Pub Date : 2023-05-31DOI: 10.33795/elkolind.v10i1.2753
M. Utomo, Indrawan Nugrahanto, Sungkono Sungkono
Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid memerlukan baterai sebagai media penyimpanan energi yang dihasilkan dari modul photovoltaic (PV). Baterai perlu mendapat perhatian khusus karena kerusakannya disebabkan penggunaan yang tidak ideal dan baterai tidak dilengkapi sistem proteksi dan monitoring, yang dapat mengurangi performa dari baterai. Pada Skripsi ini dilakukan monitoring 2 jenis baterai sel sekunder yaitu Lead Acid 12 V dan Lithium 12 V untuk sistem PLTS off grid 100 Wp menggunakan metode kuantitatif, yaitu pengukuran SOC (State Of Charge) dengan metode modified Coulomb Counting. Sensor tegangan, sensor arus ACS712 digunakan untuk mengirimkan informasi mengenai kondisi baterai ke mikrokontroler Arduino uno R3 sebagai pengolah data. Pengukuran SOC dengan metode ini dilakukan dengan menjumlahkan muatan yang masuk atau muatan yang keluar dari baterai dalam kurun waktu tertentu. Perhitungan coulomb inilah yang nantinya didapatkan nilai SOC baterai. Dari pengujian yang telah dilakukan, alat mampu membaca nilai tegangan, arus, SOC dengan baik. Hasil pembacaan parameter ditampilkan pada LCD. Sistem proteksi akan aktif ketika baterai dalam kondisi tidak ideal, yaitu ketika SOC baterai bernilai 100% pada saat proses charging dan 20 persen saat proses discharging, sehingga baterai tidak mudah rusak.
电网外太阳能发电厂的利用需要电池作为光伏模块(PV)产生的储能介质。电池因使用不当而受到特别关注,电池缺乏保护和监测系统,这可能会降低电池的性能。在这篇文章中,监测了2种二级电池电池,即轨道的Acid 12 V和锂12 V,用于100 Wp的计算系统的量化方法,即经修改的库lomb计算方法的SOC测量。张力传感器,ACS712电流传感器被用来将电池状态的信息发送给Arduino uno R3的微处理器作为数据处理。用这种方法测量SOC是通过在给定的时间内将从电池中输入的或离开电池的电荷加起来来完成的。这是库仑计算得到的SOC电池值。从已经进行的测试中,工具能够很好地读取电压值、电流和SOC。参数读取结果显示在液晶显示器上。当电池处于不理想状态时,保护系统就会启动,也就是说,充电过程中电池的等级是100%,充电过程中电池的值是20%,这样电池就不会轻易损坏。
{"title":"Sistem Penyimpanan Energi Menggunakan Baterai Sel Sekunder Pada Photovoltaic","authors":"M. Utomo, Indrawan Nugrahanto, Sungkono Sungkono","doi":"10.33795/elkolind.v10i1.2753","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i1.2753","url":null,"abstract":"Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid memerlukan baterai sebagai media penyimpanan energi yang dihasilkan dari modul photovoltaic (PV). Baterai perlu mendapat perhatian khusus karena kerusakannya disebabkan penggunaan yang tidak ideal dan baterai tidak dilengkapi sistem proteksi dan monitoring, yang dapat mengurangi performa dari baterai. Pada Skripsi ini dilakukan monitoring 2 jenis baterai sel sekunder yaitu Lead Acid 12 V dan Lithium 12 V untuk sistem PLTS off grid 100 Wp menggunakan metode kuantitatif, yaitu pengukuran SOC (State Of Charge) dengan metode modified Coulomb Counting. Sensor tegangan, sensor arus ACS712 digunakan untuk mengirimkan informasi mengenai kondisi baterai ke mikrokontroler Arduino uno R3 sebagai pengolah data. Pengukuran SOC dengan metode ini dilakukan dengan menjumlahkan muatan yang masuk atau muatan yang keluar dari baterai dalam kurun waktu tertentu. Perhitungan coulomb inilah yang nantinya didapatkan nilai SOC baterai. Dari pengujian yang telah dilakukan, alat mampu membaca nilai tegangan, arus, SOC dengan baik. Hasil pembacaan parameter ditampilkan pada LCD. Sistem proteksi akan aktif ketika baterai dalam kondisi tidak ideal, yaitu ketika SOC baterai bernilai 100% pada saat proses charging dan 20 persen saat proses discharging, sehingga baterai tidak mudah rusak.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"23 10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128189524","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Photovoltaic menghasilkan daya yang didasarkan dengan kondisi cuaca dan juga intensitas cahaya yang diterimanya. Untuk menaikkan daya yang dikeluarkan oleh photovoltaic agar menyamai dengan kondisi optimalnya digunakanlah Maximum Power Point Tracker (MPPT) yang terdiri dari beberapa algoritma berbeda. Jurnal ini menggunakan metode Incremental Conductance yang terprogram pada sistem dengan menggunakan Arduino Uno R3. Mikrokontroler menyesuaikan DC-DC buck converter untuk mengekstraksi daya keluaran photovoltaic serta menyesuaikannya untuk pengisian aki. Penggunaan sensor arus dan sensor tegangan pada sistem ini diperlukan metode incremental conductance untuk mencari MPPT. Pembacaan sensor arus dan sensor tegangan dikirimkan ke mikrokontroler Arduino Uno R3 sebagai input yang nantinya akan diproses oleh mikrokontroler menjadi sinyal PWM yang digunakan untuk mengaktifkan konverter dc - dc berbasis pada konverter buck. Dari pengujian alat konverter buck dengan metode incremental conductance menunjukkan kinerja yang baik, dimana alat mampu menghasilkan tegangan output yang stabil pada kisaran setpoint 14V. Pengujian pengecasan aki berlangsung selama 2 jam 15 menit dari kondisi awal 10,7V hingga penuh 13,7V.
{"title":"Implementasi Incremental Conductance Photovoltaic MPPT Pada Konverter Buck","authors":"Blasius Zuriel Zeke Manurung, Donny Radianto, Herwandi Herwandi","doi":"10.33795/elkolind.v10i1.2748","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i1.2748","url":null,"abstract":"Photovoltaic menghasilkan daya yang didasarkan dengan kondisi cuaca dan juga intensitas cahaya yang diterimanya. Untuk menaikkan daya yang dikeluarkan oleh photovoltaic agar menyamai dengan kondisi optimalnya digunakanlah Maximum Power Point Tracker (MPPT) yang terdiri dari beberapa algoritma berbeda. Jurnal ini menggunakan metode Incremental Conductance yang terprogram pada sistem dengan menggunakan Arduino Uno R3. Mikrokontroler menyesuaikan DC-DC buck converter untuk mengekstraksi daya keluaran photovoltaic serta menyesuaikannya untuk pengisian aki. Penggunaan sensor arus dan sensor tegangan pada sistem ini diperlukan metode incremental conductance untuk mencari MPPT. Pembacaan sensor arus dan sensor tegangan dikirimkan ke mikrokontroler Arduino Uno R3 sebagai input yang nantinya akan diproses oleh mikrokontroler menjadi sinyal PWM yang digunakan untuk mengaktifkan konverter dc - dc berbasis pada konverter buck. Dari pengujian alat konverter buck dengan metode incremental conductance menunjukkan kinerja yang baik, dimana alat mampu menghasilkan tegangan output yang stabil pada kisaran setpoint 14V. Pengujian pengecasan aki berlangsung selama 2 jam 15 menit dari kondisi awal 10,7V hingga penuh 13,7V.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128997056","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ketersediaan bahan bakar fosil berbanding terbalik dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor. Penggunaan kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar fosil seperti minyak juga menyebabkan peningkatan polisi udara oleh emisi gas buangnya. Oleh karena itu, banyak dilakukan pengembangan alat transportasi yang ramah lingkungan. Sepeda motor listrik menjadi salah satu alat transportasi yang banyak dikembangkan. Dengan menggunakan motor Brushless Direct Current (BLDC), sepeda motor listrik ini memiliki efisiensi yang tinggi dalam mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Penelitian ini difokuskan pada kontrol kecepatan sepeda motor listrik dengan Field Oriented Control, dimana algoritma ini dapat mengendalikan motor BLDC dengan mengontrol torsi dan flux secara terpisah sehingga diharapkan efisiensi motor akan lebih baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan motor dapat dikontrol dengan akurasi lebih dari 99 persen.
化石燃料的可比性与机动车数量的增长成反比。使用化石燃料如石油的机动车也导致空气警察因其持续的气体排放而增加。因此,许多人都在开发环保的交通工具。电动摩托车成为许多发展中的交通工具之一。使用Brushless Direct Current (BLDC),这种电动摩托车在将电力转化为机械能方面具有很高的效率。这项研究的重点是定向控制电动摩托车的速度控制,这个算法可以通过单独控制扭矩和通量来控制BLDC,这样可以更好地控制摩托车的效率。研究结果表明,发动机的速度可以精确控制99%以上。
{"title":"Field Oriented Control untuk Pengaturan Kecepatan Motor BLDC pada Sepeda Motor Listrik","authors":"Zakiyah Amalia, Achsanul Khabib, Erni Yudaningtyas, Talifatim Machfuroh, Fica Aida Nadhifatul Aini, Siti Duratun Nasiqiati Rosady","doi":"10.33795/elkolind.v10i1.1977","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i1.1977","url":null,"abstract":"Ketersediaan bahan bakar fosil berbanding terbalik dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor. Penggunaan kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar fosil seperti minyak juga menyebabkan peningkatan polisi udara oleh emisi gas buangnya. Oleh karena itu, banyak dilakukan pengembangan alat transportasi yang ramah lingkungan. Sepeda motor listrik menjadi salah satu alat transportasi yang banyak dikembangkan. Dengan menggunakan motor Brushless Direct Current (BLDC), sepeda motor listrik ini memiliki efisiensi yang tinggi dalam mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Penelitian ini difokuskan pada kontrol kecepatan sepeda motor listrik dengan Field Oriented Control, dimana algoritma ini dapat mengendalikan motor BLDC dengan mengontrol torsi dan flux secara terpisah sehingga diharapkan efisiensi motor akan lebih baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan motor dapat dikontrol dengan akurasi lebih dari 99 persen.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"252 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122486957","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-05-31DOI: 10.33795/elkolind.v10i1.2757
Siti Fatimatus Zahroh, Donny Radianto, M. Khairuddin
Indonesia memiliki potensi energi surya sangat besar yaitu sekitar 4.8KWh/m2 atau sebanding dengan 112.000 GWp, akan tetapi yang sudah dimanfaatkan baru sekitar 10MWp. Maka dari itu energi surya merupakan energi alternatif yang banyak dikembangkan, karena jumlahnya yang tidak terbatas dan penggunaannya yang ramah lingkungan. Cahaya matahari dapat diubah menjadi energi listrik menggunakan sel surya atau photovoltaic. Pada umumnya sel surya atau photovoltaic yang terpasang hanya berorientasi ke satu arah saja, sehingga kurang optimal untuk menyerap cahaya matahari. Salah satu cara untuk mengoptimalkan penyerapan energi matahari pada photovoltaic adalah dengan selalu menempatkan bidang modul photovoltaic selalu tegak lurus dengan arah datangnya sinar matahari sehingga menyerap lebih banyak cahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem dual tracker agar photovoltaic otomatis mengikuti arah datangnya cahaya matahari. Sistem dual tracker ini menggunakan sensor cahaya photodioda agar mampu bergerak mengikuti arah cahaya matahari dan dapat mencari kondisi optimal, sehingga daya output yang dihasilkan dapat maksimal. Dari pengujian sistem dual tracker ini menghasilkan sistem tracker yang mampu bergerak mengikuti cahaya matahari, dan mendeteksi kondisi optimal sesuai karakteristik photovoltaic. Selisih energi yang didapatkan dari pengujian sistem statis dan tracker sebesar 142Wh yang artinya dapat meningkatkan efisiensi energi sebesar 97% dari penggunaan statis terhadap tracker.
{"title":"Perancangan Sistem Dual Tracker Untuk Mencari Kondisi Optimal Modul Photovoltaic","authors":"Siti Fatimatus Zahroh, Donny Radianto, M. Khairuddin","doi":"10.33795/elkolind.v10i1.2757","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i1.2757","url":null,"abstract":"Indonesia memiliki potensi energi surya sangat besar yaitu sekitar 4.8KWh/m2 atau sebanding dengan 112.000 GWp, akan tetapi yang sudah dimanfaatkan baru sekitar 10MWp. Maka dari itu energi surya merupakan energi alternatif yang banyak dikembangkan, karena jumlahnya yang tidak terbatas dan penggunaannya yang ramah lingkungan. Cahaya matahari dapat diubah menjadi energi listrik menggunakan sel surya atau photovoltaic. Pada umumnya sel surya atau photovoltaic yang terpasang hanya berorientasi ke satu arah saja, sehingga kurang optimal untuk menyerap cahaya matahari. Salah satu cara untuk mengoptimalkan penyerapan energi matahari pada photovoltaic adalah dengan selalu menempatkan bidang modul photovoltaic selalu tegak lurus dengan arah datangnya sinar matahari sehingga menyerap lebih banyak cahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem dual tracker agar photovoltaic otomatis mengikuti arah datangnya cahaya matahari. Sistem dual tracker ini menggunakan sensor cahaya photodioda agar mampu bergerak mengikuti arah cahaya matahari dan dapat mencari kondisi optimal, sehingga daya output yang dihasilkan dapat maksimal. Dari pengujian sistem dual tracker ini menghasilkan sistem tracker yang mampu bergerak mengikuti cahaya matahari, dan mendeteksi kondisi optimal sesuai karakteristik photovoltaic. Selisih energi yang didapatkan dari pengujian sistem statis dan tracker sebesar 142Wh yang artinya dapat meningkatkan efisiensi energi sebesar 97% dari penggunaan statis terhadap tracker.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"115 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134165978","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-05-31DOI: 10.33795/elkolind.v10i1.2746
Sulung Luzardi Alfebien Luzardi Alfebien, Hari Kurnia Safitri, Muhammad Rifa'i
Pohon palem merupakan tumbuhan asli daerah tropis. Di wilayah Indonesia, dapat ditemui hampir di seluruh provinsi dari Sabang sampai Merauke, mulai dari pantai, dataran rendah hingga dataran tinggi. Pelepah pohon palem selama ini hanya dianggap sebagai sampah. Bentuknya yang besar dan dan kasar membuatnya sulit untuk dimanfaatkan. Pada akhirnya pelepah-pelepah pohon palem tersebut hanya akan dibuang dan dibakar oleh masyarakat sekitar tanpa ada ide untuk memanfaatkannya menjadi barang yang berguna dan mempunyai harga jual tinggi. Pada penelitian ini dirancang alat pengepres pelepah pohon palem menjadi piring menggunakan kontrol PLC. Alat pengepres pelepah pohon palem ini menggunakan sensor RTD PT100 sebagai pengukur dan pembacaan suhu pada cetakan (mold), PLC CP1H sebagai kontrol, serta memanfaatkan kontrol PID yang bertujuan untuk mempercepat dan menstabilkan suhu pada setpoint. Nilai yang didapat pada kontrol PID ini yaitu dengan Kp sebesar 4, Ti sebesar 2168, Td sebesar 524 dengan setpoint 120˚ derajat C dan lama pengepresan 40 detik akan menghasilkan piring yang bagus dari pelepah pohon palem.
{"title":"Pengontrolan Suhu Pada Alat Pencetak Piring dari Pelepah Pohon Palem menggunakan Metode PID","authors":"Sulung Luzardi Alfebien Luzardi Alfebien, Hari Kurnia Safitri, Muhammad Rifa'i","doi":"10.33795/elkolind.v10i1.2746","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i1.2746","url":null,"abstract":"Pohon palem merupakan tumbuhan asli daerah tropis. Di wilayah Indonesia, dapat ditemui hampir di seluruh provinsi dari Sabang sampai Merauke, mulai dari pantai, dataran rendah hingga dataran tinggi. Pelepah pohon palem selama ini hanya dianggap sebagai sampah. Bentuknya yang besar dan dan kasar membuatnya sulit untuk dimanfaatkan. Pada akhirnya pelepah-pelepah pohon palem tersebut hanya akan dibuang dan dibakar oleh masyarakat sekitar tanpa ada ide untuk memanfaatkannya menjadi barang yang berguna dan mempunyai harga jual tinggi. Pada penelitian ini dirancang alat pengepres pelepah pohon palem menjadi piring menggunakan kontrol PLC. Alat pengepres pelepah pohon palem ini menggunakan sensor RTD PT100 sebagai pengukur dan pembacaan suhu pada cetakan (mold), PLC CP1H sebagai kontrol, serta memanfaatkan kontrol PID yang bertujuan untuk mempercepat dan menstabilkan suhu pada setpoint. Nilai yang didapat pada kontrol PID ini yaitu dengan Kp sebesar 4, Ti sebesar 2168, Td sebesar 524 dengan setpoint 120˚ derajat C dan lama pengepresan 40 detik akan menghasilkan piring yang bagus dari pelepah pohon palem.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125175809","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-05-31DOI: 10.33795/elkolind.v10i1.2749
Mohammad Fajar Arofah, Eka Mandayatma, S. Nurcahyo
Meningkatnya volume kendaraan dari tahun ke tahun menyebabkan lalu lintas ramai bahkan di areal perkampungan. Untuk membantu memberikan pengaturan lalu lintas maka dibuat sistem traffic light portable dengan modul tunggal LED P10 menggunakan komunikasi nirkabel antar traffic light satu dengan yang lain. Adapaun protocol komunikasi nirkabel yang digunakan adalah protocol komunikasi espnow. Komunikasi pada alat ini menggunakan prinsip komunikasi master-slave dimana salah satu traffic light berperan sebagai master dan traffic light lain berperan sebagai slave. Master mengirimkan sinyal kepada slave untuk menentukan urutan-urutan warna pada slave. Pengujian protocol komunikasi espnow menunjukkan jarak optimal hingga 25 m dengan halangan berupa case dari modul P10. Urutan dan durasi nyala lampu menunjukkan error rata rata 3% dari waktu setpoint fasa.
{"title":"Penerapan Protokol Komunikasi ESP-Now pada Portable Traffic Light","authors":"Mohammad Fajar Arofah, Eka Mandayatma, S. Nurcahyo","doi":"10.33795/elkolind.v10i1.2749","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i1.2749","url":null,"abstract":"Meningkatnya volume kendaraan dari tahun ke tahun menyebabkan lalu lintas ramai bahkan di areal perkampungan. Untuk membantu memberikan pengaturan lalu lintas maka dibuat sistem traffic light portable dengan modul tunggal LED P10 menggunakan komunikasi nirkabel antar traffic light satu dengan yang lain. Adapaun protocol komunikasi nirkabel yang digunakan adalah protocol komunikasi espnow. Komunikasi pada alat ini menggunakan prinsip komunikasi master-slave dimana salah satu traffic light berperan sebagai master dan traffic light lain berperan sebagai slave. Master mengirimkan sinyal kepada slave untuk menentukan urutan-urutan warna pada slave. Pengujian protocol komunikasi espnow menunjukkan jarak optimal hingga 25 m dengan halangan berupa case dari modul P10. Urutan dan durasi nyala lampu menunjukkan error rata rata 3% dari waktu setpoint fasa.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115975847","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-05-31DOI: 10.33795/elkolind.v10i1.2750
Dwi Ningtyas Wulandari, Agus Pracoyo, Sungkono Sungkono
Penyearah terkendali 3 fasa merupakan rangkaian elektronika daya yang berfungsi untuk mengubah tegangan sumber masukan arus bolak-balik (tegangan AC 3 fasa) dalam bentuk sinusoida menjadi tegangan luaran searah yang dapat dikendalikan. Tujuan pembuatan alat ini untuk memenuhi kebutuhan lab elektronika daya yang semakin bervariasi tentang pengaturan motor DC. Salah satu cara dengan mengendalikan penyearahan tegangan jala-jala AC 3 fasa. Pengendalian tegangan hasil penyearahan dapat dilakukan dengan mengatur waktu pemicuan SCR. Pengaturan waktu pemicuan SCR secara digital memerlukan rangkaian kendali dan masukan pulsa zero crossing detector. Pada penyearahan saluran AC 3 fasa gelombang setengah, waktu picu SCR tiap tiap fasa ditetapkan mulai dari sudut fasa 0º hingga 180º. Hasil yang di dapat yaitu tegangan maksimal tanpa beban adalah 37,4V sedangkan dengan beban motor dc 24V adalah 30V. Pada beban motor dc 24V kecepatan putar maksimum yaitu 5090 RPM. Frekuensi yang dihasilkan adalah 150Hz.
{"title":"Rancang Bangun Rangkaian Pengatur Kecepatan Motor DC dengan Penyearah Terkendali 3 Fasa","authors":"Dwi Ningtyas Wulandari, Agus Pracoyo, Sungkono Sungkono","doi":"10.33795/elkolind.v10i1.2750","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i1.2750","url":null,"abstract":"Penyearah terkendali 3 fasa merupakan rangkaian elektronika daya yang berfungsi untuk mengubah tegangan sumber masukan arus bolak-balik (tegangan AC 3 fasa) dalam bentuk sinusoida menjadi tegangan luaran searah yang dapat dikendalikan. Tujuan pembuatan alat ini untuk memenuhi kebutuhan lab elektronika daya yang semakin bervariasi tentang pengaturan motor DC. Salah satu cara dengan mengendalikan penyearahan tegangan jala-jala AC 3 fasa. Pengendalian tegangan hasil penyearahan dapat dilakukan dengan mengatur waktu pemicuan SCR. Pengaturan waktu pemicuan SCR secara digital memerlukan rangkaian kendali dan masukan pulsa zero crossing detector. Pada penyearahan saluran AC 3 fasa gelombang setengah, waktu picu SCR tiap tiap fasa ditetapkan mulai dari sudut fasa 0º hingga 180º. Hasil yang di dapat yaitu tegangan maksimal tanpa beban adalah 37,4V sedangkan dengan beban motor dc 24V adalah 30V. Pada beban motor dc 24V kecepatan putar maksimum yaitu 5090 RPM. Frekuensi yang dihasilkan adalah 150Hz.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131986124","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Berkembangnya teknologi robotika yang sangat cepat dan pesat mengakibatkan peran robotika sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia. Pada bidang industri, robot difungsikan salah satunya untuk memindahkan barang ke tempat yang sudah ditentukan. Pada penelitian mobile robot beroda ini menggunakan perekaman data menggunakan sensor odometry. Sensor odometry digunakan untuk memperkirakan perubahan posisi robot dari pergerakan aktuator yang digunakan. Menggunakan sensor rotary encoder yang digunakan untuk menghitung pergerakan mobile robot pada koordinat X dan Y pada proses perhitungan odometry. Untuk dapat bergerak ke titik yang sudah ditentukan menggunakan metode kontrol kinematik, dengan mengetahui posisi awal, memungkinkan robot bergerak menuju titik tujuan dan arah hadap robot dengan koordinat pergerakan yang diajarkan sebelumnya. Pada penelitian ini menggunakan pengujian secara realtime untuk parameter pengujiannya meliputi ketepatan titik tujuan, arah hadap akhir dan kecepatan mencapai tujuan. Dengan menggunakan metode kontrol Forward dan Invers Kinematics, robot dapat bergerak dari posisi awal menuju ke titik tujuan dengan tepat menggunakan tracking trajectory yang telah dibuat berdasarkan rekam data sensor odometry dengan rata-rata error posisi sebesar 0,083 meter dan error arah hadap sebesar 4,6°
{"title":"Navigasi Pergerakan Robot Berdasarkan Rekam Data Sensor Odometry","authors":"Wildan Maulana, Totok Winarno, Indrazno Siradjuddin","doi":"10.33795/elkolind.v10i1.2751","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i1.2751","url":null,"abstract":"Berkembangnya teknologi robotika yang sangat cepat dan pesat mengakibatkan peran robotika sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia. Pada bidang industri, robot difungsikan salah satunya untuk memindahkan barang ke tempat yang sudah ditentukan. Pada penelitian mobile robot beroda ini menggunakan perekaman data menggunakan sensor odometry. Sensor odometry digunakan untuk memperkirakan perubahan posisi robot dari pergerakan aktuator yang digunakan. Menggunakan sensor rotary encoder yang digunakan untuk menghitung pergerakan mobile robot pada koordinat X dan Y pada proses perhitungan odometry. Untuk dapat bergerak ke titik yang sudah ditentukan menggunakan metode kontrol kinematik, dengan mengetahui posisi awal, memungkinkan robot bergerak menuju titik tujuan dan arah hadap robot dengan koordinat pergerakan yang diajarkan sebelumnya. Pada penelitian ini menggunakan pengujian secara realtime untuk parameter pengujiannya meliputi ketepatan titik tujuan, arah hadap akhir dan kecepatan mencapai tujuan. Dengan menggunakan metode kontrol Forward dan Invers Kinematics, robot dapat bergerak dari posisi awal menuju ke titik tujuan dengan tepat menggunakan tracking trajectory yang telah dibuat berdasarkan rekam data sensor odometry dengan rata-rata error posisi sebesar 0,083 meter dan error arah hadap sebesar 4,6°","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124303006","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-05-31DOI: 10.33795/elkolind.v10i1.2752
Kevin Sebastian, Sungkono Sungkono, Bambang Priyadi
Saat ini, transaksi jual beli minuman masih dilakukan secara konvensional dengan menyewa karyawan. Penelitian ini merancang sebuah vending machine sebagai sarana penjualan minuman berbasis koin dengan memanfaatkan multi coin acceptor. Dengan adanya vending machine ini diharapkan akan memudahkan pengusaha untuk memasarkan dan memperdagangkan produknya secara otomatis. Vending machine ini memiliki tiga jenis minuman dengan dua ukuran, yaitu 350 mL dan 500mL, yang masing masing akan dipompa dengan Pompa DC yang keluarannya diatur menggunakan Algoritma Logika Fuzzy dengan memanfaatkan ESP32 sebagai kontrolernya. Dengan menggunakan data sensor level dari sender untuk mengukur level tanki dan water flow sensor untuk menghitung volume minuman yang telah dipompa maka sistem kondisi closed loop system telah tercapai. Dari hasil percobaan, didapatkann bahwa sistem yang telah dibuat memberikan hasil error rata – rata 1.8% dan error maksimum 3.2 persen, dengan waktu pengisian 18 detik untuk 350 mL dan 24 detik untuk 500 mL.
{"title":"Sistem Pengisian Minuman Menggunakan Metode Fuzzy Logic pada Vending Machine","authors":"Kevin Sebastian, Sungkono Sungkono, Bambang Priyadi","doi":"10.33795/elkolind.v10i1.2752","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v10i1.2752","url":null,"abstract":"Saat ini, transaksi jual beli minuman masih dilakukan secara konvensional dengan menyewa karyawan. Penelitian ini merancang sebuah vending machine sebagai sarana penjualan minuman berbasis koin dengan memanfaatkan multi coin acceptor. Dengan adanya vending machine ini diharapkan akan memudahkan pengusaha untuk memasarkan dan memperdagangkan produknya secara otomatis. Vending machine ini memiliki tiga jenis minuman dengan dua ukuran, yaitu 350 mL dan 500mL, yang masing masing akan dipompa dengan Pompa DC yang keluarannya diatur menggunakan Algoritma Logika Fuzzy dengan memanfaatkan ESP32 sebagai kontrolernya. Dengan menggunakan data sensor level dari sender untuk mengukur level tanki dan water flow sensor untuk menghitung volume minuman yang telah dipompa maka sistem kondisi closed loop system telah tercapai. Dari hasil percobaan, didapatkann bahwa sistem yang telah dibuat memberikan hasil error rata – rata 1.8% dan error maksimum 3.2 persen, dengan waktu pengisian 18 detik untuk 350 mL dan 24 detik untuk 500 mL.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"74 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126438882","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-09-30DOI: 10.33795/elkolind.v9i3/305
Muhammad Satriansyah, Indrazno Siradjuddin, Sungkono Sungkono
Mobile robot adalah konstruksi robot yang pada umumnya memiliki penggerak berupa roda, kaki, dan kipas, sehingga dapat melakukan perpindahan posisi dari satu titik ke titik yang lain. Ciri khas yang menonjol dari Mobile robot salah satunya adalah pergerakan otomatis yang didukung oleh sensor-sensor elektronik. Dalam hal ini, robot membutuhkan sensor elektronik yaitu Sensor Kompas (CMPS12). Sensor CMPS12 biasa digunakan untuk robot menentukan arah orientasi dan menstabilkan sudut saat robot bergerak. Berdasarkan penelitian ini, Sensor Kompas CMPS12 dapat menstabilkan dan menentukan arah orientasi dari Mobile Robot dengan menentukan set point 10°- 360°, Sensor Kompas CMPS12 memiliki rata-rata error yaitu 1,27 persen. Untuk meminimalisir kembali error dari Sensor CMPS12, dibutuhkan suatu kontroler yaitu Fuzzy. Controller Fuzzy terbukti dapat meminimalisir error, dimana mobile robot diberikan noise, arah orientasi gerak robot akan menstabilkan dan menentukan kembali ke set point yang diinginkan.
{"title":"Sistem Navigasi Mobile Robot Penggerak Mekanum Menggunakan Sensor Kompas","authors":"Muhammad Satriansyah, Indrazno Siradjuddin, Sungkono Sungkono","doi":"10.33795/elkolind.v9i3/305","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elkolind.v9i3/305","url":null,"abstract":"Mobile robot adalah konstruksi robot yang pada umumnya memiliki penggerak berupa roda, kaki, dan kipas, sehingga dapat melakukan perpindahan posisi dari satu titik ke titik yang lain. Ciri khas yang menonjol dari Mobile robot salah satunya adalah pergerakan otomatis yang didukung oleh sensor-sensor elektronik. Dalam hal ini, robot membutuhkan sensor elektronik yaitu Sensor Kompas (CMPS12). Sensor CMPS12 biasa digunakan untuk robot menentukan arah orientasi dan menstabilkan sudut saat robot bergerak. Berdasarkan penelitian ini, Sensor Kompas CMPS12 dapat menstabilkan dan menentukan arah orientasi dari Mobile Robot dengan menentukan set point 10°- 360°, Sensor Kompas CMPS12 memiliki rata-rata error yaitu 1,27 persen. Untuk meminimalisir kembali error dari Sensor CMPS12, dibutuhkan suatu kontroler yaitu Fuzzy. Controller Fuzzy terbukti dapat meminimalisir error, dimana mobile robot diberikan noise, arah orientasi gerak robot akan menstabilkan dan menentukan kembali ke set point yang diinginkan.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"283 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122905416","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}