C. Natalia, Indana Zulfa, Nurfajrina Mawaddah Rahma
Pendidikan akhlak pada anak harus diberikan sedini mungkin agar mereka dapat memperoleh standar moral yang tinggi bahkan setelah mereka dewasa. Moralitas adalah kebiasaan dan tindakan yang didasarkan pada pengetahuan diri dalam hubungan seseorang dengan Tuhan. Pendidikan karakter berarti berupaya sungguh-sungguh untuk membentuk perilaku yang dapat menjadi karakter seseorang, namun pengembangan karakter pada siswa sekolah dasar tidaklah mudah karena karakteristik kepribadian setiap anak berbeda-beda. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas sejauh mana pengaruh metode pembelajaran moral terhadap perkembangan karakter siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji metode pembelajaran yang tepat untuk pengajaran moral di sekolah dasar. Dan dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka, sumber datanya menggunakan sumber data primer dan sekunder, serta teknik analisis data yang digunakan. Penelitian ini menemukan bahwa metode yang relevan untuk pembelajaran di SD Islam adalah (1) metode narasi, (2) metode ceramah, (3) metode tanya jawab bahasa jawa, dan (4) metode narasi islami.
{"title":"Metode Pembelajaran Akhlak Bagi Anak Sekolah Dasar","authors":"C. Natalia, Indana Zulfa, Nurfajrina Mawaddah Rahma","doi":"10.47134/pgsd.v1i4.769","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i4.769","url":null,"abstract":"Pendidikan akhlak pada anak harus diberikan sedini mungkin agar mereka dapat memperoleh standar moral yang tinggi bahkan setelah mereka dewasa. Moralitas adalah kebiasaan dan tindakan yang didasarkan pada pengetahuan diri dalam hubungan seseorang dengan Tuhan. Pendidikan karakter berarti berupaya sungguh-sungguh untuk membentuk perilaku yang dapat menjadi karakter seseorang, namun pengembangan karakter pada siswa sekolah dasar tidaklah mudah karena karakteristik kepribadian setiap anak berbeda-beda. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas sejauh mana pengaruh metode pembelajaran moral terhadap perkembangan karakter siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji metode pembelajaran yang tepat untuk pengajaran moral di sekolah dasar. Dan dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka, sumber datanya menggunakan sumber data primer dan sekunder, serta teknik analisis data yang digunakan. Penelitian ini menemukan bahwa metode yang relevan untuk pembelajaran di SD Islam adalah (1) metode narasi, (2) metode ceramah, (3) metode tanya jawab bahasa jawa, dan (4) metode narasi islami.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":" 7","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141824581","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini menggunakan strategi pembelajaran kooperatif Jigsaw dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Empat langkah membentuk proses penelitian: persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil tes pada akhir setiap siklus dan observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 65,19 dan ketuntasan individu sebesar 63%, penerapan metode Jigsaw tidak berfungsi dengan baik pada siklus I. Pada siklus II ketuntasan individu mencapai 85% dan rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 75,56. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa siswa mulai memahami teknik Jigsaw dan berpartisipasi lebih aktif dan antusias dalam studi mereka.
{"title":"Upaya Peningkatan Pemahaman Siswa terhadap Pembelajaran Matematika tentang Pecahan dengan menggunakan Metode Jigsaw pada Siswa Kelas V SDN Halim 01","authors":"Andianti Magda Assbrina, Safa Nurria Misiawati, Sasqia Albie Fahrunnisa, Wati Sukmawati","doi":"10.47134/pgsd.v1i4.728","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i4.728","url":null,"abstract":"Penelitian ini menggunakan strategi pembelajaran kooperatif Jigsaw dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Empat langkah membentuk proses penelitian: persiapan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil tes pada akhir setiap siklus dan observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 65,19 dan ketuntasan individu sebesar 63%, penerapan metode Jigsaw tidak berfungsi dengan baik pada siklus I. Pada siklus II ketuntasan individu mencapai 85% dan rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 75,56. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa siswa mulai memahami teknik Jigsaw dan berpartisipasi lebih aktif dan antusias dalam studi mereka.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"40 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141652931","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sendy Annafi Rizqi, S. Salsabila, Muhammad Bintang Hafiansyah, Muhib Rosyidi
Bullying merupakan masalah serius yang memengaruhi kesejahteraan anak-anak secara fisik, emosional, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan menganalisis efektivitas serta dampak dari penerapan strategi berbasis Islam dalam mencegah kasus bullying di kalangan anak-anak sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis literatur dalam kerangka penelitian kualitatif, dengan menelusuri dan menganalisis literatur terkait dari berbagai sumber yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam memberikan landasan yang kuat dalam membentuk lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan beradab. Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai Islam secara konsisten, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan siswa secara holistik. Penerapan nilai-nilai Islam dalam pencegahan bullying bukan hanya merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tetapi juga merupakan bagian integral dari pembentukan karakter siswa yang baik dan berkembang. Dengan demikian, langkah-langkah konkret dalam merancang kurikulum anti-bullying berbasis pada nilai-nilai Islam, melibatkan semua pihak terkait, serta memonitor dan mengevaluasi efektivitas strategi pencegahan, dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang berlandaskan pada prinsip-prinsip keadilan, kasih sayang, dan kesetaraan.
{"title":"Strategi Islam dalam Pencegahan Bullying Anak-Anak Sekolah Dasar","authors":"Sendy Annafi Rizqi, S. Salsabila, Muhammad Bintang Hafiansyah, Muhib Rosyidi","doi":"10.47134/pgsd.v1i4.734","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i4.734","url":null,"abstract":"Bullying merupakan masalah serius yang memengaruhi kesejahteraan anak-anak secara fisik, emosional, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan menganalisis efektivitas serta dampak dari penerapan strategi berbasis Islam dalam mencegah kasus bullying di kalangan anak-anak sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis literatur dalam kerangka penelitian kualitatif, dengan menelusuri dan menganalisis literatur terkait dari berbagai sumber yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam memberikan landasan yang kuat dalam membentuk lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan beradab. Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai Islam secara konsisten, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan siswa secara holistik. Penerapan nilai-nilai Islam dalam pencegahan bullying bukan hanya merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tetapi juga merupakan bagian integral dari pembentukan karakter siswa yang baik dan berkembang. Dengan demikian, langkah-langkah konkret dalam merancang kurikulum anti-bullying berbasis pada nilai-nilai Islam, melibatkan semua pihak terkait, serta memonitor dan mengevaluasi efektivitas strategi pencegahan, dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang berlandaskan pada prinsip-prinsip keadilan, kasih sayang, dan kesetaraan.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"2 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141655685","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Megawati, Jurusan Pendidikan Guru, S. Dasar, Universitas Muhammadiyah, Muara Bungo
Students still find math to be a challenging subject, as indicated by their math learning outcomes.students, a relatively low number. Inadequate learning choices are the cause of poor learning outcomes.approaches. One method to address these issues is to utilize the learning framework that incorporates an active approach.involvement of students in the educational process. One potential model that can encourage active participationIn the cooperative learning model, student roles include Numbered Head Together (NHT). colossal, gigantic beast rampaged through the city, causing chaos and destruction wherever it went.The NHT model supports the presence of member groups with varying levels of ability. This research was conducted. Research was carried out on second-grade students at SDN No36/VI Rantau PanjangIII. The primary factors that should be examined are students' daily outcomes, students' abilities, and students' assessment results. The NHT model is utilized in practice. performed over 2 rounds, with each round comprising 4 stages. The stages include planning and action. observation and contemplation. The outcomes from observations during the second cycle indicated favorable improvements in students. These transformations were observed in students' performance, involvement, opinions, and problem-solving skills. Solving math problems on your own can benefit overall group learning results. The text should not be changed. The math learning scores have gone up to 8214 on average, indicating a high level of proficiency in math. The rate of competence is 86.48%.
从学生的数学学习成绩来看,学生仍然认为数学是一门具有挑战性的学科。学习选择不足是学习效果不佳的原因。解决这些问题的方法之一是利用学习框架,让学生积极参与教育过程。在合作学习模式中,学生的角色包括 "齐头并进"(Numbered Head Together,NHT)。"齐头并进 "模式支持不同能力水平的小组成员。这项研究是在研究对象是 SDN No36/VI Rantau PanjangIII 学校的二年级学生。应考察的主要因素包括学生的日常成果、学生的能力和学生的评估结果。在实践中采用了 NHT 模式。该模式分两轮进行,每轮包括 4 个阶段。这些阶段包括计划、行动、观察和思考。第二轮的观察结果表明,学生有了明显的进步。这些转变体现在学生的表现、参与度、观点和解决问题的能力上。自己解决数学问题有利于小组学习的整体效果。文字不应更改。数学学习成绩平均上升到 8214 分,表明学生的数学水平较高。合格率为 86.48%。
{"title":"Proses Peningkatan dan Hasil Belajar Matematika menggunakan Model Kooperatif Tipe Numberred Head Together (NHT) pada Siswa Kelas 2 SDN No36/Vi Rantau Panjang III","authors":"Megawati, Jurusan Pendidikan Guru, S. Dasar, Universitas Muhammadiyah, Muara Bungo","doi":"10.47134/pgsd.v1i4.731","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i4.731","url":null,"abstract":"Students still find math to be a challenging subject, as indicated by their math learning outcomes.students, a relatively low number. Inadequate learning choices are the cause of poor learning outcomes.approaches. One method to address these issues is to utilize the learning framework that incorporates an active approach.involvement of students in the educational process. One potential model that can encourage active participationIn the cooperative learning model, student roles include Numbered Head Together (NHT). colossal, gigantic beast rampaged through the city, causing chaos and destruction wherever it went.The NHT model supports the presence of member groups with varying levels of ability. This research was conducted. Research was carried out on second-grade students at SDN No36/VI Rantau PanjangIII. The primary factors that should be examined are students' daily outcomes, students' abilities, and students' assessment results. The NHT model is utilized in practice. performed over 2 rounds, with each round comprising 4 stages. The stages include planning and action. observation and contemplation. The outcomes from observations during the second cycle indicated favorable improvements in students. These transformations were observed in students' performance, involvement, opinions, and problem-solving skills. Solving math problems on your own can benefit overall group learning results. The text should not be changed. The math learning scores have gone up to 8214 on average, indicating a high level of proficiency in math. The rate of competence is 86.48%.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"56 5","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141658151","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muhammad, Megawati, Universitas Muhammadiyah, Muara Bungo
With the aim of improving the quality of education, School-Based Management (SBM) is an educational management approach that aims to improve the quality of education by encouraging schools to have autonomy or independence and encouraging citizen participation in the decision-making process. By implementing School Based Management, schools are expected to be able to achieve educational standards and achieve quite good results. Management of school facilities and infrastructure aims to ensure that students feel what they need while at school. This study aims to determine the extent to which the existing facility infrastructure has been improved by implementing school-based management (SBM) at SDN 36/Rantau Panjang III. A qualitative descriptive study design was employed in this investigation, and the principal was interviewed and data was gathered through observation. The results of the research data show that the role of the principal in SBM in an effort to improve infrastructure facilities at SDN 36/VI Rantau Panjang III has been organized and managed quite well and is in accordance with the basic needs of the school, especially in fulfilling the standards of infrastructure facilities.
校本管理(School-Based Management,SBM)是一种以提高教育质量为目的的教育管理方法,旨在通过鼓励学校自主或独立,以及鼓励公民参与决策过程来提高教育质量。通过实施校本管理,学校有望达到教育标准并取得相当好的成绩。对学校设施和基础设施的管理旨在确保学生在校期间感受到他们所需要的一切。本研究旨在确定在 SDN 36/Rantau Panjang III 学校实施校本管理(SBM)后,现有设施基础设施的改善程度。本研究采用了定性描述研究设计,对校长进行了访谈,并通过观察收集数据。研究数据结果表明,在改善 SDN 36/VI Rantau Panjang III 学校的基础设施方面,校长在校本管理中的作用得到了很好的组织和管理,并且符合学校的基本需求,尤其是在满足基础设施标准方面。
{"title":"Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam Meningkatkan Sarana Prasarana Studi Deskriftip Peran Kepala Sekolah dalam MBS di SDN 36/Rantau Panjang III","authors":"Muhammad, Megawati, Universitas Muhammadiyah, Muara Bungo","doi":"10.47134/pgsd.v1i4.730","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i4.730","url":null,"abstract":"With the aim of improving the quality of education, School-Based Management (SBM) is an educational management approach that aims to improve the quality of education by encouraging schools to have autonomy or independence and encouraging citizen participation in the decision-making process. By implementing School Based Management, schools are expected to be able to achieve educational standards and achieve quite good results. Management of school facilities and infrastructure aims to ensure that students feel what they need while at school. This study aims to determine the extent to which the existing facility infrastructure has been improved by implementing school-based management (SBM) at SDN 36/Rantau Panjang III. A qualitative descriptive study design was employed in this investigation, and the principal was interviewed and data was gathered through observation. The results of the research data show that the role of the principal in SBM in an effort to improve infrastructure facilities at SDN 36/VI Rantau Panjang III has been organized and managed quite well and is in accordance with the basic needs of the school, especially in fulfilling the standards of infrastructure facilities.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"80 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-11","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141658002","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
: Ainur Chasanah, Fatma Binti. 2023. “ Pengaruh Permainan Bahasa Kartasi Untuk Keterampilan Membaca Permulaan Pada Anak Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar”. Skripsi, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Dosen Pembimbing Kemil Wachidah, M.PdPenelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh media kartu kata untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas 2 SD Muhammadiyah 9 Ngaban. penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode Pre-Experimental design dengan design penelitian one group pretest-posttest, Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari instrument perangkat pembelajaran berubba silabus, RPP, bahan ajar, lembar kerja siswa, dan tes yakni (pretest dan posttest). Sampel dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 2 SD muhammadiyah 9 Ngaban dengan menggunakan sampel jenuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes yakni (Pretest dan Posttest) terhadap kemampuan keterampilan membaca permulaan. Peneliti menentukan teknik analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis yang berupa uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu kata dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas 2 SD muhammadiyah 9 Ngaban.
{"title":"Memperkuat Keterampilan Membaca Awal Melalui Permainan Bahasa Kartasis","authors":"Fatma Binti Ainur Chasanah, Kemil Wachidah","doi":"10.47134/pgsd.v1i4.714","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i4.714","url":null,"abstract":": Ainur Chasanah, Fatma Binti. 2023. “ Pengaruh Permainan Bahasa Kartasi Untuk Keterampilan Membaca Permulaan Pada Anak Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar”. Skripsi, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Dosen Pembimbing Kemil Wachidah, M.PdPenelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh media kartu kata untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas 2 SD Muhammadiyah 9 Ngaban. penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode Pre-Experimental design dengan design penelitian one group pretest-posttest, Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari instrument perangkat pembelajaran berubba silabus, RPP, bahan ajar, lembar kerja siswa, dan tes yakni (pretest dan posttest). Sampel dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 2 SD muhammadiyah 9 Ngaban dengan menggunakan sampel jenuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes yakni (Pretest dan Posttest) terhadap kemampuan keterampilan membaca permulaan. Peneliti menentukan teknik analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis yang berupa uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu kata dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas 2 SD muhammadiyah 9 Ngaban.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"48 9","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141663134","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan keterampilan kewarganegaraan pada siswa sekolah dasar di lingkungan sekolah inklusi, dengan fokus pada identifikasi kebutuhan pembelajaran yang beragam. Studi kasus dilakukan di sebuah sekolah dasar inklusi di Indonesia, melibatkan siswa dengan berbagai kemampuan dan latar belakang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen kurikulum dan hasil belajar. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan tren dalam keterampilan kewarganegaraan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam penguasaan keterampilan kewarganegaraan di antara siswa, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kemampuan kognitif, latar belakang sosial-budaya, dan kebutuhan khusus. Pemetaan ini menghasilkan kategorisasi keterampilan kewarganegaraan berdasarkan tingkat penguasaan dan area pengembangan yang diperlukan. Temuan penelitian menyoroti pentingnya pendekatan pembelajaran yang fleksibel dan individual dalam pendidikan kewarganegaraan di sekolah inklusi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran yang inklusif dan adaptif untuk memenuhi kebutuhan belajar yang beragam dalam pendidikan kewarganegaraan di tingkat sekolah dasar.
{"title":"Pemetaan Keterampilan Kewarganegaraan pada Siswa Sekolah Dasar Studi Kasus: Pada Sekolah Inklusi untuk Mengidentifikasi Kebutuhan Pembelajaran yang Beragam","authors":"Bagas Valentino, Suwarsih Suwarsih, Yosita Destriani","doi":"10.47134/pgsd.v1i4.680","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i4.680","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk memetakan keterampilan kewarganegaraan pada siswa sekolah dasar di lingkungan sekolah inklusi, dengan fokus pada identifikasi kebutuhan pembelajaran yang beragam. Studi kasus dilakukan di sebuah sekolah dasar inklusi di Indonesia, melibatkan siswa dengan berbagai kemampuan dan latar belakang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen kurikulum dan hasil belajar. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan tren dalam keterampilan kewarganegaraan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam penguasaan keterampilan kewarganegaraan di antara siswa, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kemampuan kognitif, latar belakang sosial-budaya, dan kebutuhan khusus. Pemetaan ini menghasilkan kategorisasi keterampilan kewarganegaraan berdasarkan tingkat penguasaan dan area pengembangan yang diperlukan. Temuan penelitian menyoroti pentingnya pendekatan pembelajaran yang fleksibel dan individual dalam pendidikan kewarganegaraan di sekolah inklusi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran yang inklusif dan adaptif untuk memenuhi kebutuhan belajar yang beragam dalam pendidikan kewarganegaraan di tingkat sekolah dasar.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":" 27","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-07-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141680707","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Amarta Rosita Wati, Inesya Nahatalia, Nova Apriliya Riana
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan PKn untuk meningkatkan sikap moderasi beragama siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar dan menengah pertama, beserta guru-guru yang mengampu mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran PKn dalam upaya meningkatkan sikap moderasi beragama siswa dilakukan melalui berbagai strategi pembelajaran, metode, dan media yang inovatif dan kontekstual. Temuan-temuan penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam mengembangkan pendidikan moderasi beragama di sekolah.
{"title":"Penerapan Pembelajaran PKn dalam Upaya Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Siswa di SDN 2 Rejosari","authors":"Amarta Rosita Wati, Inesya Nahatalia, Nova Apriliya Riana","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.590","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.590","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan PKn untuk meningkatkan sikap moderasi beragama siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait. Subjek penelitian adalah siswa sekolah dasar dan menengah pertama, beserta guru-guru yang mengampu mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran PKn dalam upaya meningkatkan sikap moderasi beragama siswa dilakukan melalui berbagai strategi pembelajaran, metode, dan media yang inovatif dan kontekstual. Temuan-temuan penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam mengembangkan pendidikan moderasi beragama di sekolah.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"42 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-06-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141349786","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini dibuat untuk mengkaji implementasi model pembelajaran berbasis masalah (PBM) dalam mata pelajaran PKn di Sekolah Dasar. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBM dalam pembelajaran PKn di SD dilakukan dengan mengikuti tahapan yang sistematis, termasuk orientasi masalah, pengorganisasian siswa untuk belajar, bimbingan penyelidikan perorangan dan gabungan, pengembangan serta penyajian hasil karya, dan analisis serta ulasan proses pemecahan masalah. Namun, terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan waktu, kurangnya sumber belajar, dan kemampuan siswa yang beragam. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai penerapan model PBM dalam pembelajaran PKn di SD dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran berbasis masalah di tingkat Sekolah Dasar.
{"title":"Analisis Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar","authors":"Reno Bahari, L. Nurmalasari, Y. Permana","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.591","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.591","url":null,"abstract":"Penelitian ini dibuat untuk mengkaji implementasi model pembelajaran berbasis masalah (PBM) dalam mata pelajaran PKn di Sekolah Dasar. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBM dalam pembelajaran PKn di SD dilakukan dengan mengikuti tahapan yang sistematis, termasuk orientasi masalah, pengorganisasian siswa untuk belajar, bimbingan penyelidikan perorangan dan gabungan, pengembangan serta penyajian hasil karya, dan analisis serta ulasan proses pemecahan masalah. Namun, terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan waktu, kurangnya sumber belajar, dan kemampuan siswa yang beragam. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai penerapan model PBM dalam pembelajaran PKn di SD dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran berbasis masalah di tingkat Sekolah Dasar.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"9 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-06-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141348688","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Manajemen Sumber Daya Manusia yang efektif diperlukan untuk memastikan bahwa infrastruktur pendidikan tidak hanya diperbarui secara fisik, tetapi juga didukung oleh tenaga pengajar yang berkualitas, memenuhi hak setiap siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Untuk menjalankan infrastruktur sekolah dasar dengan baik, sumber daya manusia harus berpartisipasi secara aktif dan strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa. Artikel ini ditulis untuk memastikan bahwa infrastruktur pendidikan didukung oleh guru yang berkualitas, memenuhi hak setiap siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak, dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan untuk meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik siswa. Jenis penelitian yangn digunakan adalah studi pustaka.
{"title":"Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pengelolaan Infrastruktur Sekolah Dasar: Tantangan dan Solusi","authors":"Damara Triarsuci, Haifa Tasya Al- Qodri, Shafa Adinda Rayhan, Arita Marini","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.551","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.551","url":null,"abstract":"Manajemen Sumber Daya Manusia yang efektif diperlukan untuk memastikan bahwa infrastruktur pendidikan tidak hanya diperbarui secara fisik, tetapi juga didukung oleh tenaga pengajar yang berkualitas, memenuhi hak setiap siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Untuk menjalankan infrastruktur sekolah dasar dengan baik, sumber daya manusia harus berpartisipasi secara aktif dan strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa. Artikel ini ditulis untuk memastikan bahwa infrastruktur pendidikan didukung oleh guru yang berkualitas, memenuhi hak setiap siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak, dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan untuk meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik siswa. Jenis penelitian yangn digunakan adalah studi pustaka.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"21 41","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-06-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141379994","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}