Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.2335-2344.2022
Bela Syavira Mokoolang, Ivan Rahmad Santoso, Abdulrahim Maruwae
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Fasilitas dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah responden 50 dengan analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian menunjukan bahwa variabel fasilitas dan lingkungan kerja secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Hasil penelitian ini diperoleh dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 62,80% dari variabel fasilitas dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sedangkan sisanya 37,20% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak ada penjelasan di penelitian
{"title":"Pengaruh Fasilitas dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Kantor DISDIKBUD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara)","authors":"Bela Syavira Mokoolang, Ivan Rahmad Santoso, Abdulrahim Maruwae","doi":"10.37905/aksara.8.3.2335-2344.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.2335-2344.2022","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Fasilitas dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah responden 50 dengan analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian menunjukan bahwa variabel fasilitas dan lingkungan kerja secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Hasil penelitian ini diperoleh dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 62,80% dari variabel fasilitas dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sedangkan sisanya 37,20% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak ada penjelasan di penelitian","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"52 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81384455","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.1597-1602.2022
Sabrina Adjulani, Usman Moonti, S. Sudirman, Melizubaida Mahmud, Agil Bahsoan
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Feedback Guru Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VII MTs Negeri 1 Bone Bolango Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner pada Siswa kelas VII di MTs Negeri 1 Bone Bolango Kabupaten Bone Bolango.Jumlah Penarikan Sampel dalam penelitian ini sebesar 58 responden.Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Pengaruh Feedback Guru Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VII MTs Negeri 1 Bone Bolango Kabupaten Bone Bolango. Besaran pengaruh Feedback Guru Terhadap Aktivitas Belajar Siswa 14,8% sedangkan sisanya sebesar 85,2% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti.
本研究的目的是确定教师反馈对学生学习活动的影响,在IPS共七班,骨Bolango区。这项研究采用定量方法。所使用的数据是MTs Negeri 1 Bone Bolango Bone Bolango区七年级学生分布的主要数据。本研究的样本提取量为58名受访者。数据分析技术使用简单的线性回归。研究结果表明,教师反馈对中国公学七年级整体IPS学习活动的影响。教师反馈对学生学习活动的影响为14.8%,剩下的85.2%受到未研究变量的影响。
{"title":"Pengaruh Feedback Guru Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VII Di MTS Negeri 1 Bone Bolango Kabupaten Bone Bolango","authors":"Sabrina Adjulani, Usman Moonti, S. Sudirman, Melizubaida Mahmud, Agil Bahsoan","doi":"10.37905/aksara.8.3.1597-1602.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.1597-1602.2022","url":null,"abstract":"Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Feedback Guru Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VII MTs Negeri 1 Bone Bolango Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner pada Siswa kelas VII di MTs Negeri 1 Bone Bolango Kabupaten Bone Bolango.Jumlah Penarikan Sampel dalam penelitian ini sebesar 58 responden.Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat Pengaruh Feedback Guru Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VII MTs Negeri 1 Bone Bolango Kabupaten Bone Bolango. Besaran pengaruh Feedback Guru Terhadap Aktivitas Belajar Siswa 14,8% sedangkan sisanya sebesar 85,2% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"82130561","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.1785-1794.2022
Enawisnat Enawisnat, A. Ambiyar, Nizwardi Jalinus, Waskito Waskito
This study aims to improve learning activities and student learning outcomes of XI Welding Engineering SMK Negeri 1 students in the subjects of Creative Products and Entrepreneurship by using the Project Based Learning model. This classroom Action Research was carried out in two cycles. The research subjects were students of XI Welding Engineering at SMK Negeri 1 Mandau in the subjects of Creative Products and Entrepreneurship. Research data were collected by observation for learning activities and direct observation using project assessments for learning outcomes. The research subjects were 29 people. The data collected were analyzed by the percentage technique. The results of student learning research increased from 83% complete and 17% incomplete in the first cycle to 100% in the second cycle. For learning activities, there was an increase from 79.31% in the first cycle to 85.79% in the second cycle.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa XI Teknik Pengelasan SMK Negeri 1 pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan dengan menggunakan model Project Based Learning. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa XI Teknik Pengelasan SMK Negeri 1 Mandau pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Data penelitian dikumpulkan dengan observasi untuk aktivitas belajar dan pengamatan langsung menggunakan penilaian proyek untuk hasil belajar. Subjek penelitian berjumlah 29 orang. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian belajar siswa meningkat dari 83% tuntas dan 17% tidak tuntas pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Untuk aktivitas belajar terjadi peningkatan dari 79,31% pada siklu I meningkat menjadi 85,79% pada siklus II.
本次课堂行动研究分两个周期进行。研究数据通过观察学习活动和使用项目评估直接观察学习结果来收集。研究对象是29人。收集的数据用百分率法进行分析。学生学习研究的结果从第一个周期的83%完成,17%不完成增加到第二个周期的100%。对于学习活动,从第一个周期的79.31%上升到第二个周期的85.79%。Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus。数据分析,数据分析,数据分析,数据分析,数据分析,数据分析,数据分析,数据分析,数据分析,数据分析。subject penelitian berjumlah 29 orange。数据杨迪昆普尔坎透析,邓安技术代表。Hasil penelitian belajar siswa meningkat dari 83% tuntas dan 17% tidak tuntas pada siklus I menjadi 100% pada siklus II。Untuk aktivitas belajar terjadi peningkatan dari 79,31% paadsiklu I meningkat menjadi 85,79% paadsikus II。
{"title":"Pengaruh Project Based Learning Pada Mata Pelajaran Produk Kreatif Dan Kewirausahaan di SMK Negeri 1 Mandau","authors":"Enawisnat Enawisnat, A. Ambiyar, Nizwardi Jalinus, Waskito Waskito","doi":"10.37905/aksara.8.3.1785-1794.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.1785-1794.2022","url":null,"abstract":"This study aims to improve learning activities and student learning outcomes of XI Welding Engineering SMK Negeri 1 students in the subjects of Creative Products and Entrepreneurship by using the Project Based Learning model. This classroom Action Research was carried out in two cycles. The research subjects were students of XI Welding Engineering at SMK Negeri 1 Mandau in the subjects of Creative Products and Entrepreneurship. Research data were collected by observation for learning activities and direct observation using project assessments for learning outcomes. The research subjects were 29 people. The data collected were analyzed by the percentage technique. The results of student learning research increased from 83% complete and 17% incomplete in the first cycle to 100% in the second cycle. For learning activities, there was an increase from 79.31% in the first cycle to 85.79% in the second cycle.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa XI Teknik Pengelasan SMK Negeri 1 pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan dengan menggunakan model Project Based Learning. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa XI Teknik Pengelasan SMK Negeri 1 Mandau pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Data penelitian dikumpulkan dengan observasi untuk aktivitas belajar dan pengamatan langsung menggunakan penilaian proyek untuk hasil belajar. Subjek penelitian berjumlah 29 orang. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian belajar siswa meningkat dari 83% tuntas dan 17% tidak tuntas pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Untuk aktivitas belajar terjadi peningkatan dari 79,31% pada siklu I meningkat menjadi 85,79% pada siklus II. ","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89531173","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.1915-1926.2022
Maelawati Suhardja, Sri Watini
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak kelompok B di RA Miftahul Jannah, Jenis penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif yaitu untuk memperoleh gambaran kemandirian anak usia 5-6 tahun di RA Miftahul Jannah dengan metode bernyanyi dan reward “Asyik”. Metode bernyanyi dan Reward “Asyik” merupakan inovasi pembelajaran model baru, yang dikembangkan oleh Sri Watini (2020) dan sudah mendapat hak paten karya cipta dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Patent No.EC00202025792) Metode bernyanyi dan reward “Asyik” digunakan ketika guru sedang mengevaluasi pembelajaran hari ini, guru mengajak anak-anak untuk menyanyikan bersama “ Bagaimana belajar hari ini “Asyik” (sebanyak 4 kali) dilanjutkan dengan menirukan huruf A dengan jari berbentuk A(Aman), S(Senang), Y(Yakin dan Percaya diri) I(Inovatif), K(Kreatif) kemudian guru memberikan pertanyaan tentang materi pada hari ini dan ketika ada yang berani menunjuk tangan maka guru menunjuk anak tersebut dengan terlebih dahulu mengatakan “katakan” kemudian anak didik yang ditunjuk oleh guru berkata sambil menunjuk ke dirinya “Aku Hebat, Aku Bisa, Aku Berhasil, Yes...yes...yes!!. Dari pengamatan peneliti disimpulkan ternyata dengan melalui metode bernyanyi, reward “Asyik” dan yel-yel “Asyik” dapat meningkatkan kemandirian anak.
本研究旨在促进Jannah RA mifknol的B型儿童自力更生,该研究采用一种量化描述性的方法,即通过唱歌和奖励“乐趣”的方式,获得Jannah 6岁儿童的自力更生形象。唱歌和奖励“乐趣”是一种新的学习模式,由Sri Watini(2020)开发,并获得了印度尼西亚共和国法律与人权部(EC00202025792)的版权专利权。老师邀请孩子们一起唱“今天的学习怎么样?”然后老师在今天提出了一个关于材料的问题,当有人举手的时候,老师会先说“说”来指着孩子,然后老师指定的学生指着自己说:“我很好,我可以,我做到了,是的。”研究表明,通过使用唱歌的方法,奖励“有趣”和大喊“有趣”可以促进孩子的自立。
{"title":"Implementasi Pembelajaran Model Asyik Terhadap Perkembangan Kemandirian Anak Kelompok B Di RA Miftahul Jannah","authors":"Maelawati Suhardja, Sri Watini","doi":"10.37905/aksara.8.3.1915-1926.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.1915-1926.2022","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak kelompok B di RA Miftahul Jannah, Jenis penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif yaitu untuk memperoleh gambaran kemandirian anak usia 5-6 tahun di RA Miftahul Jannah dengan metode bernyanyi dan reward “Asyik”. Metode bernyanyi dan Reward “Asyik” merupakan inovasi pembelajaran model baru, yang dikembangkan oleh Sri Watini (2020) dan sudah mendapat hak paten karya cipta dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Patent No.EC00202025792) Metode bernyanyi dan reward “Asyik” digunakan ketika guru sedang mengevaluasi pembelajaran hari ini, guru mengajak anak-anak untuk menyanyikan bersama “ Bagaimana belajar hari ini “Asyik” (sebanyak 4 kali) dilanjutkan dengan menirukan huruf A dengan jari berbentuk A(Aman), S(Senang), Y(Yakin dan Percaya diri) I(Inovatif), K(Kreatif) kemudian guru memberikan pertanyaan tentang materi pada hari ini dan ketika ada yang berani menunjuk tangan maka guru menunjuk anak tersebut dengan terlebih dahulu mengatakan “katakan” kemudian anak didik yang ditunjuk oleh guru berkata sambil menunjuk ke dirinya “Aku Hebat, Aku Bisa, Aku Berhasil, Yes...yes...yes!!. Dari pengamatan peneliti disimpulkan ternyata dengan melalui metode bernyanyi, reward “Asyik” dan yel-yel “Asyik” dapat meningkatkan kemandirian anak.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"63 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79507324","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.2239-2244.2022
Eka Rudi Purwana, Jansen Parlaungan, Butet Agustarika, Sulastri G P Tambunan
Indonesia merupakan wilayah yang rawan terhadap kejadian bencana, baik bencana alam, kegagalan teknologi maupun bencana karena ulah manusia hingga kedaruratan kompleks. Semua hal tersebut jika terjadi akan menimbulkan krisis kesehatan, antara lain : timbulnya korban massal, konsentrasi massal pengungsian, masalah pangan dan gizi, masalah ketersediaan air bersih, masalah sanitasi lingkungan, terganggunya pengawasan vektor, penyakit menular, lumpuhnya pelayanan kesehatan, stres pasca trauma dan kelangkaan tenaga kesehatan. Hal ini tentunya akan mengganggu jalannya pembangunan, khususnya pembangunan bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kader remaja tanggap bencana terhadap penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana di PMR SMA Negeri 8 Mataram. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan one pre and post test design. Sejumlah 40 kader PMR diberikan pelatihan kader tanggap bencana dan diukur kesiapsiagaan bencana sebelum dan setelah pelatihan. Analisis data mengunakan uji paired t test. Hasil menunjukkan ada pengaruh pelatihan tanggap bencana terhadap kesiapsiagaan bencana dengan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi inovasi program bagi kader remaja untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana.
印度尼西亚是一个容易发生灾难的地区,无论是自然灾害、技术故障还是由人类造成的复杂紧急事件。所有这些都将导致一场健康危机,包括大规模的伤亡、大规模的难民集中、粮食和营养问题、淡水供应问题、环境卫生问题、矢量控制中断、传染病、医疗保健中断、创伤后应激障碍和卫生资源稀缺。这肯定会扰乱建设的进程,尤其是卫生领域的发展。本研究的目的是了解在PMR SMA Negeri 8 Mataram中对灾难医疗危机应对青年妇女培训的影响。本研究采用了一种预先和后设计的实验性质设计。40名PMR人员接受了灾难应对人员的培训,并在培训前后评估了灾难准备情况。数据分析使用配对t测试。结果显示,灾难应对培训对价值为10000 < 0.05的灾难准备有影响。本研究的结果应被认为是青年运动的创新计划,以提高灾害准备。
{"title":"Pengaruh Pelatihan Kader Remaja Tanggap Bencana PMR SMA Negeri 8 Mataram Terhadap Kesiapsiagaan Bencana","authors":"Eka Rudi Purwana, Jansen Parlaungan, Butet Agustarika, Sulastri G P Tambunan","doi":"10.37905/aksara.8.3.2239-2244.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.2239-2244.2022","url":null,"abstract":"Indonesia merupakan wilayah yang rawan terhadap kejadian bencana, baik bencana alam, kegagalan teknologi maupun bencana karena ulah manusia hingga kedaruratan kompleks. Semua hal tersebut jika terjadi akan menimbulkan krisis kesehatan, antara lain : timbulnya korban massal, konsentrasi massal pengungsian, masalah pangan dan gizi, masalah ketersediaan air bersih, masalah sanitasi lingkungan, terganggunya pengawasan vektor, penyakit menular, lumpuhnya pelayanan kesehatan, stres pasca trauma dan kelangkaan tenaga kesehatan. Hal ini tentunya akan mengganggu jalannya pembangunan, khususnya pembangunan bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kader remaja tanggap bencana terhadap penanggulangan krisis kesehatan akibat bencana di PMR SMA Negeri 8 Mataram. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan one pre and post test design. Sejumlah 40 kader PMR diberikan pelatihan kader tanggap bencana dan diukur kesiapsiagaan bencana sebelum dan setelah pelatihan. Analisis data mengunakan uji paired t test. Hasil menunjukkan ada pengaruh pelatihan tanggap bencana terhadap kesiapsiagaan bencana dengan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi inovasi program bagi kader remaja untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"2004 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"82967776","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.1651-1658.2022
Denni Yuniasih, Sri Watini
Permainan Leggo adalah salah satu permainan yang dapat meningkatkan Kognitif anak usia dini. Kognitif merupakan kompetensi yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh anak. Hal ini perlu mendapatkan stimulasi yang baik salah satunya dengan permainan Leggo. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model ATIK dalam meningkatkan Kognitif anak usia dini melalui permainan Leggo di RA Al-Fikri. Hal ini dilatar belakangi banyaknya kegagalan dalam mengembangkan kognitif dalam pembelajaran anak usia dini. Metode yang akan digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas di RA AL-Fikri Klari dengan analisis data model Borg & Gall. Instrumen yang akan digunakan berupa Observasi dan Wawancara. Hasil penelitian dan pengembangan berdasarkan pada uji efektivitas maka Model ATIK ini efektif dalam meningkatkan Kognitif Anak Usia Dini melalui Permainan Leggo.
{"title":"Penerapan Model ATIK dalam Meningkatkan Kemapuan Kognitif Anak Usia Dini melalui Permainan Lego di RA AL Fikri Klari","authors":"Denni Yuniasih, Sri Watini","doi":"10.37905/aksara.8.3.1651-1658.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.1651-1658.2022","url":null,"abstract":"Permainan Leggo adalah salah satu permainan yang dapat meningkatkan Kognitif anak usia dini. Kognitif merupakan kompetensi yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh anak. Hal ini perlu mendapatkan stimulasi yang baik salah satunya dengan permainan Leggo. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model ATIK dalam meningkatkan Kognitif anak usia dini melalui permainan Leggo di RA Al-Fikri. Hal ini dilatar belakangi banyaknya kegagalan dalam mengembangkan kognitif dalam pembelajaran anak usia dini. Metode yang akan digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas di RA AL-Fikri Klari dengan analisis data model Borg & Gall. Instrumen yang akan digunakan berupa Observasi dan Wawancara. Hasil penelitian dan pengembangan berdasarkan pada uji efektivitas maka Model ATIK ini efektif dalam meningkatkan Kognitif Anak Usia Dini melalui Permainan Leggo.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"77221660","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.1659-1666.2022
Rahayuliana Rahayuliana, Sri Watini
Raudhatul athfal (RA) adalah jenjang Pendidikan usia dini jalur formal bercirikhaskan Islam yang melayani usia 4-6 tahun, pada masa ini dikenal juga dengan masa golden age atau masa keemasan, Sehingga merupakan saat yang sangat tepat untuk menstimulasi seluruh kemampuan anak. Pada masa ini anak sedang mengeksplorasi hal-hal baru yang ditemuinya. Otaknya terus berkembang saat mendapat rangsangan positif dari lingkungan. Untuk mencapai hasil belajar yang optimal perlu ditujuang dengan minat belajar anak. Minat belajar dapat ditumbuhkan melalui pemberian reward. Reward “Asyik” menjadi salah satu bentuk inovasi pemberian reward untuk menumbuhkan minat belajar dan mengatasi kebosanan belajar anak. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah implementasi reward “Asyik” untuk meningkatkan minat bejar anak. Hasil dari penelitian menyatakan adanya peningkatan belajar anak melalui pemberian reward “Asyik”.
{"title":"Implementasi Reward Asyik Untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak di RA Nurul Hidayah Batam","authors":"Rahayuliana Rahayuliana, Sri Watini","doi":"10.37905/aksara.8.3.1659-1666.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.1659-1666.2022","url":null,"abstract":"Raudhatul athfal (RA) adalah jenjang Pendidikan usia dini jalur formal bercirikhaskan Islam yang melayani usia 4-6 tahun, pada masa ini dikenal juga dengan masa golden age atau masa keemasan, Sehingga merupakan saat yang sangat tepat untuk menstimulasi seluruh kemampuan anak. Pada masa ini anak sedang mengeksplorasi hal-hal baru yang ditemuinya. Otaknya terus berkembang saat mendapat rangsangan positif dari lingkungan. Untuk mencapai hasil belajar yang optimal perlu ditujuang dengan minat belajar anak. Minat belajar dapat ditumbuhkan melalui pemberian reward. Reward “Asyik” menjadi salah satu bentuk inovasi pemberian reward untuk menumbuhkan minat belajar dan mengatasi kebosanan belajar anak. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah implementasi reward “Asyik” untuk meningkatkan minat bejar anak. Hasil dari penelitian menyatakan adanya peningkatan belajar anak melalui pemberian reward “Asyik”.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"72745631","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.2359-2366.2022
A. Rahmat, Mira Mirnawati, Dian Heriyani
Kabupaten Sukabumi memiliki sektor ekonomi yang potensial untuk dikembangkan. Opak, sebagian masyarakat di Kabupaten Suabumi, Jawa Barat, tentu sudah tidak asing lagi dengan buah tangan khas Jampang Kulon dan Surade tersebut. Opak memang menjadi perbincangan wisatawan atau orang uar daerah yang berkunjung ke daerah tersebut. Maka dengan sistem ekonomi industri dilakukan strategi pemberdayaan sebagai pengembangan potensi usaha ekonomi lokal di suatu daerah dengan mendirikan usaha di sentra-sentra yang digunakan sebagai wadah untuk menuangkan ide dan aspirasi para pengusaha dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan industri. Saat geliat pariwisata wilayah selatan Kabupaten Sukabumi kian semarak oleh wisatawan, membuat pedagang oleh-oleh opak di Kampung Pasekon Surade menghasilkan pendapatan bersih hingga Rp500 ribu per hari. Dalam pelaksanaan berbagai program kegiatan dari 3 aspek yaitu Humas, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pemberdayaan Masyarakat, ditemukan bahwa sentra opak, didukung oleh kesadaran para pelaku usahanya dan juga kerjasama dari pemerintah dan pihak terkait yang sinergis dalam menjalankan proses pembangunan.
{"title":"Opak Potensi Usaha Ekonomi Lokal Pajampangan Di Kabupaten Sukabumi","authors":"A. Rahmat, Mira Mirnawati, Dian Heriyani","doi":"10.37905/aksara.8.3.2359-2366.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.2359-2366.2022","url":null,"abstract":"Kabupaten Sukabumi memiliki sektor ekonomi yang potensial untuk dikembangkan. Opak, sebagian masyarakat di Kabupaten Suabumi, Jawa Barat, tentu sudah tidak asing lagi dengan buah tangan khas Jampang Kulon dan Surade tersebut. Opak memang menjadi perbincangan wisatawan atau orang uar daerah yang berkunjung ke daerah tersebut. Maka dengan sistem ekonomi industri dilakukan strategi pemberdayaan sebagai pengembangan potensi usaha ekonomi lokal di suatu daerah dengan mendirikan usaha di sentra-sentra yang digunakan sebagai wadah untuk menuangkan ide dan aspirasi para pengusaha dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan industri. Saat geliat pariwisata wilayah selatan Kabupaten Sukabumi kian semarak oleh wisatawan, membuat pedagang oleh-oleh opak di Kampung Pasekon Surade menghasilkan pendapatan bersih hingga Rp500 ribu per hari. Dalam pelaksanaan berbagai program kegiatan dari 3 aspek yaitu Humas, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pemberdayaan Masyarakat, ditemukan bahwa sentra opak, didukung oleh kesadaran para pelaku usahanya dan juga kerjasama dari pemerintah dan pihak terkait yang sinergis dalam menjalankan proses pembangunan.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"45 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81409374","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.2063-2076.2022
Erna Widiastuti, Sri Watini
Masa Anak Usia Dini merupakan masa paling kritis dalam perkembangan kehidupan manusia. Semua aspek yang dimiliki seperti kognitif, sosial-emosional, fisik-motorik, bahasa, moral dan nilai-nilai agama berkembang pesat. Karakteristik anak-anak saat ini adalah identifikasi dan imitasi. Untuk itu perlu keteladanan yang baik dari lingkungan melalui pendidikan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi bermain angklung di TK Tadika Puri dengan menggunakan model “Asyik”. Dengan bermain angklung tujuan penulis berharap anak-anak akan lebih konsentrasi, penuh percaya diri, berani, dan mandiri serta dapat bekerjasama. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari empat langkah yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model bermain “ASYIK” ini, peningkatan minat belajar dan konsentrasi anak dalam menerima pelajaran dan bermain angklung meningkat. Dengan perolehan observasi di lakukan penelitian dari 28 anak terdapat 24 peserta didik dapat memainkan angklung dengan benar sesuai arahan guru (85,7%) dan yang belum benar memainkan sebanyak 4 peserta didik(14,3%)
{"title":"Implementasi Model “Asyik” Dalam Meningkatkan Konsentrasi Bermain Angklung Di TK Tadika Puri","authors":"Erna Widiastuti, Sri Watini","doi":"10.37905/aksara.8.3.2063-2076.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.2063-2076.2022","url":null,"abstract":"Masa Anak Usia Dini merupakan masa paling kritis dalam perkembangan kehidupan manusia. Semua aspek yang dimiliki seperti kognitif, sosial-emosional, fisik-motorik, bahasa, moral dan nilai-nilai agama berkembang pesat. Karakteristik anak-anak saat ini adalah identifikasi dan imitasi. Untuk itu perlu keteladanan yang baik dari lingkungan melalui pendidikan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi bermain angklung di TK Tadika Puri dengan menggunakan model “Asyik”. Dengan bermain angklung tujuan penulis berharap anak-anak akan lebih konsentrasi, penuh percaya diri, berani, dan mandiri serta dapat bekerjasama. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari empat langkah yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model bermain “ASYIK” ini, peningkatan minat belajar dan konsentrasi anak dalam menerima pelajaran dan bermain angklung meningkat. Dengan perolehan observasi di lakukan penelitian dari 28 anak terdapat 24 peserta didik dapat memainkan angklung dengan benar sesuai arahan guru (85,7%) dan yang belum benar memainkan sebanyak 4 peserta didik(14,3%)","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"27 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83486771","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Peningkatan kompetensi guru seni rupa, salah satunya melalui program pelatihan membuat karya seni 3 dimensi dengan menggunakan bata ringan. Pesertanya adalah guru seni budaya di lingkungan BPK Penabur dari jenjang Sekolah dasar hingga jenjang SLTA. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pendampingan guru-guru dalam membuat komposisi 3 dimensi dengan menggunakan bahan bata ringan, yang nantinya ketrampilan ini memperkuat basis pembelajaran seni budaya. Agar berhasil program pengabdian ini maka digunakan metode Community Based Participatory Research (CBPR). Peserta terdiri atas 30 orang guru, terdiri atas guru SLTA 18 orang dan guru SD sebanyak 12 orang. Hasil dari pelatihan ini para guru dapat meningkatkan kompetensinya dan ketrampilan dengan membuat produk dari material bata ringan dengan menggunakan komposisi 3 dimensi, sehingga diharapkan dapat diajarkan kembali kepada para siswanya di kelas seni budaya.
{"title":"Pendampingan Pembuatan Karya Seni 3 Dimensi Dengan Menggunakan Material Bata Ringan Untuk Guru-Guru Seni Rupa di BPK Penabur Jakarta","authors":"Ariesa Pandanwangi, Belinda Sukapura Dewi, Alisha Sugianto","doi":"10.37905/aksara.8.3.2053-2062.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.2053-2062.2022","url":null,"abstract":"Peningkatan kompetensi guru seni rupa, salah satunya melalui program pelatihan membuat karya seni 3 dimensi dengan menggunakan bata ringan. Pesertanya adalah guru seni budaya di lingkungan BPK Penabur dari jenjang Sekolah dasar hingga jenjang SLTA. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pendampingan guru-guru dalam membuat komposisi 3 dimensi dengan menggunakan bahan bata ringan, yang nantinya ketrampilan ini memperkuat basis pembelajaran seni budaya. Agar berhasil program pengabdian ini maka digunakan metode Community Based Participatory Research (CBPR). Peserta terdiri atas 30 orang guru, terdiri atas guru SLTA 18 orang dan guru SD sebanyak 12 orang. Hasil dari pelatihan ini para guru dapat meningkatkan kompetensinya dan ketrampilan dengan membuat produk dari material bata ringan dengan menggunakan komposisi 3 dimensi, sehingga diharapkan dapat diajarkan kembali kepada para siswanya di kelas seni budaya. ","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"29 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79187754","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}