Abstract The availability of regulatory opportunities for the expansion of autonomous regions, or the formation of new autonomous regions, is actually not a new thing in the history of regional government in Indonesia. Since the centralized system of government during the New Order era, the government has also done a lot of establishing new autonomous regions. In the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, the territory of the Unitary State of the Republic of Indonesia is divided into provincial areas and provincial areas are divided into regencies/cities, each of which has a regional government to carry out regional autonomy as widely as possible. Regional autonomy is the right, authority, and obligation of an autonomous region to regulate and manage its own government affairs and the interests of the local community in accordance with statutory regulations. The purpose of this study is to find out more about the impact of the division of districts/cities in a decentralized unitary state. The research method used in this research is using normative legal research methods, with the result that the ability of the regions to exercise authority after the division is not the same because each has different conditions and characteristics. Regional expansion has an impact on culture, public services, economic development, defense, security and national integration. The formation of regions through the division of regency/municipal regions in reality cannot be the main choice in accelerating development. But on the other hand, regional formation is also not something to be avoided. The conclusion of this study is that the formation of regions through the division of regencies/municipalities is actually a difficult thing, but the trend of expansion continues to increase, in fact regional expansion cannot be the main choice in accelerating development. But on the other hand, regional formation is also not something to be avoided. Keywords: expansion, autonomy, district/city Abstrak Ketersediaan peluang regulasi bagi pemekaran daerah otonom, atau pembentukan daerah otonom baru, sebenarnya bukanlah hal yang baru dalam sejarah pemerintahan daerah di Indonesia. Sejak sistem pemerintahan sentralistis pada masa Orde Baru, pemerintah juga telah banyak melakukan pembentukan daerah otonom baru. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi dibagi atas kabupaten/kota yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah untuk menjalankan otonomi daerah seluasluasnya. Otonomi daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh dampak pemekaran daerah kabupaten/kota dalam negara kesatuan yang didesentralisir. Metode penelitian yang digunakan dalam peneliti
在印尼地方政府的历史上,为自治区的扩大或新自治区的形成提供监管机会实际上并不是一件新鲜事。自新秩序时期的中央集权制以来,政府也做了很多建立新的自治区的工作。在1945年的《印度尼西亚共和国宪法》中,印度尼西亚共和国统一国家的领土被划分为省区,省区又被划分为县/市,每个县/市都有一个地区政府,尽可能广泛地实行区域自治。区域自治是自治区依照法律规定,规范和管理本地区政府事务和社会利益的权利、权限和义务。本研究的目的是找出更多关于在一个分散的单一制国家的地区/城市划分的影响。本研究采用的研究方法是采用规范的法律研究方法,结果表明,由于各地区的条件和特点不同,区划后各地区行使权力的能力也不尽相同。区域扩张对文化、公共服务、经济发展、国防、安全和国家一体化都有影响。现实中通过区县/市辖区划分来形成区域并不是加快发展的主要选择。但另一方面,区域形成也是不可避免的。本研究的结论是,通过县/市的划分形成区域实际上是一件困难的事情,但扩张的趋势持续增加,实际上区域扩张不能成为加速发展的主要选择。但另一方面,区域形成也是不可避免的。关键词:扩张,自治,区/市abstract: Ketersediaan peruang regulasi bagi pemekaran daerah otonom, atau penbentukan daerah otonom baru dalam sejarah peremintahan daerah di IndonesiaSejak system peremerintahan centralistis pada masa order Baru, peremerintah juga telah banyak melakukan penbentukan daerah otonom Baru。Undang-Undang Dasar Negara republic Indonesia(印度尼西亚)1945年1月,印度尼西亚(印度尼西亚)Negara Kesatuan共和国(印度尼西亚)dibagi datas daerah-daerah省(印度尼西亚)daerah省(印度尼西亚)dibagi datas kabupten /kota yang(印度尼西亚)masing-masing mempunyai(印度尼西亚)peremerinhan daerah untuk menjalankan otonomi daerah seluasluasnya。中文意思是:我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是我的意思。Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh danpak pemekaran daerah kabupaten/kota dalam negara kesatuan yang didesentralisir。这句话的意思是:“我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思。”penekaran daerah memiliki danpak terhadap cultural, penayanan public, penbangunan economan, pertahanan, keamanan and integrasi nasional。Pembentukan daerah melalui pemekaran wilayah kabupten /kota dalam kenyataannya tidak dapat menjadi pilihan utama dalam percepatan pembangunan。Namun disisi lain, pembentukan daerah juga bukanlah hal yang harus dihindari。我的意思是,我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思是我的意思。Namun disisi lain, pembentukan daerah juga bukanlah hal yang harus dihindari。Kata Kunci: pemekaran, otonomi, kabupaten/kota
{"title":"Dampak Pemekaran Daerah Kabupaten/ Kota","authors":"Iskatrinah Iskatrinah, Doni Adi Supriyo","doi":"10.51921/wlr.v3i2.175","DOIUrl":"https://doi.org/10.51921/wlr.v3i2.175","url":null,"abstract":"Abstract \u0000The availability of regulatory opportunities for the expansion of autonomous regions, or the formation of new autonomous regions, is actually not a new thing in the history of regional government in Indonesia. Since the centralized system of government during the New Order era, the government has also done a lot of establishing new autonomous regions. In the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, the territory of the Unitary State of the Republic of Indonesia is divided into provincial areas and provincial areas are divided into regencies/cities, each of which has a regional government to carry out regional autonomy as widely as possible. Regional autonomy is the right, authority, and obligation of an autonomous region to regulate and manage its own government affairs and the interests of the local community in accordance with statutory regulations. The purpose of this study is to find out more about the impact of the division of districts/cities in a decentralized unitary state. The research method used in this research is using normative legal research methods, with the result that the ability of the regions to exercise authority after the division is not the same because each has different conditions and characteristics. Regional expansion has an impact on culture, public services, economic development, defense, security and national integration. The formation of regions through the division of regency/municipal regions in reality cannot be the main choice in accelerating development. But on the other hand, regional formation is also not something to be avoided. The conclusion of this study is that the formation of regions through the division of regencies/municipalities is actually a difficult thing, but the trend of expansion continues to increase, in fact regional expansion cannot be the main choice in accelerating development. But on the other hand, regional formation is also not something to be avoided. \u0000Keywords: expansion, autonomy, district/city \u0000 \u0000Abstrak \u0000Ketersediaan peluang regulasi bagi pemekaran daerah otonom, atau pembentukan daerah otonom baru, sebenarnya bukanlah hal yang baru dalam sejarah pemerintahan daerah di Indonesia. Sejak sistem pemerintahan sentralistis pada masa Orde Baru, pemerintah juga telah banyak melakukan pembentukan daerah otonom baru. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi dibagi atas kabupaten/kota yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah untuk menjalankan otonomi daerah seluasluasnya. Otonomi daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh dampak pemekaran daerah kabupaten/kota dalam negara kesatuan yang didesentralisir. Metode penelitian yang digunakan dalam peneliti","PeriodicalId":203395,"journal":{"name":"Wijayakusuma Law Review","volume":"12 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115016445","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract This study aims to review the crime of Human Trafficking as a transnational crime. The author explains the concept of the crime of Trafficking in Humans which then leads to the condition and development of the crime of Trafficking in Humans. At the end of the discussion, the author explains how to enforce the law against the crime of Human Trafficking. The method used in writing this article the author uses a normative juridical research method, where national and international legal sources are used to sharpen the analysis described. Secondary data obtained from case studies based on cases that occurred in Indonesia. At the end of this article the author concludes that social workers need a global perspective to understand the issues that contribute to international migration, including the problems and dynamics of human trafficking. Keywords: Human Trafficking, Crime, Law Enforcement. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meninjau tindak pidana Human Traficking sebagai kejahatan transnasional. Penulis menjelaskan konsep dari kejahatan Human Traficking yang kemudian mengarah kepada kondisi serta perkembangan kejahatan Human Traficking tersebut. Pada akhir pembahasan, penulis menjelaskan bagaimana penegakan hukum terhadap tindak pidana Human Traficking. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini penulis menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dimana sumber-sumber hukum nasional dan internasional digunakan untuk mempertajam anasila yang dijelaskan. Data sekunder diperoleh dari studi kasus berdasar pada kasus yang terjadi di Indonesia. Pada akhir artikel ini penulis memberi kesimpulan bahwa pekerja sosial membutuhkan perspektif global untuk memahami isu-isu yang berkontribusi terhadap migrasi internasional, termasuk masalah dan dinamika perdagangan manusia. Kata Kunci : Human Traficking, Tindak Pidana, Penegakan Hukum.
摘要本研究旨在回顾人口贩运犯罪作为一种跨国犯罪。作者首先对人口贩运罪的概念进行了解释,进而引出了人口贩运罪的形成条件和发展脉络。在讨论的最后,作者解释了如何执法打击人口贩运罪。在撰写这篇文章的方法中,作者使用了一种规范的司法研究方法,其中使用了国家和国际法律来源来提高所描述的分析。从基于印度尼西亚发生的病例的案例研究中获得的次要数据。在本文的最后,作者得出结论,社会工作者需要一个全球视角来理解导致国际移民的问题,包括人口贩运的问题和动态。关键词:人口贩卖,犯罪,执法。[摘要]人口贩运问题与跨国公司的关系。Penulis menjelaskan konsep dari kejahatan人口贩运yang kemudian mengarah kepada kondisi serta perkembangan kejahatan人口贩运tersebut。人口贩卖,人口贩卖,人口贩卖。中文:中文:中文:Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini penulis menggunakan mepuelitian yuridis normatiatif, dimana sumer - sumer hukum国家和国际digunakan untuk成员pertajamanasila yang dijelaskan。在印度尼西亚的双边双边研究下,数据检索:kasus berdasar padus kasus yang terjadi di Indonesia。巴基斯坦国际贸易协会会员、巴基斯坦国际贸易协会会员、巴基斯坦国际贸易协会会员、巴基斯坦国际贸易协会会员、巴基斯坦国际贸易协会会员、巴基斯坦国际贸易协会会员。Kata Kunci:人口贩卖,Tindak Pidana, Penegakan Hukum。
{"title":"Tinjauan Tindak Pidana Human Traficiking sebagai Kejahatan Trans-Nasional","authors":"Aniek Periani, Rusito Rusito","doi":"10.51921/wlr.v3i2.179","DOIUrl":"https://doi.org/10.51921/wlr.v3i2.179","url":null,"abstract":"Abstract \u0000This study aims to review the crime of Human Trafficking as a transnational crime. The author explains the concept of the crime of Trafficking in Humans which then leads to the condition and development of the crime of Trafficking in Humans. At the end of the discussion, the author explains how to enforce the law against the crime of Human Trafficking. The method used in writing this article the author uses a normative juridical research method, where national and international legal sources are used to sharpen the analysis described. Secondary data obtained from case studies based on cases that occurred in Indonesia. At the end of this article the author concludes that social workers need a global perspective to understand the issues that contribute to international migration, including the problems and dynamics of human trafficking. \u0000Keywords: Human Trafficking, Crime, Law Enforcement. \u0000 \u0000Abstrak \u0000Penelitian ini bertujuan untuk meninjau tindak pidana Human Traficking sebagai kejahatan transnasional. Penulis menjelaskan konsep dari kejahatan Human Traficking yang kemudian mengarah kepada kondisi serta perkembangan kejahatan Human Traficking tersebut. Pada akhir pembahasan, penulis menjelaskan bagaimana penegakan hukum terhadap tindak pidana Human Traficking. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini penulis menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dimana sumber-sumber hukum nasional dan internasional digunakan untuk mempertajam anasila yang dijelaskan. Data sekunder diperoleh dari studi kasus berdasar pada kasus yang terjadi di Indonesia. Pada akhir artikel ini penulis memberi kesimpulan bahwa pekerja sosial membutuhkan perspektif global untuk memahami isu-isu yang berkontribusi terhadap migrasi internasional, termasuk masalah dan dinamika perdagangan manusia. \u0000Kata Kunci : Human Traficking, Tindak Pidana, Penegakan Hukum.","PeriodicalId":203395,"journal":{"name":"Wijayakusuma Law Review","volume":"46 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131276440","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract The purpose of this study was to determine how the implementation of the Regional Regulation No. 9 of 2009 and how the results achieved with the implementation of this Regulation. While the usefulness of this research study is Teoritis.hasil expected to be contributions to the development of the science of law and various legal products produced by the Regional Government of Banyumas, whereas Practical Uses the results of this study are expected to assist local governments in finding out if there is a constraint jalan field. Besides, it is also the implementation of the regulation can achieve prosperity for the village head and the device village.Adapun This research used normative juridical approach, which is based approach Normative legal disciplines, as sisitem rules and the data or examine the problems adhering to the terms of Juridical . Specifications Research, Research this Normative legal use, the type of Clinical Legal Research, the research to find the case law In Abstrakto In Conereto. The material of this study is the Implementation of Regulation No. 9 of 2009. The location Research, Some Banyumas Regency Village and University library Wijayakusuma Purwokerto, Banyumas Regional Library. Sekender Data Source Data is sourced in legislation, official documents that exist at the district and village, literature and journals and the internet was associated with law. Keyword: regulation, status, financial, Village Head and the Device Village. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dari pada Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2009 serta bagaimana hasil yang dicapai dengan pelaksanaan Perda ini. Sedangkan Kegunaan Penelitian secara Teoritis.hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumbangan pemikiran bagi pengembangan ilmu hukum dan berbagai produk hukum yang dihasilkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas, sedangkan Kegunaan Praktis hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Daerah dalam menemukan jalan keluar jika terjadi kendala dilapangan.Disamping itu juga dengan pelaksanaan Perda tersebut dapat mencapai kesejahteraan bagi kepala Desa dan Perangkat Desa.Adapun Penelitian ini mengunakan metode pendekatan Yuridis Normatif, yaitu pendekatan atas dasar disiplin ilmu hukum yang Normatif, sebagai sisitem kaidah dan dalam mencari data atau menelaah masalah berpegang pada segi Yuridis. Spesifikasi Penelitian,Penelitan ini mengunakan hukum Normatif, dengan type Clinical Legal Research, yaitu penelitian untuk menemukan hukum In Abstrakto dalam perkara In Conereto. Materi dari penelitian ini adalah Pelaksanaan dari Perda Nomor 9 Tahun 2009. Lokasi Penelitian, Beberapa Desa Kabupaten Banyumas dan perpustakaan Universitas Wijayakusuma Purwokerto, Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas. Sumber Data adalah Data Sekender yang bersumber pada peraturan perundang-undangan, dokumen-dokumen resmi yang ada di Kabupaten maupun di Desa, literatur-literatur maupun jurnal dan internet yan
本研究的目的是确定2009年第9号地区法规的实施情况以及该法规实施后的结果。虽然这项研究的有用性是Teoritis。hasil期望对Banyumas地区政府生产的法律科学和各种法律产品的发展做出贡献,而实际使用本研究的结果有望帮助地方政府发现是否存在约束jalan领域。此外,这一规定的实施也可以为村长和装置村实现繁荣。本研究采用规范性法学方法,即基于规范性法学学科的方法,作为项目规则和数据,或检验坚持法学术语的问题。规范研究、规范法律运用研究、临床法律研究类型研究、案例法抽象研究。本研究的材料是2009年第9号法规的实施。位置研究,Banyumas Regency村和大学图书馆Wijayakusuma Purwokerto, Banyumas地区图书馆。数据来源于立法、地区和村庄的官方文件、文献和期刊以及与法律相关的互联网。关键词:监管、现状、金融、村长、装置村。【摘要】【摘要】【摘要】Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dari padperaturan Daerah No. 9】,2009年,Tahun, serta bagaimana hasil yang dicapai dengan pelaksanaan Perda ini。Sedangkan Kegunaan Penelitian secara Teoritis。我的意思是说,我的女儿是我的女儿,我的女儿是我的女儿,我的女儿是我的女儿,我的女儿是我的女儿,我的女儿是我的女儿,我的女儿是我的女儿,我的女儿是我的女儿。Disamping it juga dengan pelaksanaan Perangkat Desa但dapat mencapai kesejahteraan bagi kepala Desa和Perangkat Desa。Adapun Penelitian ini mengunakan方法pendekatan方法pendekatan方法pendekatan方法pendekatan方法pendekatan方法disisplin ilmu hukum yang Normatif, sebagai sisitem kaidah dan dalam方法数据atau menelaah masalah berpegang方法padsegi uridis。Penelitian, Penelitian ini mengunakan hukum规范,登干型临床法律研究,yitu Penelitian untuk menemukan hukum abstract to dalam perkara In Conereto。2009年7月9日。Lokasi Penelitian, Beberapa Desa Kabupaten Banyumas和perpustakaan Universitas Wijayakusuma Purwokerto, perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas。数据统计,数据统计,数据统计,数据统计,数据统计,数据统计,数据统计,数据统计,数据统计,数据统计,数据统计,数据统计,数据统计Kata Kunci: Perda, Kedudukan, keuangan, Kepala Desa和Perangkat Desa。
{"title":"Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 9 Tahun 2009 Tentang Kedudukan Keuangan Kepala Desa dan Perangkat Desa","authors":"Ninik Hartariningsih, Esti Ningrum","doi":"10.51921/wlr.v3i2.176","DOIUrl":"https://doi.org/10.51921/wlr.v3i2.176","url":null,"abstract":"Abstract \u0000The purpose of this study was to determine how the implementation of the Regional Regulation No. 9 of 2009 and how the results achieved with the implementation of this Regulation. While the usefulness of this research study is Teoritis.hasil expected to be contributions to the development of the science of law and various legal products produced by the Regional Government of Banyumas, whereas Practical Uses the results of this study are expected to assist local governments in finding out if there is a constraint jalan field. Besides, it is also the implementation of the regulation can achieve prosperity for the village head and the device village.Adapun This research used normative juridical approach, which is based approach Normative legal disciplines, as sisitem rules and the data or examine the problems adhering to the terms of Juridical . Specifications Research, Research this Normative legal use, the type of Clinical Legal Research, the research to find the case law In Abstrakto In Conereto. The material of this study is the Implementation of Regulation No. 9 of 2009. The location Research, Some Banyumas Regency Village and University library Wijayakusuma Purwokerto, Banyumas Regional Library. Sekender Data Source Data is sourced in legislation, official documents that exist at the district and village, literature and journals and the internet was associated with law. \u0000Keyword: regulation, status, financial, Village Head and the Device Village. \u0000 \u0000Abstrak \u0000Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dari pada Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2009 serta bagaimana hasil yang dicapai dengan pelaksanaan Perda ini. Sedangkan Kegunaan Penelitian secara Teoritis.hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumbangan pemikiran bagi pengembangan ilmu hukum dan berbagai produk hukum yang dihasilkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas, sedangkan Kegunaan Praktis hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Daerah dalam menemukan jalan keluar jika terjadi kendala dilapangan.Disamping itu juga dengan pelaksanaan Perda tersebut dapat mencapai kesejahteraan bagi kepala Desa dan Perangkat Desa.Adapun Penelitian ini mengunakan metode pendekatan Yuridis Normatif, yaitu pendekatan atas dasar disiplin ilmu hukum yang Normatif, sebagai sisitem kaidah dan dalam mencari data atau menelaah masalah berpegang pada segi Yuridis. Spesifikasi Penelitian,Penelitan ini mengunakan hukum Normatif, dengan type Clinical Legal Research, yaitu penelitian untuk menemukan hukum In Abstrakto dalam perkara In Conereto. Materi dari penelitian ini adalah Pelaksanaan dari Perda Nomor 9 Tahun 2009. Lokasi Penelitian, Beberapa Desa Kabupaten Banyumas dan perpustakaan Universitas Wijayakusuma Purwokerto, Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas. Sumber Data adalah Data Sekender yang bersumber pada peraturan perundang-undangan, dokumen-dokumen resmi yang ada di Kabupaten maupun di Desa, literatur-literatur maupun jurnal dan internet yan","PeriodicalId":203395,"journal":{"name":"Wijayakusuma Law Review","volume":"54 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115465263","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract The purpose of this study is to determine the application of the principles of justice, benefit, and legal certainty in tax amnesty policies in Indonesia. There are many problems in society related to the absence of the principle of justice and the principle of legal certainty in the implementation of tax amnesty policies based on Law Number 11 of 2016 concerning Tax Amnesty. This study uses a descriptive normative type of research based on the materials collected, both primary and secondary legal materials. The research approach used by the author is a statutory approach. The results of the study stated that the principle of justice and the principle of legal certainty could not be applied optimally, however, the principle of benefit could be implemented properly with the implementation of a tax amnesty program properly.Keywords: Justice; Benefi;, Legal Certaint;, Tax Amnesty AbstrakTujuan dari penelitian ini ialah guna mengetahui penerapan asas keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum dalam kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) di Indonesia. Terdapat banyak permasalahan di tengah masyarakat terkait dengan ketiadaan asas keadilan dan asas kepastian hukum dalam pelaksanaan kebijakan pengampunan pajak berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif normatif dengan berdasarkan pada bahan-bahan yang dikumpulkan baik bahan hukum primer maupun bahan hukum sekunder. Pendekatan penelitian yang digunakan oleh penulis adalah pendekatan perundang-undangan. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa asas keadilan dan asas kepastian hukum masih belum dapat diterapkan secara optimal, namun asas kemanfaatan dapat dilaksanakan dengan baik dengan terselenggaranya program pengampunan pajak dengan baik. Kata Kunci : Keadilan; Kemanfaatan; Kepastian Hukum; Pengampunan Pajak
摘要本研究的目的是确定印度尼西亚税收特赦政策中正义、利益和法律确定性原则的应用。在以2016年第11号《税收特赦法》为基础的税收特赦政策的执行中,存在着许多与正义原则和法律确定性原则缺失相关的社会问题。本研究采用描述性规范型研究,基于收集的材料,包括初级和二级法律材料。本文采用的研究方法是法定方法。研究结果表明,正义原则和法律确定性原则不能得到最佳的运用,而利益原则可以随着税收特赦计划的适当实施而得到适当的运用。关键词:正义;摘要:tujuan dari penelitian ini ialah guna mengetahui penerapan as keadilan, kmanfaatan, dan kepastian hukum dalam kebijakan pengampunan pajak(税收特赦)di Indonesia。Terdapat banyak permasalahan di tengah masyarakat terkait dengan ketiadaan as keadadan as keadadan as keadadan hukum dalam pelaksanaan kebijakan pengampunan pajak berdasarkan undang undang 2016年7月11日Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian deskriptif normatiatif dengan berdasarkan pada bahan-bahan yang dikumpulkan baik bahan hukum primer maupun bahan hukum sekunder。Pendekatan penelitian yang digunakan oleh penulis adalah Pendekatan perundang-undangan。Hasil dari penelitian menyatakan bahwa as keadilan dan as kepastian hukan masih belum dapat diterapkan secara optimal, namun as kemanfaatan dapat dilaksanakan dengan baik dengan terselenggaranya程序pengampunan pajak dengan baik。Â卡塔昆慈:keadian;Kemanfaatan;Kepastian Hukum;Pengampunan Pajak
{"title":"Penerapan Asas Keadilan, Kemanfaatan, dan Kepastian Hukum dalam Kebijakan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) di Indonesia","authors":"Yesi Arfianto","doi":"10.51921/wlr.v3i01.152","DOIUrl":"https://doi.org/10.51921/wlr.v3i01.152","url":null,"abstract":"Abstract The purpose of this study is to determine the application of the principles of justice, benefit, and legal certainty in tax amnesty policies in Indonesia. There are many problems in society related to the absence of the principle of justice and the principle of legal certainty in the implementation of tax amnesty policies based on Law Number 11 of 2016 concerning Tax Amnesty. This study uses a descriptive normative type of research based on the materials collected, both primary and secondary legal materials. The research approach used by the author is a statutory approach. The results of the study stated that the principle of justice and the principle of legal certainty could not be applied optimally, however, the principle of benefit could be implemented properly with the implementation of a tax amnesty program properly.Keywords: Justice; Benefi;, Legal Certaint;, Tax Amnesty AbstrakTujuan dari penelitian ini ialah guna mengetahui penerapan asas keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum dalam kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) di Indonesia. Terdapat banyak permasalahan di tengah masyarakat terkait dengan ketiadaan asas keadilan dan asas kepastian hukum dalam pelaksanaan kebijakan pengampunan pajak berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif normatif dengan berdasarkan pada bahan-bahan yang dikumpulkan baik bahan hukum primer maupun bahan hukum sekunder. Pendekatan penelitian yang digunakan oleh penulis adalah pendekatan perundang-undangan. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa asas keadilan dan asas kepastian hukum masih belum dapat diterapkan secara optimal, namun asas kemanfaatan dapat dilaksanakan dengan baik dengan terselenggaranya program pengampunan pajak dengan baik. Kata Kunci : Keadilan; Kemanfaatan; Kepastian Hukum; Pengampunan Pajak","PeriodicalId":203395,"journal":{"name":"Wijayakusuma Law Review","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116180673","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract The objective of this research is to find out how the contribution of SOEs in the economic sector in the face of the Covid-19 pandemic which threatens economic stability and the consequences of the Covid-19 pandemic in the economic sector. The research method used was qualitative by following the typology of normative legal research. The research data were collected by means of literature and document studies. The data that has been collected will be identified and arranged systematically and written descriptively and analyzed qualitatively. The research results obtained are: 1. Contribution of SOEs in the economic sector in the context of facing the Covid-19 pandemic, including a. The State Electricity Company (PLN) which contributes to providing free electricity assistance; b. PT Jamkrindo and PT Askrindo contributed in providing credit guarantees; c. Pegadaian, PNM, and BRI contributed in providing interest subsidy incentives. 2. The consequences arising from the Covid-19 pandemic in the economic sector include household consumption or people's purchasing power of the economy which has decreased drastically, there is prolonged uncertainty so that investment weakens and has implications for the cessation of business, and the whole world is experiencing economic downturn so that Commodity prices fell and Indonesian exports to several countries also stopped.Keywords: Role of SOEs, Covid-2019 Pandemic, Economic Sector, Contribution. AbstrakTujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kontribusi BUMN dalam sektor ekonomi dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang mengancam stabilitas ekonomi serta akibat yang timbul dari adanya pandemi Covid-19 pada sektor ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan mengikuti tipologi penelitian hukum normatif, data penelitian dikumpulkan dengan cara studi pustaka dan dokumen. Data yang telah dikumpulkan akan diidentifikasi dan disusun secara sistematis serta dituliskan secara deskriptif dan dianalisa secara kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu : 1. Kontribusi BUMN pada sektor ekonomi dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19 diantaranya a. Perusahaan Listrik Negara(PLN) yang berkontribusi dalam memberikan bantuan listrik gratis; b. PT Jamkrindo dan PT Askrindo berkontribusi dalam melakukan penjaminan kredit; c. Pegadaian, PNM, dan BRI berkontribusi dalam memberikan insentif subsidi bunga. 2. Akibat yang timbul dari adanya pandemi Covid-19 pada sektor ekonomi diantaranya adalah konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat terhadap ekonomi menjadi turun drastis, adanya ketidakpastian yang berkepanjangan sehingga investasi ikut melemah dan berimplikasi pada terhentinya usaha, dan seluruh dunia mengalami pelemahan ekonomi sehingga harga komoditas turun serta ekspor Indonesia ke beberapa negara juga terhenti.Kata kunci : Peran BUMN, pandemi Covid-19, sektor ekonomi, kontribusi.sesuai dengan peraturan yang berlaku.
摘要 本研究的目的是了解面对威胁经济稳定的 Covid-19 大流行病,国有企业在经济部门中的贡献以及 Covid-19 大流行病在经济部门中造成的后果。采用的研究方法是定性研究,遵循规范性法律研究的类型。研究数据是通过文献和文件研究收集的。将对收集到的数据进行系统的识别和整理,并撰写描述性文字和进行定性分析。研究结果如下1.a. 国家电力公司(PLN)在提供免费电力援助方面做出了贡献; b. PT Jamkrindo 和 PT Askrindo 在提供信贷担保方面做出了贡献; c. Pegadaian、PNM 和 BRI 在提供利息补贴奖励方面做出了贡献。2.2. "Covid-19 "疫情在经济领域造成的后果包括:家庭消费或人民对经济的购买力急剧下降;长期的不确定性导致投资疲软,并对企业停业产生影响;整个世界都在经历经济衰退,商品价格下跌,印尼对多个国家的出口也停止了:AbstrakTujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kontribusi BUMN dalam sektor ekonomi dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang mengancam stabilitas ekonomi serta akibat yang timbul dari adanya pandemi Covid-19 pada sektor ekonomi。研究的方法包括经济学方法、法律规范的研究方法、研究数据和数据挖掘。已收集的数据可在系统中识别和使用,也可在数据表中使用,还可在经济学中使用。目前的项目包括: 1.A. Perusahan Listrik Negara(PLN),其免费会员名单;B. Perusahan Listrik Negara(PLN),其免费会员名单;C. Perusahan Listrik Negara(PLN),其免费会员名单;D. Perusahan Listrik Negara(PLN),其免费会员名单;E. Perusahan Listrik Negara(PLN),其免费会员名单;F. Perusahan Listrik Negara(PLN),其免费会员名单。PT Jamkrindo 公司和 PT Askrindo 公司可申请信贷; c. Pegadaian 公司、PNM 公司和 BRI 公司可申请保险补贴。2.2. 在当前经济形势下,在国家经济部门中,有一项重要的工作,即在经济部门中建立一个有影响力的社区,以促进经济发展、印尼是世界上最大的投资国之一,其投资额在美国占世界总投资额的一半以上,而印尼全国的经济发展水平也在不断提高。Kata kunci :Peran BUMN, pandemi Covid-19, sektor ekonomi, kontribusi.sesuai dengan peraturan y berlaku.
{"title":"Kontribusi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Pada Sektor Ekonomi Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19","authors":"Falentino Theodoris Manasye Davids, Andhika Ahza Rachmadhani, Kanaya Adna Maharani, Ria Kasanah, S. Raka, Dyah Permata Budi Asri","doi":"10.51921/wlr.v3i01.149","DOIUrl":"https://doi.org/10.51921/wlr.v3i01.149","url":null,"abstract":"Abstract The objective of this research is to find out how the contribution of SOEs in the economic sector in the face of the Covid-19 pandemic which threatens economic stability and the consequences of the Covid-19 pandemic in the economic sector. The research method used was qualitative by following the typology of normative legal research. The research data were collected by means of literature and document studies. The data that has been collected will be identified and arranged systematically and written descriptively and analyzed qualitatively. The research results obtained are: 1. Contribution of SOEs in the economic sector in the context of facing the Covid-19 pandemic, including a. The State Electricity Company (PLN) which contributes to providing free electricity assistance; b. PT Jamkrindo and PT Askrindo contributed in providing credit guarantees; c. Pegadaian, PNM, and BRI contributed in providing interest subsidy incentives. 2. The consequences arising from the Covid-19 pandemic in the economic sector include household consumption or people's purchasing power of the economy which has decreased drastically, there is prolonged uncertainty so that investment weakens and has implications for the cessation of business, and the whole world is experiencing economic downturn so that Commodity prices fell and Indonesian exports to several countries also stopped.Keywords: Role of SOEs, Covid-2019 Pandemic, Economic Sector, Contribution. AbstrakTujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kontribusi BUMN dalam sektor ekonomi dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang mengancam stabilitas ekonomi serta akibat yang timbul dari adanya pandemi Covid-19 pada sektor ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan mengikuti tipologi penelitian hukum normatif, data penelitian dikumpulkan dengan cara studi pustaka dan dokumen. Data yang telah dikumpulkan akan diidentifikasi dan disusun secara sistematis serta dituliskan secara deskriptif dan dianalisa secara kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu : 1. Kontribusi BUMN pada sektor ekonomi dalam rangka menghadapi pandemi Covid-19 diantaranya a. Perusahaan Listrik Negara(PLN) yang berkontribusi dalam memberikan bantuan listrik gratis; b. PT Jamkrindo dan PT Askrindo berkontribusi dalam melakukan penjaminan kredit; c. Pegadaian, PNM, dan BRI berkontribusi dalam memberikan insentif subsidi bunga. 2. Akibat yang timbul dari adanya pandemi Covid-19 pada sektor ekonomi diantaranya adalah konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat terhadap ekonomi menjadi turun drastis, adanya ketidakpastian yang berkepanjangan sehingga investasi ikut melemah dan berimplikasi pada terhentinya usaha, dan seluruh dunia mengalami pelemahan ekonomi sehingga harga komoditas turun serta ekspor Indonesia ke beberapa negara juga terhenti.Kata kunci : Peran BUMN, pandemi Covid-19, sektor ekonomi, kontribusi.sesuai dengan peraturan yang berlaku.","PeriodicalId":203395,"journal":{"name":"Wijayakusuma Law Review","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130946059","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract In making this article to get an overview of the protection and management of royalty rights in Government Regulation No. 56 of 2021, which guarantees protection and legal certainty for the economic rights of creators, copyright holders, and related rights owners to songs and / or music, is needed. there is a royalty management mechanism that is transparent, high quality, and right on target as well as through the means of Information Technology. Therefore music is one of the most important parts in human life. Based on the existing reality that music is the most important part of life, it is hoped that this information on classical music can meet the needs of society and the classical music community. In carrying out musical activities, the concept of Elegance of melody is used which can create a space for a combination of romantic and contemporary times that can create a spatial atmosphere that seems classic, romantic, but incorporates a contemporary color. Number 28 of 2014 concerning Copyright, especially Article 15 where Royalty Rights for creators, copyright holders, and related rights owners who are not known and / or have not been a member of an LMK are kept and announced by LMKN for 2 (two) years for the creators to know , copyright holders, and voters related rights. Within the LMKM always strives to increase royalty revenue for the use of songwriting and music in Indonesia and distribute Royalties for the use of songwriting and music works to rights owners through LMK in a fair, transparent and accountable in accordance with applicable regulations. AbstrakDalam pembuatan artikel ini untuk mendapatkan suatu gambaran tentang perlindungan dan Pengelolahan Hak Royalti di dalam Peraturan Pemerintah No 56 Tahun 2021 dimana untuk menjamin Perlindungn dan kepastian hukum terhadap hak ekonomi pencipta, pemegang hak cipta,dan pemilik hak terkait atas lagu dan/atau musik, dibutuhkan adanya mekanisme pengelolahan Royalti yang transparan, berkualitas, dan tepat sasaran serta melalui sarana Teknologi Informasi. Oleh karena itu musik merupakan salah satu bagian terpenting dalam kehidupan manusia. Berdasarkan realita yang ada bahwa musik menjadi bagian yang terpenting dalam kehidupan, maka penerangan tentang suatu musik klasik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan komunitas musik klasik dalam melakukan aktivitas bermusik.Dalam perencanaan ini digunakan konsep Elegance of melody (keanggunan melodi) yang dapat menciptakan ruang adanya penggabungan zaman romantik dan kontemporer yang dapat menciptakan suasana ruang yang terkesan klasik, romantik, tetapi adanya penggabungan suatu warna yang kontemporer.Didalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta khususnya Pasal 15 dimana Hak Royalti untuk pencipta, pemegang hak cipta, dan pemilik hak terkait yang tidak diketahui dan/atau belum menjadi anggota dari suatu LMK disimpan dan diumumkan oleh LMKN selama 2 (dua) tahun untuk diketahui pencipta,pemegang hak cipta, dan pemi
摘要为了对《2021年第56号政府条例》中版税权利的保护和管理进行概述,该条例保障了歌曲和/或音乐的创作者、版权所有者和相关权利人的经济权利的保护和法律确定性。通过信息技术手段,建立透明、高质量、有的放物的版税管理机制。因此,音乐是人类生活中最重要的部分之一。基于音乐是生活中最重要的一部分这一现实,希望这些关于古典音乐的信息能够满足社会和古典音乐界的需求。在开展音乐活动时,运用旋律之雅的概念,营造浪漫与当代相结合的空间氛围,营造古典、浪漫又不失当代色彩的空间氛围。关于版权的2014年第28号法令,特别是第15条,对于不知道和/或不是LMK成员的创作者,版权所有者和相关权利所有者的特许权使用费由LMK保留并公布2年,以便创作者,版权所有者和选民了解相关权利。在LMKM内部,一直致力于增加在印度尼西亚使用词曲创作和音乐的版税收入,并根据适用的法规,通过LMK公平、透明和负责地将词曲创作和音乐作品的版税分配给版权所有者。[中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要][中文摘要]Oleh karena是音乐,merupakan, salah, satu, bagian, terpenting, dalam, kehidupan, manusia。我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是我的意思。Dalam perencanan ini digunakan konsep旋律优雅(keanggunan melodi) yang dapat menciptakan ruang adanya penggabungan zaman romantik dan kontemporer yang dapat menciptakan suasana ruang terkesan klasik, romantik, tetapi adanya penggabungan suatu warna yang kontemporer。Didalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentank Cipta khususnya Pasal 15 dimana Hak Royalti untuk pencipta,pemegang hakcipta, dan pemilik hakterkait yang tidak diketahui dan/atau belum menjadi anggota dari suatu LMK disimpan dan diumumkan oleh LMKN selama 2 (dua) Tahun untuk diketahui pencipta,pemegang hakcipta, dan pemilik Hak terkait。Didalam LMKM senantiasa berusaha untuk meningkatkan pendapatan Royalti atas penggunaan Karya Cipta Lagu dan musik hak melalui LMK secara adil,透明,dan akuntabel sesuai dengan peraturan yang berlaku。
{"title":"Perlindungan Dan Pengelolaan Hak Royalti Pencipta Melalui Peraturan Pemerintah No 56 Tahun 2021","authors":"Gracelina Jesyca Carmety Nyaman, Kadek Nita Erlita, Anjalia Rambu Kahi, Ruhil Amani, Dyah Permata Budi Asri","doi":"10.51921/wlr.v3i01.148","DOIUrl":"https://doi.org/10.51921/wlr.v3i01.148","url":null,"abstract":"Abstract In making this article to get an overview of the protection and management of royalty rights in Government Regulation No. 56 of 2021, which guarantees protection and legal certainty for the economic rights of creators, copyright holders, and related rights owners to songs and / or music, is needed. there is a royalty management mechanism that is transparent, high quality, and right on target as well as through the means of Information Technology. Therefore music is one of the most important parts in human life. Based on the existing reality that music is the most important part of life, it is hoped that this information on classical music can meet the needs of society and the classical music community. In carrying out musical activities, the concept of Elegance of melody is used which can create a space for a combination of romantic and contemporary times that can create a spatial atmosphere that seems classic, romantic, but incorporates a contemporary color. Number 28 of 2014 concerning Copyright, especially Article 15 where Royalty Rights for creators, copyright holders, and related rights owners who are not known and / or have not been a member of an LMK are kept and announced by LMKN for 2 (two) years for the creators to know , copyright holders, and voters related rights. Within the LMKM always strives to increase royalty revenue for the use of songwriting and music in Indonesia and distribute Royalties for the use of songwriting and music works to rights owners through LMK in a fair, transparent and accountable in accordance with applicable regulations. AbstrakDalam pembuatan artikel ini untuk mendapatkan suatu gambaran tentang perlindungan dan Pengelolahan Hak Royalti di dalam Peraturan Pemerintah No 56 Tahun 2021 dimana untuk menjamin Perlindungn dan kepastian hukum terhadap hak ekonomi pencipta, pemegang hak cipta,dan pemilik hak terkait atas lagu dan/atau musik, dibutuhkan adanya mekanisme pengelolahan Royalti yang transparan, berkualitas, dan tepat sasaran serta melalui sarana Teknologi Informasi. Oleh karena itu musik merupakan salah satu bagian terpenting dalam kehidupan manusia. Berdasarkan realita yang ada bahwa musik menjadi bagian yang terpenting dalam kehidupan, maka penerangan tentang suatu musik klasik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan komunitas musik klasik dalam melakukan aktivitas bermusik.Dalam perencanaan ini digunakan konsep Elegance of melody (keanggunan melodi) yang dapat menciptakan ruang adanya penggabungan zaman romantik dan kontemporer yang dapat menciptakan suasana ruang yang terkesan klasik, romantik, tetapi adanya penggabungan suatu warna yang kontemporer.Didalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta khususnya Pasal 15 dimana Hak Royalti untuk pencipta, pemegang hak cipta, dan pemilik hak terkait yang tidak diketahui dan/atau belum menjadi anggota dari suatu LMK disimpan dan diumumkan oleh LMKN selama 2 (dua) tahun untuk diketahui pencipta,pemegang hak cipta, dan pemi","PeriodicalId":203395,"journal":{"name":"Wijayakusuma Law Review","volume":"337 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115976399","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract The United Nations or abbreviated to the UN is an international organization whose main objective is to maintain world security and peace. In addition, the UN also aims to provide humanitarian assistance in times of famine, natural disasters and armed conflicts, both international and non-international conflicts. Like the conflict that occurred in the country of Libya in 2011, which was caused by the uncertainty of Libyan citizens against the government led by Moammar Gaddafi. This conflict occurred involving two parties, namely between the Pro Khadaffi and the Opposition. As a result of this conflict there were so many victims, which in the end this conflict led to a crime against humanity. In this case the United Nations through its Security Council immediately takes action as an effort to maintain security and peace in the international world. This study aims to determine what actions are being taken by the United Nations to resolve the conflict in Libya. This research is a normative legal research using the statue approach. The result of this research is that the UN Security Council issued Resolution 1970 and Resolution 1973 which were concrete actions as an effort to resolve the conflict in Libya. The follow up of this conflict resolution was the issuance of Resolution 2009 by the UN Security Council.Keywords: UN Security Council, Armed Conflict, Resolution, Pro Gaddafi, Opposition. AbstrakPerserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat PBB merupakan suatu organisasi internasional yang memiliki tujuan utama untuk menjaga keamanan dan perdamaian dunia. Selain itu PBB juga memiliki tujuan untuk memberikan bantuan kemanusian pada saat terjadinya kelaparan, bencana alam, maupun konflik bersenjata, baik konflik yang bersifat internasional ataupun non-internasional. Seperti halnya konflik yang terjadi di negara Libya pada tahun 2011 lalu, yang disebabkan oleh ketidakpuasaan warga negara Libya terhadap Pemerintahan yang dipimpin oleh Moammar Khaddafi. Konflik ini terjadi melibatkan dua pihak yaitu antara pihak Pro Khadaffi dan pihak Oposisi. Akibat dari konflik ini banyak sekali korban yang berjatuhan, yang pada akhirnya konflik ini berujung menjadi suatu kejahatan terhadap kemanusiaan. Dalam hal ini PBB melalui Dewan Keamanannya segera mengambil tindakan sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan perdamaian dunia internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan apa yang dilakukan oleh PBB untuk menyelesaikan konflik di Libya. Penelitian ini merupakan peneritian hukum normative dengan menggunakan pendekatan statue approach. Hasil dari penelitian ini adalah Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 1970 dan Resolusi 1973 yang merupakan tindakan nyata sebagai upaya penyelesaian konflik di Libya. Tindaklanjut dari penyelesaian konflik ini adalah di keluarkannya Resolusi 2009 oleh Dewan Keamanan PBB.Kata Kunci: Dewan Keamanan PBB, Konflik Bersenjata, Resolusi, Pro Khaddafi, Oposisi.
联合国是一个国际组织,其主要目标是维护世界安全与和平。此外,联合国还致力于在发生饥荒、自然灾害和武装冲突时提供人道主义援助,无论是国际冲突还是非国际冲突。就像2011年利比亚发生的冲突,这是由于利比亚公民对穆阿迈尔·卡扎菲领导的政府的不确定性造成的。这场冲突涉及两方,即亲卡扎菲派和反对派。这场冲突造成了如此多的受害者,最终导致了反人类罪。在这种情况下,联合国通过其安全理事会立即采取行动,努力维护国际世界的安全与和平。这项研究的目的是确定联合国正在采取什么行动来解决利比亚的冲突。本研究是一项运用雕像方法的规范性法律研究。这项研究的结果是,联合国安理会通过了第1970号决议和第1973号决议,这是解决利比亚冲突的具体行动。这一冲突解决方案的后续行动是联合国安理会通过了2009号决议。关键词:联合国安理会,武装冲突,决议,卡扎菲,反对派。Â摘要/ abstract摘要/ abstract摘要/ abstract摘要/ abstract摘要/ abstract摘要/ abstractSelain itu PBB juga memiliki tujuan untuk memberikan bantuan kemanusian paada saat terjadinya kelaparan, bencana alam, maupun konflik bersenjata, baik konflik yang bersifat international ataupun non- international。Seperti halnya konflik yang terjadi di negara Libya pada tahun 2011 lalu, yang disebabkan oleh ketidakpuasaan warga negara利比亚phadap Pemerintahan yang dippimpin oleh穆阿迈尔·卡扎菲。Konflik ini terjadi melibatkan dua pihak yitu antara pihak Pro卡扎菲和pihak反对派。Akibat dari konflik ini banyak kali korban yang berjatuhan, yang pakadakirnya konflik ini berujung menjadi suatu kejahatan terhadap kemanusian。Dalam hal ini PBB, melalui Dewan Keamanannya, segera, mengbill, tindakan, sebagai, upaya, menjaga, keamanan, perdamaian dunia international。Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan apa yang dilakukan oleh PBB untuk mengetahui konflik di利比亚。peneltian ini merupakan peneritian hukum规范登干,孟古纳干pendekatan雕像方法。哈西尔达里penelitian ini adalah Dewan Keamanan PBB mengeluarkan 1970年决议和1973年决议yang merupakan tindakan nyata sebagai upaya peneliesan konflik di利比亚。2009年12月12日,中国人民民主主义共和国议会通过了一项决议。Kata Kunci: Dewan Keamanan PBB, Konflik Bersenjata, Resolusi,亲卡扎菲,反对派。
{"title":"Peranan Dewan Keamanan PBB Dalam Penyelesaian Konflik Bersenjata Non-Internasional Di Libya","authors":"Ignesia Della Faragil, Levina Yustitianingtyas","doi":"10.51921/wlr.v3i01.153","DOIUrl":"https://doi.org/10.51921/wlr.v3i01.153","url":null,"abstract":"Abstract The United Nations or abbreviated to the UN is an international organization whose main objective is to maintain world security and peace. In addition, the UN also aims to provide humanitarian assistance in times of famine, natural disasters and armed conflicts, both international and non-international conflicts. Like the conflict that occurred in the country of Libya in 2011, which was caused by the uncertainty of Libyan citizens against the government led by Moammar Gaddafi. This conflict occurred involving two parties, namely between the Pro Khadaffi and the Opposition. As a result of this conflict there were so many victims, which in the end this conflict led to a crime against humanity. In this case the United Nations through its Security Council immediately takes action as an effort to maintain security and peace in the international world. This study aims to determine what actions are being taken by the United Nations to resolve the conflict in Libya. This research is a normative legal research using the statue approach. The result of this research is that the UN Security Council issued Resolution 1970 and Resolution 1973 which were concrete actions as an effort to resolve the conflict in Libya. The follow up of this conflict resolution was the issuance of Resolution 2009 by the UN Security Council.Keywords: UN Security Council, Armed Conflict, Resolution, Pro Gaddafi, Opposition. AbstrakPerserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat PBB merupakan suatu organisasi internasional yang memiliki tujuan utama untuk menjaga keamanan dan perdamaian dunia. Selain itu PBB juga memiliki tujuan untuk memberikan bantuan kemanusian pada saat terjadinya kelaparan, bencana alam, maupun konflik bersenjata, baik konflik yang bersifat internasional ataupun non-internasional. Seperti halnya konflik yang terjadi di negara Libya pada tahun 2011 lalu, yang disebabkan oleh ketidakpuasaan warga negara Libya terhadap Pemerintahan yang dipimpin oleh Moammar Khaddafi. Konflik ini terjadi melibatkan dua pihak yaitu antara pihak Pro Khadaffi dan pihak Oposisi. Akibat dari konflik ini banyak sekali korban yang berjatuhan, yang pada akhirnya konflik ini berujung menjadi suatu kejahatan terhadap kemanusiaan. Dalam hal ini PBB melalui Dewan Keamanannya segera mengambil tindakan sebagai upaya untuk menjaga keamanan dan perdamaian dunia internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan apa yang dilakukan oleh PBB untuk menyelesaikan konflik di Libya. Penelitian ini merupakan peneritian hukum normative dengan menggunakan pendekatan statue approach. Hasil dari penelitian ini adalah Dewan Keamanan PBB mengeluarkan Resolusi 1970 dan Resolusi 1973 yang merupakan tindakan nyata sebagai upaya penyelesaian konflik di Libya. Tindaklanjut dari penyelesaian konflik ini adalah di keluarkannya Resolusi 2009 oleh Dewan Keamanan PBB.Kata Kunci: Dewan Keamanan PBB, Konflik Bersenjata, Resolusi, Pro Khaddafi, Oposisi.","PeriodicalId":203395,"journal":{"name":"Wijayakusuma Law Review","volume":"97 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131968388","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract The purpose of this paper is to analyze the harmonization of the principle of discretion in government over the policies of the central government with local governments in handling the Covid 19 pandemic in Indonesia. The research method used in this research is to use normative legal research methods, with the result that the spread of the Corona Virus in Indonesia has made the government, local governments, and the Indonesian people continue to be alert and alert. Vigilance and preparedness are important so that prevention and control of the corona virus pandemic in Indonesia can be done as well as possible. The form of handling the Covid 19 pandemic, both the central and local governments, both provincial and district / city, have implemented existing legal instruments and issued approaches both social approaches and legal instruments issued by authorized government officials through freedom of action or discretion as an effort to harmonize central government policies with local governments.Keywords: Discretion, Hamonization, Pandemic AbstrakTujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis harmonisasi prinsip diskresi dalam pemerintahan atas kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam penanganan pandemi Covid 19 di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian hukum normatif, dengan hasil bahwa penyebaran Virus Corona di Indonesia, telah membuat pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat Indonesia terus waspada dan siaga. Kewaspadaan dan kesiapsiagakan menjadi hal penting agar pencegahan dan penanggulangan pandemi virus corona di Indonesia dapat dilakukan sebaik-baiknya. Bentuk penanganan pandemi Covid 19 baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota telah menerapkan instrumen hukum yang telah ada dan mengeluarkan pendekatan-pendekatan baik pendekatan sosial dan instrumen hukum yang dikeluarkan oleh pejabat pemerintah yang berwenang melalui kebebasan bertindak atau diskresi sebagai upaya mengharmonisasikan kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.Kata kunci : Diskresi, Hamonisasi, Pandemi.
摘要本文旨在分析印尼在应对新冠肺炎疫情中,政府对中央政府政策的自由裁量权原则与地方政府的协调。本研究使用的研究方法是使用规范的法律研究方法,其结果是印度尼西亚冠状病毒的传播使政府,地方政府和印度尼西亚人民继续保持警惕和警惕。保持警惕和做好准备非常重要,这样才能尽可能做好印度尼西亚冠状病毒大流行的预防和控制工作。在应对新冠肺炎疫情的形式上,无论是省级还是区市,中央和地方政府都实施了现有的法律文书,并通过行动自由或裁量权发布了社会途径和授权政府官员发布的法律文书,努力实现中央和地方的政策协调。关键词:自由裁量权,协调,PandemicÂ摘要:印度尼西亚2019冠状病毒病大流行。印度尼西亚结核结核病毒冠状病毒,印度尼西亚结核结核病毒,印度尼西亚结核结核病毒,印度尼西亚结核结核病毒,印度尼西亚结核结核病毒,印度尼西亚结核结核病毒,印度尼西亚结核结核。Kewaspadaan dan kesiapsiagakan menjadi hal penanggulangan penanggulangan大流行病毒冠状病毒印度尼西亚dapat dilakukan sebaik-baiknya本都克槟南加南大流行2019年新冠肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎肺炎Kata kunci: Diskresi, Hamonisasi, pandemic。
{"title":"Pelaksanaan Diskresi Pada Penanganan Pandemi Covid 19 Di Indonesia","authors":"Iskatrinah Iskatrinah","doi":"10.51921/wlr.v3i01.150","DOIUrl":"https://doi.org/10.51921/wlr.v3i01.150","url":null,"abstract":"Abstract The purpose of this paper is to analyze the harmonization of the principle of discretion in government over the policies of the central government with local governments in handling the Covid 19 pandemic in Indonesia. The research method used in this research is to use normative legal research methods, with the result that the spread of the Corona Virus in Indonesia has made the government, local governments, and the Indonesian people continue to be alert and alert. Vigilance and preparedness are important so that prevention and control of the corona virus pandemic in Indonesia can be done as well as possible. The form of handling the Covid 19 pandemic, both the central and local governments, both provincial and district / city, have implemented existing legal instruments and issued approaches both social approaches and legal instruments issued by authorized government officials through freedom of action or discretion as an effort to harmonize central government policies with local governments.Keywords: Discretion, Hamonization, Pandemic AbstrakTujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis harmonisasi prinsip diskresi dalam pemerintahan atas kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam penanganan pandemi Covid 19 di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian hukum normatif, dengan hasil bahwa penyebaran Virus Corona di Indonesia, telah membuat pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat Indonesia terus waspada dan siaga. Kewaspadaan dan kesiapsiagakan menjadi hal penting agar pencegahan dan penanggulangan pandemi virus corona di Indonesia dapat dilakukan sebaik-baiknya. Bentuk penanganan pandemi Covid 19 baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota telah menerapkan instrumen hukum yang telah ada dan mengeluarkan pendekatan-pendekatan baik pendekatan sosial dan instrumen hukum yang dikeluarkan oleh pejabat pemerintah yang berwenang melalui kebebasan bertindak atau diskresi sebagai upaya mengharmonisasikan kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah.Kata kunci : Diskresi, Hamonisasi, Pandemi.","PeriodicalId":203395,"journal":{"name":"Wijayakusuma Law Review","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-06-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134595401","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract Every worker must get a guarantee for occupational safety and health while carrying out the work relationship. This research aimed to find out the form of legal protection for workers for their personal protection devices and legal remedies. This research was a normative juridical with statute approach. The first research result showed that every worker was guaranteed their right to occupational safety and health integrated with the company's management system. Employers were required to provide explanations and self-protective equipment to workers who were obliged to use them. There was a threat of criminal sanctions for violating entrepreneurs. The second research result showed a civil law effort. It can be done by workers if they do not get an explanation and personal protective equipment that can conduct bipartite deliberation or mediation and continue to the PHI for the harm caused. Criminal legal remedies can be undertaken by workers by reporting K3 violations to local labor inspector employees. It was concluded that the employer had the obligation to provide an explanation and self-protective equipment. The workers were entitled and obliged to use self-protective equipment. There were criminal sanctions for employers who violated but there were not criminal sanctions for workers who violate. The resulting recommendations were the sanctions for workers.Keywords: Legal Protection, Protection Tools, Workers. Occupational Health and Safety AbstrakSetiap pekerja harus mendapatkan jaminan atas keselamatan dan kesehatan kerja selama menjalankan hubungan kerja penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap pekerja atas alat perlindungan diri beserta upaya hukumnya. Penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan statute approach hasil penelitian yang pertama adalah setiap pekerja dijamin haknya atas keselamatan dan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemaan perusahaan. Pengusaha diwajibkan memberikan penjelasan dan APD terhadap pekerja ,pekerja berkewajiban menggunakannya. Ada ancaman sanksi pidana bagi pengusaha yang melanggar. Hasil penelitian yang kedua adalah upaya hukum keperdataan yang dapat dilakukan pekerja apabila tidak mendapatkan penjelasan dan alat pelindung diri dapat melakukan musyawarah bipartite atau mediasi dan berlanjut ke PHI untuk kerugian yang ditimbulkannya. Upaya hukum kepidanaan dapat dilakukan oleh pekerja dengan melaporkan pelanggaran K3 kepaada pegawai pengawas ketenagakerjaan setempat. Kesimpulannya pengusaha memiliki kewajiban memberikan penjelasan dan APD ,pekerja berhak dan berkewajiban menggunakan APD, ada sanksi pidana bagi pengusaha yang melanggar tetapi tidak sanksi pidana bagi pekerja yang melanggar. Rekomendasi yang dihasilkan adalah pemberian sanksi kepada pekerja.Kata Kunci : perlindungan hukum, alat perlindungan , pekerja. Keselamatan dan kesehatan kerja
每个劳动者在履行劳动关系的过程中,都必须得到职业安全卫生的保障。本研究旨在找出法律保护劳动者的形式,为其提供个人保护装置和法律救济。本研究是一种规范的司法与法规相结合的研究方法。第一个研究结果表明,每个工人的职业安全健康权利都得到了保障,并与公司的管理制度相结合。雇主被要求向有义务使用这些设备的工人提供解释和自我保护设备。违反规定的企业家有可能受到刑事制裁。第二个研究结果显示了民事法律的努力。如果工人没有得到解释和个人防护装备,可以进行双方协商或调解,并继续对造成的伤害进行PHI。工人可以通过向当地劳动监察人员报告违反K3的行为来采取刑事法律补救措施。最后的结论是,雇主有义务提供解释和自我保护设备。工人们有权也有义务使用自我保护设备。违反规定的雇主会受到刑事制裁,但违反规定的工人不会受到刑事制裁。由此产生的建议是对工人的制裁。关键词:法律保护,保护工具,劳动者。职业健康与SafetyÂ摘要:职业健康与SafetyÂ职业健康与SafetyÂ摘要:职业健康与SafetyÂ职业健康与SafetyÂ职业健康与SafetyÂ职业健康与SafetyÂ职业健康与SafetyÂ职业健康与SafetyÂ职业健康与SafetyÂ职业健康与SafetyÂ职业健康与SafetyÂPenelitian ini adalah yuridis normatiatiatidengan pendakan statute approach . Penelitian yang perama adalah seap pekerja dijamin haknya atas keselamatan和kesehatan kerja yang terintegrasdenan系统管理和perushaan。Pengusaha diwajibkan memberikan penjelasan dan APD terhadap pekerja,pekerja berkewajiban menggunakannya。Ada ancaman sanksi pidana bagi pengusaha yang melanggar。杨Hasil penelitian kedua adalah方便hukum”杨keperdataan dapat dilakukan pekerja apabila有些mendapatkan penjelasan丹alat pelindung diri dapat melakukan musyawarah两偶atau mediasi丹berlanjut keφ为她kerugian杨ditimbulkannya。这是我的第一个女儿,她是我的第一个女儿,她是我的第一个女儿。kespulpulannya pengusaha memiliki kewajiban memberikan penjelasan dan APD, pekerja berhak danberkewajiban menggunakan APD, ada sanksi pidana bagi pengusaha yang melanggar tetapi tidak sanksi pidana bagi pekerja yang melanggar。推荐杨dihasilkan adalah pemberian sanksi kepada pekerja。Kata Kunci: perlindungan hukum, alat perlindungan, pekerja。Keselamatan dan kesehatan kerja
{"title":"Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Atas Alat Pelindung Diri","authors":"Fitri Hardianti Solicha, Asri Wijayanti","doi":"10.51921/wlr.v2i01.125","DOIUrl":"https://doi.org/10.51921/wlr.v2i01.125","url":null,"abstract":"Abstract Every worker must get a guarantee for occupational safety and health while carrying out the work relationship. This research aimed to find out the form of legal protection for workers for their personal protection devices and legal remedies. This research was a normative juridical with statute approach. The first research result showed that every worker was guaranteed their right to occupational safety and health integrated with the company's management system. Employers were required to provide explanations and self-protective equipment to workers who were obliged to use them. There was a threat of criminal sanctions for violating entrepreneurs. The second research result showed a civil law effort. It can be done by workers if they do not get an explanation and personal protective equipment that can conduct bipartite deliberation or mediation and continue to the PHI for the harm caused. Criminal legal remedies can be undertaken by workers by reporting K3 violations to local labor inspector employees. It was concluded that the employer had the obligation to provide an explanation and self-protective equipment. The workers were entitled and obliged to use self-protective equipment. There were criminal sanctions for employers who violated but there were not criminal sanctions for workers who violate. The resulting recommendations were the sanctions for workers.Keywords: Legal Protection, Protection Tools, Workers. Occupational Health and Safety AbstrakSetiap pekerja harus mendapatkan jaminan atas keselamatan dan kesehatan kerja selama menjalankan hubungan kerja penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap pekerja atas alat perlindungan diri beserta upaya hukumnya. Penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan statute approach hasil penelitian yang pertama adalah setiap pekerja dijamin haknya atas keselamatan dan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemaan perusahaan. Pengusaha diwajibkan memberikan penjelasan dan APD terhadap pekerja ,pekerja berkewajiban menggunakannya. Ada ancaman sanksi pidana bagi pengusaha yang melanggar. Hasil penelitian yang kedua adalah upaya hukum keperdataan yang dapat dilakukan pekerja apabila tidak mendapatkan penjelasan dan alat pelindung diri dapat melakukan musyawarah bipartite atau mediasi dan berlanjut ke PHI untuk kerugian yang ditimbulkannya. Upaya hukum kepidanaan dapat dilakukan oleh pekerja dengan melaporkan pelanggaran K3 kepaada pegawai pengawas ketenagakerjaan setempat. Kesimpulannya pengusaha memiliki kewajiban memberikan penjelasan dan APD ,pekerja berhak dan berkewajiban menggunakan APD, ada sanksi pidana bagi pengusaha yang melanggar tetapi tidak sanksi pidana bagi pekerja yang melanggar. Rekomendasi yang dihasilkan adalah pemberian sanksi kepada pekerja.Kata Kunci : perlindungan hukum, alat perlindungan , pekerja. Keselamatan dan kesehatan kerja","PeriodicalId":203395,"journal":{"name":"Wijayakusuma Law Review","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115902464","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract Obedience to law is one of the harmony of legal culture in community life. Legal culture can be built starting from the family environment and individuals belonging to the family. The purpose of community service activities in the village of Tuik Kelapa district of West Bangka District is in order to build Community legal awareness. This dedication activities include legal counseling in arranging the technical guidelines of regulations in the village, subsequent dialogue on the Justice of women and children and the assistance of legal problems to materialize a peaceful legal culture and Orderly. The impact of this dedication activity is to develop a level of legal awareness for citizens, individuals and order and to be regulated in the Association of society. Furthermore, the results of this dedication are scientific publications, growing the level of public awareness and the formation of high concern in women and children, and understand the legal characteristics of the village regulations.Keywords: Obedience, legal culture, Tuik village. AbstrakKetaatan pada hukum merupakan salah satu dari terciptanya keharmonisan budaya hukum dalam kehidupan bermasyarakat. Budaya hukum dapat terbina dimulai dari lingkungan keluarga dan individu-individu yang tergabung dalam keluarga. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tuik Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat adalah dalam rangka membangun kesadaran hukum masyarakat. Kegiatan pengabdian ini meliputi kegiatan penyuluhan hukum dalam menyusun pedoman teknis peraturan di desa, selanjutnya dialog mengenai keadilan perempuan dan anak serta pendampingan permasalahan hukum masyarakat agar terwujud budaya hukum yang damai dan tertib. Dampak kegiatan pengabdian ini agar menumbuh kembangkan tingkat kesadaran hukum bagi warga, individu dan tercipta ketertiban serta ke teraturan dalam pergaulan masyarakat. Selanjutnya Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah publikasi ilmiah, berkembangnya tingkat kesadaran hukum masyarakat dan terbentuknya rasa kepedulian yang tinggi pada perempuan dan anak, serta memahami karakteristik hukum yang ada pada peraturan desa.Kata Kunci : Ketaatan, Budaya Hukum, Desa Tuik.
服从法律是社会生活中法律文化和谐的一种表现形式。法制文化的构建可以从家庭环境和家庭成员出发。在西邦加区Tuik Kelapa县村开展社区服务活动的目的是建立社区的法律意识。这一奉献活动包括在安排村里规章的技术准则方面提供法律咨询,随后就妇女和儿童的正义问题进行对话,并协助解决法律问题,以实现和平的法律文化和秩序。这种奉献活动的影响是为公民、个人和秩序发展一定程度的法律意识,并在社会协会中加以规范。此外,这种奉献的结果是科学出版物,提高了公众的认识水平,形成了对妇女和儿童的高度关注,并了解了农村条例的法律特征。关键词:服从,法律文化,土族村庄。Â摘要:ketaatan pada hukum merupakan salah satu dari terciptanya keharmonisan budaya hukum dalam kehidupan bermasyarakat。Budaya hukum dapat terbina dimulai dari lingkungan keluarga dan个人-个人yang tergabung dalam keluarga。Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tuik Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat adalah dalam rangka membangun kesadaran hukum masyarakat。Kegiatan pengabdian ini meliputi Kegiatan penyuluhan hukum dalam menyusan peraturan di desa, selanjutnya对话menkeadilan perperuman danakat和permasalahan hukum masyarakat agar terwujud budaya hukum yang damai dantiti。丹帕克kegiatan pengabdian ini agar menumbuh kembangkan tingkat kesadaran hukum bagi warga,个人丹帕克kegiatan serta为teraturan dalam pergaulan masyarakat。Selanjutnya Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah publikasia, berkembangnya tingkat kesadaran hukan masyarakat and terterbentuknya rasa kepedulian yang tingji pakempuan dananak, serta memhamikarakteristik hukum yang ada ada ada peraturan desa。Kata Kunci: Ketaatan, Budaya Hukum, Desa Tuik。
{"title":"Penguatan Ketaatan Hukum Sebagai Wujud Pembangunan Budaya Hukum (Pengabdian Di Desa Tuik Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat Propinsi Kepulauan Bangka Belitung)","authors":"R. Anwar","doi":"10.51921/wlr.v2i01.129","DOIUrl":"https://doi.org/10.51921/wlr.v2i01.129","url":null,"abstract":"Abstract Obedience to law is one of the harmony of legal culture in community life. Legal culture can be built starting from the family environment and individuals belonging to the family. The purpose of community service activities in the village of Tuik Kelapa district of West Bangka District is in order to build Community legal awareness. This dedication activities include legal counseling in arranging the technical guidelines of regulations in the village, subsequent dialogue on the Justice of women and children and the assistance of legal problems to materialize a peaceful legal culture and Orderly. The impact of this dedication activity is to develop a level of legal awareness for citizens, individuals and order and to be regulated in the Association of society. Furthermore, the results of this dedication are scientific publications, growing the level of public awareness and the formation of high concern in women and children, and understand the legal characteristics of the village regulations.Keywords: Obedience, legal culture, Tuik village. AbstrakKetaatan pada hukum merupakan salah satu dari terciptanya keharmonisan budaya hukum dalam kehidupan bermasyarakat. Budaya hukum dapat terbina dimulai dari lingkungan keluarga dan individu-individu yang tergabung dalam keluarga. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tuik Kecamatan Kelapa Kabupaten Bangka Barat adalah dalam rangka membangun kesadaran hukum masyarakat. Kegiatan pengabdian ini meliputi kegiatan penyuluhan hukum dalam menyusun pedoman teknis peraturan di desa, selanjutnya dialog mengenai keadilan perempuan dan anak serta pendampingan permasalahan hukum masyarakat agar terwujud budaya hukum yang damai dan tertib. Dampak kegiatan pengabdian ini agar menumbuh kembangkan tingkat kesadaran hukum bagi warga, individu dan tercipta ketertiban serta ke teraturan dalam pergaulan masyarakat. Selanjutnya Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah publikasi ilmiah, berkembangnya tingkat kesadaran hukum masyarakat dan terbentuknya rasa kepedulian yang tinggi pada perempuan dan anak, serta memahami karakteristik hukum yang ada pada peraturan desa.Kata Kunci : Ketaatan, Budaya Hukum, Desa Tuik.","PeriodicalId":203395,"journal":{"name":"Wijayakusuma Law Review","volume":"32 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115100212","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}