Pub Date : 2020-06-01DOI: 10.31571/SOSIAL.V7I1.1536
Bening Ati Nastiti, R. Hermawan, Kirana Amurwa Kusuma, Edelyn Febilia Danta, Ramadhani Rizkyandri, Zaid Ali Wardana
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi di MTs M Trucuk dan MTs M 10 Wedi. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan sampel penelitian sebanyak 246 siswa dan 26 guru ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kesiapsiagaan secara keseluruhan dari kedua sekolah memiliki hasil yang hampir sama dari guru maupun siswa pada keseluruhan parameter. Kesiapsiagaan guru di dua sekolah dalam kategori ketercapaian tinggi dilihat dari angka pada grafik kesiapsiagaan guru dari kedua sekolah, MTs M Trucuk dan MTs M 10 Wedi. Sedangkan kesiapsiagaan siswa di kedua sekolah dalam kategori ketercapaian sedang, hal itu dapat dilihat dari grafik kesiapsiagaan siswa dari kedua sekolah hasil perhitungan data kuisioner yang sudah diisi oleh siswa dan guru kedua sekolah.
本研究旨在了解MTs M Trucuk和MTs M 10 Wedi地震灾害的准备程度。采用定量描述性的研究方法,研究样本为246名学生和26名教师,由采样技术决定。研究结果显示,这两所学校的整体备课结果与整个参数几乎相同。两所学校高成绩教师的准备,可以从两所学校MTs M Trucuk和MTs M 10 Wedi的教师成绩来判断。至于两所学校的学生处于中等成绩,这可以从两所学校的学生准备表上看出来。
{"title":"ANALISIS TINGKAT KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI di MTs M TRUCUK DAN MTs M 10 WEDI KABUPATEN KLATEN","authors":"Bening Ati Nastiti, R. Hermawan, Kirana Amurwa Kusuma, Edelyn Febilia Danta, Ramadhani Rizkyandri, Zaid Ali Wardana","doi":"10.31571/SOSIAL.V7I1.1536","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/SOSIAL.V7I1.1536","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi di MTs M Trucuk dan MTs M 10 Wedi. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan sampel penelitian sebanyak 246 siswa dan 26 guru ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kesiapsiagaan secara keseluruhan dari kedua sekolah memiliki hasil yang hampir sama dari guru maupun siswa pada keseluruhan parameter. Kesiapsiagaan guru di dua sekolah dalam kategori ketercapaian tinggi dilihat dari angka pada grafik kesiapsiagaan guru dari kedua sekolah, MTs M Trucuk dan MTs M 10 Wedi. Sedangkan kesiapsiagaan siswa di kedua sekolah dalam kategori ketercapaian sedang, hal itu dapat dilihat dari grafik kesiapsiagaan siswa dari kedua sekolah hasil perhitungan data kuisioner yang sudah diisi oleh siswa dan guru kedua sekolah.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121735281","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-02-04DOI: 10.31571/SOSIAL.V6I2.1202
Havizul Havizul
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia interaktif untuk pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Penelitian dilaksanakan di SDN 06 Pontianak Kota. Materi yang diangkat adalah tentang “Keragaman Suku Bangsa Dan Budaya Di Indonesia”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Model desain instruksional yang digunakan adalah model DDD-E yang terdiri atas empat langkah, yaitu: (1) Decide, (2) Design, (3) Develop, dan (4) Evaluate. Teknik dan alat pengumpulan data menggunakan teknik observasi dengan alat lembar observasi dan teknik pengukuran dengan alat berupa tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang telah dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran serta hasil belajar siswa.
{"title":"PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN MODEL DDD-E","authors":"Havizul Havizul","doi":"10.31571/SOSIAL.V6I2.1202","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/SOSIAL.V6I2.1202","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia interaktif untuk pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Penelitian dilaksanakan di SDN 06 Pontianak Kota. Materi yang diangkat adalah tentang “Keragaman Suku Bangsa Dan Budaya Di Indonesia”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Model desain instruksional yang digunakan adalah model DDD-E yang terdiri atas empat langkah, yaitu: (1) Decide, (2) Design, (3) Develop, dan (4) Evaluate. Teknik dan alat pengumpulan data menggunakan teknik observasi dengan alat lembar observasi dan teknik pengukuran dengan alat berupa tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang telah dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran serta hasil belajar siswa.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-02-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120929866","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Konsep dasar geografi merupakan bagian dari hakikat grografi yang harus diketahui sejak awal oleh peserta didik di sekolah atau mahasiswa yang melanjutkan pedidikan geografi di perguruan tinggi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Penguasaan Konsep Dasar Geografi Dengan Hasil Belajar Geografi Regional Indonesia Pada Mahasiswa Semester IV Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak TA.2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan studi hubungan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes dan Dokementasi.Analisis data dengan mencari nilai rata-rata untuk Penguasaan Konsep Dasar Geografi dan Hasil Belajar sedangkan untuk hubungan dengan uji hipotesis menggunakan rumus product moment. Koefisien korelasi hasil perhitungan menunjukkan 0,503 0,381, berarti terdapat hubungan yang positif signifikan antara penguasaan Konsep Dasar Geografi dengan hasil belajar pada mahasiswa Geografi IKIP PGRI Kota Pontianak. Dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi: ”Terdapat Hubungan Penguasaaan Konsep Dasar Geografi Dengan Hasil Belajar Geografi Regional Indonesia Pada Mahasiswa Semester IV Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak TA.2017/2018”, diterima.
{"title":"HUBUNGAN PENGUASAAN KONSEP DASAR GEOGRAFI DENGAN HASIL BELAJAR PADA MAHASISWA SEMESTER IV PENDIDIKAN GEOGRAFI IKIP PGRI PONTIANAK","authors":"Rika Anggela, Suherdiyanto Suherdiyanto, Rina Rina","doi":"10.31571/sosial.v6i1.1254","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/sosial.v6i1.1254","url":null,"abstract":"Konsep dasar geografi merupakan bagian dari hakikat grografi yang harus diketahui sejak awal oleh peserta didik di sekolah atau mahasiswa yang melanjutkan pedidikan geografi di perguruan tinggi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Penguasaan Konsep Dasar Geografi Dengan Hasil Belajar Geografi Regional Indonesia Pada Mahasiswa Semester IV Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak TA.2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan studi hubungan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes dan Dokementasi.Analisis data dengan mencari nilai rata-rata untuk Penguasaan Konsep Dasar Geografi dan Hasil Belajar sedangkan untuk hubungan dengan uji hipotesis menggunakan rumus product moment. Koefisien korelasi hasil perhitungan menunjukkan 0,503 0,381, berarti terdapat hubungan yang positif signifikan antara penguasaan Konsep Dasar Geografi dengan hasil belajar pada mahasiswa Geografi IKIP PGRI Kota Pontianak. Dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi: ”Terdapat Hubungan Penguasaaan Konsep Dasar Geografi Dengan Hasil Belajar Geografi Regional Indonesia Pada Mahasiswa Semester IV Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak TA.2017/2018”, diterima.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"570 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133048812","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2019-09-06DOI: 10.31571/SOSIAL.V6I1.1230
Nurul Muhson
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran yang masih konvensional dan kurang inovatif. Oleh karena itu, penerapan pembelajaran blended learning dengan prosedur yang benar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh blended learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI materi sejarah Bani Umaiyah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus dan masing-masing siklus dilakukan dengan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penerapan blended learning dapat meningkatkan hasil belajar pada aspek kognitif, hal ini dapat dilihat dari kenaikan hasil belajar dari siklus ke siklus berikutnya. Sebelum diterapkannya blended learning di pra-siklus dilakukan uji coba tes kepada 29 siswa dan hanya 3,45% siswa yang tuntas, berarti ada 96,55% siswa yang belum tuntas. Pada siklus 1 dilakukan tindakan dengan menerapkan blended learning, maka siswa yang tuntas sebanyak 55,17% dan siswa yang belum tuntas sebanyak 44,83%. Pada siklus 2 dilakukan tindakan yang sama, yaitu dengan menerapkan blended learning, maka siswa yang tuntas sebanyak 86,21% dan siswa yang belum tuntas sebesar 13,79%. Dengan demikian, pembelajaran dengan menerapkan blended learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
{"title":"PENERAPAN BLENDED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI MATERI SEJARAH BANI UMAIYAH KELAS VIII SMPN 3 PONTIANAK","authors":"Nurul Muhson","doi":"10.31571/SOSIAL.V6I1.1230","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/SOSIAL.V6I1.1230","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran yang masih konvensional dan kurang inovatif. Oleh karena itu, penerapan pembelajaran blended learning dengan prosedur yang benar dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh blended learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI materi sejarah Bani Umaiyah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus dan masing-masing siklus dilakukan dengan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penerapan blended learning dapat meningkatkan hasil belajar pada aspek kognitif, hal ini dapat dilihat dari kenaikan hasil belajar dari siklus ke siklus berikutnya. Sebelum diterapkannya blended learning di pra-siklus dilakukan uji coba tes kepada 29 siswa dan hanya 3,45% siswa yang tuntas, berarti ada 96,55% siswa yang belum tuntas. Pada siklus 1 dilakukan tindakan dengan menerapkan blended learning, maka siswa yang tuntas sebanyak 55,17% dan siswa yang belum tuntas sebanyak 44,83%. Pada siklus 2 dilakukan tindakan yang sama, yaitu dengan menerapkan blended learning, maka siswa yang tuntas sebanyak 86,21% dan siswa yang belum tuntas sebesar 13,79%. Dengan demikian, pembelajaran dengan menerapkan blended learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"26 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121284837","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2019-09-06DOI: 10.31571/SOSIAL.V6I1.1231
N. Norsidi
Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pengembangan model hutan berkelanjutan berbasis kearifan lokal di masa mendatang. Penelitian ini lebih menekankan dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis data model interaktif dan SWOT. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Matrix Grand Strategy terlihat titik staregi pengembangan model pengelolaan hutan berkelanjutan Desa Lubuk Beringin Kecamatan Bathin III Ulu Kabupaten Bungo masa mendatang berada di posisi strategi pertumbuhan, yaitu memanfaatkan seoptimal mungkin kekuatan dan peluang yang dimiliki. Dalam diagram menunjukkan bahwa titik potong (1,150; 0,530) berada pada kuadran I, dimana situasi tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang agar dapat meningkatkan pertumbuhan untuk pengembangan model pengelolaan hutan berkelanjutan Desa Lubuk Beringin di masa mendatang.
本研究旨在探讨以当地智慧为基础的可持续森林模型的发展战略。这项研究强调通过交互式数据分析和SWOT来定量方法。研究结果表明,大战略矩阵似乎是staregi的发展模型可持续管理中心中心,把未来的根o区Bathin III Ulu置于发展战略位置,即充分利用现有的力量和机会。图中显示切割点(1.150;0.530)位于第象限,在那里,这种情况可以利用人力和机会来促进增长,为未来的可持续管理农村森林模型的发展提供基础。
{"title":"STRATEGI PENGEMBANGAN PENGELOLAAN HUTAN ADAT BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI DESA LUBUK BERINGIN","authors":"N. Norsidi","doi":"10.31571/SOSIAL.V6I1.1231","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/SOSIAL.V6I1.1231","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi pengembangan model hutan berkelanjutan berbasis kearifan lokal di masa mendatang. Penelitian ini lebih menekankan dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis data model interaktif dan SWOT. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Matrix Grand Strategy terlihat titik staregi pengembangan model pengelolaan hutan berkelanjutan Desa Lubuk Beringin Kecamatan Bathin III Ulu Kabupaten Bungo masa mendatang berada di posisi strategi pertumbuhan, yaitu memanfaatkan seoptimal mungkin kekuatan dan peluang yang dimiliki. Dalam diagram menunjukkan bahwa titik potong (1,150; 0,530) berada pada kuadran I, dimana situasi tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang agar dapat meningkatkan pertumbuhan untuk pengembangan model pengelolaan hutan berkelanjutan Desa Lubuk Beringin di masa mendatang.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"97 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115228896","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2019-06-01DOI: 10.31571/sosial.v6i1.1260
Eli Trisnowati, Tri Mega Ralasari
Media webblog mempunyai banyak manfaat dalam bidang pendidikan salah satunya dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling. Untuk berkontribusi pada pelaksanaan layanan, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media webblog dalam layanan bimbingan dan konseling. Hasil penelitian berdasarkan uji coba lapangan utama yang dilakukan oleh 18 subjek diperoleh skala penilaian dengan rata-rata 3, 98 dengan kategori baik, kemudian uji coba lapangan operasional pada 60 subjek setelah revisi produk utama diperoleh skala penilaian 4, 33 dengan kategori sangat baik, sedangkan media webblog untuk layanan bimbingan dan konseling dengan kategori sangat baik telah berhasil dikembangkan dan layak digunakan sebagai salah satu media untuk layanan bimbingan dan konseling di UPT Pelayanan Konseling.
{"title":"PENGEMBANGAN MEDIA WEBBLOG UNTUK LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI IKIP-PGRI PONTIANAK","authors":"Eli Trisnowati, Tri Mega Ralasari","doi":"10.31571/sosial.v6i1.1260","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/sosial.v6i1.1260","url":null,"abstract":"Media webblog mempunyai banyak manfaat dalam bidang pendidikan salah satunya dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling. Untuk berkontribusi pada pelaksanaan layanan, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media webblog dalam layanan bimbingan dan konseling. Hasil penelitian berdasarkan uji coba lapangan utama yang dilakukan oleh 18 subjek diperoleh skala penilaian dengan rata-rata 3, 98 dengan kategori baik, kemudian uji coba lapangan operasional pada 60 subjek setelah revisi produk utama diperoleh skala penilaian 4, 33 dengan kategori sangat baik, sedangkan media webblog untuk layanan bimbingan dan konseling dengan kategori sangat baik telah berhasil dikembangkan dan layak digunakan sebagai salah satu media untuk layanan bimbingan dan konseling di UPT Pelayanan Konseling.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126453730","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2019-06-01DOI: 10.31571/SOSIAL.V6I1.1261
Erna Octavia, Anwar Rube’i
Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa, dasar-dasar negara Indonesia, juga merupakan ideologi nasional negara kita. Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai yang kebenarannya diakui, dan menimbulkan tekad untuk dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, saat ini penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari telah mengalami degradasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan deskripsi secara sistematis, faktual dan akurat, fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan secara umum bahwa Implementasi sila keempat berlandaskan Pancasila pada mahasiswa IKIP PGRI Pontianak sudah terlakasana dengan baik, walaupun semua nilai-nilai pancasila belum dapat terimplementasi secara maksimal.
{"title":"IMPLEMENTASI SILA KE EMPAT BERLANDASKAN PANCASILA PADA MAHASISWA IKIP PGRI PONTIANAK","authors":"Erna Octavia, Anwar Rube’i","doi":"10.31571/SOSIAL.V6I1.1261","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/SOSIAL.V6I1.1261","url":null,"abstract":"Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa, dasar-dasar negara Indonesia, juga merupakan ideologi nasional negara kita. Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai yang kebenarannya diakui, dan menimbulkan tekad untuk dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, saat ini penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari telah mengalami degradasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan deskripsi secara sistematis, faktual dan akurat, fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan secara umum bahwa Implementasi sila keempat berlandaskan Pancasila pada mahasiswa IKIP PGRI Pontianak sudah terlakasana dengan baik, walaupun semua nilai-nilai pancasila belum dapat terimplementasi secara maksimal.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129822621","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2019-06-01DOI: 10.31571/SOSIAL.V6I1.994
Ika Chastanti, I. Munthe
Penggunaan narkoba di kalangan siswa bisa diatasi dengan menanamkan pendidikan karakter. Moral knowing merupakan hal penting untuk diajarkan. Jika siswa sudah memiliki pengetahuan tentang moral maka siswa akan mempunyai karakter yang konsisten antara pengetahuan dan tindakannya (moral action). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, metode pengambilan data dilakukan dengan In-depth interview dan pemberian kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa moral knowing siswa tentang narkotika belum sepenuhnya terbentuk. Tahapan yang dapat dilakukan dalam implementasi pendidikan karakter pada siswa guna mengurangi pengguna narkotika di kalangan siswa adalah moral knowing agar siswa mampu membedakan kebajikan dengan kejelekan, larangan dan anjuran, perilaku baik atau jelek. Kedua, moral loving untuk menumbuhkan rasa cinta dan rasa butuh terhadap nilai-nilai akhlak mulia. Ketiga, moral doing untuk mempraktekkan nilai-nilai akhlak mulia itu dalam perilaku sehari-hari.
{"title":"PENDIDIKAN KARAKTER PADA ASPEK MORAL KNOWING TENTANG NARKOTIKA PADA SISWA MENENGAH PERTAMA","authors":"Ika Chastanti, I. Munthe","doi":"10.31571/SOSIAL.V6I1.994","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/SOSIAL.V6I1.994","url":null,"abstract":"Penggunaan narkoba di kalangan siswa bisa diatasi dengan menanamkan pendidikan karakter. Moral knowing merupakan hal penting untuk diajarkan. Jika siswa sudah memiliki pengetahuan tentang moral maka siswa akan mempunyai karakter yang konsisten antara pengetahuan dan tindakannya (moral action). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, metode pengambilan data dilakukan dengan In-depth interview dan pemberian kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa moral knowing siswa tentang narkotika belum sepenuhnya terbentuk. Tahapan yang dapat dilakukan dalam implementasi pendidikan karakter pada siswa guna mengurangi pengguna narkotika di kalangan siswa adalah moral knowing agar siswa mampu membedakan kebajikan dengan kejelekan, larangan dan anjuran, perilaku baik atau jelek. Kedua, moral loving untuk menumbuhkan rasa cinta dan rasa butuh terhadap nilai-nilai akhlak mulia. Ketiga, moral doing untuk mempraktekkan nilai-nilai akhlak mulia itu dalam perilaku sehari-hari.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131323668","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2019-06-01DOI: 10.31571/sosial.v6i1.1036
Rinaldo Adi Pratama, I. Pratiwi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Sejarah Indonesia pada siswa setelah mengikuti model pembelajaran aktif tipe Everyone Is A Teacher Here ditinjau dari kemandirian belajar. Penelitian menggunakan metode penelitian quasi eksperimen dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X di salah satu SMAN di Tangerang. Instrumen yang digunakan adalah angket kemandirian belajar dan tes hasil belajar siswa pada materi Sejarah Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh interaksi antara penggunaan model pembelajaran aktif tipe Everyone Is Teacher Here terhadap hasil belajar siswa. Apabila ditinjau berdasarkan kemandirian belajar, hasil belajar Sejarah Indonesia pada siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi lebih baik daripada hasil belajar siswa yang memiliki kemandirian rendah. Dengan demikian model pembelajaran aktif tipe Everyone Is Teacher Here dapat diimplementasikan dalam pembelajaran Sejarah Indonesia pada siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi.
{"title":"HASIL BELAJAR SEJARAH INDONESIA MELALUI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE BERDASARKAN KEMANDIRIAN BELAJAR","authors":"Rinaldo Adi Pratama, I. Pratiwi","doi":"10.31571/sosial.v6i1.1036","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/sosial.v6i1.1036","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Sejarah Indonesia pada siswa setelah mengikuti model pembelajaran aktif tipe Everyone Is A Teacher Here ditinjau dari kemandirian belajar. Penelitian menggunakan metode penelitian quasi eksperimen dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X di salah satu SMAN di Tangerang. Instrumen yang digunakan adalah angket kemandirian belajar dan tes hasil belajar siswa pada materi Sejarah Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh interaksi antara penggunaan model pembelajaran aktif tipe Everyone Is Teacher Here terhadap hasil belajar siswa. Apabila ditinjau berdasarkan kemandirian belajar, hasil belajar Sejarah Indonesia pada siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi lebih baik daripada hasil belajar siswa yang memiliki kemandirian rendah. Dengan demikian model pembelajaran aktif tipe Everyone Is Teacher Here dapat diimplementasikan dalam pembelajaran Sejarah Indonesia pada siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133490549","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2019-06-01DOI: 10.31571/sosial.v6i1.1006
T. Gunawan, Sajidah Muhabbatillah
Globalisasi dan modernisasi membawa perubahan yang sangat besar terutama dalam bidang teknologi. Perkembangan teknologi memunculkan kemudahan-kemudahan dalam mengakses pelbagai media sosial di internet. Bahkan, Facebook telah dimiliki oleh siswa-siswi Sekolah Dasar dan dapat mereka akses kapan saja. Penelitian ini dilakukan di Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna Facebook yang adalah anak Sekolah Dasar dilandasi fanatisme mereka terhadap klub sepakbola Persebaya. Pola asuh yang dikembangkan orang tua dalam penggunaan Facebook pada anak mereka adalah dengan menerapkan pola asuh authoritarian yaitu membebaskan anak bermain Facebook tetapi menerapkan batasan-batasan seperti tidak melupakan kewajiban anak sebagai siswa Sekolah Dasar. Serta pola asuh neglectful dimana orang tua acuh tak acuh terhadap anaknya yang menggunakan Facebook.
{"title":"POLA ASUH ORANG TUA DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL FACEBOOK PADA ANAK SEKOLAH DASAR","authors":"T. Gunawan, Sajidah Muhabbatillah","doi":"10.31571/sosial.v6i1.1006","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/sosial.v6i1.1006","url":null,"abstract":"Globalisasi dan modernisasi membawa perubahan yang sangat besar terutama dalam bidang teknologi. Perkembangan teknologi memunculkan kemudahan-kemudahan dalam mengakses pelbagai media sosial di internet. Bahkan, Facebook telah dimiliki oleh siswa-siswi Sekolah Dasar dan dapat mereka akses kapan saja. Penelitian ini dilakukan di Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna Facebook yang adalah anak Sekolah Dasar dilandasi fanatisme mereka terhadap klub sepakbola Persebaya. Pola asuh yang dikembangkan orang tua dalam penggunaan Facebook pada anak mereka adalah dengan menerapkan pola asuh authoritarian yaitu membebaskan anak bermain Facebook tetapi menerapkan batasan-batasan seperti tidak melupakan kewajiban anak sebagai siswa Sekolah Dasar. Serta pola asuh neglectful dimana orang tua acuh tak acuh terhadap anaknya yang menggunakan Facebook.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116495279","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}