Muhammad Oliver Ardhana, Tundung Subali Patma, Donny Radianto
Keramik adalah tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Dalam proses pembuatan keramik terdiri dari beberapa proses yaitu pencetakan, pengeringan, dan pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain sebuah alat pengisi mase otomatis untuk mempermudah proses pencetakan keramik, dengan menggunakan rotary encoder & Proximity sebagai umpan balik alat. Rotary encoder pada alat ini digunakan untuk mengukur kecepatan motor konveyor yang akan membawa cetakan ke tempat pengisian secara tepat. Besarnya kecepatan motor konveyor didasarkan pada penggunaan kontrol PID yang memiliki set point. Alat ini menggunakan Proximity sensor untuk menghentikan laju dari motor konveyor serta menggunakan arduino uno untuk memproses data. Pada pengujian yang dilakukan alat dapat membaca kecepatan kontrol menggunakan PID dengan menghasilkan sinyal respon dengan rise time 0,3s, overshoot 10,1 %, settling time 1,5s, dan Steady State sebesar 12,46%.
{"title":"Implementasi Kontrol Kecepatan Motor Konveyor sebagai Penggerak Alat Pengisi Mase Otomatis ke dalam Cetakan Keramik","authors":"Muhammad Oliver Ardhana, Tundung Subali Patma, Donny Radianto","doi":"10.33795/elk.v9i3.423","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elk.v9i3.423","url":null,"abstract":"Keramik adalah tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Dalam proses pembuatan keramik terdiri dari beberapa proses yaitu pencetakan, pengeringan, dan pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain sebuah alat pengisi mase otomatis untuk mempermudah proses pencetakan keramik, dengan menggunakan rotary encoder & Proximity sebagai umpan balik alat. Rotary encoder pada alat ini digunakan untuk mengukur kecepatan motor konveyor yang akan membawa cetakan ke tempat pengisian secara tepat. Besarnya kecepatan motor konveyor didasarkan pada penggunaan kontrol PID yang memiliki set point. Alat ini menggunakan Proximity sensor untuk menghentikan laju dari motor konveyor serta menggunakan arduino uno untuk memproses data. Pada pengujian yang dilakukan alat dapat membaca kecepatan kontrol menggunakan PID dengan menghasilkan sinyal respon dengan rise time 0,3s, overshoot 10,1 %, settling time 1,5s, dan Steady State sebesar 12,46%.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"142 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116112992","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sistem pengunci pintu saat ini masih menggunakan kunci seperti pada umunya, sehingga kurang praktis untuk penghuni kost yang terlalu banyak membawa kunci dan kebanyakan penghuni kost lalai akan mengunci pintu, selain itu kunci pada umumnya mudah dibuka oleh pencuri. Sehingga diperlukan kunci yang lebih praktis dan efisien, dari masalah tersebut penulis mempunyai gagasan untuk menghasilkan alat pengaman pintu yang aman dan praktis berbasis RFID dengan memanfaatkan E-KTP sebagai RFID sebagai pengaman pintu kost. Rancang bangun pengaman pintu menggunakan mikrokontroler Arduino nano sebagai pengendali rangkaian. Penelitian ini menggunakan metode membuka dengan kartu ID dan e-KTP dan mengunci otomatis ketika pintu tertutup yang bertujuan untuk mengantisipasi penghuni yang terburu-buru dan lupa mengunci pintu kost. Selain metode membuka pintu dengan kartu dan mengunci otomatis, system ini juga memiliki metode blokir kartu dan set ID kartu dengan tujuan untuk memblokir kartu yang hilang dan mendaftarkan kartu yang baru. Reader yang digunakan memiliki frekuensi 13,56 MHz yang diletakkan dalam box dengan tebal 2 mm dapat membaca ID E-KTP dengan jarak maksimal 1 cm dan terhalang mika. Solenoid dapat membuka pengunci pintu apabila ID E-KTP sesuai dengan memori mikrokontroler Arduino nano, solenoid akan mengunci kembali ketika pintu di tutup Kembali.
{"title":"Sistem Akses Kontrol Kunci Elektrik Menggunakan Pembacaan E-Ktp Berbasis Mikrokontroller","authors":"Aldi Mukti, S. Siswoko, Subiyantoro Subiyantoro","doi":"10.33795/elk.v9i3.438","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elk.v9i3.438","url":null,"abstract":"Sistem pengunci pintu saat ini masih menggunakan kunci seperti pada umunya, sehingga kurang praktis untuk penghuni kost yang terlalu banyak membawa kunci dan kebanyakan penghuni kost lalai akan mengunci pintu, selain itu kunci pada umumnya mudah dibuka oleh pencuri. Sehingga diperlukan kunci yang lebih praktis dan efisien, dari masalah tersebut penulis mempunyai gagasan untuk menghasilkan alat pengaman pintu yang aman dan praktis berbasis RFID dengan memanfaatkan E-KTP sebagai RFID sebagai pengaman pintu kost. Rancang bangun pengaman pintu menggunakan mikrokontroler Arduino nano sebagai pengendali rangkaian. Penelitian ini menggunakan metode membuka dengan kartu ID dan e-KTP dan mengunci otomatis ketika pintu tertutup yang bertujuan untuk mengantisipasi penghuni yang terburu-buru dan lupa mengunci pintu kost. Selain metode membuka pintu dengan kartu dan mengunci otomatis, system ini juga memiliki metode blokir kartu dan set ID kartu dengan tujuan untuk memblokir kartu yang hilang dan mendaftarkan kartu yang baru. Reader yang digunakan memiliki frekuensi 13,56 MHz yang diletakkan dalam box dengan tebal 2 mm dapat membaca ID E-KTP dengan jarak maksimal 1 cm dan terhalang mika. Solenoid dapat membuka pengunci pintu apabila ID E-KTP sesuai dengan memori mikrokontroler Arduino nano, solenoid akan mengunci kembali ketika pintu di tutup Kembali.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122602941","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Celvin Fachreza Setiawan, Bambang Priyadi, R. Putri
Hidroponik adalah suatu budidaya menanam dengan mamakai (memanfaatkan) air tanpa memakai tanah dan menekankan penumbuhan kebutuhan nutrisi untuk tanaman. Kebutuhan air pada tanaman hidroponik lebih sedikit dibandingkan kebutuhan air pada budidaya dengan memakai media tanah. Hidroponik memakai air yang lebih efisien, jadi sangat cocok diterapkan pada daerah yang mempunyai pasokan air yang terbatas. Pada sistem hidroponik yang diterapkan Indonesia, setiap fase pertumbuhan memiliki instalasi yang berbeda. fase pembenihan, fase peremajaan, dan fase dewasa.Salah satunya adalah proses mengenai fase pembenihan, yaitu proses dari bibit tanaman diletakkan kedalam media tanam (rockwool) dengan cara memotong media tanam menjadi bentuk seperti dadu, lalu meletakkan benih tanaman kedalamnya. Hal ini dirasa kurang efektif karena masih menggunakan tenaga manusia untuk proses pembenihan secara satu persatu. hal tersebut bisa berjalan dengan efektif dan efisien jika kita menggunakan alat untuk melakukan proses pembenihan secara otomatis. dengan memanfaatkan motor stepper sebagai penggerak menggunakan 3 sumbu yaitu sumbu x, sumbu y, dan sumbu z yang di kontrol dengan arduino dan bergerak secara translasi untuk pemetaan media tanam. Diharapkan dengan adanya alat ini masyarakat bisa melakukan penanaman bibit secara cepat dan tepat dan tidak membutuhkan waktu yang lama
{"title":"RANCANG BANGUN SISTEM PEMBENIHAN OTOMATIS PADA TANAMAN SAWI HIDROPONIK","authors":"Celvin Fachreza Setiawan, Bambang Priyadi, R. Putri","doi":"10.33795/elk.v9i3.409","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elk.v9i3.409","url":null,"abstract":"Hidroponik adalah suatu budidaya menanam dengan mamakai (memanfaatkan) air tanpa memakai tanah dan menekankan penumbuhan kebutuhan nutrisi untuk tanaman. Kebutuhan air pada tanaman hidroponik lebih sedikit dibandingkan kebutuhan air pada budidaya dengan memakai media tanah. Hidroponik memakai air yang lebih efisien, jadi sangat cocok diterapkan pada daerah yang mempunyai pasokan air yang terbatas. Pada sistem hidroponik yang diterapkan Indonesia, setiap fase pertumbuhan memiliki instalasi yang berbeda. fase pembenihan, fase peremajaan, dan fase dewasa.Salah satunya adalah proses mengenai fase pembenihan, yaitu proses dari bibit tanaman diletakkan kedalam media tanam (rockwool) dengan cara memotong media tanam menjadi bentuk seperti dadu, lalu meletakkan benih tanaman kedalamnya. Hal ini dirasa kurang efektif karena masih menggunakan tenaga manusia untuk proses pembenihan secara satu persatu. hal tersebut bisa berjalan dengan efektif dan efisien jika kita menggunakan alat untuk melakukan proses pembenihan secara otomatis. dengan memanfaatkan motor stepper sebagai penggerak menggunakan 3 sumbu yaitu sumbu x, sumbu y, dan sumbu z yang di kontrol dengan arduino dan bergerak secara translasi untuk pemetaan media tanam. Diharapkan dengan adanya alat ini masyarakat bisa melakukan penanaman bibit secara cepat dan tepat dan tidak membutuhkan waktu yang lama","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123783670","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kontrol Kecepatan Motor DC pada Pengupasan Kulit Bawang Merah
直流运动控制洋葱皮剥皮的速度
{"title":"Implementasi Kontrol PID untuk Pengaturan Kecepatan Motor DC pada Proses Pengupasan Bawang Merah","authors":"Mohammad Khalid, Fathoni Fathoni, Ari Murtono","doi":"10.33795/elk.v9i3.351","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elk.v9i3.351","url":null,"abstract":"Kontrol Kecepatan Motor DC pada Pengupasan Kulit Bawang Merah","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"107 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130307314","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kebutuhan energi di dunia terus meningkat sedangkan sumber energi fosil yang digunakan terus menipis, sehingga dibutuhkan suatu energi alternatif untuk memasok kebutuhan energi. Skripsi ini merancang sistem hibrid antara solar cell, baterai, PLN untuk mensuplai beban DC 12V. Sistem ini menggunakan solar cell sebesar 50wp dan mengalami keadaan puncak pada pukul 12.00 dengan menghasilkan tegangan 21,10V, arus 0,39A dan daya sebesar 8,07W. Tegangan keluaran dari solar cell akan masuk ke Solar Charger Controller untuk diatur daya output sehingga bisa digunakan untuk charging accu. Penyearah digunakan untuk mengubah tegangan AC 220V menjadi tegangan DC 12V. Untuk switch sumberdaya digunakan Relay dengan trigger data dari Voltage Sensor. Keadaan baterai 100% ketika tegangan mencapai 12,71V dan dilakukan pengisian ketika keadaan baterai 30%-40% dengan tegangan sebesar 11,8V. untuk sistem pengisian daya dikontrol oleh Solar Charger Controller sedangkan untuk Sistem hybrid dengan pemindahan sumberdaya dikontrol oleh Arduino melalui Voltage Sensor. Agar tegangan pada batterai bisa dibaca oleh Arduino maka dibutuh pembagi tegangan dengan nilai maksimal 5V, pembagi tegangan ini akan menjadi satu rangkaian dengan Voltage Sensor.
{"title":"Perancangan Sistem Hybrid Solar Cell dan PLN Menggunakan Solar Charger Controller dan Voltage Sensor","authors":"Aditya Ainul Haqiqi, Tundung Subali Patma, Fathoni Fathoni","doi":"10.33795/elk.v9i3.422","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elk.v9i3.422","url":null,"abstract":"Kebutuhan energi di dunia terus meningkat sedangkan sumber energi fosil yang digunakan terus menipis, sehingga dibutuhkan suatu energi alternatif untuk memasok kebutuhan energi. Skripsi ini merancang sistem hibrid antara solar cell, baterai, PLN untuk mensuplai beban DC 12V. Sistem ini menggunakan solar cell sebesar 50wp dan mengalami keadaan puncak pada pukul 12.00 dengan menghasilkan tegangan 21,10V, arus 0,39A dan daya sebesar 8,07W. Tegangan keluaran dari solar cell akan masuk ke Solar Charger Controller untuk diatur daya output sehingga bisa digunakan untuk charging accu. Penyearah digunakan untuk mengubah tegangan AC 220V menjadi tegangan DC 12V. Untuk switch sumberdaya digunakan Relay dengan trigger data dari Voltage Sensor. Keadaan baterai 100% ketika tegangan mencapai 12,71V dan dilakukan pengisian ketika keadaan baterai 30%-40% dengan tegangan sebesar 11,8V. untuk sistem pengisian daya dikontrol oleh Solar Charger Controller sedangkan untuk Sistem hybrid dengan pemindahan sumberdaya dikontrol oleh Arduino melalui Voltage Sensor. Agar tegangan pada batterai bisa dibaca oleh Arduino maka dibutuh pembagi tegangan dengan nilai maksimal 5V, pembagi tegangan ini akan menjadi satu rangkaian dengan Voltage Sensor.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"35 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123509707","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Robot humanoid merupakan jenis robot yang menyerupai bentuk tubuh manusia dengan motor servo ynag terpasang pada seluruh bagian tubuhnya. Fungsi dari robot ini yaitu membantu pekerjaan manusia untuk menyelesaikan masalah. Dalam kinerja robot ini diperlukan sistem lokalisasi sebagai umpan balik agar dapat diketahui posisinya sekarang. Kemampuan mengetahui posisi robot ini sangat penting perannya agar sistem jalan robot dapat terarah. Visual Odometry merupakan tipe sistem lokalisasi yang digunakan untuk mengetahui posisi dan orientasi menggunakan kamera tunggal. IMU merupakan sensor yang digunakan untuk mengetahui orientasi robot. Sistem lokalisasi ini dibutuhkan lebih dari satu sensor agar pembacaan data memiliki akurasi yang tinggi. Penggunaan kamera untuk mengetahui posisi dan orientasi akan menyebabkan drift yang menyebabkan tidak akuratnya pembacaan posisi. Dengan permasalahan ini, dibutuhkan penyaringan data odometry dengan menggunakan Extended Kalman Filter yang ada pada Robot Localization, sebuah package yang disediakan ROS untuk melakukan lokalisasi dengan masukan data odometry, pose, twist dan IMU. Output dari filter ini memiliki tingkat akurasi posisi sebesar 18,3% dan orientasi sebesar 5,2%
{"title":"Sistem Lokalisasi Robot Humanoid Menggunakan Monocular Camera dan IMU","authors":"Fuad Dzaky Rizaldy, Indrazno Siradjuddin, Totok Winarno","doi":"10.33795/elk.v9i2.301","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elk.v9i2.301","url":null,"abstract":"Robot humanoid merupakan jenis robot yang menyerupai bentuk tubuh manusia dengan motor servo ynag terpasang pada seluruh bagian tubuhnya. Fungsi dari robot ini yaitu membantu pekerjaan manusia untuk menyelesaikan masalah. Dalam kinerja robot ini diperlukan sistem lokalisasi sebagai umpan balik agar dapat diketahui posisinya sekarang. Kemampuan mengetahui posisi robot ini sangat penting perannya agar sistem jalan robot dapat terarah. Visual Odometry merupakan tipe sistem lokalisasi yang digunakan untuk mengetahui posisi dan orientasi menggunakan kamera tunggal. IMU merupakan sensor yang digunakan untuk mengetahui orientasi robot. Sistem lokalisasi ini dibutuhkan lebih dari satu sensor agar pembacaan data memiliki akurasi yang tinggi. Penggunaan kamera untuk mengetahui posisi dan orientasi akan menyebabkan drift yang menyebabkan tidak akuratnya pembacaan posisi. Dengan permasalahan ini, dibutuhkan penyaringan data odometry dengan menggunakan Extended Kalman Filter yang ada pada Robot Localization, sebuah package yang disediakan ROS untuk melakukan lokalisasi dengan masukan data odometry, pose, twist dan IMU. Output dari filter ini memiliki tingkat akurasi posisi sebesar 18,3% dan orientasi sebesar 5,2%","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"144 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123281377","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Intisari — Kelor merupakan tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Cara konsumsinya kebanyakan dengan diseduh setelah sebelumnya daun kelor dikeringkan dan diolah menjadi serbuk. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas crusher daun kelor menjadi serbuk dengan mengaplikasikan teknologi elektronika. Motor AC satu fasa menjadi crusher daun kelor dengan memanfaatkan sistem kontrol Proportional Integral Derivatif (PID) untuk memperoleh kecepatan motor yang stabil dan dapat diatur. Sensor kecepatan rotary encoder menjadi sumber data kecepatan motor dengan umpan balik menuju mikrokontroler Arduino Uno. Arduino akan menghasilkan sinyal PWM yang mengendalikan driver motor untuk pengaturan kecepatan motor. Driver motor ini terdiri dari rangkaian dimmer AC dengan komponen utama Triac, Diac, kapasitor, dan potensiometer. Motor servo digunakan pula untuk pengendalian mekanik potensiometer sehingga menghasilkan daya keluaran rangkaian dimmer AC yang dapat dikendalikan sebagai catu daya motor AC satu fasa. Hasil penelitian menunjukan bahwa parameter kontrol paling ideal bernilai Kp=1.28, Ki=0.25, dan Kd=3.15. Respon sistem kontrol PID pada setpoint kecepatan 1400 Rpm menghasilkan nilai Ts=13 detik, Os=6.4%, Tr=5 detik, dan Td=2 detik.Kata Kunci –Dimmer AC, Motor AC, PID, Rotary Encoder
{"title":"Implementasi Metode PID untuk Pengendalian Motor AC pada Crusher Daun Kelor","authors":"Riezky Delthone Ramadhani, Bambang Priyadi, Subiyantoro Subiyantoro","doi":"10.33795/elk.v9i2.467","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elk.v9i2.467","url":null,"abstract":"Intisari — Kelor merupakan tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Cara konsumsinya kebanyakan dengan diseduh setelah sebelumnya daun kelor dikeringkan dan diolah menjadi serbuk. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas crusher daun kelor menjadi serbuk dengan mengaplikasikan teknologi elektronika. Motor AC satu fasa menjadi crusher daun kelor dengan memanfaatkan sistem kontrol Proportional Integral Derivatif (PID) untuk memperoleh kecepatan motor yang stabil dan dapat diatur. Sensor kecepatan rotary encoder menjadi sumber data kecepatan motor dengan umpan balik menuju mikrokontroler Arduino Uno. Arduino akan menghasilkan sinyal PWM yang mengendalikan driver motor untuk pengaturan kecepatan motor. Driver motor ini terdiri dari rangkaian dimmer AC dengan komponen utama Triac, Diac, kapasitor, dan potensiometer. Motor servo digunakan pula untuk pengendalian mekanik potensiometer sehingga menghasilkan daya keluaran rangkaian dimmer AC yang dapat dikendalikan sebagai catu daya motor AC satu fasa. Hasil penelitian menunjukan bahwa parameter kontrol paling ideal bernilai Kp=1.28, Ki=0.25, dan Kd=3.15. Respon sistem kontrol PID pada setpoint kecepatan 1400 Rpm menghasilkan nilai Ts=13 detik, Os=6.4%, Tr=5 detik, dan Td=2 detik.Kata Kunci –Dimmer AC, Motor AC, PID, Rotary Encoder","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"97 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127374021","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Reynaldi Mahendra Putra, Sidik Nurcahyo, B. Priyadi
Saat ini di Indonesia, proses untuk mengontrol kadar keasaman (pH) air kolam pada budidaya lobster air tawar masih menggunakan cara manual yaitu dengan cara mengukur kadar keasaman (pH) air kolam dengan alat ukur pH meter. Apabila nilai pH air kolam tidak sesuai dengan parameter pH air yang telah ditentukan maka, dilakukan penambahan larutan yang dapat menetralkan pH air. Hal tersebut kurang efisien karena membuang banyak waktu dan tenaga. Untuk itu di ciptakan sebuah sistem yang dapat mengontrol pH air secara otomatis serta dapat memonitoring kadar pH air secara realtime melalui aplikasi blynk Agar dapat mengontrol Ph air yang baik dan tepat diperlukan metode kontrol PID. Kontrol PID digunakan untuk mengatur waktu aktifnya dosing pump peristaltic berdasarkan nilai error. Pada sistem ini menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroller, Sensor pH, dosing pump peristaltic sebagai aktuator, serta LCD untuk menampilkan data. Berdasarkan hasil pengujian PID didapatkan dengan Kp=0.76,Ki=0.001 dan Kd=92.72 dengan hasil grafik respon sistem menunjukkan pada motor asam ketika nilai pH kolam 7,9 membutuhkan waktu selama 5580 s untuk mencapai set point.Kata Kunci : Lobster, pH, ESP32, Blynk, PID.
{"title":"Kontrol Dan Monitoring Ph Air Pada Budidaya Lobster Air Tawar Dengan Metode PID Berbasis Internet Of Things","authors":"Reynaldi Mahendra Putra, Sidik Nurcahyo, B. Priyadi","doi":"10.33795/elk.v9i2.334","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elk.v9i2.334","url":null,"abstract":"Saat ini di Indonesia, proses untuk mengontrol kadar keasaman (pH) air kolam pada budidaya lobster air tawar masih menggunakan cara manual yaitu dengan cara mengukur kadar keasaman (pH) air kolam dengan alat ukur pH meter. Apabila nilai pH air kolam tidak sesuai dengan parameter pH air yang telah ditentukan maka, dilakukan penambahan larutan yang dapat menetralkan pH air. Hal tersebut kurang efisien karena membuang banyak waktu dan tenaga. Untuk itu di ciptakan sebuah sistem yang dapat mengontrol pH air secara otomatis serta dapat memonitoring kadar pH air secara realtime melalui aplikasi blynk Agar dapat mengontrol Ph air yang baik dan tepat diperlukan metode kontrol PID. Kontrol PID digunakan untuk mengatur waktu aktifnya dosing pump peristaltic berdasarkan nilai error. Pada sistem ini menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroller, Sensor pH, dosing pump peristaltic sebagai aktuator, serta LCD untuk menampilkan data. Berdasarkan hasil pengujian PID didapatkan dengan Kp=0.76,Ki=0.001 dan Kd=92.72 dengan hasil grafik respon sistem menunjukkan pada motor asam ketika nilai pH kolam 7,9 membutuhkan waktu selama 5580 s untuk mencapai set point.Kata Kunci : Lobster, pH, ESP32, Blynk, PID.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"43 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121595982","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Keramik adalah suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Dalam proses pembuatan keramik terdiri dari beberapa proses yaitu pencetakan, pengeringan, dan pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain sebuah alat pengisi mase otomatis untuk mempermudah proses pencetakan keramik dengan menggunakan water flow sensor sebagai umpan balik alat. Water flow sensor pada alat ini digunakan untuk mengukur volume mase yang telah terisi pada cetakan keramik. Untuk dapat melakukan pengisian secara tepat digunakan kontrol akselerasi dan deselerasi pada motor servo. Besarnya volume mase pada cetakan keramik didasarkan pada trial and error dengan menggunakan water flow sensor pada setiap cetakan keramik. Alat ini menggunakan motor servo MG996R untuk mengatur pergerakan valve kran serta menggunakan arduino uno untuk memproses data. Pada pengujian yang dilakukan alat dapat membaca aliran mase dengan rata-rata error sebesar 1% dan waktu akselerasi dan deselerasi dapat diatur dari waktu 1-3 detik.
{"title":"Implementasi Flow Sensor Pada Alat Pengisi Mase Otomatis Ke Dalam Cetakan Keramik","authors":"Jordiansyah Bastarwan, Tundung Subali Patma, Donny Radianto","doi":"10.33795/elk.v9i2.421","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elk.v9i2.421","url":null,"abstract":"Keramik adalah suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran. Dalam proses pembuatan keramik terdiri dari beberapa proses yaitu pencetakan, pengeringan, dan pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain sebuah alat pengisi mase otomatis untuk mempermudah proses pencetakan keramik dengan menggunakan water flow sensor sebagai umpan balik alat. Water flow sensor pada alat ini digunakan untuk mengukur volume mase yang telah terisi pada cetakan keramik. Untuk dapat melakukan pengisian secara tepat digunakan kontrol akselerasi dan deselerasi pada motor servo. Besarnya volume mase pada cetakan keramik didasarkan pada trial and error dengan menggunakan water flow sensor pada setiap cetakan keramik. Alat ini menggunakan motor servo MG996R untuk mengatur pergerakan valve kran serta menggunakan arduino uno untuk memproses data. Pada pengujian yang dilakukan alat dapat membaca aliran mase dengan rata-rata error sebesar 1% dan waktu akselerasi dan deselerasi dapat diatur dari waktu 1-3 detik.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126813426","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pemantauan kualitas minyak cengkeh pada petani cengkeh umumnya dilakukan dengan secara manual seperti halnya petani melakukan pengujian terhadap kualitas cengkeh hanya dengan sebatas melihat minyak cengkeh tersebut. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah membuat alat pengindentifikasi kualitas minyak cengkeh bagi para petani cengkeh.Metoda yang digunakan yaitu hasil pembacaan dari sensor pH 4502C, sensor load cell strain gauge dan sensor TCS3200 di proses oleh Arduino UNO R3 untuk mendapatkan nilai dari sample minyak cengkeh sehingga di ukur kualitasnya. Sensor pH mendeteksi asam, sensor load cell mendeteksi masa jenis dengan presisi dan sensor warna TCS3200 mendeteksi warna dengan akurat pada minyak cengkeh , serta tiga sensor tersebut, yaitu sensor pH yang mampu mengukur tingkat asam basa cairan dari nilai 0 hingga 14, sensor berat yang mampu mengukur massa jenis 0,2 – 1,6 g/m3 dan sensor warna yang dapat membaca warna cokelat, kuning, hijau, merah, hasil dari pembacaan dari sensor ditampilkan pada LCD. Jika pembacaan dari sensor pH menghasilkan angka 5 hingga 6 maka dapat menunjukkan minyak cengkeh kualitasnya baik, apabila pembacaannnya kurang dari 5 atau lebih dari 6 maka kualitas minyak cengkeh tersebut jelek. Load cell di gunakan untuk mengukur massa jenis dari minyak cengkeh, jika massa jenis lebih besar dari 1 atau (1.03), maka kualitas minyak cengkeh baik, apabila pembacaannnya kurang dari 1 atau (1.03) maka kualitas minyak cengkeh tersebut jelek. Sedangkan untuk sensor TCS3200, jika hasil pembacaanya menunjukkan warna kuning dan coklat berarti minyak cengkeh tersebut baik. Berdasarkan hasil pengujian dengan 10 macam sample minyak cengkeh kualitas baik dan jelek menunjukkan bahwa hasil pengujian selalu tepat. Alat penguji kualitas minyak cengkeh menggunakan catu daya 12 Volt 3 Ampere serta panjang alat 30 cm, lebar 20 cm dan tinggi 25 cm.
监测丁香油的质量通常是手工进行的,就像农民对丁香油的测试仅限于丁香油一样。因此,这项研究的目的是为丁香种植者建立一个丁香油质量的识别装置。使用的方法是pH . 4502C传感器的读数、负载神经张力张力传感器和TCS3200传感器的过程,由Arduino UNO R3进行,以获得丁香油样品的价值,以便对其质量进行衡量。酸性pH检测传感器,传感器加载细胞检测的精度和传感器类型TCS3200检测颜色准确地预告丁香油,以及三个传感器上,传感器能测量酸碱性液体的pH值的0至14的重量传感器,能够测量密度0.2—1.6 g / m3和棕色的颜色的传感器可以读,黄色,绿色,红色,传感器的读数显示在液晶显示器的结果。如果pH值传感器的读数是5到6,那么它可以显示出丁香油的质量,而读数小于5或6,那么丁香油的质量就很差。用来测量丁香油的质量,如果质量大于1或(1.03),那么丁香油的质量是好的,如果读法小于1或(1.03),那么丁香油的质量是不好的。至于TCS3200传感器,如果读数是黄色和棕色,就意味着丁香油是好的。根据10个丁香油样本的测试结果,测试结果是准确的。丁香油测试工具使用12伏3安培电源,工具长30厘米,宽20厘米,高25厘米。
{"title":"Implementasi Alat Uji Kualitas Minyak Cengkeh Berbasis Mikrokontroller","authors":"Wisastra Ramadhan, Yulianto Yulianto, Fitri Fitri","doi":"10.33795/elk.v9i2.338","DOIUrl":"https://doi.org/10.33795/elk.v9i2.338","url":null,"abstract":"Pemantauan kualitas minyak cengkeh pada petani cengkeh umumnya dilakukan dengan secara manual seperti halnya petani melakukan pengujian terhadap kualitas cengkeh hanya dengan sebatas melihat minyak cengkeh tersebut. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah membuat alat pengindentifikasi kualitas minyak cengkeh bagi para petani cengkeh.Metoda yang digunakan yaitu hasil pembacaan dari sensor pH 4502C, sensor load cell strain gauge dan sensor TCS3200 di proses oleh Arduino UNO R3 untuk mendapatkan nilai dari sample minyak cengkeh sehingga di ukur kualitasnya. Sensor pH mendeteksi asam, sensor load cell mendeteksi masa jenis dengan presisi dan sensor warna TCS3200 mendeteksi warna dengan akurat pada minyak cengkeh , serta tiga sensor tersebut, yaitu sensor pH yang mampu mengukur tingkat asam basa cairan dari nilai 0 hingga 14, sensor berat yang mampu mengukur massa jenis 0,2 – 1,6 g/m3 dan sensor warna yang dapat membaca warna cokelat, kuning, hijau, merah, hasil dari pembacaan dari sensor ditampilkan pada LCD. Jika pembacaan dari sensor pH menghasilkan angka 5 hingga 6 maka dapat menunjukkan minyak cengkeh kualitasnya baik, apabila pembacaannnya kurang dari 5 atau lebih dari 6 maka kualitas minyak cengkeh tersebut jelek. Load cell di gunakan untuk mengukur massa jenis dari minyak cengkeh, jika massa jenis lebih besar dari 1 atau (1.03), maka kualitas minyak cengkeh baik, apabila pembacaannnya kurang dari 1 atau (1.03) maka kualitas minyak cengkeh tersebut jelek. Sedangkan untuk sensor TCS3200, jika hasil pembacaanya menunjukkan warna kuning dan coklat berarti minyak cengkeh tersebut baik. Berdasarkan hasil pengujian dengan 10 macam sample minyak cengkeh kualitas baik dan jelek menunjukkan bahwa hasil pengujian selalu tepat. Alat penguji kualitas minyak cengkeh menggunakan catu daya 12 Volt 3 Ampere serta panjang alat 30 cm, lebar 20 cm dan tinggi 25 cm.","PeriodicalId":345935,"journal":{"name":"Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122084292","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}