Pub Date : 2021-12-31DOI: 10.21632/jpmi.3.2.302-316
M. Palesangi, Charalita Fanuela Setiawan, Farencia Karen Wynnelyn, Kevin Italiano Hartono, Michael Susanto Tanuwijaya, Nadya Calista Alvin, Ricardo Heryanto, Viane Milkha, Wilson Wirata
andemi Covid-19 yang terjadi setahun belakangan ini sangat memukul banyak sekali industri yang ada di Indonesia. Terlebih lagi UMKM yang sangat merasakan dampak yang terjadi akibat pandemi ini, seperti penurunan daya beli masyarakat di Indonesia yang terjadi dengan sangat masif. Oleh karena itu, kegiatan PKM selama masa pandemi Covid-19 ini mempunyai tujuan utama untuk membantu UMKM dalam menjalankan bisnisnya sekaligus melakukan adaptasi selama pandemi Covid-19. Tentunya disaat ada masalah selalu ada peluang yang menghampiri seperti yang dialami oleh Maddira Hijab yang mulai dikembangkan sejak terjadi pandemi Covid-19, yang didirikan karena melihat suatu peluang bisnis yang sangat baik selama pandemi ini dan mengharuskan masyarakat untuk stay at home dengan memanfaatkan sosial media sebagai alat utama untuk menjangkau calon konsumen dari bisnis tersebut. Kemudian tujuan dari penulisan artikel ini untuk memberikan informasi terkait dengan strategi yang telah kelompok kami lakukan dari berbagai aspek seperti operasional dan keuangan mitra kami agar bisnis mitra dapat berkembang dengan lebih baik kedepannya. Pada akhirnya kami berharap agar karya tulis ini dapat bermanfaat bagi UMKM yang juga ingin menerapkan strategi yang telah kami lakukan agar dapat menunjang bisnis UMKM selama pandemi Covid-19 dengan menggunakan sosial media sebagai alat utama dalam memasarkan produk.
{"title":"DINAMIKA OPTIMALISASI SISTEM PENJUALAN RESELLER MADDIRA HIJAB","authors":"M. Palesangi, Charalita Fanuela Setiawan, Farencia Karen Wynnelyn, Kevin Italiano Hartono, Michael Susanto Tanuwijaya, Nadya Calista Alvin, Ricardo Heryanto, Viane Milkha, Wilson Wirata","doi":"10.21632/jpmi.3.2.302-316","DOIUrl":"https://doi.org/10.21632/jpmi.3.2.302-316","url":null,"abstract":"andemi Covid-19 yang terjadi setahun belakangan ini sangat memukul banyak sekali industri yang ada di Indonesia. Terlebih lagi UMKM yang sangat merasakan dampak yang terjadi akibat pandemi ini, seperti penurunan daya beli masyarakat di Indonesia yang terjadi dengan sangat masif. Oleh karena itu, kegiatan PKM selama masa pandemi Covid-19 ini mempunyai tujuan utama untuk membantu UMKM dalam menjalankan bisnisnya sekaligus melakukan adaptasi selama pandemi Covid-19. Tentunya disaat ada masalah selalu ada peluang yang menghampiri seperti yang dialami oleh Maddira Hijab yang mulai dikembangkan sejak terjadi pandemi Covid-19, yang didirikan karena melihat suatu peluang bisnis yang sangat baik selama pandemi ini dan mengharuskan masyarakat untuk stay at home dengan memanfaatkan sosial media sebagai alat utama untuk menjangkau calon konsumen dari bisnis tersebut. Kemudian tujuan dari penulisan artikel ini untuk memberikan informasi terkait dengan strategi yang telah kelompok kami lakukan dari berbagai aspek seperti operasional dan keuangan mitra kami agar bisnis mitra dapat berkembang dengan lebih baik kedepannya. Pada akhirnya kami berharap agar karya tulis ini dapat bermanfaat bagi UMKM yang juga ingin menerapkan strategi yang telah kami lakukan agar dapat menunjang bisnis UMKM selama pandemi Covid-19 dengan menggunakan sosial media sebagai alat utama dalam memasarkan produk.","PeriodicalId":299672,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia","volume":"7 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121377603","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-12-31DOI: 10.21632/jpmi.3.2.328-349
Gilang Priyambodo Dwiputro, Christopher Glenn, Jannice Lieora, Ryan Gani, Jason John Lataan, Ni Putu Diah Anggreni, Aurellia Ferdiyanto, Faris Zharfan, M. Palesangi
Bandeng isi merupakan salah satu produk olahan ikan bandeng di Indonesia. Salah satu usaha yang menyediakan makanan tersebut adalah Bandeng Isi Iteung, yang kebetulan berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat, dan merupakan UMKM yang didampingi oleh kelompok untuk program Community Development 2021. Layaknya UMKM lainnya, Bandeng Isi Iteung juga masih memerlukan pengembangan. Salah satu hal yang perlu dikembangkan berasal dari aspek kemasan sebagai bentuk peningkatan kualitas produk. Hal ini disebabkan bentuk pengemasan yang digunakan oleh mitra cenderung rapuh dan apabila dikirimkan menggunakan ekspedisi berpotensi hancur, sehingga tidak dapat dikonsumsi oleh pembeli. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulisan ini bertujuan untuk menganalisis hasil dari program yang dilakukan kelompok untuk memperbaiki kemasan produk. Selain itu, metode yang digunakan kelompok untuk analisis adalah SWOT analysis dan STDP untuk melihat respon konsumen terhadap perubahan kemasan sebelum dan sesudah menggunakan vacuum. Hasil dari penelitian ini adalah keamanan dan durabilitas dari makanan untuk konsumen lebih terjamin.
{"title":"PENGEMBANGAN BENTUK KEMASAN SEBAGAI PENINGKATAN KUALITAS PRODUK BANDENG ISI ITEUNG","authors":"Gilang Priyambodo Dwiputro, Christopher Glenn, Jannice Lieora, Ryan Gani, Jason John Lataan, Ni Putu Diah Anggreni, Aurellia Ferdiyanto, Faris Zharfan, M. Palesangi","doi":"10.21632/jpmi.3.2.328-349","DOIUrl":"https://doi.org/10.21632/jpmi.3.2.328-349","url":null,"abstract":"Bandeng isi merupakan salah satu produk olahan ikan bandeng di Indonesia. Salah satu usaha yang menyediakan makanan tersebut adalah Bandeng Isi Iteung, yang kebetulan berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat, dan merupakan UMKM yang didampingi oleh kelompok untuk program Community Development 2021. Layaknya UMKM lainnya, Bandeng Isi Iteung juga masih memerlukan pengembangan. Salah satu hal yang perlu dikembangkan berasal dari aspek kemasan sebagai bentuk peningkatan kualitas produk. Hal ini disebabkan bentuk pengemasan yang digunakan oleh mitra cenderung rapuh dan apabila dikirimkan menggunakan ekspedisi berpotensi hancur, sehingga tidak dapat dikonsumsi oleh pembeli. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulisan ini bertujuan untuk menganalisis hasil dari program yang dilakukan kelompok untuk memperbaiki kemasan produk. Selain itu, metode yang digunakan kelompok untuk analisis adalah SWOT analysis dan STDP untuk melihat respon konsumen terhadap perubahan kemasan sebelum dan sesudah menggunakan vacuum. Hasil dari penelitian ini adalah keamanan dan durabilitas dari makanan untuk konsumen lebih terjamin.","PeriodicalId":299672,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia","volume":"6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121514185","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Industri Food & Beverage merupakan salah satu industri yang terdampak berat di fase awal Covid-19. Banyak bisnis Food & Beverage yang terpaksa tutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar. Oleh karena itu, dibutuhkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai salah satu upaya menopang keberlanjutan UMKM pada industri Food & Beverage di masa pandemi ini. PKM berupa Community Development dilakukan dengan tujuan untuk mengajarkan konsep wirausaha dan memberi pendampingan kepada para pelaku UMKM. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menceritakan dan memberikan beberapa hasil yang telah dilakukan oleh kelompok untuk dapat membantu Mitra. Mitra yang kelompok dampingi adalah Pempek Cek Nimas, yang merupakan UMKM yang menjual produk Pempek Palembang. Maka dari itu kelompok menyusun strategi berupa pembuatan pedoman konten untuk membantu peningkatan performa media sosial, pembuatan kandungan gizi untuk meningkatkan konten, penambahan media distribusi melalui e-commerce, pembuatan website untuk membantu Pempek Cek Nimas dan literasi keuangan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencatatan penjualan maupun pembelian bahan baku. Kelompok pun berhasil meningkatkan paparan merk Pempek Cek Nimas melalui Instagram, Whatsapp, Shopee, Tokopedia dan website yang telah aktif. Karya tulis ini diharap dapat membantu para pelaku UMKM dapat menerapkan strategi yang telah dilakukan oleh kelompok.
{"title":"PERANCANGAN, IMPLEMENTASI PERENCANAAN BISNIS, DAN STRATEGI PROMOSI DIGITAL BAGI UMKM PEMPEK CEK NIMAS DI KOTA BOGOR","authors":"Yohanes Nelsen, Tjahjono Aldho Tanujaya, Elisabet Setiawan, Emanuella Vanessa, Rafasadia Salmun, Sharine Navania, Stephanliong Kencana, Eko Ariawan","doi":"10.21632/jpmi.3.2.266-284","DOIUrl":"https://doi.org/10.21632/jpmi.3.2.266-284","url":null,"abstract":"Industri Food & Beverage merupakan salah satu industri yang terdampak berat di fase awal Covid-19. Banyak bisnis Food & Beverage yang terpaksa tutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar. Oleh karena itu, dibutuhkan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai salah satu upaya menopang keberlanjutan UMKM pada industri Food & Beverage di masa pandemi ini. PKM berupa Community Development dilakukan dengan tujuan untuk mengajarkan konsep wirausaha dan memberi pendampingan kepada para pelaku UMKM. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menceritakan dan memberikan beberapa hasil yang telah dilakukan oleh kelompok untuk dapat membantu Mitra. Mitra yang kelompok dampingi adalah Pempek Cek Nimas, yang merupakan UMKM yang menjual produk Pempek Palembang. Maka dari itu kelompok menyusun strategi berupa pembuatan pedoman konten untuk membantu peningkatan performa media sosial, pembuatan kandungan gizi untuk meningkatkan konten, penambahan media distribusi melalui e-commerce, pembuatan website untuk membantu Pempek Cek Nimas dan literasi keuangan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencatatan penjualan maupun pembelian bahan baku. Kelompok pun berhasil meningkatkan paparan merk Pempek Cek Nimas melalui Instagram, Whatsapp, Shopee, Tokopedia dan website yang telah aktif. Karya tulis ini diharap dapat membantu para pelaku UMKM dapat menerapkan strategi yang telah dilakukan oleh kelompok.","PeriodicalId":299672,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia","volume":"12 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132718938","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-12-31DOI: 10.21632/jpmi.3.2.250-265
Eko Ariawan, Alicia Sophie Suroso, Callie Wijaya, Handoko Sukarno, Joselyn Erlina Putri, Julian Pinira Kores, Marco Nathaniel Wijaya, Maria Katherine Loreta Setijoso Setijoso, Yeheskial Panji Samudra
Usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki kontribusi yang besar dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia. UMKM Indonesia dapat didukung dengan adanya pendampingan dari generasi yang melek akan teknologi dan memiliki pemahaman kewirausahaan. Di Kabupaten Bogor, salah satu industri yang memiliki potensi dan peluang yang besar untuk berkembang adalah industri hampers, seperti usaha hampers dan souvenirs pernikahan yang dijalankan oleh mitra kelompok yaitu Greenbelle dan Kaisae. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang dialami oleh mitra, serta mendampingi mitra untuk mengatasinya, khususnya pada bidang pemasaran. Pendampingan yang telah dilaksanakan pada bidang pemasaran adalah menganalisa permasalahan pemasaran yang dihadapi oleh mitra, kemudian membantu mitra untuk mengembangkan solusi dari masalah tersebut yakni dengan melakukan perluasan merek, sehingga mitra dapat menargetkan pasar yang lain tanpa menghilangkan pasar yang sudah ada
{"title":"PEMBUATAN DAN PERANCANGAN PERLUASAN MEREK BAGI RINTISAN USAHA MANDIRI DI KOTA BOGOR","authors":"Eko Ariawan, Alicia Sophie Suroso, Callie Wijaya, Handoko Sukarno, Joselyn Erlina Putri, Julian Pinira Kores, Marco Nathaniel Wijaya, Maria Katherine Loreta Setijoso Setijoso, Yeheskial Panji Samudra","doi":"10.21632/jpmi.3.2.250-265","DOIUrl":"https://doi.org/10.21632/jpmi.3.2.250-265","url":null,"abstract":"Usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki kontribusi yang besar dalam menggerakkan roda perekonomian Indonesia. UMKM Indonesia dapat didukung dengan adanya pendampingan dari generasi yang melek akan teknologi dan memiliki pemahaman kewirausahaan. Di Kabupaten Bogor, salah satu industri yang memiliki potensi dan peluang yang besar untuk berkembang adalah industri hampers, seperti usaha hampers dan souvenirs pernikahan yang dijalankan oleh mitra kelompok yaitu Greenbelle dan Kaisae. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang dialami oleh mitra, serta mendampingi mitra untuk mengatasinya, khususnya pada bidang pemasaran. Pendampingan yang telah dilaksanakan pada bidang pemasaran adalah menganalisa permasalahan pemasaran yang dihadapi oleh mitra, kemudian membantu mitra untuk mengembangkan solusi dari masalah tersebut yakni dengan melakukan perluasan merek, sehingga mitra dapat menargetkan pasar yang lain tanpa menghilangkan pasar yang sudah ada","PeriodicalId":299672,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132154069","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-12-31DOI: 10.21632/jpmi.3.2.285-301
Aurelia Pribadi, Ferrardo Maxell Bagas Tanamora, Juan Darian, Kevin Pranata, Kezia Paisellah, Maria Priska, M. Muslim, Selly Via, Eko Ariawan
UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sebagai salah satu pilar pergerakan ekonomi negeri yang penting saat ini sedang mengalami kesulitan selama masa pandemi. Penerapan kebijakan dalam penanganan wabah Covid-19 mengakibatkan penurunan pendapatan dan aktivitas pemasaran dari para pelaku UMKM. Adapun salah satu UMKM yang terdampak adalah Kopiku Kepahiang yang dijalankan oleh Liza Rozazi sebagai pemiliknya. Dalam usaha untuk membantu dan menyelesaikan isu tersebut, usaha optimalisasi media sosial dan metode pencatatan keuangan yang lebih teratur perlu dilakukan. Adapun optimalisasi media sosial mencakup peningkatan kualitas konten dan tampilan desain serta pemanfaatan fitur iklan. Sementara itu usaha pencatatan keuangan yang lebih baik dilakukan lewat penggunaan aplikasi digital praktis yakni Moodah. Melalui dua pendekatan tersebut, usaha UMKM yang dibantu dalam penerapannya diharapkan dapat mengatasi dan memantau penurunan pendapatan yang mereka hadapi serta tetap dapat memasarkan produk/jasa yang mereka tawarkan dengan baik dan optimal. Terbukti lewat implementasi dua langkah tadi, terdapat kenaikan pendapatan dan pemasaran produk yang lebih luas yang didapati oleh UMKM Kopiku Kepahiang miliki Liza Rozazi setelah menerapkan perhatian lebih ke optimalisasi media sosial dan pencatatan keuangan yang lebih mudah dan modern.
{"title":"PERKEMBANGAN STRATEGI MANAJEMEN USAHA PADA UMKM KOPIKU KEPAHIANG DI BOGOR","authors":"Aurelia Pribadi, Ferrardo Maxell Bagas Tanamora, Juan Darian, Kevin Pranata, Kezia Paisellah, Maria Priska, M. Muslim, Selly Via, Eko Ariawan","doi":"10.21632/jpmi.3.2.285-301","DOIUrl":"https://doi.org/10.21632/jpmi.3.2.285-301","url":null,"abstract":"UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sebagai salah satu pilar pergerakan ekonomi negeri yang penting saat ini sedang mengalami kesulitan selama masa pandemi. Penerapan kebijakan dalam penanganan wabah Covid-19 mengakibatkan penurunan pendapatan dan aktivitas pemasaran dari para pelaku UMKM. Adapun salah satu UMKM yang terdampak adalah Kopiku Kepahiang yang dijalankan oleh Liza Rozazi sebagai pemiliknya. Dalam usaha untuk membantu dan menyelesaikan isu tersebut, usaha optimalisasi media sosial dan metode pencatatan keuangan yang lebih teratur perlu dilakukan. Adapun optimalisasi media sosial mencakup peningkatan kualitas konten dan tampilan desain serta pemanfaatan fitur iklan. Sementara itu usaha pencatatan keuangan yang lebih baik dilakukan lewat penggunaan aplikasi digital praktis yakni Moodah. Melalui dua pendekatan tersebut, usaha UMKM yang dibantu dalam penerapannya diharapkan dapat mengatasi dan memantau penurunan pendapatan yang mereka hadapi serta tetap dapat memasarkan produk/jasa yang mereka tawarkan dengan baik dan optimal. Terbukti lewat implementasi dua langkah tadi, terdapat kenaikan pendapatan dan pemasaran produk yang lebih luas yang didapati oleh UMKM Kopiku Kepahiang miliki Liza Rozazi setelah menerapkan perhatian lebih ke optimalisasi media sosial dan pencatatan keuangan yang lebih mudah dan modern.","PeriodicalId":299672,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia","volume":"65 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122558702","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-12-31DOI: 10.21632/jpmi.3.2.201-233
Fidelis Stefanus Hubertson, Simanjuntak Amanda Celine Eunike, Emily Chrystalyn, Ignatia Aprilia Dewi Astuti, Michael Doohan, Michael Lee Dharmawan, Natael Liko Sugiarto, Timotius Jason Aryono, Valerie Valanchie
Pandemi Covid-19 yang hadir pada tahun 2020 hingga saat ini memiliki banyak dampak terutama pada UMKM di Indonesia. Hal tersebut menjadi latar belakang kelompok melakukan penelitian ini yang dimana kelompok melakukan analisis bisnis mitra yang sedang berkembang selama masa Pandemi Covid-19. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi mitra sebagai pemilik bisnis UMKM bernama Kopi Gongseng Anglo dapat bertahan selama pandemi Covid-19. Dengan membahas tantangan dan strategi yang dimiliki oleh mitra, kemudian diharapkan dapat bermanfaat bagi setiap individu yang memiliki bisnis maupun sedang merintis bisnis.
{"title":"RESTRUKTURISASI KOMPREHENSIF KOPI GONGSENG GUNA MENGHADAPI RELEVANSI PASAR SAAT PANDEMI","authors":"Fidelis Stefanus Hubertson, Simanjuntak Amanda Celine Eunike, Emily Chrystalyn, Ignatia Aprilia Dewi Astuti, Michael Doohan, Michael Lee Dharmawan, Natael Liko Sugiarto, Timotius Jason Aryono, Valerie Valanchie","doi":"10.21632/jpmi.3.2.201-233","DOIUrl":"https://doi.org/10.21632/jpmi.3.2.201-233","url":null,"abstract":"Pandemi Covid-19 yang hadir pada tahun 2020 hingga saat ini memiliki banyak dampak terutama pada UMKM di Indonesia. Hal tersebut menjadi latar belakang kelompok melakukan penelitian ini yang dimana kelompok melakukan analisis bisnis mitra yang sedang berkembang selama masa Pandemi Covid-19. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi mitra sebagai pemilik bisnis UMKM bernama Kopi Gongseng Anglo dapat bertahan selama pandemi Covid-19. Dengan membahas tantangan dan strategi yang dimiliki oleh mitra, kemudian diharapkan dapat bermanfaat bagi setiap individu yang memiliki bisnis maupun sedang merintis bisnis.","PeriodicalId":299672,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132147238","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-12-31DOI: 10.21632/jpmi.3.2.175-200
Tasia Felisa, Bryan Frederick, Dionysius Arvianto, Elayne Febiola, Evelyne N. Wijaya, Felix Lius, Gabriela Nathania, Ivander Anders, Parhimpunan Simatupang
Di dalam sebuah bisnis terdapat berbagai aspek yang perlu diperhatikan, yaitu aspek operasional, finansial, dan juga pemasaran. Dalam aspek-aspek tersebut kesalahan tidak dapat dihindari dan jikalau terjadi kesalahan dalam salah satu aspek saja maka akan sangat berpengaruh ke performa perusahaan. Oleh karena itu, kelompok kami berusaha memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam setiap aspek dalam perusahaan Rasa Dewa, supaya Rasa Dewa dapat meningkatkan performa perusahaannya dan meningkatkan kualitas produknya. Setelah melakukan berbagai program untuk memperbaiki kesalahan dalam bidang operasional, sumber daya manusia, finansial, pemasaran, dan legalitas, kelompok akhirnya berhasil untuk meningkatkan performa perusahaan Rasa Dewa serta produk yang dihasilkannya. Hasilnya dapat dilihat dari penerapan prosedur operasi standar produksi di bidang operasional, penerapan aplikasi pembukuan pada bidang finansial, dan juga penerapan pengiklanan di sosial media pada bidang pemasaran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap merek Rasa Dewa.
{"title":"PENGEMBANGAN ASPEK FINANSIAL, PEMASARAN, DAN OPERASIONAL BISNIS USAHA UMKM OLEH-OLEH RASA DEWA DEPOK","authors":"Tasia Felisa, Bryan Frederick, Dionysius Arvianto, Elayne Febiola, Evelyne N. Wijaya, Felix Lius, Gabriela Nathania, Ivander Anders, Parhimpunan Simatupang","doi":"10.21632/jpmi.3.2.175-200","DOIUrl":"https://doi.org/10.21632/jpmi.3.2.175-200","url":null,"abstract":"Di dalam sebuah bisnis terdapat berbagai aspek yang perlu diperhatikan, yaitu aspek operasional, finansial, dan juga pemasaran. Dalam aspek-aspek tersebut kesalahan tidak dapat dihindari dan jikalau terjadi kesalahan dalam salah satu aspek saja maka akan sangat berpengaruh ke performa perusahaan. Oleh karena itu, kelompok kami berusaha memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam setiap aspek dalam perusahaan Rasa Dewa, supaya Rasa Dewa dapat meningkatkan performa perusahaannya dan meningkatkan kualitas produknya. Setelah melakukan berbagai program untuk memperbaiki kesalahan dalam bidang operasional, sumber daya manusia, finansial, pemasaran, dan legalitas, kelompok akhirnya berhasil untuk meningkatkan performa perusahaan Rasa Dewa serta produk yang dihasilkannya. Hasilnya dapat dilihat dari penerapan prosedur operasi standar produksi di bidang operasional, penerapan aplikasi pembukuan pada bidang finansial, dan juga penerapan pengiklanan di sosial media pada bidang pemasaran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap merek Rasa Dewa.","PeriodicalId":299672,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125210582","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-12-31DOI: 10.21632/jpmi.3.2.234-249
Yoshua Marcelino, Bella Christinna Santosa, Fanny Ekaputri Faisal, Hanaya Aska, Michelle Nolita, Mohammad Faqih Risyad, Verdio Anderson Winata, Wu Wilson Putra Jaya, Fidelis Stefa Hubertson Simanjuntak
Pandemi COVID-19 memberikan dampak terhadap berbagai industri, termasuk industri fashion. Tujuan pembuatan artikel adalah untuk memahami cara-cara strategis UMKM dalam membangun inovasi di tengah keterbatasan akibat pandemi COVID-19, serta mengkaji dan mengevaluasi pengembangan bisnis ELMA Shibori di Bogor, Sentul. Artikel ini menggambarkan dua perspektif yang berbeda, yaitu keuangan dan pemasaran. Mitra usaha memerlukan pengetahuan yang lebih baik tentang penggunaan media sosial melalui pemasaran digital dan pemanfaatan penggunaan jaringan agar dapat memperluas pangsa pasar. Upaya ini diikuti dengan mengembangkan pengetahuan dasar pembukuan dan pencatatan keuangan usaha selama kegiatan operasional yang dipandang sebagai poin penting untuk ditingkatkan melalui metode penelitian kualitatif. Namun, mitra usaha belum dapat menerapkan perhitungan harga pokok penjualan secara optimal untuk meningkatkan kinerja bisnis dan membangun keberlanjutan untuk jangka panjang. Artikel ini menyimpulkan bahwa ELMA Shibori telah berkembang dari segi pemasaran dan keuangan, tetapi ELMA Shibori masih harus memperhatikan beberapa hal, terutama terkait penetapan harga.
{"title":"PENGEMBANGAN USAHA MIKRO ELMA SHIBORI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19","authors":"Yoshua Marcelino, Bella Christinna Santosa, Fanny Ekaputri Faisal, Hanaya Aska, Michelle Nolita, Mohammad Faqih Risyad, Verdio Anderson Winata, Wu Wilson Putra Jaya, Fidelis Stefa Hubertson Simanjuntak","doi":"10.21632/jpmi.3.2.234-249","DOIUrl":"https://doi.org/10.21632/jpmi.3.2.234-249","url":null,"abstract":"Pandemi COVID-19 memberikan dampak terhadap berbagai industri, termasuk industri fashion. Tujuan pembuatan artikel adalah untuk memahami cara-cara strategis UMKM dalam membangun inovasi di tengah keterbatasan akibat pandemi COVID-19, serta mengkaji dan mengevaluasi pengembangan bisnis ELMA Shibori di Bogor, Sentul. Artikel ini menggambarkan dua perspektif yang berbeda, yaitu keuangan dan pemasaran. Mitra usaha memerlukan pengetahuan yang lebih baik tentang penggunaan media sosial melalui pemasaran digital dan pemanfaatan penggunaan jaringan agar dapat memperluas pangsa pasar. Upaya ini diikuti dengan mengembangkan pengetahuan dasar pembukuan dan pencatatan keuangan usaha selama kegiatan operasional yang dipandang sebagai poin penting untuk ditingkatkan melalui metode penelitian kualitatif. Namun, mitra usaha belum dapat menerapkan perhitungan harga pokok penjualan secara optimal untuk meningkatkan kinerja bisnis dan membangun keberlanjutan untuk jangka panjang. Artikel ini menyimpulkan bahwa ELMA Shibori telah berkembang dari segi pemasaran dan keuangan, tetapi ELMA Shibori masih harus memperhatikan beberapa hal, terutama terkait penetapan harga.","PeriodicalId":299672,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia","volume":"14 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115276436","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-12-31DOI: 10.21632/jpmi.3.2.350-364
Peni Zulandari Suroto, Agnes Sharon Setiawan, Alex Lim, Jemima Winarto, Marco Fernando Yap, Marco Santana Sutanto, Michael Anthony Djuarsa, Muhammad Mufti Fadhilah, Sherin Sherin
Makalah ini ditujukan untuk mendeskripsikan pentingnya diversifikasi produk melalui pemanfaatan limbah produksi. Melalui makalah ini diharapkan dapat membantu pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah lainnya di industrinya masing-masing. Saat grup menganalisis peluang bisnis untuk Okuwasawa, di dalam proses produksi ada ditemukan peluang baru. Dalam proses produksi terdapat permasalahan limbah produksi berupa limbah minyak yang dibuang begitu saja, padahal limbah minyak atau minyak bawang merah ini dapat dijual sebagai produk. Setelah berdiskusi dengan pemilik bisnis tentang peluang ini, limbah minyak dijual dan bisnis mendapat sumber pendapatan tambahan baru yang sangat berdampak. Melalui pengalaman ini orang dapat melihat betapa pentingnya mengevaluasi setiap aspek bisnis Anda, menemukan cara untuk meningkatkan bisnis Anda seperti diversifikasi produk melalui limbah produksi yang dapat ditemukan dengan mengevaluasi bagian dari bisnis seperti proses produksi. Sangat penting untuk dapat menemukan peluang terutama dalam bentuk mengubah limbah menjadi keuntungan.
{"title":"DIVERSIFIKASI PRODUK OKUWA SAWA MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH PRODUKSI","authors":"Peni Zulandari Suroto, Agnes Sharon Setiawan, Alex Lim, Jemima Winarto, Marco Fernando Yap, Marco Santana Sutanto, Michael Anthony Djuarsa, Muhammad Mufti Fadhilah, Sherin Sherin","doi":"10.21632/jpmi.3.2.350-364","DOIUrl":"https://doi.org/10.21632/jpmi.3.2.350-364","url":null,"abstract":"Makalah ini ditujukan untuk mendeskripsikan pentingnya diversifikasi produk melalui pemanfaatan limbah produksi. Melalui makalah ini diharapkan dapat membantu pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah lainnya di industrinya masing-masing. Saat grup menganalisis peluang bisnis untuk Okuwasawa, di dalam proses produksi ada ditemukan peluang baru. Dalam proses produksi terdapat permasalahan limbah produksi berupa limbah minyak yang dibuang begitu saja, padahal limbah minyak atau minyak bawang merah ini dapat dijual sebagai produk. Setelah berdiskusi dengan pemilik bisnis tentang peluang ini, limbah minyak dijual dan bisnis mendapat sumber pendapatan tambahan baru yang sangat berdampak. Melalui pengalaman ini orang dapat melihat betapa pentingnya mengevaluasi setiap aspek bisnis Anda, menemukan cara untuk meningkatkan bisnis Anda seperti diversifikasi produk melalui limbah produksi yang dapat ditemukan dengan mengevaluasi bagian dari bisnis seperti proses produksi. Sangat penting untuk dapat menemukan peluang terutama dalam bentuk mengubah limbah menjadi keuntungan.","PeriodicalId":299672,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia","volume":"53 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114475943","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-12-31DOI: 10.21632/jpmi.3.2.317-327
Venice Giovani Khusno, Frans Felix Yonathan Bustalim, Jason Prayogo, Ong Vania Valentina, Patricia Celine, Patricia Jennifer, Samuel Leli Patrick, M. Palesangi
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia sangat penting dan harus dikembangkan agar dapat terus berkontribusi dalam perekonomian dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Namun, karena pandemi COVID-19 yang masuk ke Indonesia pada awal tahun 2020, sebagian besar pelaku UMKM mengalami penurunan penjualan bahkan terancam bangkrut. Maka dari itu, terdapat kebutuhan mendesak membantu UMKM dalam mengembangkan usahanya. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, penulis mendampingi mitra usaha Mikro “Baso Rifa’i dalam mengembangkan strategi branding. Melalui kreasi bersama mitra, penulis telah berhasil meningkatkan ketertarikan para pelanggan Baso Rifa’i dengan penyegaran desain logo, pemotretan foto produk, dan perancangan atribut promosi
{"title":"PERANAN BRANDING DALAM MENINGKATKAN KETERTARIKAN PEMBELIAN PRODUK BASO RIFA’I","authors":"Venice Giovani Khusno, Frans Felix Yonathan Bustalim, Jason Prayogo, Ong Vania Valentina, Patricia Celine, Patricia Jennifer, Samuel Leli Patrick, M. Palesangi","doi":"10.21632/jpmi.3.2.317-327","DOIUrl":"https://doi.org/10.21632/jpmi.3.2.317-327","url":null,"abstract":"Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia sangat penting dan harus dikembangkan agar dapat terus berkontribusi dalam perekonomian dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Namun, karena pandemi COVID-19 yang masuk ke Indonesia pada awal tahun 2020, sebagian besar pelaku UMKM mengalami penurunan penjualan bahkan terancam bangkrut. Maka dari itu, terdapat kebutuhan mendesak membantu UMKM dalam mengembangkan usahanya. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, penulis mendampingi mitra usaha Mikro “Baso Rifa’i dalam mengembangkan strategi branding. Melalui kreasi bersama mitra, penulis telah berhasil meningkatkan ketertarikan para pelanggan Baso Rifa’i dengan penyegaran desain logo, pemotretan foto produk, dan perancangan atribut promosi","PeriodicalId":299672,"journal":{"name":"Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia","volume":"189 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116343262","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}