Prokrastinasi akademik adalah keterlambatan dalam menyelesaikan tugas terkait akademik di sekolah atau di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keefektifan pendekatan realistic mathematic education (RME) dalam menurunkan hasil belajar prokrastinasi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment). Sampel penelitian ini adalah 25 siswa yang teridentifikasi memiliki perilaku prokrastinasi akademik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket prokrastinasi akademik dan tes hasil belajar. Berdasarkan teknik analisis data diketahui adanya penurunan yang signifikan dibandingkan dengan sebelum dan sesudah perlakuan. Ditunjukkan nilai signifikansi yang ditunjukkan oleh nilai Fhitung lebih besar dari nilai Ftabel pada tingkat signifikansi ???? = 0,05, dengan nilai 7,12. Maka dapat disimpulkan bahwa ho diterima. Hal ini berarti menolak Ho dan menerima hipotesis alternatif (HI), sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan Realistic Educational Mathematics (RME) berpengaruh terhadap hasil belajar yang menurunkan prokrastinasi akademik pada siswa di SMA Islam Miftahul Ulum.
{"title":"EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI PROKRASTINASI SISWA","authors":"Shidqiyah Shidqiyah, Mamluatun Ni’mah, Loviga Denny Pratama","doi":"10.31537/laplace.v6i1.1115","DOIUrl":"https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1115","url":null,"abstract":"Prokrastinasi akademik adalah keterlambatan dalam menyelesaikan tugas terkait akademik di sekolah atau di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keefektifan pendekatan realistic mathematic education (RME) dalam menurunkan hasil belajar prokrastinasi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment). Sampel penelitian ini adalah 25 siswa yang teridentifikasi memiliki perilaku prokrastinasi akademik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket prokrastinasi akademik dan tes hasil belajar. Berdasarkan teknik analisis data diketahui adanya penurunan yang signifikan dibandingkan dengan sebelum dan sesudah perlakuan. Ditunjukkan nilai signifikansi yang ditunjukkan oleh nilai Fhitung lebih besar dari nilai Ftabel pada tingkat signifikansi ???? = 0,05, dengan nilai 7,12. Maka dapat disimpulkan bahwa ho diterima. Hal ini berarti menolak Ho dan menerima hipotesis alternatif (HI), sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan Realistic Educational Mathematics (RME) berpengaruh terhadap hasil belajar yang menurunkan prokrastinasi akademik pada siswa di SMA Islam Miftahul Ulum.","PeriodicalId":240288,"journal":{"name":"Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124491467","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-08DOI: 10.31537/laplace.v6i1.1104
Melisa Melisa, Dina Octaria, R. Rohana
Pada abad 21, pengetahuan, teknologi, dan informasi berkembang secara mengglobal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pengembangan media pembelajaran melibatkan perkembangan teknologi yaitu media pembelajaran dengan aplikasi android. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran dengan aplikasi android yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Penelitian menggunakan metode ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Objek dari penelitian ini adalah siswa-siswi kelas IX SMP N 2 Air Gegas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan hasil tes belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran dengan aplikasi android pada materi lingkaran dinyatakan sangat valid dengan rata-rata persentase 88%, sedangkan kepraktisan media dengan rata-rata persentase 91% termasuk kriteria sangat praktis, serta keefektifan media dengan skor yang diperoleh 83% pada kriteria sangat efektif. Dengan demikian media pembelajaran dengan aplikasi android yang telah dikembangkan merupakan media yang valid, sangat praktis, dan sangat efektif, serta dapat digunakan dalam pembelajaran.
{"title":"PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN APLIKASI ANDROID PADA MATERI LINGKARAN","authors":"Melisa Melisa, Dina Octaria, R. Rohana","doi":"10.31537/laplace.v6i1.1104","DOIUrl":"https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1104","url":null,"abstract":"Pada abad 21, pengetahuan, teknologi, dan informasi berkembang secara mengglobal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pengembangan media pembelajaran melibatkan perkembangan teknologi yaitu media pembelajaran dengan aplikasi android. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran dengan aplikasi android yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Penelitian menggunakan metode ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Objek dari penelitian ini adalah siswa-siswi kelas IX SMP N 2 Air Gegas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan hasil tes belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran dengan aplikasi android pada materi lingkaran dinyatakan sangat valid dengan rata-rata persentase 88%, sedangkan kepraktisan media dengan rata-rata persentase 91% termasuk kriteria sangat praktis, serta keefektifan media dengan skor yang diperoleh 83% pada kriteria sangat efektif. Dengan demikian media pembelajaran dengan aplikasi android yang telah dikembangkan merupakan media yang valid, sangat praktis, dan sangat efektif, serta dapat digunakan dalam pembelajaran.","PeriodicalId":240288,"journal":{"name":"Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"28 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121417561","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-08DOI: 10.31537/laplace.v6i1.1112
Trisnaning Legiowati, Fajarisman Fajarisman, N. Citra P.
Media Pembelajaran menggunakan youtube dapat membuat materi pelajaran lebih menarik dan mudah dipahami, memperkuat konsep dan membantu mempermudah pemahaman. youtube juga dapat menambah interaktivitas dalam proses belajar, membantu menjaga konsentrasi siswa dan meningkatkan motivasi belajar. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran youtube sebagai alat bantu dalam proses belajar dapat membantu meningkatkan hasil belajar siswa. Pembelajaran menggunakan media pembelajaran youtube yang menarik dan mudah dipahami, penggunaan bahasa yang sesuai, penambahan interaktivitas, penggunaan ilustrasi dan visual yang menarik, mempertimbangkan durasi video yang sesuai, dan menyertakan contoh-contoh praktis dalam media pembelajaran youtube. Tujuan dari upaya ini adalah untuk membantu anak-anak memahami materi matematika dengan lebih mudah dan meningkatkan hasil belajar mereka. Dalam penelitian ini untuk bertujuan meningkatkan hasil belajar dengan pokok materi Penjumlahan dan pengurangan dengan pembelajaran menggunakan video pembelajaran youtube. jadikan subjek penelitian siswa kelas I yang terdiri dari 29 Peserta didik 12 laki laki dan 17 perempuan di SD Negeri 2 Wonokoyo Kapongan Situbondo. Teknik untuk analisis menggunakan analisis deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Hasil dalam penelitian dapat menghasilkan hasil belajar prasilis ketuntasan sekitar 31% sedangkan pada hari senin 16 Januari 2023 siklus I 34% dan hasil Aktifitas Siswa Siklus I 70 dengan masuk kategori cukup aktifitas guru 69,4 kategori cukup . Dan pada hari senin 30 Januari siklus II hasil belajar siswa mencapai ketuntasan 97% melebihi ketuntasan 80% sedangkan kreativitas siswa 93% kategori sangat baik dan kreativitas guru 94 masuk kategori sangat baik.
{"title":"UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO YOUTUBE UNTUK KELAS I SD/MI","authors":"Trisnaning Legiowati, Fajarisman Fajarisman, N. Citra P.","doi":"10.31537/laplace.v6i1.1112","DOIUrl":"https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1112","url":null,"abstract":"Media Pembelajaran menggunakan youtube dapat membuat materi pelajaran lebih menarik dan mudah dipahami, memperkuat konsep dan membantu mempermudah pemahaman. youtube juga dapat menambah interaktivitas dalam proses belajar, membantu menjaga konsentrasi siswa dan meningkatkan motivasi belajar. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran youtube sebagai alat bantu dalam proses belajar dapat membantu meningkatkan hasil belajar siswa. Pembelajaran menggunakan media pembelajaran youtube yang menarik dan mudah dipahami, penggunaan bahasa yang sesuai, penambahan interaktivitas, penggunaan ilustrasi dan visual yang menarik, mempertimbangkan durasi video yang sesuai, dan menyertakan contoh-contoh praktis dalam media pembelajaran youtube. Tujuan dari upaya ini adalah untuk membantu anak-anak memahami materi matematika dengan lebih mudah dan meningkatkan hasil belajar mereka. Dalam penelitian ini untuk bertujuan meningkatkan hasil belajar dengan pokok materi Penjumlahan dan pengurangan dengan pembelajaran menggunakan video pembelajaran youtube. jadikan subjek penelitian siswa kelas I yang terdiri dari 29 Peserta didik 12 laki laki dan 17 perempuan di SD Negeri 2 Wonokoyo Kapongan Situbondo. Teknik untuk analisis menggunakan analisis deskripsi kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Hasil dalam penelitian dapat menghasilkan hasil belajar prasilis ketuntasan sekitar 31% sedangkan pada hari senin 16 Januari 2023 siklus I 34% dan hasil Aktifitas Siswa Siklus I 70 dengan masuk kategori cukup aktifitas guru 69,4 kategori cukup . Dan pada hari senin 30 Januari siklus II hasil belajar siswa mencapai ketuntasan 97% melebihi ketuntasan 80% sedangkan kreativitas siswa 93% kategori sangat baik dan kreativitas guru 94 masuk kategori sangat baik.","PeriodicalId":240288,"journal":{"name":"Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131023790","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-08DOI: 10.31537/laplace.v6i1.1122
Fatma Dwi Nur Baiti, Umy Zahroh
Tujuan penelitian ini adalah, (1) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa, (2) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa, dan (3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar model pembelajaran Quantum Teaching dan Team Game Tournament (TGT) serta besar pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN 2 Tulungagung dengan jumlah 352 siswa. Sedangkan sampling yang digunakan adalah purposive sampling sehingga diperoleh siswa dari kelas VII B dan VII C yang berjumlah 64 siswa. Dalam penelitian ini menggunakan uji t-test sampel tak bebas untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quatum Teaching dan Team Game Tournament, serta uji t-test sampel bebas untuk mengetahui perbedaan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa (2) ada pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa dan (3) Tidak ada perbedaan yang signifikan hasil belajar antara model pembelajaran Quantum Teaching dengan Team Game Tournament (TGT) pada materi aritmatika sosial kelas VII MTsN 2 Tulungagung. Besar pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching adalah dan Team Game Tournament (TGT) sebesar.
{"title":"PERBEDAAN HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DAN TGT PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL","authors":"Fatma Dwi Nur Baiti, Umy Zahroh","doi":"10.31537/laplace.v6i1.1122","DOIUrl":"https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1122","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah, (1) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa, (2) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa, dan (3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar model pembelajaran Quantum Teaching dan Team Game Tournament (TGT) serta besar pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN 2 Tulungagung dengan jumlah 352 siswa. Sedangkan sampling yang digunakan adalah purposive sampling sehingga diperoleh siswa dari kelas VII B dan VII C yang berjumlah 64 siswa. Dalam penelitian ini menggunakan uji t-test sampel tak bebas untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quatum Teaching dan Team Game Tournament, serta uji t-test sampel bebas untuk mengetahui perbedaan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa (2) ada pengaruh model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa dan (3) Tidak ada perbedaan yang signifikan hasil belajar antara model pembelajaran Quantum Teaching dengan Team Game Tournament (TGT) pada materi aritmatika sosial kelas VII MTsN 2 Tulungagung. Besar pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching adalah dan Team Game Tournament (TGT) sebesar.","PeriodicalId":240288,"journal":{"name":"Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"57 3","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132070012","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-08DOI: 10.31537/laplace.v6i1.1126
Riyanti Nurdiana, M. Novianti
Peserta didik perlu memiliki kemampuan representasi matematis yang baik untuk mengembangkan pemahaman konsep yang kuat dan fleksibel guna memecahkan masalah. Upaya awal sebelum melaksanakan tindak lanjut dari permasalahan kemampuan representasi matematis siswa yang rendah adalah menganalisis terlebih dahulu kemampuan tersebut melalui media. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penguasaan kemampuan representasi siswa berdasarkan indikatornya yaitu representasi visual, persamaan atau ekspresi matematis dan kata-kata atau teks tertulis melalui media tangram. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes tertulis dan pedoman wawancara dengan subjek penelitian berjumlah 22 siswa MTs Al Mustaqim 1. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata sebesar 77,27 kategori sedang pada indikator representasi visual, indikator representasi ekspresi matematis rata-rata sebesar 69,69 kategori sedang dan indikator representasi tertulis rata-rata 82,58 kategori tinggi. Pada hasil wawancara siswa menyatakan bahwa dalam pengerjaan soal kurang lengkap menuliskan informasi penting, tidak memahami konsep dan masalah sehingga indikator ekspresi matematis siswa belum dapat berkembang dengan baik.
{"title":"ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS PADA BANGUN DATAR MELALUI MEDIA TANGRAM","authors":"Riyanti Nurdiana, M. Novianti","doi":"10.31537/laplace.v6i1.1126","DOIUrl":"https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1126","url":null,"abstract":"Peserta didik perlu memiliki kemampuan representasi matematis yang baik untuk mengembangkan pemahaman konsep yang kuat dan fleksibel guna memecahkan masalah. Upaya awal sebelum melaksanakan tindak lanjut dari permasalahan kemampuan representasi matematis siswa yang rendah adalah menganalisis terlebih dahulu kemampuan tersebut melalui media. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penguasaan kemampuan representasi siswa berdasarkan indikatornya yaitu representasi visual, persamaan atau ekspresi matematis dan kata-kata atau teks tertulis melalui media tangram. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes tertulis dan pedoman wawancara dengan subjek penelitian berjumlah 22 siswa MTs Al Mustaqim 1. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata sebesar 77,27 kategori sedang pada indikator representasi visual, indikator representasi ekspresi matematis rata-rata sebesar 69,69 kategori sedang dan indikator representasi tertulis rata-rata 82,58 kategori tinggi. Pada hasil wawancara siswa menyatakan bahwa dalam pengerjaan soal kurang lengkap menuliskan informasi penting, tidak memahami konsep dan masalah sehingga indikator ekspresi matematis siswa belum dapat berkembang dengan baik.","PeriodicalId":240288,"journal":{"name":"Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"75 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134202681","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Yang menjadi permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas 2-A SDN Cipinang Muara 05 Pagi dengan materi pembelajaran pecahan sederhana dan . Model pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang efektif menjadi sebab dari adanya permasalahan tersebut. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif, dimana peneliti berkolaborasi dengan guru kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus berlangsung selama dua hari. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan terlihatnya selisih antara siklus I dan siklus II sebesar 65%.
{"title":"PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING","authors":"Gesit Puspa Pamungkas, Rosinar Siregar, Masitoh Lilulidesi, Sutono Sutono","doi":"10.31537/laplace.v6i1.1127","DOIUrl":"https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1127","url":null,"abstract":"Yang menjadi permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa kelas 2-A SDN Cipinang Muara 05 Pagi dengan materi pembelajaran pecahan sederhana dan . Model pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang efektif menjadi sebab dari adanya permasalahan tersebut. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif, dimana peneliti berkolaborasi dengan guru kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus berlangsung selama dua hari. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan terlihatnya selisih antara siklus I dan siklus II sebesar 65%.","PeriodicalId":240288,"journal":{"name":"Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114918566","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-08DOI: 10.31537/laplace.v6i1.1106
Desty Haswati, Anisa Fadila, Ratu Sarah Fauziah Iskandar, Sigit Raharjo
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis dan minat belajar mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Tangerang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Subjek penelitian yang digunakan adalah mahasiswa semester 5 kelas A1 yang terdiri dari 25 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 8 mahasiswa (32%) memiliki kemampuan penalaran matematis dengan kategori tinggi, 15 mahasiswa (60%) memiliki kemampuan penalaran matematis dengan kategori sedang, dan 2 mahasiswa (8%) memiliki kemampuan penalaran matematis dengan kategori rendah. Rata-rata nilai kemampuan penalaran matematis mahasiswa sebesar 66,8 dengan kategori sedang. Berdasarkan angket minat belajar diperoleh persentase rata-rata jawaban mahasiswa secara keseluruhan sebesar 45,10% yang berarti bahwa hampir setengahnya mahasiswa semester 5 kelas A1 memiliki minat belajar pada mata kuliah Analisis Real dan masih termasuk kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa minat belajar mahasiswa mempengaruhi kemampuan penalaran matematis pada mata kuliah Analisis Real.
{"title":"ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN MINAT BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH ANALISIS REAL","authors":"Desty Haswati, Anisa Fadila, Ratu Sarah Fauziah Iskandar, Sigit Raharjo","doi":"10.31537/laplace.v6i1.1106","DOIUrl":"https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1106","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis dan minat belajar mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Tangerang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Subjek penelitian yang digunakan adalah mahasiswa semester 5 kelas A1 yang terdiri dari 25 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 8 mahasiswa (32%) memiliki kemampuan penalaran matematis dengan kategori tinggi, 15 mahasiswa (60%) memiliki kemampuan penalaran matematis dengan kategori sedang, dan 2 mahasiswa (8%) memiliki kemampuan penalaran matematis dengan kategori rendah. Rata-rata nilai kemampuan penalaran matematis mahasiswa sebesar 66,8 dengan kategori sedang. Berdasarkan angket minat belajar diperoleh persentase rata-rata jawaban mahasiswa secara keseluruhan sebesar 45,10% yang berarti bahwa hampir setengahnya mahasiswa semester 5 kelas A1 memiliki minat belajar pada mata kuliah Analisis Real dan masih termasuk kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa minat belajar mahasiswa mempengaruhi kemampuan penalaran matematis pada mata kuliah Analisis Real.","PeriodicalId":240288,"journal":{"name":"Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"52 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"115275507","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-08DOI: 10.31537/laplace.v6i1.1121
R. Afifah, Ulfa Oktaviya, Rifdatul Qoriroh, I. Wahyuni
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganlisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi segiempat pada mata pelajaran matematika. Penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dengan mengambil subjek penelitian sebanyak lima siswa kelas VIII di sebuah SMP yang terletak di kecamatan Balung, Kabupaten Jember. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga metode triangulasi, yaitu tes kemampuan berpikir kritis, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara mengurangi data yang tidak relevan, menyajikan hasil secara sistematis, dan menarik kesimpulan dari temuan yang telah diteliti oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa masih rendah dalam menyelesaikan soal cerita dengan level High Order Thinking Skill (HOTS). Hal ini dapat disimpulkan bahwa siswa masih memiliki kemampuan matematika yang rendah dalam aspek berpikir kritis, di mana ada empat indikator berpikir kritis, yakni mampu merumuskan pokok permasalahan, mampu menuliskan fakta, mampu mengerjakan soal dengan jawaban yang logis, serta mampu mengecek ulang jawaban yang telah dibuat.
{"title":"ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA","authors":"R. Afifah, Ulfa Oktaviya, Rifdatul Qoriroh, I. Wahyuni","doi":"10.31537/laplace.v6i1.1121","DOIUrl":"https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1121","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganlisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi segiempat pada mata pelajaran matematika. Penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dengan mengambil subjek penelitian sebanyak lima siswa kelas VIII di sebuah SMP yang terletak di kecamatan Balung, Kabupaten Jember. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga metode triangulasi, yaitu tes kemampuan berpikir kritis, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara mengurangi data yang tidak relevan, menyajikan hasil secara sistematis, dan menarik kesimpulan dari temuan yang telah diteliti oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa masih rendah dalam menyelesaikan soal cerita dengan level High Order Thinking Skill (HOTS). Hal ini dapat disimpulkan bahwa siswa masih memiliki kemampuan matematika yang rendah dalam aspek berpikir kritis, di mana ada empat indikator berpikir kritis, yakni mampu merumuskan pokok permasalahan, mampu menuliskan fakta, mampu mengerjakan soal dengan jawaban yang logis, serta mampu mengecek ulang jawaban yang telah dibuat.","PeriodicalId":240288,"journal":{"name":"Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"55 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125404386","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-08DOI: 10.31537/laplace.v6i1.1120
Leo Waldi Barus, Devi Lutfitasari, Siska Erika Dewi, Putri Paiza Daulay, Dwi Novita Sari
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah metode numerik dengan menggunakan metode yang berbeda, salah satunya terkait dengan materi Iterasi Gaus Seidel. Penelitian dilakukan di salah satu universitas Muslim Nusantara Alwashliyah Medan. Penelitian dilakukan tepat pada semester enam tahun ajaran 2023/2024 untuk mahasiswa semester atas dengan menggunakan penelitian tindakan kelas dengan tiga tahap pelaksanaan siklus yang terdiri dari empat tahap pertama yaitu perencanaan, observasi, pelaksanaan tindakan dan evaluasi. Hasil materi yang terekam dalam proses pembelajaran dievaluasi secara deskriptif sehingga dapat diperoleh pernyataan tentang pembelajaran siswa terkait dengan materi ulangan Gaus-Seidel mata pelajaran Metode Numerik.
{"title":"MENINGKATKAT PEMAHAMAN MAHASISWA TERKAIT PEMBELAJARAN NUMERIK MATEMATIK DENGAN ITERASI GAUS SEIDEL","authors":"Leo Waldi Barus, Devi Lutfitasari, Siska Erika Dewi, Putri Paiza Daulay, Dwi Novita Sari","doi":"10.31537/laplace.v6i1.1120","DOIUrl":"https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1120","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah metode numerik dengan menggunakan metode yang berbeda, salah satunya terkait dengan materi Iterasi Gaus Seidel. Penelitian dilakukan di salah satu universitas Muslim Nusantara Alwashliyah Medan. Penelitian dilakukan tepat pada semester enam tahun ajaran 2023/2024 untuk mahasiswa semester atas dengan menggunakan penelitian tindakan kelas dengan tiga tahap pelaksanaan siklus yang terdiri dari empat tahap pertama yaitu perencanaan, observasi, pelaksanaan tindakan dan evaluasi. Hasil materi yang terekam dalam proses pembelajaran dievaluasi secara deskriptif sehingga dapat diperoleh pernyataan tentang pembelajaran siswa terkait dengan materi ulangan Gaus-Seidel mata pelajaran Metode Numerik.","PeriodicalId":240288,"journal":{"name":"Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"113964494","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-08DOI: 10.31537/laplace.v6i1.1123
S. Khadijah, Alya Fahira Berutu, Sarah Nabillah, M. Azhari, Dwi Novita Sari
Penelitian ini bertujuan untuk menguji penggunaan aplikasi EMT (Euler Math Toolbox) dalam menyelesaikan SPL (Sistem Persamaan Linier) pada mata kuliah Metode Numerik. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan desain nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester enam jurusan Pendidikan Matematika di salah satu universitas swasta di Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kelompok eksperimen yang menggunakan EMT dalam menyelesaikan SPL adalah 85, sedangkan rata-rata skor kelompok kontrol yang menggunakan metode manual adalah 75. Dari hasil uji-t diperoleh nilai t hitung sebesar 2,4 dengan signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan 38, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan EMT dalam menyelesaikan SPL dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan SPL dan keterampilan matematika. Oleh karena itu, penggunaan EMT dapat dijadikan sebagai alternatif metode pembelajaran yang efektif dalam mata kuliah Metode Numerik.
本研究的目的是测试数论方法学院中EMT (Euler Math Toolbox)在解决SPL(线性方程系统)中的应用程序的使用。本研究采用了非equivalent控制组设计的半实验方法。本研究的样本是Medan一所私立大学六年级数学教育专业的学生。研究结果表明,在SPL解药中使用EMT的实验组平均得分为85分,而使用人工方法的控制组平均得分为75分。从uj -t得到的t值为2.4,具有0.05的重要性和38的自由度,表明这两组之间存在显著差异。这表明,EMT在解决SPL方面的使用可以提高学生在解决SPL和数学技能方面的能力。因此,EMT的使用可以被用作数字教学课程中有效的替代学习方法。
{"title":"PENGGUNAAN APLIKASI EMT (EULER MATH TOOLBOX) DALAM PENYELESAIAN SOAL SPL MATA KULIAH METODE NUMERIK","authors":"S. Khadijah, Alya Fahira Berutu, Sarah Nabillah, M. Azhari, Dwi Novita Sari","doi":"10.31537/laplace.v6i1.1123","DOIUrl":"https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1123","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menguji penggunaan aplikasi EMT (Euler Math Toolbox) dalam menyelesaikan SPL (Sistem Persamaan Linier) pada mata kuliah Metode Numerik. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan desain nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester enam jurusan Pendidikan Matematika di salah satu universitas swasta di Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kelompok eksperimen yang menggunakan EMT dalam menyelesaikan SPL adalah 85, sedangkan rata-rata skor kelompok kontrol yang menggunakan metode manual adalah 75. Dari hasil uji-t diperoleh nilai t hitung sebesar 2,4 dengan signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan 38, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan EMT dalam menyelesaikan SPL dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan SPL dan keterampilan matematika. Oleh karena itu, penggunaan EMT dapat dijadikan sebagai alternatif metode pembelajaran yang efektif dalam mata kuliah Metode Numerik.","PeriodicalId":240288,"journal":{"name":"Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika","volume":"71 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"129188047","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}