Pub Date : 2022-07-15DOI: 10.33751/komputasi.v19i1.4284
Lusi Agus Setiani, Dede Ardiansyah, A. Saepulrohman, Arief Rachman Hakim, Olandina Cahyani P
Hypertension, also known as high blood pressure, is a degenerative disease whose prevalence tends to increase every year. People in Indonesia generally treat this disease by using a mixture of several types of herbal plants or so-called herbs. This study aims to find out the potential of compounds and plants that have effectiveness as antihypertensives by combining the concept of multicomponent-multi-target with a bioinformatics approach. This study aims to find out the potential of compounds and medicinal plants in Indonesia that have effectiveness as antihypertensives using graph mining analysis. Graph tracing techniques can be applied to search for compounds and plants related to target proteins in a disease. Patikan kebo (Euphorbia factor Ti2, betaAmyrin, alpha-Amyrin), mango (3-Carene, L-Histidine), cayenne pepper (Capsanthin, Capsorubin, Solasonine), papaya (L-Histidine, Sterol, Caffeine), and fenugreek ( L-Histidine) is the best plant that acts as an antihypertensive agent by targeting 4 proteins or about 80% of the total 5 significant proteins in hypertension.
{"title":"Analisis Graph Mining dalam Penentuan Senyawa Dan Tanaman Obat Indonesia Sebagai Antihipertensi","authors":"Lusi Agus Setiani, Dede Ardiansyah, A. Saepulrohman, Arief Rachman Hakim, Olandina Cahyani P","doi":"10.33751/komputasi.v19i1.4284","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/komputasi.v19i1.4284","url":null,"abstract":"Hypertension, also known as high blood pressure, is a degenerative disease whose prevalence tends to increase every year. People in Indonesia generally treat this disease by using a mixture of several types of herbal plants or so-called herbs. This study aims to find out the potential of compounds and plants that have effectiveness as antihypertensives by combining the concept of multicomponent-multi-target with a bioinformatics approach. This study aims to find out the potential of compounds and medicinal plants in Indonesia that have effectiveness as antihypertensives using graph mining analysis. Graph tracing techniques can be applied to search for compounds and plants related to target proteins in a disease. Patikan kebo (Euphorbia factor Ti2, betaAmyrin, alpha-Amyrin), mango (3-Carene, L-Histidine), cayenne pepper (Capsanthin, Capsorubin, Solasonine), papaya (L-Histidine, Sterol, Caffeine), and fenugreek ( L-Histidine) is the best plant that acts as an antihypertensive agent by targeting 4 proteins or about 80% of the total 5 significant proteins in hypertension.","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"64 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126548901","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-07-15DOI: 10.33751/komputasi.v19i1.3725
Wahyu Supriyatin
Computer vision sebagai pengembangan dari pengolahan citra membutuhkan informasi yang sesuai. Citra dua dimensi atau tiga dimensi yang akan digunakan dalam proses pengolahan citra memerlukan perbaikan sehingga dapat menampilkan ciri atau informasi yang dibutuhkan. Ekstraksi ciri merupakan salah satu tahapan preprocessing citra. Ekstraksi ciri dapat berupa bentuk, warna atau tekstur. Penelitian ini membahas tentang ektraksi ciri bentuk menggunakan teknik batas (boundary-based). Ekstraksi ciri bentuk digunakan untuk mengenali bentuk objek dari citra tiga dimensi (video) yang digunakan. Teknik batas dalam penelitian ini menggunakan edge detection prewitt. Pengujian menggunakan tiga video sebagai objek yang diperoleh dari library Matlab. Pengujian dilakukan dengan tools Simulink Matlab. Hasil pengujian ekstraksi ciri bentuk dengan deteksi tepi prewitt berhasil menampilkan objek yang ada dalam video. Objek berhasil dikenali serta background yang ada dalam video juga berhasil terdeteksi. Prewitt menghasilkan tepi yang jelas dan halus pada objek, sehingga ekstraksi ciri bentuk yang dilakukan dapat mengenali objek seperti aslinya.
{"title":"Ekstraksi Ciri Bentuk pada Citra Bergerak Menggunakan Teknik Batas Tepi","authors":"Wahyu Supriyatin","doi":"10.33751/komputasi.v19i1.3725","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/komputasi.v19i1.3725","url":null,"abstract":"Computer vision sebagai pengembangan dari pengolahan citra membutuhkan informasi yang sesuai. Citra dua dimensi atau tiga dimensi yang akan digunakan dalam proses pengolahan citra memerlukan perbaikan sehingga dapat menampilkan ciri atau informasi yang dibutuhkan. Ekstraksi ciri merupakan salah satu tahapan preprocessing citra. Ekstraksi ciri dapat berupa bentuk, warna atau tekstur. Penelitian ini membahas tentang ektraksi ciri bentuk menggunakan teknik batas (boundary-based). Ekstraksi ciri bentuk digunakan untuk mengenali bentuk objek dari citra tiga dimensi (video) yang digunakan. Teknik batas dalam penelitian ini menggunakan edge detection prewitt. Pengujian menggunakan tiga video sebagai objek yang diperoleh dari library Matlab. Pengujian dilakukan dengan tools Simulink Matlab. Hasil pengujian ekstraksi ciri bentuk dengan deteksi tepi prewitt berhasil menampilkan objek yang ada dalam video. Objek berhasil dikenali serta background yang ada dalam video juga berhasil terdeteksi. Prewitt menghasilkan tepi yang jelas dan halus pada objek, sehingga ekstraksi ciri bentuk yang dilakukan dapat mengenali objek seperti aslinya.","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"26 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-07-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130161062","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-29DOI: 10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3623
L. Setiawan, Sudi Mungkasi
Model epidemi SIR (Susceptible-Infected-Recovered) telah diterapkan secara luas untuk simulasi penyebaran penyakit menular. Makalah ini menyajikan skema numeris metode Runge-Kutta orde empat dan metode Adams-Bashforth-Moulton untuk menyelesaikan model SIR. Lebih lanjut, makalah ini menyajikan penyelesaian model SIR yang dihasilkan dengan simulasi komputer. Hasil simulasi atas kedua metode tersebut memberikan rata-rata nilai mutlak selisih yang sangat kecil. Dengan demikian, skema numeris dan hasil simulasi dalam makalah ini dapat dipercaya kebenarannya. Dalam melakukan simulasi penyebaran penyakit menular, penggunaan dua metode yang berbeda disarankan agar hasil simulasi diyakini benar.
SIR (susceptib - infect - recovered)的流行模型已广泛应用于模拟传染病的传播。这篇论文提供了Runge-Kutta第四种方法方案和adams - bashforthmoulton方法来完成模型,先生。这两种方法的模拟结果提供了几乎不可否认的差分平均值。因此,本文中的数字方案和模拟结果是可靠的。在对传染病传播的模拟中,使用两种不同的方法被认为是正确的。
{"title":"PENYELESAIAN MODEL EPIDEMI SIR MENGGUNAKAN METODE RUNGE-KUTTA ORDE EMPAT DAN METODE ADAMS-BASHFORTH-MOULTON","authors":"L. Setiawan, Sudi Mungkasi","doi":"10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3623","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3623","url":null,"abstract":"Model epidemi SIR (Susceptible-Infected-Recovered) telah diterapkan secara luas untuk simulasi penyebaran penyakit menular. Makalah ini menyajikan skema numeris metode Runge-Kutta orde empat dan metode Adams-Bashforth-Moulton untuk menyelesaikan model SIR. Lebih lanjut, makalah ini menyajikan penyelesaian model SIR yang dihasilkan dengan simulasi komputer. Hasil simulasi atas kedua metode tersebut memberikan rata-rata nilai mutlak selisih yang sangat kecil. Dengan demikian, skema numeris dan hasil simulasi dalam makalah ini dapat dipercaya kebenarannya. Dalam melakukan simulasi penyebaran penyakit menular, penggunaan dua metode yang berbeda disarankan agar hasil simulasi diyakini benar.","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"60 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126714178","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-29DOI: 10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3442
Agus Ismangil, Febriansyah Ardyahadistia
Kebutuhan akan sumber daya listrik sangat meningkat setiap tahunnya bagi seluruh aspek. Tetapi tidak dibarengi dengan penyediaan cadangan energi listrik untuk digunakan.berdasarkan masalah yang ada dibuatlah alat penghasil energi listrik yang memanfaatkan dua sumber energi alam yang tidak akan habis,yaitu aingin dan matahari.dimana alat yang dibuat menggabungkan turbin angin dengan panel surya sehingga dapat menghasilkan energi listrik sebagai cadangan energi yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Alat yang dibuat mengubah cahaya matahari dan angin yang diterima oleh alat dan dirubah menjadi energi listrik yang kemudian energi listrik tersebut akan disimpan di dalam sebuah aki kering 12V yang ketika dibutuhkan akan bisa kapan saja digunakan dengan bantuan power inverter 70W untuk keperluan listrik sehari-hari. Alat yang dibuat menggunakan penyimpanan data melalui sistem Internet Of Thinks.
{"title":"MODEL PEMBANGKIT LISTRIK ELEMEN GANDA DENGAN PANEL SURYA DAN TURBIN BERBASIS INTERNET OF THINGS","authors":"Agus Ismangil, Febriansyah Ardyahadistia","doi":"10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3442","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3442","url":null,"abstract":"Kebutuhan akan sumber daya listrik sangat meningkat setiap tahunnya bagi seluruh aspek. Tetapi tidak dibarengi dengan penyediaan cadangan energi listrik untuk digunakan.berdasarkan masalah yang ada dibuatlah alat penghasil energi listrik yang memanfaatkan dua sumber energi alam yang tidak akan habis,yaitu aingin dan matahari.dimana alat yang dibuat menggabungkan turbin angin dengan panel surya sehingga dapat menghasilkan energi listrik sebagai cadangan energi yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Alat yang dibuat mengubah cahaya matahari dan angin yang diterima oleh alat dan dirubah menjadi energi listrik yang kemudian energi listrik tersebut akan disimpan di dalam sebuah aki kering 12V yang ketika dibutuhkan akan bisa kapan saja digunakan dengan bantuan power inverter 70W untuk keperluan listrik sehari-hari. Alat yang dibuat menggunakan penyimpanan data melalui sistem Internet Of Thinks.","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"29 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121887805","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-29DOI: 10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3629
Retnani Latifah, Ilhamda Azis, Rita Dewi Risanty
Senyawa ionik merupakan salah satu bentuk senyawa kimia yang memiliki muatan dan berjumlah cukup banyak sehingga beberapa orang kesulitan untuk mempelajari. Meskipun beberapa game edukasi kimia sudah dikembangkan, namun yang berfokus pada senyawa ionik cukup jarang ditemukan. Demikian juga dengan game edukasi kimia yang memanfaatkan adanya agen cerdas untuk membuat game menjadi lebih interaktif dan bertipe petualangan. Penelitian ini mengembangkan suatu game edukasi senyawa ionik berbasis android yang memiliki sebuah agen cerdas sebagai non-player character (NPC) yang perilaku otomatisnya dirancang menggunakan metode Finite State Machine (FSM). Dari hasil pengujian diperoleh bahwa agen cerdas sudah berjalan sesuai dengan rancangan FSM dan semua fungsi juga bekerja sesuai harapan dengan kendala minor. Selain itu, responden juga menyebutkan bahwa game ini dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran dengan reliabilitas kuesioner mencapai 0.854, walaupun tingkat kemudahannya masih perlu ditingkatkan.
离子化合物是一种化合物,其电荷和数量足以使一些人难以学习。虽然一些化学教育游戏已经发展出来,但集中在离子化合物上的却很少被发现。这也是一种化学教育游戏,它利用智能代理使游戏更互动和冒险。该研究开发了一种以android为基础的离子化合物教育游戏,它拥有一种智能代理作为非玩家character (NPC),该系统的自动行为是用Finite State Machine (FSM)方法设计的。从测试结果来看,智能特工已经按照FSM的设计运行,所有的功能也在最小障碍下工作。此外,被调查者还指出,该游戏可以作为学习媒体的替代品,可以实现0854的法定校正,尽管还需要提高最低水平。
{"title":"GAME EDUKASI SENYAWA IONIK SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN FINITE STATE MACHINE","authors":"Retnani Latifah, Ilhamda Azis, Rita Dewi Risanty","doi":"10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3629","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3629","url":null,"abstract":"Senyawa ionik merupakan salah satu bentuk senyawa kimia yang memiliki muatan dan berjumlah cukup banyak sehingga beberapa orang kesulitan untuk mempelajari. Meskipun beberapa game edukasi kimia sudah dikembangkan, namun yang berfokus pada senyawa ionik cukup jarang ditemukan. Demikian juga dengan game edukasi kimia yang memanfaatkan adanya agen cerdas untuk membuat game menjadi lebih interaktif dan bertipe petualangan. Penelitian ini mengembangkan suatu game edukasi senyawa ionik berbasis android yang memiliki sebuah agen cerdas sebagai non-player character (NPC) yang perilaku otomatisnya dirancang menggunakan metode Finite State Machine (FSM). Dari hasil pengujian diperoleh bahwa agen cerdas sudah berjalan sesuai dengan rancangan FSM dan semua fungsi juga bekerja sesuai harapan dengan kendala minor. Selain itu, responden juga menyebutkan bahwa game ini dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran dengan reliabilitas kuesioner mencapai 0.854, walaupun tingkat kemudahannya masih perlu ditingkatkan.","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"147 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121394910","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-29DOI: 10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3246
Sena Ramadona Cakrawijaya, Bambang Kriswantara
Algoritma pencocokan string mencoba menemukan posisi di mana satu atau beberapa pola (juga disebut string) terjadi dalam teks. Penelitian ini membandingkan algoritma Knuth-Morris-Pratt dan Boyer-Moore untuk mencocokkan algoritma di internet atau dokumen web. Pada internet atau dokumen web, pencarian adalah proses penting untuk proses ekstraksi konten. Oleh karena itu, panjang tag HTML diperiksa untuk menentukan algoritma mana yang lebih cocok untuk proses pencocokan. Eksperimen kami menunjukkan bahwa algoritma yang dipilih adalah algoritma pencocokan pola terbaik dengan kinerja 12 kali lipat lebih cepat dibandingkan yang algoritma lain dalam worst-case untuk SEO HTML tags dokumen server web. Hasil tersebut berbeda dengan literatur sebelumnya yang menunjukan kinerja sebaliknya
{"title":"PERBANDINGAN KINERJA ALGORITMA STRING MATCHING BOYER-MOORE & KNUTH-MORRIS-PRATT PADA SEO WEB SERVER","authors":"Sena Ramadona Cakrawijaya, Bambang Kriswantara","doi":"10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3246","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3246","url":null,"abstract":"Algoritma pencocokan string mencoba menemukan posisi di mana satu atau beberapa pola (juga disebut string) terjadi dalam teks. Penelitian ini membandingkan algoritma Knuth-Morris-Pratt dan Boyer-Moore untuk mencocokkan algoritma di internet atau dokumen web. Pada internet atau dokumen web, pencarian adalah proses penting untuk proses ekstraksi konten. Oleh karena itu, panjang tag HTML diperiksa untuk menentukan algoritma mana yang lebih cocok untuk proses pencocokan. Eksperimen kami menunjukkan bahwa algoritma yang dipilih adalah algoritma pencocokan pola terbaik dengan kinerja 12 kali lipat lebih cepat dibandingkan yang algoritma lain dalam worst-case untuk SEO HTML tags dokumen server web. Hasil tersebut berbeda dengan literatur sebelumnya yang menunjukan kinerja sebaliknya","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132591377","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-29DOI: 10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3562
Irma Anggraeni, Siska Andriani
Media internet telah menjadi bagian dari kehidupan manusia dalam kebutuhan komunikasi sebagai salah satu faktor kemajuan teknologi. Dengan semakin banyaknya penggunaan jaringan internet, keamanan menjadi aspek yang penting. Keamanan internet dilakukan untuk menghindari serangan terhadap jaringan tersebut. Untuk dapat mengetahui aktivitas penyerangan dalam suatu jaringan, dapat dilihat dari trafik pada jaringan tersebut. Anomali trafik merupakan kondisi tidak stabil yang terjadi pada suatu jaringan. Berdasarkan pendeteksian data trafik, dapat dilakukan analisis untuk mengetahui serangan-serangan yang terjadi pada jaringan. Data trafik jaringan akan diolah dengan klasifikasi dengan menggunakan Algoritma C.45.. Penelitian ini bertujuan untuk membuat analisis serangan dengan mengetahui anomali pada jaringan internet di prodi Ilmu Komputer. Dalam penelitian ini akan dilakukan beberapa tahapan yaitu pengumpulan data menggunakan wireshark, tahap preporessing, kemudian dilakukan proses klasifikasi. Setelah mendapatkan hasil klasifikasi, selanjutnya dilakukan analisis. Hasil klasifikasi didapatkan tingkat akurasi yaitu sebesar 93,67 %.
{"title":"IMPLEMENTASI ALGORITMA C.45 UNTUK KLASIFIKASI DETEKSI SERANGAN PADA PROTOKOL JARINGAN","authors":"Irma Anggraeni, Siska Andriani","doi":"10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3562","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/KOMPUTASI.V18I2.3562","url":null,"abstract":"Media internet telah menjadi bagian dari kehidupan manusia dalam kebutuhan komunikasi sebagai salah satu faktor kemajuan teknologi. Dengan semakin banyaknya penggunaan jaringan internet, keamanan menjadi aspek yang penting. Keamanan internet dilakukan untuk menghindari serangan terhadap jaringan tersebut. Untuk dapat mengetahui aktivitas penyerangan dalam suatu jaringan, dapat dilihat dari trafik pada jaringan tersebut. Anomali trafik merupakan kondisi tidak stabil yang terjadi pada suatu jaringan. Berdasarkan pendeteksian data trafik, dapat dilakukan analisis untuk mengetahui serangan-serangan yang terjadi pada jaringan. Data trafik jaringan akan diolah dengan klasifikasi dengan menggunakan Algoritma C.45.. Penelitian ini bertujuan untuk membuat analisis serangan dengan mengetahui anomali pada jaringan internet di prodi Ilmu Komputer. Dalam penelitian ini akan dilakukan beberapa tahapan yaitu pengumpulan data menggunakan wireshark, tahap preporessing, kemudian dilakukan proses klasifikasi. Setelah mendapatkan hasil klasifikasi, selanjutnya dilakukan analisis. Hasil klasifikasi didapatkan tingkat akurasi yaitu sebesar 93,67 %.","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115722758","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-01-26DOI: 10.33751/KOMPUTASI.V18I1.2326
Ricky Aditya, Maria Vianney Any Herawati
Homomorfisma gelanggang merupakan salah satu topik yang dipelajari dalam perkuliahan aljabar abstrak untuk jenjang S1. Definisi dari homomorfisma gelanggang merupakan perluasan dari definisi homomorfisma grup, dengan sifat “mengawetkan struktur” berlaku untuk kedua operasi binernya. Karena aksiomanya lebih banyak, akan lebih sulit untuk mencari contoh-contoh dari homomorfisma gelanggang daripada contoh-contoh homomorfisma grup. Dalam makalah ini akan dikaji suatu karakterisasi dari homomorfisma gelanggang untuk kasus spesifik dari Z_m ke Z_n, yang ternyata berkaitan erat dengan elemen idempoten di gelanggang Z_n. Karakterisasi lebih detail untuk berbagai macam kemungkinan keterkaitan antara nilai m dan n juga akan dipaparkan. Dengan menggunakan karakterisasi-karakterisasi tersebut, akan lebih mudah bagi para dosen pengampu mata kuliah aljabar abstrak dalam memberikan contoh-contoh homomorfisma gelanggang.
{"title":"ELEMEN IDEMPOTEN DI GELANGGANG Z_n DAN KAITANNYA DENGAN HOMOMORFISMA GELANGGANG","authors":"Ricky Aditya, Maria Vianney Any Herawati","doi":"10.33751/KOMPUTASI.V18I1.2326","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/KOMPUTASI.V18I1.2326","url":null,"abstract":"Homomorfisma gelanggang merupakan salah satu topik yang dipelajari dalam perkuliahan aljabar abstrak untuk jenjang S1. Definisi dari homomorfisma gelanggang merupakan perluasan dari definisi homomorfisma grup, dengan sifat “mengawetkan struktur” berlaku untuk kedua operasi binernya. Karena aksiomanya lebih banyak, akan lebih sulit untuk mencari contoh-contoh dari homomorfisma gelanggang daripada contoh-contoh homomorfisma grup. Dalam makalah ini akan dikaji suatu karakterisasi dari homomorfisma gelanggang untuk kasus spesifik dari Z_m ke Z_n, yang ternyata berkaitan erat dengan elemen idempoten di gelanggang Z_n. Karakterisasi lebih detail untuk berbagai macam kemungkinan keterkaitan antara nilai m dan n juga akan dipaparkan. Dengan menggunakan karakterisasi-karakterisasi tersebut, akan lebih mudah bagi para dosen pengampu mata kuliah aljabar abstrak dalam memberikan contoh-contoh homomorfisma gelanggang.","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"8 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115443048","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-01-26DOI: 10.33751/KOMPUTASI.V18I1.2144
N. Dewi, R. Nugroho
Prediksi pemakaian arus listrik yang akurat pada setiap penyulang listrik sangat penting untuk memastikan distribusi listrik berjalan lancar . Hasil prediksi pemakaian listrik dapat digunakan untuk mengetahui berapa banyak produksi listrik yang harus dilakukan demi memenuhi kebutuhan listrik secara menyeluruh. Model prediksi hybrid yang menggabungkan General Regression Neural Network (GRNN) dan algoritma optimasi Fruit Fly Optimization Algorithm (FOA) diusulkan untuk menghasilkan prediksi arus listrik yang akurat dan stabil. FOA digunakan untuk mengoptimasi GRNN untuk menemukan nilai smoothing parameter optimal. Data time-series dari 5 penyulang yang mendistribusikan listrik pada 5 wilayah berbeda digunakan untuk validasi model yang diusulkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model hybrid FOAGRNN menghasilkan error, ketahanan, dan generalisasi yang lebih baik dalam prediksi ini jika dibandingkan dengan model GRNN saja. Pada pengujian terhadap 5 data testing, FOAGRNN menghasilkan error prediksi lebih kecil yaitu rata-rata Root Mean Square Error sebesar 6,98411 dan Mean Absolute Error 3,44542 dibandingkan.GRNN dengan rata-rata error secara berturut-turut 7,86073 dan 4,21529.
{"title":"OPTIMASI GENERAL REGRESSION NEURAL NETWORK DENGAN FRUIT FLY OPTIMIZATION ALGORITHM UNTUK PREDIKSI PEMAKAIAN ARUS LISTRIK PADA PENYULANG","authors":"N. Dewi, R. Nugroho","doi":"10.33751/KOMPUTASI.V18I1.2144","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/KOMPUTASI.V18I1.2144","url":null,"abstract":"Prediksi pemakaian arus listrik yang akurat pada setiap penyulang listrik sangat penting untuk memastikan distribusi listrik berjalan lancar . Hasil prediksi pemakaian listrik dapat digunakan untuk mengetahui berapa banyak produksi listrik yang harus dilakukan demi memenuhi kebutuhan listrik secara menyeluruh. Model prediksi hybrid yang menggabungkan General Regression Neural Network (GRNN) dan algoritma optimasi Fruit Fly Optimization Algorithm (FOA) diusulkan untuk menghasilkan prediksi arus listrik yang akurat dan stabil. FOA digunakan untuk mengoptimasi GRNN untuk menemukan nilai smoothing parameter optimal. Data time-series dari 5 penyulang yang mendistribusikan listrik pada 5 wilayah berbeda digunakan untuk validasi model yang diusulkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model hybrid FOAGRNN menghasilkan error, ketahanan, dan generalisasi yang lebih baik dalam prediksi ini jika dibandingkan dengan model GRNN saja. Pada pengujian terhadap 5 data testing, FOAGRNN menghasilkan error prediksi lebih kecil yaitu rata-rata Root Mean Square Error sebesar 6,98411 dan Mean Absolute Error 3,44542 dibandingkan.GRNN dengan rata-rata error secara berturut-turut 7,86073 dan 4,21529. ","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121365514","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-01-26DOI: 10.33751/KOMPUTASI.V18I1.2569
A. Saepulrohman, T. P. Negara
In data communication systems, digital signatures are a form of electronic signature security services based on the Elliptic Curve Digital Signature Algorithm (ECDSA) which are considered resistant to certain types of attacks. Attacks on digital signature schemes aim to fake a signature or are called forgery which is said to be successful if the key pair and signature generated by the attacker are accepted by the verifier. Mathematical schemes used to prove the authenticity of messages or digital documents or guarantees that the data and information actually come from the correct source. ECDSA-based digital signatures rely on discrete logarithmic problems as the basis for mathematical calculations. Q = kP where Q and P are the points of the elliptic curve in the finite field or and k is a positive integer number. The hash function generated from the algorithm process is then encoded (encrypted) with an asymmetric key cryptographic algorithm. In this work use p = 149 to encrypt plain text by converting the original message using dots on a curve with the help of Python programs.
{"title":"IMPLEMENTASI ALGORITMA TANDA TANGAN DIGITAL BERBASIS KRIPTOGRAFI KURVA ELIPTIK DIFFIE-HELLMAN","authors":"A. Saepulrohman, T. P. Negara","doi":"10.33751/KOMPUTASI.V18I1.2569","DOIUrl":"https://doi.org/10.33751/KOMPUTASI.V18I1.2569","url":null,"abstract":"In data communication systems, digital signatures are a form of electronic signature security services based on the Elliptic Curve Digital Signature Algorithm (ECDSA) which are considered resistant to certain types of attacks. Attacks on digital signature schemes aim to fake a signature or are called forgery which is said to be successful if the key pair and signature generated by the attacker are accepted by the verifier. Mathematical schemes used to prove the authenticity of messages or digital documents or guarantees that the data and information actually come from the correct source. ECDSA-based digital signatures rely on discrete logarithmic problems as the basis for mathematical calculations. Q = kP where Q and P are the points of the elliptic curve in the finite field or and k is a positive integer number. The hash function generated from the algorithm process is then encoded (encrypted) with an asymmetric key cryptographic algorithm. In this work use p = 149 to encrypt plain text by converting the original message using dots on a curve with the help of Python programs. ","PeriodicalId":339673,"journal":{"name":"Komputasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer dan Matematika","volume":"76 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133052515","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}