Berdasarkan data dari program Kesehatan Ibu & Anak (KIA) Kabupaten atau Kota tahun 2018 di Provinsi Sulawesi Tenggara, jumlah kematian neonatal adalah 257 kasus dengan penyebab kematian diantaranya BBLR, asfiksia, kelahiran congenital, sepsis, ikterus dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di ruang bersalin Rumah Sakit Umum Sekota Kendari. Penelitian dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir di ruang bersalin Rumah Sakit sekota Kendari pada tahun 2018 yang berjumlah 1.021 bayi. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 88 orang terbagi dua yakni 44 orang kelompok kasus dan 44 orang untuk kelompok kontrol. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simpel random sampling. Data diolah menggunakan uji chi square dan odds ratio. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa anemia berhubungan dengan kejadian BBLR (pvalue =0,001, OR=4,610). Status gizi berhubungan dengan kejadian BBLR (pvalue =0,000, OR=6,359). Pelayanan antenatal berhubungan dengan kejadian BBLR (pvalue =0,003, OR=4,173). Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan anemia, status gizi, umur ibu, pendapatan keluarga dan pelayanan antenatal dengan kejadian berat badan lahir rendah. Adapun yang menjadi saran dalam penelitian ini adalah Dinas Kesehatan diharapkan membuat kebijakan dan menerapkan kebijakan tentang program usia sehat untuk melahirkan anak dalam rangka pencegahan terhadap faktor risiko melahirkan bayi dengan BBLR. Kata Kunci : Berat Badan Lahir Rendah, Anemia, Status Gizi.
{"title":"FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BBLR DI RUANG BERSALIN RUMAH SAKIT UMUM SEKOTA KENDARI","authors":"Ulfa Ultriani","doi":"10.33023/jikeb.v5i2.507","DOIUrl":"https://doi.org/10.33023/jikeb.v5i2.507","url":null,"abstract":"Berdasarkan data dari program Kesehatan Ibu & Anak (KIA) Kabupaten atau Kota tahun 2018 di Provinsi Sulawesi Tenggara, jumlah kematian neonatal adalah 257 kasus dengan penyebab kematian diantaranya BBLR, asfiksia, kelahiran congenital, sepsis, ikterus dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di ruang bersalin Rumah Sakit Umum Sekota Kendari. Penelitian dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan case control study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir di ruang bersalin Rumah Sakit sekota Kendari pada tahun 2018 yang berjumlah 1.021 bayi. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 88 orang terbagi dua yakni 44 orang kelompok kasus dan 44 orang untuk kelompok kontrol. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik simpel random sampling. Data diolah menggunakan uji chi square dan odds ratio. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa anemia berhubungan dengan kejadian BBLR (pvalue =0,001, OR=4,610). Status gizi berhubungan dengan kejadian BBLR (pvalue =0,000, OR=6,359). Pelayanan antenatal berhubungan dengan kejadian BBLR (pvalue =0,003, OR=4,173). Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan anemia, status gizi, umur ibu, pendapatan keluarga dan pelayanan antenatal dengan kejadian berat badan lahir rendah. Adapun yang menjadi saran dalam penelitian ini adalah Dinas Kesehatan diharapkan membuat kebijakan dan menerapkan kebijakan tentang program usia sehat untuk melahirkan anak dalam rangka pencegahan terhadap faktor risiko melahirkan bayi dengan BBLR. \u0000Kata Kunci : Berat Badan Lahir Rendah, Anemia, Status Gizi.","PeriodicalId":212031,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery)","volume":"3 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128574290","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Background; Immunization is an effort to provide immunity to infants and children to prevent certain diseases. Based on a preliminary study at BPM Ny. Sutarti, Amd., Keb of 10 mothers who immunized their babies base, in getting (60%) mothers properly immunized their babies and (40%) did not properly immunize their babies. Knowledge of mothers about immunization will affect the implementation of immunization. If the mother's knowledge about giving good immunization is expected to provide immunization to children on schedule. Research purposes; To find out the relationship between the level of knowledge of mothers about immunization and the completeness of basic childhood immunizations. Research methods; Observational analytics with a Cross Sectional time approach to mothers who fully immunize their children, namely 22 people for 2 months. To find out the relationship between the level of knowledge of mothers about immunization and the completeness of basic immunizations of children used the chi square formula. Research result; 14 respondents (63.6%) had high knowledge, 5 respondents (22.7%) were moderate knowledge and 3 respondents were knowledgeable low (13.6%), while respondents gave complete immunizations of 19 respondents (86.4%) and those who did not give a complete immunization of 3 respondent (13.6%). Data analysis using s-quare chi with p value = 0.410, obtained results of Xcount