Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan minat siswa pada pemilihan jurusan bisnis daring dan pemasaran di sekolah menengah kejuruan dengan motivasi influencer bisnis siswa. Objek penelitian adalah siswa jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran kelas 11 SMK Swasta Pelita Kabupaten Bogor yang berjumlah 119, dan yang dijadikan sampel 30% atau 36 peserta didik secara random sampling. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis korelasional. Teknik korelasi yang dipakai Korelasi Product Moment dengan menggunakan angket. Hasil penelitian terdapat hubungan antara minat siswa jurusan bisnis daring dan pemasaran dengan motivasi influencer bisnis di SMK Pelita, dimana diketahui rxy 0,504 dan t hitung adalah 3,400 dengan kriteria sedang yaitu diantara 0,400 sampai dengan 0,599.
{"title":"Peminatan Pada Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran dengan Motivasi Influencer Bisnis Siswa","authors":"Wahyu Bagja Sulfemi","doi":"10.36787/jsi.v6i1.983","DOIUrl":"https://doi.org/10.36787/jsi.v6i1.983","url":null,"abstract":"Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan minat siswa pada pemilihan jurusan bisnis daring dan pemasaran di sekolah menengah kejuruan dengan motivasi influencer bisnis siswa. Objek penelitian adalah siswa jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran kelas 11 SMK Swasta Pelita Kabupaten Bogor yang berjumlah 119, dan yang dijadikan sampel 30% atau 36 peserta didik secara random sampling. Analisis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis korelasional. Teknik korelasi yang dipakai Korelasi Product Moment dengan menggunakan angket. Hasil penelitian terdapat hubungan antara minat siswa jurusan bisnis daring dan pemasaran dengan motivasi influencer bisnis di SMK Pelita, dimana diketahui rxy 0,504 dan t hitung adalah 3,400 dengan kriteria sedang yaitu diantara 0,400 sampai dengan 0,599.","PeriodicalId":33699,"journal":{"name":"Jurnal Soshum Insentif","volume":"24 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139308475","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pengembangan kemampuan sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam implementasi Good University Governance di Universitas Negeri Malang adalah tentang prinsip transparansi, akuntabilitas, kepemimpinan, efisiensi dan efektivitas. Namun sumberdaya manusia sebagai sosok penting membutuhkan adanya inovasi untuk mewujudkan capaian kinerja yang baik. Sehingga sumber daya manusia yang profesional dapat memuaskan civitas akademika. Tata kelola yang baik membutuhkan sumber daya manusia untuk mengubah budaya perusahaan menjadi lebih handal dan produktif. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan kinerja sebagai wujud good university governance. Dan upaya peningkatan kemampuan sumber daya manusia unggul di UM yang harus memiliki kompetensi dan kemampuan mendukung dan mewujudkan tata kelola kelembagaan yang kredibel, akuntabel, dan transparan melalui promosi jabatan, mutasi pegawai, peningkatan kompetensi dan keahlian. Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada proses penelitian ini metode deskriptif analisis digunakan penulis, dengan jumlah responden 407 terdiri dari 147 dosen dan tenaga kependidikan sejumlah 260 orang.
{"title":"Pengembangan Kemampuan Sumber Daya Manusia dalam Implementasi Good University Governance di Universitas Negeri Malang","authors":"Adi Mulya, H. Herlina, Sri Mulyeni","doi":"10.36787/jsi.v6i1.988","DOIUrl":"https://doi.org/10.36787/jsi.v6i1.988","url":null,"abstract":"Pengembangan kemampuan sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam implementasi Good University Governance di Universitas Negeri Malang adalah tentang prinsip transparansi, akuntabilitas, kepemimpinan, efisiensi dan efektivitas. Namun sumberdaya manusia sebagai sosok penting membutuhkan adanya inovasi untuk mewujudkan capaian kinerja yang baik. Sehingga sumber daya manusia yang profesional dapat memuaskan civitas akademika. Tata kelola yang baik membutuhkan sumber daya manusia untuk mengubah budaya perusahaan menjadi lebih handal dan produktif. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan kinerja sebagai wujud good university governance. Dan upaya peningkatan kemampuan sumber daya manusia unggul di UM yang harus memiliki kompetensi dan kemampuan mendukung dan mewujudkan tata kelola kelembagaan yang kredibel, akuntabel, dan transparan melalui promosi jabatan, mutasi pegawai, peningkatan kompetensi dan keahlian. Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada proses penelitian ini metode deskriptif analisis digunakan penulis, dengan jumlah responden 407 terdiri dari 147 dosen dan tenaga kependidikan sejumlah 260 orang.","PeriodicalId":33699,"journal":{"name":"Jurnal Soshum Insentif","volume":"14 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-10-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139307838","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract - This research discussed about Code Switching and Code Mixing in the WHATSAPP Group of Japanese Lecturers STBA YAPARI-ABA Bandung. The purpose of this study is to describe the forms of code switching and code mixing contained in the Whatsapp group messages and to examine the causes of their occurrences based on the semantic dimension. The method used is descriptive qualitative. Data collection uses data triangulation techniques in the form of stages. The study technique used is distributional in the form of paraphrasing techniques. The results of this study found external code switching between Indonesian and Japanese or vice versa which consists of code switching in the form of sentences (inter sentential switching) and code switching contains in a sentence (intra sentential switching). In addition, it was also found that the exit code mixing (outer code switching) consists of the insertion of words, phrases, and blaster forms. Abstrak - Penelitian ini mengkaji tentang Alih Kode dan Campur Kode Pada Group WHATSAPP Dosen Bahasa Jepang STBA YAPARI-ABA BANDUNG. Tujuan penelitian mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode yang terdapat dalam pesan grup Whatsapp tersebut dan mengkaji makna yang terkandung dalam pesan Whatsapp tersebut secara semantis. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi data dalam bentuk tahapan. Teknik kajian yang digunakan adalah teknik parafrasa. Hasil penelitian ditemukan alih kode ekstern antara bahasa Indonesia dan bahasa Jepang dan sebaliknya yang terdiri atas alih kode dalam bentuk antarkalimat (inter sentensial switching) dan alih kode yang terdapat dalam sebuah kalimat (intra sentensial switching). Selain itu, ditemukan pula campur kode keluar (outer code switching) yang terdiri atas bentuk penyisipan kata, frasa dan bentuk baster.
摘要:本研究讨论了日本讲师STBA YAPARI-ABA万隆WHATSAPP群中的码交换和码混。本研究的目的是描述Whatsapp群消息中包含的代码转换和代码混合的形式,并根据语义维度检查其发生的原因。所使用的方法是描述性定性的。数据收集采用分段形式的数据三角测量技术。所使用的学习技巧以解释技巧的形式分布。本研究发现印尼语和日语的外部语码转换(反之亦然)主要包括句子形式的语码转换(句内语码转换)和句子中包含的语码转换(句内语码转换)。此外,还发现出口代码混合(外部代码切换)包括插入单词,短语和爆破形式。摘要- Penelitian ini mengkaji tentang Alih Kode dan Campur Kode Pada Group WHATSAPP Dosen Bahasa Jepang STBA YAPARI-ABA BANDUNG。Tujuan penelitian mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode yang terdapat dalam pesan group Whatsapp terkandung dalam pesan Whatsapp tersebut secara semantis。Metode yang diunakan yitu桌面质量。Pengumpulan数据menggunakan技术三角数据dalam bentuk tahapan。我是说,我是说,我是说。Hasil penelitian ditemukan alih kode west antara bahasa Indonesia(印度尼西亚语)danbahasa Jepang dansebaliknya yang terdiri atas alih kode dalam bentuk antarkalimat(句子间转换)danalih kode yang terdapat dalam sebuah kalimat(句子内转换)。Selain itu, ditemukan pula campur kode keluar(外部代码切换)yang terdiri atas bentuk penyisipan kata, frasa dan bentuk baster。
{"title":"ALIH KODE CAMPUR KODE PADA WHATSAPP DOSEN BAHASA JEPANG STBA YAPARI","authors":"Titien Rostini, I. Putri, Laurencius Agung","doi":"10.36787/jsi.v5i2.790","DOIUrl":"https://doi.org/10.36787/jsi.v5i2.790","url":null,"abstract":"Abstract - This research discussed about Code Switching and Code Mixing in the WHATSAPP Group of Japanese Lecturers STBA YAPARI-ABA Bandung. The purpose of this study is to describe the forms of code switching and code mixing contained in the Whatsapp group messages and to examine the causes of their occurrences based on the semantic dimension. The method used is descriptive qualitative. Data collection uses data triangulation techniques in the form of stages. The study technique used is distributional in the form of paraphrasing techniques. The results of this study found external code switching between Indonesian and Japanese or vice versa which consists of code switching in the form of sentences (inter sentential switching) and code switching contains in a sentence (intra sentential switching). In addition, it was also found that the exit code mixing (outer code switching) consists of the insertion of words, phrases, and blaster forms. \u0000Abstrak - Penelitian ini mengkaji tentang Alih Kode dan Campur Kode Pada Group WHATSAPP Dosen Bahasa Jepang STBA YAPARI-ABA BANDUNG. Tujuan penelitian mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode yang terdapat dalam pesan grup Whatsapp tersebut dan mengkaji makna yang terkandung dalam pesan Whatsapp tersebut secara semantis. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi data dalam bentuk tahapan. Teknik kajian yang digunakan adalah teknik parafrasa. Hasil penelitian ditemukan alih kode ekstern antara bahasa Indonesia dan bahasa Jepang dan sebaliknya yang terdiri atas alih kode dalam bentuk antarkalimat (inter sentensial switching) dan alih kode yang terdapat dalam sebuah kalimat (intra sentensial switching). Selain itu, ditemukan pula campur kode keluar (outer code switching) yang terdiri atas bentuk penyisipan kata, frasa dan bentuk baster.","PeriodicalId":33699,"journal":{"name":"Jurnal Soshum Insentif","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42658337","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi komunitas Sekolah Di Utara dalam mengembangkan pendidikan informal di masa pandemi Covid-19 dan kendala yang dihadapi komunitas Sekolah Di Utara dalam mengembangkan pendidikan informal di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Subjek dari penelitian ini yaitu pengurus komunitas Sekolah Di Utara, relawan komunitas Sekolah Di Utara, dan peserta didik komunitas Sekolah Di Utara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa komunitas Sekolah Di Utara dalam mengembangkan pendidikan informal di masa pandemi Covid-19 memilki strategi yang tepat dalam melaksanakan berbagai aktifitas pendidikan. Strategi yang diterapkan oleh Sekolah Di Utara dalam mengembangkan pendidikan informal yaitu (1) corporate strategy (strategi organisasi) (2) program strategy (strategi program) (3) resource support strategy (strategi pendukung sumber daya) (4) institutional strategy (strategi kelembagaan). Kendala yang dihadapi oleh komunitas Sekolah Di Utara dalam mengembangkan pendidikan informal di masa pandemi Covid-19 ialah (1) Pada pengurus yaitu biaya operasional yang semakin sedikit atau menurun dan relawan yang bukan dari background pendidikan. (2) Pada relawan yaitu penyusunan perencanaan pembelajaran yang perlu disesuaikan dengan kondisi saat ini dan perbedaan mengajar yang dilakukan pada saat pandemi Covid-19.
{"title":"S STRATEGI KOMUNITAS SEKOLAH DI UTARA DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN INFORMAL DI MASA PANDEMI COVID-19","authors":"Rizza Hadiyansyah","doi":"10.36787/jsi.v5i2.823","DOIUrl":"https://doi.org/10.36787/jsi.v5i2.823","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi komunitas Sekolah Di Utara dalam mengembangkan pendidikan informal di masa pandemi Covid-19 dan kendala yang dihadapi komunitas Sekolah Di Utara dalam mengembangkan pendidikan informal di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif pendekatan kualitatif melalui teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Subjek dari penelitian ini yaitu pengurus komunitas Sekolah Di Utara, relawan komunitas Sekolah Di Utara, dan peserta didik komunitas Sekolah Di Utara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa komunitas Sekolah Di Utara dalam mengembangkan pendidikan informal di masa pandemi Covid-19 memilki strategi yang tepat dalam melaksanakan berbagai aktifitas pendidikan. Strategi yang diterapkan oleh Sekolah Di Utara dalam mengembangkan pendidikan informal yaitu (1) corporate strategy (strategi organisasi) (2) program strategy (strategi program) (3) resource support strategy (strategi pendukung sumber daya) (4) institutional strategy (strategi kelembagaan). Kendala yang dihadapi oleh komunitas Sekolah Di Utara dalam mengembangkan pendidikan informal di masa pandemi Covid-19 ialah (1) Pada pengurus yaitu biaya operasional yang semakin sedikit atau menurun dan relawan yang bukan dari background pendidikan. (2) Pada relawan yaitu penyusunan perencanaan pembelajaran yang perlu disesuaikan dengan kondisi saat ini dan perbedaan mengajar yang dilakukan pada saat pandemi Covid-19.","PeriodicalId":33699,"journal":{"name":"Jurnal Soshum Insentif","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48096596","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
M. Huda, A. Rahayu, Heny Hendrayati, Ari Indra Gunawan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh atribut produk, promosi dan service excellence terhadap keputusan menabung pada produk tabungan BTN SIAP PT. Bank Tabungan Negara (Persero),Tbk Cabang Cikarang. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan metode purposive sampling. Sampel yang diambil untuk dianalisa adalah 110 orang responden. Metode pengumpulan data pada penenlitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang kemudian diolah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dan analisis koefisien determinasi (R2 ). Uji yang digunakan untuk menguji indikator penelitian adalah dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji yang digunakan untuk mengetahui bagaimana pengaruh antar variabel adalah menggunakan uji asumsi klasik yang digunakan yaitu uji Normalitas, uji Heterokedastisitas, uji Multikoliniaritas dan uji autokorelasi. Uji hipotesis menggunakan uji parsial (t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) atribut produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel (3,463 > 1,98260) dan nilai sig. 0,001. (2) promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menabung, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel (3,581 > 1,98260) dengan nilai sig. 0,001. (3) service excellence berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menabung, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel (5,525 > 1,98260) dengan nilai sig. 0,000. Dan nilai R2 0,794 artinya variabel atribut produk, promosi dan service excellence memiliki pengaruh sebesar 79,4% terhadap keputusan menabung.
{"title":"IMPELENTASI ATRIBUT PRODUK, PROMOSI DAN SERVICE EXCELLENCE TERHADAP KEPUTUSAN MENABUNG PADA PRODUK TABUNGAN BTN SIAP PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO),TBK. CABANG CIKARANG","authors":"M. Huda, A. Rahayu, Heny Hendrayati, Ari Indra Gunawan","doi":"10.36787/jsi.v5i2.883","DOIUrl":"https://doi.org/10.36787/jsi.v5i2.883","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh atribut produk, promosi dan service excellence terhadap keputusan menabung pada produk tabungan BTN SIAP PT. Bank Tabungan Negara (Persero),Tbk Cabang Cikarang. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan metode purposive sampling. Sampel yang diambil untuk dianalisa adalah 110 orang responden. Metode pengumpulan data pada penenlitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang kemudian diolah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dan analisis koefisien determinasi (R2 ). Uji yang digunakan untuk menguji indikator penelitian adalah dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji yang digunakan untuk mengetahui bagaimana pengaruh antar variabel adalah menggunakan uji asumsi klasik yang digunakan yaitu uji Normalitas, uji Heterokedastisitas, uji Multikoliniaritas dan uji autokorelasi. Uji hipotesis menggunakan uji parsial (t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) atribut produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel (3,463 > 1,98260) dan nilai sig. 0,001. (2) promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menabung, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel (3,581 > 1,98260) dengan nilai sig. 0,001. (3) service excellence berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan menabung, hal ini dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel (5,525 > 1,98260) dengan nilai sig. 0,000. Dan nilai R2 0,794 artinya variabel atribut produk, promosi dan service excellence memiliki pengaruh sebesar 79,4% terhadap keputusan menabung.","PeriodicalId":33699,"journal":{"name":"Jurnal Soshum Insentif","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"42708797","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa dalam menanggapi label peringatan bahaya merokok pada kemasan rokok. Penelitian ini dilakukan di lingkungan kampus Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan subjek penelitian yaitu mahasiswa Pendidikan IPS angkatan 2018-2021 yang merupakan perokok aktif baik itu laki-laki maupun perempuan. Teknik analisis data yang digunakan dengan garis kontinum. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa mengetahui dan paham akan bahaya yang ditimbulkan dari aktivitas merokok, mahasiswa pun sadar bahwa dalam setiap kemasannya tertuang label peringatan bahaya merokok yang dilengkapi dengan label visual berupa gambar mengerikan yang bertujuan untuk memberi informasi terkait dampak merokok bagi tubuh mereka. Mahasiswa tetap menjadi perokok aktif karena sudah menjadi kebiasaan mereka tidak peduli dengan adanya label peringatan bahaya merokok tersebut.
{"title":"Persepsi Mahasiswa Dalam Menanggapi Label Peringatan Bahaya Merokok Pada Kemasan Rokok","authors":"Dimas Naufal Adiguna","doi":"10.36787/jsi.v5i2.822","DOIUrl":"https://doi.org/10.36787/jsi.v5i2.822","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa dalam menanggapi label peringatan bahaya merokok pada kemasan rokok. Penelitian ini dilakukan di lingkungan kampus Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan subjek penelitian yaitu mahasiswa Pendidikan IPS angkatan 2018-2021 yang merupakan perokok aktif baik itu laki-laki maupun perempuan. Teknik analisis data yang digunakan dengan garis kontinum. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa mengetahui dan paham akan bahaya yang ditimbulkan dari aktivitas merokok, mahasiswa pun sadar bahwa dalam setiap kemasannya tertuang label peringatan bahaya merokok yang dilengkapi dengan label visual berupa gambar mengerikan yang bertujuan untuk memberi informasi terkait dampak merokok bagi tubuh mereka. Mahasiswa tetap menjadi perokok aktif karena sudah menjadi kebiasaan mereka tidak peduli dengan adanya label peringatan bahaya merokok tersebut. ","PeriodicalId":33699,"journal":{"name":"Jurnal Soshum Insentif","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47124726","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Krisis akhlak sedang melanda bangsa Indonesia hari ini. Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Pancasila, yang sejatinya sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kurang diindahkan dan cenderung diabaikan. Guna menanggulangi masalah tersebut, maka Pendidikan Kewarganegaraan mendapatkan peranan penting dalam dunia pendidikan Indonesia. Penelitian ini berlandaskan pada metode kualiatif dengan studi literatur sebagai basis data. Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan akhlak, memuat poin-poin penting dalam mewujudkan karakter kebangsaan, khususnya dalam mewujudkan masyarakat yang berketuhanan yakni masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Oleh karena itu, Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan akhlak mesti direalisasikan, khususnya diinstitusi pendidikan, demi meminimalisir kerusakan dan menanggulangi problematika akhlak dan moralitas. Harapannya, cara ini mampu mewujudkan negara yang menjalankan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa secara konsisten dan bertanggung jawab
{"title":"PENDIDIKAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM MEWUJUDKAN NEGARA YANG BERKETUHANAN YANG MAHA ESA","authors":"Sidik Permana, M. Setiawan","doi":"10.36787/jsi.v5i2.767","DOIUrl":"https://doi.org/10.36787/jsi.v5i2.767","url":null,"abstract":"Krisis akhlak sedang melanda bangsa Indonesia hari ini. Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Pancasila, yang sejatinya sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kurang diindahkan dan cenderung diabaikan. Guna menanggulangi masalah tersebut, maka Pendidikan Kewarganegaraan mendapatkan peranan penting dalam dunia pendidikan Indonesia. Penelitian ini berlandaskan pada metode kualiatif dengan studi literatur sebagai basis data. Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan akhlak, memuat poin-poin penting dalam mewujudkan karakter kebangsaan, khususnya dalam mewujudkan masyarakat yang berketuhanan yakni masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Oleh karena itu, Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pendidikan akhlak mesti direalisasikan, khususnya diinstitusi pendidikan, demi meminimalisir kerusakan dan menanggulangi problematika akhlak dan moralitas. Harapannya, cara ini mampu mewujudkan negara yang menjalankan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa secara konsisten dan bertanggung jawab","PeriodicalId":33699,"journal":{"name":"Jurnal Soshum Insentif","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49393408","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dalam penelitian ini peneliti menganalisis teknik penerjemahan kanjou hyougen dari bahasa Jepang ke dalam berbahasa Indonesia dalam komik “Yakusoku no Neverland (Shirai, 2016).Pertanyaan penelitian ini adalah teknik penerjemahan apa yang digunakan dalam penerjemahan Kanjou hyougen di komik “Yakusoku no Neverland” (Shirai, 2016)? Manfaat yang diperoleh dalam penelitian ini untuk mengetahui teknik penerjemahan apa saja yang digunakan dalam penerjemahan kanjou hyougen pada komik. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk pembuatan dan perbaikan materi ajar pelajaran penerjemahan. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa kanjou hyougen yang digunakan dalam komik “Yakusoku no Neverland” (Shirai, 2016) adalah sebanyak 28 buah. Terdapat empat teknik penerjemahan yang digunakan untuk menerjemahkan kanjou hyougen dalam Komik “Yakusoku No Neverland” (Shirai, 2016). Teknik yang paling banyak digunakan adalah teknik modulasi (32, 14%), teknik reduksi (25%), kemudian teknik transposisi (21, 42%) dan teknik harfiah (21, 42%). Teknik transposisi, teknik modulasi dan teknik harfiah digunakan untuk menerjemahkan Shikou Hyoushutsu Kanjou Hyougen, Joui Hyoushutsu Kanjou Hyougen dan Chikaku Hyoushutsu Kanjou Hyougen. Sedangkan teknik reduksi digunakan untuk menerjemahkan Shikou Hyoushutsu Kanjou Hyougen, Joui Hyoushutsu Kanjou Hyougen, dan Chikaku Hyoushutsu Kanjou Hyougen. Kata kunci: Penerjemahan, Teknik Penerjemahan, Kanjou Hyougen
{"title":"T TEKNIK PENERJEMAHAN KANJOU HYOUGEN PADA KOMIK “YAKUSOKU NO NEVERLAND” (SHIRAI, 2016)","authors":"Asteria Permata Martawijaya, A. Lestari","doi":"10.36787/jsi.v5i2.841","DOIUrl":"https://doi.org/10.36787/jsi.v5i2.841","url":null,"abstract":"Dalam penelitian ini peneliti menganalisis teknik penerjemahan kanjou hyougen dari bahasa Jepang ke dalam berbahasa Indonesia dalam komik “Yakusoku no Neverland (Shirai, 2016).Pertanyaan penelitian ini adalah teknik penerjemahan apa yang digunakan dalam penerjemahan Kanjou hyougen di komik “Yakusoku no Neverland” (Shirai, 2016)? Manfaat yang diperoleh dalam penelitian ini untuk mengetahui teknik penerjemahan apa saja yang digunakan dalam penerjemahan kanjou hyougen pada komik. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk pembuatan dan perbaikan materi ajar pelajaran penerjemahan. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa kanjou hyougen yang digunakan dalam komik “Yakusoku no Neverland” (Shirai, 2016) adalah sebanyak 28 buah. Terdapat empat teknik penerjemahan yang digunakan untuk menerjemahkan kanjou hyougen dalam Komik “Yakusoku No Neverland” (Shirai, 2016). Teknik yang paling banyak digunakan adalah teknik modulasi (32, 14%), teknik reduksi (25%), kemudian teknik transposisi (21, 42%) dan teknik harfiah (21, 42%). Teknik transposisi, teknik modulasi dan teknik harfiah digunakan untuk menerjemahkan Shikou Hyoushutsu Kanjou Hyougen, Joui Hyoushutsu Kanjou Hyougen dan Chikaku Hyoushutsu Kanjou Hyougen. Sedangkan teknik reduksi digunakan untuk menerjemahkan Shikou Hyoushutsu Kanjou Hyougen, Joui Hyoushutsu Kanjou Hyougen, dan Chikaku Hyoushutsu Kanjou Hyougen. \u0000 \u0000 \u0000Kata kunci: Penerjemahan, Teknik Penerjemahan, Kanjou Hyougen","PeriodicalId":33699,"journal":{"name":"Jurnal Soshum Insentif","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46922800","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang rekacipta tradisi palang pintu dalam pelestarian budaya Betawi di Sanggar Palang Pintu Al-Ma’ruf. Metode penelitian yang digunakan dengan metode kualitatif melalui teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah Ketua, Wakil, serta Anggota Sanggar Al-Ma’ruf Jakarta Barat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor yang menyebabkan rekacipta tradisi palang pintu pada Sanggar Al-Ma’ruf meliputi (1) faktor internal diantaranya (a) internal sanggar dan (b) rasa cinta budaya dan (2) faktor eksternal diantaranya (a) orang tua, (b) lingkungan masyarakat, dan (c) media sosial. Selain itu rekacipta yang ada di dalam sanggar ini dengan memainkan palang pintu yang tidak hanya dalam acara pernikahan saja, tetapi juga acara di luar pernikahan seperti acara ulang tahun, sunatan, acara peresmian gedung, acara partai, bahkan acara klub motor serta juga didukung dengan kegiatan rutin yang ada di dalam sanggar ini seperti (1) latihan palang pintu (2) silaturahmi antar sanggar (3) palang pintu.
{"title":"Rekacipta Tradisi Palang Pintu Dalam Pelestarian Budaya Betawi","authors":"Hasan Sadzalli","doi":"10.36787/jsi.v5i2.828","DOIUrl":"https://doi.org/10.36787/jsi.v5i2.828","url":null,"abstract":"Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang rekacipta tradisi palang pintu dalam pelestarian budaya Betawi di Sanggar Palang Pintu Al-Ma’ruf. Metode penelitian yang digunakan dengan metode kualitatif melalui teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah Ketua, Wakil, serta Anggota Sanggar Al-Ma’ruf Jakarta Barat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor yang menyebabkan rekacipta tradisi palang pintu pada Sanggar Al-Ma’ruf meliputi (1) faktor internal diantaranya (a) internal sanggar dan (b) rasa cinta budaya dan (2) faktor eksternal diantaranya (a) orang tua, (b) lingkungan masyarakat, dan (c) media sosial. Selain itu rekacipta yang ada di dalam sanggar ini dengan memainkan palang pintu yang tidak hanya dalam acara pernikahan saja, tetapi juga acara di luar pernikahan seperti acara ulang tahun, sunatan, acara peresmian gedung, acara partai, bahkan acara klub motor serta juga didukung dengan kegiatan rutin yang ada di dalam sanggar ini seperti (1) latihan palang pintu (2) silaturahmi antar sanggar (3) palang pintu.","PeriodicalId":33699,"journal":{"name":"Jurnal Soshum Insentif","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"47441647","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
The background of this research is the lack of awareness in the development of the surrounding environment, the lack of opportunities to express ideas, the lack of self-help in the form of funds, labor and materials. The purpose of this study is to obtain an overview of several factors that cause low participation, referring to Theresia's theory. et. al (2014) in Hajar (2018:32-34) namely community participation in development activities. The main premise: Physical participation will be successful if it is supported by the right decision making, optimal implementation, proper monitoring and evaluation, and adequate utilization of the results. Minor premise : Based on the research results, physical participation: decision making is not right, implementation is not optimal, monitoring and evaluation is not good, and utilization of results is not optimal. This research uses a qualitative approach with a descriptive study, conducted in the village of Curughurur Sagaranten, Sukabumi Regency. There were 5 informants using purposive sampling and snowball sampling. The objects in this study are: the Head of the BPD, the Village Head, the Head of the Activity Implementation Team (TPK), the Community. Collecting data through participatory observation; semi-structured interviews; documentation study using observation guides, interview guides, field notes; data validation using triangulation (technique, source, and time); and analyzed using reduction. Presentation of data and drawing conclusions.
{"title":"Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Fisik Desa","authors":"Kantirina Rachaju, A. Hikmat, M. Abdurrahman","doi":"10.36787/jsi.v5i2.867","DOIUrl":"https://doi.org/10.36787/jsi.v5i2.867","url":null,"abstract":"The background of this research is the lack of awareness in the development of the surrounding environment, the lack of opportunities to express ideas, the lack of self-help in the form of funds, labor and materials. The purpose of this study is to obtain an overview of several factors that cause low participation, referring to Theresia's theory. et. al (2014) in Hajar (2018:32-34) namely community participation in development activities. The main premise: Physical participation will be successful if it is supported by the right decision making, optimal implementation, proper monitoring and evaluation, and adequate utilization of the results. Minor premise : Based on the research results, physical participation: decision making is not right, implementation is not optimal, monitoring and evaluation is not good, and utilization of results is not optimal. This research uses a qualitative approach with a descriptive study, conducted in the village of Curughurur Sagaranten, Sukabumi Regency. There were 5 informants using purposive sampling and snowball sampling. The objects in this study are: the Head of the BPD, the Village Head, the Head of the Activity Implementation Team (TPK), the Community. Collecting data through participatory observation; semi-structured interviews; documentation study using observation guides, interview guides, field notes; data validation using triangulation (technique, source, and time); and analyzed using reduction. Presentation of data and drawing conclusions.","PeriodicalId":33699,"journal":{"name":"Jurnal Soshum Insentif","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46466995","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}