Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahmi fenomena pembulian verbal siswa sekolah dasar. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Objek dan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN Kalisampurno 1 Tanggulangin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena perilaku pembulian verval ditemukan terdapat lima bentuk pembulian verbal, yaitu: (1) mengejek; (2) memanggil dengan sebutan orang tua; (3) mengucapkan kata kasar; (4) menyoraki, dan (5) mempermalukan. Kelima perilaku pembulian verval tersebut dipahami sebagai sesuai yang biasa dan bukan dinilai sebagai suatu bentuk penindasan atau tindakan yang buruk. Pembulian verbal dipersepsikan oleh subjek sebagai sesuatu yang menyenangkan, walaupun berdampak menimbulkan sikap saling tidak menghargai dan perkelahian.
{"title":"Fenomena Verbal Bullying Siswa Sekolah Dasar","authors":"Siti Hajar Anisa Pebriana, S. Supriyadi","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.401","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.401","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahmi fenomena pembulian verbal siswa sekolah dasar. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Objek dan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN Kalisampurno 1 Tanggulangin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena perilaku pembulian verval ditemukan terdapat lima bentuk pembulian verbal, yaitu: (1) mengejek; (2) memanggil dengan sebutan orang tua; (3) mengucapkan kata kasar; (4) menyoraki, dan (5) mempermalukan. Kelima perilaku pembulian verval tersebut dipahami sebagai sesuai yang biasa dan bukan dinilai sebagai suatu bentuk penindasan atau tindakan yang buruk. Pembulian verbal dipersepsikan oleh subjek sebagai sesuatu yang menyenangkan, walaupun berdampak menimbulkan sikap saling tidak menghargai dan perkelahian.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"30 26","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140980200","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kemampuan berpikir kreatif melalui kegiatan hari pasar. Pendekatan ini menggunakan kualitatif dengan jenis studi fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas kelas VI di SDN Kalisampurno 1 Tanggulangin. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif Miles melalui tiga alur kegiatan secara bersamaan, yaitu reduksi data, kodensasi data, dan menarik kesimpulan atau verfikasi. Pengujian hasil data penelitian yang dikumpulkan dilakukan dengan teknik uji triangulasi, baik teknik maupun sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan hari pasar di sekolah dasar dapat menubuhkan kemampuan berfikir kreatif dengan empat indikator, yaitu berfikir lancar, berfikir luwes, berfikir orisinal dan berfikir rinci.
{"title":"Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Kegiatan Market Day di Sekolah Dasar","authors":"Nurriska Tieto Oktaviani, S. Supriyadi","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.400","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.400","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kemampuan berpikir kreatif melalui kegiatan hari pasar. Pendekatan ini menggunakan kualitatif dengan jenis studi fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas kelas VI di SDN Kalisampurno 1 Tanggulangin. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif Miles melalui tiga alur kegiatan secara bersamaan, yaitu reduksi data, kodensasi data, dan menarik kesimpulan atau verfikasi. Pengujian hasil data penelitian yang dikumpulkan dilakukan dengan teknik uji triangulasi, baik teknik maupun sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan hari pasar di sekolah dasar dapat menubuhkan kemampuan berfikir kreatif dengan empat indikator, yaitu berfikir lancar, berfikir luwes, berfikir orisinal dan berfikir rinci.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"26 22","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140981035","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran wajib di SD yang dapat dipelajari secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, masih banyak peserta didik yang menganggap Bahasa Indonesia sebagai pelajaran yang sulit. Materinya yang terlalu banyak menulis menyebabkan peserta didik kurang antusias dalam menerima pelajaran. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji literatur yang berkaitan dengan kesulitan belajar siswa Sekolah Dasar pada pelajaran Bahasa Indonesia materi teks prosedur terhadap pembelajaran bermakna. Berdasarka hasil studi literature menunjukkan bahwa masih terdapatnya kesulitan belajar materi pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa Sekolah Dasar. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar adalah faktor internal yaitu ada siswa yang belum lancar membaca yang dikategorikan sebagai slow learning yaitu kesulitan berupa lamban belajar sedangkan faktor eksternal adalah guru kurang menggunakan media pembelajaran sebagai alat peraga dan metode yang digunakan kurang bervariatif dan tidak inovatif.
{"title":"Studi Pustaka: Analisis Kesulitan Belajar Prosedur Materi Teks Bahasa Indonesia terhadap Pembelajaran Bermanfaat Siswa Kelas 4 SD","authors":"K. C. Kirana, Yustia Suntari, E. Ew","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.381","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.381","url":null,"abstract":"Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran wajib di SD yang dapat dipelajari secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, masih banyak peserta didik yang menganggap Bahasa Indonesia sebagai pelajaran yang sulit. Materinya yang terlalu banyak menulis menyebabkan peserta didik kurang antusias dalam menerima pelajaran. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji literatur yang berkaitan dengan kesulitan belajar siswa Sekolah Dasar pada pelajaran Bahasa Indonesia materi teks prosedur terhadap pembelajaran bermakna. Berdasarka hasil studi literature menunjukkan bahwa masih terdapatnya kesulitan belajar materi pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa Sekolah Dasar. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar adalah faktor internal yaitu ada siswa yang belum lancar membaca yang dikategorikan sebagai slow learning yaitu kesulitan berupa lamban belajar sedangkan faktor eksternal adalah guru kurang menggunakan media pembelajaran sebagai alat peraga dan metode yang digunakan kurang bervariatif dan tidak inovatif.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":" 16","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140997342","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pada artikel ini, kami mencoba untuk menganalisis pengaruh pemberian hukuman terhadap kedisiplinan siswa sekolah dasar. Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana kedisiplinan siswa kelas V SDN. 023907 LIMAU SUNDAI dapat di pengarruhi oleh pemberian Punishment atau hukuman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang di lakukan dengan teknik observasi pemberian angket, teknik kualitatif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian punishment dapat mempengaruhi tingkat kedisiplinan siswa kelas V SDN. 023907 LIMAU SUNDAI. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa memberikan punishment atau hukuman pada siswa kelas V SDN. 023907 LIMAU SUNDAI dapat memberikan pengaruh apabila pemberian punishment dilakukan dengan baik dan sesuai.
{"title":"Analisis Pengaruh Penerapan Punishment terhadap Kedisiplinan Siswa Kelas V SDN 023907 Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat","authors":"Lendy Annisa Aulia, Nadhira Tita An Ni’mah","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.375","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.375","url":null,"abstract":"Pada artikel ini, kami mencoba untuk menganalisis pengaruh pemberian hukuman terhadap kedisiplinan siswa sekolah dasar. Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana kedisiplinan siswa kelas V SDN. 023907 LIMAU SUNDAI dapat di pengarruhi oleh pemberian Punishment atau hukuman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yang di lakukan dengan teknik observasi pemberian angket, teknik kualitatif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian punishment dapat mempengaruhi tingkat kedisiplinan siswa kelas V SDN. 023907 LIMAU SUNDAI. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa memberikan punishment atau hukuman pada siswa kelas V SDN. 023907 LIMAU SUNDAI dapat memberikan pengaruh apabila pemberian punishment dilakukan dengan baik dan sesuai.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"9 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141009338","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui sampai sejauh mana penggunaan media atau alat pembelajaran mata pelajaran IPA di kelas V, SDN 104206 Sei Rotan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil data yang diperoleh, diketahui bahwasanya penggunaan media belajar pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Negeri 104206 Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Tergolong cukup. Hal ini tentunya menjadi suatu permasalahan. Sebab, pada kelas tinggi sudah seharusnya bisa mengeksplor pengetahuan alamnya dengan melakukan eksperimen atau mampu mengetahui tata cara penggunaan media pelajaran IPA, seperti kerangka manusia. Kemudian, guru kurang kreatif dalam membuat suatu media belajar sederhana seperti menggunakan bahanbahan limbah. Sehingga guru lebih condong menggunakan buku saja dalam belajar. Pada dasarnya pembelajaran IPA harusnya dapat dinyatakan dalam bentuk konkrit, tidak selamanya bersifat abstrak.
本研究的目的是确定在 SDN 104206 Sei Rotan 五年级科学科目中使用媒体或学习工具的程度。本研究采用定性描述法。从所获得的数据结果来看,在德里瑟当行政区 Percut Sei Tuan 县 SDN 104206 Sei Rotan 第五班的科学科目中,学习媒体的使用情况被归类为 "足够"。归类为足够。这当然是一个问题。因为,到了高年级,他们应该能够通过做实验或知道如何使用科学课媒体(如人体骨骼)来探索自然知识。那么,教师在利用废旧材料等制作简单的学习媒体时,就不那么有创意了。因此,教师在学习中更倾向于单纯使用书本。从根本上说,科学学习应该以具体的形式表现出来,而不是一味地抽象。
{"title":"Penggunaan Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SD Negeri 104206 Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang","authors":"Christopel Silitonga, Rani Rosaria Tinambunan","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.359","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.359","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui sampai sejauh mana penggunaan media atau alat pembelajaran mata pelajaran IPA di kelas V, SDN 104206 Sei Rotan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil data yang diperoleh, diketahui bahwasanya penggunaan media belajar pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Negeri 104206 Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Tergolong cukup. Hal ini tentunya menjadi suatu permasalahan. Sebab, pada kelas tinggi sudah seharusnya bisa mengeksplor pengetahuan alamnya dengan melakukan eksperimen atau mampu mengetahui tata cara penggunaan media pelajaran IPA, seperti kerangka manusia. Kemudian, guru kurang kreatif dalam membuat suatu media belajar sederhana seperti menggunakan bahanbahan limbah. Sehingga guru lebih condong menggunakan buku saja dalam belajar. Pada dasarnya pembelajaran IPA harusnya dapat dinyatakan dalam bentuk konkrit, tidak selamanya bersifat abstrak.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"86 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-05-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"141022201","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bertujuan mendeskripsikan penerapan media Pop Up Book digital pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Bhinneka Tunggal Ika untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas IV-E. Pengumpulan data penelitian menggunakan observasi dan angket. Instrumen penelitian ini menggunakan observasi aktivitas guru, observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan media Pop Up Book digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Bhinneka Tunggal Ika untuk siswa kelas IV-E di Sekolah Dasar dikategorikan sangat baik dan sudah terlaksana dengan baik.
本研究采用定性研究方法,描述了数字 Pop Up Book 媒体在四年级小学生学习以 "多样性中的统一 "为材料的潘查希拉教育中的应用。本研究属于定性研究,采用描述性分析方法。研究对象为四至五年级的 30 名学生。研究数据的收集采用了观察法和问卷调查法。研究工具包括教师活动观察、学生活动观察和学生回答问卷。数据有效性检验采用了来源三角测量法。数据分析技术包括数据还原、数据展示和结论得出。研究结果表明,小学四至五年级学生在学习 "多元一体 "材料的潘查希拉教育时应用数字 Pop Up Book 媒体的情况被归类为 "非常好",并得到了很好的实施。
{"title":"Penerapan Media Pop Up Book Digital pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Materi Bhinneka Tunggal Ika untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar","authors":"Rizka Amalia Febriyanti, Ida Sulistyawati","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.325","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.325","url":null,"abstract":"Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bertujuan mendeskripsikan penerapan media Pop Up Book digital pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Bhinneka Tunggal Ika untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas IV-E. Pengumpulan data penelitian menggunakan observasi dan angket. Instrumen penelitian ini menggunakan observasi aktivitas guru, observasi aktivitas siswa, dan angket respon siswa. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan media Pop Up Book digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Bhinneka Tunggal Ika untuk siswa kelas IV-E di Sekolah Dasar dikategorikan sangat baik dan sudah terlaksana dengan baik.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"221 S718","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-03-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140256117","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter cinta tanah air pada siswa kelas IV SDN Keboananom. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV-B dan siswa kelas IV-C dengan jumlah keseluruhan siswa 49 orang. Pengumpulan data penelitian menggunakan observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru wali kelas IV dan siswa kelas IV. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data meliputi penjodohan pola, pembuatan eksplanasi dan analisis deret waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa SDN Keboananom telah mengimplementasikan pendidikan karakter cinta tanah air dengan baik melalui pembelajaran, budaya sekolah dan pengembangan diri siswa, dalam bentuk kegiatan dan program sekolah atau kelas yang berjalan dengan baik dan rutin dilaksanakan, serta kegiatan seperti ekstrakurikuler tari tradisional, pramuka, seni musik dan kepedulian sekolah dalam kegiatan untuk memperingati hari besar nasional.
本研究采用定性方法来确定在 SDN Keboananom 学校四年级学生中开展爱国主义品德教育的情况。这种研究属于个案研究法的定性研究。研究对象为四年级 B 班和四年级 C 班的学生,共计 49 人。研究数据通过观察和访谈收集。研究对象包括校长、班主任和四年级学生。数据有效性检验采用了来源三角测量和技术三角测量。数据分析技术包括模式匹配、解释和时间序列分析。结果表明,SDN Keboananom通过学习、校园文化和学生自我发展等形式,很好地实施了爱国主义品德教育,学校或班级的活动和课程开展得很好,并按常规实施,课外活动如传统舞蹈、童子军、音乐艺术和学校在纪念国家节日活动中的宣传。
{"title":"Implementasi Pendidikan Karakter Cinta Tanah Air pada Siswa Kelas IV SDN Keboananom","authors":"Lailatul Masturoh, Ida Sulistyawati","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.319","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.319","url":null,"abstract":"Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter cinta tanah air pada siswa kelas IV SDN Keboananom. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV-B dan siswa kelas IV-C dengan jumlah keseluruhan siswa 49 orang. Pengumpulan data penelitian menggunakan observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru wali kelas IV dan siswa kelas IV. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data meliputi penjodohan pola, pembuatan eksplanasi dan analisis deret waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa SDN Keboananom telah mengimplementasikan pendidikan karakter cinta tanah air dengan baik melalui pembelajaran, budaya sekolah dan pengembangan diri siswa, dalam bentuk kegiatan dan program sekolah atau kelas yang berjalan dengan baik dan rutin dilaksanakan, serta kegiatan seperti ekstrakurikuler tari tradisional, pramuka, seni musik dan kepedulian sekolah dalam kegiatan untuk memperingati hari besar nasional.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"23 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140426185","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Avita Pramesti, Gabriella Evangelyne, Arie Nosep, Krulbin Universitas, Kristen Satya, K. Kunci, Projek Kurikulum Merdeka, Penguatan Profil, Pelajar Pancasila
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang merupakan kegiatan berbasis projek diimplementasikan dalam Kurikulum Mandiri. Teknik kualitatif menggunakan metodologi meta-analisis digunakan dalam penyelidikan. Salah satu cara untuk melakukan penelitian adalah dengan meta-analisis, yang mencakup pengumpulan dan evaluasi data dari penelitian sebelumnya. Hasil analisis dari beberapa jurnal menunjukkan, implementasi P5 sudah terlaksana sedemikian rupa. Tujuan dari kegiatan P5 ini, yaitu mencapai kompetensi Profil Pelajar Pancasila. Dalam hal ini masih ada beberapa faktor pendukung dan penghambat dari kegiatan P5. Faktor pendukungnya, yaitu: keaktifan siswa, dukungan dari sekolah serta para pendidik, mengembangkan keterampilan siswa, dan meningkatnya kesadaran lingkungan. Sementara itu, permasalahan yang menghambat kemajuan antara lain pendanaan yang tidak mencukupi, infrastruktur yang tidak memadai, dan kurangnya apresiasi terhadap pentingnya Pancasila. Namun jika kita ingin upaya ini terus berhasil membentuk karakter siswa, kita perlu lebih memperhatikan unsur-unsur penghambatnya dan mencari cara untuk mengatasinya.
{"title":"Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar","authors":"Avita Pramesti, Gabriella Evangelyne, Arie Nosep, Krulbin Universitas, Kristen Satya, K. Kunci, Projek Kurikulum Merdeka, Penguatan Profil, Pelajar Pancasila","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.318","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.318","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang merupakan kegiatan berbasis projek diimplementasikan dalam Kurikulum Mandiri. Teknik kualitatif menggunakan metodologi meta-analisis digunakan dalam penyelidikan. Salah satu cara untuk melakukan penelitian adalah dengan meta-analisis, yang mencakup pengumpulan dan evaluasi data dari penelitian sebelumnya. Hasil analisis dari beberapa jurnal menunjukkan, implementasi P5 sudah terlaksana sedemikian rupa. Tujuan dari kegiatan P5 ini, yaitu mencapai kompetensi Profil Pelajar Pancasila. Dalam hal ini masih ada beberapa faktor pendukung dan penghambat dari kegiatan P5. Faktor pendukungnya, yaitu: keaktifan siswa, dukungan dari sekolah serta para pendidik, mengembangkan keterampilan siswa, dan meningkatnya kesadaran lingkungan. Sementara itu, permasalahan yang menghambat kemajuan antara lain pendanaan yang tidak mencukupi, infrastruktur yang tidak memadai, dan kurangnya apresiasi terhadap pentingnya Pancasila. Namun jika kita ingin upaya ini terus berhasil membentuk karakter siswa, kita perlu lebih memperhatikan unsur-unsur penghambatnya dan mencari cara untuk mengatasinya.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"219 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140428052","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Arfida Dewi Rahmawati, Diyah Lisnawati, Adila Risma Windari
Pendidikan inklusi dapat diartikan sebagai sistem pelayanan pendidikan khusus yang mengharuskan semua anak dengan kebutuhan khusus diberikan layanan yang sama dengan teman sebayanya. Dalam menangani anak ADHD di kelas, guru harus mempunyai strategi khusus. Banyak teori maupun strategi dari ahli untuk menjawab bagaimana cara guru dalam menangani anak ADHD di kelas. Ketepatan guru dalam menangani anak ADHD di kelas dipengaruhi oleh sesuai tidaknya dengan strategi menurut para ahli. Bertepatan di kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga, penulis menemukan kelas inklusi dan mendapati anak ADHD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan wawancara oleh guru kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga telah menerapkan strategi berdasar para ahli dalam menangani Anak ADHD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga telah menerapkan strategi dalam menangani Anak ADHD sesuai dengan teori maupun strategi dari para ahli.
全纳教育可以定义为一种特殊教育服务体系,要求所有有特殊需要的儿童都能获得与同龄人相同的服务。面对课堂上的多动症儿童,教师必须有特殊的策略。专家们提出了许多理论和策略来回答教师如何在课堂上处理多动症儿童。专家们认为,教师在课堂上处理多动症儿童的准确性受策略是否恰当的影响。在SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga的2班,笔者发现一个包容性班级里有一名多动症儿童。本研究采用的方法是文献研究和对SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga二年级教师的访谈。结果表明,SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga 的二年级教师在处理多动症儿童问题时,实施了以专家为基础的策略。结果表明,SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga 的二年级教师根据专家的理论和策略实施了应对多动症儿童的策略。
{"title":"Strategi Guru dalam Menangani Anak ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder) dalam Pembelajaran di Kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga","authors":"Arfida Dewi Rahmawati, Diyah Lisnawati, Adila Risma Windari","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.317","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.317","url":null,"abstract":"Pendidikan inklusi dapat diartikan sebagai sistem pelayanan pendidikan khusus yang mengharuskan semua anak dengan kebutuhan khusus diberikan layanan yang sama dengan teman sebayanya. Dalam menangani anak ADHD di kelas, guru harus mempunyai strategi khusus. Banyak teori maupun strategi dari ahli untuk menjawab bagaimana cara guru dalam menangani anak ADHD di kelas. Ketepatan guru dalam menangani anak ADHD di kelas dipengaruhi oleh sesuai tidaknya dengan strategi menurut para ahli. Bertepatan di kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga, penulis menemukan kelas inklusi dan mendapati anak ADHD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan wawancara oleh guru kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga telah menerapkan strategi berdasar para ahli dalam menangani Anak ADHD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga telah menerapkan strategi dalam menangani Anak ADHD sesuai dengan teori maupun strategi dari para ahli.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":"29 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-02-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"140441943","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Filsafat merupakan ilmu dasar bagaimana kita menjalankan sebuah kehidupan. Begitu pula dengan filsafat pendidikan yang menjadi sebuah landasan dalam menjalankan sebuah pendidikan. Filsafat pendidikan aliran progresivisme merupakan aliran yang paling cocok untuk menghadapi tuntutan zaman pada saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan filsafat pendidikan aliran progresivisme terhadap karakter siswa di SDN 1 Kedungawaras, menilai bagaimana aliran tersebut berhubungan terhadap karakter peserta didik, apa saja yang mempengaruhi karakter peserta didik, dan urgensi pendidikan karakter terhadap peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara wawancara terhadap guru di SDN 1 kedungwaras serta pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya filsafat pendidikan aliran progresivisme berpandangan bahwasannya peserta didik dapat merubah karakter mereka jika mereka memili keinginan tersendiri dari dalam dirinya untuk merubahnya. Karakter siswa dipengaruhi oleh fsktor yang dia bawa sejak dia lahir atau dari dalam dirinya sendiri serta faktor lingkungan sekitar. Pendidikan karakter sanagat perlu dilakukan oleh satuan pendidikan untuk membentuk karakter yang baik bagi peserta didik, selain itu orangtua, guru, dan masyarakat perlu sadar bahwasanya karakter sangatlah penting bagi peserta didik.
哲学是我们经营人生的基础科学。同样,教育哲学也是办教育的基础。进步主义的教育理念是当下最适合面对时代要求的学校。本研究旨在了解进步主义教育理念如何看待 SDN 1 Kedungawaras 学校学生的品格,评估学校与学生品格的关系,影响学生品格的因素,以及对学生进行品格教育的紧迫性。本研究采用定性研究方法,对 SDN 1 Kedungwaras 的教师进行访谈并收集数据。结果显示,进步主义的教育理念认为,只要学生从内心深处有改变自己性格的愿望,就能改变自己的性格。学生的性格受其先天或内在因素以及环境因素的影响。品德教育确实需要教育单位开展,以培养学生的良好品德,此外,家长、教师和社会也需要意识到品德对学生非常重要。
{"title":"Pandangan Filsafat Pendidikan Aliran Progresivisme terhadap Karakter Siswa di SDN 1 Kedungwaras","authors":"Surfilda Dwi Atika, D. A’yun","doi":"10.47134/pgsd.v1i3.179","DOIUrl":"https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.179","url":null,"abstract":"Filsafat merupakan ilmu dasar bagaimana kita menjalankan sebuah kehidupan. Begitu pula dengan filsafat pendidikan yang menjadi sebuah landasan dalam menjalankan sebuah pendidikan. Filsafat pendidikan aliran progresivisme merupakan aliran yang paling cocok untuk menghadapi tuntutan zaman pada saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan filsafat pendidikan aliran progresivisme terhadap karakter siswa di SDN 1 Kedungawaras, menilai bagaimana aliran tersebut berhubungan terhadap karakter peserta didik, apa saja yang mempengaruhi karakter peserta didik, dan urgensi pendidikan karakter terhadap peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara wawancara terhadap guru di SDN 1 kedungwaras serta pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya filsafat pendidikan aliran progresivisme berpandangan bahwasannya peserta didik dapat merubah karakter mereka jika mereka memili keinginan tersendiri dari dalam dirinya untuk merubahnya. Karakter siswa dipengaruhi oleh fsktor yang dia bawa sejak dia lahir atau dari dalam dirinya sendiri serta faktor lingkungan sekitar. Pendidikan karakter sanagat perlu dilakukan oleh satuan pendidikan untuk membentuk karakter yang baik bagi peserta didik, selain itu orangtua, guru, dan masyarakat perlu sadar bahwasanya karakter sangatlah penting bagi peserta didik.","PeriodicalId":510589,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar","volume":" 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2024-01-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139620486","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}