Sujinal Arifin, Zulkardi Zulkardi, Putri Ratu Ilma Indra, Yusuf Hartono
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang kemampuan pemecahan masalah tipe word problems beserta factor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan subjek siswa SMP Negeri 3 Palembang dengan jumlah siswa 19 orang. Penelitan ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan angket. Semua data yang diperoleh secara umum dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif disajikan dalam bentuk diagram batang, sedangkan data dalam bentuk kualitatif disajikan dengan cara dinarasikan. Dari hasil analisis data diperoleh informasi bahwa mayoritas siswa memahami masalah. Akan tetapi hanya beberapa siswa yang dapat menyelesaikan masalah dengan benar. Banyak siswa yang tidak membuat perencanaan dalam menyelesaikan masalah padahal perencanaan dapat digunakan sebagai jembatan dalam penggunaan informasi dan pengetahuan yang telah mereka miliki sebelumnya untuk menyelesaikan masalah. Dari hasil angket diperoleh kesimpulan bahwa ada beberapa faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam menyelesaikan masalah, diantaranya adalah kemampuan dalam mengingat konsep dan teorema dalam penyelesaian masalah, suka atau tidak pada matematika, frekuensi seberapa sering latihan matematika, atau pengalaman seperti pernah menyelesaikan masalah yang sama.
{"title":"Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP Ditinjau dari Kemampuan Memahami, Merencana, dan Menyelesaikan Masalah","authors":"Sujinal Arifin, Zulkardi Zulkardi, Putri Ratu Ilma Indra, Yusuf Hartono","doi":"10.31629/JG.V6I1.3050","DOIUrl":"https://doi.org/10.31629/JG.V6I1.3050","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang kemampuan pemecahan masalah tipe word problems beserta factor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan subjek siswa SMP Negeri 3 Palembang dengan jumlah siswa 19 orang. Penelitan ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan angket. Semua data yang diperoleh secara umum dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif disajikan dalam bentuk diagram batang, sedangkan data dalam bentuk kualitatif disajikan dengan cara dinarasikan. Dari hasil analisis data diperoleh informasi bahwa mayoritas siswa memahami masalah. Akan tetapi hanya beberapa siswa yang dapat menyelesaikan masalah dengan benar. Banyak siswa yang tidak membuat perencanaan dalam menyelesaikan masalah padahal perencanaan dapat digunakan sebagai jembatan dalam penggunaan informasi dan pengetahuan yang telah mereka miliki sebelumnya untuk menyelesaikan masalah. Dari hasil angket diperoleh kesimpulan bahwa ada beberapa faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam menyelesaikan masalah, diantaranya adalah kemampuan dalam mengingat konsep dan teorema dalam penyelesaian masalah, suka atau tidak pada matematika, frekuensi seberapa sering latihan matematika, atau pengalaman seperti pernah menyelesaikan masalah yang sama. \u0000","PeriodicalId":32098,"journal":{"name":"Jurnal Gantang","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47196919","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Perkembangan teknologi di era industri 4.0 membuat perubahan pada sistem pendidikan. Sistem pendidikan telah berubah menjadi lebih modern dengan penggunaan teknologi yang dipakai pada proses pembelajaran. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar yang valid dan praktis untuk pembelajaran berbasis masalah dikelas VIII dengan objek penelitiannya ialah bahan ajar berbasis android. Desain penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE meliputi (1) analisis, (2) desain dan (3) pengembangan. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi, observasi dan angket. Kelayakan bahan ajar ditentukan oleh ahli materi dan ahli media. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar sudah valid dilihat dari hasil validasi dan one-to-one sedangkan kepraktisan pada bahan ajar dilihat dari hasil data observasi dan angket, pada hasil data observasi didapatlah rata-rata 86% yang terkategori sangat praktis dan pada hasil data angket didapatlah rata-rata 86,33% yang terkategori sangat praktis sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis android pada materi prisma untuk pembelajaran berbasis masalah dikelas VIII sudah dikategorikan valid dan praktis.
{"title":"Pengembangan Bahan Ajar Materi Prisma Berbasis Android untuk Pembelajaran Berbasis Masalah di Kelas VIII","authors":"Mitha Frilia, Hapizah, Ely Susanti, Scristia Scristia","doi":"10.31629/jg.v5i2.2362","DOIUrl":"https://doi.org/10.31629/jg.v5i2.2362","url":null,"abstract":"Perkembangan teknologi di era industri 4.0 membuat perubahan pada sistem pendidikan. Sistem pendidikan telah berubah menjadi lebih modern dengan penggunaan teknologi yang dipakai pada proses pembelajaran. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar yang valid dan praktis untuk pembelajaran berbasis masalah dikelas VIII dengan objek penelitiannya ialah bahan ajar berbasis android. Desain penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE meliputi (1) analisis, (2) desain dan (3) pengembangan. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi, observasi dan angket. Kelayakan bahan ajar ditentukan oleh ahli materi dan ahli media. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar sudah valid dilihat dari hasil validasi dan one-to-one sedangkan kepraktisan pada bahan ajar dilihat dari hasil data observasi dan angket, pada hasil data observasi didapatlah rata-rata 86% yang terkategori sangat praktis dan pada hasil data angket didapatlah rata-rata 86,33% yang terkategori sangat praktis sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis android pada materi prisma untuk pembelajaran berbasis masalah dikelas VIII sudah dikategorikan valid dan praktis.","PeriodicalId":32098,"journal":{"name":"Jurnal Gantang","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46409567","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan blended learning berbasis Edmodo pada mata kuliah Kalkulus Dasar yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial. Jenis penelitian ini adalah design research tipe development study yang terdiri dari tahap preliminary dan formative evaluation. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Unhasy Tebuireng. Data dikumpulkan melalui walkthrough, angket dan wawancara. Data dianalisis menggunakan siklus evaluasi formatif. Penelitian ini menghasilkan serangkaian kegiatan pembelajaran Kalkulus Dasar dengan model blended learning berbasis Edmodo yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap proses pembelajaran. Hasil walkthrough pada expert review menunjukkan bahwa blended learning yang dikembangkan valid dan dapat diterapkan. Hasil kepraktisan blended learning yang dikembangkan berdasarkan pada data hasil wawancara pada one-to-one dan small group yang menyatakan bahwa blended leraning yang dikembangkan mudah diakses dan dapat diterapkan. Sedangkan efek potensial terhadap proses pembelajaran berdasarkan hasil angka yang menunjukkan bahwa blended learning berbasis Edmodo yang dikembangkan dapat diterapkan, tersedianya sumber belajar yang lengkap, proses pembelajaran dapat tuntas, dan mampu membantu mahasiswa belajar diluar kelas.
{"title":"Blended Learning Berbasis Edmodo: Proses Pengembangan pada Mata Kuliah Kalkulus Dasar","authors":"Sari Sari, Iesyah Rodliyah","doi":"10.31629/jg.v5i2.2415","DOIUrl":"https://doi.org/10.31629/jg.v5i2.2415","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan blended learning berbasis Edmodo pada mata kuliah Kalkulus Dasar yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial. Jenis penelitian ini adalah design research tipe development study yang terdiri dari tahap preliminary dan formative evaluation. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Unhasy Tebuireng. Data dikumpulkan melalui walkthrough, angket dan wawancara. Data dianalisis menggunakan siklus evaluasi formatif. Penelitian ini menghasilkan serangkaian kegiatan pembelajaran Kalkulus Dasar dengan model blended learning berbasis Edmodo yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial terhadap proses pembelajaran. Hasil walkthrough pada expert review menunjukkan bahwa blended learning yang dikembangkan valid dan dapat diterapkan. Hasil kepraktisan blended learning yang dikembangkan berdasarkan pada data hasil wawancara pada one-to-one dan small group yang menyatakan bahwa blended leraning yang dikembangkan mudah diakses dan dapat diterapkan. Sedangkan efek potensial terhadap proses pembelajaran berdasarkan hasil angka yang menunjukkan bahwa blended learning berbasis Edmodo yang dikembangkan dapat diterapkan, tersedianya sumber belajar yang lengkap, proses pembelajaran dapat tuntas, dan mampu membantu mahasiswa belajar diluar kelas.","PeriodicalId":32098,"journal":{"name":"Jurnal Gantang","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"41826367","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan bahan ajar determinan dan invers matriks berbasis android untuk SMA Kelas XI yang valid dan praktis, dan (2) mengetahui efek potensialnya terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI. IPA 6 SMA Negeri 8 Palembang yang terdiri dari 34 orang sebagai subjek penelitian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau development research yang terdiri dari dua tahapan, yaitu: tahap preliminary meliputi analisis dan desain, dan tahap formative evaluation meliputi self evaluation, prototyping (expert review, one to one, small group), dan field test. Teknik pengumpulan data dengan walkthrough, observasi, wawancara dan tes. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) bahan ajar determinan dan invers matriks berbasis android untuk SMA Kelas XI terkategori valid dan praktis, dan (2) bahan ajar yang dikembangkan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik rata-rata terkategori baik, yaitu 13 orang memiliki kemampuan dalam kategori sangat baik, 12 orang terkategori baik, 4 orang terkategori cukup, dan 5 orang terkategori kurang.
州立高中IPA 6 Palembang 8作为研究对象。这项研究是一种由两个阶段组成的开发或发展研究研究的研究类型:先验阶段包括分析和设计,而前期评估包括自我评估、原型评估(expert review, one to one, small group)和现场测试。带浏览、观察、采访和测试的数据收集技术。
{"title":"Bahan Ajar Determinan dan Invers Matriks Berbasis Android untuk SMA Kelas XI","authors":"D. Safitri, Zulkardi, Hapizah","doi":"10.31629/jg.v5i2.2306","DOIUrl":"https://doi.org/10.31629/jg.v5i2.2306","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan bahan ajar determinan dan invers matriks berbasis android untuk SMA Kelas XI yang valid dan praktis, dan (2) mengetahui efek potensialnya terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI. IPA 6 SMA Negeri 8 Palembang yang terdiri dari 34 orang sebagai subjek penelitian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau development research yang terdiri dari dua tahapan, yaitu: tahap preliminary meliputi analisis dan desain, dan tahap formative evaluation meliputi self evaluation, prototyping (expert review, one to one, small group), dan field test. Teknik pengumpulan data dengan walkthrough, observasi, wawancara dan tes. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) bahan ajar determinan dan invers matriks berbasis android untuk SMA Kelas XI terkategori valid dan praktis, dan (2) bahan ajar yang dikembangkan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik rata-rata terkategori baik, yaitu 13 orang memiliki kemampuan dalam kategori sangat baik, 12 orang terkategori baik, 4 orang terkategori cukup, dan 5 orang terkategori kurang.","PeriodicalId":32098,"journal":{"name":"Jurnal Gantang","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46062362","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Hasil-hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa trigonometri menjadi salah satu mata kuliah yang konsepnya sulit dipahami mahasiswa. Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa pada mata kuliah trigonometri. Terdapat empat indikator pemahaman konsep matematis yang diukur yaitu (1) menyatakan ulang sebuah konsep; (2) konsep disajikan ke berbagai bentuk representasi matematis; (3) menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu; (4) mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah. Dengan metode deskriptif kualitatif penelitian ini melibatkan seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Riau Kepulauan tahun akademik 2019/2020. Metode tes dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data. Tes yang di gunakan berbentuk soal essay yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa secara keseluruhan rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa masih tergolong rendah. Persentase pencapaian indikator pemahaman konsep matematis terendah pada indikator kedua yaitu 40,09%, disusul oleh indikator keempat yaitu 47,41%, serta indikator pertama dan ketiga dengan persentase pencapaian yang sama yaitu 53,02%.
{"title":"Analisis Pemahaman Konsep Matematis Mahasiswa pada Mata Kuliah Trigonometri","authors":"Yesi Gusmania, Nina Agustyaningrum","doi":"10.31629/jg.v5i2.2493","DOIUrl":"https://doi.org/10.31629/jg.v5i2.2493","url":null,"abstract":"Hasil-hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa trigonometri menjadi salah satu mata kuliah yang konsepnya sulit dipahami mahasiswa. Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa pada mata kuliah trigonometri. Terdapat empat indikator pemahaman konsep matematis yang diukur yaitu (1) menyatakan ulang sebuah konsep; (2) konsep disajikan ke berbagai bentuk representasi matematis; (3) menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu; (4) mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah. Dengan metode deskriptif kualitatif penelitian ini melibatkan seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Riau Kepulauan tahun akademik 2019/2020. Metode tes dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data. Tes yang di gunakan berbentuk soal essay yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa secara keseluruhan rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa masih tergolong rendah. Persentase pencapaian indikator pemahaman konsep matematis terendah pada indikator kedua yaitu 40,09%, disusul oleh indikator keempat yaitu 47,41%, serta indikator pertama dan ketiga dengan persentase pencapaian yang sama yaitu 53,02%.","PeriodicalId":32098,"journal":{"name":"Jurnal Gantang","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44836802","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kemampuan berpikir matematis dalam pembelajaran rekayasa atau keteknikan merupakan kemampuan mendasar dalam pencapaian pembelajaran lulusan. Peningkatan kemampuan berpikir matematis khususnya kemampuan komunikasi juga harus diupayakan dalam pembelajaran Matematika Diskrit bagi mahasiswa Teknik Telekomunikasi khususnya aplikasi graf. Kajian yang dilakukan dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi mahasiswa menggunakan pendekatan MEAs dalam penyelesaian masalah pada aplikasi graf. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif dengan metode penyajian secara deskriptif dan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 29 mahasiswa yang berasal dari satu kelas pada Mata Kuliah Matematika Diskrit Prodi Teknik Telekomunikasi Tahun Ajaran 2019/2020. Hasil penelitian menujukkan bahwa kemampuan komunikasi mahasiswa sebesar 31,03% kategori tinggi, 27,59% kategori sedang, 41,38% kategori rendah. Mahasiswa kemampuan tinggi sudah mampu mengkomunikasikan jawaban secara matematis dengan tepat. Pada mahasiswa yang memiliki kemampuan komunikasi sedang sudah mampu untuk mengkomunikasikan jawaban secara matematis namun masih ada kekurangan. Sedangkan mahasiswa yang memiliki kemampuan rendah kurang mampu mengkomunikasikan jawaban secara matematis dengan tepat. Perancangan materi pembelajaran dengan focus pada peningkatan kemampuan komunikasi khususnya komunikasi matematis mahasiswa masih dibutuhkan dalam pembelajaran aplikasi graf.
{"title":"Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa pada Aplikasi Graf Menggunakan Pendekatan MEAs","authors":"Nurlaili, Utti Marina Rifanti, Ridho Ananda","doi":"10.31629/jg.v5i2.2515","DOIUrl":"https://doi.org/10.31629/jg.v5i2.2515","url":null,"abstract":"Kemampuan berpikir matematis dalam pembelajaran rekayasa atau keteknikan merupakan kemampuan mendasar dalam pencapaian pembelajaran lulusan. Peningkatan kemampuan berpikir matematis khususnya kemampuan komunikasi juga harus diupayakan dalam pembelajaran Matematika Diskrit bagi mahasiswa Teknik Telekomunikasi khususnya aplikasi graf. Kajian yang dilakukan dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi mahasiswa menggunakan pendekatan MEAs dalam penyelesaian masalah pada aplikasi graf. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif dengan metode penyajian secara deskriptif dan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 29 mahasiswa yang berasal dari satu kelas pada Mata Kuliah Matematika Diskrit Prodi Teknik Telekomunikasi Tahun Ajaran 2019/2020. Hasil penelitian menujukkan bahwa kemampuan komunikasi mahasiswa sebesar 31,03% kategori tinggi, 27,59% kategori sedang, 41,38% kategori rendah. Mahasiswa kemampuan tinggi sudah mampu mengkomunikasikan jawaban secara matematis dengan tepat. Pada mahasiswa yang memiliki kemampuan komunikasi sedang sudah mampu untuk mengkomunikasikan jawaban secara matematis namun masih ada kekurangan. Sedangkan mahasiswa yang memiliki kemampuan rendah kurang mampu mengkomunikasikan jawaban secara matematis dengan tepat. Perancangan materi pembelajaran dengan focus pada peningkatan kemampuan komunikasi khususnya komunikasi matematis mahasiswa masih dibutuhkan dalam pembelajaran aplikasi graf.","PeriodicalId":32098,"journal":{"name":"Jurnal Gantang","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44128905","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan penelitian adalah untuk melakukan validasi terhadap konten dan item soal pada E-Modul yang dikembangkan menggunakan aplikasi SIGIL berbasis EPUB3 dan melakukan pemetaan terhadap tingkat kesukaran soal dan kemampuan siswa dalam menjawab item soal pada materi statistika. Penelitian ini merupakan penelitian mix-mode yang terdiri dari review literatur, validasi item dan konstruk serta validasi pakar. E-Modul divalidasi menggunakan tiga tahapan, yakni validasi item dan konstruk menggunakan Rasch Model serta validasi konten E-Modul yang dilakukan oleh pakar. Total item tes sebanyak 25 soal pilihan ganda, terdiri dari soal ukuran pemusatan data, ukuran penyebaran data serta penyajian data. Item soal tersebut diuji pada 44 orang siswa level menengah. Hasil pengujian validasi item dan konstruk menunjukkan bahwa terdapat 6 soal yang valid dan reliabel serta tingkat kesukaran item soal terdiri dari sangat sukar, sukar, sedang, mudah dan sangat mudah. Hasil pengujian menggunakan variabel (wright) map menunjukkan bahwa dari 6 soal pilihan ganda yang valid, terdapat 3 soal yang memiliki bias perbedaan yang signifikan (faktor gender) dan masih perlu untuk dilakukan perbaikan. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa instrumen tes yang masih memiliki bias perbedaan perlu dilakukan perbaikan, namun secara konten materi statistika yang ada pada E-Modul sudah layak untuk digunakan dalam pembelajaran statistika.
{"title":"Validitas E-Modul Matematika Berbasis EPUB3 Menggunakan Analisis Rasch Model","authors":"R. Ramadhani, Yulia Fitri","doi":"10.31629/jg.v5i2.2535","DOIUrl":"https://doi.org/10.31629/jg.v5i2.2535","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian adalah untuk melakukan validasi terhadap konten dan item soal pada E-Modul yang dikembangkan menggunakan aplikasi SIGIL berbasis EPUB3 dan melakukan pemetaan terhadap tingkat kesukaran soal dan kemampuan siswa dalam menjawab item soal pada materi statistika. Penelitian ini merupakan penelitian mix-mode yang terdiri dari review literatur, validasi item dan konstruk serta validasi pakar. E-Modul divalidasi menggunakan tiga tahapan, yakni validasi item dan konstruk menggunakan Rasch Model serta validasi konten E-Modul yang dilakukan oleh pakar. Total item tes sebanyak 25 soal pilihan ganda, terdiri dari soal ukuran pemusatan data, ukuran penyebaran data serta penyajian data. Item soal tersebut diuji pada 44 orang siswa level menengah. Hasil pengujian validasi item dan konstruk menunjukkan bahwa terdapat 6 soal yang valid dan reliabel serta tingkat kesukaran item soal terdiri dari sangat sukar, sukar, sedang, mudah dan sangat mudah. Hasil pengujian menggunakan variabel (wright) map menunjukkan bahwa dari 6 soal pilihan ganda yang valid, terdapat 3 soal yang memiliki bias perbedaan yang signifikan (faktor gender) dan masih perlu untuk dilakukan perbaikan. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa instrumen tes yang masih memiliki bias perbedaan perlu dilakukan perbaikan, namun secara konten materi statistika yang ada pada E-Modul sudah layak untuk digunakan dalam pembelajaran statistika.","PeriodicalId":32098,"journal":{"name":"Jurnal Gantang","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48354741","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Malik Abdul Azis, Enita, Lieska Maulita Shamimi, Shofan Fiangga
Kemampuan pengajuan dugaan merupakan kemampuan siswa dalam membuat dugaan hasil yang akan didapat dari suatu kegiatan atau masalah matematis. Salah satu masalah matematis yang memerlukan konjektur adalah Open Classical Analogy (OCA). Pada masalah OCA siswa dituntut untuk berpikir kreatif dalam menduga sifat dari suatu hal tertentu yang belum diketahui sebelumnya menggunakan analogi dengan hal yang telah mereka ketahui. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengajuan dugaan yang diberikan oleh siswa berdasarkan tingkat kemampuan penalaran siswa. Subyek penelitian ini adalah tiga siswa SMP kelas 9 di Surabaya yang dipilih dari 30 siswa yang memiliki tingkat kemampuan penalaran berbeda-beda. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan penalaran siswa berpengaruh pada bagaimana siswa tersebut mengajukan suatu dugaan dari property pengetahuan baru yang memiliki kesamaan dengan pengetahuan yang telah dipelajari sebelumnya.
{"title":"Dugaan Siswa Terhadap Masalah Open Classical Analogy Tipe A – C","authors":"Malik Abdul Azis, Enita, Lieska Maulita Shamimi, Shofan Fiangga","doi":"10.31629/jg.v5i2.2265","DOIUrl":"https://doi.org/10.31629/jg.v5i2.2265","url":null,"abstract":"Kemampuan pengajuan dugaan merupakan kemampuan siswa dalam membuat dugaan hasil yang akan didapat dari suatu kegiatan atau masalah matematis. Salah satu masalah matematis yang memerlukan konjektur adalah Open Classical Analogy (OCA). Pada masalah OCA siswa dituntut untuk berpikir kreatif dalam menduga sifat dari suatu hal tertentu yang belum diketahui sebelumnya menggunakan analogi dengan hal yang telah mereka ketahui. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengajuan dugaan yang diberikan oleh siswa berdasarkan tingkat kemampuan penalaran siswa. Subyek penelitian ini adalah tiga siswa SMP kelas 9 di Surabaya yang dipilih dari 30 siswa yang memiliki tingkat kemampuan penalaran berbeda-beda. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan penalaran siswa berpengaruh pada bagaimana siswa tersebut mengajukan suatu dugaan dari property pengetahuan baru yang memiliki kesamaan dengan pengetahuan yang telah dipelajari sebelumnya.","PeriodicalId":32098,"journal":{"name":"Jurnal Gantang","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"45321063","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk e-modul berbasis game based learning materi pengukuran dengan penguatan karakter gemar membaca dan menghargai prestasi untuk siswa SD yang valid menurut validator dan praktis menurut pengguna. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg and Gall bersumber buku Sugiyono yang terdiri atas 10 tahap. Jenis data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah kualitatif kuantitatif. Sumber data diperoleh dari hasil analisis kebutuhan, validasi ahli, uji coba produk, dan uji coba pemakaian. Teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara. Berdasarkan hasil validasi, produk memperoleh persentase kelayakan 95,48% dari validator materi, 99% dari validator bahan ajar, 96.03% dari validator bahasa dan 96.25% dari validator pengguna. Berdasarkan uji coba, produk memperoleh persentase kepraktisan 100% dari 6 siswa SDN Blitar dan 92,214% dari 18 siswa SDN Kauman II Kota Blitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk masuk dalam kategori valid menurut validator dan praktis menurut siswa sehingga layak digunakan dalam pembelajaran.
{"title":"Pengembangan E-Modul Berbasis Game Based Learning Materi Pengukuran Dengan Penguatan Karakter Gemar Membaca dan Menghargai Prestasi","authors":"Yunita Miftahul Jannah, Yuniawatika Yuniawatika, Alif Mudiono","doi":"10.31629/jg.v5i2.2338","DOIUrl":"https://doi.org/10.31629/jg.v5i2.2338","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk e-modul berbasis game based learning materi pengukuran dengan penguatan karakter gemar membaca dan menghargai prestasi untuk siswa SD yang valid menurut validator dan praktis menurut pengguna. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg and Gall bersumber buku Sugiyono yang terdiri atas 10 tahap. Jenis data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah kualitatif kuantitatif. Sumber data diperoleh dari hasil analisis kebutuhan, validasi ahli, uji coba produk, dan uji coba pemakaian. Teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara. Berdasarkan hasil validasi, produk memperoleh persentase kelayakan 95,48% dari validator materi, 99% dari validator bahan ajar, 96.03% dari validator bahasa dan 96.25% dari validator pengguna. Berdasarkan uji coba, produk memperoleh persentase kepraktisan 100% dari 6 siswa SDN Blitar dan 92,214% dari 18 siswa SDN Kauman II Kota Blitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk masuk dalam kategori valid menurut validator dan praktis menurut siswa sehingga layak digunakan dalam pembelajaran.","PeriodicalId":32098,"journal":{"name":"Jurnal Gantang","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44847588","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan instrument soal HOTS yang valid untuk dapat mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model tessmer dengan tahapan analisis, perancangan, pengembangan, formatively evaluate, Summatevely Evaluate. Instrumen yang digunakan adalah angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan software anates. Hasil dari penelitian ini adalah instrumen soal yang valid dari aspek materi dengan nilai 3,1, konstruksi dengan nilai 3,3 dan bahasa dengan nilai 3,3.
{"title":"Pengembangan Soal untuk Mengukur Higher Order Thinking Skill (HOTS) Siswa","authors":"Wandy Suhady, Yenita Roza, Maimunah Maimunah","doi":"10.31629/jg.v5i2.2518","DOIUrl":"https://doi.org/10.31629/jg.v5i2.2518","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan instrument soal HOTS yang valid untuk dapat mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model tessmer dengan tahapan analisis, perancangan, pengembangan, formatively evaluate, Summatevely Evaluate. Instrumen yang digunakan adalah angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan software anates. Hasil dari penelitian ini adalah instrumen soal yang valid dari aspek materi dengan nilai 3,1, konstruksi dengan nilai 3,3 dan bahasa dengan nilai 3,3.","PeriodicalId":32098,"journal":{"name":"Jurnal Gantang","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48374331","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}