Valentina Ratri Harnanda, Christiana Hari Soetjiningsih
Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum. Partisipan berjumlah 75 mahasiswa psikologi angkatan 2021/2022 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan public speaking anxiety scale dari Rogers yang sudah digunakan/dimodifikasi oleh Maulana Rahman dan kepercayaan diri diukur dengan menggunakan skala kepercayaan diri dari Lauster yang sudah digunakan/dimodifikasi oleh Maulana Rahman. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment pearson menunjukkan hasil koefisien korelasi (rxy) 0.247 dengan nilai signifikansi 0.016 (p<0,01) yang berarti bahwa korelasi antar variabel kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara didepan umum adalah positif, yang berarti semakin tinggi kepercayaan diri maka kecemasan berbicara di depan umum juga tinggi.
{"title":"KEPERCAYAAN DIRI DAN KECEMASAN BERBICARA DIDEPAN UMUM PADA MAHASISWA PSIKOLOGI ANGKATAN 2021/2022 UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA","authors":"Valentina Ratri Harnanda, Christiana Hari Soetjiningsih","doi":"10.54783/jser.v5i2.125","DOIUrl":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.125","url":null,"abstract":"Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum. Partisipan berjumlah 75 mahasiswa psikologi angkatan 2021/2022 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan public speaking anxiety scale dari Rogers yang sudah digunakan/dimodifikasi oleh Maulana Rahman dan kepercayaan diri diukur dengan menggunakan skala kepercayaan diri dari Lauster yang sudah digunakan/dimodifikasi oleh Maulana Rahman. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment pearson menunjukkan hasil koefisien korelasi (rxy) 0.247 dengan nilai signifikansi 0.016 (p<0,01) yang berarti bahwa korelasi antar variabel kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara didepan umum adalah positif, yang berarti semakin tinggi kepercayaan diri maka kecemasan berbicara di depan umum juga tinggi.","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"19 6","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138591767","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Reynalda Utari Karo Karo, Rifka Aqiila, Shopia Amanda, Zaskya Humairah, Nasrullah Hidayat
Tujuan dari dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh tingkat pengangguran dan rata-rata lama sekolah mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatra Utara mulai dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2022. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan menggunakan aplikasi eviews 10 dan menggunakan teknik analisis berganda. Penelitian ini memiliki hasil variabel pengangguran berpengaruh positif signifikan terhadap angka kemiskinan, sedangkan variabel rata-rata lama sekolah berpengaruh negatif signifikan terhadap angka kemiskinan. Sedangkan secara bersama sama seluruh variabel yang diuji yaitu pengangguran dan rata-rata lama sekolah berpengaruh secara simultan terhadap variabel kemiskinan.
{"title":"PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN DAN RATA-RATA LAMA SEKOLAH TERHADAP KEMISKINAN DI SUMATRA UTARA TAHUN 2002-2022","authors":"Reynalda Utari Karo Karo, Rifka Aqiila, Shopia Amanda, Zaskya Humairah, Nasrullah Hidayat","doi":"10.54783/jser.v5i2.137","DOIUrl":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.137","url":null,"abstract":"Tujuan dari dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh tingkat pengangguran dan rata-rata lama sekolah mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatra Utara mulai dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2022. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan menggunakan aplikasi eviews 10 dan menggunakan teknik analisis berganda. Penelitian ini memiliki hasil variabel pengangguran berpengaruh positif signifikan terhadap angka kemiskinan, sedangkan variabel rata-rata lama sekolah berpengaruh negatif signifikan terhadap angka kemiskinan. Sedangkan secara bersama sama seluruh variabel yang diuji yaitu pengangguran dan rata-rata lama sekolah berpengaruh secara simultan terhadap variabel kemiskinan.","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"35 10","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138594105","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Berkembangnya dunia pemasaran membuat banyak Perusahaan yang melakukan pemasaran dengan ide-ide yang unik dan dapat menarik pelanggan untuk membeli barang produksinya. Hal ini juga menyebabkan kemunculan fenomena impulsive buying, menurut beberapa studi impulsive buying sendiri dapat menimbulkan emosi negatif bagi individu sehingga memiliki dampak yang buruk untuk kehidupan sehari-hari. Impulsive buying sendiri juga sering dialami oleh individu dewasa awal. Oleh karena itu penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara impulsive buying dengan subjective well-being pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode snowball secara online sesuai kebutuan peneliti. Partisipan dari penelitian ini juga terdiri dari 366 partisipan yang memiliki rentang umur 18-25 tahun. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur impulsive buying adalah Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS) sedangkan subjective well-being menggunakan alat ukur Satisfaction with life scale (SWLS) dan positive affect and negative affect scale (PANAS). Hasil penelitian yang didapat juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara perilaku impulsive buying dengan subjective well-being, dengan nilai r= -.140 dan p= .007 < .05. Hasil lain yang didapatkan juga terdapat hubungan positif antara impulsive buying dengan emosi negatif dan terdapat hubungan yang negatif antara impulsive buying dengan kepuasan hidup dan emosi positif. Hal ini menyatakan bahwa semakin rendah impulsive buying maka semakin tinggi subjective well-being.
{"title":"HUBUNGAN ANTARA PERILAKU IMPULSIVE BUYING DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA DEWASA AWAL","authors":"Jollyn, Debora Basaria","doi":"10.54783/jser.v5i2.131","DOIUrl":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.131","url":null,"abstract":"Berkembangnya dunia pemasaran membuat banyak Perusahaan yang melakukan pemasaran dengan ide-ide yang unik dan dapat menarik pelanggan untuk membeli barang produksinya. Hal ini juga menyebabkan kemunculan fenomena impulsive buying, menurut beberapa studi impulsive buying sendiri dapat menimbulkan emosi negatif bagi individu sehingga memiliki dampak yang buruk untuk kehidupan sehari-hari. Impulsive buying sendiri juga sering dialami oleh individu dewasa awal. Oleh karena itu penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara impulsive buying dengan subjective well-being pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan menggunakan teknik nonprobability sampling dengan metode snowball secara online sesuai kebutuan peneliti. Partisipan dari penelitian ini juga terdiri dari 366 partisipan yang memiliki rentang umur 18-25 tahun. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur impulsive buying adalah Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS) sedangkan subjective well-being menggunakan alat ukur Satisfaction with life scale (SWLS) dan positive affect and negative affect scale (PANAS). Hasil penelitian yang didapat juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara perilaku impulsive buying dengan subjective well-being, dengan nilai r= -.140 dan p= .007 < .05. Hasil lain yang didapatkan juga terdapat hubungan positif antara impulsive buying dengan emosi negatif dan terdapat hubungan yang negatif antara impulsive buying dengan kepuasan hidup dan emosi positif. Hal ini menyatakan bahwa semakin rendah impulsive buying maka semakin tinggi subjective well-being.","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"95 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138590784","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Nativito Kiva, Info Artikel, Abstrak Koresponden, Hartanto
Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan penghasil minyak nabati yang juga merupakan komoditas perkebunan unggulan yang memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Pendirian lahan perkebunan kelapa sawit di Indonesia dinilai tidak mengimplementasikan tujuan pembangunan keberlanjutan karena akan merusak lingkungan. Konsumen memberikan tuntutan kepada perusahaan untuk menghasilkan produk dengan proses produksi yang menjaga komitmen berkelanjutan. Sustainable Supply Chain Management (SSCM) adalah manajemen aliran material, informasi dan modal yang merupakan kerjasama antar perusahaan sepanjang rantai pasok dengan mengintegrasikan tujuan-tujuan yang mencakup ketiga dimensi pembangunan berkelanjutan yaitu ekonomi, lingkungan, dan sosial yang dijabarkan dari tuntutan-tuntutan pelanggan dan pemangku kepentingan. Sistem sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) merupakan prasyarat wajib yang ditetapkan pemerintah untuk perkebunan kelapa sawit untuk memperbaiki tata kelola sawit yang lebih berkelanjutan.
{"title":"ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF SUSTAINABLE SUPPLY CHAIN MANAGEMENT BASED ON ISPO CERTIFICATION PRINCIPLES IN PALM OIL COMPANIES IN INDONESIA IN 2021","authors":"Nativito Kiva, Info Artikel, Abstrak Koresponden, Hartanto","doi":"10.54783/jser.v5i2.123","DOIUrl":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.123","url":null,"abstract":"Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan penghasil minyak nabati yang juga merupakan komoditas perkebunan unggulan yang memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Pendirian lahan perkebunan kelapa sawit di Indonesia dinilai tidak mengimplementasikan tujuan pembangunan keberlanjutan karena akan merusak lingkungan. Konsumen memberikan tuntutan kepada perusahaan untuk menghasilkan produk dengan proses produksi yang menjaga komitmen berkelanjutan. Sustainable Supply Chain Management (SSCM) adalah manajemen aliran material, informasi dan modal yang merupakan kerjasama antar perusahaan sepanjang rantai pasok dengan mengintegrasikan tujuan-tujuan yang mencakup ketiga dimensi pembangunan berkelanjutan yaitu ekonomi, lingkungan, dan sosial yang dijabarkan dari tuntutan-tuntutan pelanggan dan pemangku kepentingan. Sistem sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) merupakan prasyarat wajib yang ditetapkan pemerintah untuk perkebunan kelapa sawit untuk memperbaiki tata kelola sawit yang lebih berkelanjutan.","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"43 22","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138593921","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kota Malang merupakan destinasi wisata favorit di Jawa Timur. Dengan adanya potensi-potensi wisata yang makin berkembang dari tahun ke tahun, maka diperlukannya pula media penyebaran informasi yang mengikuti perkembangan teknologi terkini. Saat ini masyarakat yang hendak atau sedang berwisata di suatu kota tertentu dapat dengan mudah menemukan informasi yang dibutuhkan. Mulai dari blog, website, media sosial, hingga aplikasi. Aplikasi mobile memungkinkan pengguna untuk mengakses internet setiap waktu dan setiap tempat. Semakin hari pengguna menilai sebuah layanan atau aplikasi tidak hanya dari fiturnya saja, tapi juga pengalaman yang didapatkan saat menggunakan aplikasi. Tidak hanya seberapa banyak fungsi yang ada dalam satu aplikasi, tapi bagaimana aplikasi tersebut mengemas berbagai fungsi tersebut sehingga dapat dinikmati secara keseluruhan. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, penulis mengumpulkan data yang diperlukan kemudian melakukan analisis, sehingga menghasilkan rangkuman analisis user experience yang dapat dijadikan referensi untuk pengembangan aplikasi Wisata Kota Malang yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
{"title":"ANALISIS USER EXPERIENCE APLIKASI WISATA KOTA MALANG UNTUK WISATAWAN LOKAL","authors":"Safitri Aprillia Putri","doi":"10.54783/jser.v5i2.122","DOIUrl":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.122","url":null,"abstract":"Kota Malang merupakan destinasi wisata favorit di Jawa Timur. Dengan adanya potensi-potensi wisata yang makin berkembang dari tahun ke tahun, maka diperlukannya pula media penyebaran informasi yang mengikuti perkembangan teknologi terkini. Saat ini masyarakat yang hendak atau sedang berwisata di suatu kota tertentu dapat dengan mudah menemukan informasi yang dibutuhkan. Mulai dari blog, website, media sosial, hingga aplikasi. Aplikasi mobile memungkinkan pengguna untuk mengakses internet setiap waktu dan setiap tempat. Semakin hari pengguna menilai sebuah layanan atau aplikasi tidak hanya dari fiturnya saja, tapi juga pengalaman yang didapatkan saat menggunakan aplikasi. Tidak hanya seberapa banyak fungsi yang ada dalam satu aplikasi, tapi bagaimana aplikasi tersebut mengemas berbagai fungsi tersebut sehingga dapat dinikmati secara keseluruhan. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, penulis mengumpulkan data yang diperlukan kemudian melakukan analisis, sehingga menghasilkan rangkuman analisis user experience yang dapat dijadikan referensi untuk pengembangan aplikasi Wisata Kota Malang yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"10 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138591372","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui paradigma masyarakat selaku pihak yang merasakan langsung dampak implementasi kebijakan akuntansi hijau dengan pendirian RTHRA. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan menyebarkan instrumen survei. Populasi penelitian ini adalah para pengunjung RTHRA sejumlah 50 orang reponden yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu untuk diberi bobot persepsi, dipelajari dan dianalisis kemudian ditarik kesimpulannya. Berdasarkan hasil analisis statistik dengan menggunakan SPSS memberikan informasi bahwa nilai koefisien determinasi konstribusi atau sumbangan pengaruh variabel X1 dan X2 secara simultan (Bersama-sama) berpengaruh terhadap variabel Y. Dengan kata lain, variabel Penerapan akuntansi hijau dan variabel efektivitas pembelajaran anak usia dini secara simultan mempengaruhi kulitas layanan ruang terbuka hijau ramah anak (RTHTRA) di kota Banjarmasin. Melihat maraknya pembangunan ruang terbuka hijau ramah anak sebagai wujud pembangunan berkelanjutan, akuntansi hijau diimplementasikan pada pembangunan sarana dan prasarana, maka, efektivitas pembelajaran anak usia dini bermain sambil belajar dapat meningkatkan minat belajar anak dibarengi dengan perbaikan kualitas layanan di RTHRA
{"title":"PENGARUH PENERAPAN AKUNTANSI HIJAU, EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI TERHADAP KUALITAS LAYANAN RUANG TERBUKA HIJAU RAMAH ANAK (RTHRA)","authors":"Ikhwatun Hasanah, Noor Baiti, Dewi Safitri","doi":"10.54783/jser.v5i2.117","DOIUrl":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.117","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui paradigma masyarakat selaku pihak yang merasakan langsung dampak implementasi kebijakan akuntansi hijau dengan pendirian RTHRA. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan menyebarkan instrumen survei. Populasi penelitian ini adalah para pengunjung RTHRA sejumlah 50 orang reponden yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu untuk diberi bobot persepsi, dipelajari dan dianalisis kemudian ditarik kesimpulannya. Berdasarkan hasil analisis statistik dengan menggunakan SPSS memberikan informasi bahwa nilai koefisien determinasi konstribusi atau sumbangan pengaruh variabel X1 dan X2 secara simultan (Bersama-sama) berpengaruh terhadap variabel Y. Dengan kata lain, variabel Penerapan akuntansi hijau dan variabel efektivitas pembelajaran anak usia dini secara simultan mempengaruhi kulitas layanan ruang terbuka hijau ramah anak (RTHTRA) di kota Banjarmasin. Melihat maraknya pembangunan ruang terbuka hijau ramah anak sebagai wujud pembangunan berkelanjutan, akuntansi hijau diimplementasikan pada pembangunan sarana dan prasarana, maka, efektivitas pembelajaran anak usia dini bermain sambil belajar dapat meningkatkan minat belajar anak dibarengi dengan perbaikan kualitas layanan di RTHRA","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"59 7","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138593433","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ima Kumalasari, Laily Akbariah, Catherine Eugene Natasha, Durratun Nashihah
Sumber daya aparatur pemerintah menempati posisi strategis menentukan arah kemana suatu daerah akan dibawa. Sehingga pengembangan infrastruktur sebagai prioritas utama pemerintah daerah menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan anggaran, kekurangan sumber daya, penundaan proyek, dan dampak investasi infrastruktur. Penelitian ini menganalisis kesesuaian RENSTRA Pemerintah Daerah dengan kebutuhan infrastruktur dan dukungan terhadap inovasi, terutama teknologi. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan wawancara ASN mengungkap bahwa sebagian besar ASN mendukung pelaksanaan proyek sesuai RENSTRA, mencerminkan implementasi rencana strategis pemerintah daerah. Masih ada keprihatinan terkait dana pemeliharaan infrastruktur yang memerlukan alokasi yang memadai untuk jangka panjang. Pengaturan pagu di RENSTRA perlu disesuaikan dengan kebutuhan OPD. Evaluasi berkala dan penyesuaian dengan perkembangan kebutuhan menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan sesuai RENSTRA. Di Kabupaten Pamekasan, perlu fokus pada pengembangan infrastruktur jalan untuk mendukung pariwisata dan ekonomi. Partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek diimbangi dengan peran strategis BAPPEDA dalam mengkoordinasikan perencanaan infrastruktur dan alokasi anggaran. Pemantauan dan evaluasi yang terus menerus terhadap alokasi dana pemeliharaan infrastruktur menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan proyek sesuai RENSTRA. Demikian, pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan rencana strategis berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi, kualitas hidup masyarakat, dan kesejahteraan komunitas. Upaya untuk perencanaan yang bijaksana, partisipasi masyarakat, dan alokasi dana yang memadai adalah langkah penting dalam mencapai tujuan ini.
{"title":"MENGUKUR SENTIMEN ASN: TINJAUAN KEPUASAN ASN TERHADAP PERENCANAAN STRATEGIS DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN PAMEKASAN","authors":"Ima Kumalasari, Laily Akbariah, Catherine Eugene Natasha, Durratun Nashihah","doi":"10.54783/jser.v5i2.134","DOIUrl":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.134","url":null,"abstract":"Sumber daya aparatur pemerintah menempati posisi strategis menentukan arah kemana suatu daerah akan dibawa. Sehingga pengembangan infrastruktur sebagai prioritas utama pemerintah daerah menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan anggaran, kekurangan sumber daya, penundaan proyek, dan dampak investasi infrastruktur. Penelitian ini menganalisis kesesuaian RENSTRA Pemerintah Daerah dengan kebutuhan infrastruktur dan dukungan terhadap inovasi, terutama teknologi. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan wawancara ASN mengungkap bahwa sebagian besar ASN mendukung pelaksanaan proyek sesuai RENSTRA, mencerminkan implementasi rencana strategis pemerintah daerah. Masih ada keprihatinan terkait dana pemeliharaan infrastruktur yang memerlukan alokasi yang memadai untuk jangka panjang. Pengaturan pagu di RENSTRA perlu disesuaikan dengan kebutuhan OPD. Evaluasi berkala dan penyesuaian dengan perkembangan kebutuhan menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan sesuai RENSTRA. Di Kabupaten Pamekasan, perlu fokus pada pengembangan infrastruktur jalan untuk mendukung pariwisata dan ekonomi. Partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek diimbangi dengan peran strategis BAPPEDA dalam mengkoordinasikan perencanaan infrastruktur dan alokasi anggaran. Pemantauan dan evaluasi yang terus menerus terhadap alokasi dana pemeliharaan infrastruktur menjadi penting untuk memastikan keberlanjutan proyek sesuai RENSTRA. Demikian, pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan rencana strategis berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi, kualitas hidup masyarakat, dan kesejahteraan komunitas. Upaya untuk perencanaan yang bijaksana, partisipasi masyarakat, dan alokasi dana yang memadai adalah langkah penting dalam mencapai tujuan ini.","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"24 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138592490","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Ekuitas Merek, kualitas produk, dan Word Of Mouth berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada pengguna smartphone SAMSUNG di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner dengan google form dan populasi didalam penelitian ini menggunakan teknik penentuan sampel dengan Accidental Sampling dan analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan alat analisis SPSS versi 20. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Ekuitas Merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai sig. 0,044 < 0,05, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai sig. 0,002 < 0,05 dan Word Of Mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Nilai R square sebesar 0,760 menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen sebesar 76% dan sisanya 24% dijelaskan oleh variabel dari luar penelitian ini. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pengguna smartphone Samsung yang berada di Yogyakarta sedangkan Sampelnya adalah sebagian dari pengguna smartphone Samsung yang ada di Yogyakarta.
{"title":"PENGARUH EKUITAS MEREK , KUALITAS PRODUK, DAN WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA PRODUK SMARTPHONE SAMSUNG","authors":"Abdul Lathief Giffari, Fitroh Adhilla","doi":"10.54783/jser.v5i2.121","DOIUrl":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.121","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Ekuitas Merek, kualitas produk, dan Word Of Mouth berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen pada pengguna smartphone SAMSUNG di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner dengan google form dan populasi didalam penelitian ini menggunakan teknik penentuan sampel dengan Accidental Sampling dan analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan alat analisis SPSS versi 20. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Ekuitas Merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai sig. 0,044 < 0,05, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai sig. 0,002 < 0,05 dan Word Of Mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Nilai R square sebesar 0,760 menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen sebesar 76% dan sisanya 24% dijelaskan oleh variabel dari luar penelitian ini. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pengguna smartphone Samsung yang berada di Yogyakarta sedangkan Sampelnya adalah sebagian dari pengguna smartphone Samsung yang ada di Yogyakarta.","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"34 22","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138594118","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arus kas operasi, beban operasional, harga pokok penjualan, dan pertumbuhan penjualan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan menggunakan data keuangan perusahaan selama periode tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pertumbuhan laba. Artinya, peningkatan arus kas operasi dapat berkontribusi pada peningkatan laba perusahaan. Selain itu, beban operasional dan harga pokok penjualan juga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, namun dengan arah yang berlawanan. Semakin tinggi beban operasional atau harga pokok penjualan, semakin rendah pertumbuhan laba perusahaan. Di sisi lain, pertumbuhan penjualan tidak secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan laba. Meskipun peningkatan penjualan mungkin memberikan kontribusi positif terhadap laba, namun dampaknya tidak begitu kuat seperti halnya arus kas operasi, beban operasional, dan harga pokok penjualan. Penelitian ini dapat memberikan wawasan kepada manajer keuangan dan pemangku kepentingan lainnya tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan laba perusahaan. Oleh karena itu, manajemen perusahaan disarankan untuk lebih memperhatikan manajemen arus kas operasi, pengendalian beban operasional, dan strategi penetapan harga pokok penjualan guna meningkatkan kinerja keuangan dan pertumbuhan laba perusahaan.
{"title":"PENGARUH ARUS KAS OPERASI, BEBAN OPERASIONAL, HARGA POKOK PENJUALAN, DAN SALES GROWTH TERHADAP PERTUMBUHAN LABA","authors":"Dhea Prasetyaningrum, Indri Safitri, Nessa Melisa, Victorius Halawa","doi":"10.54783/jser.v5i2.129","DOIUrl":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.129","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arus kas operasi, beban operasional, harga pokok penjualan, dan pertumbuhan penjualan terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan menggunakan data keuangan perusahaan selama periode tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pertumbuhan laba. Artinya, peningkatan arus kas operasi dapat berkontribusi pada peningkatan laba perusahaan. Selain itu, beban operasional dan harga pokok penjualan juga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, namun dengan arah yang berlawanan. Semakin tinggi beban operasional atau harga pokok penjualan, semakin rendah pertumbuhan laba perusahaan. Di sisi lain, pertumbuhan penjualan tidak secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan laba. Meskipun peningkatan penjualan mungkin memberikan kontribusi positif terhadap laba, namun dampaknya tidak begitu kuat seperti halnya arus kas operasi, beban operasional, dan harga pokok penjualan. Penelitian ini dapat memberikan wawasan kepada manajer keuangan dan pemangku kepentingan lainnya tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan laba perusahaan. Oleh karena itu, manajemen perusahaan disarankan untuk lebih memperhatikan manajemen arus kas operasi, pengendalian beban operasional, dan strategi penetapan harga pokok penjualan guna meningkatkan kinerja keuangan dan pertumbuhan laba perusahaan.","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"47 9","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138592357","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Elrisa Marsanda Br Ginting, Fani Magdalena Girsang, Juli Kristabel Sinaga, Putri Kemala Dewi Lubis, Charles Fransiscus Ambarita
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan visi pembangunan daerah Kabupaten Karo serta tahapan dalam melakukan penyusunan RPJMD tahun 2021 – 2026 untuk mewujudkan visi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik triangulasi untuk menganalisis data dan menggunakan teknik dokumen dalam menggumpulkan data informasi yang diperlukan mendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RPJMD Kabupaten Karo tahun 2021 - 2026 telah mencerminkan cita – cita dan tujuan Pembangunan di Kabupaten Karo dengan mempedomani visi dari kepala daerah. Visi Pembangunan Daerah yang telah dituangkan dalam RPJMD ini telah memenuhi kriteria penulisan dengan memperhatikan aspek kondisi umum daerah, visi yang jelas, memiliki batas waktu pencapaian, singkat dan padat. Terpenuhinya kriteria tersebut memberikan kemudahan bagi perangkat daerah dalam menyusun RKPD dan memudahkan seluruh lapisan masyarakat memahaminya agar ikut berpartisipasi dalam mewujudkannya. Tahapan dalam penulisan RPJMD tersebut melibatkan proses yang terstruktur dengan mengikuti panduan pola penulisan Permendagri Nomor 54 Tahun 2010.
{"title":"ANALISIS PENYUSUNAN RPJMD KABUPATEN KARO TAHUN 2021 – 2026 DALAM MEWUJUDKAN VISI PEMBANGUNAN DAERAH","authors":"Elrisa Marsanda Br Ginting, Fani Magdalena Girsang, Juli Kristabel Sinaga, Putri Kemala Dewi Lubis, Charles Fransiscus Ambarita","doi":"10.54783/jser.v5i2.130","DOIUrl":"https://doi.org/10.54783/jser.v5i2.130","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan visi pembangunan daerah Kabupaten Karo serta tahapan dalam melakukan penyusunan RPJMD tahun 2021 – 2026 untuk mewujudkan visi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik triangulasi untuk menganalisis data dan menggunakan teknik dokumen dalam menggumpulkan data informasi yang diperlukan mendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RPJMD Kabupaten Karo tahun 2021 - 2026 telah mencerminkan cita – cita dan tujuan Pembangunan di Kabupaten Karo dengan mempedomani visi dari kepala daerah. Visi Pembangunan Daerah yang telah dituangkan dalam RPJMD ini telah memenuhi kriteria penulisan dengan memperhatikan aspek kondisi umum daerah, visi yang jelas, memiliki batas waktu pencapaian, singkat dan padat. Terpenuhinya kriteria tersebut memberikan kemudahan bagi perangkat daerah dalam menyusun RKPD dan memudahkan seluruh lapisan masyarakat memahaminya agar ikut berpartisipasi dalam mewujudkannya. Tahapan dalam penulisan RPJMD tersebut melibatkan proses yang terstruktur dengan mengikuti panduan pola penulisan Permendagri Nomor 54 Tahun 2010.","PeriodicalId":423751,"journal":{"name":"Journal of Social and Economics Research","volume":"58 35","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"138592890","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}