Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.2397-2408.2022
Priscilia Merylin Saluy, Nova Lina Langingi, Grace Fresania Kaparang
COVID-19 adalah penyakit baru yang muncul kritis karena disebut sebagai penyakit coronavirus baru dan menambah beban penyakit secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literatur mengenai efektivitas berjemur pada pasien COVID-19. Analisis artikel penelitian dan teori keperawatan dilakukan untuk mensintesis konsep. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa meskipun peran sinar matahari sebagai faktor pelindung untuk COVID-19 masih kontradiktif, namun, teori keperawatan dan berbagai penelitian terbaru baik tinjauan literatur maupun metode penelitian lainnya telah terbukti bahwa terpapar sinar matahari secara positif mempengaruhi pemulihan. dengan memanipulasi virus itu sendiri dan/atau dengan meningkatkan sistem kekebalan atau mekanisme penyembuhan tubuh lainnya. Oleh karena itu, disarankan bagi para praktisi perawat khususnya dalam setting klinis dapat mengikutsertakan berjemur dalam merawat pasien COVID-19. Namun, prosedur ini memerlukan dukungan kebijakan dari instansi kesehatan terkait, sehingga rekomendasi diberikan kepada pengelola rumah sakit, terutama bagi direktur keperawatan dan medis untuk memasukkan prosedur berjemur ini ke dalam Standar Operasional Prosedur dalam merawat pasien COVID-19. demikian. Untuk penelitian masa depan, pendekatan eksperimental atau studi kualitatif untuk menyelidiki lebih lanjut pengalaman hidup pasien yang dirawat dengan memasukkan prosedur berjemur dapat diambil.
{"title":"Sunbathing as Caring for Covid-19 Patients: A Literature Review","authors":"Priscilia Merylin Saluy, Nova Lina Langingi, Grace Fresania Kaparang","doi":"10.37905/aksara.8.3.2397-2408.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.2397-2408.2022","url":null,"abstract":"COVID-19 adalah penyakit baru yang muncul kritis karena disebut sebagai penyakit coronavirus baru dan menambah beban penyakit secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literatur mengenai efektivitas berjemur pada pasien COVID-19. Analisis artikel penelitian dan teori keperawatan dilakukan untuk mensintesis konsep. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa meskipun peran sinar matahari sebagai faktor pelindung untuk COVID-19 masih kontradiktif, namun, teori keperawatan dan berbagai penelitian terbaru baik tinjauan literatur maupun metode penelitian lainnya telah terbukti bahwa terpapar sinar matahari secara positif mempengaruhi pemulihan. dengan memanipulasi virus itu sendiri dan/atau dengan meningkatkan sistem kekebalan atau mekanisme penyembuhan tubuh lainnya. Oleh karena itu, disarankan bagi para praktisi perawat khususnya dalam setting klinis dapat mengikutsertakan berjemur dalam merawat pasien COVID-19. Namun, prosedur ini memerlukan dukungan kebijakan dari instansi kesehatan terkait, sehingga rekomendasi diberikan kepada pengelola rumah sakit, terutama bagi direktur keperawatan dan medis untuk memasukkan prosedur berjemur ini ke dalam Standar Operasional Prosedur dalam merawat pasien COVID-19. demikian. Untuk penelitian masa depan, pendekatan eksperimental atau studi kualitatif untuk menyelidiki lebih lanjut pengalaman hidup pasien yang dirawat dengan memasukkan prosedur berjemur dapat diambil.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"87 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"84407830","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.1695-1702.2022
Wasis Nugroho, Aminudin Muhammad
Masalah penularan wabah pandemik Covid-19 hingga kini masih ada, Hal ini menuntut agar kita dapat mengatur kebiasaan baru dalam pencegahan penularan virus tersebut sehingga kehidupan masyarakat terus sehat bisa belajar dan produktif. Metode bernyanyi merupakan salah satu metode yang bisa menggontrol dan mengamati setiap dari perkembangan anak. Menyanyi dapat membuat belajar menjadi lebih menyenangkan anak dan tidak cepat merasa bosan, sehingga informasi akan mudah ditangkap. Cara menyampaikan pendidikan kesehatan kepada anak yaitu harus sesuai dengan usia dan perkembangan yang sedang ia tempuh agar anak mampu menangkap materi dan mengikuti apa yang diajarkan kepada mereka. Tujuan penelitian ingin mengetahui pengaruh media lagu terhadap perilaku kebiasaan baru dalam mencegah penyebaran Covid-19 pada anak sekolah dasar. Metode penelitian kuantitatif Jenis penelitian ini adalah penelitian inferensial. desain penelitian pra-eksperimantal dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel adalah anak sekolah dasar sebanyak 30 orang. Penilaian perilaku meliputi pengetahuan, sikap dan Tindakan dengan menggunakan Kuesioner dan lembar observasi. Uji Bivariat dengan menggunakan Z-tes. Hasil uji dua pihak α=0,05 diperoleh nilai yakni; -24,2, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil sebelum dan sesudah diberikan. Instansi pendidikan terkait dapat menggunakan metode media lagu sebagai upaya dalam pencegahan resiko penularan Covid-19.
{"title":"Pengaruh Media Lagu Terhadap Perilaku Kebiasaan Baru Dalam Mencegah Penyebaran Covid-19 Pada Anak Sekolah Dasar","authors":"Wasis Nugroho, Aminudin Muhammad","doi":"10.37905/aksara.8.3.1695-1702.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.1695-1702.2022","url":null,"abstract":"Masalah penularan wabah pandemik Covid-19 hingga kini masih ada, Hal ini menuntut agar kita dapat mengatur kebiasaan baru dalam pencegahan penularan virus tersebut sehingga kehidupan masyarakat terus sehat bisa belajar dan produktif. Metode bernyanyi merupakan salah satu metode yang bisa menggontrol dan mengamati setiap dari perkembangan anak. Menyanyi dapat membuat belajar menjadi lebih menyenangkan anak dan tidak cepat merasa bosan, sehingga informasi akan mudah ditangkap. Cara menyampaikan pendidikan kesehatan kepada anak yaitu harus sesuai dengan usia dan perkembangan yang sedang ia tempuh agar anak mampu menangkap materi dan mengikuti apa yang diajarkan kepada mereka. Tujuan penelitian ingin mengetahui pengaruh media lagu terhadap perilaku kebiasaan baru dalam mencegah penyebaran Covid-19 pada anak sekolah dasar. Metode penelitian kuantitatif Jenis penelitian ini adalah penelitian inferensial. desain penelitian pra-eksperimantal dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel adalah anak sekolah dasar sebanyak 30 orang. Penilaian perilaku meliputi pengetahuan, sikap dan Tindakan dengan menggunakan Kuesioner dan lembar observasi. Uji Bivariat dengan menggunakan Z-tes. Hasil uji dua pihak α=0,05 diperoleh nilai yakni; -24,2, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil sebelum dan sesudah diberikan. Instansi pendidikan terkait dapat menggunakan metode media lagu sebagai upaya dalam pencegahan resiko penularan Covid-19.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"16 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78557829","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.1769-1784.2022
Victoria Q. Paraggua, Ma. Nissa C. Espiritu, Ellen E. Luna
The maritime industry is still considered to be a male-dominated field. Nevertheless, there are a few women who still managed to emerge victorious in the field, defying the stigma that women cannot embrace the maritime world. This phenomenological study focuses on the lived experiences of women leaders in the maritime field while ascending to their current position. It utilized a researcher-made semi-structured interview guide about the journey of each participant to leadership. Eight participants were purposively selected to shed light on the matters being sought. This study also clustered the challenges these women leaders individually encountered as they rose from the ranks. Values and principles which helped and guided the participants to triumph over the challenges were also discussed. Job excellence is common among the participants as their way to overcome any challenge. They eventually gained the respect of their male colleagues by proving their worth and doing their best.
{"title":"Lived Experiences of Women Leaders in a Male-dominated World of Work: A Phenomenological Study","authors":"Victoria Q. Paraggua, Ma. Nissa C. Espiritu, Ellen E. Luna","doi":"10.37905/aksara.8.3.1769-1784.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.1769-1784.2022","url":null,"abstract":"The maritime industry is still considered to be a male-dominated field. Nevertheless, there are a few women who still managed to emerge victorious in the field, defying the stigma that women cannot embrace the maritime world. This phenomenological study focuses on the lived experiences of women leaders in the maritime field while ascending to their current position. It utilized a researcher-made semi-structured interview guide about the journey of each participant to leadership. Eight participants were purposively selected to shed light on the matters being sought. This study also clustered the challenges these women leaders individually encountered as they rose from the ranks. Values and principles which helped and guided the participants to triumph over the challenges were also discussed. Job excellence is common among the participants as their way to overcome any challenge. They eventually gained the respect of their male colleagues by proving their worth and doing their best. ","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"136 5 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"82995455","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.1737-1746.2022
S. Ratna, Sri Watini
Pada anak usia dini saat ini merupakan sebuah masa yang kritikal dalam pertumbuhan seorang manusia. Terutama dalam 6 aspek pertumbuhan pertumbuhan yang paling utama dalam pertumbuhan anak. Pada masa ini anak-anak cenderung sering melakukan identifikasi dan menirukan tindakan yang dilakukan orang disekitarnya, baik teman ataupun orang dewasa. Bermain adalah sebuah aktivitas yang menyenangkan dan dibutuhkan oleh anak-anak untuk dapat belajar dengan rasa senang tanpa ada rasa terbebani. Kemampuan anak dalam mengenal warna adalah sebuah kemampuan untuk mengetahui warna dengan cara menunjuk, menyebutkan dan mengelompokan warna melalui semua kegiatan pengenalan warna yang di ajarkan oleh guru. Kemampuan anak usia dini dalam mengenali warna adalah salah satu aspek dari kemampuan kognitif. Maka dari itu dalam penelitian ini peneliti mengimplementasikan model bermain asyik untuk pembelajaran anak dalam mengenal warna. Populasi dari penelitian ini adalah sebanyak 20 orang murid. Penelitian ini dilakukan di TK Kinta Anak Ceria Kota Batam pada bulan Juni, penelitian ini menggunakan metode penelitian observasi.
{"title":"Implementasi Model Asyik Dalam Pembelajaran Mengenal Konsep Warna Pada Anak Usia Dini","authors":"S. Ratna, Sri Watini","doi":"10.37905/aksara.8.3.1737-1746.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.1737-1746.2022","url":null,"abstract":"Pada anak usia dini saat ini merupakan sebuah masa yang kritikal dalam pertumbuhan seorang manusia. Terutama dalam 6 aspek pertumbuhan pertumbuhan yang paling utama dalam pertumbuhan anak. Pada masa ini anak-anak cenderung sering melakukan identifikasi dan menirukan tindakan yang dilakukan orang disekitarnya, baik teman ataupun orang dewasa. Bermain adalah sebuah aktivitas yang menyenangkan dan dibutuhkan oleh anak-anak untuk dapat belajar dengan rasa senang tanpa ada rasa terbebani. Kemampuan anak dalam mengenal warna adalah sebuah kemampuan untuk mengetahui warna dengan cara menunjuk, menyebutkan dan mengelompokan warna melalui semua kegiatan pengenalan warna yang di ajarkan oleh guru. Kemampuan anak usia dini dalam mengenali warna adalah salah satu aspek dari kemampuan kognitif. Maka dari itu dalam penelitian ini peneliti mengimplementasikan model bermain asyik untuk pembelajaran anak dalam mengenal warna. Populasi dari penelitian ini adalah sebanyak 20 orang murid. Penelitian ini dilakukan di TK Kinta Anak Ceria Kota Batam pada bulan Juni, penelitian ini menggunakan metode penelitian observasi.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79862350","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.1905-1914.2022
M. Muawanah, Sri Watini
Aspek perkembangan bahasa anak meliputi kemampuan membaca, menulis, dan menyimak. Kemampuan membaca adalah kemampuan anak dalam menyebutkan huruf, mampu menghubungkan antara gambar dan tulisan, dan membaca kata yang sesuai dengan gambar. Kemampuan membaca perlu distimulasi sejak usia dini. Raudhatul Athfal (RA) merupakan Lembaga Pendidikan bagi anak dini yaitu antara usia 4-6 tahun.Melalui pembelajaran yang tepat maka kemampuan membaca anak akan dapat berkembang dengan optimal. Maka dari itu dalam penelitian ini peneliti mengimplementasikan model bermain asyik untuk pembelajaran anak dalam meningkatkan kemampuan membaca anak. Penelitian ini dilaksanakan di RA Al-Fikri Kota Batam pada bulan Juni 2022 dengan metode penelitian menggunakan metode kualititatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.
{"title":"Implementasi Model Asyik Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Di RA Al-Fikri Kota Batam","authors":"M. Muawanah, Sri Watini","doi":"10.37905/aksara.8.3.1905-1914.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.1905-1914.2022","url":null,"abstract":"Aspek perkembangan bahasa anak meliputi kemampuan membaca, menulis, dan menyimak. Kemampuan membaca adalah kemampuan anak dalam menyebutkan huruf, mampu menghubungkan antara gambar dan tulisan, dan membaca kata yang sesuai dengan gambar. Kemampuan membaca perlu distimulasi sejak usia dini. Raudhatul Athfal (RA) merupakan Lembaga Pendidikan bagi anak dini yaitu antara usia 4-6 tahun.Melalui pembelajaran yang tepat maka kemampuan membaca anak akan dapat berkembang dengan optimal. Maka dari itu dalam penelitian ini peneliti mengimplementasikan model bermain asyik untuk pembelajaran anak dalam meningkatkan kemampuan membaca anak. Penelitian ini dilaksanakan di RA Al-Fikri Kota Batam pada bulan Juni 2022 dengan metode penelitian menggunakan metode kualititatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"5 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87638875","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jalan Malioboro adalah salah satu landmark yang berada di Yogyakarta dan merupakan kawasan heritage yang saat ini pelestariannya menjadi perhatian pemerintah setempat. Upaya yang dilakukan Pemerintah Yogyakarta dilakukan dengan pengesahan perundang-undangan, revitalisasi dan relokasi terhadap sektor informal. Akan tetapi penyalahgunaan fungsi Jalan Malioboro masih kerap terjadi seperti penyalahgunaan fungsi trotoar menjadi tempat berjualan, wahana wisata yang dilakukan tidak pada tempatnya, dan kemacetan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengkaji bagaimana pengaruh penerapan manajemen wisata dalam pengembangan konservasi Kawasan Heritage Malioboro. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif. Analisis yang dilakukan adalah analisis kajian kebijakan dan peraturan Kawasan Heritage Malioboro, analisis nilai penting Kawasan Heritage Malioboro, analisis perencanaan Kawasan Heritage Malioboro, analisis pengembangan kawasan Konservasi Heritage Malioboro berbasis manajemen wisata: atraksi, akomodasi, aksesibilitas, informasi dan promosi, serta kemitraan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah manajemen wisata berpengaruh terhadap pengembangan Kawasan Konservasi Heritage Malioboro terutama dalam sektor ekonomi dan sosial. Upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan mengeluarkan kebijakan untuk mengatur kegiatan dan ketertiban yang ada di Kawasan Heritage Malioboro. Namun, dalam pengembangan konservasi Kawasan Heritage Malioboro masih menemukan kendala sehingga pengaplikasian manajemen pariwisata dan peraturan yang dibuat oleh pemerintah perlu mengakomodir keberadaan sektor informal dalam perencanaan pembangunan daerah. Penelitian ini menjadikan manajemen wisata sebagai upaya konservasi Kawasan Heritage Malioboro yang artimya kawasan konservasi tersebut diberdayakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan sosial masyarakat akan tetapi tidak mengubah nilai histori dan kebudayaan yang dimiliki.
{"title":"Manajemen Wisata Dalam Pengembangan Konservasi Kawasan Heritage (Studi Kasus: Kawasan Heritage Malioboro, Yogyakarta)","authors":"Disky Ayu Puja Lasenda, Rahmaliza Rahmaliza, Budi Utomo","doi":"10.37905/aksara.8.3.2003-2020.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.2003-2020.2022","url":null,"abstract":"Jalan Malioboro adalah salah satu landmark yang berada di Yogyakarta dan merupakan kawasan heritage yang saat ini pelestariannya menjadi perhatian pemerintah setempat. Upaya yang dilakukan Pemerintah Yogyakarta dilakukan dengan pengesahan perundang-undangan, revitalisasi dan relokasi terhadap sektor informal. Akan tetapi penyalahgunaan fungsi Jalan Malioboro masih kerap terjadi seperti penyalahgunaan fungsi trotoar menjadi tempat berjualan, wahana wisata yang dilakukan tidak pada tempatnya, dan kemacetan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengkaji bagaimana pengaruh penerapan manajemen wisata dalam pengembangan konservasi Kawasan Heritage Malioboro. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif. Analisis yang dilakukan adalah analisis kajian kebijakan dan peraturan Kawasan Heritage Malioboro, analisis nilai penting Kawasan Heritage Malioboro, analisis perencanaan Kawasan Heritage Malioboro, analisis pengembangan kawasan Konservasi Heritage Malioboro berbasis manajemen wisata: atraksi, akomodasi, aksesibilitas, informasi dan promosi, serta kemitraan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah manajemen wisata berpengaruh terhadap pengembangan Kawasan Konservasi Heritage Malioboro terutama dalam sektor ekonomi dan sosial. Upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan mengeluarkan kebijakan untuk mengatur kegiatan dan ketertiban yang ada di Kawasan Heritage Malioboro. Namun, dalam pengembangan konservasi Kawasan Heritage Malioboro masih menemukan kendala sehingga pengaplikasian manajemen pariwisata dan peraturan yang dibuat oleh pemerintah perlu mengakomodir keberadaan sektor informal dalam perencanaan pembangunan daerah. Penelitian ini menjadikan manajemen wisata sebagai upaya konservasi Kawasan Heritage Malioboro yang artimya kawasan konservasi tersebut diberdayakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan sosial masyarakat akan tetapi tidak mengubah nilai histori dan kebudayaan yang dimiliki.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87801683","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.2345-2358.2022
Dewi Safitri, Alfi Laila, Ita Kurnia
This study aims to determine the stages, validity and effectiveness of hand puppet media development on the material to describe messages in fairy tales. The research method is R&D with the ADDIE model. The subjects of the study were 10 grade III students of SDN Lirboyo 1 Kediri City who were randomly selected, for the broad trial the subjects were grade III students of SDN Lirboyo 2 Kediri City, totaling 25 students. Model/product validation is carried out through two stages, namely the limited trial phase and the broad trial phase. The data collection instrument is using a questionnaire. The results showed that the stages of developing hand puppet media can be seen from the learning outcomes of students and students' interest in learning Indonesian when using learning media. The validity of media development got a final score of 98% which means it is very valid. The effectiveness of learning media gets a final score of 95% which means it is very effective.
{"title":"Pengembangan Media Boneka Tangan Berkarakter Adat Jawa untuk Meningkatkan Kemampuan Menguraikan Pesan dalam Dongeng","authors":"Dewi Safitri, Alfi Laila, Ita Kurnia","doi":"10.37905/aksara.8.3.2345-2358.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.2345-2358.2022","url":null,"abstract":"This study aims to determine the stages, validity and effectiveness of hand puppet media development on the material to describe messages in fairy tales. The research method is R&D with the ADDIE model. The subjects of the study were 10 grade III students of SDN Lirboyo 1 Kediri City who were randomly selected, for the broad trial the subjects were grade III students of SDN Lirboyo 2 Kediri City, totaling 25 students. Model/product validation is carried out through two stages, namely the limited trial phase and the broad trial phase. The data collection instrument is using a questionnaire. The results showed that the stages of developing hand puppet media can be seen from the learning outcomes of students and students' interest in learning Indonesian when using learning media. The validity of media development got a final score of 98% which means it is very valid. The effectiveness of learning media gets a final score of 95% which means it is very effective.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"15 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"87013622","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.2113-2130.2022
Yunanda Andalangi, Radia Hafid, Abdulrahim Maruwae, Sri Endang Saleh, Agil Bahsoan
Penelitian ini akan menganalisis pengaruh Pola Belajar dan Frekuensi Belajar terhadap Aktivitas Belajar Siswa Jurusan Akuntansi di SMK Negeri 1 Kaidipang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah 70 siswa menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner (angket) dengan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian menunjukan bahwa variabel pola belajar dan frekuensi belajar secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap aktivitas belajar siswa jurusan akuntansi di SMK Negeri 1 Kaidipang. Hasil penelitian ini diperoleh dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 64,30% dari variabel pola belajar dan frekuensi belajar terhadap aktivitas bealajar siswa di SMK Negeri 1 Kaidipang sedangkan sisanya 35,70% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak ada penjelasan di penelitian ini.
本研究将分析SMK州立1凯迪邦会计学生学习模式和学习频率的影响。本研究采用的方法是一种定量方法,有70名学生使用问卷数据收集技术和多元线性回归分析。研究结果表明,部分和同时学习模式和学习频率的变量对SMK land 1 Kaidipang地区会计学生的学习活动产生了积极而重要的影响。这项研究的结果是:在SMK land 1 Kaidipang地区,研究模式变量和学习频率的共64.30%,而剩下的35.70%受到该研究中没有解释的其他变量的影响。
{"title":"Pengaruh Pola Belajar dan Frekuensi Belajar Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Jurusan Akuntansi Di SMK Negeri 1 Kaidipang","authors":"Yunanda Andalangi, Radia Hafid, Abdulrahim Maruwae, Sri Endang Saleh, Agil Bahsoan","doi":"10.37905/aksara.8.3.2113-2130.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.2113-2130.2022","url":null,"abstract":"Penelitian ini akan menganalisis pengaruh Pola Belajar dan Frekuensi Belajar terhadap Aktivitas Belajar Siswa Jurusan Akuntansi di SMK Negeri 1 Kaidipang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah 70 siswa menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner (angket) dengan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian menunjukan bahwa variabel pola belajar dan frekuensi belajar secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap aktivitas belajar siswa jurusan akuntansi di SMK Negeri 1 Kaidipang. Hasil penelitian ini diperoleh dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 64,30% dari variabel pola belajar dan frekuensi belajar terhadap aktivitas bealajar siswa di SMK Negeri 1 Kaidipang sedangkan sisanya 35,70% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak ada penjelasan di penelitian ini.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"2013 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86383858","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.1989-2002.2022
J. Kasingku, Ardian Mantow
Penelitian ini menyajikan hasil uji korelasi antara status sosial ekonomi dengan pembentukan karakter siswa. Metodologi penelitian berupa pendekatan kuantitatif, dengan statistika deskriptif mean untuk menggambarkan tingkat pendidikan dan penghasilan orang tua. Jenis uji korelasi yang digunakan adalah Rank Spearman. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur pembentukan karakter siswa, diadaptasi dari Ayuningtyas (2016), di mana dari 25 pertanyaan hanya diambil 22 pertanyaan, tiga nomor yang dibuang yaitu 3, 19, dan 20, karena tidak relevan dengan tempat penelitian. Kemudian dua pertanyaan ditambah untuk mengukur indikator status sosial ekonomi. Hasil-hasil dari penelitian ini menggambarkan tingkat penghasilan orang tua siswa kelas XI SMA Unklab Airmadidi berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan tingkat pendidikan mereka berada pada kategori tinggi. Serta didapati bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi dengan pembentukan karakter siswa.
{"title":"Hubungan Antara Status Sosial Ekonomi Dengan Pembentukan Karakter Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Atas Unklab","authors":"J. Kasingku, Ardian Mantow","doi":"10.37905/aksara.8.3.1989-2002.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.1989-2002.2022","url":null,"abstract":"Penelitian ini menyajikan hasil uji korelasi antara status sosial ekonomi dengan pembentukan karakter siswa. Metodologi penelitian berupa pendekatan kuantitatif, dengan statistika deskriptif mean untuk menggambarkan tingkat pendidikan dan penghasilan orang tua. Jenis uji korelasi yang digunakan adalah Rank Spearman. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur pembentukan karakter siswa, diadaptasi dari Ayuningtyas (2016), di mana dari 25 pertanyaan hanya diambil 22 pertanyaan, tiga nomor yang dibuang yaitu 3, 19, dan 20, karena tidak relevan dengan tempat penelitian. Kemudian dua pertanyaan ditambah untuk mengukur indikator status sosial ekonomi. Hasil-hasil dari penelitian ini menggambarkan tingkat penghasilan orang tua siswa kelas XI SMA Unklab Airmadidi berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan tingkat pendidikan mereka berada pada kategori tinggi. Serta didapati bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi dengan pembentukan karakter siswa.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"14 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86099341","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-01DOI: 10.37905/aksara.8.3.1893-1904.2022
Nureda Nureda, Sri Watini
Seiring perkembangan zaman dunia pendidikan dituntut untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif dan sesuai dengan tuntutan saat ini dimana dunia sedang menghadapi revolusi industry yang berbasis digital. pendidikan didorong untuk melakukan revolusi baru dalam dunia pendidikan tidak hanya sebatas pada belajar dalam kelas tetapi juga menjadi sebuah tantangan untuk melakukan pembelajaran melalui media digital yang ada, Apakah sekolah-sekolah Timika mampu menghadapi tantangan digitalisasi? Televisi merupakan salah satu media yang dapat digunakan oleh beberapa lembaga khususnya lembaga pendidikan sebagai suatu sarana atau media pembelajar. TV merupakan suatu media yang memiliki potensi besar yang dapat dimamfaatkan untuk kepentingan pembelajaran dan shearing informasi terkait kegiatan pembelajaran maupun kegiatan lainnya. TV Sekolah merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh TK Yosua Mimika dalam menjadikan TV Sekolah sebuah media berbagi informasi bagi guru dan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif, pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Adapun komponen yang diamati dalam penelitian ini adalah bagaimana peranan TV Sekolah sebagai media berbagi informasi bagi guru dan siswa di TK Yosua Mimika.
{"title":"Peranan TV Sekolah Sebagai Media Berbagi Informasi Bagi Guru Dan Siswa Di TK Yosua Mimika","authors":"Nureda Nureda, Sri Watini","doi":"10.37905/aksara.8.3.1893-1904.2022","DOIUrl":"https://doi.org/10.37905/aksara.8.3.1893-1904.2022","url":null,"abstract":"Seiring perkembangan zaman dunia pendidikan dituntut untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif dan sesuai dengan tuntutan saat ini dimana dunia sedang menghadapi revolusi industry yang berbasis digital. pendidikan didorong untuk melakukan revolusi baru dalam dunia pendidikan tidak hanya sebatas pada belajar dalam kelas tetapi juga menjadi sebuah tantangan untuk melakukan pembelajaran melalui media digital yang ada, Apakah sekolah-sekolah Timika mampu menghadapi tantangan digitalisasi? Televisi merupakan salah satu media yang dapat digunakan oleh beberapa lembaga khususnya lembaga pendidikan sebagai suatu sarana atau media pembelajar. TV merupakan suatu media yang memiliki potensi besar yang dapat dimamfaatkan untuk kepentingan pembelajaran dan shearing informasi terkait kegiatan pembelajaran maupun kegiatan lainnya. TV Sekolah merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh TK Yosua Mimika dalam menjadikan TV Sekolah sebuah media berbagi informasi bagi guru dan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif, pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Adapun komponen yang diamati dalam penelitian ini adalah bagaimana peranan TV Sekolah sebagai media berbagi informasi bagi guru dan siswa di TK Yosua Mimika.","PeriodicalId":34523,"journal":{"name":"Aksara","volume":"103 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83884345","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}