Pembelajaran matematika di sekolah dasar sumber belajar dan media pembelajaran yang digunakan masih menekankan pada proses belajar secara menghapal. Siswa tidak mampu memaknai informasi yang diperoleh sehingga informasi tersebut mudah dilupakan. Tujuan penelitian ini adalah video pembelajaran matematika berbasis model core materi bangun ruang bola untuk siswa kelas VI SD. Penelitian ini menerapkan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation) sebagai tahapan pengembangan video pembelajaran. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner, observasi dan wawancara tak terstruktur. Metode analisis data menggunakan analisis diskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Video pembelajaran dinayatakan layak berdasarkan dari hasil uji coba produk oleh subyek uji coba yaitu hasil penilaian ahli isi pembelajaran memperoleh persentase skor (96,15%) dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian ahli desain pembelajaran memperoleh persentase skor (91,67%) dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian ahli media pembelajaran memperoleh persentase skor (94,64%) dengan kualifikasi sangat baik dan hasil penilaian siswa melalui uji coba perorangan memperoleh persentase skor (92,36%) dengan kualifikasi sangat baik. Maka, video pembelajaran yang dikembangkan memperoleh kualifikasi sangat baik, sehingga video pembelajaran sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi dari hasil penelitian yaitu guru dapat menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di sekolah dalam proses pembelajaran matematika.
{"title":"Video Pembelajaran Matematika Berbasis Model CORE Materi Bangun Ruang Bola untuk Siswa Kelas VI SD","authors":"N. D. Lestari, G. Agustika","doi":"10.23887/iji.v1i3.31383","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/iji.v1i3.31383","url":null,"abstract":"Pembelajaran matematika di sekolah dasar sumber belajar dan media pembelajaran yang digunakan masih menekankan pada proses belajar secara menghapal. Siswa tidak mampu memaknai informasi yang diperoleh sehingga informasi tersebut mudah dilupakan. Tujuan penelitian ini adalah video pembelajaran matematika berbasis model core materi bangun ruang bola untuk siswa kelas VI SD. Penelitian ini menerapkan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation) sebagai tahapan pengembangan video pembelajaran. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner, observasi dan wawancara tak terstruktur. Metode analisis data menggunakan analisis diskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Video pembelajaran dinayatakan layak berdasarkan dari hasil uji coba produk oleh subyek uji coba yaitu hasil penilaian ahli isi pembelajaran memperoleh persentase skor (96,15%) dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian ahli desain pembelajaran memperoleh persentase skor (91,67%) dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian ahli media pembelajaran memperoleh persentase skor (94,64%) dengan kualifikasi sangat baik dan hasil penilaian siswa melalui uji coba perorangan memperoleh persentase skor (92,36%) dengan kualifikasi sangat baik. Maka, video pembelajaran yang dikembangkan memperoleh kualifikasi sangat baik, sehingga video pembelajaran sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi dari hasil penelitian yaitu guru dapat menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di sekolah dalam proses pembelajaran matematika.","PeriodicalId":33696,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Learning and Instruction","volume":"88 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-02-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74322778","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Ni Ketut, Reni Sukmasari, W. Sujana, Kata Kunci, Multimedia Interaktif, Pendekatan Kontekstual, Masalah-Masalah Sosial
Kurangnya kreativitas guru dalam mengkreasikan sebuah media pembelajaran untuk mendukung pembelajaran sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi ajar. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menciptakan multimedia interaktif berbasis pendekatan kontekstual muatan materi masalah sosial pada pembelajaran IPS kelas IV SD. Jenis penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan DDD-E (Decide, Design, Development, Evaluate). Metode pengumpulan data menggunakan metode penyebaran angket serta didukung pula dengan metode wawancara dan observasi (tak terstruktur). Subjek penelitian ini terdiri dari para ahli dan siswa sebagai uji coba. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif, dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian multimedia interaktif berbasis kontekstual yang dinyatakan layak berdasarkan ahli isi (konten) pembelajaran yang mencapai persentase 96,43%, ahli desain pembelajaran yang mencapai persentase 94,23%, ahli media pembelajaran dengan persentase 91,17%, uji coba perorangan yang mencapai persentase 95,83%, serta hasil uji coba kelompok kecil yang mencapai persentase 95,13%, secara keseluruhan produk mendapatkan kualifikasi sangat baik. Jadi, pengembangan multimedia interaktif berbasis pendekatan kontekstual menunjukkan hasil yang sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi dari penelitian adalah pengembangan ini memotivasi guru untuk lebih memanfaatkan sarana dan prasarana di sekolah yang sebelumnya jarang dimanfaatkan.
{"title":"Multimedia Interaktif Berbasis Pendekatan Kontekstual Muatan Materi Masalah Sosial untuk Pembelajaran Siswa Kelas IV SD","authors":"Ni Ketut, Reni Sukmasari, W. Sujana, Kata Kunci, Multimedia Interaktif, Pendekatan Kontekstual, Masalah-Masalah Sosial","doi":"10.23887/iji.v1i3.31384","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/iji.v1i3.31384","url":null,"abstract":"Kurangnya kreativitas guru dalam mengkreasikan sebuah media pembelajaran untuk mendukung pembelajaran sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi ajar. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menciptakan multimedia interaktif berbasis pendekatan kontekstual muatan materi masalah sosial pada pembelajaran IPS kelas IV SD. Jenis penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan DDD-E (Decide, Design, Development, Evaluate). Metode pengumpulan data menggunakan metode penyebaran angket serta didukung pula dengan metode wawancara dan observasi (tak terstruktur). Subjek penelitian ini terdiri dari para ahli dan siswa sebagai uji coba. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif, dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian multimedia interaktif berbasis kontekstual yang dinyatakan layak berdasarkan ahli isi (konten) pembelajaran yang mencapai persentase 96,43%, ahli desain pembelajaran yang mencapai persentase 94,23%, ahli media pembelajaran dengan persentase 91,17%, uji coba perorangan yang mencapai persentase 95,83%, serta hasil uji coba kelompok kecil yang mencapai persentase 95,13%, secara keseluruhan produk mendapatkan kualifikasi sangat baik. Jadi, pengembangan multimedia interaktif berbasis pendekatan kontekstual menunjukkan hasil yang sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi dari penelitian adalah pengembangan ini memotivasi guru untuk lebih memanfaatkan sarana dan prasarana di sekolah yang sebelumnya jarang dimanfaatkan.","PeriodicalId":33696,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Learning and Instruction","volume":"18 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-02-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79939636","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan dari penelitian yang dilakukan untuk menganalisis pengaruh maupun yang signifikan model pembelajaran POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) berbantuan make a match terhadap hasil belajar IPA murid kelas V. Rancangan dari penelitian ini berupa eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan nonequivalent posttest-only control group design. Populasi pada penelitian ini yaitu kelas V semester II yang berjumlah 172 orang. Dari tujuh kelas yang menjadi sampel (yang diberikan treatment) penelitian adalah kelompok eksperimen dengan jumlah 26 murid dan yang dijadikan kelompok kontrol dengan jumlah 27 murid. Data skor yang diperoleh dari hasil belajar IPA tersebut dijadikan satu dengan instrumen tes pilihan ganda yang berjumlah 30 soal yang memiliki tingkat kognitif C2-C5. Hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut dianalisis dengan suatu teknik statstik deskriptif dan statstik inferensial (Uji-t). Hasil Uji statistik deskriptif adalah menunjukkan rata-rata kelompok eksperimen 25,86 dalam kategori siangat tinggi, sedagkan rata-rata kelompok kontrol adalah 21,24 dengan kategori hasil tinggi. Hasil analisis statistik inferensial dengan teknik uji-t kemudian diperoleh thitung=5,86 dan ttabel=2,01 yang dapat dinyatakan terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran POGIL (process oriented guided inquiry learning) dengan media make a match terhadap hasil belajar IPA murid.
这项研究的目的是分析POGIL的影响和显著的学习模式(Process Oriented Guided Inquiry Learning)与非equivalent post -only control group设计(非equivalent experiments)的对等实验的影响和重要性。这项研究的人口是V学期II班,共有172人。七年级的学生样本(提供治疗)是一个实验小组,共有26名学生,组成一个控制小组,共有27名学生。从研究科学中获得的分数数据被转换成一个,使用30个具有C2-C5认知水平的多项选择测试工具。研究的结果是通过描述性的stattic技术和推论分析的。描述性统计测试的结果是,在高密度类别中,平均实验组2586的平均值,对照组的平均分布是224的高结果类别。uj -t技术相关统计分析的结果是:
{"title":"Model Pembelajaran POGIL dengan Media Make A Match dan Dampaknya terhadap Hasil Belajar IPA","authors":"I. Utama, I. G. Margunayasa, I. Astawan","doi":"10.23887/iji.v2i1.40311","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/iji.v2i1.40311","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian yang dilakukan untuk menganalisis pengaruh maupun yang signifikan model pembelajaran POGIL (Process Oriented Guided Inquiry Learning) berbantuan make a match terhadap hasil belajar IPA murid kelas V. Rancangan dari penelitian ini berupa eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan nonequivalent posttest-only control group design. Populasi pada penelitian ini yaitu kelas V semester II yang berjumlah 172 orang. Dari tujuh kelas yang menjadi sampel (yang diberikan treatment) penelitian adalah kelompok eksperimen dengan jumlah 26 murid dan yang dijadikan kelompok kontrol dengan jumlah 27 murid. Data skor yang diperoleh dari hasil belajar IPA tersebut dijadikan satu dengan instrumen tes pilihan ganda yang berjumlah 30 soal yang memiliki tingkat kognitif C2-C5. Hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut dianalisis dengan suatu teknik statstik deskriptif dan statstik inferensial (Uji-t). Hasil Uji statistik deskriptif adalah menunjukkan rata-rata kelompok eksperimen 25,86 dalam kategori siangat tinggi, sedagkan rata-rata kelompok kontrol adalah 21,24 dengan kategori hasil tinggi. Hasil analisis statistik inferensial dengan teknik uji-t kemudian diperoleh thitung=5,86 dan ttabel=2,01 yang dapat dinyatakan terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran POGIL (process oriented guided inquiry learning) dengan media make a match terhadap hasil belajar IPA murid.","PeriodicalId":33696,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Learning and Instruction","volume":"29 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"72968461","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dinda Dwi Febriyanti, D. P. Parmiti, I. K. Sudarma
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun media komik strip pada mata pelajaran IPA untuk siswa SD kelas V, dan mendeskripsikan hasil validitas pengembangan media komik strip. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dan menggunakan model ADDIE, (analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu: pencatatan dokumen, dan kuesioner. Subjek penelitian ini sebanyak 9 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa, uji ahli isi, uji ahli media, uji ahli desain, uji coba perorangan, dan uji coba kelompok kecil. Hasil penelitian: (1) rancang bangun komik strip dibuat dalam bentuk media cetak dan sesuai dengan tahapan ADDIE. (2) hasil validitas media komik strip berdasasarkan uji ahli media pembelajaran yaitu 91,1%, dengan katagori baik. Ahli desain pembelajaran yaitu 90,00%, dengan katagori baik. Dan hasil dari ahli isi pembelajaran mendapatkan nilai 0,92 dengan kategori sangat valid. Persentase uji ahli perorangan mendapat persentasi yaitu 94,00%, dengan katagori baik. dan uji coba kelompok kecil mendapat presentasi 90% dengan katagori baik. dengan demikian media komik strip ini berada pada kualifikasi sangat baik. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media komik strip dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
{"title":"Media Komik Strip pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas V Sekolah Dasar","authors":"Dinda Dwi Febriyanti, D. P. Parmiti, I. K. Sudarma","doi":"10.23887/iji.v2i1.31316","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/iji.v2i1.31316","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun media komik strip pada mata pelajaran IPA untuk siswa SD kelas V, dan mendeskripsikan hasil validitas pengembangan media komik strip. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dan menggunakan model ADDIE, (analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu: pencatatan dokumen, dan kuesioner. Subjek penelitian ini sebanyak 9 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa, uji ahli isi, uji ahli media, uji ahli desain, uji coba perorangan, dan uji coba kelompok kecil. Hasil penelitian: (1) rancang bangun komik strip dibuat dalam bentuk media cetak dan sesuai dengan tahapan ADDIE. (2) hasil validitas media komik strip berdasasarkan uji ahli media pembelajaran yaitu 91,1%, dengan katagori baik. Ahli desain pembelajaran yaitu 90,00%, dengan katagori baik. Dan hasil dari ahli isi pembelajaran mendapatkan nilai 0,92 dengan kategori sangat valid. Persentase uji ahli perorangan mendapat persentasi yaitu 94,00%, dengan katagori baik. dan uji coba kelompok kecil mendapat presentasi 90% dengan katagori baik. dengan demikian media komik strip ini berada pada kualifikasi sangat baik. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media komik strip dapat meningkatkan hasil belajar siswa.","PeriodicalId":33696,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Learning and Instruction","volume":"108 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74870420","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tes hasil belajar IPA kelas IV. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan tahap pengembangan pada penelitian ini, validitas dan reliabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (developmental research). Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri dari tahap pendefinisian, tahap perancangan, tahap pengembangan dan tahap penyebaran. Akan tetapi dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan, mengingat kondisi yang tidak memungkinkan. Subyek penelitian ini berupa instrument tes hasil belajar IPA berupa tes bentuk pilihan ganda dengan jumlah 24 butir soal. Data yang dikumpulkan menggunakan metode tes. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis validitas dan analisis reliabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu dari 24 butir soal terdapat hanya 20 butir soal yang valid, sedangkan 4 butir soal yang lainnya dinyatakan drop dan tidak dipakai lagi. Setelah itu mencari reliabilitas soal dan yang dipakai hanya soal yang valid saja. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan rumus Kuder Richardson yaitu didapatkan r tabel sebesar 0,68. Sehingga kriteria reliabilitas pada soal tersebut adalah tinggi.
{"title":"Instrumen Tes Hasil Belajar pada Muatan Pelajaran IPA untuk Kelas IV Sekolah Dasar","authors":"Nirmala Manik, I. G. W. Sudatha, D. P. Parmiti","doi":"10.23887/iji.v2i1.44507","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/iji.v2i1.44507","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tes hasil belajar IPA kelas IV. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan tahap pengembangan pada penelitian ini, validitas dan reliabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (developmental research). Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri dari tahap pendefinisian, tahap perancangan, tahap pengembangan dan tahap penyebaran. Akan tetapi dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan, mengingat kondisi yang tidak memungkinkan. Subyek penelitian ini berupa instrument tes hasil belajar IPA berupa tes bentuk pilihan ganda dengan jumlah 24 butir soal. Data yang dikumpulkan menggunakan metode tes. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis validitas dan analisis reliabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu dari 24 butir soal terdapat hanya 20 butir soal yang valid, sedangkan 4 butir soal yang lainnya dinyatakan drop dan tidak dipakai lagi. Setelah itu mencari reliabilitas soal dan yang dipakai hanya soal yang valid saja. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan rumus Kuder Richardson yaitu didapatkan r tabel sebesar 0,68. Sehingga kriteria reliabilitas pada soal tersebut adalah tinggi.","PeriodicalId":33696,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Learning and Instruction","volume":"2 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"78118912","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Nyoman Trilyawan, I. G. Margunayasa, I. N. L. Jayanta
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah meta-analisis yaitu merieview secara sistematik dengan menganalisis hasil-hasil kajian penelitian yang telah dipublikasi di situs-situs resmi yang telah terakreditasi secara nasional yang berkaitan dengan penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar. Sampel penelitian ini, berjumlah dua belas jurnal nasional yang diterbitkan dalam rentang waktu 2014-2020 pada jenjang sekolah dasar. Khususnya penelitian eksperimen penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yaitu menghitung effect size dari sepuluh artikel dengan mengidentifikasi mean, standar deviasi dan varians dari perhitungan pada uji t. Hasil analisis yang telah dilakukan bahwa secara keseluruhan nila rata-rata effect size sebesar 0,82 yang dikategorikan tinggi. Setelah analisis data dengan effect size, dari dua belas artikel tersebut efektifitas model pembelajaran inkuiri terbimbing yang paling besar adalah Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa kelas IV muatan IPA tentang morfologi tumbuhan.
{"title":"Dampak Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar","authors":"Nyoman Trilyawan, I. G. Margunayasa, I. N. L. Jayanta","doi":"10.23887/iji.v2i1.44509","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/iji.v2i1.44509","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah meta-analisis yaitu merieview secara sistematik dengan menganalisis hasil-hasil kajian penelitian yang telah dipublikasi di situs-situs resmi yang telah terakreditasi secara nasional yang berkaitan dengan penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar. Sampel penelitian ini, berjumlah dua belas jurnal nasional yang diterbitkan dalam rentang waktu 2014-2020 pada jenjang sekolah dasar. Khususnya penelitian eksperimen penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yaitu menghitung effect size dari sepuluh artikel dengan mengidentifikasi mean, standar deviasi dan varians dari perhitungan pada uji t. Hasil analisis yang telah dilakukan bahwa secara keseluruhan nila rata-rata effect size sebesar 0,82 yang dikategorikan tinggi. Setelah analisis data dengan effect size, dari dua belas artikel tersebut efektifitas model pembelajaran inkuiri terbimbing yang paling besar adalah Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar siswa kelas IV muatan IPA tentang morfologi tumbuhan.","PeriodicalId":33696,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Learning and Instruction","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"90480121","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Jesika Novalia Br Tarigan, Anak Agung Gede Agung, A. I. Y. Sukmana
Peran multimedia pembelajaran membawa dampak yang sangat baik untuk usaha peningkatan hasil belajar peserta didik karena mampu menciptakan suasana belajar yang kreatif dan inovatif. Tetapi dalam penerapannya ditemukan hambatan, yaitu kurangnya pemanfaatan media yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk multimedia dan validitas multimedia pembelajaran. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengumpulan data dalam penelitian pengembangan ini menggunakan metode pencatatan dokumen, wawancara, observasi, dan kuesioner/angket. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD. Hasil penelitian ini terdiri dari hasil validasi oleh ahli materi terhadap multimedia pembelajaran diperoleh hasil validasi diperoleh skor dengan persentase sebesar 93,0% pada kategori sangat baik. Hasil dari ahli media pembelajaran diperoleh skor sebesar 90,5% pada kategori sangat baik. Hasil dari ahli desain pembelajaran diperoleh skor sebesar 84,0% pada kategori baik. Hasil dari uji coba perorangan diperoleh skor 93,80% pada kategori sangat baik dan uji coba kelompok kecil diperoleh skor sebesar 94,8% pada kategori sangat baik. Jadi, penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik dan layak untuk digunakan pada mata pelajaran tematik.
{"title":"Multimedia Pembelajaran Berbasis Pendidikan Karakter untuk Pembelajaran Tematik Kelas V","authors":"Jesika Novalia Br Tarigan, Anak Agung Gede Agung, A. I. Y. Sukmana","doi":"10.23887/iji.v1i2.30884","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/iji.v1i2.30884","url":null,"abstract":"Peran multimedia pembelajaran membawa dampak yang sangat baik untuk usaha peningkatan hasil belajar peserta didik karena mampu menciptakan suasana belajar yang kreatif dan inovatif. Tetapi dalam penerapannya ditemukan hambatan, yaitu kurangnya pemanfaatan media yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk multimedia dan validitas multimedia pembelajaran. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengumpulan data dalam penelitian pengembangan ini menggunakan metode pencatatan dokumen, wawancara, observasi, dan kuesioner/angket. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD. Hasil penelitian ini terdiri dari hasil validasi oleh ahli materi terhadap multimedia pembelajaran diperoleh hasil validasi diperoleh skor dengan persentase sebesar 93,0% pada kategori sangat baik. Hasil dari ahli media pembelajaran diperoleh skor sebesar 90,5% pada kategori sangat baik. Hasil dari ahli desain pembelajaran diperoleh skor sebesar 84,0% pada kategori baik. Hasil dari uji coba perorangan diperoleh skor 93,80% pada kategori sangat baik dan uji coba kelompok kecil diperoleh skor sebesar 94,8% pada kategori sangat baik. Jadi, penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik dan layak untuk digunakan pada mata pelajaran tematik.","PeriodicalId":33696,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Learning and Instruction","volume":"6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-01-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"82947189","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video wayang kreasi untuk mendukung pembelajaran storytelling. Dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi), namun pada penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan. Instumen yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas media video wayang kreasi yaitu berupa angket penilaian yang dinilai oleh tiga ahli. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Media video wayang kreasi dinyatakan valid dari para ahli dengan rata-rata nilai CVR 1,00 dan CVI 1,00. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan media video wayang kreasi untuk mendukung pembelajaran storytelling di TK B Kristen Harapan Denpasar mendapatkan hasil validitas sangat tinggi sehingga media video wayang kreasi layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran.
{"title":"Media Video Wayang Kreasi untuk Mendukung Pembelajaran Storytelling Anak Kelompok B","authors":"M. ., I. Suarjana, I. Astawan","doi":"10.23887/iji.v1i2.30714","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/iji.v1i2.30714","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video wayang kreasi untuk mendukung pembelajaran storytelling. Dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi), namun pada penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan. Instumen yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas media video wayang kreasi yaitu berupa angket penilaian yang dinilai oleh tiga ahli. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Media video wayang kreasi dinyatakan valid dari para ahli dengan rata-rata nilai CVR 1,00 dan CVI 1,00. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan media video wayang kreasi untuk mendukung pembelajaran storytelling di TK B Kristen Harapan Denpasar mendapatkan hasil validitas sangat tinggi sehingga media video wayang kreasi layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran. ","PeriodicalId":33696,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Learning and Instruction","volume":"89 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-12-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"80695640","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kinerja guru yang belum optimal disebabkan oleh kurangnya pemahaman guru tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kecerdasan emosional dan etos kerja terhadap kinerja guru. Jumlah populasi penelitian yaitu 35 orang guru. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik sampling total sehingga seluruh anggota populasi yang berjumlah 35 orang guru dijadikan sebagai sampel penelitian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex-post facto. Metode pengumpulan data menggunakan metode non tes dengan melakukan penyebaran kuesioner. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial dengan teknik analisis regresi linear sederhana untuk uji hipotesis I dan II serta analisis regresi linear berganda untuk uji hipotesis III. Sebelum uji regresi, dilakukan uji asumsi sebagai prasyarat analisis regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) terdapat kontribusi yang signifikan kecerdasan emosional terhadap kinerja guru dengan koefisien korelasi sebesar 0,6603 dan besaran kontribusi variabel 43%, (2) terdapat kontribusi yang signifikan etos kerja terhadap kinerja guru dengan koefisien korelasi sebesar 0,6101 dan besaran kontribusi variabel 37%, (3) terdapat kontribusi yang signifikan kecerdasan emosional dan etos kerja terhadap kinerja guru dengan koefisien korelasi 0,7760 dan besaran kontribusi variabel 60%. Dengan demikian dapat simpulkan bahwa terdapat kontribusi yang signifikan kecerdasan emosional dan etos kerja terhadap kinerja guru. Kecerdasan emosional dan etos kerja tinggi yang dimiliki guru menjadikan guru mengedepankan hati nurani dalam mengambil sebuah tindakan dan memiliki semangat yang positif di dalam bekerja.
{"title":"Kontribusi Kecerdasan Emosional dan Etos Kerja terhadap Kinerja Guru","authors":"I. P. A. Tantrayana, D. S. Putra","doi":"10.23887/iji.v1i3.32805","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/iji.v1i3.32805","url":null,"abstract":"Kinerja guru yang belum optimal disebabkan oleh kurangnya pemahaman guru tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kecerdasan emosional dan etos kerja terhadap kinerja guru. Jumlah populasi penelitian yaitu 35 orang guru. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik sampling total sehingga seluruh anggota populasi yang berjumlah 35 orang guru dijadikan sebagai sampel penelitian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex-post facto. Metode pengumpulan data menggunakan metode non tes dengan melakukan penyebaran kuesioner. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial dengan teknik analisis regresi linear sederhana untuk uji hipotesis I dan II serta analisis regresi linear berganda untuk uji hipotesis III. Sebelum uji regresi, dilakukan uji asumsi sebagai prasyarat analisis regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) terdapat kontribusi yang signifikan kecerdasan emosional terhadap kinerja guru dengan koefisien korelasi sebesar 0,6603 dan besaran kontribusi variabel 43%, (2) terdapat kontribusi yang signifikan etos kerja terhadap kinerja guru dengan koefisien korelasi sebesar 0,6101 dan besaran kontribusi variabel 37%, (3) terdapat kontribusi yang signifikan kecerdasan emosional dan etos kerja terhadap kinerja guru dengan koefisien korelasi 0,7760 dan besaran kontribusi variabel 60%. Dengan demikian dapat simpulkan bahwa terdapat kontribusi yang signifikan kecerdasan emosional dan etos kerja terhadap kinerja guru. Kecerdasan emosional dan etos kerja tinggi yang dimiliki guru menjadikan guru mengedepankan hati nurani dalam mengambil sebuah tindakan dan memiliki semangat yang positif di dalam bekerja.","PeriodicalId":33696,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Learning and Instruction","volume":"21 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"73071698","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Peran orang tua dalam mendampingi anak pada saat pelaksanaan pembelajaran daring sangat penting, akan tetapi karena metode pembelajaran daring ini masih tergolong baru di kalangan masyarakat sehingga banyak memunculkan persepsi yang berbeda beda di kalangan masyarakat terkhususnya para orang tua yang anaknya tengah mengikuti kegiatan pembelajaran daring. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis persepsi orang tua terhadap pendampingan anak serta untuk mengetahui persepsi orang tua siswa terhadap penyediaan sarana prasarana dalam pelaksanaan pembelajaran dalam jaringan pada masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang berjumlah 347 yang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data persepsi orang tua menggunakan metode non tes berupa kuesioner dengan menggunakan skala empat. Data yang diperoleh kemudian di uji dengan menggunakan uji statistik deskriptif. Berdasarkan hasil data diperoleh persentase rerata dimensi pendampingan yaitu 77,21% yang memiliki kriteria positif. Sedangkan pada dimensi sarana prasarana diperoleh persentase rerata 67, 17% yang memiliki kriteria kurang positif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa orang tua masih dapat mendampingi anak dalam pelaksanaan proses pembelajaran daring akan tetapi didalam menyiapkan penunjang sarana prasarana pembelajaran daring orang tua masih kesusahan didalam pelaksanaan pembelajaran daring.
{"title":"Pelaksanaan Pembelajaran Daring Berdasarkan Persepsi Orangtua","authors":"Ni Made Musdwiyeni, I. Wulandari","doi":"10.23887/iji.v2i1.32761","DOIUrl":"https://doi.org/10.23887/iji.v2i1.32761","url":null,"abstract":"Peran orang tua dalam mendampingi anak pada saat pelaksanaan pembelajaran daring sangat penting, akan tetapi karena metode pembelajaran daring ini masih tergolong baru di kalangan masyarakat sehingga banyak memunculkan persepsi yang berbeda beda di kalangan masyarakat terkhususnya para orang tua yang anaknya tengah mengikuti kegiatan pembelajaran daring. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis persepsi orang tua terhadap pendampingan anak serta untuk mengetahui persepsi orang tua siswa terhadap penyediaan sarana prasarana dalam pelaksanaan pembelajaran dalam jaringan pada masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang berjumlah 347 yang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data persepsi orang tua menggunakan metode non tes berupa kuesioner dengan menggunakan skala empat. Data yang diperoleh kemudian di uji dengan menggunakan uji statistik deskriptif. Berdasarkan hasil data diperoleh persentase rerata dimensi pendampingan yaitu 77,21% yang memiliki kriteria positif. Sedangkan pada dimensi sarana prasarana diperoleh persentase rerata 67, 17% yang memiliki kriteria kurang positif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa orang tua masih dapat mendampingi anak dalam pelaksanaan proses pembelajaran daring akan tetapi didalam menyiapkan penunjang sarana prasarana pembelajaran daring orang tua masih kesusahan didalam pelaksanaan pembelajaran daring.","PeriodicalId":33696,"journal":{"name":"Indonesian Journal of Learning and Instruction","volume":"17 1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-09-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"90027129","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}