Pub Date : 2022-01-02DOI: 10.15294/jipk.v16i1.31361
Ratna Kumala Dewi
Biokimia adalah ilmu yang mengkaji mengenai substansi dan komposisi pada makhluk hidup. Mata kuliah Biokimia termasuk mata kuliah yang sulit untuk dipelajari oleh mahasiswa. Kesulitan belajar pada materi biokimia menyebabkan hasil belajar mahasiswa Tadris Kimia cenderung rendah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesulitan belajar mahasiswa tadris kimia di UIN SATU Tulungagung pada mata kuliah Biokimia. Metode penelitian menggunakan deskriptif analisis. Teknik analisis data dilakukan dengan tinjauan literatur. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, penyebaran angket, dokumentasi, wawancara dosen, serta wawancara mahasiswa. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar wawancara dosen dan mahasiswa, lembar observasi, dan juga lembar angket. Subjek penelitian adalah mahasiswa Tadris Kimia UIN SATU Tulungagung yang telah menempuh mata kuliah Biokimia sebanyak 70 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian dan membahasan menunjukkan bahwa kesulitan belajar pada mahasiswa dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kapasitas dosen dalam mengajar, kemampuan mahasiswa dalam menyerap materi pembelajaran, kualitas lingkungan pembelajaran, dan media pembelajaran. Upaya yang dapat dilakukan dalam rangka mengatasi kesulitan belajar pada mahasiswa tadris kimia materi Biokimia adalah dengan melalui pengembangan bahan ajar yang lebih menarik, penggunakan model pembelajaran interaktif, pembuatan video pembelajaran, modul, buku petunjuk praktikum, diskusi interaktif antara dosen dengan mahasiswa, dan kegiatan laboratorium.
{"title":"Analisis Kesulitan Belajar pada Mahasiswa Tadris Kimia Materi Biokimia di UIN SATU Tulungagung","authors":"Ratna Kumala Dewi","doi":"10.15294/jipk.v16i1.31361","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/jipk.v16i1.31361","url":null,"abstract":"Biokimia adalah ilmu yang mengkaji mengenai substansi dan komposisi pada makhluk hidup. Mata kuliah Biokimia termasuk mata kuliah yang sulit untuk dipelajari oleh mahasiswa. Kesulitan belajar pada materi biokimia menyebabkan hasil belajar mahasiswa Tadris Kimia cenderung rendah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesulitan belajar mahasiswa tadris kimia di UIN SATU Tulungagung pada mata kuliah Biokimia. Metode penelitian menggunakan deskriptif analisis. Teknik analisis data dilakukan dengan tinjauan literatur. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, penyebaran angket, dokumentasi, wawancara dosen, serta wawancara mahasiswa. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar wawancara dosen dan mahasiswa, lembar observasi, dan juga lembar angket. Subjek penelitian adalah mahasiswa Tadris Kimia UIN SATU Tulungagung yang telah menempuh mata kuliah Biokimia sebanyak 70 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian dan membahasan menunjukkan bahwa kesulitan belajar pada mahasiswa dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kapasitas dosen dalam mengajar, kemampuan mahasiswa dalam menyerap materi pembelajaran, kualitas lingkungan pembelajaran, dan media pembelajaran. Upaya yang dapat dilakukan dalam rangka mengatasi kesulitan belajar pada mahasiswa tadris kimia materi Biokimia adalah dengan melalui pengembangan bahan ajar yang lebih menarik, penggunakan model pembelajaran interaktif, pembuatan video pembelajaran, modul, buku petunjuk praktikum, diskusi interaktif antara dosen dengan mahasiswa, dan kegiatan laboratorium.","PeriodicalId":30980,"journal":{"name":"Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46963666","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-02DOI: 10.15294/jipk.v16i1.29570
Tuti Kurniati
Teachers must have competency standards in carrying out their duties. The competencies that must be possessed by professional teachers are pedagogic competence, professional competence, personal competence and social competence. In order for students to master the four competence and basic skills of teaching it is necessary to develop modul materials based on instructional approach learning. The purpose of this research is to develop modul materials. Ths research following 3D model of Thiagarajan which consists of the definition stage, the design stage and the development stage. Â The result of the research shows are the validity of the material aspect is 97.5% and the media is 87.5% in valid criteria. Practicality based on the value of the student response questionnaire in the individual trial was 95.8% and the small group test wa 89.6% which was considered very practical.
{"title":"Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Instructional Approach Learning pada Mata Kuliah Kemampuan Dasar Mengajar Kimia","authors":"Tuti Kurniati","doi":"10.15294/jipk.v16i1.29570","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/jipk.v16i1.29570","url":null,"abstract":"Teachers must have competency standards in carrying out their duties. The competencies that must be possessed by professional teachers are pedagogic competence, professional competence, personal competence and social competence. In order for students to master the four competence and basic skills of teaching it is necessary to develop modul materials based on instructional approach learning. The purpose of this research is to develop modul materials. Ths research following 3D model of Thiagarajan which consists of the definition stage, the design stage and the development stage. Â The result of the research shows are the validity of the material aspect is 97.5% and the media is 87.5% in valid criteria. Practicality based on the value of the student response questionnaire in the individual trial was 95.8% and the small group test wa 89.6% which was considered very practical.","PeriodicalId":30980,"journal":{"name":"Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47158106","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-02DOI: 10.15294/jipk.v16i1.30116
Titah Nor Fahmi, Retno Aliyatul Fikroh
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul kimia bermuatan multirepresentasi pada materi hidrokarbon untuk SMA/MA. Jenis penelitian yakni penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4D (four -D model) yang diadaptasi dari Thiagarajan. Tahapan model 4D meliputi tahap define (Pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap develop (pengembangan), dan tahap disseminate (penyebaran). Akan tetapi penelitian ini hanya dibatasi pada tahap develop (pengembangan). Kelayakan modul dapat ditinjau dari kriteria pada beberapa aspek yakni aspek kelayakan isi/materi, aspek kelayakan penyajian, aspek bahasa, aspek kegrafikaan, dan aspek multirepresentasi yang sesuai dengan komponen modul multirepresentasi, penilaian para ahli, dan respon siswa. Peninjauan produk dilakukan oleh dosen pembimbing, tiga peer reviewer, satu ahli materi, satu ahli media, lima guru kimia SMA/MA, dan sepuluh siswa. Pengambilan data menggunakan lembar angket validasi dan penilaian yang disusun menggunakan skala Likert serta lembar respon siswa yang disusun menggunakan skala Guttman. Hasil validasi dalam penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran kimia pada materi hidrokarbon bermuatan multirepresentasi untuk siswa SMA/MA layak digunakan sebagai sumber belajar. Hal ini dapat dilihat dari persentase hasil validasi dari ahli materi, ahli media, guru kimia SMA/MA, dan repon siswa untuk seluruh aspeknya yakni 73,2%, 91,7%, 91%, dan 91% dengan kualitas modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat baik.
{"title":"Pengembangan Modul Bermuatan Multirepresentasi pada Materi Hidrokarbon untuk SMA/MA","authors":"Titah Nor Fahmi, Retno Aliyatul Fikroh","doi":"10.15294/jipk.v16i1.30116","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/jipk.v16i1.30116","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul kimia bermuatan multirepresentasi pada materi hidrokarbon untuk SMA/MA. Jenis penelitian yakni penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4D (four -D model) yang diadaptasi dari Thiagarajan. Tahapan model 4D meliputi tahap define (Pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap develop (pengembangan), dan tahap disseminate (penyebaran). Akan tetapi penelitian ini hanya dibatasi pada tahap develop (pengembangan). Kelayakan modul dapat ditinjau dari kriteria pada beberapa aspek yakni aspek kelayakan isi/materi, aspek kelayakan penyajian, aspek bahasa, aspek kegrafikaan, dan aspek multirepresentasi yang sesuai dengan komponen modul multirepresentasi, penilaian para ahli, dan respon siswa. Peninjauan produk dilakukan oleh dosen pembimbing, tiga peer reviewer, satu ahli materi, satu ahli media, lima guru kimia SMA/MA, dan sepuluh siswa. Pengambilan data menggunakan lembar angket validasi dan penilaian yang disusun menggunakan skala Likert serta lembar respon siswa yang disusun menggunakan skala Guttman. Hasil validasi dalam penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran kimia pada materi hidrokarbon bermuatan multirepresentasi untuk siswa SMA/MA layak digunakan sebagai sumber belajar. Hal ini dapat dilihat dari persentase hasil validasi dari ahli materi, ahli media, guru kimia SMA/MA, dan repon siswa untuk seluruh aspeknya yakni 73,2%, 91,7%, 91%, dan 91% dengan kualitas modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat baik.","PeriodicalId":30980,"journal":{"name":"Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42491868","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-02DOI: 10.15294/jipk.v16i1.28996
Abd. Wahid Rizaldi Akili, Astin Lukum, L. Laliyo
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran materi larutan elektrolit dan larutan non elektrolit berbasis model pembelajaran Argument-Driven Inquiry yang valid untuk melatih keterampilan argumentasi ilmiah siswa SMA. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4D (Four D), yang meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), serta tahap penyebaran (dissemination). Namun dalam pelaksanaannya, penelitian ini terbatas hanya sampai pada tahap develope. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar validasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Temuan hasil penelitian, yaitu perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi buku siswa, RPP, LKPD, video pembelajaran dan instrumen tes keterampilan argumentasi ilmiah telah memiliki validitas dengan kategori sangat valid; Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran materi larutan elektrolit dan non elektrolit berbasis model pembelajaran Argument-Driven Inquiry telah memenuhi syarat valid dari segi isi dan konstruk.
{"title":"Pengembangan Perangkat Pembelajaran Larutan Elektrolit Berbasis Model Argument-Driven Inquiry untuk Melatih Keterampilan Argumentasi Ilmiah Siswa SMA","authors":"Abd. Wahid Rizaldi Akili, Astin Lukum, L. Laliyo","doi":"10.15294/jipk.v16i1.28996","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/jipk.v16i1.28996","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran materi larutan elektrolit dan larutan non elektrolit berbasis model pembelajaran Argument-Driven Inquiry yang valid untuk melatih keterampilan argumentasi ilmiah siswa SMA. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4D (Four D), yang meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), serta tahap penyebaran (dissemination). Namun dalam pelaksanaannya, penelitian ini terbatas hanya sampai pada tahap develope. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar validasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Temuan hasil penelitian, yaitu perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi buku siswa, RPP, LKPD, video pembelajaran dan instrumen tes keterampilan argumentasi ilmiah telah memiliki validitas dengan kategori sangat valid; Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran materi larutan elektrolit dan non elektrolit berbasis model pembelajaran Argument-Driven Inquiry telah memenuhi syarat valid dari segi isi dan konstruk.","PeriodicalId":30980,"journal":{"name":"Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42030625","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-02DOI: 10.15294/jipk.v16i1.30529
Fransiskus Sabianto, H. A. Melati, Rini Muharini
This research was aimed to produce a valid electronic graphic novel on free radical reaction subject and to find out the student’s response to the developed product. This research employed Research & Development (R&D) method by using Thiagarajan’s 4D model with modification, in which applied only three of four steps in 4D model. The developed product was validated by experts. The responses toward developed product were collected from the students of Chemistry Education FKIP Untan who have taken organic chemistry course. Data collection tools used were validation sheets and student’s response questionnaires on the developed product. The validation’s result from the experts showed that the developed product was very proper in terms of content, presentation, linguistic, and graphic aspects with consecutive total scores of 94.0%, 95.0%, 89.0%, and 100,00% respectively. The results of the student’s responses in small group trials and in large group trials were of 82.5% with high category and of 83.2% with very high category, respectively. Thus, this electronic graphic novel on radical reaction has very good potential as a learning media to attract students to learn free radical reaction and its application in daily life.
{"title":"Pengembangan Novel Grafik Elektronik pada Materi Reaksi Radikal Bebas sebagai Media Suplemen Pembelajaran","authors":"Fransiskus Sabianto, H. A. Melati, Rini Muharini","doi":"10.15294/jipk.v16i1.30529","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/jipk.v16i1.30529","url":null,"abstract":"This research was aimed to produce a valid electronic graphic novel on free radical reaction subject and to find out the student’s response to the developed product. This research employed Research & Development (R&D) method by using Thiagarajan’s 4D model with modification, in which applied only three of four steps in 4D model. The developed product was validated by experts. The responses toward developed product were collected from the students of Chemistry Education FKIP Untan who have taken organic chemistry course. Data collection tools used were validation sheets and student’s response questionnaires on the developed product. The validation’s result from the experts showed that the developed product was very proper in terms of content, presentation, linguistic, and graphic aspects with consecutive total scores of 94.0%, 95.0%, 89.0%, and 100,00% respectively. The results of the student’s responses in small group trials and in large group trials were of 82.5% with high category and of 83.2% with very high category, respectively. Thus, this electronic graphic novel on radical reaction has very good potential as a learning media to attract students to learn free radical reaction and its application in daily life.","PeriodicalId":30980,"journal":{"name":"Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49464889","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-02DOI: 10.15294/jipk.v16i1.29921
Muhammad Muhibullah, M. Zamhari
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, menilai kualitas produk sebagai media pembalajaran kimia secara mandiri, serta mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran kimia berbasis android pada materi larutan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D (Define, Design, Develop dan Disseminate), tetapi pada disseminate hanya dilakukan uji skala kecil. Pengumpulan data menggunakan lembar penilaian kualitas dan angket respon siswa. Media yang dikembangkan divalidasi oleh dosen ahli media dan ahli materi dan penilaian penggunaan oleh guru kimia dan siswa. Hasil uji validasi ahli materi didapat 93,75% dengan ketegori sangat baik, ahli media  didapat 96,7% dengan kategori sangat baik. Penilaian dilakukan oleh lima orang guru kimia di sekolah negeri dan swasta di Yogyakarta. Respon siswa diambil dari 20 siswa di dua sekolah yang berbeda di Yogkarta. Hasil penilaian guru kimia didapat 81,34% dengan kualitas baik. Adapun respon siswa memberikan hasil sebanyak  84%. Hasil penilaian menunjukkan bahwa media pembelajaran cacing kimia memiliki kualitas baik dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran kimia mandiri.
{"title":"Pengembangan Cacing Kimia sebagai Media Pembelajaran Kimia Berbasis Android pada Materi Larutan","authors":"Muhammad Muhibullah, M. Zamhari","doi":"10.15294/jipk.v16i1.29921","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/jipk.v16i1.29921","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, menilai kualitas produk sebagai media pembalajaran kimia secara mandiri, serta mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran kimia berbasis android pada materi larutan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D (Define, Design, Develop dan Disseminate), tetapi pada disseminate hanya dilakukan uji skala kecil. Pengumpulan data menggunakan lembar penilaian kualitas dan angket respon siswa. Media yang dikembangkan divalidasi oleh dosen ahli media dan ahli materi dan penilaian penggunaan oleh guru kimia dan siswa. Hasil uji validasi ahli materi didapat 93,75% dengan ketegori sangat baik, ahli media  didapat 96,7% dengan kategori sangat baik. Penilaian dilakukan oleh lima orang guru kimia di sekolah negeri dan swasta di Yogyakarta. Respon siswa diambil dari 20 siswa di dua sekolah yang berbeda di Yogkarta. Hasil penilaian guru kimia didapat 81,34% dengan kualitas baik. Adapun respon siswa memberikan hasil sebanyak  84%. Hasil penilaian menunjukkan bahwa media pembelajaran cacing kimia memiliki kualitas baik dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran kimia mandiri.","PeriodicalId":30980,"journal":{"name":"Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44019627","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-02DOI: 10.15294/jipk.v16i1.33774
E. Susilaningsih, Nurkintan Aprilia, S. Hayati
The 2013 scientific-based curriculum, teachers must facilitate students to gain knowledge or skills based on the scientific method. The research aims to analyze the effectiveness of teaching materials. This type of research development, teaching materials have valid content and media. Teaching materials are declared effective if there is an increase in students' classical mastery, an increase in the achievement of basic competencies, and students can understand macroscopic, microscopic and symbolic level representations. Quantitative descriptive research method, starting from the analysis of the quality of teaching materials and diagnostic test instruments Two Tier Multiple Choice (TTMC), application of teaching materials, application of questions, data analysis of test results, classical completeness, achievement of basic competencies, and analysis of representational understanding. The research subjects were students of class XI and XII MIPA. The results of the study were obtained from the results of the student's TTMC test on the buffer solution material that had used Teaching Materials. Data analysis was done classically. The results showed that there was an increase in classical completeness by 9%, the achievement of basic competence indicators increased by 8% and concept understanding increased by 6%. So that the teaching materials developed are effective to use.
{"title":"The Effectiveness of Teaching Materials Loaded with Blended Learning with a Scientific Approach on Buffer Solution Learning","authors":"E. Susilaningsih, Nurkintan Aprilia, S. Hayati","doi":"10.15294/jipk.v16i1.33774","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/jipk.v16i1.33774","url":null,"abstract":"The 2013 scientific-based curriculum, teachers must facilitate students to gain knowledge or skills based on the scientific method. The research aims to analyze the effectiveness of teaching materials. This type of research development, teaching materials have valid content and media. Teaching materials are declared effective if there is an increase in students' classical mastery, an increase in the achievement of basic competencies, and students can understand macroscopic, microscopic and symbolic level representations. Quantitative descriptive research method, starting from the analysis of the quality of teaching materials and diagnostic test instruments Two Tier Multiple Choice (TTMC), application of teaching materials, application of questions, data analysis of test results, classical completeness, achievement of basic competencies, and analysis of representational understanding. The research subjects were students of class XI and XII MIPA. The results of the study were obtained from the results of the student's TTMC test on the buffer solution material that had used Teaching Materials. Data analysis was done classically. The results showed that there was an increase in classical completeness by 9%, the achievement of basic competence indicators increased by 8% and concept understanding increased by 6%. So that the teaching materials developed are effective to use.","PeriodicalId":30980,"journal":{"name":"Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42972595","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-04DOI: 10.15294/jipk.v15i2.28394
Puspa Mawarni, Burhanudin Milama, Rizqy Nur Sholihat
Calon guru sebagai kunci utama keberhasilan penggunaan teknologi di sekolah ke depannya harus mampu membangun literasi digital. Berbagai penelitian telah dilakukan sebagai upaya untuk mengasah kemampuan literasi digital ini, salah satunya dengan mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat mengenai literasi digital melalui persepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi calon guru kimia mengenai literasi digital sebagai keterampilan abad 21. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan instrumen berbentuk angket. Responden merupakan mahasiswa pendidikan kimia Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2016, 2017, dan 2018. Data penelitian diperoleh dari jawaban 187 orang responden terhadap angket yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada komponen literasi media dan informasi calon guru kimia memiliki persepsi yang sangat baik dengan persentase rata-rata sebesar 81,06%, begitupun pada komponen literasi TIK, calon guru kimia memiliki kriteria persepsi yang sangat baik dengan nilai persentase sebesar sebesar 84,47%. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa secara keseluruhan persepsi calon guru kimia mengenai literasi digital memiliki kriteria persepsi yang sangat baik dengan hasil persentase rata-rata dari keseluruhan indikatornya sebesar 82,19%.Â
{"title":"PERSEPSI CALON GURU KIMIA MENGENAI LITERASI DIGITAL SEBAGAI KETERAMPILAN ABAD 21","authors":"Puspa Mawarni, Burhanudin Milama, Rizqy Nur Sholihat","doi":"10.15294/jipk.v15i2.28394","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/jipk.v15i2.28394","url":null,"abstract":"Calon guru sebagai kunci utama keberhasilan penggunaan teknologi di sekolah ke depannya harus mampu membangun literasi digital. Berbagai penelitian telah dilakukan sebagai upaya untuk mengasah kemampuan literasi digital ini, salah satunya dengan mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat mengenai literasi digital melalui persepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi calon guru kimia mengenai literasi digital sebagai keterampilan abad 21. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan instrumen berbentuk angket. Responden merupakan mahasiswa pendidikan kimia Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta angkatan 2016, 2017, dan 2018. Data penelitian diperoleh dari jawaban 187 orang responden terhadap angket yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada komponen literasi media dan informasi calon guru kimia memiliki persepsi yang sangat baik dengan persentase rata-rata sebesar 81,06%, begitupun pada komponen literasi TIK, calon guru kimia memiliki kriteria persepsi yang sangat baik dengan nilai persentase sebesar sebesar 84,47%. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa secara keseluruhan persepsi calon guru kimia mengenai literasi digital memiliki kriteria persepsi yang sangat baik dengan hasil persentase rata-rata dari keseluruhan indikatornya sebesar 82,19%. ","PeriodicalId":30980,"journal":{"name":"Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47800099","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-04DOI: 10.15294/jipk.v15i2.26471
Anin Kurniawati, E. B. Susatyo
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Praktikum Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Hidrolisis Garam berdasarkan penilaian kelayakan serta angket tanggapan peserta didik. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (RD) menggunakan model 4-D yang diadopsi dari penelitian Thiagarajan. Tahapan penelitian model 4-D dibagi menjadi empat tahapan, keempat tahapan tersebut adalah tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Penelitian dilakukan sampai tahap pengembangan (develop) dimana dilakukan sampai pada tahap uji coba skala kecil. LKPD praktikum dianalisis kelayakannya. LKPD praktikum dinyatakan layak apabila dalam penilaian kelayakan mendapatkan kriteria sangat layak atau layak dan memperoleh tanggapan yang sangat baik atau baik dari peserta didik. LKPD Praktikum divalidasi kelayakannya oleh tiga validator ahli kemudian diperoleh rata-rata sebesar 36,66 yang berada pada kriteria layak. Tanggapan peserta didik diperoleh dari 15 peserta didik kelas XI MIPA 5 SMA N 12 Semarang tahun pelajaran 2019/2020 dan didapatkan rata-rata sebesar 49,26 yang termasuk dalam kriteria sangat baik dengan nilai reliabilitas sebesar 0,80. Simpulan dari penelitian yang dilakukan adalah desain LKPD praktikum berbasisi inkuiri terbimbing pada materi hidrolisis garam layak untuk digunakan dalam pembelajaran kimia.
{"title":"DESAIN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PRAKTIKUM BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI HIDROLISIS GARAM","authors":"Anin Kurniawati, E. B. Susatyo","doi":"10.15294/jipk.v15i2.26471","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/jipk.v15i2.26471","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Praktikum Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Hidrolisis Garam berdasarkan penilaian kelayakan serta angket tanggapan peserta didik. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (RD) menggunakan model 4-D yang diadopsi dari penelitian Thiagarajan. Tahapan penelitian model 4-D dibagi menjadi empat tahapan, keempat tahapan tersebut adalah tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Penelitian dilakukan sampai tahap pengembangan (develop) dimana dilakukan sampai pada tahap uji coba skala kecil. LKPD praktikum dianalisis kelayakannya. LKPD praktikum dinyatakan layak apabila dalam penilaian kelayakan mendapatkan kriteria sangat layak atau layak dan memperoleh tanggapan yang sangat baik atau baik dari peserta didik. LKPD Praktikum divalidasi kelayakannya oleh tiga validator ahli kemudian diperoleh rata-rata sebesar 36,66 yang berada pada kriteria layak. Tanggapan peserta didik diperoleh dari 15 peserta didik kelas XI MIPA 5 SMA N 12 Semarang tahun pelajaran 2019/2020 dan didapatkan rata-rata sebesar 49,26 yang termasuk dalam kriteria sangat baik dengan nilai reliabilitas sebesar 0,80. Simpulan dari penelitian yang dilakukan adalah desain LKPD praktikum berbasisi inkuiri terbimbing pada materi hidrolisis garam layak untuk digunakan dalam pembelajaran kimia.","PeriodicalId":30980,"journal":{"name":"Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"41875542","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-04DOI: 10.15294/jipk.v15i2.28256
Fuldiaratman Fuldiaratman, M. Minarni, Ssaura Sherly Pamela
Pemecahan masalah adalah proses yang digunakan untuk menyelesaikan masalah. Proses pemecahan masalah melibatkan aktivitas metakognitif bagi seseorang yang dapat menggali keterampilan berpikir metakognitif. Keterampilan metakognitif berperan penting dalam memecahkan masalah khususnya dalam mengatur dan mengontrol aktivitas kognitif peserta didik. Strategi metakognitif merujuk pada cara untuk meningkatkan kesadaran mengenai proses berpikir dan pembelajaran yang berlaku. Kesadaran tersebut dapat membantu seseorang untuk mengontrol pikirannya dengan merancang, memantau dan menilai apa yang dipelajari. Pembelajaran pemecahan masalah kimia setiap individu menunjukkan kecenderungan tertentu, pola berpikir khusus, cara menanggapi, dimana faktor-faktor tersebut menentukan gaya belajar dan gaya berpikir seseorang dalam mengingat, berpikir untuk menyelesaikan masalah yang dikenal dengan gaya kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan metakognitif mahasiswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent dalam memecahkan masalah kesetimbangan kimia. Subyek penelitian ini yaitu mahasiswa pendidikan kimia semester I Fakultas FKIP Universitas Jambi yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes GEFT, tes pemecahan masalah, dan wawancara. Teknik analisis data keterampilan metakognitif dari hasil wawancara menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Data yang diperoleh nantinya diuji keansahannya melalui triangulasi. Hasil sementara yang diperoleh menyatakan keterampilan metakognisi mahasiswa Pendidikan Kimia rata-rata berada pada tingkatan strategic use. Tingkatan ini meyatakan mahasiswa memiliki strategi dalam pemecahan masalah, namun masih ragu dalam memperbaiki apabila terjadi kekeliruan dalam pemecahan masalahnya. Mahasiswa juga melihat kembali hasil pekerjaan, keterampilan monitoring pekerjaan terlihat baik. Perbedaan aktivitas metakognitif dengna gaya kognitif yang sama ini terjadi karena kebiasaan belajar nya. Semakin baik kebiasaan belajarnya maka semakin baik pula kemapuan pemecahan masalah dan aktivitas metakognitifnya.
{"title":"AKTIVITAS METAKOGNITIF MAHASISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MELALUI GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA","authors":"Fuldiaratman Fuldiaratman, M. Minarni, Ssaura Sherly Pamela","doi":"10.15294/jipk.v15i2.28256","DOIUrl":"https://doi.org/10.15294/jipk.v15i2.28256","url":null,"abstract":"Pemecahan masalah adalah proses yang digunakan untuk menyelesaikan masalah. Proses pemecahan masalah melibatkan aktivitas metakognitif bagi seseorang yang dapat menggali keterampilan berpikir metakognitif. Keterampilan metakognitif berperan penting dalam memecahkan masalah khususnya dalam mengatur dan mengontrol aktivitas kognitif peserta didik. Strategi metakognitif merujuk pada cara untuk meningkatkan kesadaran mengenai proses berpikir dan pembelajaran yang berlaku. Kesadaran tersebut dapat membantu seseorang untuk mengontrol pikirannya dengan merancang, memantau dan menilai apa yang dipelajari. Pembelajaran pemecahan masalah kimia setiap individu menunjukkan kecenderungan tertentu, pola berpikir khusus, cara menanggapi, dimana faktor-faktor tersebut menentukan gaya belajar dan gaya berpikir seseorang dalam mengingat, berpikir untuk menyelesaikan masalah yang dikenal dengan gaya kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan metakognitif mahasiswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent dalam memecahkan masalah kesetimbangan kimia. Subyek penelitian ini yaitu mahasiswa pendidikan kimia semester I Fakultas FKIP Universitas Jambi yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes GEFT, tes pemecahan masalah, dan wawancara. Teknik analisis data keterampilan metakognitif dari hasil wawancara menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Data yang diperoleh nantinya diuji keansahannya melalui triangulasi. Hasil sementara yang diperoleh menyatakan keterampilan metakognisi mahasiswa Pendidikan Kimia rata-rata berada pada tingkatan strategic use. Tingkatan ini meyatakan mahasiswa memiliki strategi dalam pemecahan masalah, namun masih ragu dalam memperbaiki apabila terjadi kekeliruan dalam pemecahan masalahnya. Mahasiswa juga melihat kembali hasil pekerjaan, keterampilan monitoring pekerjaan terlihat baik. Perbedaan aktivitas metakognitif dengna gaya kognitif yang sama ini terjadi karena kebiasaan belajar nya. Semakin baik kebiasaan belajarnya maka semakin baik pula kemapuan pemecahan masalah dan aktivitas metakognitifnya.","PeriodicalId":30980,"journal":{"name":"Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-04","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47318496","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}