Pub Date : 2021-07-10DOI: 10.24198/RESPONSIVE.V3I4.32246
A. Ridwan, Heru Nurasa, Mas Halimah
Pelaksanaan pengujian emisi gas buang pada kendaraan bermotor diperoleh gejala-gejala berdasarkan observasi bahwa pelaksanaan uji emisi gas buang di Kabupaten Bandung sangat jarang dilakukan, banyaknya kendaraan bermotor jika diamati mengeluarkan asap dari knalpotnya yang menandakan tingginya pencemaran udara, dan uji emisi gas buang hanya dilaksanakan pada kendaraan tertentu khususnya berkaitan dengan emisi gas buang yang sudah memasukkan prosedur pengujian emisi gas buang kendaraan. Berdasarkan fenomena tersebut, tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengetahui implementasi kebijakan penanganan emisi gas buang yang dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Teori yang digunakan sebagai pedoman penelitian adalah teori implementasi kebijakan. Sesuai dengan karakteristik penelitian, pendekatan penelitian ini menggunakan studi metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif objek penelitian di dinas Perhubungan Kabupaten Bandung , adapun pengumpulan data dilakukan adalah studi kepustakaan dan studi lapangan seperti observasi dan wawancara. Sementara pengumpulan data sekunder dilakukan pengolahan literatur, dokumen, perundang-undangan serta hasil penelitian terdahulu. Analisis data yang digunakan adalah triangulasi data hasil wawancara serta membandingkan wawancara dengan isi dokumen yang berkaitan. The implementation of exhaust emission testing in motorized vehicles shows symptoms based on the observation that the implementation of exhaust emission tests in Bandung Regency is very rarely carried out, the number of motorized vehicles that when observed emits smoke from their exhausts which indicates high air pollution, and exhaust emission tests are only carried out in certain vehicles, in particular with regard to exhaust gas emissions that have included the vehicle exhaust emission testing procedure.Based on this phenomenon, the purpose of this study is to analyze and determine the implementation of exhaust gas emission management policies carried out by the Bandung Regency Transportation Agency. The theory used as a research guide is the theory of policy implementation. In accordance with the characteristics of the research, this research approach uses qualitative research methods with descriptive design, while data collection is carried out in the form of library research and field studies such as observations and interviews. Meanwhile, secondary data collection is carried out by processing literature, documents, legislation and the results of previous research. The data analysis used was triangulation of interview data and comparing interviews with the contents of related documents
实施机动车废气排放测试在测试执行根据观察到的症状获得万隆地区很少做,废气排放大量的机动车如果观察的排气管冒烟测试表明身高空气污染,只是执行特定的车辆废气排放尤其是有关的废气排放已经把包括汽车尾气排放测试程序。根据这一现象,本研究的目的是分析和确定万隆区政府处理废气排放政策的实施。用于研究的理论是政策执行理论。根据研究的特点,本研究方法采用万隆区里研究对象的描述性研究方法研究,收集数据是文学研究和实地研究,如观察和采访。虽然次要数据收集是处理文献、文件、立法和早期研究的结果。所使用的数据分析是面试结果的数据三角化,并将面试与相关文件的内容进行比较。implementation of废气排放测试》motorized vehicles节目symptoms改编自《implementation of observation那废气排放测试在万隆丽晶很rarely carried out当家》,motorized vehicles,以至于当observed会发出烟从它的exhausts哪种indicates高污染水,和废气排放测试只有carried out in确定vehicles,与要求除除气体排放,包括车辆排出测试过程。基于这个现象,这项研究的目的是分析和确定万隆流动机构提出的气体排放管理政策的实施。该理论曾被用作研究指南,即政策实现理论。根据研究的characteristics,这项研究采用了带有描述设计的功能性研究方法的uses,而数据收集在图书馆研究和现场研究的形式中被发现是这样的观察和测试。我的意思是,secondary数据收集是由经过加工的文学、文档、立法和预科研究的结果所考虑的。所使用的数据分析是对数据采访和比较文件的验证进行的比较
{"title":"IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN EMISI GAS BUANG DI KABUPATEN BANDUNG","authors":"A. Ridwan, Heru Nurasa, Mas Halimah","doi":"10.24198/RESPONSIVE.V3I4.32246","DOIUrl":"https://doi.org/10.24198/RESPONSIVE.V3I4.32246","url":null,"abstract":"Pelaksanaan pengujian emisi gas buang pada kendaraan bermotor diperoleh gejala-gejala berdasarkan observasi bahwa pelaksanaan uji emisi gas buang di Kabupaten Bandung sangat jarang dilakukan, banyaknya kendaraan bermotor jika diamati mengeluarkan asap dari knalpotnya yang menandakan tingginya pencemaran udara, dan uji emisi gas buang hanya dilaksanakan pada kendaraan tertentu khususnya berkaitan dengan emisi gas buang yang sudah memasukkan prosedur pengujian emisi gas buang kendaraan. Berdasarkan fenomena tersebut, tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengetahui implementasi kebijakan penanganan emisi gas buang yang dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Teori yang digunakan sebagai pedoman penelitian adalah teori implementasi kebijakan. Sesuai dengan karakteristik penelitian, pendekatan penelitian ini menggunakan studi metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif objek penelitian di dinas Perhubungan Kabupaten Bandung , adapun pengumpulan data dilakukan adalah studi kepustakaan dan studi lapangan seperti observasi dan wawancara. Sementara pengumpulan data sekunder dilakukan pengolahan literatur, dokumen, perundang-undangan serta hasil penelitian terdahulu. Analisis data yang digunakan adalah triangulasi data hasil wawancara serta membandingkan wawancara dengan isi dokumen yang berkaitan. The implementation of exhaust emission testing in motorized vehicles shows symptoms based on the observation that the implementation of exhaust emission tests in Bandung Regency is very rarely carried out, the number of motorized vehicles that when observed emits smoke from their exhausts which indicates high air pollution, and exhaust emission tests are only carried out in certain vehicles, in particular with regard to exhaust gas emissions that have included the vehicle exhaust emission testing procedure.Based on this phenomenon, the purpose of this study is to analyze and determine the implementation of exhaust gas emission management policies carried out by the Bandung Regency Transportation Agency. The theory used as a research guide is the theory of policy implementation. In accordance with the characteristics of the research, this research approach uses qualitative research methods with descriptive design, while data collection is carried out in the form of library research and field studies such as observations and interviews. Meanwhile, secondary data collection is carried out by processing literature, documents, legislation and the results of previous research. The data analysis used was triangulation of interview data and comparing interviews with the contents of related documents","PeriodicalId":83248,"journal":{"name":"The Responsive community : rights and responsibilities","volume":"32 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"84895999","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-07-10DOI: 10.24198/RESPONSIVE.V3I4.31890
Rochmat Bahtiar, M. Alexandri, Candradewini Candradewini
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menerapkan kebijakan Keterbukaan Informasi Publik melalui mekanisme difusi kebijakan. Empat mekanisme utama difusi kebijakan yaitu, pembelajaran, persaingan, peniruan dan pemaksaan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan dipaparkan melalui metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan begitu dapat secara eksplisit dapat terlihat berbagai upaya yang dilakukan dalam menentukan pilihan kebijakan yang dipengaruhi oleh penerapan kebijakan serupa yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah lain. The study was conducted to see how the Government of Bandung Barat District implemented the Public Information Disclosure policy through policy diffusion mechanism. The four main mechanism of policy diffusion, namely, learning, competition, imitation and coercion that have been carried out by the Government of Bandung Barat District will be presented through descriptive qualitative research methods. In this way, it can be seen explicitly from the various policies made in determining policy choices that can be based on policies taken by other local governments.
{"title":"DIFUSI KEBIJAKAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI KABUPATEN BANDUNG BARAT","authors":"Rochmat Bahtiar, M. Alexandri, Candradewini Candradewini","doi":"10.24198/RESPONSIVE.V3I4.31890","DOIUrl":"https://doi.org/10.24198/RESPONSIVE.V3I4.31890","url":null,"abstract":"Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menerapkan kebijakan Keterbukaan Informasi Publik melalui mekanisme difusi kebijakan. Empat mekanisme utama difusi kebijakan yaitu, pembelajaran, persaingan, peniruan dan pemaksaan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan dipaparkan melalui metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan begitu dapat secara eksplisit dapat terlihat berbagai upaya yang dilakukan dalam menentukan pilihan kebijakan yang dipengaruhi oleh penerapan kebijakan serupa yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah lain. The study was conducted to see how the Government of Bandung Barat District implemented the Public Information Disclosure policy through policy diffusion mechanism. The four main mechanism of policy diffusion, namely, learning, competition, imitation and coercion that have been carried out by the Government of Bandung Barat District will be presented through descriptive qualitative research methods. In this way, it can be seen explicitly from the various policies made in determining policy choices that can be based on policies taken by other local governments. ","PeriodicalId":83248,"journal":{"name":"The Responsive community : rights and responsibilities","volume":"6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-07-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"84300593","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-02-13DOI: 10.24198/responsive.v3i3.32133
M. B. Alexandri, Meita Pragiwani, Inayah Inayah
Penelitian ini memiliki tujuan (1) Bagaimana sistem penentuan persedian obat di Klinik-Apotek Dharma Tangerang., (2) Bagaimana analisis metode economic order quantity (EOQ) terhadap penentuan persediaan obat di Klinik Apotek Dharma Tangerang. (3) Bagaimana analisis klasifikasi ABC terhadap penentuan persediaan obat pada Klinik Apotek Dharma Tangerang. (4) Bagaimana metode analisis vital, esensial dan non esensial (VEN) terhadap penentuan persediaan obat pada Klinik Apotek Dharma Tangerang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan memaparkan bagaimana pengendalian persediaan obat yang diterapkan di Klinik Apotek Dharma Tangerang. Lewat data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan metode economic order quantity (EOQ), metode analisis klasifikasi ABC dan analisis vital, esensial dan non esensial (VEN).Hasil penelitian ini Pada penggunaan analisis klasifikasi ABC berdasarkan nilai investasi dapat diketahui kelompok A dari golongan obat vital 69,83% dengan volume 17 unit, golongan obat esensial 70,23% dengan volume 13 unit dan golongan non esensial 70,69% dengan volume 6 unit.Kelompok B dari golongan obat vital 20,16% volume 18 unit, golongan obat esensial 19,24% dengan volume 14 unit dan golongan non esensial 17,88% dengan volume 7 unit. Kelompok C golongan vital 10,01% volume 31 unit, esensial 10,53% dengan volume 31 unit dan golongan non esensial 9,48% dengan volume 23 unit. Dengan metode EOQ dalam pengadaan sediaan obat biaya pembelian unit obat untuk golongan obat vital Rp 1.069.223.104 dengan nilai EOQ terendah 1 dan tertinggi 105, untuk golongan obat esensial Rp. 280.472.456 nilai EOQ terendah 1 dan tertinggi 41, dan golongan obat non esensial Rp. 148.042.836 dengan nilai EOQ terendah 1 dan tertinggi 58.
{"title":"ANALISIS METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN ANALISIS KLASIFIKASI ABC SERTA ANALISIS VITAL, ESENSIAL DAN NON ESENSIAL (VEN) TERHADAP PERSEDIAAN OBAT","authors":"M. B. Alexandri, Meita Pragiwani, Inayah Inayah","doi":"10.24198/responsive.v3i3.32133","DOIUrl":"https://doi.org/10.24198/responsive.v3i3.32133","url":null,"abstract":"Penelitian ini memiliki tujuan (1) Bagaimana sistem penentuan persedian obat di Klinik-Apotek Dharma Tangerang., (2) Bagaimana analisis metode economic order quantity (EOQ) terhadap penentuan persediaan obat di Klinik Apotek Dharma Tangerang. (3) Bagaimana analisis klasifikasi ABC terhadap penentuan persediaan obat pada Klinik Apotek Dharma Tangerang. (4) Bagaimana metode analisis vital, esensial dan non esensial (VEN) terhadap penentuan persediaan obat pada Klinik Apotek Dharma Tangerang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan memaparkan bagaimana pengendalian persediaan obat yang diterapkan di Klinik Apotek Dharma Tangerang. Lewat data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan metode economic order quantity (EOQ), metode analisis klasifikasi ABC dan analisis vital, esensial dan non esensial (VEN).Hasil penelitian ini Pada penggunaan analisis klasifikasi ABC berdasarkan nilai investasi dapat diketahui kelompok A dari golongan obat vital 69,83% dengan volume 17 unit, golongan obat esensial 70,23% dengan volume 13 unit dan golongan non esensial 70,69% dengan volume 6 unit.Kelompok B dari golongan obat vital 20,16% volume 18 unit, golongan obat esensial 19,24% dengan volume 14 unit dan golongan non esensial 17,88% dengan volume 7 unit. Kelompok C golongan vital 10,01% volume 31 unit, esensial 10,53% dengan volume 31 unit dan golongan non esensial 9,48% dengan volume 23 unit. Dengan metode EOQ dalam pengadaan sediaan obat biaya pembelian unit obat untuk golongan obat vital Rp 1.069.223.104 dengan nilai EOQ terendah 1 dan tertinggi 105, untuk golongan obat esensial Rp. 280.472.456 nilai EOQ terendah 1 dan tertinggi 41, dan golongan obat non esensial Rp. 148.042.836 dengan nilai EOQ terendah 1 dan tertinggi 58.","PeriodicalId":83248,"journal":{"name":"The Responsive community : rights and responsibilities","volume":"31 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-02-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"75768864","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2021-02-13DOI: 10.24198/responsive.v3i3.31921
Ghina Hanamunika, Deasy Silvya Sari, R. M. Dai
Artikel ini bertujuan menganalisis mengenai Implementasi Kebijakan Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, menggunakan model implementasi kebijakan model teori David L.Weimer dan Aidan R.Vinning. Metode kualitatif penulis menemukan bahwa implementasi kebijakan Pengadaan PPPK di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung dilaksanakan melalui proses berikut (i) logika kebijakan, (ii) lingkungan tempat kebijakan, (iii) kemampuan implementor kebijakan. Kebijakan ini dibuat agar pegawai Non PNS atau disebut tenaga honorer baik dilingkungan pemerintah pusat dan daerah dapat beralih status mejadi bagian pegawai ASN yang disebut PPPK sehingga mereka mendapatkan hak dan kewajiban yang sama seperti pegawai lainya, selain itu kebijakan ini juga bertujuan untuk pengaturan pegawai yang bekerja di lingkungan pemerintahan, dan meningkatkan profesionalisme dalam kepegawaian.
{"title":"IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGADAAN PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG","authors":"Ghina Hanamunika, Deasy Silvya Sari, R. M. Dai","doi":"10.24198/responsive.v3i3.31921","DOIUrl":"https://doi.org/10.24198/responsive.v3i3.31921","url":null,"abstract":"Artikel ini bertujuan menganalisis mengenai Implementasi Kebijakan Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, menggunakan model implementasi kebijakan model teori David L.Weimer dan Aidan R.Vinning. Metode kualitatif penulis menemukan bahwa implementasi kebijakan Pengadaan PPPK di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung dilaksanakan melalui proses berikut (i) logika kebijakan, (ii) lingkungan tempat kebijakan, (iii) kemampuan implementor kebijakan. Kebijakan ini dibuat agar pegawai Non PNS atau disebut tenaga honorer baik dilingkungan pemerintah pusat dan daerah dapat beralih status mejadi bagian pegawai ASN yang disebut PPPK sehingga mereka mendapatkan hak dan kewajiban yang sama seperti pegawai lainya, selain itu kebijakan ini juga bertujuan untuk pengaturan pegawai yang bekerja di lingkungan pemerintahan, dan meningkatkan profesionalisme dalam kepegawaian.","PeriodicalId":83248,"journal":{"name":"The Responsive community : rights and responsibilities","volume":"98 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2021-02-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79478764","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-08-31DOI: 10.24198/responsive.v3i2.29270
S. Surtikanti, Nanang Suryana
The objective of this research is identify the effect of job motivation and controling to official of region taxation performance of sukabumi regencies. According to the objective, this research are explanatory research, is done by using survey method. The research was conducted by using method to population of 104 Apparatus at Official of Region Taxation Performance Of Sukabumi Regencies. The samples were taken in the amount of 83 Apparatus based on Slovin method. According to the analysis of the results of data processing the results are that job motivation and controling simultaneously and individually have significantly influence on official of region taxation performance of sukabumi regencies.
{"title":"DETERMINASI KINERJA PENGELOLAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH","authors":"S. Surtikanti, Nanang Suryana","doi":"10.24198/responsive.v3i2.29270","DOIUrl":"https://doi.org/10.24198/responsive.v3i2.29270","url":null,"abstract":"The objective of this research is identify the effect of job motivation and controling to official of region taxation performance of sukabumi regencies. According to the objective, this research are explanatory research, is done by using survey method. The research was conducted by using method to population of 104 Apparatus at Official of Region Taxation Performance Of Sukabumi Regencies. The samples were taken in the amount of 83 Apparatus based on Slovin method. According to the analysis of the results of data processing the results are that job motivation and controling simultaneously and individually have significantly influence on official of region taxation performance of sukabumi regencies.","PeriodicalId":83248,"journal":{"name":"The Responsive community : rights and responsibilities","volume":"18 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"73350092","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-08-13DOI: 10.24198/responsive.v3i2.29132
Michelia Putri Catherina Sujatna, Yulia Hayatul, Syauqy Syauqy Abdul Muluk
ABSTRAKTujuan Penelitian ini adalah (1). Bagaimana pengaruh Perputaran kas pada profitabilitas (2). Bagaimana pengaruh Perputaran persediaan terhadap profitabilitas (3). Bagaimana Pengaruh profitabilitas dan financial distress terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hasil penelitian adalah Perputaran Kas yang terjadi di perusahaan Otomotif dan Komponennya periode Tahun 2010 – 2013 rata rata mempunyai perputaran kas sebanyak 16 kali putaran dan termasuk dalam kriteria cukup. (2) Perputaran Persediaan yang terjadi di perusahaan Otomotif dan Komponennya periode Tahun 2010 – 2013 rata rata mempunyai perputaran Persediaan sebanyak 6 kali putaran dan termasuk dalam kriteria cukup. (3) Profitabilitas yang terjadi di perusahaan Otomotif dan Komponennya periode Tahun 2010 – 2013 rata rata mempunyai Profitabilitas sebesar 10,12% dan termasuk ke dalam kriteria cukup. (4) Hasil pengujian korelasi perputaran kas menunjukan perputaran kas sangat rendah dan mempunyai arah negatif, Sedangkan perputaran persediaan menunjukan korelasi yang rendah. Hasil pengujian perputaran kas dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas menyatakan bahwa perputaran kas dan perputaran persediaan secara simultan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas pada perusahaan otomotif dan komponennya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2010-2013.Kata Kunci : Laba, Perputaran Kas, financial distress, Bursa Efek Indonesia ABSTRACTThe objectives of this study are (1). How is the effect of cash turnover on profitability (2). How is the effect of inventory turnover on profitability (3). How is the effect of profitability and financial distress on the company's financial performance. The results of the study are cash turnover that occurred in automotive companies and their components in the period 2010 - 2013 on average had cash turnover of 16 times and was included in the sufficient criteria. (2) Inventory turnover that occurred in Automotive companies and their components for the period 2010 - 2013 had an average inventory turnover of 6 times and was included in the sufficient criteria. (3) Profitability that occurred in the automotive company and its components for the period 2010 - 2013 on average had a profitability of 10.12% and was included in the sufficient criteria. (4) The results of the cash turnover correlation test show that cash turnover is very low and has a negative direction, while inventory turnover shows a low correlation. The results of testing cash turnover and inventory turnover on profitability state that simultaneous cash turnover and inventory turnover have no effect on profitability in automotive companies and their components listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) 2010-2013.Keywords: Profit, Cash Turnover, financial distress, Indonesia Stock Exchange
本研究的摘要将是(1)现金回报率如何影响盈利能力(2)、存货周转对企业盈利能力(3)的影响、企业盈利能力和财务压力对企业财务表现的影响。研究发现,在2010年至2013年期间,汽车公司及其组成部分的现金周转平均为16圈,并符合足够的标准。(2) 2010年至2013年汽车公司的库存周转及其组成部分平均库存为6圈,符合公平标准。(3) 2010年至2013年汽车公司盈利能力及其组成部分的平均盈利能力为10.12%,并已符合条件。(4)现金相关性测试结果显示现金周转非常低,方向为负,而库存周转则显示相关性较低。现金周转和供应周转对盈利能力的测试结果显示,现金周转和库存周转同时对汽车公司的盈利能力和在印尼证券交易所注册的组件(BEI)没有影响。关键词:金融利润,现金周转,悲伤,印尼证券交易所ABSTRACTThe objectives of this study效应》是(1)。怎么是现金上的文件夹中,您可以找到profitability效应》(2)。如何是inventory文件夹中,您可以找到在profitability效应》(3)。如何是位愁眉苦脸profitability和金融在金融公司的业绩。研究的结果是现金交易,在2010 - 2013年的同一期,以自动伴侣和他们的伴侣为例,在平均环境中有16次现金交换,包括在冰箱冰箱中。(2) 2010 - 2013年期间发生的汽车伴侣和他们的伙伴关系的清单有六次库存库存,包括在冰箱冰箱中。(3)在2010年至2013年的《公共关系》中发生的汽车公司及其相关的特点有10.12%的平均水平,包括在《摄政百科全书》中。(4)现金旋转相关测试表明,现金旋转的方向非常低,有消极的方向,而库存改变显示低相关性。同时发生现金交易的汽车流量和库存对印尼证券交易所(IDX)利润没有影响。汇票:利润、现金兑换、金融压力、印尼证券交易所
{"title":"META ANALISIS : FINANCIAL DISTRESS DI PERUSAHAAN","authors":"Michelia Putri Catherina Sujatna, Yulia Hayatul, Syauqy Syauqy Abdul Muluk","doi":"10.24198/responsive.v3i2.29132","DOIUrl":"https://doi.org/10.24198/responsive.v3i2.29132","url":null,"abstract":"ABSTRAKTujuan Penelitian ini adalah (1). Bagaimana pengaruh Perputaran kas pada profitabilitas (2). Bagaimana pengaruh Perputaran persediaan terhadap profitabilitas (3). Bagaimana Pengaruh profitabilitas dan financial distress terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hasil penelitian adalah Perputaran Kas yang terjadi di perusahaan Otomotif dan Komponennya periode Tahun 2010 – 2013 rata rata mempunyai perputaran kas sebanyak 16 kali putaran dan termasuk dalam kriteria cukup. (2) Perputaran Persediaan yang terjadi di perusahaan Otomotif dan Komponennya periode Tahun 2010 – 2013 rata rata mempunyai perputaran Persediaan sebanyak 6 kali putaran dan termasuk dalam kriteria cukup. (3) Profitabilitas yang terjadi di perusahaan Otomotif dan Komponennya periode Tahun 2010 – 2013 rata rata mempunyai Profitabilitas sebesar 10,12% dan termasuk ke dalam kriteria cukup. (4) Hasil pengujian korelasi perputaran kas menunjukan perputaran kas sangat rendah dan mempunyai arah negatif, Sedangkan perputaran persediaan menunjukan korelasi yang rendah. Hasil pengujian perputaran kas dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas menyatakan bahwa perputaran kas dan perputaran persediaan secara simultan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas pada perusahaan otomotif dan komponennya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2010-2013.Kata Kunci : Laba, Perputaran Kas, financial distress, Bursa Efek Indonesia ABSTRACTThe objectives of this study are (1). How is the effect of cash turnover on profitability (2). How is the effect of inventory turnover on profitability (3). How is the effect of profitability and financial distress on the company's financial performance. The results of the study are cash turnover that occurred in automotive companies and their components in the period 2010 - 2013 on average had cash turnover of 16 times and was included in the sufficient criteria. (2) Inventory turnover that occurred in Automotive companies and their components for the period 2010 - 2013 had an average inventory turnover of 6 times and was included in the sufficient criteria. (3) Profitability that occurred in the automotive company and its components for the period 2010 - 2013 on average had a profitability of 10.12% and was included in the sufficient criteria. (4) The results of the cash turnover correlation test show that cash turnover is very low and has a negative direction, while inventory turnover shows a low correlation. The results of testing cash turnover and inventory turnover on profitability state that simultaneous cash turnover and inventory turnover have no effect on profitability in automotive companies and their components listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) 2010-2013.Keywords: Profit, Cash Turnover, financial distress, Indonesia Stock Exchange","PeriodicalId":83248,"journal":{"name":"The Responsive community : rights and responsibilities","volume":"58 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-08-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74293331","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-08-13DOI: 10.24198/responsive.v3i2.29131
Bintang Ramadani Putra, M. B. Alexandri
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) bagaimana manfaat dari analisis rasio keuangan?(2) bagaimana rasio keuangan dapat memprediksi peringkat obligasi (3) bagaimana rasio keuangan dapat memprediksi distress pada perbankan (4) bagaimana rasio keuangan dapat memprediksi perubahan laba rugi (5) bagaimana rasio keuangan dapat menunjukan pengaruh merger terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian Seperangkat rasio keuangan (leverage, likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan produktivitas) mempunyai kemampuan membentuk model untuk memprediksi peringkat obligasi. Suatu rasio tidak memiliki arti jika berdiri sendiri, melainkan harus dibandingkan dengan rasio keuangan pada periode sebelumnya sehingga dapat mengetahui kecenderungan selama periode tertentu. Selain dibandingkan dengan rasio periode sebelumnya dapat juga dibandingkan dengan rasio keuangan dari perusahaan lain dengan jenis perusahaan yang sama.Kata Kunci : Rasio Keuangan, Analisis, Distress, Laba Rugi ABSTRACT This study aims to (1) how are the benefits of financial ratio analysis? (2) how financial ratios can predict bond ratings (3) how can financial ratios predict distress in banking (4) how can financial ratios predict changes in income (5) how financial ratios can show the effect of the merger on financial performance. Research Results A set of financial ratios (leverage, liquidity, solvency, profitability and productivity) has the ability to form models to predict bond ratings. A ratio has no meaning if it stands alone, but must be compared with financial ratios in the previous period so that we can find out trends during a certain period. Apart from being compared with the ratios of the previous period, it can also be compared with the financial ratios of other companies with the same type of company. Keywords: Financial Ratios, Analysis, Distress, Profit and Loss
{"title":"PERAN RASIO KEUANGAN DAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN","authors":"Bintang Ramadani Putra, M. B. Alexandri","doi":"10.24198/responsive.v3i2.29131","DOIUrl":"https://doi.org/10.24198/responsive.v3i2.29131","url":null,"abstract":"ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) bagaimana manfaat dari analisis rasio keuangan?(2) bagaimana rasio keuangan dapat memprediksi peringkat obligasi (3) bagaimana rasio keuangan dapat memprediksi distress pada perbankan (4) bagaimana rasio keuangan dapat memprediksi perubahan laba rugi (5) bagaimana rasio keuangan dapat menunjukan pengaruh merger terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian Seperangkat rasio keuangan (leverage, likuiditas, solvabilitas, profitabilitas dan produktivitas) mempunyai kemampuan membentuk model untuk memprediksi peringkat obligasi. Suatu rasio tidak memiliki arti jika berdiri sendiri, melainkan harus dibandingkan dengan rasio keuangan pada periode sebelumnya sehingga dapat mengetahui kecenderungan selama periode tertentu. Selain dibandingkan dengan rasio periode sebelumnya dapat juga dibandingkan dengan rasio keuangan dari perusahaan lain dengan jenis perusahaan yang sama.Kata Kunci : Rasio Keuangan, Analisis, Distress, Laba Rugi ABSTRACT This study aims to (1) how are the benefits of financial ratio analysis? (2) how financial ratios can predict bond ratings (3) how can financial ratios predict distress in banking (4) how can financial ratios predict changes in income (5) how financial ratios can show the effect of the merger on financial performance. Research Results A set of financial ratios (leverage, liquidity, solvency, profitability and productivity) has the ability to form models to predict bond ratings. A ratio has no meaning if it stands alone, but must be compared with financial ratios in the previous period so that we can find out trends during a certain period. Apart from being compared with the ratios of the previous period, it can also be compared with the financial ratios of other companies with the same type of company. Keywords: Financial Ratios, Analysis, Distress, Profit and Loss","PeriodicalId":83248,"journal":{"name":"The Responsive community : rights and responsibilities","volume":"25 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-08-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86315286","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-08-13DOI: 10.24198/responsive.v3i2.29130
M. B. Alexandri, Michelia Putri Catherina Sujatna
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor intern bank dan faktor ekstern bank terhadap kredit macet pada PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan kusioner dan melakukan wawancara, sedangkan untuk data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah kredit macet pada PT. BPR Banjar Arthasariguna pada tahun 2018 yang berjumlah 46 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan non probability sampling menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan korelasi determinasi.Hasil dari penelitian ini variabel yang paling dominan adalah faktor esktern bank. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh faktor intern bank dan faktor ekstern bank terhadap kredit macet pada PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya. Dimana besarnya kontribusi faktor penyebab kredit macet terhadap kredit macet pada PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya menunjukkan adanya pengaruh yang sedang.Kata Kunci : Kredit Macet, NPL, Bank Perkreditan Rakyat AbstractThis research aims to determine the factors internal bank and factor external bank of causing non performing loans at PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya. The research method that was used in this research is descriptive quantitative approach. Primary data were collected by using questionnaires and conducting interviews, while for secondary data obtained through literature study. The population in this study is non performing loans customers at PT. BPR Banjar Arthasariguna in 2018 as many as 46 people. The sampling technique that was used is non probability sampling and done by using purposive sampling technique. The data analysis technique that was used is a multiple linear regression test, classic assumption test, hypothesis test, and the coefficient of determination.The results of the research are the most dominant variable is factor external bank. Based on the results of the study it can be concluded that there is an influence of factor internal bank and factor external bank to non performing loans at PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya. Where the magnitude of the contributing factors causing of non performing loans to non performing loans at PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya showed a moderate influence.Keywords: Non Performing Loans, NPL, Rural Credit
{"title":"ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KREDIT MACET PADA PT. BPR BANJAR ARTHASARIGUNA TASIKMALAYA","authors":"M. B. Alexandri, Michelia Putri Catherina Sujatna","doi":"10.24198/responsive.v3i2.29130","DOIUrl":"https://doi.org/10.24198/responsive.v3i2.29130","url":null,"abstract":"ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor intern bank dan faktor ekstern bank terhadap kredit macet pada PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan kusioner dan melakukan wawancara, sedangkan untuk data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah kredit macet pada PT. BPR Banjar Arthasariguna pada tahun 2018 yang berjumlah 46 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan non probability sampling menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan korelasi determinasi.Hasil dari penelitian ini variabel yang paling dominan adalah faktor esktern bank. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh faktor intern bank dan faktor ekstern bank terhadap kredit macet pada PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya. Dimana besarnya kontribusi faktor penyebab kredit macet terhadap kredit macet pada PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya menunjukkan adanya pengaruh yang sedang.Kata Kunci : Kredit Macet, NPL, Bank Perkreditan Rakyat AbstractThis research aims to determine the factors internal bank and factor external bank of causing non performing loans at PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya. The research method that was used in this research is descriptive quantitative approach. Primary data were collected by using questionnaires and conducting interviews, while for secondary data obtained through literature study. The population in this study is non performing loans customers at PT. BPR Banjar Arthasariguna in 2018 as many as 46 people. The sampling technique that was used is non probability sampling and done by using purposive sampling technique. The data analysis technique that was used is a multiple linear regression test, classic assumption test, hypothesis test, and the coefficient of determination.The results of the research are the most dominant variable is factor external bank. Based on the results of the study it can be concluded that there is an influence of factor internal bank and factor external bank to non performing loans at PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya. Where the magnitude of the contributing factors causing of non performing loans to non performing loans at PT. BPR Banjar Arthasariguna Tasikmalaya showed a moderate influence.Keywords: Non Performing Loans, NPL, Rural Credit","PeriodicalId":83248,"journal":{"name":"The Responsive community : rights and responsibilities","volume":"23 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-08-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79066720","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-08-13DOI: 10.24198/responsive.v3i2.28920
Gani Wiharso, M. B. Alexandri
Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan layanan terhadap keputusan pembelian produk tabungan pada PT. Bank Syariah Mandiri cabang Bogor. Metode yang digunakan yaitu metode survey dengan menggunakan teknik analisis deskriftif dan verifikatif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 86 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner sebanyak 30 item pertanyaan yang dinilai dengan skala Likert 1-5 dan diuji validitas serta reliabilitasnya. Pengujian hipotesis menggunakan analisis statistik meliputi koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji-t, dan uji F. Berdasarkan hasil pengujian parsial dapat disampaikan sebagai berikut : (1) Pengaruh kualitas produk (X1) terhadap keputusan pembelian produk diperoleh nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel, yaitu 4,917 > 2,025 (nilai koefisien regresi 0,572 dan nilai signifikansi 0.000), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas produk secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap keputusan pembelian produk. (2) Pengaruh kualitas layanan (X2) terhadap keputusan pembelian produk diperoleh nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel, yaitu 2,675> 2,025 (nilai koefisien regresi 0,324 dan nilai signifikansi 0.009), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas layanan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk. (3) Pengaruh kualitas produk (X1) dan kualitas layanan (X2) terhadap keputusan pembelian produk diperoleh Fhitung = 49,573 > F tabel 3,109 maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan pengaruh kualitas produk dan kualitas layanan secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian produk. Hasil analisis koefisien determinasi dengan nilai adjusted R Square sebesar 0,550 maka dapat diartikan bahwa 50,5% kualitas produk dan layanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk tabungan pada Bank Syariah Mandiri cabang Bogor. This study aims to determine the effect of product and service quality on purchasing decisions on savings products at PT. Bank Syariah Mandiri Bogor branch. The method used is a survey method using descriptive analysis techniques and verification. The sampling technique of this study used a purposive sampling technique of 86 respondents. Data collection techniques used a questionnaire of 30 question items which were assessed with a Likert scale of 1-5 and tested for validity and reliability. Hypothesis testing using statistical analysis includes correlation coefficient, coefficient of determination, t-test, and F test. Based on the results of partial testing can be conveyed as follows: (1) The effect of product quality (X1) on product purchasing decisions obtained tcount value greater than ttable , ie 4.917> 2.025 (regression coefficient 0.572 and significance value 0.000), then H0 is rejected and
{"title":"Pengaruh Kualitas Produk dan Layanan Terhadap Keputusan Pembelian Produk Tabungan Pada Bank Syariah Mandiri Cabang Bogor","authors":"Gani Wiharso, M. B. Alexandri","doi":"10.24198/responsive.v3i2.28920","DOIUrl":"https://doi.org/10.24198/responsive.v3i2.28920","url":null,"abstract":"Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan layanan terhadap keputusan pembelian produk tabungan pada PT. Bank Syariah Mandiri cabang Bogor. Metode yang digunakan yaitu metode survey dengan menggunakan teknik analisis deskriftif dan verifikatif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 86 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner sebanyak 30 item pertanyaan yang dinilai dengan skala Likert 1-5 dan diuji validitas serta reliabilitasnya. Pengujian hipotesis menggunakan analisis statistik meliputi koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji-t, dan uji F. Berdasarkan hasil pengujian parsial dapat disampaikan sebagai berikut : (1) Pengaruh kualitas produk (X1) terhadap keputusan pembelian produk diperoleh nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel, yaitu 4,917 > 2,025 (nilai koefisien regresi 0,572 dan nilai signifikansi 0.000), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas produk secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap terhadap keputusan pembelian produk. (2) Pengaruh kualitas layanan (X2) terhadap keputusan pembelian produk diperoleh nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel, yaitu 2,675> 2,025 (nilai koefisien regresi 0,324 dan nilai signifikansi 0.009), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas layanan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk. (3) Pengaruh kualitas produk (X1) dan kualitas layanan (X2) terhadap keputusan pembelian produk diperoleh Fhitung = 49,573 > F tabel 3,109 maka H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan pengaruh kualitas produk dan kualitas layanan secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian produk. Hasil analisis koefisien determinasi dengan nilai adjusted R Square sebesar 0,550 maka dapat diartikan bahwa 50,5% kualitas produk dan layanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk tabungan pada Bank Syariah Mandiri cabang Bogor. This study aims to determine the effect of product and service quality on purchasing decisions on savings products at PT. Bank Syariah Mandiri Bogor branch. The method used is a survey method using descriptive analysis techniques and verification. The sampling technique of this study used a purposive sampling technique of 86 respondents. Data collection techniques used a questionnaire of 30 question items which were assessed with a Likert scale of 1-5 and tested for validity and reliability. Hypothesis testing using statistical analysis includes correlation coefficient, coefficient of determination, t-test, and F test. Based on the results of partial testing can be conveyed as follows: (1) The effect of product quality (X1) on product purchasing decisions obtained tcount value greater than ttable , ie 4.917> 2.025 (regression coefficient 0.572 and significance value 0.000), then H0 is rejected and ","PeriodicalId":83248,"journal":{"name":"The Responsive community : rights and responsibilities","volume":"63 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-08-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"89078403","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2020-08-13DOI: 10.24198/responsive.v3i2.29129
Meita Pragiwani, Muhammad Ammar, M. B. Alexandri
ABSTRAKTujuan penelitian ini mengidentifikasi variabel jumlah karyawan, biaya gaji dan biaya pelatihan kerja signifikan mempengaruhi produktivitas karyawan pada perusahaan sektor perkebunan yang ada di BEI . Pengujian data menggunakan analisis regresi data panel. Metode penentuan model data yang tepat menggunakan metode uji Hausman tes. Analisis membuktikan variabel jumlah karyawan, biaya gaji dan biaya pelatihan tenaga kerja berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas karyawan. Dengan tingkat keyakinan 95% didapat baahwa jumlah karyawan, biaya gaji dan biaya pelatihan tenaga kerja dapat menginterpretasikan produktivitas karyawan sebesar 66,6% sedangkan sisanya 33,4% diluar penelitian.Kata Kunci : Produktivitas Karyawan, Jumlah Karyawan, Biaya Gaji, Biaya Pelatihan Tenaga Kerja. ABSTRACTThe purpose of this study is to identify the variable number of employees, salary costs and job training costs significantly affect employee productivity in plantation sector companies on the IDX. Testing data using panel data regression analysis. The method of determining the right data model uses the Hausman test method. The analysis proves the variable number of employees, salary costs and labor training costs partially affect employee productivity. With a 95% confidence level obtained that the number of employees, salary costs and labor training costs can interpret employee productivity by 66.6% while the remaining 33.4% are outside research.Keywords: Employee Productivity, Number of Employees, Salary Costs, Labor Training Costs. Keywords: Transformational Leadership Style, Communication Patterns, Conflict Management, Employee Job Satisfaction.
{"title":"BIAYA GAJI, BIAYA PELATIHAN TENAGA KERJA, JUMLAH KARYAWAN DAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN PERKEBUNAN DI BEI TAHUN 2013-2018)","authors":"Meita Pragiwani, Muhammad Ammar, M. B. Alexandri","doi":"10.24198/responsive.v3i2.29129","DOIUrl":"https://doi.org/10.24198/responsive.v3i2.29129","url":null,"abstract":"ABSTRAKTujuan penelitian ini mengidentifikasi variabel jumlah karyawan, biaya gaji dan biaya pelatihan kerja signifikan mempengaruhi produktivitas karyawan pada perusahaan sektor perkebunan yang ada di BEI . Pengujian data menggunakan analisis regresi data panel. Metode penentuan model data yang tepat menggunakan metode uji Hausman tes. Analisis membuktikan variabel jumlah karyawan, biaya gaji dan biaya pelatihan tenaga kerja berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas karyawan. Dengan tingkat keyakinan 95% didapat baahwa jumlah karyawan, biaya gaji dan biaya pelatihan tenaga kerja dapat menginterpretasikan produktivitas karyawan sebesar 66,6% sedangkan sisanya 33,4% diluar penelitian.Kata Kunci : Produktivitas Karyawan, Jumlah Karyawan, Biaya Gaji, Biaya Pelatihan Tenaga Kerja. ABSTRACTThe purpose of this study is to identify the variable number of employees, salary costs and job training costs significantly affect employee productivity in plantation sector companies on the IDX. Testing data using panel data regression analysis. The method of determining the right data model uses the Hausman test method. The analysis proves the variable number of employees, salary costs and labor training costs partially affect employee productivity. With a 95% confidence level obtained that the number of employees, salary costs and labor training costs can interpret employee productivity by 66.6% while the remaining 33.4% are outside research.Keywords: Employee Productivity, Number of Employees, Salary Costs, Labor Training Costs. Keywords: Transformational Leadership Style, Communication Patterns, Conflict Management, Employee Job Satisfaction.","PeriodicalId":83248,"journal":{"name":"The Responsive community : rights and responsibilities","volume":"6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2020-08-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"79085790","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}