Pub Date : 2018-10-20DOI: 10.33751/komputasi.v14i2.682
Tjut Awaliyah Zuraiyah, Regi Dwi Septian
Penelitian untuk mendeteksi hukum tajwid pada Al-Quran dapat dilakukan menggunakan pengolahan citra digital. Citra Al-Quran tajwid yang diinputkan dapat dideteksi dan dikenali sehingga menghasilkan informasi hukum tajwid. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan deteksi dan pengenalan terhadap hukum tajwid ikhfa haqiqi menggunakan deteksi tepi dan support vector machine (SVM). Metode penelitian yang dilakukan meliputi tahap Preprocessing, Segmentasi Ekstraksi Fitur dan Pengenalan, Citra Hasil Deteksi dan Uji Coba. Aplikasi ini telah melalui proses uji coba yang terdiri dari uji coba struktural, uji coba fungsional dan uji coba validasi. Uji coba validasi terhadap Cropping dan Deteksi Citra menghasilkan tingkat akurasi pengujian sebesar 42,39 % dengan tingkat kesalahan 57,61 %. Uji coba validasi terhadap Deteksi Citra menghasilkan tingkat akurasi pengujian sebesar 74,11 % dengan tingkat kesalahan 25,89 %. Uji coba validasi terhadap Deteksi Citra Uji Coba juga dilakukan dengan pembalikan antara Data Latih dan Data Uji dengan hasil tingkat akurasi pengujian sebesar 63,54 % dengan tingkat kesalahan 36,46 %.
{"title":"Deteksi Tajwid Ikhfa Menggunakan Metode Segmentasi, Deteksi Tepi dan Support Vector Machine","authors":"Tjut Awaliyah Zuraiyah, Regi Dwi Septian","doi":"10.33751/komputasi.v14i2.682","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/komputasi.v14i2.682","url":null,"abstract":"Penelitian untuk mendeteksi hukum tajwid pada Al-Quran dapat dilakukan menggunakan pengolahan citra digital. Citra Al-Quran tajwid yang diinputkan dapat dideteksi dan dikenali sehingga menghasilkan informasi hukum tajwid. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan deteksi dan pengenalan terhadap hukum tajwid ikhfa haqiqi menggunakan deteksi tepi dan support vector machine (SVM). Metode penelitian yang dilakukan meliputi tahap Preprocessing, Segmentasi Ekstraksi Fitur dan Pengenalan, Citra Hasil Deteksi dan Uji Coba. Aplikasi ini telah melalui proses uji coba yang terdiri dari uji coba struktural, uji coba fungsional dan uji coba validasi. Uji coba validasi terhadap Cropping dan Deteksi Citra menghasilkan tingkat akurasi pengujian sebesar 42,39 % dengan tingkat kesalahan 57,61 %. Uji coba validasi terhadap Deteksi Citra menghasilkan tingkat akurasi pengujian sebesar 74,11 % dengan tingkat kesalahan 25,89 %. Uji coba validasi terhadap Deteksi Citra Uji Coba juga dilakukan dengan pembalikan antara Data Latih dan Data Uji dengan hasil tingkat akurasi pengujian sebesar 63,54 % dengan tingkat kesalahan 36,46 %.","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"128 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128607821","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-10-20DOI: 10.33751/komputasi.v14i2.510
Erniyati Ambotang
ABSTRACTAbstractDistribution is one of the most important thing in the business, especially delivery of goods by land transportation. Determination of traffic path plays a critical role in the goods distribution. The best transportation track path will help the business to minimize the shipping cost as well as a more efficient delivery time. A designated algorithm or system is required to search for the shortest and the most optimal traffic path from various numbers of existing alternative pathways. Case study was carried out at PT. Tulu Atas; the company that their business activities is controlled by land transportation. A * algorithm is one pathfinding algorithm that uses the shortest distance estimation to achieve the goal and has a heuristic value that is used as the basis for consideration. A mobile application is developed and implemented on android operating system based on this study to determine the shortest traffic path.Keyword : the shortest path problem, A*(A-Star) algorithm, android operating system
{"title":"Perancangan Aplikasi Pencarian Jalur Terpendek Untuk Lokasi Toko Bangunan Di Kota Bogor Dengan Metode A* (A-Star) Berbasis Android","authors":"Erniyati Ambotang","doi":"10.33751/komputasi.v14i2.510","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/komputasi.v14i2.510","url":null,"abstract":"ABSTRACTAbstractDistribution is one of the most important thing in the business, especially delivery of goods by land transportation. Determination of traffic path plays a critical role in the goods distribution. The best transportation track path will help the business to minimize the shipping cost as well as a more efficient delivery time. A designated algorithm or system is required to search for the shortest and the most optimal traffic path from various numbers of existing alternative pathways. Case study was carried out at PT. Tulu Atas; the company that their business activities is controlled by land transportation. A * algorithm is one pathfinding algorithm that uses the shortest distance estimation to achieve the goal and has a heuristic value that is used as the basis for consideration. A mobile application is developed and implemented on android operating system based on this study to determine the shortest traffic path.Keyword : the shortest path problem, A*(A-Star) algorithm, android operating system","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125961090","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-10-20DOI: 10.33751/KOMPUTASI.V14I2.684
Dini Suhartini, Lily Wulandari
Kebutuhan akan informasi saat ini haruslah cepat dan akurat, hal ini harus didukung oleh Sistem informasi dan teknologi informasi (SI/TI) yang baik, efektif, dan efisien. Perpustakaan FMIPA UNPAK dalam memenuhi kebutuhan mahasiswa dan dosen dalam mencari informasi dan ilmu, menyediakan sebuah sistem yaitu Sistem Informasi Perpustakaan (SIPUS). Walaupun masih SIPUS tergolong baru, alangkah baiknya jika dilakukan evaluasi penerapan tata kelola TI untuk memberikan rekomendasi kepada perpustakaan agar pemenuhan kinerja dan tata kelola TI SIPUS dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan. evaluasi penerapan tersebut dilakukan dengan menilai tingkat pemenuhan kinerja dan tingkat kematangan tata kelola SIPUS menggunakan COBIT 4.1 berdasarkan maturity level. Penilaian dilakukan pada domain Delivery and Support (DS) yaitu menitikberatkan pada proses pelayanan TI dan dukungan teknis pada SIPUS. Penilaian dan pengukuran terhadap tingkat pemenuhan kinerja menggunakan skoring 1 (baik), 2 (sedang), dan 3 (kurang). Tingkat kematangan menggunakan skoring 0 (tidak ada), 1 (Inisialisasi), 2 (Dapat Diulang tapi intuitif), 3 (Proses Ditetapkan), 4 (Terkelola dan Terukur) hingga 5 (dioptimalisasikan). Berdasarkan hasil analisis, secara keseluruhan tingkat kematangan tata kelola TI SIPUS berada pada level 2 (Dapat Diulang tapi intuitif). Hal tersebut mengacu pada kondisi saat ini pada beberapa kelemahan dalam proses TI, diantaranya kurangnya penetapan dan dokumentasi tindakan, kebijakan dan prosedur. Kurangnya manajemen mutu dengan tidak adanya fungsi monitoring serta evaluasi terhadap performansi proses TI. Tidak tersedia secara legal mengenai petugas help desk. Kurangnya sosialisasi dan pelatihan kepada pengguna SIPUS.
{"title":"Evaluasi Delivery and Support pada Tata Kelola Sistem Informasi Perpustakaan Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 4.1","authors":"Dini Suhartini, Lily Wulandari","doi":"10.33751/KOMPUTASI.V14I2.684","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/KOMPUTASI.V14I2.684","url":null,"abstract":"Kebutuhan akan informasi saat ini haruslah cepat dan akurat, hal ini harus didukung oleh Sistem informasi dan teknologi informasi (SI/TI) yang baik, efektif, dan efisien. Perpustakaan FMIPA UNPAK dalam memenuhi kebutuhan mahasiswa dan dosen dalam mencari informasi dan ilmu, menyediakan sebuah sistem yaitu Sistem Informasi Perpustakaan (SIPUS). Walaupun masih SIPUS tergolong baru, alangkah baiknya jika dilakukan evaluasi penerapan tata kelola TI untuk memberikan rekomendasi kepada perpustakaan agar pemenuhan kinerja dan tata kelola TI SIPUS dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan. evaluasi penerapan tersebut dilakukan dengan menilai tingkat pemenuhan kinerja dan tingkat kematangan tata kelola SIPUS menggunakan COBIT 4.1 berdasarkan maturity level. Penilaian dilakukan pada domain Delivery and Support (DS) yaitu menitikberatkan pada proses pelayanan TI dan dukungan teknis pada SIPUS. Penilaian dan pengukuran terhadap tingkat pemenuhan kinerja menggunakan skoring 1 (baik), 2 (sedang), dan 3 (kurang). Tingkat kematangan menggunakan skoring 0 (tidak ada), 1 (Inisialisasi), 2 (Dapat Diulang tapi intuitif), 3 (Proses Ditetapkan), 4 (Terkelola dan Terukur) hingga 5 (dioptimalisasikan). Berdasarkan hasil analisis, secara keseluruhan tingkat kematangan tata kelola TI SIPUS berada pada level 2 (Dapat Diulang tapi intuitif). Hal tersebut mengacu pada kondisi saat ini pada beberapa kelemahan dalam proses TI, diantaranya kurangnya penetapan dan dokumentasi tindakan, kebijakan dan prosedur. Kurangnya manajemen mutu dengan tidak adanya fungsi monitoring serta evaluasi terhadap performansi proses TI. Tidak tersedia secara legal mengenai petugas help desk. Kurangnya sosialisasi dan pelatihan kepada pengguna SIPUS.","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"78 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124697957","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-10-20DOI: 10.33751/KOMPUTASI.V14I2.615
Asep Andang, Abdul Chobir
Pengendalian motor dilakukan untuk mendapatkan kecepatan putaran motor yang diinginkan baik dengan pengaturan tegangan, arus maupun frekuensi catu daya, pengendalian ini juga dilakukan secara terhubung langsung maupun secara nirkabel. Pada penelitian ini dilakukan dengan pengendalian tegangan pada inverter sebagai catu daya motor induksi satu fasa dengan merubah duty cycle inverter yang dibangkitkan oleh MCU ATMega 328. Sinyal pengubahan duty cycle dilakukan pada antarmuka processing yang berada pada host yang terhubung pada MCU dengan menggunakan protokol TCP/IP. Antar muka pengendalian dilakukan dengan menggunakan processing yang dapat menampilkan GUI lebih mudah serta terhubung baik dengan arduino
{"title":"Pengendalian Inverter Secara Nirkabel Dengan Menggunakan Zigbee Berbasis Arduino","authors":"Asep Andang, Abdul Chobir","doi":"10.33751/KOMPUTASI.V14I2.615","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/KOMPUTASI.V14I2.615","url":null,"abstract":"Pengendalian motor dilakukan untuk mendapatkan kecepatan putaran motor yang diinginkan baik dengan pengaturan tegangan, arus maupun frekuensi catu daya, pengendalian ini juga dilakukan secara terhubung langsung maupun secara nirkabel. Pada penelitian ini dilakukan dengan pengendalian tegangan pada inverter sebagai catu daya motor induksi satu fasa dengan merubah duty cycle inverter yang dibangkitkan oleh MCU ATMega 328. Sinyal pengubahan duty cycle dilakukan pada antarmuka processing yang berada pada host yang terhubung pada MCU dengan menggunakan protokol TCP/IP. Antar muka pengendalian dilakukan dengan menggunakan processing yang dapat menampilkan GUI lebih mudah serta terhubung baik dengan arduino","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134252179","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2018-10-20DOI: 10.33751/komputasi.v14i2.683
Dian Kartika Utami, M. Permadi, Tjut Awaliyah Zuairiah
Mata merupakan bagian dari salah satu indra pada tubuh manusia yang paling sensitif. Mata rentan terhadap penyakit. Katarak adalah salah satu penyakit mata yang paling banyak menyebabkan kebutaan di Indonesia ataupun di negara lain. Katarak ini ditandai dengan adanya kekeruhan pada lensa mata. Banyak sekali masyarakat di negara kita yang tidak mengetahui gejala awal dan jenis-jenis penyakit katarak yang dideritanya. Adapun inferensi yang akan digunakan untuk mendiagnosa penyakit katarak ini yaitu Certainty Factor. Penerapan metode Certainty Factor bertujuan untuk melakukan sebuah penalaran dalam menghasilkan sebuah kesimpulan akhir dan menghasilkan nilai keyakinan yang didapat dari hasil perhitungan bobot dari masing-masing gejala. Hasil dari validasi yang sudah dilakukan didapat nilai akurasi pada metode certainty factor yaitu sebesar 93%. Selain melihat dari tingkat akurasi bisa dilihat juga pada uji coba penilaian Sensitivity dan Specificity bahwa metode Certainty Factor lebih banyak mendiagnosa jenis penyakit katarak yang sesuai dengan keyakinan pakar.
{"title":"Penerapan Metode Certainty Factor Untuk Menetukan Penyakit Katarak Penyebab Kebutaan","authors":"Dian Kartika Utami, M. Permadi, Tjut Awaliyah Zuairiah","doi":"10.33751/komputasi.v14i2.683","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/komputasi.v14i2.683","url":null,"abstract":"Mata merupakan bagian dari salah satu indra pada tubuh manusia yang paling sensitif. Mata rentan terhadap penyakit. Katarak adalah salah satu penyakit mata yang paling banyak menyebabkan kebutaan di Indonesia ataupun di negara lain. Katarak ini ditandai dengan adanya kekeruhan pada lensa mata. Banyak sekali masyarakat di negara kita yang tidak mengetahui gejala awal dan jenis-jenis penyakit katarak yang dideritanya. Adapun inferensi yang akan digunakan untuk mendiagnosa penyakit katarak ini yaitu Certainty Factor. Penerapan metode Certainty Factor bertujuan untuk melakukan sebuah penalaran dalam menghasilkan sebuah kesimpulan akhir dan menghasilkan nilai keyakinan yang didapat dari hasil perhitungan bobot dari masing-masing gejala. Hasil dari validasi yang sudah dilakukan didapat nilai akurasi pada metode certainty factor yaitu sebesar 93%. Selain melihat dari tingkat akurasi bisa dilihat juga pada uji coba penilaian Sensitivity dan Specificity bahwa metode Certainty Factor lebih banyak mendiagnosa jenis penyakit katarak yang sesuai dengan keyakinan pakar.","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"70 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127016873","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}