.050220.09
A. Vai, S. Slamet, Agus Prima Aspa, M. Rahmatullah, Fitri Agung Nanda
The times that show the existence of learning innovations using online devices require learning innovations. The purpose of this research is to develop learning media for human body anatomy based on Lectora Inspire. The method used in research which is research and development (Research & Development). Lectora Inspire is an application that is used to develop instructional media products. In this study, the researchers analyzed that learning human body anatomy based on lectora inspire was still not widely used. Therefore, research on this learning media is quite urgent to do. Researchers provide a different point of view regarding lectora inspire-based learning media. In doing the validation, the researchers tested the material, media and learning validation by experts in their fields. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques that were expressed in the distribution of scores and a predetermined category rating scale. The sample used involved students who took part in the learning. Based on the results of the evaluation in the field of material received an average score of 4.19 and categorized as good. Evaluation in the media sector has an average score of 4.31 and is categorized as good, and students' responses in the small group average score of 4.26 are categorized as good. From the results of this study it can be concluded that the Lectora Inspire application is very effective in using learning media, especially human anatomy because it is supported by features that can facilitate the learning process
{"title":"Development Of Lectora Inspire Based Learning Media For Human Body Anatomy","authors":"A. Vai, S. Slamet, Agus Prima Aspa, M. Rahmatullah, Fitri Agung Nanda","doi":"10.24036/MENSSANA.050220.09","DOIUrl":"https://doi.org/10.24036/MENSSANA.050220.09","url":null,"abstract":"The times that show the existence of learning innovations using online devices require learning innovations. The purpose of this research is to develop learning media for human body anatomy based on Lectora Inspire. The method used in research which is research and development (Research & Development). Lectora Inspire is an application that is used to develop instructional media products. In this study, the researchers analyzed that learning human body anatomy based on lectora inspire was still not widely used. Therefore, research on this learning media is quite urgent to do. Researchers provide a different point of view regarding lectora inspire-based learning media. In doing the validation, the researchers tested the material, media and learning validation by experts in their fields. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis techniques that were expressed in the distribution of scores and a predetermined category rating scale. The sample used involved students who took part in the learning. Based on the results of the evaluation in the field of material received an average score of 4.19 and categorized as good. Evaluation in the media sector has an average score of 4.31 and is categorized as good, and students' responses in the small group average score of 4.26 are categorized as good. From the results of this study it can be concluded that the Lectora Inspire application is very effective in using learning media, especially human anatomy because it is supported by features that can facilitate the learning process","PeriodicalId":121707,"journal":{"name":"Jurnal MensSana","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129868748","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-11-03DOI: 10.24036/MENSSANA.050220.08
Rifqi Festiawan
This study aims to determine the effect of implementing traditional game learning models on improving basic motor skills in children. The research method used is the experimental method. The designs used are the Pre-test and Post-test Group Design. The study population consisted of two classes with a total of 60 students and the sampling technique used simple random sampling with a sample size of 30 students. The test instruments used in this study included: 1) 4 x 10-meter shuttle run test, 2) throw-and-catch test at a distance of 1 meter from the wall, 3) Stork stand test positional balance, 4.) Test 30 sprint meter. The data analysis technique used is the prerequisite test which includes data normality test and data homogeneity test, as well as hypothesis testing using paired t-test. The results showed that there was an effect of traditional game-based learning models on the improvement of children's Fundamental Motor Skills as evidenced by p-value = 0.001. In addition, from the control group data, it is known that there is no significant effect of conventional learning on improving children's Fundamental Motor Skills as evidenced by p-value = 0.072, with these results it can be concluded that traditional game-based learning models are proven to improve children's fundamental motor skills, and can be used as an alternative to the learning process that is more effective than conventional learning.
{"title":"Application of Traditional Games: How Does It Affect the Children's Fundamental Motor Skills?","authors":"Rifqi Festiawan","doi":"10.24036/MENSSANA.050220.08","DOIUrl":"https://doi.org/10.24036/MENSSANA.050220.08","url":null,"abstract":"This study aims to determine the effect of implementing traditional game learning models on improving basic motor skills in children. The research method used is the experimental method. The designs used are the Pre-test and Post-test Group Design. The study population consisted of two classes with a total of 60 students and the sampling technique used simple random sampling with a sample size of 30 students. The test instruments used in this study included: 1) 4 x 10-meter shuttle run test, 2) throw-and-catch test at a distance of 1 meter from the wall, 3) Stork stand test positional balance, 4.) Test 30 sprint meter. The data analysis technique used is the prerequisite test which includes data normality test and data homogeneity test, as well as hypothesis testing using paired t-test. The results showed that there was an effect of traditional game-based learning models on the improvement of children's Fundamental Motor Skills as evidenced by p-value = 0.001. In addition, from the control group data, it is known that there is no significant effect of conventional learning on improving children's Fundamental Motor Skills as evidenced by p-value = 0.072, with these results it can be concluded that traditional game-based learning models are proven to improve children's fundamental motor skills, and can be used as an alternative to the learning process that is more effective than conventional learning.","PeriodicalId":121707,"journal":{"name":"Jurnal MensSana","volume":"12 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121334017","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-11-03DOI: 10.24036/MENSSANA.050220.07
I. P. A. D. Hita, Elsa Ariestika, Betrix Teofa Perkasa Wibafiet Billy Yacs, Doni Pranata
Abstrak Seluruh aspek kehidupan mengalami penyesuaian sejak pandemi covid-19. Hal ini menjadi sangat penting untuk menjaga kebugaran tubuh dengan melakukan aktivitas fisik melalui olahraga, agar imunitas tubuh terjaga serta terhindar dari virus dan penyakit lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap tingkat aktivitas fisik Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama masa karantina covid-19 di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali yang dilakukan selama 14 hari. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional. Instrumen yang digunakan yaitu lembar recall physical activity 24 jam selama 14 hari untuk mengumpukan data status gizi dan tingkat aktivitas fisik. Setelah data terkumpul akan dilakukan uji normalitas menggunakan teknik kolmogorov smirnov dan uji homogenitas menggunakan teknik levene statistic dengan taraf signifikan 5% (p > 0.05). Selanjutnya, uji hipotesis menggunakan teknik korelasi dengan taraf signifikan 5% (p < 0.05). Hasil penelitian menunjukan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai sig 0.167 (status gizi) dan sig 0.073 (tingkat aktivitas fisik) p > 0.05 dan data bersifat homogen dengan nilai sig 0.133 (p > 0.05). Hasil uji hipotesis dengan teknik korelasi mendapatkan hasil nilai sig sebesar 0.005 (p < 0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan status gizi terhadap tingkat aktivitas fisik PMI selama masa karantina covid-19 di Kabupaten Jembrana. Kata Kunci: status gizi, tingkat aktivitas fisik, covid-19
{"title":"Hubungan Status Gizi Terhadap Tingkat Aktivitas Fisik PMI Selama Masa Karantina Covid-19","authors":"I. P. A. D. Hita, Elsa Ariestika, Betrix Teofa Perkasa Wibafiet Billy Yacs, Doni Pranata","doi":"10.24036/MENSSANA.050220.07","DOIUrl":"https://doi.org/10.24036/MENSSANA.050220.07","url":null,"abstract":"Abstrak \u0000Seluruh aspek kehidupan mengalami penyesuaian sejak pandemi covid-19. Hal ini menjadi sangat penting untuk menjaga kebugaran tubuh dengan melakukan aktivitas fisik melalui olahraga, agar imunitas tubuh terjaga serta terhindar dari virus dan penyakit lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap tingkat aktivitas fisik Pekerja Migran Indonesia (PMI) selama masa karantina covid-19 di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali yang dilakukan selama 14 hari. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional. Instrumen yang digunakan yaitu lembar recall physical activity 24 jam selama 14 hari untuk mengumpukan data status gizi dan tingkat aktivitas fisik. Setelah data terkumpul akan dilakukan uji normalitas menggunakan teknik kolmogorov smirnov dan uji homogenitas menggunakan teknik levene statistic dengan taraf signifikan 5% (p > 0.05). Selanjutnya, uji hipotesis menggunakan teknik korelasi dengan taraf signifikan 5% (p < 0.05). Hasil penelitian menunjukan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai sig 0.167 (status gizi) dan sig 0.073 (tingkat aktivitas fisik) p > 0.05 dan data bersifat homogen dengan nilai sig 0.133 (p > 0.05). Hasil uji hipotesis dengan teknik korelasi mendapatkan hasil nilai sig sebesar 0.005 (p < 0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan status gizi terhadap tingkat aktivitas fisik PMI selama masa karantina covid-19 di Kabupaten Jembrana. \u0000Kata Kunci: status gizi, tingkat aktivitas fisik, covid-19","PeriodicalId":121707,"journal":{"name":"Jurnal MensSana","volume":"87 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-11-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132760059","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-10-30DOI: 10.24036/MENSSANA.050220.06
Nur Fitranto, Tirto Apriyanto, Mohamad Rizal Octyawan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Velocity Critical Run Tim futsal putra Sekolah menengah atas Plus PGRI Cibinong, menganalisis seberapa jauh jarak para pemain melakukan aktifitas fisik dengan bejalan ,berlari dan sprint serta menganalisis seberapa lama durasi yang ditempuh para pemain dengan berjalan berlari, dan sprint pada Kejuaraan Allievo Futsal Championship. Penelitian ini dilaksanakan di Gor Laga tangkas Kab. Bogor tanggal 21 – 26 februari 2020 dan metode yang dipergunakan dalam penilitian ini adalah metode analisis deskriptif. Teknik pengambilan samplenya yaitu total Sampling atau teknik pengambilan sampel total dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Keseluruhan pemain futsal putra Sekolah menengah atas Plus PGRI Cibinong yang bertanding di Allievo Futsal Championship sebanyak 12. Hasil pertama pada penelitian adalah Jarak Velocity Critical Run Tim Futsal Putra Sekolah menengah atas Plus PGRI Cibinong pada Kejuaraan Allievo Futsal Championship terjadi sebanyak 32006 meter. Dari hasil tersebut rata-rata pemain dalam melakukan aktifitas fisik adalah hanya 1,9 m/s maka dapat disimpulkan pada pertandingan tersebut para pemain Futsal Putra SMA Plus PGRI Cibinong dalam tiga pertandingan melakukan aktfitias dengan intesitas rendah. Dengan demikian Vcr para pemain futsal Tim Futsal SMA Plus PGRI Cibinong harus ditingkatkan 2.2 m/s -2.4 m/s dari indikator 70-75% dari VO2max. Kata kunci — Analisis, Vo2Max, Velocity Critical Run (VCR), Futsal
本研究的目的是了解速度连接在本垒打五人制队上高中的儿子加上PGRI Cibinong,分析玩家进行身体活动和综艺节目的距离有多远,跑短跑和分析持续多久的路程步行、跑步和冲刺的运动员五人制Allievo锦标赛。这项研究是在Gor Laga Kab上进行的。茂物于2020年2月21日至26日,研究中使用的方法是描述性分析。抽样技术是样本的总和或抽样技术,样本的数量等于总体。所有高中四人赛球员,再加上PGRI Cibinong,都在Allievo 5 - 5锦标赛上进行了12次。这项研究的第一个结果是,Velocity Critical Run代表队在Allievo五人制足球锦标赛上的PGRI Cibinong与之竞争,分别是32006米。在体育活动中,平均球员只有1.9米/s,那么在这场比赛中,高中四人赛男孩和PGRI Cibinong的球员在三场比赛中都表现得很低。因此,Vcr的高中人格化队伍加上PGRI Cibinong的ccr应该从VO2max的参数中增加2.2 m/s -2.4 m/s。关键词——分析,Vo2Max,速度Critical Run(录像机),五人制足球
{"title":"Analisis Vo2Max Melalui Velocity Critical Run Tim Futsal Putra SMA Plus PGRI Cibinong","authors":"Nur Fitranto, Tirto Apriyanto, Mohamad Rizal Octyawan","doi":"10.24036/MENSSANA.050220.06","DOIUrl":"https://doi.org/10.24036/MENSSANA.050220.06","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Velocity Critical Run Tim futsal putra Sekolah menengah atas Plus PGRI Cibinong, menganalisis seberapa jauh jarak para pemain melakukan aktifitas fisik dengan bejalan ,berlari dan sprint serta menganalisis seberapa lama durasi yang ditempuh para pemain dengan berjalan berlari, dan sprint pada Kejuaraan Allievo Futsal Championship. Penelitian ini dilaksanakan di Gor Laga tangkas Kab. Bogor tanggal 21 – 26 februari 2020 dan metode yang dipergunakan dalam penilitian ini adalah metode analisis deskriptif. Teknik pengambilan samplenya yaitu total Sampling atau teknik pengambilan sampel total dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Keseluruhan pemain futsal putra Sekolah menengah atas Plus PGRI Cibinong yang bertanding di Allievo Futsal Championship sebanyak 12. Hasil pertama pada penelitian adalah Jarak Velocity Critical Run Tim Futsal Putra Sekolah menengah atas Plus PGRI Cibinong pada Kejuaraan Allievo Futsal Championship terjadi sebanyak 32006 meter. Dari hasil tersebut rata-rata pemain dalam melakukan aktifitas fisik adalah hanya 1,9 m/s maka dapat disimpulkan pada pertandingan tersebut para pemain Futsal Putra SMA Plus PGRI Cibinong dalam tiga pertandingan melakukan aktfitias dengan intesitas rendah. Dengan demikian Vcr para pemain futsal Tim Futsal SMA Plus PGRI Cibinong harus ditingkatkan 2.2 m/s -2.4 m/s dari indikator 70-75% dari VO2max. \u0000Kata kunci — Analisis, Vo2Max, Velocity Critical Run (VCR), Futsal","PeriodicalId":121707,"journal":{"name":"Jurnal MensSana","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115835377","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-10-27DOI: 10.24036/MENSSANA.050220.04
Arisman Arisman, Ella Anugrarista
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, pengaruh penerapan model pembelajaran langsung dengan bantuan media audio-visual pada hasil belajar materi lompat jauh dengan gaya menggantung. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas XI MAN Ngabang. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok diantaranya kelompok eksperimen pada kelas XI IPS2 serta kelompok kontrol pada kelas XI IPS1 yang mana masing-masing kelas berjumlah 31 siswa. Jenis penelitian berupa penelitian eksperimen dengan variabel bebas berupa model .pembelajaran langsung melalui media audio visual dan variabel terikat berupa hasil belajar pada materi lompat jauh dengan gaya menggantung. Penelitian ini menggunakan uji statistik parametrik berupa uji t melalui perhitungan komputerisasi. Hasil analisis memperlihatkan untuk tingkat normalitas kelas eksperimen memperlihatkan nilai Sig= 0.057 > α =0.05 dengan distribusi normal dan kelas kontrol diperoleh nilai .Sig=0.128 > α =0.05 yang juga berarti sampel berdistribusi, normal. Untuk homogenitas kedua kelas memperlihatkan bahwa Sig=0.946 > α=0.05 sehingga dua kelas bersifat homogen. Setelah uji prasyarat, kemudian peneliti melakukan Uji t dan diperoleh nilai Sig. (2-tailed)=0.11 ≤ ½ α=0.025, disimpulkan H0 ditolak, sehingga penggunaan model pembelajaran berbantu media audio.-.visual memberikan pengaruh terhadap peningkatan hasil dari belajar materi long jump pada siswa kelas XI MAN Ngabang.
{"title":"Penerapan Media Audio -Visual dengan Model Pembelajaran Langsung Terhadap Hasil Belajar,Lompat Jauh Gaya Menggantung","authors":"Arisman Arisman, Ella Anugrarista","doi":"10.24036/MENSSANA.050220.04","DOIUrl":"https://doi.org/10.24036/MENSSANA.050220.04","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, pengaruh penerapan model pembelajaran langsung dengan bantuan media audio-visual pada hasil belajar materi lompat jauh dengan gaya menggantung. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas XI MAN Ngabang. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok diantaranya kelompok eksperimen pada kelas XI IPS2 serta kelompok kontrol pada kelas XI IPS1 yang mana masing-masing kelas berjumlah 31 siswa. Jenis penelitian berupa penelitian eksperimen dengan variabel bebas berupa model .pembelajaran langsung melalui media audio visual dan variabel terikat berupa hasil belajar pada materi lompat jauh dengan gaya menggantung. Penelitian ini menggunakan uji statistik parametrik berupa uji t melalui perhitungan komputerisasi. Hasil analisis memperlihatkan untuk tingkat normalitas kelas eksperimen memperlihatkan nilai Sig= 0.057 > α =0.05 dengan distribusi normal dan kelas kontrol diperoleh nilai .Sig=0.128 > α =0.05 yang juga berarti sampel berdistribusi, normal. Untuk homogenitas kedua kelas memperlihatkan bahwa Sig=0.946 > α=0.05 sehingga dua kelas bersifat homogen. Setelah uji prasyarat, kemudian peneliti melakukan Uji t dan diperoleh nilai Sig. (2-tailed)=0.11 ≤ ½ α=0.025, disimpulkan H0 ditolak, sehingga penggunaan model pembelajaran berbantu media audio.-.visual memberikan pengaruh terhadap peningkatan hasil dari belajar materi long jump pada siswa kelas XI MAN Ngabang.","PeriodicalId":121707,"journal":{"name":"Jurnal MensSana","volume":"41 2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-10-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116556958","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}