Tujuan penelitian ini adalah mengetahui variabel yang mempengaruhi belanja modal. Variabel tersebut berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Jumlah Penduduk. Adapun fokus lokasi penelitian ini dilakukan di DIY tahun 2011-2017. Belanja modal merupakan aset tetap yang memiliki nilai serta manfaat jangka panjang dan merupakan output yang sangat mempengaruhi pembangunan. Belanja modal digunakan sebagai tolak ukur dalam meningkatkan pembangunan serta meningkatkan daya beli masyarakat. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dimana data skunder diperoleh dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dan Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD). Hasilnya menunjukan bahwa variabel yang mempengaruhi belanja modal adalah PAD dan Jumlah Penduduk, sedangkan belanja modal tidak dipengaruhi oleh variabel DAU dan DAK.
{"title":"Analisis Belanja Modal Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta","authors":"Dea Tunjungsari, Rifki Khoirudin","doi":"10.29407/jse.v5i2.147","DOIUrl":"https://doi.org/10.29407/jse.v5i2.147","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah mengetahui variabel yang mempengaruhi belanja modal. Variabel tersebut berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Jumlah Penduduk. Adapun fokus lokasi penelitian ini dilakukan di DIY tahun 2011-2017. Belanja modal merupakan aset tetap yang memiliki nilai serta manfaat jangka panjang dan merupakan output yang sangat mempengaruhi pembangunan. Belanja modal digunakan sebagai tolak ukur dalam meningkatkan pembangunan serta meningkatkan daya beli masyarakat. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dimana data skunder diperoleh dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dan Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD). Hasilnya menunjukan bahwa variabel yang mempengaruhi belanja modal adalah PAD dan Jumlah Penduduk, sedangkan belanja modal tidak dipengaruhi oleh variabel DAU dan DAK.","PeriodicalId":167089,"journal":{"name":"Jurnal Simki Economic","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115657358","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pajak adalah iuran wajib masyarakat terhadap penerimaan negara berdasarkan undang-undang (dapat dikenakan) dengan tidak menerima jasa timbal balik (contra-achievement) yang dapat langsung ditunjukkan dan dapat digunakan untuk membayar pengeluaran umum negara. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh penerapan Self Assessment Tax System terhadap tindakan penghindaran pajak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus yang terjadi di negeri ini mengenai tindakan masyarakat dan kurangnya kesadaran masyarakat terkait dengan tingkat kepatuhan dalam perpajakan yang seringkali menjadi beban bagi wajib pajak karena akan mengurangi pendapatan sehingga banyak wajib pajak yang menginginkan pembayaran pajak yang rendah melalui penghindaran pajak. (penghindaran pajak) dan tindakan penghindaran pajak (tax evasion). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif atau explanatory research yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak orang pribadi, pekerja lepas profesional lainnya dan pengusaha yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode random sampling. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel Self assessment system dan pemeriksaan pajak tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.
{"title":"Pengaruh Self Assessment System Terhadap Tax Evaison","authors":"Teguh Erawati, Riranti Desinta Pawestri","doi":"10.29407/jse.v5i2.131","DOIUrl":"https://doi.org/10.29407/jse.v5i2.131","url":null,"abstract":"Pajak adalah iuran wajib masyarakat terhadap penerimaan negara berdasarkan undang-undang (dapat dikenakan) dengan tidak menerima jasa timbal balik (contra-achievement) yang dapat langsung ditunjukkan dan dapat digunakan untuk membayar pengeluaran umum negara. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh penerapan Self Assessment Tax System terhadap tindakan penghindaran pajak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus yang terjadi di negeri ini mengenai tindakan masyarakat dan kurangnya kesadaran masyarakat terkait dengan tingkat kepatuhan dalam perpajakan yang seringkali menjadi beban bagi wajib pajak karena akan mengurangi pendapatan sehingga banyak wajib pajak yang menginginkan pembayaran pajak yang rendah melalui penghindaran pajak. (penghindaran pajak) dan tindakan penghindaran pajak (tax evasion). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif atau explanatory research yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak orang pribadi, pekerja lepas profesional lainnya dan pengusaha yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode random sampling. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel Self assessment system dan pemeriksaan pajak tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.","PeriodicalId":167089,"journal":{"name":"Jurnal Simki Economic","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127632269","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah kepatuhan wajib pajak dapat dipengaruhi oleh pemahaman peraturan perpajakan. Penelitian ini dilakukan juga untuk mengetahui apakah ada hubungan diantara pemahaman peraturan perpajakan dengan kepatuhan wajib pajak dimoderasi oleh preferensi risiko. Metode yang dipergunakan didalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode convenience sampling dengan menggunakan sampel sebanyak 100 responden dari wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer melalui kuesioner yang berisi jawaban-jawaban responden. Teknik analisis datanya ialah path analysis/analisis jalur dengan pemahaman peraturan perpajakan menjadi variabel bebas/independen dan kepatuhan wajib pajak menjadi variabel terikat/dependen, serta preferensi risiko menjadi variabel moderasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh pemahaman peraturan perpajakan. Selain itu, preferensi risiko juga berpengaruh terhadap hubungan antara pemahaman peraturan perpajakan dengan kepatuhan wajib pajak. Implikasi pada penelitian ini membuktikan bahwasannya pemahaman peraturan perpajakan merupakan salah satu unsur yang memiliki peran penting yang dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul.
{"title":"Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dengan Preferensi Risiko Sebagai Variabel Moderasi","authors":"Dewi Kusuma Wardani, Luthfia Dita Nistiana","doi":"10.29407/jse.v5i2.141","DOIUrl":"https://doi.org/10.29407/jse.v5i2.141","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah kepatuhan wajib pajak dapat dipengaruhi oleh pemahaman peraturan perpajakan. Penelitian ini dilakukan juga untuk mengetahui apakah ada hubungan diantara pemahaman peraturan perpajakan dengan kepatuhan wajib pajak dimoderasi oleh preferensi risiko. Metode yang dipergunakan didalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode convenience sampling dengan menggunakan sampel sebanyak 100 responden dari wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer melalui kuesioner yang berisi jawaban-jawaban responden. Teknik analisis datanya ialah path analysis/analisis jalur dengan pemahaman peraturan perpajakan menjadi variabel bebas/independen dan kepatuhan wajib pajak menjadi variabel terikat/dependen, serta preferensi risiko menjadi variabel moderasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh pemahaman peraturan perpajakan. Selain itu, preferensi risiko juga berpengaruh terhadap hubungan antara pemahaman peraturan perpajakan dengan kepatuhan wajib pajak. Implikasi pada penelitian ini membuktikan bahwasannya pemahaman peraturan perpajakan merupakan salah satu unsur yang memiliki peran penting yang dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak orang pribadi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul.","PeriodicalId":167089,"journal":{"name":"Jurnal Simki Economic","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126044798","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sharia Compliance dan Citra BMT terhadap kepuasan anggota BMT Arta Bina Serang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota BMT Arta Bina Serang yaitu sebanyak 105 responden. Pengambilan sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik yang diambil adalah sampling jenuh (sensus). Peneliti memberikan kuesioner kepada responden dan mengolah data menggunakan aplikasi SPSS Versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial variabel indipenden berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung Sharia Compliance (X1) sebesar 2.735 yang lebih besar dari t tabel 1,983038 dengan nilai probabilitas signifikansi 0.004 < 0.05, artinya variabel Shariah Compliance secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan anggota. Sedangkan nilai t hitung Citra BMT (X2) sebesar 10.104 yang lebih besar dari t tabel 1,983038 dengan nilai probabilitas signifikansi 0.007 < 0.05, artinya variabel Citra BMT secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan anggota. Berdasarkan uji nilai koefisien determinasi (R2) pengaruh yang diberikan oleh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 0,842. Ini menunjukan pengaruh variabel X1 dan X2 secara simultan terhadap variabel Y sebesar 84,2%, sedangkan sisanya 15,8% dipengaruhi variabel lain yang tidak disertakan dalam model penelitian ini.
{"title":"Pengaruh Sharia Compliance dan Citra BMT Terhadap Kepuasan Anggota Baitul Mal Wat Tamwil","authors":"Maliatul Husna, Muhamad Rizal Kurnia","doi":"10.29407/jse.v5i1.143","DOIUrl":"https://doi.org/10.29407/jse.v5i1.143","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sharia Compliance dan Citra BMT terhadap kepuasan anggota BMT Arta Bina Serang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota BMT Arta Bina Serang yaitu sebanyak 105 responden. Pengambilan sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik yang diambil adalah sampling jenuh (sensus). Peneliti memberikan kuesioner kepada responden dan mengolah data menggunakan aplikasi SPSS Versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial variabel indipenden berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung Sharia Compliance (X1) sebesar 2.735 yang lebih besar dari t tabel 1,983038 dengan nilai probabilitas signifikansi 0.004 < 0.05, artinya variabel Shariah Compliance secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan anggota. Sedangkan nilai t hitung Citra BMT (X2) sebesar 10.104 yang lebih besar dari t tabel 1,983038 dengan nilai probabilitas signifikansi 0.007 < 0.05, artinya variabel Citra BMT secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan anggota. Berdasarkan uji nilai koefisien determinasi (R2) pengaruh yang diberikan oleh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 0,842. Ini menunjukan pengaruh variabel X1 dan X2 secara simultan terhadap variabel Y sebesar 84,2%, sedangkan sisanya 15,8% dipengaruhi variabel lain yang tidak disertakan dalam model penelitian ini.","PeriodicalId":167089,"journal":{"name":"Jurnal Simki Economic","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-02-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129158345","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Regional development is one of few factors of national development. Regional economic growth leads to regional development. This study intends to determine whether regional potency has a substantial impact on Tangerang City's economic growth from 2015 to 2019. The research methods employed in this study are as follows: Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), and analyzing the leading, prospective and mainstay sectors in the future. Based on the results of this study, potential sectors in Tangerang City are manufacturing industries, transportation and logistics, and the company services sector. Two of three potential sectors are supported by RPJMD of Tangerang City, are manufacturing industries, transportations, and the logistics sector
{"title":"Analisis Sektor Basis dan Pertumbuhan Sektoral Kota Tangerang","authors":"Safira Amora, Dini Yuniarti, Agus Salim","doi":"10.29407/jse.v5i1.138","DOIUrl":"https://doi.org/10.29407/jse.v5i1.138","url":null,"abstract":"Regional development is one of few factors of national development. Regional economic growth leads to regional development. This study intends to determine whether regional potency has a substantial impact on Tangerang City's economic growth from 2015 to 2019. The research methods employed in this study are as follows: Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), and analyzing the leading, prospective and mainstay sectors in the future. Based on the results of this study, potential sectors in Tangerang City are manufacturing industries, transportation and logistics, and the company services sector. Two of three potential sectors are supported by RPJMD of Tangerang City, are manufacturing industries, transportations, and the logistics sector","PeriodicalId":167089,"journal":{"name":"Jurnal Simki Economic","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127920140","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Dishub dalam mengatasi kebocoran penerimaan retribusi angkutan umum. Objek penelitian adalah Dinas Perhubungan Kabupaten Pamekasan khususnya Terminal Lama Pademawu Pamekasan. Jenis penelitian kualitatif dengan sumber data Primer dan data Sekunder. Data diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa upaya dishub dalam mengatasi kebocoran penerimaan retribusi angkutan umum melalui beberapa langkah yaitu pertama: Dinas Perhubungan melakukan pengiriman petugas langsung ke lapangan untuk mencegah angkutan umum plat hitam, kedua: Dinas Perhubungan berupaya menerapkan system pembayaran setor langsung melalui bank daerah yang telah di tetapkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Pamekasan, ketiga: Melakukan pemasangan repoltal, dan melakukan operasi gabungan (razia) dengan pihak kepolisian yang di adakan 3 kali dalam setahun, serta melakukan pengawasan langsung dan tidak langsung. Namun demikian terdapat kekurangan pada penerimaan retribusi yaitu belum memenuhi syarat dari prosedur penarikan retribusi karena pengeluaran karcis tidak sesuai dengan penerimaan retribusi yang ditentukan (Peraturan Daerah No.14 Tahun 2014 tentang retribusi terminal)
{"title":"Upaya Mengatasi Kebocoran Penerimaan Retribusi Angkutan Umum","authors":"Toyyibatun Nisa’ Alawiyah, Agus Sugiono","doi":"10.29407/jse.v5i1.133","DOIUrl":"https://doi.org/10.29407/jse.v5i1.133","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Dishub dalam mengatasi kebocoran penerimaan retribusi angkutan umum. Objek penelitian adalah Dinas Perhubungan Kabupaten Pamekasan khususnya Terminal Lama Pademawu Pamekasan. Jenis penelitian kualitatif dengan sumber data Primer dan data Sekunder. Data diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa upaya dishub dalam mengatasi kebocoran penerimaan retribusi angkutan umum melalui beberapa langkah yaitu pertama: Dinas Perhubungan melakukan pengiriman petugas langsung ke lapangan untuk mencegah angkutan umum plat hitam, kedua: Dinas Perhubungan berupaya menerapkan system pembayaran setor langsung melalui bank daerah yang telah di tetapkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Pamekasan, ketiga: Melakukan pemasangan repoltal, dan melakukan operasi gabungan (razia) dengan pihak kepolisian yang di adakan 3 kali dalam setahun, serta melakukan pengawasan langsung dan tidak langsung. Namun demikian terdapat kekurangan pada penerimaan retribusi yaitu belum memenuhi syarat dari prosedur penarikan retribusi karena pengeluaran karcis tidak sesuai dengan penerimaan retribusi yang ditentukan (Peraturan Daerah No.14 Tahun 2014 tentang retribusi terminal)","PeriodicalId":167089,"journal":{"name":"Jurnal Simki Economic","volume":"144 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121999416","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data, menggali dan menganalisis tentang manajemen proses pembelajaran ekstrakurikuler bahasa Inggris untuk mengembangkan retorika siswa yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, masalah dan upaya perbaikannya. Penelitian ini dilaksanakan di SMA dan SMK Bani Masum kabupaten Subang dengan pendekatan kualitatif dan metode studi deskriptif. Teknik penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen proses pembelajaran melalui kegiatan ekstrakurikuler bahasa Inggris untuk meningkatkan retorika siswa yaitu: 1) Perencanaan telah dilaksanakan namun dalam merencanakan perencanaan ini dilakukan secara personal dan belum mengacu pada pedoman yang berlaku. 2) Pengorganisasian telah dilaksanakan dan diatur oleh guru walaupun dalam pengorganisasiannya masih belum sesuai pedoman tapi sudah mengarah pada pedoman yang berlaku. Dalam proses pembelajaran bahasa Inggris, memberikan porsi lebih dalam aspek berbicara merupakan pedoman yang benar namun dalam penelitian ini menunjukan hasil bahwa porsi untuk aspek berbicara masih sedikit. 3) Pelaksanaan telah sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat, namun masih ada rencana yang belum terlaksana dengan baik seperti tidak terealisasinya penggunaan metode, media dan kehadiran guru di kelas. 4) Evaluasi telah dilaksanakan namun sedikit umpan balik dalam proses pembelajaran selanjutnya. 5) masalah yang terjadi datang dari internal dan eksternal sekolah. 6) Upaya perbaikan telah dilaksanakan dengan baik salah satunya dengan mengikutsertakan guru dalam komunitas bahasa Inggris wilayah, sekolah memberikan upgrade kepada guru seperti pelatihan bahasa Inggris dan diberikan kewenangan untuk mengeksplorasi manajemen pembelajaran bahasa Inggris dalam kegiatan ekstrakurikuler. Dampak implementasi dari manajemen pembelajaran ekstrakurikuler bahasa Inggris untuk mengembangkan retorika siswa yaitu terciptanya siswa yang mempunyai kemampuan aktif berbahasa dengan baik dan benar.
{"title":"Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler untuk Mengembangkan Retorika Siswa Di SLTA","authors":"Faisal Abda’u, Iim Wasliman, Cahya Syaodih","doi":"10.29407/jse.v5i1.137","DOIUrl":"https://doi.org/10.29407/jse.v5i1.137","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data, menggali dan menganalisis tentang manajemen proses pembelajaran ekstrakurikuler bahasa Inggris untuk mengembangkan retorika siswa yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, masalah dan upaya perbaikannya. Penelitian ini dilaksanakan di SMA dan SMK Bani Masum kabupaten Subang dengan pendekatan kualitatif dan metode studi deskriptif. Teknik penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen proses pembelajaran melalui kegiatan ekstrakurikuler bahasa Inggris untuk meningkatkan retorika siswa yaitu: 1) Perencanaan telah dilaksanakan namun dalam merencanakan perencanaan ini dilakukan secara personal dan belum mengacu pada pedoman yang berlaku. 2) Pengorganisasian telah dilaksanakan dan diatur oleh guru walaupun dalam pengorganisasiannya masih belum sesuai pedoman tapi sudah mengarah pada pedoman yang berlaku. Dalam proses pembelajaran bahasa Inggris, memberikan porsi lebih dalam aspek berbicara merupakan pedoman yang benar namun dalam penelitian ini menunjukan hasil bahwa porsi untuk aspek berbicara masih sedikit. 3) Pelaksanaan telah sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat, namun masih ada rencana yang belum terlaksana dengan baik seperti tidak terealisasinya penggunaan metode, media dan kehadiran guru di kelas. 4) Evaluasi telah dilaksanakan namun sedikit umpan balik dalam proses pembelajaran selanjutnya. 5) masalah yang terjadi datang dari internal dan eksternal sekolah. 6) Upaya perbaikan telah dilaksanakan dengan baik salah satunya dengan mengikutsertakan guru dalam komunitas bahasa Inggris wilayah, sekolah memberikan upgrade kepada guru seperti pelatihan bahasa Inggris dan diberikan kewenangan untuk mengeksplorasi manajemen pembelajaran bahasa Inggris dalam kegiatan ekstrakurikuler. Dampak implementasi dari manajemen pembelajaran ekstrakurikuler bahasa Inggris untuk mengembangkan retorika siswa yaitu terciptanya siswa yang mempunyai kemampuan aktif berbahasa dengan baik dan benar.","PeriodicalId":167089,"journal":{"name":"Jurnal Simki Economic","volume":"122 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121172514","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
This study aims to determine the effect of Interest Coverage Ratio, Basic Earning Power and Earning Per Share partially and simultaneously on the stock price of PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Investors must be careful in making investment decisions because many factors affect stock price including Interest Coverage Ratio, Basic Earning Power and Earning Per Share. This is reinforced by looking at the financial statements and experiencing fluctuations every period. Referring to several opinions of financial experts and the results of previous studies which state that the higher the Interest Coverage Ratio, Basic Earning Power and Earning Per Share, the higher the influence on stock price. The research method used is a quantitative method. The type of data used is secondary data from the 2011-2020 annual report published by the company on the official website. The results of this study show that partially Interest Coverage Ratio has a very weak relationship, Basic Earning Power has a weak relationship, Earning Per Share has a moderate relationship and partially has no significant effect on stock price, then simultaneously Interest Coverage Ratio, Basic Earning Power and Earning Per Share has a strong relationship and there is no significant effect on stock price.
本研究旨在确定利息覆盖率、基本盈利能力和每股收益对PT Indofood Sukses Makmur Tbk股价的部分和同时影响。投资者在做投资决定时必须谨慎,因为影响股票价格的因素很多,包括利息覆盖率、基本盈利能力和每股收益。通过查看财务报表和经历每个时期的波动,这一点得到了加强。参考多位金融专家的意见和以往的研究结果,利息覆盖率、基本盈利能力和每股收益越高,对股价的影响越大。使用的研究方法是定量方法。数据类型为公司官网发布的2011-2020年年报的二手数据。本研究结果表明,部分利息覆盖率与股价之间存在极弱关系,基本盈利能力与股价之间存在弱关系,每股收益与股价之间存在中等关系,部分对股价没有显著影响;同时,利息覆盖率、基本盈利能力与每股收益之间存在强关系,对股价没有显著影响。
{"title":"The Effect of Interest Coverage Ratio, Basic Earning Power and Earning Per Share on Stock Price at PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.","authors":"Muhamad Rizal Kurnia","doi":"10.29407/jse.v5i1.127","DOIUrl":"https://doi.org/10.29407/jse.v5i1.127","url":null,"abstract":"This study aims to determine the effect of Interest Coverage Ratio, Basic Earning Power and Earning Per Share partially and simultaneously on the stock price of PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Investors must be careful in making investment decisions because many factors affect stock price including Interest Coverage Ratio, Basic Earning Power and Earning Per Share. This is reinforced by looking at the financial statements and experiencing fluctuations every period. Referring to several opinions of financial experts and the results of previous studies which state that the higher the Interest Coverage Ratio, Basic Earning Power and Earning Per Share, the higher the influence on stock price. The research method used is a quantitative method. The type of data used is secondary data from the 2011-2020 annual report published by the company on the official website. The results of this study show that partially Interest Coverage Ratio has a very weak relationship, Basic Earning Power has a weak relationship, Earning Per Share has a moderate relationship and partially has no significant effect on stock price, then simultaneously Interest Coverage Ratio, Basic Earning Power and Earning Per Share has a strong relationship and there is no significant effect on stock price.","PeriodicalId":167089,"journal":{"name":"Jurnal Simki Economic","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129224997","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Restu Hidayat, Firsty Ramadhona Amalia Lubis, Agus Salim
ROA is scale used to calculate bank effectiveness because Return On Assets (ROA) is an important one for calculating profits by utilizing assets owned by a bank. So analyzing the effect of the ratio of Net Interest Margin (NIM), Operating Costs to Operating Income (BOPO), Loan To Deposit Ratio (LDR), and Non-Performing Loans (NPL) on the Return On Assets (ROA) of Bank Rakyat Indonesia is very important to see the level of the health of the bank and the bank's profit. The data used is Bank Rakyat Indonesia from 2009-2020. The results showed that the BOPO and LDR variables had a positive effect on ROA, while the NIM and NPL variables had a negative effect on ROA. The analytical tool used in this research is the Vector Error Correction Model (VECM).
资产收益率(ROA)是利用银行拥有的资产计算利润的重要指标,是用来计算银行效益的尺度。因此,分析净息差(NIM)、营业成本与营业收入(BOPO)、存贷比(LDR)和不良贷款(NPL)对印尼人民银行资产收益率(ROA)的影响,对于了解银行的健康状况和银行的利润水平非常重要。使用的数据是2009-2020年印尼人民银行(Bank Rakyat Indonesia)。结果表明,BOPO和LDR变量对ROA有正向影响,而NIM和NPL变量对ROA有负向影响。本研究使用的分析工具是矢量误差修正模型(VECM)。
{"title":"Analisis Rasio NIM, BOPO, NPL dan LDR terhadap ROA Bank Rakyat Indonesia Tahun 2009-2020","authors":"Restu Hidayat, Firsty Ramadhona Amalia Lubis, Agus Salim","doi":"10.29407/jse.v5i1.130","DOIUrl":"https://doi.org/10.29407/jse.v5i1.130","url":null,"abstract":"ROA is scale used to calculate bank effectiveness because Return On Assets (ROA) is an important one for calculating profits by utilizing assets owned by a bank. So analyzing the effect of the ratio of Net Interest Margin (NIM), Operating Costs to Operating Income (BOPO), Loan To Deposit Ratio (LDR), and Non-Performing Loans (NPL) on the Return On Assets (ROA) of Bank Rakyat Indonesia is very important to see the level of the health of the bank and the bank's profit. The data used is Bank Rakyat Indonesia from 2009-2020. The results showed that the BOPO and LDR variables had a positive effect on ROA, while the NIM and NPL variables had a negative effect on ROA. The analytical tool used in this research is the Vector Error Correction Model (VECM).","PeriodicalId":167089,"journal":{"name":"Jurnal Simki Economic","volume":"24 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-24","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121288258","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Perkembangan tempat-tempat pendidikan di Yogyakarta berjalan dengan sangat pesat. Keberadaan Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan telah menimbulkan perkembangan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah tersebut. Oleh karena itu, tingginya aktivitas dan pesatnya perkembangan di sekitar wilayah tersebut pada akhirnya berdampak pada peningkatan harga lahan. Peningkatan harga lahan ini disertai dengan konversi lahan dari lahan pertanian, perkebunan, tegalan, dan lahan kosong ke lahan terbangun dimana hal ini secara tidak langsung akan mempengaruhi perkembangan fisik wilayah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menjelaskan hubungan antara luas lahan, jarak lahan ke kampus, jarak lahan ke jalan utama, dan lebar jalan di depan lahan terhadap harga lahan di wilayah sekitar Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan. Data penelitian dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi pustaka. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jarak lahan ke kampus dan lebar jalan di depan lahan berpengaruh terhadap harga lahan. Sedangkan luas lahan dan jarak lahan ke jalan utama tidak berpengaruh terhadap harga lahan.
{"title":"Analisis Harga Lahan Di Wilayah Centeral District Bussines Baru Di Yogyakarta","authors":"Rifki Khoirudin, Gea Dwi Asmara","doi":"10.29407/jse.v5i1.128","DOIUrl":"https://doi.org/10.29407/jse.v5i1.128","url":null,"abstract":"Perkembangan tempat-tempat pendidikan di Yogyakarta berjalan dengan sangat pesat. Keberadaan Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan telah menimbulkan perkembangan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah tersebut. Oleh karena itu, tingginya aktivitas dan pesatnya perkembangan di sekitar wilayah tersebut pada akhirnya berdampak pada peningkatan harga lahan. Peningkatan harga lahan ini disertai dengan konversi lahan dari lahan pertanian, perkebunan, tegalan, dan lahan kosong ke lahan terbangun dimana hal ini secara tidak langsung akan mempengaruhi perkembangan fisik wilayah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menjelaskan hubungan antara luas lahan, jarak lahan ke kampus, jarak lahan ke jalan utama, dan lebar jalan di depan lahan terhadap harga lahan di wilayah sekitar Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan. Data penelitian dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi pustaka. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jarak lahan ke kampus dan lebar jalan di depan lahan berpengaruh terhadap harga lahan. Sedangkan luas lahan dan jarak lahan ke jalan utama tidak berpengaruh terhadap harga lahan.","PeriodicalId":167089,"journal":{"name":"Jurnal Simki Economic","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125429835","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}