Pub Date : 2018-09-26DOI: 10.31571/SOSIAL.V5I1.864
Eli Trisnowati
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui secara empiris perbedaan kinerja konselor yang telah bersertifikat pendidik dengan yang belum bersertifikat pendidik. Metode penelitian adalah metode komparasi. Hasil penelitian konselor bersertifikat pendidik menunjukkan bahwa pada layanan orientasi memperoleh nilai rata – rata 95,91%, informasi 93,51%, penempatan dan penyaluran 91,35%, penguasaan konten 92,95%, konseling perorangan 87,82%, bimbingan kelompok 91,21%, konseling kelompok 92,58%, konsultasi 91,67%, dan mediasi 91,67% semua dengan presentase sangat baik. Sedangkan konselor yang belum bersertifikat pendidik menunjukkan bahwa pada layanan orientasi memperoleh nilai rata – rata 70,77%, informasi 70,96%, penempatan dan penyaluran 69,36%, penguasaan konten 68,14%, konseling perorangan 68,14%, bimbingan kelompok 66,81%, konseling kelompok 65,76%, konsultasi 67,16%, dan mediasi 67,89% semua berdominan dengan presentase cukup baik. Hasil uji t-tes menunjukkan bahwa nilai t hitung 40.139 dan t tabel dengan 5% adalah 2,042, jadi t hitung > t tabel maka hasilnya yaitu terdapat perbedaan yang signifikan. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan.
{"title":"Perbedaaan Kinerja Konselor Bersertifikat Pendidik dengan yang Belum Bersertifikat Pendidik Dalam Layanan Bimbingan dan Konseling","authors":"Eli Trisnowati","doi":"10.31571/SOSIAL.V5I1.864","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/SOSIAL.V5I1.864","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah mengetahui secara empiris perbedaan kinerja konselor yang telah bersertifikat pendidik dengan yang belum bersertifikat pendidik. Metode penelitian adalah metode komparasi. Hasil penelitian konselor bersertifikat pendidik menunjukkan bahwa pada layanan orientasi memperoleh nilai rata – rata 95,91%, informasi 93,51%, penempatan dan penyaluran 91,35%, penguasaan konten 92,95%, konseling perorangan 87,82%, bimbingan kelompok 91,21%, konseling kelompok 92,58%, konsultasi 91,67%, dan mediasi 91,67% semua dengan presentase sangat baik. Sedangkan konselor yang belum bersertifikat pendidik menunjukkan bahwa pada layanan orientasi memperoleh nilai rata – rata 70,77%, informasi 70,96%, penempatan dan penyaluran 69,36%, penguasaan konten 68,14%, konseling perorangan 68,14%, bimbingan kelompok 66,81%, konseling kelompok 65,76%, konsultasi 67,16%, dan mediasi 67,89% semua berdominan dengan presentase cukup baik. Hasil uji t-tes menunjukkan bahwa nilai t hitung 40.139 dan t tabel dengan 5% adalah 2,042, jadi t hitung > t tabel maka hasilnya yaitu terdapat perbedaan yang signifikan. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"73 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130921529","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-09-26DOI: 10.31571/sosial.v5i1.856
A. Suwarno, Supriati Supriati
Masalah umum dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengaruh penggunaan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Siantan Kabupaten Mempawah? Dengan sub masalah yaitu: (1) Bagaimanakah hasil belajar siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Siantan Kabupaten Mempawah? (2) Bagaimanakah hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Siantan Kabupaten Mempawah? (3) Apakah terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Siantan Kabupaten Mempawah?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian pre-exsperimental design. Berdasarkan hasil pengolahan data dan perhitungan statistik secara umum dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Siantan Kabupaten Mempawah yaitu berdasarkan perhitungan diketahui bahwa tHitung > tTabel.
本研究采用的方法是一种实验形式的实验设计研究。
{"title":"Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kontekstual Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Siantan","authors":"A. Suwarno, Supriati Supriati","doi":"10.31571/sosial.v5i1.856","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/sosial.v5i1.856","url":null,"abstract":"Masalah umum dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengaruh penggunaan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Siantan Kabupaten Mempawah? Dengan sub masalah yaitu: (1) Bagaimanakah hasil belajar siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Siantan Kabupaten Mempawah? (2) Bagaimanakah hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Siantan Kabupaten Mempawah? (3) Apakah terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Siantan Kabupaten Mempawah?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian pre-exsperimental design. Berdasarkan hasil pengolahan data dan perhitungan statistik secara umum dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi di kelas XI SMA Negeri 1 Siantan Kabupaten Mempawah yaitu berdasarkan perhitungan diketahui bahwa tHitung > tTabel.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"32 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116620261","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-09-26DOI: 10.31571/sosial.v5i1.858
Sahid Hidayat, Agus Dediansyah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan hasil belajar mata pelajaran sejarah pada siswa kelas X SMA Negeri 8 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi hubungan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis persentase, analisis rata-rata dan product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata/mean motivasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 8 Pontianak adalah 90,47 atau dalam kategori Sangat Baik. (2) Rata-rata/mean hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 8 Pontianak adalah 79,88 atau dalam kategori Sangat Baik. (3) Terdapat hubungan positif dan signifikan motivasi belajar dengan hasil belajar Mata Pelajaran Sejarah Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Pontianak. Hal ini ditunjukkan dari besarnya nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,579>0,555) dan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti kurang dari 0,05 (0,000<0,05). Jadi dapat disimpulkan korelasi antara motivasi dan hasil belajar siswa dengan kategori sedang.
{"title":"Hubungan Motivasi dengan Hasil Pembelajaran Sejarah pada Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Pontianak","authors":"Sahid Hidayat, Agus Dediansyah","doi":"10.31571/sosial.v5i1.858","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/sosial.v5i1.858","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan hasil belajar mata pelajaran sejarah pada siswa kelas X SMA Negeri 8 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi hubungan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis persentase, analisis rata-rata dan product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata/mean motivasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 8 Pontianak adalah 90,47 atau dalam kategori Sangat Baik. (2) Rata-rata/mean hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 8 Pontianak adalah 79,88 atau dalam kategori Sangat Baik. (3) Terdapat hubungan positif dan signifikan motivasi belajar dengan hasil belajar Mata Pelajaran Sejarah Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Pontianak. Hal ini ditunjukkan dari besarnya nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,579>0,555) dan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti kurang dari 0,05 (0,000<0,05). Jadi dapat disimpulkan korelasi antara motivasi dan hasil belajar siswa dengan kategori sedang.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"88 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124588867","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan dalam penelitian ini untuk mendapatkan informasi secara jelas, objektif dan sistematis tentang penerapan pembelajaran Group Investigation (GI) dalam meningkatkan keterampilan penulisan desain penelitian pada mata kuliah Seminar Kuliah Geografi Semester VI IKIP PGRI Pontianak TA. 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang dilakukan secara partisipatif. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penerapan Group Investigation pada siklus I dan Siklus II baik sekali. Persentase Ketuntasan kelas Keterampilan penulisan desain penelitian pada pra tindakan sebesar 38,9%, siklus I sebesar 66,1% dan siklus II sebesar 100%. Peningkatan kepercayaan diri mahasiswa mulai pra tindakan sampai pada siklus I sebesar 26,7% dan mulai siklus I sampai pada siklus II sebesar 33,4%.
{"title":"Penerapan Pembelajaran Group Investigation Dalam Meningkatkan Keterampilan Penulisan Desain Pendidikan Geografi IKIP PGRI Pontianak","authors":"Rika Anggela, Suherdiyanto Suherdiyanto, Rina Rina","doi":"10.31571/sosial.v5i1.857","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/sosial.v5i1.857","url":null,"abstract":"Tujuan dalam penelitian ini untuk mendapatkan informasi secara jelas, objektif dan sistematis tentang penerapan pembelajaran Group Investigation (GI) dalam meningkatkan keterampilan penulisan desain penelitian pada mata kuliah Seminar Kuliah Geografi Semester VI IKIP PGRI Pontianak TA. 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang dilakukan secara partisipatif. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penerapan Group Investigation pada siklus I dan Siklus II baik sekali. Persentase Ketuntasan kelas Keterampilan penulisan desain penelitian pada pra tindakan sebesar 38,9%, siklus I sebesar 66,1% dan siklus II sebesar 100%. Peningkatan kepercayaan diri mahasiswa mulai pra tindakan sampai pada siklus I sebesar 26,7% dan mulai siklus I sampai pada siklus II sebesar 33,4%.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"109 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133198434","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-09-26DOI: 10.31571/SOSIAL.V5I1.861
Novita Sariani, Reni Oktaliana
Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah penggunaan media gambar cetak efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Tujuan umum penelitian ini adalah meningkatkan tindakan penggunaan media gambar cetak dalam pembelajaran IPS Terpadu untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.Metode penelitian menggunakan metode penelitian tindakan. Bentuk penelitian yang sesuai dengan metode penelitian adalah menggunakan bentuk penelitian tindakan kelas (classroom action research).Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu teknik observasi partisipatif, teknik wawancara, teknik pengukuran, dan teknik studi dokumentasi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar observasi, pedoman wawancara, soal tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media gambar cetak pada siswa kelas VII I di SMP Negeri 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya dalam 2 siklus, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS Terpadu dengan menggunakan media gambar cetak siswa mengalami peningkatan.
研究的目的是确定使用印刷术媒体是否有效地提高农村高地高地高地高地高地高地高地高地的学生学习成绩。本研究的共同目标是加强在综合IPS学习中使用印刷媒体的行为,以提高中学生在SMP Negeri 1笛大综合河笛大。研究方法使用动作研究方法。一种与研究方法相适应的研究形式是使用课堂行动研究形式。在研究中使用的数据收集技术包括参与式观察技术、访谈技术、测量技术和文献研究技术。所使用的数据收集工具有观察表、采访指南、测试和文件。研究结果是,在国中七年级的smpn1高地高地上的七年级学生在两个周期内进行印刷术学习后,可以得出结论,学生在IPS综合学习中学习的结果通过学生印刷术媒介获得了提高。
{"title":"Efektivitas Penggunaan Media Gambar Dalam Pembelajaran IPS Terpadu untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya","authors":"Novita Sariani, Reni Oktaliana","doi":"10.31571/SOSIAL.V5I1.861","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/SOSIAL.V5I1.861","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah penggunaan media gambar cetak efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Tujuan umum penelitian ini adalah meningkatkan tindakan penggunaan media gambar cetak dalam pembelajaran IPS Terpadu untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.Metode penelitian menggunakan metode penelitian tindakan. Bentuk penelitian yang sesuai dengan metode penelitian adalah menggunakan bentuk penelitian tindakan kelas (classroom action research).Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu teknik observasi partisipatif, teknik wawancara, teknik pengukuran, dan teknik studi dokumentasi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar observasi, pedoman wawancara, soal tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media gambar cetak pada siswa kelas VII I di SMP Negeri 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya dalam 2 siklus, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS Terpadu dengan menggunakan media gambar cetak siswa mengalami peningkatan.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"60 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127918518","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-09-26DOI: 10.31571/SOSIAL.V5I1.859
N. Norsidi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pedagogik guru Sekolah Dasar (SD) dalam mendukung implementasi kurikulum 2013 di Kabupaten Ketapang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan berupa data primer yang dikumpulkan melalui angket. Analisis data menggunakan rata-rata dan persentase skor. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan pedagogik pada yang meliputi: a) memahami karateristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural emosional, dan intelektual dikategorikan baik; b) menguasai Teori Belajar dan Prinsip-Prinsip Pembelajaran dikategorikan baik; c) mengembangkan kurikulum terkait mata pelajaran yang diampu dikategorikan baik; d) menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik dikategorikan baik; e) memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dikategorikan kurang mampu; f) mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya dikategorikan baik; g) berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dikategorikan baik; h) menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses hasil belajar; i) Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi dikategorikan baik; j) Melakukan tindakan reflektif dikategorikan baik.
{"title":"Survei Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar (SD) Dalam Mendukung Implementasi Kurikulum 2013 di Kabupaten Ketapang","authors":"N. Norsidi","doi":"10.31571/SOSIAL.V5I1.859","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/SOSIAL.V5I1.859","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pedagogik guru Sekolah Dasar (SD) dalam mendukung implementasi kurikulum 2013 di Kabupaten Ketapang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan berupa data primer yang dikumpulkan melalui angket. Analisis data menggunakan rata-rata dan persentase skor. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan pedagogik pada yang meliputi: a) memahami karateristik peserta didik dari aspek fisik, moral, spiritual, sosial, kultural emosional, dan intelektual dikategorikan baik; b) menguasai Teori Belajar dan Prinsip-Prinsip Pembelajaran dikategorikan baik; c) mengembangkan kurikulum terkait mata pelajaran yang diampu dikategorikan baik; d) menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik dikategorikan baik; e) memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dikategorikan kurang mampu; f) mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya dikategorikan baik; g) berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dikategorikan baik; h) menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses hasil belajar; i) Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi dikategorikan baik; j) Melakukan tindakan reflektif dikategorikan baik.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115691639","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-09-26DOI: 10.31571/SOSIAL.V5I1.865
Rina Rina, Rika Anggela, Ivan Veriansyah
Tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi secara jelas, objektif dan sistematis tentang penggunaan media video dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas XI IPS MAN2 Pontianak T.A. 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang dilakukan secara partisipatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Pontianak. Pelaksanaan tindakan dilakukan dalam 3 siklus. Subjek penelitian adalah siswa Kelas XI IPS 4 berjumlah 31 orang. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes, panduan observasi dan dokumentasi. Teknis analisis datadilakukan secara kualitatif untuk menggambarkan aktifitas siswa yang diakumulasikan melalui hasil observasi di setiap siklusdan rata-rata untukhasilbelajar. Hasil penelitian diketahui pengunaan media pembelajaran sudah baik, terlihat dari pelaksanaan pembelajaran siklus I,siklus II dan siklus III. Afektif siklus I yaitu 60%, siklus II yaitu 76%,siklus III yaitu 88%. Aspek psikomotorik hasil siklus I yaitu56%, siklus II yaitu 76% siklus III yaitu 92% dan hasil belajar siklus I yaitu 19%, siklus II yaitu 67%, siklus III yaitu 97%.
{"title":"Penggunaan Video Dikombinasikan dengan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa MAN 2 Pontianak","authors":"Rina Rina, Rika Anggela, Ivan Veriansyah","doi":"10.31571/SOSIAL.V5I1.865","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/SOSIAL.V5I1.865","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi secara jelas, objektif dan sistematis tentang penggunaan media video dalam meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas XI IPS MAN2 Pontianak T.A. 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan yang dilakukan secara partisipatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Pontianak. Pelaksanaan tindakan dilakukan dalam 3 siklus. Subjek penelitian adalah siswa Kelas XI IPS 4 berjumlah 31 orang. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes, panduan observasi dan dokumentasi. Teknis analisis datadilakukan secara kualitatif untuk menggambarkan aktifitas siswa yang diakumulasikan melalui hasil observasi di setiap siklusdan rata-rata untukhasilbelajar. Hasil penelitian diketahui pengunaan media pembelajaran sudah baik, terlihat dari pelaksanaan pembelajaran siklus I,siklus II dan siklus III. Afektif siklus I yaitu 60%, siklus II yaitu 76%,siklus III yaitu 88%. Aspek psikomotorik hasil siklus I yaitu56%, siklus II yaitu 76% siklus III yaitu 92% dan hasil belajar siklus I yaitu 19%, siklus II yaitu 67%, siklus III yaitu 97%.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"4 2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127921713","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-09-26DOI: 10.31571/SOSIAL.V5I1.863
Rosanti Rosanti, Endah Evy Nurekawati
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap kemampuan berfikir kreatif mahasiswa pada mata kuliah geografi pariwisata tahun akademik 2016/2017. Metode penelitiannya Quasi Experiment (Eksperimen Semu). Rancangan penelitian yang dipilih adalah Nonequivalent Control Group Design..Teknik pengumpulan data yang di pergunakan adalah pengukuran berupa tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Solving memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan analisis uji t mengunakan independen sample t test diperoleh data p-level lebih kecil dari 0,05 (p<0,05) yaitu 0,00. Rata-rata skor post test kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hal tersebut disebabkan oleh langkah-langkah model pembelajaran Problem Solving yang di dalamnya terdapat teknik-teknik belajar kreatif dari yang sederhana sampai yang kompleks. Selain itu faktor suasana dan proses pembelajaran di kelas juga mendukung hasil penelitian ini.
本研究的目的是确定学生在2011 /2017年学术地理旅游专业的创造性思考能力是否受到问题学习模式的影响。他的研究方法是协调实验。选择的研究设计为非equivalent Control Group设计,采用的数据收集技术是测试和文档的测量。根据数据分析和研究结果的讨论,可以得出结论,使用解决问题的学习模式对学生的创造性思维能力有积极的影响。这是通过测试测试的计算结果证明的,测试使用了从0.05中获得的独立样本t测试获得的p级数据小于0.05 (p< 0.05)即0.00。预试验后分数比控制级高。这是由于解决问题的学习模式的步骤,在这些步骤中包含创造性的学习技巧,从简单到复杂。除了环境因素和课堂学习过程之外,还支持这项研究的结果。
{"title":"Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa pada Mata Kuliah Geografi Pariwisata","authors":"Rosanti Rosanti, Endah Evy Nurekawati","doi":"10.31571/SOSIAL.V5I1.863","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/SOSIAL.V5I1.863","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap kemampuan berfikir kreatif mahasiswa pada mata kuliah geografi pariwisata tahun akademik 2016/2017. Metode penelitiannya Quasi Experiment (Eksperimen Semu). Rancangan penelitian yang dipilih adalah Nonequivalent Control Group Design..Teknik pengumpulan data yang di pergunakan adalah pengukuran berupa tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Solving memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan analisis uji t mengunakan independen sample t test diperoleh data p-level lebih kecil dari 0,05 (p<0,05) yaitu 0,00. Rata-rata skor post test kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hal tersebut disebabkan oleh langkah-langkah model pembelajaran Problem Solving yang di dalamnya terdapat teknik-teknik belajar kreatif dari yang sederhana sampai yang kompleks. Selain itu faktor suasana dan proses pembelajaran di kelas juga mendukung hasil penelitian ini.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126695624","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-09-26DOI: 10.31571/sosial.v5i1.855
Emusti Rivasintha Marjito, Nurhalipah Nurhalipah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas VIII MTs Mujahidin Pontianak. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1). Bagaimanakah pembelajaran IPS di kelas VIII MTs Mujahidin Pontianak 2). Bagaimanakah motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS dikelas VIII MTs Mujahidin Pontianak 3). Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS dikelas VIII MTs Mujahidin Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan datanya berupa teknik observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa itu ada dua yaitu faktor internal dan eksternal ditandai dengan pendapat guru mata pelajaran IPS faktor internal itu merupakan faktor yang berasal dari dalam diri siswa karena dengan adanya bakat maka sikap yang ditunjukkan siswa terhadap belajar akan muncul dengan sendirinya, sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi motivasi belajar siswa yaitu dari guru, media, metode dan waktu.
本研究旨在了解八年级前伊斯兰圣战组织学生学习动机。专门研究的目的是发现:1)IPS。学习如何在课堂上VIII MTs圣战者Pontianak 2)。学生的学习动机如何IPS VIII MTs圣战者Pontianak 3年级)课程。哪些因素影响学生的学习动机IPS VIII MTs圣战者Pontianak年级科目。研究方法是定性研究方法。数据收集技术包括直接观察、采访和记录。这些影响学生学习动机的因素有两个,即内部和外部因素的特点是非科目老师的意见IPS内部因素是来自内在的因素,因为有天赋的学生展示了学生对学习的态度就会自然产生的外部因素,而影响学习动机的学生即从老师、媒体的方法和时间。
{"title":"Analisis Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran IPS di Kelas VIII MTs Mujahidin Pontianak Tahun Ajaran 2017/2018","authors":"Emusti Rivasintha Marjito, Nurhalipah Nurhalipah","doi":"10.31571/sosial.v5i1.855","DOIUrl":"https://doi.org/10.31571/sosial.v5i1.855","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas VIII MTs Mujahidin Pontianak. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1). Bagaimanakah pembelajaran IPS di kelas VIII MTs Mujahidin Pontianak 2). Bagaimanakah motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS dikelas VIII MTs Mujahidin Pontianak 3). Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS dikelas VIII MTs Mujahidin Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan datanya berupa teknik observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa itu ada dua yaitu faktor internal dan eksternal ditandai dengan pendapat guru mata pelajaran IPS faktor internal itu merupakan faktor yang berasal dari dalam diri siswa karena dengan adanya bakat maka sikap yang ditunjukkan siswa terhadap belajar akan muncul dengan sendirinya, sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi motivasi belajar siswa yaitu dari guru, media, metode dan waktu.","PeriodicalId":248970,"journal":{"name":"Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124123099","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}