Pub Date : 2021-07-08DOI: 10.37905/JJEEE.V3I2.10886
B. Prasetyo, Erna Daniati, S. Sucipto
Penyakit diabetes mellitus merupakan kondisi dimana tubuh tidak dapat memproduksi insulin secara efektif sehingga terjadilah kelebihan gula dalam darah. Diabetes mellitus merupakan penyakit yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat indonesia. Penyakit ini juga termasuk dalam penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan kematian pada penderitanya. Tidak hanya orang dewasa yang dapat terserang penyakit diabetes mellitus, bahkan anak-anak pun bisa saja mengidap penyakit ini. Kebanyakan masyarakat kurang sadar akan bahaya penyakit diabetes mellitus dan tidak mengetahui bahwa dirinya juga berkemungkinan mengidap penyakit ini. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit diabetes mellitus disertai dengan keterbatasan biaya dan waktu untuk berkonsultasi ke dokter. Maka dari itu di penelitian ini penulis ingin membuat suatu sistem pendukung keputusan yang dapat membantu masyarakat mendiagnosis gejala penyakit diabetes mellitus sejak dini. Penerapkan metode pada penelitian ini ialah metode penjumlahan terbobot yang sering juga dikenal dengan istilah metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini biasanya digunakan untuk menentukan kriteria dan pembobotan nilai, yang nantinya diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui bahwa dirinya mungkin terjangkit diabetes mellitus sehingga tidak terlambat dalam menanganinya. Hasil dari penelitian ini ialah pengelompokan hasil perhitungan yang nantinya akan dijadikan sebagai diagnosis gejala diabetes melitus berdasarkan tingkat resikonya.Diabetes Mellitus is a condition that occurs when the body is unable to produce sufficient amounts of insulin and causes glucose to build up in the blood. Diabetes Mellitus is a well-known disease in Indonesia. It is classified as a dangerous disease that can cause death to the patient. It threatens not only adults but also children. Most people lack of awareness about the threat of diabetes mellitus and whether they could have and not know it. It’s because people barely have the knowledge about diabetes mellitus also barely have the time and money to consult to a doctor. Therefore in this study the researcher wanted to create a decision support system that can help people diagnose the symptoms of diabetes mellitus at an early age. The research method that used in this study is the weighted addition method, also known as Simple Additive Weighting (SAW). This method is usually used to determine the criteria and preferred weight values, which later is expected to let the people know whether they may have diabetes mellitus so they could treat it immediately. The result of this study is the grouping of the calculation results which will be used as a diagnosis of diabetes mellitus symptoms based on the level of risk.
{"title":"Implementasi Metode Simple Additive Weighting Untuk Diagnosis Gejala Diabetes Mellitus","authors":"B. Prasetyo, Erna Daniati, S. Sucipto","doi":"10.37905/JJEEE.V3I2.10886","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/JJEEE.V3I2.10886","url":null,"abstract":"Penyakit diabetes mellitus merupakan kondisi dimana tubuh tidak dapat memproduksi insulin secara efektif sehingga terjadilah kelebihan gula dalam darah. Diabetes mellitus merupakan penyakit yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat indonesia. Penyakit ini juga termasuk dalam penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan kematian pada penderitanya. Tidak hanya orang dewasa yang dapat terserang penyakit diabetes mellitus, bahkan anak-anak pun bisa saja mengidap penyakit ini. Kebanyakan masyarakat kurang sadar akan bahaya penyakit diabetes mellitus dan tidak mengetahui bahwa dirinya juga berkemungkinan mengidap penyakit ini. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit diabetes mellitus disertai dengan keterbatasan biaya dan waktu untuk berkonsultasi ke dokter. Maka dari itu di penelitian ini penulis ingin membuat suatu sistem pendukung keputusan yang dapat membantu masyarakat mendiagnosis gejala penyakit diabetes mellitus sejak dini. Penerapkan metode pada penelitian ini ialah metode penjumlahan terbobot yang sering juga dikenal dengan istilah metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini biasanya digunakan untuk menentukan kriteria dan pembobotan nilai, yang nantinya diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui bahwa dirinya mungkin terjangkit diabetes mellitus sehingga tidak terlambat dalam menanganinya. Hasil dari penelitian ini ialah pengelompokan hasil perhitungan yang nantinya akan dijadikan sebagai diagnosis gejala diabetes melitus berdasarkan tingkat resikonya.Diabetes Mellitus is a condition that occurs when the body is unable to produce sufficient amounts of insulin and causes glucose to build up in the blood. Diabetes Mellitus is a well-known disease in Indonesia. It is classified as a dangerous disease that can cause death to the patient. It threatens not only adults but also children. Most people lack of awareness about the threat of diabetes mellitus and whether they could have and not know it. It’s because people barely have the knowledge about diabetes mellitus also barely have the time and money to consult to a doctor. Therefore in this study the researcher wanted to create a decision support system that can help people diagnose the symptoms of diabetes mellitus at an early age. The research method that used in this study is the weighted addition method, also known as Simple Additive Weighting (SAW). This method is usually used to determine the criteria and preferred weight values, which later is expected to let the people know whether they may have diabetes mellitus so they could treat it immediately. The result of this study is the grouping of the calculation results which will be used as a diagnosis of diabetes mellitus symptoms based on the level of risk.","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123427639","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-08DOI: 10.37905/JJEEE.V3I2.10385
M. Muliadi, Teuku Murisal Asyadi
Angin adalah salah satu sumber daya energi yang dapat dikonversikan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik dalam mode on grid dan off grid. Pada daerah dengan karakteristik angin yang tepat, energi angin mungkin sudah dapat bersaing dengan pembangkit listrik lainnya, tetapi pada beberapa daerah yang tidak memiliki potensi angin yang cukup analisa kecepatan angin perlu dilakukan minimal satu tahun. Dalam penelitian ini, data kecepatan angin diperoleh dari BMKG Blang Bintang Aceh Besar. Selanjutnya semua data dianalisis dengan menggunakan metode numerik yang berbeda untuk mendapatkan parameter fungsi distribusi Weibull bentuk k dan skala c, kecepatan angin rata-rata (Vw), dan potensi energi atau densitas daya angina (Pw) di kawasan Blang Bintang Aceh Besar. Hasilnya, parameter Weibull yang dihitung dengan menggunakan metode empiris dan metode momen dapat menunjukkan hasil yang lebih baik daripada metode grafik. Nilai Vw dan Pw dengan menggunakan metode momen didapatkan masing-masing sebesar 4,60 m/s dan 76,154 Watt/m2. Nilai tersebut lebih besar bila dibandingkan dengan hasil dari menggunakan metode grafik dan empiris yaitu masing-masing Vw sebesar 4,24 m/s dan 4,59 m/s serta Pw sebesar 60,986 W/m2 dan 75,649 W/m2.The wind is one of the convertible energy sources to meet the needs of electric energy in on-grid and off-grid modes. In areas with the right wind characteristics, wind energy may already be able to compete with other power plants, but in some areas that do not have sufficient wind potential, wind speed analysis needs to be carried out for at least one year. In this study, wind speed data were obtained from BMKG Blang Bintang Aceh Besar. Furthermore, all data were analyzed using different numerical methods to obtain the parameters of the Weibull distribution function of shape k and scale c, average wind speed (Vw), and potential energy or wind power density (Pw) in the Blang Bintang Aceh Besar area. As a result, the Weibull parameter calculated using the empirical method and the moment method can show better results than the graph method. The values of Vw and Pw using the moment method were obtained respectively 4.60 m/s and 76.154 Watt/m2. This value is greater when compared to the results using graphical and empirical methods, namely Vw of 4.24 m/s and 4.59 m/s, respectively, and Pw of 60.986 W/m2 and 75.649 W/m2.
{"title":"Penentuan Parameter Weibull untuk Mendapatkan Densitas Daya Angin di Kawasan Blang Bintang Aceh Besar","authors":"M. Muliadi, Teuku Murisal Asyadi","doi":"10.37905/JJEEE.V3I2.10385","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/JJEEE.V3I2.10385","url":null,"abstract":"Angin adalah salah satu sumber daya energi yang dapat dikonversikan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik dalam mode on grid dan off grid. Pada daerah dengan karakteristik angin yang tepat, energi angin mungkin sudah dapat bersaing dengan pembangkit listrik lainnya, tetapi pada beberapa daerah yang tidak memiliki potensi angin yang cukup analisa kecepatan angin perlu dilakukan minimal satu tahun. Dalam penelitian ini, data kecepatan angin diperoleh dari BMKG Blang Bintang Aceh Besar. Selanjutnya semua data dianalisis dengan menggunakan metode numerik yang berbeda untuk mendapatkan parameter fungsi distribusi Weibull bentuk k dan skala c, kecepatan angin rata-rata (Vw), dan potensi energi atau densitas daya angina (Pw) di kawasan Blang Bintang Aceh Besar. Hasilnya, parameter Weibull yang dihitung dengan menggunakan metode empiris dan metode momen dapat menunjukkan hasil yang lebih baik daripada metode grafik. Nilai Vw dan Pw dengan menggunakan metode momen didapatkan masing-masing sebesar 4,60 m/s dan 76,154 Watt/m2. Nilai tersebut lebih besar bila dibandingkan dengan hasil dari menggunakan metode grafik dan empiris yaitu masing-masing Vw sebesar 4,24 m/s dan 4,59 m/s serta Pw sebesar 60,986 W/m2 dan 75,649 W/m2.The wind is one of the convertible energy sources to meet the needs of electric energy in on-grid and off-grid modes. In areas with the right wind characteristics, wind energy may already be able to compete with other power plants, but in some areas that do not have sufficient wind potential, wind speed analysis needs to be carried out for at least one year. In this study, wind speed data were obtained from BMKG Blang Bintang Aceh Besar. Furthermore, all data were analyzed using different numerical methods to obtain the parameters of the Weibull distribution function of shape k and scale c, average wind speed (Vw), and potential energy or wind power density (Pw) in the Blang Bintang Aceh Besar area. As a result, the Weibull parameter calculated using the empirical method and the moment method can show better results than the graph method. The values of Vw and Pw using the moment method were obtained respectively 4.60 m/s and 76.154 Watt/m2. This value is greater when compared to the results using graphical and empirical methods, namely Vw of 4.24 m/s and 4.59 m/s, respectively, and Pw of 60.986 W/m2 and 75.649 W/m2. ","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127426033","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Uang Kuliah Tunggal (UKT) adalah biaya yang yang dikenakan kepada setiap mahasiswa untuk digunakan dalam proses pembelajaran, yang diberlakukan sejak tahun 2013. Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada awalnya menggunakan metode wawancara dengan mahasiswa untuk menentukan UKT. Namun kendalanya adalah jika banyak mahasiswa yang akan diwawancara akan berpengaruh pada ketelitian akibat faktor kelelahan pewawancara. Selanjutnya UNG menentukan besaran UKT mahasiswa didasarkan pada jumlah penghasilan orang tua. Pada penelitian ini telah dirancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis logika fuzzy untuk menentukan besaran UKT mahasiswa. Terdapat tiga input sistem fuzzy, yaitu penghasilan orang tua (empat level), jumlah tanggungan (tiga level) dan jumlah rekening air, listrik, internet (tiga level) dan satu output yaitu besaran UKT mahasiswa (delapan level). Aturan JIKA-MAKA sejumlah 36 aturan. Digunakan tiga input (tidak hanya penghasilan orang tua), sehingga hasil penentuan UKT lebih adil. Proses defuzifikasi menggunakan centroid. Dalam simulasi, data uji diambil sebanyak 25 mahasiswa angkatan 2020. Hasil simulasi menunjukkan tingkat akurasi model fuzzy yang dirancang sebesar 76%, yang artinya terdapat 19 UKT mahasiswa yang tepat sama dengan UKT sebenarnya.Uang Kuliah Tunggal (UKT) is a fee charged to each student to be used in the learning process, which has been in effect since 2013. Universitas Negeri Gorontalo (UNG) initially used the interview method with students to determine UKT. However, the obstacle is that if many students will be interviewed, it will affect the accuracy due to the interviewer's fatigue factor. Furthermore, UNG determines the amount of student’s UKT based on the amount of income of the parents. In this study, a Decision Support System (DSS) based on fuzzy logic has been designed to determine the amount of student’s UKT. There are three fuzzy system inputs, namely parents' income (four levels), number of dependents (three levels) and the number of water, electricity, internet billS (three levels) and one output, namely the amount of student’S UKT (eight levels). The IF-THEN rule totals 36 rules. Three inputs are used (not only parents' income), so that the results of determining the UKT are fairer. The defuzification process uses the center of gravity. In the simulation, test data were taken from 25 students of class 2020. The simulation results showed that the accuracy rate of the fuzzy model designed was 76%, which means that there were 19 student UKTs that were exactly the same as the actual UKT.
{"title":"Penentuan Uang Kuliah Tunggal Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Berbasis Logika Fuzzy","authors":"Wrastawa Ridwan, Ifan Wiranto, Luthfia Azzahra, Fitriani Lakoro","doi":"10.37905/JJEEE.V3I2.10617","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/JJEEE.V3I2.10617","url":null,"abstract":"Uang Kuliah Tunggal (UKT) adalah biaya yang yang dikenakan kepada setiap mahasiswa untuk digunakan dalam proses pembelajaran, yang diberlakukan sejak tahun 2013. Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada awalnya menggunakan metode wawancara dengan mahasiswa untuk menentukan UKT. Namun kendalanya adalah jika banyak mahasiswa yang akan diwawancara akan berpengaruh pada ketelitian akibat faktor kelelahan pewawancara. Selanjutnya UNG menentukan besaran UKT mahasiswa didasarkan pada jumlah penghasilan orang tua. Pada penelitian ini telah dirancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis logika fuzzy untuk menentukan besaran UKT mahasiswa. Terdapat tiga input sistem fuzzy, yaitu penghasilan orang tua (empat level), jumlah tanggungan (tiga level) dan jumlah rekening air, listrik, internet (tiga level) dan satu output yaitu besaran UKT mahasiswa (delapan level). Aturan JIKA-MAKA sejumlah 36 aturan. Digunakan tiga input (tidak hanya penghasilan orang tua), sehingga hasil penentuan UKT lebih adil. Proses defuzifikasi menggunakan centroid. Dalam simulasi, data uji diambil sebanyak 25 mahasiswa angkatan 2020. Hasil simulasi menunjukkan tingkat akurasi model fuzzy yang dirancang sebesar 76%, yang artinya terdapat 19 UKT mahasiswa yang tepat sama dengan UKT sebenarnya.Uang Kuliah Tunggal (UKT) is a fee charged to each student to be used in the learning process, which has been in effect since 2013. Universitas Negeri Gorontalo (UNG) initially used the interview method with students to determine UKT. However, the obstacle is that if many students will be interviewed, it will affect the accuracy due to the interviewer's fatigue factor. Furthermore, UNG determines the amount of student’s UKT based on the amount of income of the parents. In this study, a Decision Support System (DSS) based on fuzzy logic has been designed to determine the amount of student’s UKT. There are three fuzzy system inputs, namely parents' income (four levels), number of dependents (three levels) and the number of water, electricity, internet billS (three levels) and one output, namely the amount of student’S UKT (eight levels). The IF-THEN rule totals 36 rules. Three inputs are used (not only parents' income), so that the results of determining the UKT are fairer. The defuzification process uses the center of gravity. In the simulation, test data were taken from 25 students of class 2020. The simulation results showed that the accuracy rate of the fuzzy model designed was 76%, which means that there were 19 student UKTs that were exactly the same as the actual UKT. ","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115500877","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-08DOI: 10.37905/JJEEE.V3I2.10784
Yahja Igirisa, Yasin Mohamad, Ade irawaty Tolago
Hal yang dapat mempengaruhi umur transformator adalah pembebanan, temperature minyak trafo dan temperature sekitar. Pembebanan yang terlalu berat dapat menyebabkan perubahan temperature pada hot spot. Menurut IEC, transformator akan berumur normal yaitu 30 tahun pada temperature hot spot 98ºC dengan pembebanan yang terus menerus. Ketika temperature hot spot melewati batas yang telah ditetapkan maka hal ini dapat menyebabkan isolasi pada transformator akan mengalami penuaan yang cepat dari waktu normalnya. Isolasi menjadi cepat rusak dan temperature pada transformator akan naik yang akan menyebabkan nilai dari isolasi minyak menurun karena meningkatnya temperature minyak yang menyebabkan pergantian komposisi dan sifat dari minyak trafo. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui susut umur dari trafo daya 150 kV di GI Isimu. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis data. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data real sistem pada PT. PLN (Pesreso) ULTG GI Isimu dan data temoerature dari BMKG Gorontalo. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, perhitungan beban konstan dengan pembebanan 100% diperoleh temperature hot spot sebesar 112,75ºC dan susut umur sebesar 5,49 pu/hari diperoleh perkiraan umur transformator yaitu 5,27 tahun, sedangkan perhitungan pembebanan pada tanggal 18 november 2019 diperoleh rata-rata temperature hot spot sebesar 73,42 ºC dan susut umur sebesar 0,0625 pu/hari diperoleh perkiraan umur transformator GI Isimu melebihi 30 tahun. Factors influencing the age of a transformer oil temperature, and ambient temperature. An overloaded transformer may cause changes in the hotspot temperature. According to the IEC, the transformer will last to its normal life of 30 years with a constant load at a hot spot temperature of 98 °C. When the hot spot temperature exceeds the predetermined limit, it will cause the insulation on the transformer resulting in rapid aging from its normal life. The insulation becomes swiftly damaged, affecting the increase of transformer temperature that will cause a decrease in the value of insulating oil. It is due to the increase in oil temperature, which causes changes in the composition and characteristics of the transformer oil. This research aims at determining the age loss of the 150 kV power transformer at GI Isimu. The research is quantitative, employing data analysis methods. The data are the real system data at PT. PLN (Persero) ULTG GI Isimu and the temperature data is from the Meteorological, Climatological, and Geophysical Agency (BMKG) of Gorontalo. Based on the calculations, the constant load calculation with 100% loading obtains a hot spot temperature of 112.75'C, and the age loss of 5,49 p.u/day obtains a life cxpectancy of 5.27 years. Furthermore, based on the calculation of loading on 18 November 201, the average hot spot temperature obtains 73.42°C, and the age loss of 0.0625 days obtains the life expectancy of the trans
影响变压器寿命的因素是载荷、变压器温度和周围温度。负荷过重会导致热点的温度变化。根据IEC /变压器,将正常就是30岁的热点98ºC的温度不断的负担。当热点温度超过预定的极限时,这可能会导致变压器的隔离将比正常时间快。隔离迅速恶化,变压器上的温度上升,这将导致石油绝缘的价值下降,因为石油的温度升高,导致石油的组成和性质的变化。这项研究的目的是确定150千伏电力供应的年龄。本研究采用的研究方法是数据分析方法的定量方法。本研究使用的数据是PT. PLN (Pesreso) ULTG GI的真实数据和来自BMKG Gorontalo的temoera数据。根据所做的计算,计算常数和税务负担100%获得热点的温度高达112.75ºC和年龄缩水高达5,49估计变压器即5,27岁获得pu /天,而税务计算获得2019年11月18日平均温度高达73.42热点ºC,估计年龄缩水高达0.0625 pu -哈里获得变压器GI你的中心超过30岁。事实影响了变压器的石油温度和环境温度。一个过热的变形器可能会改变,因为它在热点温度上发生了变化。根据IEC /威尔,《变形金刚》最后说到它的正常和a life of 30年康斯坦加载at a热点98°C的温度。当热点的温度超过了预期的极限时,就会导致变压器的绝缘从其正常生活中迅速再生。现在的隔离正在迅速恶化,影响到变压器的增加温度,这将导致其受到危害石油的严重破坏。它以石油温度的增加而闻名,而这些原因在变压器石油的组合和作用中发生了变化。这项研究确定了失去150千伏变压器的年代。研究是定量的,数据分析方法。数据是你的真实数据系统,这些数据来自戈隆塔洛的气象、气候学和地理部门。基于计算结果,康拉德提出的点焊货物100%装在热箱中,温度为112。Furthermore, calculation》改编自装货201在11月18日,《平均热点obtains 73。42°C的温度,和0。0625天之时代丧失at life expectancy》obtains变压器GI你的中心那excceds 30年。
{"title":"Analisis Perkiraan Umur Trafo Tenaga 150kV Di GI Isimu","authors":"Yahja Igirisa, Yasin Mohamad, Ade irawaty Tolago","doi":"10.37905/JJEEE.V3I2.10784","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/JJEEE.V3I2.10784","url":null,"abstract":"Hal yang dapat mempengaruhi umur transformator adalah pembebanan, temperature minyak trafo dan temperature sekitar. Pembebanan yang terlalu berat dapat menyebabkan perubahan temperature pada hot spot. Menurut IEC, transformator akan berumur normal yaitu 30 tahun pada temperature hot spot 98ºC dengan pembebanan yang terus menerus. Ketika temperature hot spot melewati batas yang telah ditetapkan maka hal ini dapat menyebabkan isolasi pada transformator akan mengalami penuaan yang cepat dari waktu normalnya. Isolasi menjadi cepat rusak dan temperature pada transformator akan naik yang akan menyebabkan nilai dari isolasi minyak menurun karena meningkatnya temperature minyak yang menyebabkan pergantian komposisi dan sifat dari minyak trafo. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui susut umur dari trafo daya 150 kV di GI Isimu. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis data. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data real sistem pada PT. PLN (Pesreso) ULTG GI Isimu dan data temoerature dari BMKG Gorontalo. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, perhitungan beban konstan dengan pembebanan 100% diperoleh temperature hot spot sebesar 112,75ºC dan susut umur sebesar 5,49 pu/hari diperoleh perkiraan umur transformator yaitu 5,27 tahun, sedangkan perhitungan pembebanan pada tanggal 18 november 2019 diperoleh rata-rata temperature hot spot sebesar 73,42 ºC dan susut umur sebesar 0,0625 pu/hari diperoleh perkiraan umur transformator GI Isimu melebihi 30 tahun. Factors influencing the age of a transformer oil temperature, and ambient temperature. An overloaded transformer may cause changes in the hotspot temperature. According to the IEC, the transformer will last to its normal life of 30 years with a constant load at a hot spot temperature of 98 °C. When the hot spot temperature exceeds the predetermined limit, it will cause the insulation on the transformer resulting in rapid aging from its normal life. The insulation becomes swiftly damaged, affecting the increase of transformer temperature that will cause a decrease in the value of insulating oil. It is due to the increase in oil temperature, which causes changes in the composition and characteristics of the transformer oil. This research aims at determining the age loss of the 150 kV power transformer at GI Isimu. The research is quantitative, employing data analysis methods. The data are the real system data at PT. PLN (Persero) ULTG GI Isimu and the temperature data is from the Meteorological, Climatological, and Geophysical Agency (BMKG) of Gorontalo. Based on the calculations, the constant load calculation with 100% loading obtains a hot spot temperature of 112.75'C, and the age loss of 5,49 p.u/day obtains a life cxpectancy of 5.27 years. Furthermore, based on the calculation of loading on 18 November 201, the average hot spot temperature obtains 73.42°C, and the age loss of 0.0625 days obtains the life expectancy of the trans","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115322729","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-08DOI: 10.37905/JJEEE.V3I2.10787
Rahmat Dr Dako, W. Ridwan
Sebuah produk dikatakan berkualitas jika memenuhi standar yang disyaratkan oleh suatu organisasi atau lembaga yang telah disepakati secara internasional. ISO/IEC 25010 adalah salah satu organisasi internasional yang mengeluarkan standar untuk mengukur kualitas sebuah website atau perangkat lunak yang bersifat online. Tesadaptif.net merupakan produk perangkat lunak yang dirancang sebagai sebuah aplikasi Computer Based Test yang berbentuk Computerized Adaptive Test yang berbasis web. Oleh karena itu aplikasi tesdapatif.net ini perlu dievaluasi untuk mengetahui kualitasnya. Tulisan ini bertujuan untuk menyampaikan dua buah hasil pengujian karakteristik functional suitability dan performance efficiency dari lima pengujian karakteristik yang diberikan oleh ISO/IEC 25010. Metode pengujian pada karakteristik functional suitability adalah dengan meminta 88 responden, menguji 18 fitur telah berhasil diimplementasikan berdasarkan kuisioner yang diberikan. Kemudian untuk pengujian performance efficiency dengan menggunakan webtool dari GTMetrix. Hasil Pengujian karakteristik functional suitability, berdasarkan matriks feature completeness memberikan hasil X = 0,999. Nilai ini menyatakan bahwa tesadaptif.net bernilai baik sebab nilainya mendekati 1. Selanjutnya untuk pengujian karakteristik performance efficiency, memberikan hasil bahwa tesadaptif.net memiliki grade B dan waktu respon rata-rata kurang dari 10 detik, ketika diuji pada dua browser yang berbeda yakni untuk Google Chrome memberikan waktu 1,542 detik dan Mozilla Firefox memberikan waktu 1,057 detik.
{"title":"Pengujian karakteristik Functional Suitability dan Performance Efficiency tesadaptif.net","authors":"Rahmat Dr Dako, W. Ridwan","doi":"10.37905/JJEEE.V3I2.10787","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/JJEEE.V3I2.10787","url":null,"abstract":"Sebuah produk dikatakan berkualitas jika memenuhi standar yang disyaratkan oleh suatu organisasi atau lembaga yang telah disepakati secara internasional. ISO/IEC 25010 adalah salah satu organisasi internasional yang mengeluarkan standar untuk mengukur kualitas sebuah website atau perangkat lunak yang bersifat online. Tesadaptif.net merupakan produk perangkat lunak yang dirancang sebagai sebuah aplikasi Computer Based Test yang berbentuk Computerized Adaptive Test yang berbasis web. Oleh karena itu aplikasi tesdapatif.net ini perlu dievaluasi untuk mengetahui kualitasnya. Tulisan ini bertujuan untuk menyampaikan dua buah hasil pengujian karakteristik functional suitability dan performance efficiency dari lima pengujian karakteristik yang diberikan oleh ISO/IEC 25010. Metode pengujian pada karakteristik functional suitability adalah dengan meminta 88 responden, menguji 18 fitur telah berhasil diimplementasikan berdasarkan kuisioner yang diberikan. Kemudian untuk pengujian performance efficiency dengan menggunakan webtool dari GTMetrix. Hasil Pengujian karakteristik functional suitability, berdasarkan matriks feature completeness memberikan hasil X = 0,999. Nilai ini menyatakan bahwa tesadaptif.net bernilai baik sebab nilainya mendekati 1. Selanjutnya untuk pengujian karakteristik performance efficiency, memberikan hasil bahwa tesadaptif.net memiliki grade B dan waktu respon rata-rata kurang dari 10 detik, ketika diuji pada dua browser yang berbeda yakni untuk Google Chrome memberikan waktu 1,542 detik dan Mozilla Firefox memberikan waktu 1,057 detik. ","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124776435","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-08DOI: 10.37905/JJEEE.V3I2.10885
Tamora Nonia Wijaya, Rini Indriati, M. N. Muzaki
Twitter menjadi salah satu media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. Dengan kepopuleran yang dimilikinya, menjadikan Twitter salah satu laman untuk mengekspresikan opini publik mengenai isu yang sedang dalam perbincangan. Undang-Undang Cipta Kerja adalah Omnibus Law pertama dalam hukum Indonesia yang disahkan yang mana didalamnya terdapat aturan yang mengatur tentang ketenagakerjaan, penyederhanaan perizinan, persyaratan investasi, hingga administrasi pemerintahan. Opini pro dan opini kontra terhadap Undang-Undang Cipta Kerja banyak dituangkan masyarakat Indonesia pada sosial media, dalam kasus ini Twitter. Penelitian yang dilakukan berguna untuk menganalisa opini masyarakat Indonesia di media sosial Twitter terhadap Undang-Undang Cipta Kerja dengan mengklasifikasi opini kedalam kelas positif atau negatif. Dengan menggunakan metode Naive Bayes Classifier, klasifikasi opini dilakukan oleh peneliti. Beberapa langkah yang dilakukan dalam penelitian yang diteliti kali ini yaitu pengumpulan data, pelabelan manual, preprocessing, term weighting, pemodelan, pengujian, dan evaluasi performa. Performa terbaik yang diperoleh oleh Naive Bayes Classifier adalah akurasi sebesar 89.9%, precision sebesar 90%, recall sebesar 89.9%, dan f-1 score sebesar 89.9%. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia 52.9% kontra dan 47.1% pro terhadap Undang-Undang Cipta Kerja.Twitter is one of the most familiar social media that used by Indonesian. With that popularity, Twitter is one of a page to express publics opinions about the recent issues. Job Creation Law is the first Omnibus Law that was enacted in Indonesia and regulates employment, simplification of licensing, investment requirements, and government administration. Therefore, Job Creation Law received pros and cons from Indonesians on Twitter. The conducted research is to analyze publics opinions towards by classifying the opinions into positive or negative class. The opinions were classified using Naive Bayes Classifier method. The stages in this study are data collection, manual labeling, preprocessing, term weighting, classification modeling, testing, and performance evaluation. The performance obtained by Naive Bayes Classifier is 89.9% accuracy, 90% precision, 89.9% recall, and 89.9% f-1 score. The results showed that Indonesians are 52.9% against and 47.1% support Job Creation Law.
Twitter成为印尼最常用的社交媒体之一。由于Twitter很受欢迎,它是一个关于正在讨论的问题的公众意见的页面。版权法是印尼法律批准的第一个单一法律,其中包括管理就业、许可证简化、投资条款等规则。赞成和反对意见版权法律意见很多印尼社会倒在工作社交媒体Twitter,在这种情况下。有用的研究来分析在社交媒体Twitter上印尼社会舆论对版权法案以积极或消极舆论分类进课堂工作。用天真贝叶斯方法Classifier,分类是由研究人员的意见。这次几步的对照研究中,研究数据收集时,标签手册、preprocessing期限weighting,性能建模、测试和评估。天真贝叶斯Classifier所获得的最好成绩是准确度高达89。9%,高级高达90%,召回共计89 9%,制造得分高达89。9%。得到的结果表明,印尼社会52。反政府武装和47的9%。1% pro版权法律工作。Twitter是印度尼西亚最著名的社交媒体之一。和那个popularity, Twitter是一号of a page to express publics opinions关于《大陆的问题。就业法是印度尼西亚的第一项临时规定,其规定包括就业、就业、投资申请和政府管理。这就是,约伯创造法律收到来自印尼语on Twitter的pros和坚决反对。委托研究是对出版物意见进行分析,由将意见分为正反两类。意见是用天真的贝斯经典的方法分类的。数据研究阶段》这是收藏,手动labeling preprocessing期限weighting模特classification,测试,和演出调查员。《演出获得由天真贝叶斯Classifier是89。9%召回评比,90%的高级,89。9%,9%一号分数和89。据称,印尼人反对47.9%,支持创造法律。
{"title":"ANALISIS SENTIMEN OPINI PUBLIK TENTANG UNDANG-UNDANG CIPTA KERJA PADA TWITTER","authors":"Tamora Nonia Wijaya, Rini Indriati, M. N. Muzaki","doi":"10.37905/JJEEE.V3I2.10885","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/JJEEE.V3I2.10885","url":null,"abstract":"Twitter menjadi salah satu media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. Dengan kepopuleran yang dimilikinya, menjadikan Twitter salah satu laman untuk mengekspresikan opini publik mengenai isu yang sedang dalam perbincangan. Undang-Undang Cipta Kerja adalah Omnibus Law pertama dalam hukum Indonesia yang disahkan yang mana didalamnya terdapat aturan yang mengatur tentang ketenagakerjaan, penyederhanaan perizinan, persyaratan investasi, hingga administrasi pemerintahan. Opini pro dan opini kontra terhadap Undang-Undang Cipta Kerja banyak dituangkan masyarakat Indonesia pada sosial media, dalam kasus ini Twitter. Penelitian yang dilakukan berguna untuk menganalisa opini masyarakat Indonesia di media sosial Twitter terhadap Undang-Undang Cipta Kerja dengan mengklasifikasi opini kedalam kelas positif atau negatif. Dengan menggunakan metode Naive Bayes Classifier, klasifikasi opini dilakukan oleh peneliti. Beberapa langkah yang dilakukan dalam penelitian yang diteliti kali ini yaitu pengumpulan data, pelabelan manual, preprocessing, term weighting, pemodelan, pengujian, dan evaluasi performa. Performa terbaik yang diperoleh oleh Naive Bayes Classifier adalah akurasi sebesar 89.9%, precision sebesar 90%, recall sebesar 89.9%, dan f-1 score sebesar 89.9%. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia 52.9% kontra dan 47.1% pro terhadap Undang-Undang Cipta Kerja.Twitter is one of the most familiar social media that used by Indonesian. With that popularity, Twitter is one of a page to express publics opinions about the recent issues. Job Creation Law is the first Omnibus Law that was enacted in Indonesia and regulates employment, simplification of licensing, investment requirements, and government administration. Therefore, Job Creation Law received pros and cons from Indonesians on Twitter. The conducted research is to analyze publics opinions towards by classifying the opinions into positive or negative class. The opinions were classified using Naive Bayes Classifier method. The stages in this study are data collection, manual labeling, preprocessing, term weighting, classification modeling, testing, and performance evaluation. The performance obtained by Naive Bayes Classifier is 89.9% accuracy, 90% precision, 89.9% recall, and 89.9% f-1 score. The results showed that Indonesians are 52.9% against and 47.1% support Job Creation Law.","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"219 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122847306","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-08DOI: 10.37905/JJEEE.V3I2.10763
A. Pratiwi, Muhammad Asri
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tegangan tembus dan sifat hidrofobik dari isolator resin epoksi dengan dan tanpa bahan pengisi abu arang tongkol jagung. Penambahan bahan pengisi sebanyak 15 gram, 30 gram dan 45 gram abu arang tongkol jagung, DGEBA 100 ml, MPDA 50 ml. Metode pengujian tegangan tembus berdasarkan standar IEC 1109 dan metode pengukuran hidrofobisitas berdasarkan IEC 62073 yakni metode sudut kontak. Nilai Tegangan tembus tertinggi pada sampel SI00 (tanpa filler) kondisi kering bersih yakni sebesar 74,64 kV dan tegangan tembus terendah pada sampel SI45 kondisi kering bersih sebesar 17,81 kV. Penambahan jumlah sampel bahan pengisi hanya memperburuk tegangan tembus isolator. Sampel SI00, SI15, SI30, dan SI45 bersifat hidrofilik atau menyerap air. Penambahan bahan pengisi pada resin epoksi juga semakin membuat permukaan isolator menyerap air. Pada sampel dengan bahan pengisi 45 gram abu tongkol jagung sudah mengalami breakdown pada tegangan 17,81 kV sehingga tidak dilanjutkan untuk kondisi pengujian yang lain.This study aims to measure the breakdown stress and hydrophobic properties of epoxy resin insulators with and without corncob charcoal ash as filler. Addition of filler as much as 15 grams, 30 grams and 45 grams of corncob charcoal ash, 100 ml DGEBA, 50 ml MPDA. The breakdown voltage testing method is based on IEC 1109 standard and the hydrophobicity measurement method according to IEC 62073 is the contact angle method. The highest value of the breakdown voltage in the SI00 sample (without filler) is in the clean dry condition of 74.64 kV and the lowest in the SI45 sample in the clean dry condition is 17.81 kV. Increasing the sample size of the filler only exacerbates the breakdown voltage of the insulator. Samples SI00, SI15, SI30, and SI45 are hydrophilic or absorb air. The addition of fillers to the epoxy resin also makes the surface of the insulator absorb air. In the sample with 45 grams of corn cobs ash filler, it has been damaged at a voltage of 17.81 kV so that it cannot be used for other test conditions.
{"title":"Analisis Tegangan Tembus Dan Hidrofobisitas Isolator Nano Komposit Resin Epoksi Dan SiO2","authors":"A. Pratiwi, Muhammad Asri","doi":"10.37905/JJEEE.V3I2.10763","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/JJEEE.V3I2.10763","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tegangan tembus dan sifat hidrofobik dari isolator resin epoksi dengan dan tanpa bahan pengisi abu arang tongkol jagung. Penambahan bahan pengisi sebanyak 15 gram, 30 gram dan 45 gram abu arang tongkol jagung, DGEBA 100 ml, MPDA 50 ml. Metode pengujian tegangan tembus berdasarkan standar IEC 1109 dan metode pengukuran hidrofobisitas berdasarkan IEC 62073 yakni metode sudut kontak. Nilai Tegangan tembus tertinggi pada sampel SI00 (tanpa filler) kondisi kering bersih yakni sebesar 74,64 kV dan tegangan tembus terendah pada sampel SI45 kondisi kering bersih sebesar 17,81 kV. Penambahan jumlah sampel bahan pengisi hanya memperburuk tegangan tembus isolator. Sampel SI00, SI15, SI30, dan SI45 bersifat hidrofilik atau menyerap air. Penambahan bahan pengisi pada resin epoksi juga semakin membuat permukaan isolator menyerap air. Pada sampel dengan bahan pengisi 45 gram abu tongkol jagung sudah mengalami breakdown pada tegangan 17,81 kV sehingga tidak dilanjutkan untuk kondisi pengujian yang lain.This study aims to measure the breakdown stress and hydrophobic properties of epoxy resin insulators with and without corncob charcoal ash as filler. Addition of filler as much as 15 grams, 30 grams and 45 grams of corncob charcoal ash, 100 ml DGEBA, 50 ml MPDA. The breakdown voltage testing method is based on IEC 1109 standard and the hydrophobicity measurement method according to IEC 62073 is the contact angle method. The highest value of the breakdown voltage in the SI00 sample (without filler) is in the clean dry condition of 74.64 kV and the lowest in the SI45 sample in the clean dry condition is 17.81 kV. Increasing the sample size of the filler only exacerbates the breakdown voltage of the insulator. Samples SI00, SI15, SI30, and SI45 are hydrophilic or absorb air. The addition of fillers to the epoxy resin also makes the surface of the insulator absorb air. In the sample with 45 grams of corn cobs ash filler, it has been damaged at a voltage of 17.81 kV so that it cannot be used for other test conditions. ","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"166 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115563051","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-08DOI: 10.37905/JJEEE.V3I2.10943
I. Sasmita, Rini Indriati, M. N. Muzaki
Program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat salah satunya yaitu melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH). PKH adalah program bantuan bersyarat oleh pemerintah yang diberikan kepada Rumah Tangga Miskin (RTM). Tujuan dari program keluarga harapan yaitu meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan melalui kualitas kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial. Desa Candirejo merupakan salah satu desa yang menerapkan program tersebut. Dalam penentuan penerima bantuan, terdapat 14 kriteria yang digunakan. Pada pemilihan penerima bantuan sering terjadi permasalahan, salah satunya yaitu proses penentuan penerima bantuan yang cukup lama dan timbulnya prasangka masyarakat terkait penerima bantuan dari program tersebut. Dalam membantu mengatasi permasalahan yang terjadi, maka dibutuhkan suatu sistem rekomendasi penerima bantuan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Tujuan dari penelitian ini yaitu mempermudah dan mempercepat perangkat desa dalam menentukan penerima bantuan PKH secara objektiv. Metode SAW juga biasa disebut metode penjumlahan terbobot, dengan membobotkan semua alternatif dan kriteria yang akan menghasilkan nilai referensi yang tepat. Dari hasil perhitungan metode SAW menghasilkan nilai yang dapat dijadikan rekomendasi penerima bantuan yang layak dan tidak layak berdasarkan hasil perhitungan nilai alternatif serta beberapa kriteria dan bobot yang ditentukan.Program Keluarga Harapan (PKH) is one of the Indonesian Government programs to improve community welfare. PKH is a conditional sosial assistance program from the Government to Rumah Tangga Miskin (RTM). This program aims to improve their livelihoods through improving the quality of healthcare, education, and social welfare. Candirejo Village is one of the villages that has been carrying out the implementation of PKH. There are 14 criteria used to determine eligibility for PKH beneficiaries. A problem that often occurs when selecting PKH beneficiaries is the long process of determining beneficiaries and it evokes public prejudice towards PKH beneficiaries. A recommendation system for beneficiaries is needed to resolve this problem, using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The main purpose of this research is to simplify and help the village apparatus determine PKH beneficiaries quickly and objectively. The SAW method is also known as the weighted addition method, by weighting the alternatives and criteria and will produce the precise reference values. The result can be used as a recommendation for eligible and ineligible PKH beneficiaries based on the results of the calculation of the alternatives and preferred weight values.
{"title":"Rekomendasi Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan","authors":"I. Sasmita, Rini Indriati, M. N. Muzaki","doi":"10.37905/JJEEE.V3I2.10943","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/JJEEE.V3I2.10943","url":null,"abstract":"Program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat salah satunya yaitu melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH). PKH adalah program bantuan bersyarat oleh pemerintah yang diberikan kepada Rumah Tangga Miskin (RTM). Tujuan dari program keluarga harapan yaitu meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan melalui kualitas kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial. Desa Candirejo merupakan salah satu desa yang menerapkan program tersebut. Dalam penentuan penerima bantuan, terdapat 14 kriteria yang digunakan. Pada pemilihan penerima bantuan sering terjadi permasalahan, salah satunya yaitu proses penentuan penerima bantuan yang cukup lama dan timbulnya prasangka masyarakat terkait penerima bantuan dari program tersebut. Dalam membantu mengatasi permasalahan yang terjadi, maka dibutuhkan suatu sistem rekomendasi penerima bantuan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Tujuan dari penelitian ini yaitu mempermudah dan mempercepat perangkat desa dalam menentukan penerima bantuan PKH secara objektiv. Metode SAW juga biasa disebut metode penjumlahan terbobot, dengan membobotkan semua alternatif dan kriteria yang akan menghasilkan nilai referensi yang tepat. Dari hasil perhitungan metode SAW menghasilkan nilai yang dapat dijadikan rekomendasi penerima bantuan yang layak dan tidak layak berdasarkan hasil perhitungan nilai alternatif serta beberapa kriteria dan bobot yang ditentukan.Program Keluarga Harapan (PKH) is one of the Indonesian Government programs to improve community welfare. PKH is a conditional sosial assistance program from the Government to Rumah Tangga Miskin (RTM). This program aims to improve their livelihoods through improving the quality of healthcare, education, and social welfare. Candirejo Village is one of the villages that has been carrying out the implementation of PKH. There are 14 criteria used to determine eligibility for PKH beneficiaries. A problem that often occurs when selecting PKH beneficiaries is the long process of determining beneficiaries and it evokes public prejudice towards PKH beneficiaries. A recommendation system for beneficiaries is needed to resolve this problem, using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The main purpose of this research is to simplify and help the village apparatus determine PKH beneficiaries quickly and objectively. The SAW method is also known as the weighted addition method, by weighting the alternatives and criteria and will produce the precise reference values. The result can be used as a recommendation for eligible and ineligible PKH beneficiaries based on the results of the calculation of the alternatives and preferred weight values.","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"11 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115418911","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-08DOI: 10.37905/JJEEE.V3I2.10318
Galih Pratama Sulaeman, Ibrahim Ibrahim, Dian Budhi Santoso
Abstrak--Pasokan daya adalah jantung energi fundamental untuk sistem telekomunikasi secara keseluruhan. Jika jantung energi utama dari daya ini tidak bekerja, maka jika suplai daya utama mati, perangkat mati dan bantuan akan berhenti. Karena itu, perusahaan telekomunikasi, termasuk Telkom, harus memiliki sistem catu daya yang dapat mendukung No Break System (Layanan tanpa putus) agar layanan terus aktif (Always on). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis cara kerja perangkat catu daya, khususnya yang berkaitan dengan SOP (Standard Operasional Procedur) dan SMP (Standard Maintenance Procedure), dalam menjamin kehandalan dan keberlanjutan layanan no-break system agar layanan terus aktif (Always on). Metode yang penulis terapkan dalam penelitian ini adalah studi literatur, observasi dan wawancara. Dalam meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan, Telkom memiliki catu daya yang bersumber utama dari PLN dengan sistem yang bekerja selama 24 jam sehingga layanan telekomunikasi tidak terputus. Saat terdapat kendala yang menyebabkan aliran listrik terhambat atau terhenti sehingga catu daya pada PLN padam atau terpaksa harus dipadamkan, maka Genset dapat dipakai sebagai sumber daya pengganti. Ditambah dengan baterai yang bisa dipakai sebagai catu daya cadangan saat pengalihan. Sebagai contoh, pengalihan dari catu daya PLN ke Genset memakan waktu 30 detik sampai 10 menit. Saat catu daya diganti, untuk tetap mengaktifkan aliran listrik, maka digunakanlah baterai sebagai catu daya sementara sampai penggantian selesai. Selain itu, Telkom memiliki sistem catu daya yang didukung oleh layanan tanpa putus atau No Break System yang menyokong layanan agar tetap aktif (Always On)). Abstract--The power supply is the main energy heart for the total telecommunication system. If the main energy heart of this electricity does not work when the main power supply, the device turns off and service will stop. Therefore, telecommunication companies, including Telkom, must have a power supply system that can support the No Break System (continuous service) so that the service continues to be active (Always on). The purpose of this research is to analyze the workings of the power supply devices, especially those related to the Standard Operational Procedure SOP and the SMP (Standard Maintenance Procedure), in ensuring the reliability and sustainability of the no-break system service so that the service continues to be active (Always on). The method that the writer applies in this research is literature study, observation and interview. In improving customer service and satisfaction, Telkom has a power supply system that works for 24 hours without interruption; this is so that telecommunications services are not interrupted. The power supply used is PLN as the main source, Genset as a source when the power supply at PLN goes out, and Batteries as a backup power supply when changing the power supply from PLN to the Genset which takes 10 to 30 seconds. This power supply
抽象的电力供应是整个电信系统的基本能源核心。如果心脏的主要能源资源这个不行,所以如果死了,设备的主要电源和帮助就会停止运转。因此,电信,包括电信公司,必须有一个电源系统可以支持No打破服务系统(无损),以便继续积极服务(总是在)。这项研究的目的是分析电源设备的工作方式,特别是与之相关的SOP(标准操作维修Procedur)和初中(标准违反规定),在保证可靠性和可持续性no-break系统使之继续积极服务(总是在服务)。作者在这项研究中采用的方法是文学研究、观察和采访。在电信服务和客户满意度的提高,有电源系统的电力的主要来源使工作24小时不中断电信服务。当电力供应受到阻碍或中断时,电力供应中断或被迫关闭时,发电机可以用作替代资源。再加上在分心时可以用作备用电源的电池。比方说,注意力从电力电源发电机耗时30秒到10分钟。更换电源的时候,为了保持启动电流,因此暂时使用电池作为电源,直到完成替换。此外,电信服务支持系统的电源没有分手或不休息的系统支持服务继续保持活跃(总是)。抽象——《玩能源电源是心》总共telecommunication系统。如果这台电的能量在接通电源时不工作,设备就会关闭,服务就会停止。因此,包括电信伙伴、电信在内,必须有一个电源系统,可以支持不间断的系统,这样服务才能继续进行。这个研究之目的是to analyze workings》电源设备公司,尤其是那些相关标准操作违反规定汤》和《ensuring初中(标准维护违反规定),可靠性和可持续发展》《服务no-break系统服务,所以那继续成为有源(总是)上。《applies作家在这个研究方法那是文学奖study, observation)和面试。在改进的客户服务和满意方面,电信有一个24小时不间断的电力供应系统;这就是通信服务不受干扰的原因。《玩电源过去美国PLN是源代码,源代码的时候一样发电机电源at PLN接着出去,和当changing The Batteries美国备份电源电源从电力公司《发电机,这需要10到30秒。这supports电信电源系统owned by《服务继续休息不系统,所以这成为有源(总是)上。
{"title":"Analisis Catu Daya No Break System Perangkat Telekomunikasi","authors":"Galih Pratama Sulaeman, Ibrahim Ibrahim, Dian Budhi Santoso","doi":"10.37905/JJEEE.V3I2.10318","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/JJEEE.V3I2.10318","url":null,"abstract":"Abstrak--Pasokan daya adalah jantung energi fundamental untuk sistem telekomunikasi secara keseluruhan. Jika jantung energi utama dari daya ini tidak bekerja, maka jika suplai daya utama mati, perangkat mati dan bantuan akan berhenti. Karena itu, perusahaan telekomunikasi, termasuk Telkom, harus memiliki sistem catu daya yang dapat mendukung No Break System (Layanan tanpa putus) agar layanan terus aktif (Always on). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis cara kerja perangkat catu daya, khususnya yang berkaitan dengan SOP (Standard Operasional Procedur) dan SMP (Standard Maintenance Procedure), dalam menjamin kehandalan dan keberlanjutan layanan no-break system agar layanan terus aktif (Always on). Metode yang penulis terapkan dalam penelitian ini adalah studi literatur, observasi dan wawancara. Dalam meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan, Telkom memiliki catu daya yang bersumber utama dari PLN dengan sistem yang bekerja selama 24 jam sehingga layanan telekomunikasi tidak terputus. Saat terdapat kendala yang menyebabkan aliran listrik terhambat atau terhenti sehingga catu daya pada PLN padam atau terpaksa harus dipadamkan, maka Genset dapat dipakai sebagai sumber daya pengganti. Ditambah dengan baterai yang bisa dipakai sebagai catu daya cadangan saat pengalihan. Sebagai contoh, pengalihan dari catu daya PLN ke Genset memakan waktu 30 detik sampai 10 menit. Saat catu daya diganti, untuk tetap mengaktifkan aliran listrik, maka digunakanlah baterai sebagai catu daya sementara sampai penggantian selesai. Selain itu, Telkom memiliki sistem catu daya yang didukung oleh layanan tanpa putus atau No Break System yang menyokong layanan agar tetap aktif (Always On)). Abstract--The power supply is the main energy heart for the total telecommunication system. If the main energy heart of this electricity does not work when the main power supply, the device turns off and service will stop. Therefore, telecommunication companies, including Telkom, must have a power supply system that can support the No Break System (continuous service) so that the service continues to be active (Always on). The purpose of this research is to analyze the workings of the power supply devices, especially those related to the Standard Operational Procedure SOP and the SMP (Standard Maintenance Procedure), in ensuring the reliability and sustainability of the no-break system service so that the service continues to be active (Always on). The method that the writer applies in this research is literature study, observation and interview. In improving customer service and satisfaction, Telkom has a power supply system that works for 24 hours without interruption; this is so that telecommunications services are not interrupted. The power supply used is PLN as the main source, Genset as a source when the power supply at PLN goes out, and Batteries as a backup power supply when changing the power supply from PLN to the Genset which takes 10 to 30 seconds. This power supply ","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130598323","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-08DOI: 10.37905/JJEEE.V3I2.10508
G. Priyandoko
Aplikasi teknologi informasi yang cepat dan akurat semakin dibutuhkan pada saat ini. Salah satu penerapannya adalah pada dunia kesehatan. Aplikasi tersebut dikembangkan pada bidang informasi pelayanan kesehatan dan perawatan pasien di rumah sakit secara online. Setiap perawat akan mengganti cairan infus pasien, apabila cairan akan habis. Perawat melakukan pengecekan infus, seringkali infus hampir habis pada saat perawat tidak melakukan pengecekan. Pada penelitian ini perangkat monitoring infus berbasis Internet of Things (IoT) yang menggunakan dua platform, yaitu platform Web server untuk memonitoring keseluruan informasi terkini dari infus yang ada diseluruh rumah sakit dan platform aplikasi chat gratis telegram untuk notifikasi data infus setiap pasien. Hasil pengujian dengan menggunakan 3 buah botol cairan infus yang berisi air mineral biasa dengan volume cairan 1.000 ml. Perangkat tersebut dapat melakukan monitoring data infus dengan tingkat akurasi sebesar 98,89%. Notifikasi telegram pada perawat dapat bekerja dengan baik, apabila volume cairan infus sudah mencapai tingkat volume yang telah ditentukan.Information technology applications that are fast and accurate are increasingly needed today. One application is in the health world. The application was developed in the field of information on health services and patient care by online in hospitals. Each nurse will replace the patient's intravenous fluids, if the fluids run out. The nurse checks the infusion, often the infusion runs out when the nurse does not check it. In this research, an Internet of Things (IoT) based infusion monitoring device uses two platforms, namely the Web server platform for monitoring all the latest information from infusions throughout the hospital and the telegram free chat application platform for notification of infusion data for each patient. The test results used 3 bottles of infusion containing mineral water with a fluid volume of 1,000 ml. The device can monitor infusion data with an accuracy rate of 98.89%. Telegram notification to nurses can work well, if the volume of intravenous fluids has reached a predetermined volume level.
{"title":"Rancang Bangun Sistem Portable Monitoring Infus Berbasis Internet of Things","authors":"G. Priyandoko","doi":"10.37905/JJEEE.V3I2.10508","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/JJEEE.V3I2.10508","url":null,"abstract":"Aplikasi teknologi informasi yang cepat dan akurat semakin dibutuhkan pada saat ini. Salah satu penerapannya adalah pada dunia kesehatan. Aplikasi tersebut dikembangkan pada bidang informasi pelayanan kesehatan dan perawatan pasien di rumah sakit secara online. Setiap perawat akan mengganti cairan infus pasien, apabila cairan akan habis. Perawat melakukan pengecekan infus, seringkali infus hampir habis pada saat perawat tidak melakukan pengecekan. Pada penelitian ini perangkat monitoring infus berbasis Internet of Things (IoT) yang menggunakan dua platform, yaitu platform Web server untuk memonitoring keseluruan informasi terkini dari infus yang ada diseluruh rumah sakit dan platform aplikasi chat gratis telegram untuk notifikasi data infus setiap pasien. Hasil pengujian dengan menggunakan 3 buah botol cairan infus yang berisi air mineral biasa dengan volume cairan 1.000 ml. Perangkat tersebut dapat melakukan monitoring data infus dengan tingkat akurasi sebesar 98,89%. Notifikasi telegram pada perawat dapat bekerja dengan baik, apabila volume cairan infus sudah mencapai tingkat volume yang telah ditentukan.Information technology applications that are fast and accurate are increasingly needed today. One application is in the health world. The application was developed in the field of information on health services and patient care by online in hospitals. Each nurse will replace the patient's intravenous fluids, if the fluids run out. The nurse checks the infusion, often the infusion runs out when the nurse does not check it. In this research, an Internet of Things (IoT) based infusion monitoring device uses two platforms, namely the Web server platform for monitoring all the latest information from infusions throughout the hospital and the telegram free chat application platform for notification of infusion data for each patient. The test results used 3 bottles of infusion containing mineral water with a fluid volume of 1,000 ml. The device can monitor infusion data with an accuracy rate of 98.89%. Telegram notification to nurses can work well, if the volume of intravenous fluids has reached a predetermined volume level. ","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126149123","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}