ABSTRAKTPQ adalah lembaga pendidikan dan pengajaran Islam luar sekolah atau dapat disebut juga sebagai pendidikan non formal untuk anak-anak usia SD (usia 7-12 tahun), yang mendidik anak agar mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai dengan ilmu tajwid sebagai target pokoknya. Peran TPQ sangat penting untuk membantu mengembangkan potensi psikologis, psiko-sosial dan religious anak. Selain itu, keberadaan TPQ juga dimaksudkan untuk mendukung dan membantu program atau usaha pemerintah menuju tercapainya tujuan Pendidikan Nasional.Salah satu problem yang cukup mendasar kondisi umat Islam dewasa ini salah satunya adalah tidak bisa membaca Al-Qur’an, selain itu anak cenderung malas belajar mengaji ke masjid sebab daya tarik anak pada gadget dan teknologi lain lebih kuat ketimbang daya tarik mengaji. Selain itu pembelajaran TPQ sebagai pendidikan non formal sedikit terabaikan dan dianggap kurang maksimal karena belum adanya kesamaan kurikulum yang pasti bagi TPQ secara nasional, layaknya pendidikan formal dan itu berpengaruh pada kualitas hasil lulusan TPQ yang rendah. Dalam Pendidikan, kurikulum yang menjadi acuan dan sebagai pedoman bagi setiap lembaga pendidikan. Dengan adanya kurikulum, maka diharapkan dalam proses pembelajaran akan sistematis dan berkesinambungan, mempunyai tahap-tahap dan proses serta tujuan yang pasti agar kegiatan pembelajaran sesuai dengan apa yang diharapkan. Kurikulum memegang kedudukan kunci dalam pendidikan, sebab berkaitan dengan penentuan arah, isi, dan proses pendidikan yang ada akhirnya menentukan macam dan kualifikasi lulusan suatu lembaga pendidikan. Maka dari itu perlu adanya kegiatan pendampingan modernisasi kurikulum yang tepat dalam lembaga pendidikan TPQ. Kata Kunci: Pendampingan, Kurikulum, TPQABSTRACTTPQ is an Islamic education and teaching institution outside of school or can also be referred to as non-formal education for children aged 7-12 years old, which educates children to be able to read the Qur'an properly and correctly in accordance with the science of recitation. as the main target. The role of TPQ is very important to help develop the psychological, psycho-social and religious potential of children. In addition, the existence of TPQ is also intended to support and assist government programs or efforts towards achieving the goals of National Education. One of the problems that are quite basic in the condition of Muslims today, one of which is not being able to read the Qur'an, besides that children tend to be lazy to study. Koran to the mosque because the attraction of children to gadgets and other technologies is stronger than the attraction of reciting. In addition, TPQ learning as non-formal education is slightly neglected and considered less than optimal because there is no definite curriculum similarity for TPQ nationally, like formal education and it affects the quality of low TPQ graduates. In education, the curriculum is the reference and guide for every educational institution.
abstratpq是一所校外的伊斯兰教育和教学机构,也可以被称为小学(7-12岁)的非正规教育,它教育儿童根据tajwid的科学正确阅读古兰经。TPQ的作用对于培养心理、心理和宗教儿童的心理、心理和宗教潜力至关重要。此外,TPQ的存在也旨在支持和帮助一个项目或政府努力实现国家教育目标。今天穆斯林面临的一个相当根本的问题是,他们不可能阅读古兰经,而且孩子们往往懒惰地学习向清真寺朝圣,因为他们对小工具和其他技术的迷恋超过了暴力。除了TPQ作为非正规教育的学习之外,它几乎没有被忽视,也没有被认为是最大的,因为它没有为全国的TPQ教育提供明确的课程平等,它影响了TPQ毕业生的低质量成绩。在教育方面,作为每个教育机构的参考和指导方针的课程。随着课程的出现,在学习过程中期望是系统和持续的,有各个阶段和过程,并有明确的目标,使学习活动符合预期。该课程在教育方面处于关键地位,因为它涉及到现有的教育方向、内容和过程,最终决定了该机构的毕业生和资格。因此,TPQ教育机构需要适当的课程现代化活动。, TPQABSTRACTTPQ课程关键词:庇护所,外面是一个伊斯兰教育和教导institution of school或者也可以成为referred to as non-formal教育儿童老7 - 12岁,哪种educates children to be able to read》《'an可以和correctly in accordance with the science of recitation。美国主要目标。TPQ的角色对帮助解决心理、社会和宗教潜在的儿童是非常重要的。此外,TPQ的存在还意味着支持和支持政府项目或努力实现国家教育目标。其中一个问题是,在今天穆斯林的情况下,一个根本就不能读古兰经,除了孩子们被迫懒洋洋地学习之外。这份报纸对穆斯林来说,因为孩子们吸引和其他技术比吸引反馈更强大。总而言之,TPQ学习就像非正规教育一样,被认为不如最优,因为几乎没有国家的学科定义,比如正规教育,它影响了低TPQ graduates的品质。在教育中,课程是每个教育机构的参考和指南。由于curriculum,它希望学习过程是系统性和持续的,有stages和processes和明确的目标,所以学习活动是与预期的一致的。curriculum在教育中占有关键地位,因为它关系到最终确定方向、内容和教育进程,即最终确定特征和教育机构杯子杯子的质量。因此,在TPQ教育机构中,需要适当的现代性辅助作用。教学,Curriculum, TPQ
{"title":"PENDAMPINGAN MODERNISASI KURIKULUM TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) MASJID MASJID NURUL IMAN TEJOAGUNG KOTA METRO SEBAGAI UPAYA MENARIK MINAT ANAK PADA MASJID","authors":"Iswati Iswati, Heri Cahyono","doi":"10.24127/sss.v6i2.2187","DOIUrl":"https://doi.org/10.24127/sss.v6i2.2187","url":null,"abstract":"ABSTRAKTPQ adalah lembaga pendidikan dan pengajaran Islam luar sekolah atau dapat disebut juga sebagai pendidikan non formal untuk anak-anak usia SD (usia 7-12 tahun), yang mendidik anak agar mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai dengan ilmu tajwid sebagai target pokoknya. Peran TPQ sangat penting untuk membantu mengembangkan potensi psikologis, psiko-sosial dan religious anak. Selain itu, keberadaan TPQ juga dimaksudkan untuk mendukung dan membantu program atau usaha pemerintah menuju tercapainya tujuan Pendidikan Nasional.Salah satu problem yang cukup mendasar kondisi umat Islam dewasa ini salah satunya adalah tidak bisa membaca Al-Qur’an, selain itu anak cenderung malas belajar mengaji ke masjid sebab daya tarik anak pada gadget dan teknologi lain lebih kuat ketimbang daya tarik mengaji. Selain itu pembelajaran TPQ sebagai pendidikan non formal sedikit terabaikan dan dianggap kurang maksimal karena belum adanya kesamaan kurikulum yang pasti bagi TPQ secara nasional, layaknya pendidikan formal dan itu berpengaruh pada kualitas hasil lulusan TPQ yang rendah. Dalam Pendidikan, kurikulum yang menjadi acuan dan sebagai pedoman bagi setiap lembaga pendidikan. Dengan adanya kurikulum, maka diharapkan dalam proses pembelajaran akan sistematis dan berkesinambungan, mempunyai tahap-tahap dan proses serta tujuan yang pasti agar kegiatan pembelajaran sesuai dengan apa yang diharapkan. Kurikulum memegang kedudukan kunci dalam pendidikan, sebab berkaitan dengan penentuan arah, isi, dan proses pendidikan yang ada akhirnya menentukan macam dan kualifikasi lulusan suatu lembaga pendidikan. Maka dari itu perlu adanya kegiatan pendampingan modernisasi kurikulum yang tepat dalam lembaga pendidikan TPQ. Kata Kunci: Pendampingan, Kurikulum, TPQABSTRACTTPQ is an Islamic education and teaching institution outside of school or can also be referred to as non-formal education for children aged 7-12 years old, which educates children to be able to read the Qur'an properly and correctly in accordance with the science of recitation. as the main target. The role of TPQ is very important to help develop the psychological, psycho-social and religious potential of children. In addition, the existence of TPQ is also intended to support and assist government programs or efforts towards achieving the goals of National Education. One of the problems that are quite basic in the condition of Muslims today, one of which is not being able to read the Qur'an, besides that children tend to be lazy to study. Koran to the mosque because the attraction of children to gadgets and other technologies is stronger than the attraction of reciting. In addition, TPQ learning as non-formal education is slightly neglected and considered less than optimal because there is no definite curriculum similarity for TPQ nationally, like formal education and it affects the quality of low TPQ graduates. In education, the curriculum is the reference and guide for every educational institution. ","PeriodicalId":345722,"journal":{"name":"SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"92 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130577571","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Bota Muhammad Akbar, S. Rahayu, E. Yudistira, Al Um Uniswatun K, L. Yuwono
ABSTRAK Aktifitas fisik berat memerlukan manajemen otot yang baik, agar performa otot dapat terus menerus memiliki kualitas yang prima. Tidak terkecuali pada prajurit TNI pada Kodim 0429 Lampung Timur. Permasalahan mitra adalah kurang pendekatan medis olahraga kepada pasukannya. Keluhan yang muncul performa yang kurang maksimal dikarenakan kendala cidera yang menghampiri para prajurit, upaya medis trasidisional seperti pijat/relaksasi otot sudah sering dilakukan tetapi efek yang dirasa kurang maksimal. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah melakukan screening pada prajurit untuk mengecek kondisi performa prajurit guna mengetahui kelemahan dan potensi cidera yang berkemungkinan dialami oleh prajurit secara khusus dengan data-data evidence base dan data penelitian yang efisien terhadap penanggulangan cidera. Hasil didapat keluhan yang paling banyak dirasakan pada bagian leher, pinggang dan belakang tubuh. Kegiatan kedua pemberian materi mengenai streching yang benar, latihan yang benar untuk mencegah cidera otot dan bagaimana menangani bila terjadi cidera otot agar tidak terjadi cidera berulang atau malah lebih parah. Kegiatan ketiga tanya jawab mengenai hal tersebut. Berikutnya mengadakan pelatihan/praktik dari materi yang disampaikan sebelumnya kepada prajurit guna meningkatkan performa manajemen otot dan program preventif agar cidera tidak berulang untuk para prajurit. Selanjutnya adalah mengadakan pelatihan untuk merancang program latihan pasukan guna meningkatkan performa manajemen otot dan program preventif agar cidera tidak berulang pada prajurit. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra mampu membuat program latihan yang terukur khusus terhadap perorangan prajurit guna membuat program latihan yang spesifik dalam penanggulangan terjadinya cidera serta latihan tepat guna berdasarkan kebutuhan prajurit secara fisik dan performa. Kata kunci: cidera, screening, praktik, program latihan ABSTRACTStrenuous physical activity requires good muscle management, so that muscle performance can continue to have excellent quality. The TNI soldiers at Kodim 0429 East Lampung were no exception. The partner's problem is the lack of a sports medical approach to his troops. Complaints that appeared were less than optimal performance due to injury problems that approached the soldiers, traditional medical efforts such as massage/muscle relaxation have often been carried out but the effect was felt to be less than optimal.The first activity carried out was screening soldiers to check the condition of the performance of soldiers to find out the weaknesses and potential injuries that might be experienced by soldiers specifically with evidence base data and efficient research data on injury prevention. The results obtained that most complaints are felt in the neck, waist and back of the body. The second activity provides material on the right stretching, the right exercises to prevent muscle injury and how to deal with muscle injuries so that there are no repeated or ev
{"title":"Peningkatan Manajemen Otot Dalam Kepelatihan Fisik Prajurit Kodim 0429 Lampung Timur","authors":"Bota Muhammad Akbar, S. Rahayu, E. Yudistira, Al Um Uniswatun K, L. Yuwono","doi":"10.24127/sss.v6i2.2179","DOIUrl":"https://doi.org/10.24127/sss.v6i2.2179","url":null,"abstract":"ABSTRAK Aktifitas fisik berat memerlukan manajemen otot yang baik, agar performa otot dapat terus menerus memiliki kualitas yang prima. Tidak terkecuali pada prajurit TNI pada Kodim 0429 Lampung Timur. Permasalahan mitra adalah kurang pendekatan medis olahraga kepada pasukannya. Keluhan yang muncul performa yang kurang maksimal dikarenakan kendala cidera yang menghampiri para prajurit, upaya medis trasidisional seperti pijat/relaksasi otot sudah sering dilakukan tetapi efek yang dirasa kurang maksimal. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah melakukan screening pada prajurit untuk mengecek kondisi performa prajurit guna mengetahui kelemahan dan potensi cidera yang berkemungkinan dialami oleh prajurit secara khusus dengan data-data evidence base dan data penelitian yang efisien terhadap penanggulangan cidera. Hasil didapat keluhan yang paling banyak dirasakan pada bagian leher, pinggang dan belakang tubuh. Kegiatan kedua pemberian materi mengenai streching yang benar, latihan yang benar untuk mencegah cidera otot dan bagaimana menangani bila terjadi cidera otot agar tidak terjadi cidera berulang atau malah lebih parah. Kegiatan ketiga tanya jawab mengenai hal tersebut. Berikutnya mengadakan pelatihan/praktik dari materi yang disampaikan sebelumnya kepada prajurit guna meningkatkan performa manajemen otot dan program preventif agar cidera tidak berulang untuk para prajurit. Selanjutnya adalah mengadakan pelatihan untuk merancang program latihan pasukan guna meningkatkan performa manajemen otot dan program preventif agar cidera tidak berulang pada prajurit. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra mampu membuat program latihan yang terukur khusus terhadap perorangan prajurit guna membuat program latihan yang spesifik dalam penanggulangan terjadinya cidera serta latihan tepat guna berdasarkan kebutuhan prajurit secara fisik dan performa. Kata kunci: cidera, screening, praktik, program latihan ABSTRACTStrenuous physical activity requires good muscle management, so that muscle performance can continue to have excellent quality. The TNI soldiers at Kodim 0429 East Lampung were no exception. The partner's problem is the lack of a sports medical approach to his troops. Complaints that appeared were less than optimal performance due to injury problems that approached the soldiers, traditional medical efforts such as massage/muscle relaxation have often been carried out but the effect was felt to be less than optimal.The first activity carried out was screening soldiers to check the condition of the performance of soldiers to find out the weaknesses and potential injuries that might be experienced by soldiers specifically with evidence base data and efficient research data on injury prevention. The results obtained that most complaints are felt in the neck, waist and back of the body. The second activity provides material on the right stretching, the right exercises to prevent muscle injury and how to deal with muscle injuries so that there are no repeated or ev","PeriodicalId":345722,"journal":{"name":"SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"555 ","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120876734","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
ABSTRAK Sampah merupakan sisa buangan dari berbagai produk atau barang yang tidak digunakan lagi. Terdapat dua jenis sampah yang umumnya dikenal di masyarakat yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah organik masyarakat merupakan sampah yang mudah terurai dan busuk seperti sisa makanan. Sampah organik memiliki porsi cukup besar dari total limbah rumah tangga, sehingga apabila tidak ditangani akan berpotensi besar mencemari lingkungan. Permasalahan ini terjadi di Kota Balikpapan, merupakan salah dari kawasan Tempat Pembuangan Akhir sampah (TPA), sehingga jumlah sampah yang melimpah baik dari luar daerah serta sampah rumah tangga masyarakat setempat menjadi perhatian utama untuk di tangani lebih lanjut. Oleh karena itu, program KKN-Tematik, ITK bertujuan untuk membantu masyarakat menanggulangi sampah khususnya limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos merupakan salah satu pupuk organik yang berasal dari penguraian makanan dengan bantuan organisme hidup. Adapun beberapa program kerjaa KKN seperti sosialisasi edukasi mengenai sampah, melakukan penyuluhan dan pendekatan interaktif melaui penyebaran brosur dan komunikasi lansung dengan masyarakat, melakukan sosialisasi dan pemetaan masyarakat untuk sadar membuang sampah pada tempatnya serta mampu memisahkan sampah organik dan anorganik, serta demo pengolahan sampah menjadi pupuk untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Kata Kunci : Kompos, Sampah Organik, Manggar, Balikpapan ABSTRACT Waste is by product from various products or useless materials. There are two types of waste, which are generally known as organic and inorganic waste. Household waste can be composed and spoilage already such as leftovers. Organic waste has an abundant amount of the household total, if t is not handled would be potential for environmental pollution. It occurs in Balikpapan City, which is one of the waste-pool areas so the amount of waste that is abundant both from outside area and household waste of the local community is a major concern for further handling. Therefore, the KKN-Tematik, ITK program, aims to help the community with waste management, especially household waste into compost. Compost is one of the organic fertilizers that come from the decomposition of food with the help of living organisms. There are KKN projects such as educational socialization about waste, conducting counseling and interactive approaches through distributing brochures and direct communication with the community, conducting socialization and community mapping to be aware of disposing of waste in its place and being able to separate organic and inorganic waste, as well as demonstrations of processing waste into fertilizer. to create an independent society by implementing the knowledge gained.Keywords: Compost, Organic Waste, Manggar, Balikpapan
抽象垃圾是各种废弃产品或物品的残留物。在我们的社会中,有两种常见的垃圾是有机和无机废物。有机社会垃圾是一种像剩饭一样容易分解和腐烂的垃圾。有机废物占家庭总废物的很大一部分,如果不加以处理,可能会对环境造成巨大的污染。这一问题发生在巴利克帕潘市,这是垃圾填埋场的一部分,因此主要考虑的是处理来自该地区以外的大量垃圾和当地社区的家庭垃圾。因此,ITK项目旨在帮助人们将垃圾特别是家庭垃圾转化为堆肥。堆肥是一种有机肥料,它是在生物体的帮助下从食物分解而来的。至于一些kerjaa拉线项目,如关于垃圾,做咨询和教育社会化互动方法通过宣传册,传播与社会的交流,进行社会化和社会意识到垃圾的映射位置以及能够有机和无机垃圾分开,以及垃圾变成肥料加工演示来创造一个独立的社会中获得的科学实施。关键词:堆肥、有机垃圾、Manggar、Balikpapan Waste是由各种各样的产品所产生的。有两种浪费,即所谓的有机和非有机浪费。敌人的败落可能已经暴露,对敌人的威胁已经如此严重。有机废物为环境污染提供了一个完全的住所消耗,如果t不处理,将具有潜在的环境污染潜力。它发生在巴利克帕潘市,这是荒野的一部分,因此浪费的数量集中在区外和乡亲之间,当地社区的长期贫困是一个主要的问题。在此之前,有一个主题,一个项目,一个帮助社区浪费管理的建议,特别是房子是否在compost上浪费。Compost是一种有机肥料,它来自于与有机微生物的帮助的食物分解。有些美国拉线项目如此教育socialization关于浪费,conducting咨询和互动驶近无论是distributing brochures和直接communication with the社区,conducting socialization和社区绘图to be知道of disposing of浪费在它的广场和身为able to分开有机》和加工inorganic浪费,as well as demonstrations荒原变成fertilizer。利用这些知识建立一个独立社会。小字:通讯,有机废物,曼加,广告牌
{"title":"Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Organik Rumah Tangga di Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur","authors":"Anggela Anggela, D. Kurniawati","doi":"10.24127/sss.v6i2.2189","DOIUrl":"https://doi.org/10.24127/sss.v6i2.2189","url":null,"abstract":"ABSTRAK Sampah merupakan sisa buangan dari berbagai produk atau barang yang tidak digunakan lagi. Terdapat dua jenis sampah yang umumnya dikenal di masyarakat yaitu sampah organik dan anorganik. Sampah organik masyarakat merupakan sampah yang mudah terurai dan busuk seperti sisa makanan. Sampah organik memiliki porsi cukup besar dari total limbah rumah tangga, sehingga apabila tidak ditangani akan berpotensi besar mencemari lingkungan. Permasalahan ini terjadi di Kota Balikpapan, merupakan salah dari kawasan Tempat Pembuangan Akhir sampah (TPA), sehingga jumlah sampah yang melimpah baik dari luar daerah serta sampah rumah tangga masyarakat setempat menjadi perhatian utama untuk di tangani lebih lanjut. Oleh karena itu, program KKN-Tematik, ITK bertujuan untuk membantu masyarakat menanggulangi sampah khususnya limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos merupakan salah satu pupuk organik yang berasal dari penguraian makanan dengan bantuan organisme hidup. Adapun beberapa program kerjaa KKN seperti sosialisasi edukasi mengenai sampah, melakukan penyuluhan dan pendekatan interaktif melaui penyebaran brosur dan komunikasi lansung dengan masyarakat, melakukan sosialisasi dan pemetaan masyarakat untuk sadar membuang sampah pada tempatnya serta mampu memisahkan sampah organik dan anorganik, serta demo pengolahan sampah menjadi pupuk untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Kata Kunci : Kompos, Sampah Organik, Manggar, Balikpapan ABSTRACT Waste is by product from various products or useless materials. There are two types of waste, which are generally known as organic and inorganic waste. Household waste can be composed and spoilage already such as leftovers. Organic waste has an abundant amount of the household total, if t is not handled would be potential for environmental pollution. It occurs in Balikpapan City, which is one of the waste-pool areas so the amount of waste that is abundant both from outside area and household waste of the local community is a major concern for further handling. Therefore, the KKN-Tematik, ITK program, aims to help the community with waste management, especially household waste into compost. Compost is one of the organic fertilizers that come from the decomposition of food with the help of living organisms. There are KKN projects such as educational socialization about waste, conducting counseling and interactive approaches through distributing brochures and direct communication with the community, conducting socialization and community mapping to be aware of disposing of waste in its place and being able to separate organic and inorganic waste, as well as demonstrations of processing waste into fertilizer. to create an independent society by implementing the knowledge gained.Keywords: Compost, Organic Waste, Manggar, Balikpapan","PeriodicalId":345722,"journal":{"name":"SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123313327","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
ABSTRAK Kebijakan social distancing dan physical distancing akibat pandemi COVID-19 menimbulkan gangguan pada rantai nilai dunia usaha sehingga menyebabkan berbagai dampak pada perekonomian Indonesia yang berakibat timbulnya goncangan pada sektor-sektor dalam perekonomian. Salah satu sektor yang mengalami goncangan terparah adalah sektor UMKM khususnya di Kota Metro. Kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah untuk mengurangi goncangan tersebut adalah dengan cara memberikan stimulus ekomoni berupa insentif pajak. Insentif pajak yang diberikan ternyata belum dapat mengakomodir semua kebutuhan Usaha UMKM dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19. Hal tersebut mendorong pengabdi untuk mengetahui kebutuhan sektor UMKM dalam menghadapi dampak negatif akibat pandemi COVID19, manfaat insentif pajak pada sektor UMKM, dan alternatif solusi kebijakan insentif pajak bagaimana yang dapat untuk mengatasi masalah ekonomi pada sektor UMKM akibat pandemi COVID-19. Pengabdian ini menggunakan metode pendampingan soialisasi pemanfaatan insentif pajak kepada pelaku usaha UMKM di Kota Metro. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat dua kebutuhan sektor UMKM yang belum direspons dalam kebijakan insentif pajak oleh pemerintah, yaitu dukungan untuk menaikkan permintaan dan konsumsi, serta kemudahan akses kredit usaha. Tim Pengabdi merekomendasikan untuk diberikannya insentif pajak pertambahan nilai untuk menaikkan permintaan dan konsumsi, dan insentif pajak untuk platform dan pemberi pinjaman dalam fintech lending untuk kemudahan akses kredit usaha. Kata kunci : Insentif pajak, PelakuUMKM, Pandemi Covid19 ABSTRACT The social distancing and physical distancing policies due to the COVID-19 pandemic have disrupted the value chain of the business world, causing various impacts on the Indonesian economy which resulted in shocks to sectors in the economy. One of the sectors that experienced the worst shocks was the MSME sector, especially in Metro City. The policy taken by the government to reduce the shock is by providing economic stimulus in the form of tax incentives. The tax incentives provided have not been able to accommodate all the needs of MSME businesses in facing the impact of the COVID-19 pandemic. This encourages servants to find out the needs of the MSME sector in dealing with the negative impacts of the COVID-19 pandemic, the benefits of tax incentives in the MSME sector, and alternative tax incentive policy solutions that can be used to overcome economic problems in the MSME sector due to the COVID-19 pandemic. This service uses the method of assisting the socialization of the use of tax incentives to MSME business actors in Metro City. The results of this service indicate that there are two needs of the MSME sector that have not been responded to in the tax incentive policy by the government, namely support to increase demand and consumption, and ease of access to business credit. The Service Team recommends providing value added tax incentives to increas
抽象的社会政策distancing和流行病造成的身体distancing COVID-19对价值链企业界产生干扰,导致各种影响导致出现的印尼经济部门冲击的经济中。最受影响的区域之一是UMKM区,尤其是在大都市地区。政府减少紧张政策的方式是为税收优惠提供经济刺激。事实证明,税收优惠并不能满足UMKM在应对COVID-19大流行的影响方面的所有商业需要。UMKM这部门鼓励仆人知道需要在面对COVID19流行病造成的负面影响,行业税收优惠的福利,和替代方案的税收优惠政策如何能够克服由于流行病COVID-19 UMKM区的经济问题。这种奉献方法是通过向Metro city的UMKM企业提供税收优惠。UMKM奉献这一结果表明,有两个部门的需求没有拿direspons的税收优惠政策,即支持政府提高和消费需求,以及便利信贷渠道努力。国防委员会建议为提高需求和消费提供增值税激励,为fintech lending贷款平台和贷款人提供税收优惠,以方便营业信贷。关键词:税收优惠、PelakuUMKM流行病Covid19抽象的社会distancing和体格distancing政策到期COVID-19流行》有《商业世界价值链,它们causing印尼不同impacts on The economy哪种resulted in shocks, sectors in The economy》。sectors那个经历一号》《MSME shocks是最坏扇区,尤其是在地铁城。《policy就由政府为了减少境休克是由提供经济刺激的形式给予税收奖励。奖励《营业税provided需要》都有不被able to accommodate MSME businesses in冲击》的常驻COVID-19流行。这个encourages servants去发现《MSME需要负impacts》在处理区和COVID-19流行,the benefits of MSME扇区中的奖励给予税收政策的激励,给予税收和另类解决方案经济problems that can be used to overcome)《MSME到期COVID-19》流行区。这个方法》服务利用assisting socialization》用奖励的给予税收到地铁商业MSME演员里城。The results of这个服务indicate that有两个需要of MSME发展到这种有音符被responded区》《政府给予税收激励机制政策由,namely支援to access的增加要求性消费,和放松对商业信用。《服务团队recommends提供价值额外奖励给予税收的增加要求给予税收和消费”,奖励为平台和lenders在fintech易网络for access to商业信用。安装:给予税收奖励、中小型企业、《Covid-19流行
{"title":"PENDAMPINGAN DALAM PEMANFAATAN INSENTIF PAJAK KEPADA PELAKU UMKM KOTA METRO PADA MASA PANDEMI COVID-19","authors":"Ardiansyah Japlani, Karnila Ali, Nina Lelawati","doi":"10.24127/sss.v6i2.2190","DOIUrl":"https://doi.org/10.24127/sss.v6i2.2190","url":null,"abstract":"ABSTRAK Kebijakan social distancing dan physical distancing akibat pandemi COVID-19 menimbulkan gangguan pada rantai nilai dunia usaha sehingga menyebabkan berbagai dampak pada perekonomian Indonesia yang berakibat timbulnya goncangan pada sektor-sektor dalam perekonomian. Salah satu sektor yang mengalami goncangan terparah adalah sektor UMKM khususnya di Kota Metro. Kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah untuk mengurangi goncangan tersebut adalah dengan cara memberikan stimulus ekomoni berupa insentif pajak. Insentif pajak yang diberikan ternyata belum dapat mengakomodir semua kebutuhan Usaha UMKM dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19. Hal tersebut mendorong pengabdi untuk mengetahui kebutuhan sektor UMKM dalam menghadapi dampak negatif akibat pandemi COVID19, manfaat insentif pajak pada sektor UMKM, dan alternatif solusi kebijakan insentif pajak bagaimana yang dapat untuk mengatasi masalah ekonomi pada sektor UMKM akibat pandemi COVID-19. Pengabdian ini menggunakan metode pendampingan soialisasi pemanfaatan insentif pajak kepada pelaku usaha UMKM di Kota Metro. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat dua kebutuhan sektor UMKM yang belum direspons dalam kebijakan insentif pajak oleh pemerintah, yaitu dukungan untuk menaikkan permintaan dan konsumsi, serta kemudahan akses kredit usaha. Tim Pengabdi merekomendasikan untuk diberikannya insentif pajak pertambahan nilai untuk menaikkan permintaan dan konsumsi, dan insentif pajak untuk platform dan pemberi pinjaman dalam fintech lending untuk kemudahan akses kredit usaha. Kata kunci : Insentif pajak, PelakuUMKM, Pandemi Covid19 ABSTRACT The social distancing and physical distancing policies due to the COVID-19 pandemic have disrupted the value chain of the business world, causing various impacts on the Indonesian economy which resulted in shocks to sectors in the economy. One of the sectors that experienced the worst shocks was the MSME sector, especially in Metro City. The policy taken by the government to reduce the shock is by providing economic stimulus in the form of tax incentives. The tax incentives provided have not been able to accommodate all the needs of MSME businesses in facing the impact of the COVID-19 pandemic. This encourages servants to find out the needs of the MSME sector in dealing with the negative impacts of the COVID-19 pandemic, the benefits of tax incentives in the MSME sector, and alternative tax incentive policy solutions that can be used to overcome economic problems in the MSME sector due to the COVID-19 pandemic. This service uses the method of assisting the socialization of the use of tax incentives to MSME business actors in Metro City. The results of this service indicate that there are two needs of the MSME sector that have not been responded to in the tax incentive policy by the government, namely support to increase demand and consumption, and ease of access to business credit. The Service Team recommends providing value added tax incentives to increas","PeriodicalId":345722,"journal":{"name":"SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"114 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125618443","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
ABSTRAKGuru di Sekolah dalam pembelajarannya banyak memberikan tugas kepada peserta didik melalui grup WhatsApp kemudian peserta didik mengerjakan tugas tersebut. Guru membuat video yang memang durasinya cukup panjang namun tidak melalui proses editing sehingga video yang dihasilkan kurang menarik karena kesulitan dalam mengedit video pembelajaran yang telah dibuat karena aplikasi yang digunakan memiliki fitur-fitur yang rumit dan banyak sekali langkah-langkahnya. Tujuan dalam pengabdian ini yaitu masyarakat dapat mengetahui dan memiliki keterampilan dalam penggunaan media digital yang mudah digunakan oleh guru dan masyarakat serta peserta didik pada era teknologi. Metode dalam pengabdian ini yaitu memberikan materi tentang pemanfaatan media digital serta pendampingan secara langsung pembuatan akun tik-tok dan penggunaannya. Hasil dan dampak pada pengabdian ini yaitu mitra dapat mengetahui cara membuat akun tik-tok serta penggunaannya untuk pembelajaran dalam kelas. Kata Kunci: Aplikasi; Edukasi; Media Digital; Tik-Tok ABSTRACTTeachers in schools in their learning give a lot of assignments to students through WhatsApp groups then students do the assignments. The teacher makes videos that are indeed quite long in duration but do not go through the editing process so that the resulting videos are less attractive because of the difficulty in editing the learning videos that have been made because the application used has complicated features and lots of steps. The purpose of this service is that the community can know and have skills in using digital media that is easy to use by teachers and the community as well as students in the technology era. The method in this service is to provide material about the use of digital media as well as direct assistance in creating a tik-tok account and its use. The results and impact of this service are that partners can find out how to create a tik-tok account and use it for classroom learning.Keywords: Application; Education, Digital Media, Tik-Tok
{"title":"Edukasi Penggunaan Aplikasi “Tik-Tok” Sebagai Media Digital di Desa Banjar Rejo Batanghari Lampung Timur","authors":"Lusi Marlisa, Ira Vahlia, Syaifudin Latif","doi":"10.24127/sss.v6i2.2199","DOIUrl":"https://doi.org/10.24127/sss.v6i2.2199","url":null,"abstract":"ABSTRAKGuru di Sekolah dalam pembelajarannya banyak memberikan tugas kepada peserta didik melalui grup WhatsApp kemudian peserta didik mengerjakan tugas tersebut. Guru membuat video yang memang durasinya cukup panjang namun tidak melalui proses editing sehingga video yang dihasilkan kurang menarik karena kesulitan dalam mengedit video pembelajaran yang telah dibuat karena aplikasi yang digunakan memiliki fitur-fitur yang rumit dan banyak sekali langkah-langkahnya. Tujuan dalam pengabdian ini yaitu masyarakat dapat mengetahui dan memiliki keterampilan dalam penggunaan media digital yang mudah digunakan oleh guru dan masyarakat serta peserta didik pada era teknologi. Metode dalam pengabdian ini yaitu memberikan materi tentang pemanfaatan media digital serta pendampingan secara langsung pembuatan akun tik-tok dan penggunaannya. Hasil dan dampak pada pengabdian ini yaitu mitra dapat mengetahui cara membuat akun tik-tok serta penggunaannya untuk pembelajaran dalam kelas. Kata Kunci: Aplikasi; Edukasi; Media Digital; Tik-Tok ABSTRACTTeachers in schools in their learning give a lot of assignments to students through WhatsApp groups then students do the assignments. The teacher makes videos that are indeed quite long in duration but do not go through the editing process so that the resulting videos are less attractive because of the difficulty in editing the learning videos that have been made because the application used has complicated features and lots of steps. The purpose of this service is that the community can know and have skills in using digital media that is easy to use by teachers and the community as well as students in the technology era. The method in this service is to provide material about the use of digital media as well as direct assistance in creating a tik-tok account and its use. The results and impact of this service are that partners can find out how to create a tik-tok account and use it for classroom learning.Keywords: Application; Education, Digital Media, Tik-Tok","PeriodicalId":345722,"journal":{"name":"SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"53 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-08-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124270644","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
ABSTRAK Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul Pelatihan Manajemen Bisnis (Aspek Pemasaran Melalui E-Commerce) bagi Anggota UMKM Catering Tangerang Selatan (UCTS) ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan bisnis khususnya aspek pemasaran, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan secara online melalui e-commerce. Metode kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan berupa penyampaian materi pengelolaan usaha (aspek pemasaran melalui e-commerce) dan praktik penggunaan fitur WhatsApp (WA) Business dan Google Business. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah anggota komunitas UCTS dapat menguasai fitur WhatsApp (WA) Bisnis dan Google Business untuk meningkatkan penjualan bisnis untuk mencapai kesejahteraan bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar. Kata kunci: Manajemen Usaha, Pemasaran, E-Commerce, UMKM ABSTRACT Community Service (PKM) with the title Business Management Training (Marketing Aspects Through E-Commerce) for MSME Members Catering South Tangerang (UCTS) aims to optimize business management, especially the marketing aspect, and provide knowledge and skills online through e-commerce. The Community Service (PKM) activity method used is to provide training in the form of presentation of business management materials (marketing aspects through e-commerce) and the practice of using WhatsApp (WA) Business and Google Business features. The result of this PKM activity is that members of the UCTS community can master WhatsApp (WA) Business and Google Business features to increase business sales to achieve prosperity for MSME actors and the surrounding community.Keywords: : Business Management, Marketing, E-Commerce, MSME
{"title":"Pelatihan Manajemen Usaha Aspek Pemasaran Melalui E-Commerce Pada Anggota UMKM Catering Tangerang Selatan (UCTS)","authors":"Jeni Andriani, Rissa Hanny, Cornelia Dumarya Manik, Rudy Bodewyn Mangasa Tua, A. Amirudin","doi":"10.24127/sss.v6i1.1890","DOIUrl":"https://doi.org/10.24127/sss.v6i1.1890","url":null,"abstract":"ABSTRAK Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul Pelatihan Manajemen Bisnis (Aspek Pemasaran Melalui E-Commerce) bagi Anggota UMKM Catering Tangerang Selatan (UCTS) ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan bisnis khususnya aspek pemasaran, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan secara online melalui e-commerce. Metode kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan berupa penyampaian materi pengelolaan usaha (aspek pemasaran melalui e-commerce) dan praktik penggunaan fitur WhatsApp (WA) Business dan Google Business. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah anggota komunitas UCTS dapat menguasai fitur WhatsApp (WA) Bisnis dan Google Business untuk meningkatkan penjualan bisnis untuk mencapai kesejahteraan bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar. Kata kunci: Manajemen Usaha, Pemasaran, E-Commerce, UMKM ABSTRACT Community Service (PKM) with the title Business Management Training (Marketing Aspects Through E-Commerce) for MSME Members Catering South Tangerang (UCTS) aims to optimize business management, especially the marketing aspect, and provide knowledge and skills online through e-commerce. The Community Service (PKM) activity method used is to provide training in the form of presentation of business management materials (marketing aspects through e-commerce) and the practice of using WhatsApp (WA) Business and Google Business features. The result of this PKM activity is that members of the UCTS community can master WhatsApp (WA) Business and Google Business features to increase business sales to achieve prosperity for MSME actors and the surrounding community.Keywords: : Business Management, Marketing, E-Commerce, MSME","PeriodicalId":345722,"journal":{"name":"SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"100 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124900932","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
ABSTRAKLayanan konseling merupakan langkah-langkah nyata yang bisa dilaksanakan oleh konselor atau guru BK di sekolah dalam menghadapi banyaknya perilaku bullying di sekolah, karena sebagian besar siswa tidak meyadari bahwa perilaku yang dianggap biasa adalah bagian dari bullying, rendahnya pengetahuan siswa akan pemahaman tentang bullying membuat hal ini menjadi sebuah tradisi dalam pergaulan anak-anak. Siswa membutuhkan pemahaman yang mendasar mengenai bullying. Tujuan dari pengabdian melalui kegiatan sosialisasi bentuk-bentuk perilaku bullying ini siswa memahami detail perilaku bullying, dan siswa mampu menghilangkan tradisi bullying dalam pergaulan sehari-hari. Program kemitraaan masyarakat dalam hal ini sekolah SMA N 1 Kepenuhan melalui metode pelaksanaan yakni melakukan Sosialisasi kepada siswa mengenai dampak bahaya dari bullying di sekolah, memberikan pelatihan praktik konseling kepada guru BK guna mencegah terjadinya bullying. Kata Kunci : Perilaku, Bullying. ABSTRACTCounseling services are real steps that can be taken by counselors or BK teachers at schools in dealing with the large number of bullying behavior in schools, because most students do not realize that behavior that is considered normal is part of bullying, students' low knowledge of understanding about bullying makes things difficult. This has become a tradition in the association of children. Students need a basic understanding of bullying. The purpose of this service through socializing the forms of bullying behavior is that students understand the details of bullying behavior, and students are able to eliminate the tradition of bullying in everyday life. The community partnership program in this case the SMA N 1 Kecepatan school through the implementation method, namely conducting outreach to students about the harmful effects of bullying in schools, providing counseling practice training for BK teachers to prevent bullying. Keywords: Behavior, Bullying.
{"title":"PKM SOSIALISASI BENTUK PERILAKU BULLYING","authors":"Romika Rahayu, M. Rifqi","doi":"10.24127/sss.v6i1.1905","DOIUrl":"https://doi.org/10.24127/sss.v6i1.1905","url":null,"abstract":"ABSTRAKLayanan konseling merupakan langkah-langkah nyata yang bisa dilaksanakan oleh konselor atau guru BK di sekolah dalam menghadapi banyaknya perilaku bullying di sekolah, karena sebagian besar siswa tidak meyadari bahwa perilaku yang dianggap biasa adalah bagian dari bullying, rendahnya pengetahuan siswa akan pemahaman tentang bullying membuat hal ini menjadi sebuah tradisi dalam pergaulan anak-anak. Siswa membutuhkan pemahaman yang mendasar mengenai bullying. Tujuan dari pengabdian melalui kegiatan sosialisasi bentuk-bentuk perilaku bullying ini siswa memahami detail perilaku bullying, dan siswa mampu menghilangkan tradisi bullying dalam pergaulan sehari-hari. Program kemitraaan masyarakat dalam hal ini sekolah SMA N 1 Kepenuhan melalui metode pelaksanaan yakni melakukan Sosialisasi kepada siswa mengenai dampak bahaya dari bullying di sekolah, memberikan pelatihan praktik konseling kepada guru BK guna mencegah terjadinya bullying. Kata Kunci : Perilaku, Bullying. ABSTRACTCounseling services are real steps that can be taken by counselors or BK teachers at schools in dealing with the large number of bullying behavior in schools, because most students do not realize that behavior that is considered normal is part of bullying, students' low knowledge of understanding about bullying makes things difficult. This has become a tradition in the association of children. Students need a basic understanding of bullying. The purpose of this service through socializing the forms of bullying behavior is that students understand the details of bullying behavior, and students are able to eliminate the tradition of bullying in everyday life. The community partnership program in this case the SMA N 1 Kecepatan school through the implementation method, namely conducting outreach to students about the harmful effects of bullying in schools, providing counseling practice training for BK teachers to prevent bullying. Keywords: Behavior, Bullying.","PeriodicalId":345722,"journal":{"name":"SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125860914","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jusnita Jusnita, Siti Samsiah, Asrinda Amalia, Edo Ariebi
ABSTRAK Program Pengembangan Kewirausahaan Universitas Muhammadiyah Riau bertujuan untuk menghasilkan wirausaha mahasiswa yang mandiri berbasis web online. Metode pendekatan yang digunakan adalah (a) Pola rekrutmen tenant, (b) Workshop kewirausahaan, (c) Magang industri, (d) membangun jaringan dan kerjasama umkm. Indikator keberhasilan yang dicapai pada program ini dapat dilihat dari jumlah mahasiswa yang mendaftarkan diri baik melalui program studi maupun dosen kewirausahan dan mengikuti kegiatan pelatihan Capacity Bording dua puluh mahasiswa tenant yang sudah lulus seleksi administrasi. Kesimpulan: (1) Efektifitas program PPK-Umri ditahun 2021 dilaksanakankan tiga sesi, yaitu sosialisasi program dan seleksi calon tenant, workshop kewirausahan, magang industri dan pendampingan tenant; (2) Hasil yang dicapai dari program PPK-Umri adalah terbentuknya wirausaha mahasiswa yang mandiri sebanyak lima kelompok tenant Okraffe, Handshop, Ambara Coffe, Zingiber officinale, Kebab Gochenk dan sehingga terbentuknya net working penyandang dana CSR dengan program PPK-Umri. Kata Kunci: Pengembangan Kewirausahaan, Tenant, Net Working, Wirausaha Mandiri ABSTRACT The Muhammadiyah Riau University Entrepreneurship Development Program aims to produce independent online web-based student entrepreneurs. The approach methods used are (a) Tenant recruitment patterns, (b) Entrepreneurship workshops, (c) Industrial internships, (d) developing MSME networks and collaborations. Indicators of success achieved in this program can be seen from the number of students who enroll either through study programs or entrepreneurship lecturers and take part in the Capacity Bording training of twenty tenant students who have passed the administrative selection. Conclusions: (1) The effectiveness and implementation of the PPK-Umri program in 2021 is carried out through three stages, namely socialization and selection, entrepreneurship workshops, industrial internships and tenant assistance; (2) The results achieved from the PPK-Umri program are the formation of independent student entrepreneurs as many as five tenant groups Okraffe, Handshop, Ambara Coffe, Zingiber officinale, Kebab Gochenk and the establishment of a net working between CSR funders and the PPK-Umri program. Keywords: Entrepreneurship Development, Tenant, Net Working, Independent EntrepreneurABSTRAK Program Pengembangan Kewirausahaan Universitas Muhammadiyah Riau bertujuan untuk menghasilkan wirausaha mahasiswa yang mandiri berbasis web online. Metode pendekatan yang digunakan adalah (a) Pola rekrutmen tenant, (b) Workshop kewirausahaan, (c) Magang industri, (d) membangun jaringan dan kerjasama umkm. Indikator keberhasilan yang dicapai pada program ini dapat dilihat dari jumlah mahasiswa yang mendaftarkan diri baik melalui program studi maupun dosen kewirausahan dan mengikuti kegiatan pelatihan Capacity Bording dua puluh mahasiswa tenant yang sudah lulus seleksi administrasi. Kesimpulan: (1) Efektifitas program PPK-Umri
{"title":"EFEKTIFITAS POJOK WIRAUSAHA MAHASISWA SEBAGAI BUSINESS CENTRE BERBASIS ONLINE WEB MARKETING DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU","authors":"Jusnita Jusnita, Siti Samsiah, Asrinda Amalia, Edo Ariebi","doi":"10.24127/sss.v6i1.1888","DOIUrl":"https://doi.org/10.24127/sss.v6i1.1888","url":null,"abstract":"ABSTRAK Program Pengembangan Kewirausahaan Universitas Muhammadiyah Riau bertujuan untuk menghasilkan wirausaha mahasiswa yang mandiri berbasis web online. Metode pendekatan yang digunakan adalah (a) Pola rekrutmen tenant, (b) Workshop kewirausahaan, (c) Magang industri, (d) membangun jaringan dan kerjasama umkm. Indikator keberhasilan yang dicapai pada program ini dapat dilihat dari jumlah mahasiswa yang mendaftarkan diri baik melalui program studi maupun dosen kewirausahan dan mengikuti kegiatan pelatihan Capacity Bording dua puluh mahasiswa tenant yang sudah lulus seleksi administrasi. Kesimpulan: (1) Efektifitas program PPK-Umri ditahun 2021 dilaksanakankan tiga sesi, yaitu sosialisasi program dan seleksi calon tenant, workshop kewirausahan, magang industri dan pendampingan tenant; (2) Hasil yang dicapai dari program PPK-Umri adalah terbentuknya wirausaha mahasiswa yang mandiri sebanyak lima kelompok tenant Okraffe, Handshop, Ambara Coffe, Zingiber officinale, Kebab Gochenk dan sehingga terbentuknya net working penyandang dana CSR dengan program PPK-Umri. Kata Kunci: Pengembangan Kewirausahaan, Tenant, Net Working, Wirausaha Mandiri ABSTRACT The Muhammadiyah Riau University Entrepreneurship Development Program aims to produce independent online web-based student entrepreneurs. The approach methods used are (a) Tenant recruitment patterns, (b) Entrepreneurship workshops, (c) Industrial internships, (d) developing MSME networks and collaborations. Indicators of success achieved in this program can be seen from the number of students who enroll either through study programs or entrepreneurship lecturers and take part in the Capacity Bording training of twenty tenant students who have passed the administrative selection. Conclusions: (1) The effectiveness and implementation of the PPK-Umri program in 2021 is carried out through three stages, namely socialization and selection, entrepreneurship workshops, industrial internships and tenant assistance; (2) The results achieved from the PPK-Umri program are the formation of independent student entrepreneurs as many as five tenant groups Okraffe, Handshop, Ambara Coffe, Zingiber officinale, Kebab Gochenk and the establishment of a net working between CSR funders and the PPK-Umri program. Keywords: Entrepreneurship Development, Tenant, Net Working, Independent EntrepreneurABSTRAK Program Pengembangan Kewirausahaan Universitas Muhammadiyah Riau bertujuan untuk menghasilkan wirausaha mahasiswa yang mandiri berbasis web online. Metode pendekatan yang digunakan adalah (a) Pola rekrutmen tenant, (b) Workshop kewirausahaan, (c) Magang industri, (d) membangun jaringan dan kerjasama umkm. Indikator keberhasilan yang dicapai pada program ini dapat dilihat dari jumlah mahasiswa yang mendaftarkan diri baik melalui program studi maupun dosen kewirausahan dan mengikuti kegiatan pelatihan Capacity Bording dua puluh mahasiswa tenant yang sudah lulus seleksi administrasi. Kesimpulan: (1) Efektifitas program PPK-Umri","PeriodicalId":345722,"journal":{"name":"SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125254468","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dedy Hidayatullah Al Arifin, Nyoto Suseno, Riswanto Riswanto, Estika Prameswari
ABSTRAK Pasar Warung Macan merupakan pasar warga yang terletak di RT/RW 009/003, Desa Adirejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur. Dimana Ikatan Mahasiswa Pendidikan Fisika (IMAFIS) Universitas Muhammadiyah Metro Bersama Pemuda Karang Taruna Desa Adirejo Berkolaborasi untuk selalu membantu dalam kegiatan warung macan, baik berupa tenaga maupun pikiran. Karang taruna desa merupakan tim yang sangat solid, sehingga desa adirejo merupakan salah satu desa yang dikenal aktif. Dan Terjalinnya kerjasama antar Universitas Muhammadiyah Metro yang terdiri dari dosen dan mahasiswa serta karang taruna dan masyarakat Desa Adirejo. melakukan metode pemberdayaan masyarakat secara penuh di lapangan (offline), dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Dengan metode yang kami gunakan yaitu, Survei Awal, Identifikasi Masalah, Analisis Kebutuhan, Penyusunan Program, Strategi Pembinaan Khalayak Sasaran, Perintisaan Kemitraan, Monitoring dan Evaluasi, Loka Karya. dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta terwujudnya Pasar Warung Macan dengan rest area yang nyaman, photobooth yang menarik, serta spot-spot foto yang instagramable. Kata kunci : Adirejo, Karang Taruna, dan Pasar Warung MacanABSTRACTWarung Macan Market is a citizen market located at RT /RW 009/003, Adirejo Village, Pekalongan District of East Lampung Regency. Where the Association of Physics Education Students (IMAFIS) Universitas Muhammadiyah Metro Together with Karang Taruna Youth Adirejo Village Collaborate to always help in the activities of tiger stalls, both in the form of energy and mind. Coral cadets village is a very solid team, so adirejo village is one of the villages that are known to be active. And the establishment of cooperation between Muhammadiyah Metro University consisting of lecturers and students as well as cadet coral and adirejo village community. perform a method of community empowerment in full in the field (offline), by strictly complying with health protocols. With the methods we use, namely, Initial Survey, Problem Identification, Needs Analysis, Program Preparation, Target Audience Development Strategy, Partnership Pioneering, Monitoring and Evaluation, Loka Karya. with the aim to improve the economy of the community and the realization of Warung Macan Market with a comfortable rest area, interesting photobooths, and instagramable photo spots.Keywords: Adirejo, Karang Taruna , and Warung Macan Market
{"title":"KOLABORASI IKATAN MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA (IMAFIS) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO BERSAMA KARANG TARUNA DESA ADIREJO UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PASAR WARUNG MACAN","authors":"Dedy Hidayatullah Al Arifin, Nyoto Suseno, Riswanto Riswanto, Estika Prameswari","doi":"10.24127/sss.v6i1.1874","DOIUrl":"https://doi.org/10.24127/sss.v6i1.1874","url":null,"abstract":"ABSTRAK Pasar Warung Macan merupakan pasar warga yang terletak di RT/RW 009/003, Desa Adirejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur. Dimana Ikatan Mahasiswa Pendidikan Fisika (IMAFIS) Universitas Muhammadiyah Metro Bersama Pemuda Karang Taruna Desa Adirejo Berkolaborasi untuk selalu membantu dalam kegiatan warung macan, baik berupa tenaga maupun pikiran. Karang taruna desa merupakan tim yang sangat solid, sehingga desa adirejo merupakan salah satu desa yang dikenal aktif. Dan Terjalinnya kerjasama antar Universitas Muhammadiyah Metro yang terdiri dari dosen dan mahasiswa serta karang taruna dan masyarakat Desa Adirejo. melakukan metode pemberdayaan masyarakat secara penuh di lapangan (offline), dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Dengan metode yang kami gunakan yaitu, Survei Awal, Identifikasi Masalah, Analisis Kebutuhan, Penyusunan Program, Strategi Pembinaan Khalayak Sasaran, Perintisaan Kemitraan, Monitoring dan Evaluasi, Loka Karya. dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta terwujudnya Pasar Warung Macan dengan rest area yang nyaman, photobooth yang menarik, serta spot-spot foto yang instagramable. Kata kunci : Adirejo, Karang Taruna, dan Pasar Warung MacanABSTRACTWarung Macan Market is a citizen market located at RT /RW 009/003, Adirejo Village, Pekalongan District of East Lampung Regency. Where the Association of Physics Education Students (IMAFIS) Universitas Muhammadiyah Metro Together with Karang Taruna Youth Adirejo Village Collaborate to always help in the activities of tiger stalls, both in the form of energy and mind. Coral cadets village is a very solid team, so adirejo village is one of the villages that are known to be active. And the establishment of cooperation between Muhammadiyah Metro University consisting of lecturers and students as well as cadet coral and adirejo village community. perform a method of community empowerment in full in the field (offline), by strictly complying with health protocols. With the methods we use, namely, Initial Survey, Problem Identification, Needs Analysis, Program Preparation, Target Audience Development Strategy, Partnership Pioneering, Monitoring and Evaluation, Loka Karya. with the aim to improve the economy of the community and the realization of Warung Macan Market with a comfortable rest area, interesting photobooths, and instagramable photo spots.Keywords: Adirejo, Karang Taruna , and Warung Macan Market","PeriodicalId":345722,"journal":{"name":"SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121276437","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
ABSTRAK Pandemi virus covid-19 yang menyerang masyarakat Indonesia, mengharuskan masyarakat menjaga imunitas tubuhnya lebih baik agar tidak terserang penyakit tersebut. Salah satu tanaman toga yang dapat dimanfaatkan sebagai jamu herbal yang memiliki manfaat anti virus dan kaya antioksidan adalah jamu temulawak. Jamu temulawak cair selain sulit membuatnya juga tidak dapat disimpan dalam jangka waktu lama. Jamu temulawak serbuk instan yang dijual dipasaran memiliki harga jual tinggi. Berdasarkan hal tersebut, solusi yang kami tawarkan adalah pelatihan pembuatan jamu serbuk instan temulawak dengan memanfaatkan tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Selain dapat dikonsumsi sendiri, jamu temulawak instan juga dapat dipasarkan karena memiliki nilai jual tinggi. Metode pelaksanaan pengabdian antara lain, observasi, sosialisasi, dan pelatihan. Obeservasi digunakan untuk mendata kelompok Mitra Dasa Wisma Kebun Jeruk yang Produktif dan aktif mengikuti kegiatan rutin. Sosialisasi digunakan untuk menjelaskan manfaat penting dari jamu herbal khususnya temulawak berdasarkan hasil penelitian/jurnal. Sosialisasi juga digunakan untuk menjelaskan proses pembuatan jamu serbuk instan temulawak. Dan pelatihan untuk mempraktekan langsung pembuatan jamu serbuk instan temulawak. Hasil dari kegiatan OPR-pengabdian ini adalah 1) Mitra yakni, ibu rumah tangga Dasa Wisma Jeruk Metro Timur mampu membuat jamu serbuk instan yang dapat dikonsumsi sehari-hari. 2) Mitra memiliki pengetahuan mengenai manfaat temulawak yang sangat banyak manfaatnya bagi tubuh. 3) Mitra dapat mempasarkan produk jamu serbuk instan temulawak. Kata kunci: TOGA; Jamu herbal; Serbuk Instan; Temulawak. ABSTRACT The Covid-19 virus pandemic that attacks the Indonesian people, requires people to maintain their body immunity better so they don't get the disease. One of the toga plants that can be used as herbal medicine that has anti-virus benefits and is rich in antioxidants is temulawak. Liquid temulawak herbal medicine is not only difficult to make, but also cannot be stored for a long time. Instant powdered ginger herbal medicine sold in the market has a high selling price. Based on this, the solution that we offer is training on making instant herbal powder of temulawak by utilizing TOGA (Family Medicinal Plants) plants. Besides being able to be consumed alone, instant temulawak herbal medicine can also be marketed because it has a high selling value. Methods of implementing service include observation, socialization, and training. Observations are used to record the group of Mitra Dasa Wisma Kebun Jeruk who are productive and actively participate in routine activities. Socialization is used to explain the important benefits of herbal medicine, especially temulawak based on research/journal results. The socialization was also used to explain the process of making instant ginger powder herbal medicine. And training for direct practice of making herbal instant ginger powder. The results of this OPR-servic
目前影响印尼人民的covid-19大流行病毒,要求公众更好地保持自己的免疫系统,以避免感染这种疾病。一种能被用作药用抗病毒和富含抗氧化剂的草药的长袍植物是采生草药。灵药不仅很难保存,而且不能保存很长时间。在市场上出售的速冻草药非常畅销。在此基础上,我们提供的解决方案是利用托加植物(一种家庭药用植物)进行速溶草药种植培训。速溶草药除了可自我消费外,也可作为商品出售。服务执行的方法包括观察、社交和培训。观察用于收集合作伙伴小组的材料,以保持一个活跃的、有生产力的柑橘花园。社会化是用来解释草药尤其是天仙子的重要好处的研究/日记。社会化也被用来解释速冻草本植物的生产过程。以及直接种植速溶草药的训练。这些活动的结果是1)密特拉的意思是,东方都市的主妇们能够生产一种可以每天服用的速溶草药。2)合伙人了解面试的好处,这对身体有好处。3)合伙人可以销售速溶草药粉。关键词:TOGA;草本植物草药;速溶粉;Temulawak。将袭击印尼人民的Covid-19种pandemic病毒ABSTRACT The Covid-19种panic virus that attacks The indonesia people, requires people to preintact their immunity better so they don't get The disease。一种长袍植物,可以用作抗病毒药物,富含抗氧化剂和采糖剂。这种发现草药的液体不仅困难,而且还能储存很长一段时间。在市场上出售的草药草药有很高的价格。基于此,我们提供的解决方案是在实用的麻醉植物旁进行采伐草药powder。除了能够独自消费,草药草药也可能被营销,因为它有卖得很好。执行方法包括观察、社交和培训。这些观察被用来记录在小组中,他们在日常活动中生产并参与柑橘花园。社会研究是用来解释草药的重要好处的,特别是基于研究/杂志推荐的面试。社会还被用来解释制作草药粉的过程。并接受姜粉草药直接应用的培训。这些所谓“服务活动”的结果是:“伙伴们,纳梅尔,东方红杉村的妻子,有可能服用一种可以称之为“每天服用”的草药。2)合伙人对姜的贝尼菲特家族了解多少,该家族对尸体有很多好处。三)合伙人可以向他们购买速溶姜粉的草药产品。安装:长袍;草药医学;即时粉;Curcuma。
{"title":"PELATIHAN PEMBUATAN JAMU HERBAL TANAMAN TOGA MASA PANDEMI COVID-19 PADA KELOMPOK DASAWISMA JERUK METRO TIMUR","authors":"Ira Vahlia, Lilian Mega Puri, T. Asih","doi":"10.24127/sss.v6i1.1869","DOIUrl":"https://doi.org/10.24127/sss.v6i1.1869","url":null,"abstract":"ABSTRAK Pandemi virus covid-19 yang menyerang masyarakat Indonesia, mengharuskan masyarakat menjaga imunitas tubuhnya lebih baik agar tidak terserang penyakit tersebut. Salah satu tanaman toga yang dapat dimanfaatkan sebagai jamu herbal yang memiliki manfaat anti virus dan kaya antioksidan adalah jamu temulawak. Jamu temulawak cair selain sulit membuatnya juga tidak dapat disimpan dalam jangka waktu lama. Jamu temulawak serbuk instan yang dijual dipasaran memiliki harga jual tinggi. Berdasarkan hal tersebut, solusi yang kami tawarkan adalah pelatihan pembuatan jamu serbuk instan temulawak dengan memanfaatkan tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Selain dapat dikonsumsi sendiri, jamu temulawak instan juga dapat dipasarkan karena memiliki nilai jual tinggi. Metode pelaksanaan pengabdian antara lain, observasi, sosialisasi, dan pelatihan. Obeservasi digunakan untuk mendata kelompok Mitra Dasa Wisma Kebun Jeruk yang Produktif dan aktif mengikuti kegiatan rutin. Sosialisasi digunakan untuk menjelaskan manfaat penting dari jamu herbal khususnya temulawak berdasarkan hasil penelitian/jurnal. Sosialisasi juga digunakan untuk menjelaskan proses pembuatan jamu serbuk instan temulawak. Dan pelatihan untuk mempraktekan langsung pembuatan jamu serbuk instan temulawak. Hasil dari kegiatan OPR-pengabdian ini adalah 1) Mitra yakni, ibu rumah tangga Dasa Wisma Jeruk Metro Timur mampu membuat jamu serbuk instan yang dapat dikonsumsi sehari-hari. 2) Mitra memiliki pengetahuan mengenai manfaat temulawak yang sangat banyak manfaatnya bagi tubuh. 3) Mitra dapat mempasarkan produk jamu serbuk instan temulawak. Kata kunci: TOGA; Jamu herbal; Serbuk Instan; Temulawak. ABSTRACT The Covid-19 virus pandemic that attacks the Indonesian people, requires people to maintain their body immunity better so they don't get the disease. One of the toga plants that can be used as herbal medicine that has anti-virus benefits and is rich in antioxidants is temulawak. Liquid temulawak herbal medicine is not only difficult to make, but also cannot be stored for a long time. Instant powdered ginger herbal medicine sold in the market has a high selling price. Based on this, the solution that we offer is training on making instant herbal powder of temulawak by utilizing TOGA (Family Medicinal Plants) plants. Besides being able to be consumed alone, instant temulawak herbal medicine can also be marketed because it has a high selling value. Methods of implementing service include observation, socialization, and training. Observations are used to record the group of Mitra Dasa Wisma Kebun Jeruk who are productive and actively participate in routine activities. Socialization is used to explain the important benefits of herbal medicine, especially temulawak based on research/journal results. The socialization was also used to explain the process of making instant ginger powder herbal medicine. And training for direct practice of making herbal instant ginger powder. The results of this OPR-servic","PeriodicalId":345722,"journal":{"name":"SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131346275","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}