Banyak kalangan umur yang menggunakan rokok elektrik vapor dengan alasan dan tujuan menggunakannya berbeda, bukan hanya laki-laki yang menggunakan tetapi sudah ada pula penggunaannya oleh seorang perempuan, dan bukan hanya remaja melainkan usia 30 tahun atau sudah menikah menggunakan rokok elektrik vapor. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan karakteristik pengguna rokok elektrik (vapor) di wilayah Parepare. Metode yang digunakan pada Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan teknik penarikan sampel menggunakan Total Sampling. Peneliti mengidentifikasi melalui observasional dengan menggunakan kuesioner pada sampel, dimana sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 orang. Data dianalisis secara Univariat untuk melihat distribusi frekuensi variabel.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik umur tertinggi responden yaitu 27-31 tahun sebanyak 20 orang (40,0%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 48 orang (96,0%), pendidikan terakhir pada tingkat SMA sebanyak 34 orang (68,0%), pekerjaan tertinggi pada tingkat wiraswasta sebanyak 15 orang (30,0%), status perkawinan tertinggi pada kategori belum menikah sebanyak 32 orang (64.0%), sedangkan kadar nikotin yang dihisap termasuk kategori rendah (100,0%). Diharapkan kepada peneliti selanjutnya agar membahas lebih mendalam tentang karakteristik pengguna rokok elektrik vapor dan persepsi dampak rokok elektrik vapor terhadap kesehatan tubuh dengan jenis penelitian kualitatif dengan metode wawancara agar mendapatkan hasil yang lebih mendalam. Populasi dan sampel yang digunakan tidak hanya penggunanya saja tetapi pada masyarakat yang tidak menggunakan rokok elektrik (vapor).
{"title":"KARAKTERISTIK PENGGUNA ROKOK ELEKTRIK (VAPOR) DI WILAYAH PAREPARE","authors":"Muhammad Said, Ramlan, Muliati Muluki","doi":"10.31850/makes.v5i1.635","DOIUrl":"https://doi.org/10.31850/makes.v5i1.635","url":null,"abstract":"Banyak kalangan umur yang menggunakan rokok elektrik vapor dengan alasan dan tujuan menggunakannya berbeda, bukan hanya laki-laki yang menggunakan tetapi sudah ada pula penggunaannya oleh seorang perempuan, dan bukan hanya remaja melainkan usia 30 tahun atau sudah menikah menggunakan rokok elektrik vapor. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan karakteristik pengguna rokok elektrik (vapor) di wilayah Parepare. Metode yang digunakan pada Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan teknik penarikan sampel menggunakan Total Sampling. Peneliti mengidentifikasi melalui observasional dengan menggunakan kuesioner pada sampel, dimana sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 orang. Data dianalisis secara Univariat untuk melihat distribusi frekuensi variabel.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik umur tertinggi responden yaitu 27-31 tahun sebanyak 20 orang (40,0%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 48 orang (96,0%), pendidikan terakhir pada tingkat SMA sebanyak 34 orang (68,0%), pekerjaan tertinggi pada tingkat wiraswasta sebanyak 15 orang (30,0%), status perkawinan tertinggi pada kategori belum menikah sebanyak 32 orang (64.0%), sedangkan kadar nikotin yang dihisap termasuk kategori rendah (100,0%). Diharapkan kepada peneliti selanjutnya agar membahas lebih mendalam tentang karakteristik pengguna rokok elektrik vapor dan persepsi dampak rokok elektrik vapor terhadap kesehatan tubuh dengan jenis penelitian kualitatif dengan metode wawancara agar mendapatkan hasil yang lebih mendalam. Populasi dan sampel yang digunakan tidak hanya penggunanya saja tetapi pada masyarakat yang tidak menggunakan rokok elektrik (vapor).","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"5 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117035567","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Skabies merupakan penyakit kulit menular akibat infestasi tungau Sarcoptes scabiei var hominis (S. scabiei) yang membentuk terowongan pada lapisan stratum korneum dan stratum granulosum penjamu. S. scabiei termasuk parasit obligat pada manusia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Personal Hiegiene dan Sanitasi Lingkungan terhadap Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Al Badar DDI Bilalang Parepare. Jenis penelitian ini adalah survey yang bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional study.Pengambilan sampel dengan metode sampel adalah random sampling sebanyak 78 orang. Hasil penelitian ini diperoleh tidak ada hubungan antara personal hiegiene dengan kejadian skabies (p=0,270), dan tidak ada hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian skabies (p=0,080) di Pondok Pesantren Al Badar DDI Bilalang Parepare. Adapun saran bagi para santri untuk tidak saling meminjam barang pribadi agar tidak memicu penularan penyakit skabies, dan menjaga kebersihan lingkungan Pondok Pesantren.
Skabies是一种由Sarcoptes scabiei var hominis感染的皮肤病,这种病在你的角膜和胸膜上部形成隧道。S. scabiei是人类的遗忘寄生虫。本研究的目的是确定Hiegiene和环境卫生对bidar DDI Parepare Pesantren Al Badar dbilal Parepare的规模事件的个人影响。这类研究是对交叉研究设计的分析描述性调查。样本方法的抽样是78个随机抽样。这项研究的结果是,hiegiene和skabies (p= 0.270)之间没有任何私人关系,环境卫生与比ladah dbilal Parepare Pesantren Al Badar (p= 0.080)之间也没有联系。至于santri的建议是,不要互相借个人物品,以免引发skabies疾病的传播,并保持Pesantren的环境清洁。
{"title":"ANALISIS FAKTOR RESIKO TERHADAP MUNCULNYA PENYAKIT SKABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL BADAR DDI BILALANG PAREPARE","authors":"Sitti Amina Syamsul, Andi Nuddin, Fitriani Umar","doi":"10.31850/makes.v5i1.810","DOIUrl":"https://doi.org/10.31850/makes.v5i1.810","url":null,"abstract":"Skabies merupakan penyakit kulit menular akibat infestasi tungau Sarcoptes scabiei var hominis (S. scabiei) yang membentuk terowongan pada lapisan stratum korneum dan stratum granulosum penjamu. S. scabiei termasuk parasit obligat pada manusia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Personal Hiegiene dan Sanitasi Lingkungan terhadap Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Al Badar DDI Bilalang Parepare. Jenis penelitian ini adalah survey yang bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional study.Pengambilan sampel dengan metode sampel adalah random sampling sebanyak 78 orang. Hasil penelitian ini diperoleh tidak ada hubungan antara personal hiegiene dengan kejadian skabies (p=0,270), dan tidak ada hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian skabies (p=0,080) di Pondok Pesantren Al Badar DDI Bilalang Parepare. Adapun saran bagi para santri untuk tidak saling meminjam barang pribadi agar tidak memicu penularan penyakit skabies, dan menjaga kebersihan lingkungan Pondok Pesantren.","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"80 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132523216","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pelayanan kefarmasian sebagai salah satu unsur dari pelayanan utama di rumah sakit, merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem pelayanan di rumah sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien, penyediaan obat yang bermutu, termasuk pelayanan farmasi klinik yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat. Praktek pelayanan kefarmasian merupakan kegiatan terpadu, dengan tujuan untuk mengidentifikasi, mencegah dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan obat dan kesehatan.Penilitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis perencanaan obat di Instalasi farmasi RSUD Massenrempulu Enrekang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai bulan Oktober 2020. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu melalui wawancara mendalam dengan menggunakan pedoman wawancara dan pengamatan secara langsung (observasi). Dan data sekunder berupa dokumen-dokumen di Instalasi farmasi RSUD Massenrempulu Enrekang. Informan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencaan obat di RSUD Massenrempulu Kabupaten Enrekang sudah cukup efektif, karena telah sesuai dengan pedoman perencaan yang berlaku di rumah sakit tersebut. Namun, masih ada beberapa faktor yang menjadi kecala dalam perencaan obat di RSUD Massenrempulu Kabupaten Enrekang yaitu kekosongan obat. Hal ini disebabkan karena peningkatan jumlah pasien yang sewaktu-waktu terjadi sehingga menyebabkan permintaan akan obat juga meningkat, serta kekosongan stok obat yang dibutuhkan pada pihak distributor. Saran dalam penelitian ini kepada petugas perencanaan obat agar bisa menambah pihak yang berelasi (distributor) dengan rumah sakit dalam hal pembelian obat, agar ketika terjadi kekosongan stok barang di distributor maka ada alternatif tempat lain yang bisa dijadikan tempat pembelian obat tersebut.
作为主要医院服务的一个组成部分,它是一个与以病人服务为导向的医院服务系统不可分割的一部分,提供高质量的药物,包括为社会各阶层负担得起的药房制药服务。医疗保健的做法是一种统一的活动,其目的是确定、预防和解决与医学和健康相关的问题。这种观察是一项定性研究,旨在分析马瑟伦普卢制药(rrekang)药厂的药物规划。这项研究是在七月进行的,直到2020年10月。本研究采用的主要数据是通过访谈指南和直接观察(观察)进行深入采访。继发性数据是Massenrempulu Enrekang制药公司的文件。这次调查的线人只有三个。研究结果表明,在马森雷普鲁区(Massenrempulu county Enrekang)进行的药物治疗是相当有效的,因为它符合目前在医院进行的计划。然而,在马斯森伦普鲁区(Massenrempulu rerekang county)的药物加工项目中,仍然存在一些因素。这是因为病人的数量不时增加,导致对药物的需求也在增加,经销商的需求也在减少。这项研究向药品规划人员提出的建议是,在药物采购方面,将分销商与医院的分销商结合起来,这样,当分销商的库存出现问题时,就有另一种选择,可以选择药物的采购地点。
{"title":"ANALISIS PERENCANAAN OBAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MASSENREMPULU KABUPATEN ENREKANG","authors":"Yunita Idham, Syarifuddin Yusuf, Usman","doi":"10.31850/makes.v5i1.936","DOIUrl":"https://doi.org/10.31850/makes.v5i1.936","url":null,"abstract":"Pelayanan kefarmasian sebagai salah satu unsur dari pelayanan utama di rumah sakit, merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem pelayanan di rumah sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien, penyediaan obat yang bermutu, termasuk pelayanan farmasi klinik yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat. Praktek pelayanan kefarmasian merupakan kegiatan terpadu, dengan tujuan untuk mengidentifikasi, mencegah dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan obat dan kesehatan.Penilitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis perencanaan obat di Instalasi farmasi RSUD Massenrempulu Enrekang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai bulan Oktober 2020. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu melalui wawancara mendalam dengan menggunakan pedoman wawancara dan pengamatan secara langsung (observasi). Dan data sekunder berupa dokumen-dokumen di Instalasi farmasi RSUD Massenrempulu Enrekang. Informan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencaan obat di RSUD Massenrempulu Kabupaten Enrekang sudah cukup efektif, karena telah sesuai dengan pedoman perencaan yang berlaku di rumah sakit tersebut. Namun, masih ada beberapa faktor yang menjadi kecala dalam perencaan obat di RSUD Massenrempulu Kabupaten Enrekang yaitu kekosongan obat. Hal ini disebabkan karena peningkatan jumlah pasien yang sewaktu-waktu terjadi sehingga menyebabkan permintaan akan obat juga meningkat, serta kekosongan stok obat yang dibutuhkan pada pihak distributor. Saran dalam penelitian ini kepada petugas perencanaan obat agar bisa menambah pihak yang berelasi (distributor) dengan rumah sakit dalam hal pembelian obat, agar ketika terjadi kekosongan stok barang di distributor maka ada alternatif tempat lain yang bisa dijadikan tempat pembelian obat tersebut.","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131101237","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Stunting disebabkan karena ada pengaruh dari pola asuh, cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan, maka pola asuh (caring), termasuk di dalamnya adalah Inisiasi Menyusu Dini (IMD), menyusui eksklusif sampai dengan 6 bulan, dan pemberian ASI dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) sampai dengan 2 tahun merupakan proses untuk membantu tumbuh kembang bayi dan anak.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara tingkat pendidikan, mengetahui pengaruh tingkat pendapatan, serta mengetahui pengaruh tempat tinggal terhadap kejadian stunting di dataran tinggi Kota Parepare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional Survey. Peneliti mengidentifikasi melalui observasional dengan menggunakan kuesioner pada sampel, dimana sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square melalui SPSS Versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan tingkat pendidikan dengan kejadian stunting pada balita di daerah dataran tinggi Kota Parepare (p value 0.018), adanya hubungan tingkat pendapatan dengan kejadian stunting pada balita di daerah dataran tinggi Kota Parepare (p value 0.015), serta adanya hubungan tempat tinggal dengan kejadian stunting pada balita di daerah dataran tinggi kota Parepare (p value 0.015). Berdasarkan penelitian ini diharapkan kepada ibu balita agar memperhatikan pola konsumsi yang diberikan kepada anaknya agar selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi serta berusaha untuk selalu menjaga pola makan anaknya agar terhindar dari Stunting.
发育迟缓是因为有教养的影响,保险和医疗服务质量、环境和粮食安全,那么教养(关爱入会),包括里面装的全是早期哺乳(IMD)独家,母乳喂养到6个月,和母乳喂养母乳进行配菜(MPASI),直到两年是做的过程帮助婴儿和儿童遍地开花。本研究的目的是了解教育水平、收入水平的影响以及住房对帕雷雷高原特技表演的影响。本研究采用的方法是交叉调查方法的分析方法。研究人员通过对样本的问卷进行观察确定,样本中有60个样本。数据是通过SPSS版本23对Chi Square的数据进行单变量和双变量分析的。这项研究的结果显示有幼儿发育教育水平与事件的关系在高原地区城市Parepare (p value 0.018),幼儿发育的收入水平与事件的关系在高原地区城市Parepare (p value 0.015),以及依恋住所幼儿发育和《创世纪》在高原地区Parepare城(p value 0.015)。根据这项研究,本研究预计幼儿母亲将注意给孩子的饮食模式,以确保孩子的饮食永远不会发育不良。
{"title":"ANALISIS SOSIAL EKONOMI DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DAERAH DATARAN TINGGI KOTA PAREPARE","authors":"Anjani Saputri, Usman, Ayu Dwi Putri Rusman","doi":"10.31850/makes.v5i1.749","DOIUrl":"https://doi.org/10.31850/makes.v5i1.749","url":null,"abstract":"Stunting disebabkan karena ada pengaruh dari pola asuh, cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan, maka pola asuh (caring), termasuk di dalamnya adalah Inisiasi Menyusu Dini (IMD), menyusui eksklusif sampai dengan 6 bulan, dan pemberian ASI dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) sampai dengan 2 tahun merupakan proses untuk membantu tumbuh kembang bayi dan anak.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara tingkat pendidikan, mengetahui pengaruh tingkat pendapatan, serta mengetahui pengaruh tempat tinggal terhadap kejadian stunting di dataran tinggi Kota Parepare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional Survey. Peneliti mengidentifikasi melalui observasional dengan menggunakan kuesioner pada sampel, dimana sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square melalui SPSS Versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan tingkat pendidikan dengan kejadian stunting pada balita di daerah dataran tinggi Kota Parepare (p value 0.018), adanya hubungan tingkat pendapatan dengan kejadian stunting pada balita di daerah dataran tinggi Kota Parepare (p value 0.015), serta adanya hubungan tempat tinggal dengan kejadian stunting pada balita di daerah dataran tinggi kota Parepare (p value 0.015). Berdasarkan penelitian ini diharapkan kepada ibu balita agar memperhatikan pola konsumsi yang diberikan kepada anaknya agar selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi serta berusaha untuk selalu menjaga pola makan anaknya agar terhindar dari Stunting.","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"37 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124717886","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Yunita, Syarifuddin Yusuf, Henni Kumaladewi Hengky
Rumah sakit selain untuk mencari kesembuhan juga merupakan sumber dari berbagai penyakit infeksi, yang berasal dari penderita maupun dari pengunjung. Hal ini merupakan masalah besar yang dihadapi rumah sakit yang dikenal dengan istilah Health-care Assosiated Infections. Budaya masyarakat Indonesia yang berinteraksi dengan pasien tidak hanya tenaga kesehatan, namun juga keluarga sebagai penjaga pasien. Oleh karena itu, subjek penelitian yang dipilih yaitu penjaga pasien. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui gambaran penerapan program pencegahan dan pengendalian health-care associated infections pada penjaga pasien di RSU ‘Aisyiyah St. Khadijah Kabupaten Pinrang, berdasarkan kewaspadaan universal dan kewaspadaan transmisi. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah penjaga pasien pasien rawat inap sebanyak 7 orang penjaga pasien yang telah memenuhi kriteria. Data primer dan data sekunder yang diperoleh disajikan dalam bentuk narasi dan matriks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian Health-care Associated Infections berdasarkan kewaspadaan universal dan kewaspadaan transmisi pada penjaga pasien rawat inap dari kebijakan rumah sakit sudah sesuai dengan pedoman PPI RS Kemenkes 2017. Tindakan pencegahan dan pengendalian seperti mencuci tangan, penggunaan masker, etika batuk, penggunaan antiseptik mendapatakan pengetatan sejak munculnya pandemi Covid-19. Namun, masih terdapat kekurangan karena ketidakpatuhan dari penjaga pasien itu sendiri.
{"title":"PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HEALTH-CARE ASSOCIATED INFECTION (HAIs) PADA PENJAGA PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM ‘AISYIYAH ST. KHADIJAH KABUPATEN PINRANG","authors":"Yunita, Syarifuddin Yusuf, Henni Kumaladewi Hengky","doi":"10.31850/makes.v5i1.754","DOIUrl":"https://doi.org/10.31850/makes.v5i1.754","url":null,"abstract":"Rumah sakit selain untuk mencari kesembuhan juga merupakan sumber dari berbagai penyakit infeksi, yang berasal dari penderita maupun dari pengunjung. Hal ini merupakan masalah besar yang dihadapi rumah sakit yang dikenal dengan istilah Health-care Assosiated Infections. Budaya masyarakat Indonesia yang berinteraksi dengan pasien tidak hanya tenaga kesehatan, namun juga keluarga sebagai penjaga pasien. Oleh karena itu, subjek penelitian yang dipilih yaitu penjaga pasien. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui gambaran penerapan program pencegahan dan pengendalian health-care associated infections pada penjaga pasien di RSU ‘Aisyiyah St. Khadijah Kabupaten Pinrang, berdasarkan kewaspadaan universal dan kewaspadaan transmisi. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah penjaga pasien pasien rawat inap sebanyak 7 orang penjaga pasien yang telah memenuhi kriteria. Data primer dan data sekunder yang diperoleh disajikan dalam bentuk narasi dan matriks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian Health-care Associated Infections berdasarkan kewaspadaan universal dan kewaspadaan transmisi pada penjaga pasien rawat inap dari kebijakan rumah sakit sudah sesuai dengan pedoman PPI RS Kemenkes 2017. Tindakan pencegahan dan pengendalian seperti mencuci tangan, penggunaan masker, etika batuk, penggunaan antiseptik mendapatakan pengetatan sejak munculnya pandemi Covid-19. Namun, masih terdapat kekurangan karena ketidakpatuhan dari penjaga pasien itu sendiri.","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"68 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124452778","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Polusi udara pada saat ini banyak disumbangkan akibat kelakuan khalayak yang tidak ramah lingkungan, salah satu perkembangan tekhnologi. Salah satu gas udara yang rawan dan sangat dominan jumlahnya merupakan gas karbon monoksida yang dihasilkan dari cara pembakaran bahan bakar motor bensin yang tidak paripurna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh risiko paparan asap kendaraan terhadap kualitas kesehatan pada Polantas Polres Parepare. Jenis penelitian yang di gunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study dengan melakukan observasi terlebih dahulu dan membagikan kuisioner pada responden, sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Polantas Polres Parepare dari jumlah populasi yaitu 47 responden, dengan jumlah sampel sebanyak 47 responden kemudian dianalisis secara elektronik dengan menggunakan fasilitas komputer Program SPSS for Windows versi 21 dianalisis secara deskriptif dan uji chi square untuk mengetahui pengaruh risiko paparan asap kendaraan terhadap kualitas kesehatan Polantas Polres Parepare.Hasil penelitian menunjukkan yang berisiko berjumlah 42 orang (89,94) sedangkan yang tidak berisiko berjumlah 5 orang (10,6). Hasil uji statistik mnunjukkan terdapat pengaruh paparan asap kendaraan terhadap kualitas kesehatan Polantas Polres Parepare (p=0,000). Saran dari peneliti perlu adanya penyuluhan tentang pentingnya pemakaian alat pelindung diri (APD).
{"title":"PENGARUH RISIKO PAPARAN ASAP KENDARAAN TERHADAP KUALITAS KESEHATAN PADA POLANTAS POLRES KOTA PAREPARE","authors":"Nur Qamarya, Iradhatullah Rahim, Abdul Madjid","doi":"10.31850/makes.v5i1.710","DOIUrl":"https://doi.org/10.31850/makes.v5i1.710","url":null,"abstract":"Polusi udara pada saat ini banyak disumbangkan akibat kelakuan khalayak yang tidak ramah lingkungan, salah satu perkembangan tekhnologi. Salah satu gas udara yang rawan dan sangat dominan jumlahnya merupakan gas karbon monoksida yang dihasilkan dari cara pembakaran bahan bakar motor bensin yang tidak paripurna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh risiko paparan asap kendaraan terhadap kualitas kesehatan pada Polantas Polres Parepare. Jenis penelitian yang di gunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study dengan melakukan observasi terlebih dahulu dan membagikan kuisioner pada responden, sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Polantas Polres Parepare dari jumlah populasi yaitu 47 responden, dengan jumlah sampel sebanyak 47 responden kemudian dianalisis secara elektronik dengan menggunakan fasilitas komputer Program SPSS for Windows versi 21 dianalisis secara deskriptif dan uji chi square untuk mengetahui pengaruh risiko paparan asap kendaraan terhadap kualitas kesehatan Polantas Polres Parepare.Hasil penelitian menunjukkan yang berisiko berjumlah 42 orang (89,94) sedangkan yang tidak berisiko berjumlah 5 orang (10,6). Hasil uji statistik mnunjukkan terdapat pengaruh paparan asap kendaraan terhadap kualitas kesehatan Polantas Polres Parepare (p=0,000). Saran dari peneliti perlu adanya penyuluhan tentang pentingnya pemakaian alat pelindung diri (APD).","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133525180","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Konsumsi sayur dan buah orang Indonesia masih relatif rendah, sekitar 95,5% masyarakat Sulawesi Selatan umur >10 tahun kurang mengkomsumsi sayur dan buah (Riskesdas 2018). Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh media animasi dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap konsumsi sayur dan buah. Dengan metode quasi experimental yaitu tes awal dan tes akhir. Lokasi penelitian di lakukan di rumah siswa atau di sekitar sekolah. Waktu penelitian dilakukan bulan Agustus – Desember 2020. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang berisi 40 siswa dari dua kelas yang diambil dari populasi siswa kelas V dan VI SD Negeri 20 Parepare. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji t dependen (paired - sample t test) dan uji statistic Wilcoxon pada tingkat kepercayaan 95% (p=0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian media animasi terhadap perubahan pengetahuan (p=0,000). Rata-rata skor pengetahuan sebelum pemberian media animasi adalah 8,83 ± 1,61, sedangkan sesudah pemberian animasi adalah 18,23 ± 1,46. Rata-rata skor sikap sebelum pemberian media animasi adalah 17,73 ± 1,28, dan sesudah pemberian media animasi adalah 28,53 ± 2,13. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian animasi terhadap sikap (p=0,000). Diharapkan penelitian ini dapat diterima oleh siswa-siswi sebagai media baru dalam proses pembelajaran mengenai pentingnya konsumsi buah dan sayur.
{"title":"PENGARUH PEMBERIAN MEDIA ANIMASI MAKANAN SEHAT BUAH DAN SAYUR TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ANAK SD Negeri 20 KOTA PAREPARE","authors":"Triana Novelia, Ramlan, Nurlinda","doi":"10.31850/makes.v5i1.922","DOIUrl":"https://doi.org/10.31850/makes.v5i1.922","url":null,"abstract":"Konsumsi sayur dan buah orang Indonesia masih relatif rendah, sekitar 95,5% masyarakat Sulawesi Selatan umur >10 tahun kurang mengkomsumsi sayur dan buah (Riskesdas 2018). Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh media animasi dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap konsumsi sayur dan buah. Dengan metode quasi experimental yaitu tes awal dan tes akhir. Lokasi penelitian di lakukan di rumah siswa atau di sekitar sekolah. Waktu penelitian dilakukan bulan Agustus – Desember 2020. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang berisi 40 siswa dari dua kelas yang diambil dari populasi siswa kelas V dan VI SD Negeri 20 Parepare. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji t dependen (paired - sample t test) dan uji statistic Wilcoxon pada tingkat kepercayaan 95% (p=0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian media animasi terhadap perubahan pengetahuan (p=0,000). Rata-rata skor pengetahuan sebelum pemberian media animasi adalah 8,83 ± 1,61, sedangkan sesudah pemberian animasi adalah 18,23 ± 1,46. Rata-rata skor sikap sebelum pemberian media animasi adalah 17,73 ± 1,28, dan sesudah pemberian media animasi adalah 28,53 ± 2,13. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian animasi terhadap sikap (p=0,000). Diharapkan penelitian ini dapat diterima oleh siswa-siswi sebagai media baru dalam proses pembelajaran mengenai pentingnya konsumsi buah dan sayur.","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"64 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131622423","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kinerja adalah keseluruhan hasil atau keberhasilan seseorang dalam kurung waktu tertentu dalam melaksanakan tugasnya dibandingan dengan berbagai kemungkinan seperti hasil kerja standar, target atau sasaran, atau kriteria yang ditentukan dalam kesepakatan bersama.Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah Kinerja Kader Posyandu dalam Pengukuran Antropometri diwilayah Kota Parepare telah sesuai dengan prosedur pengukuran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kuantitatif dengan desain Survei Deskriptif yaitu untuk membuat penilaian terhadap suatu kondisi dan penyelenggara suatu program. Sampel adalah kader posyandu pengukuran antropometri sebanyak 83 orang. Data dianalisis dengan secara univariat melalui SPSS Versi 20.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kinerja kader dalam pengukuran antropometri yaitu rata-rata kader posyandu memiliki kinerja yang baik dalam melakukan pengukuran antropometri di Posyandu.
{"title":"ANALISIS KINERJA KADER POSYANDU DALAM PENGUKURAN ANTROPOMETRI DI WILAYAH KOTA PAREPARE","authors":"Novitasari, Usman, Ayu Dwi Putri Rusman","doi":"10.31850/makes.v5i1.725","DOIUrl":"https://doi.org/10.31850/makes.v5i1.725","url":null,"abstract":"Kinerja adalah keseluruhan hasil atau keberhasilan seseorang dalam kurung waktu tertentu dalam melaksanakan tugasnya dibandingan dengan berbagai kemungkinan seperti hasil kerja standar, target atau sasaran, atau kriteria yang ditentukan dalam kesepakatan bersama.Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah Kinerja Kader Posyandu dalam Pengukuran Antropometri diwilayah Kota Parepare telah sesuai dengan prosedur pengukuran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kuantitatif dengan desain Survei Deskriptif yaitu untuk membuat penilaian terhadap suatu kondisi dan penyelenggara suatu program. Sampel adalah kader posyandu pengukuran antropometri sebanyak 83 orang. Data dianalisis dengan secara univariat melalui SPSS Versi 20.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kinerja kader dalam pengukuran antropometri yaitu rata-rata kader posyandu memiliki kinerja yang baik dalam melakukan pengukuran antropometri di Posyandu.","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126891999","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sarina Jamal, Henni Kumaladewi Hengky, Amir Patintingan
Rokok didefinisikan sebagai zat beracun yang dapat menyebabkandampak yang sangat berbahaya bagi pemakainya atau orang di sekitarnya, seperti pada balita yang sangat rentan terhadap bahaya asap rokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuiPengaruh gambaran asap rokok pada dalam rumah menggunakan peristiwa Ispa di Balita pada Puskesmas Lompoe Kota Parepare.Jenis penelitian ini adalah metode Observasional Analitik dengan desain penelitian Cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah balita penderita ISPA sebanyak 1.242 penderita.Penentuan sampel dengan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 30 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa ada hubungan antara paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada balita dengan nilai p. value 0,003.Orang tua sebaiknya menghindari rokok di dalam ruangan dan perlu memperhatikan ventilasi rumah tangga untuk mengedarkan udara kotor, seperti asap rokok
{"title":"PENGARUH PAPARAN ASAP ROKOK DENGAN KEJADIAN PENYAKIT ISPA PADA BALITA DIPUSKESMAS LOMPOE KOTA PAREPARE","authors":"Sarina Jamal, Henni Kumaladewi Hengky, Amir Patintingan","doi":"10.31850/makes.v5i1.727","DOIUrl":"https://doi.org/10.31850/makes.v5i1.727","url":null,"abstract":"Rokok didefinisikan sebagai zat beracun yang dapat menyebabkandampak yang sangat berbahaya bagi pemakainya atau orang di sekitarnya, seperti pada balita yang sangat rentan terhadap bahaya asap rokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuiPengaruh gambaran asap rokok pada dalam rumah menggunakan peristiwa Ispa di Balita pada Puskesmas Lompoe Kota Parepare.Jenis penelitian ini adalah metode Observasional Analitik dengan desain penelitian Cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jumlah balita penderita ISPA sebanyak 1.242 penderita.Penentuan sampel dengan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 30 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa ada hubungan antara paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada balita dengan nilai p. value 0,003.Orang tua sebaiknya menghindari rokok di dalam ruangan dan perlu memperhatikan ventilasi rumah tangga untuk mengedarkan udara kotor, seperti asap rokok","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"283 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134103424","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-01-05DOI: 10.31850/makes.v5i1.1267
Indra Indra, Indri Hapsari Susilowati
Pengoperasian Cutter Suction Dredging (CSD) di sektor pertambangan batu bara pernah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 5 kali pada tahun 2012 hingga 2017 diantaranya CSD tenggelam, CSD ditabrak kapal tongkang, CSD terbakar sehingga mengakibatkan kerusakan alat CSD dan waktu kerja hilang. Guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja dalam pengopersian CSD makapenerapan keselamatan kerja sangat diperlukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan keselamatan kerja berdasarkan pemenuhan kru CSD, kondisi CSD, lingkungan kerja, standar operasional prosedur (SOP) dalam pengoperasian CSD di Jetty batu bara pada PT. Anugerah Jawara Prima (AJP). Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kru CSD sebanyak 32 orang dengan objek 1 unit CSD. Sampel penelitian ialah seluruh kru CSD sebanyak 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan kru, kondisi CSD, lingkungan kerja serta standar operasional prosedur dalam pengoperasian CSD rata-rata pada tingkat hasil penilaian penerapan baik dan memuaskan. Hal ini disebabkan karena kru telah memenuhi kompetensi sesuai jabatannya dan dibekali beberapa kompetensi mengenai keselamatan, kru juga memenuhi SOP pengoperasian CSD. Pada kondisi CSD sebelum bekerja dilakukan P2H dan tiap tahunya dilakukan perawatan dan pengukuran lingkungan kerja. Jika ditemukan suatu permasalahan pada komponen bagian CSD maka segera dilakukan perbaikan di lapangan dengan memanfaatkan suku cadangan yang telah tersedia. Kesimpulan secara umum penerapan keselamatan kerja dalam pengoperasian CSD telah dilakukan dengan baik dibuktikan dengan hasil penilaian penerapan.
2012年至2017年,扫黑部门发生了5起工作事故,其中包括CSD溺水、CSD遭遇驳船、CSD火灾,造成CSD设备损坏和工作时间损失。为了防止CSD的职能事故的发生,安全措施是必不可少的。因此,本研究的目的是了解通过CSD机组人员、CSD条件、工作环境、PT. gtty gratition Prima (AJP)的CSD操作程序(SOP)的安全实施。该研究采用定量方法与描述性方法。本研究的人口为32名CSD工作人员,目标为1个CSD单元。研究样本是CSD的全体工作人员共32人。研究结果表明,船员的满意度、CSD条件、工作环境和CSD操作程序的操作标准在良好和令人满意的应用评估水平上是平均水平。这是因为机组人员已经达到了他们的职能,并提供了一些安全方面的能力,他们还满足了CSD的操作规程。在CSD工作前的条件是P2H,在工作环境中进行维修和测量。如果您发现CSD的组件有问题,请立即利用现有的备份部落进行现场修复。关于CSD操作中的工作安全的一般应用的结论,通常可以通过应用评估的结果得到证明。
{"title":"PENERAPAN KESELAMATAN KERJA DALAM PENGOPERASIAN CUTTER SECTION DREDGING DI JETTY BATU BARA PADA PT. ANUGERAH JAWARA PRIMA","authors":"Indra Indra, Indri Hapsari Susilowati","doi":"10.31850/makes.v5i1.1267","DOIUrl":"https://doi.org/10.31850/makes.v5i1.1267","url":null,"abstract":"Pengoperasian Cutter Suction Dredging (CSD) di sektor pertambangan batu bara pernah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 5 kali pada tahun 2012 hingga 2017 diantaranya CSD tenggelam, CSD ditabrak kapal tongkang, CSD terbakar sehingga mengakibatkan kerusakan alat CSD dan waktu kerja hilang. Guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja dalam pengopersian CSD makapenerapan keselamatan kerja sangat diperlukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan keselamatan kerja berdasarkan pemenuhan kru CSD, kondisi CSD, lingkungan kerja, standar operasional prosedur (SOP) dalam pengoperasian CSD di Jetty batu bara pada PT. Anugerah Jawara Prima (AJP). Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kru CSD sebanyak 32 orang dengan objek 1 unit CSD. Sampel penelitian ialah seluruh kru CSD sebanyak 32 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan kru, kondisi CSD, lingkungan kerja serta standar operasional prosedur dalam pengoperasian CSD rata-rata pada tingkat hasil penilaian penerapan baik dan memuaskan. Hal ini disebabkan karena kru telah memenuhi kompetensi sesuai jabatannya dan dibekali beberapa kompetensi mengenai keselamatan, kru juga memenuhi SOP pengoperasian CSD. Pada kondisi CSD sebelum bekerja dilakukan P2H dan tiap tahunya dilakukan perawatan dan pengukuran lingkungan kerja. Jika ditemukan suatu permasalahan pada komponen bagian CSD maka segera dilakukan perbaikan di lapangan dengan memanfaatkan suku cadangan yang telah tersedia. Kesimpulan secara umum penerapan keselamatan kerja dalam pengoperasian CSD telah dilakukan dengan baik dibuktikan dengan hasil penilaian penerapan. ","PeriodicalId":439563,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-01-05","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132514237","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}