首页 > 最新文献

Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam最新文献

英文 中文
Studi Pemikiran Pendidikan Islam Modern
Pub Date : 2016-08-26 DOI: 10.37812/fikroh.v8i2.4
Mulyadi Mulyadi
Pendidikan Islam semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Banyak para pakar yang mendefinisikan dan bahkan mendesain ulang format pendidikan Islam khususnya pendidikan Islam modern seperti sekarang ini. Pendidikan Islam bukan hanya transfer of knowledge tetapi lebih merupakan pondasi keimanan dan kesalehan. Oleh karena itu, format pendidikan Islam yang bagaimanakah yang sesuai dengan kehidupan modern seperti sekarang. Melalui tulisan ini didapatkan bahwa Dalam menghadapi perubahan masyarakat modern, secara internal pendidikan Islam harus menyelesaikan persoalan dikotomi, tujuan dan fungsi lembaga pendidikan Islam, dan persolalan kurikulum atau materi yang sampai sekarang ini belum terselesaikan, Lembaga-lembaga pendidikan Islam perlu mendesain ulang fungsi pendidikan, dengan memilih model pendidikan yang relevan dengan perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat, Pendidikan Islam didesain untuk dapat membantu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan untuk bekerja lebih produktif, dan Pendidikan Islam harus mengembangkan kualitas pendidikannya agar memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang selalu berubah-berubah.          Key Word: Pendidikan Islam, modernisasi, pengembangan pendidikan
随着时代的发展,伊斯兰教育正在蓬勃发展。许多专家对伊斯兰教育的格式进行了定义,甚至重新设计,尤其是像今天这样的现代伊斯兰教育。伊斯兰教育不仅是知识的转移,而且是信仰和正义的基础。因此,伊斯兰教育的形式与今天的现代生活相适应。本文通过在内部得到了在应对变化,现代社会,必须完成二分法问题,伊斯兰教育的目的和功能,persolalan伊斯兰教育机构课程或物质到目前为止,尚未完工的伊斯兰教育机构需要重新设计教育的功能,通过选择教育模型相关的“不断变化的时代和社会的需要,伊斯兰教育的目的是帮助提高技能和知识以更有生产力的工作,伊斯兰教育必须发展教育质量,以满足不断变化的社会的需要。关键字:伊斯兰教育,现代化,教育发展
{"title":"Studi Pemikiran Pendidikan Islam Modern","authors":"Mulyadi Mulyadi","doi":"10.37812/fikroh.v8i2.4","DOIUrl":"https://doi.org/10.37812/fikroh.v8i2.4","url":null,"abstract":"Pendidikan Islam semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Banyak para pakar yang mendefinisikan dan bahkan mendesain ulang format pendidikan Islam khususnya pendidikan Islam modern seperti sekarang ini. Pendidikan Islam bukan hanya transfer of knowledge tetapi lebih merupakan pondasi keimanan dan kesalehan. Oleh karena itu, format pendidikan Islam yang bagaimanakah yang sesuai dengan kehidupan modern seperti sekarang. Melalui tulisan ini didapatkan bahwa Dalam menghadapi perubahan masyarakat modern, secara internal pendidikan Islam harus menyelesaikan persoalan dikotomi, tujuan dan fungsi lembaga pendidikan Islam, dan persolalan kurikulum atau materi yang sampai sekarang ini belum terselesaikan, Lembaga-lembaga pendidikan Islam perlu mendesain ulang fungsi pendidikan, dengan memilih model pendidikan yang relevan dengan perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat, Pendidikan Islam didesain untuk dapat membantu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan untuk bekerja lebih produktif, dan Pendidikan Islam harus mengembangkan kualitas pendidikannya agar memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang selalu berubah-berubah. \u0000         Key Word: Pendidikan Islam, modernisasi, pengembangan pendidikan","PeriodicalId":219039,"journal":{"name":"Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","volume":"58 3","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120954275","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Al-Tsabit Wa Al-Mutahawwil, Adonis Dan Kritik Terhadap Kejumudan Budaya Arab Islam
Pub Date : 2016-08-26 DOI: 10.37812/fikroh.v4i2.15
Nanang Abdillah
This article seeks to provide a theoretical concept of how to understand Adonis thought. Historical analysis, combine with literary overview, is deployed to trace the empirical passage of Adonis thought al-Tsabit wa al-Mutahawwil concept. This article argues that al-Tsabit wa al-Mutahawwil is the new concept for Arabs cultural studies. Following this process, the concept of al-Tsabit wa al-Mutahawwil have been found the two mindstream in the Arab world, aql (rational) and naql (text).   Keywords: Sastra Arab, kebudayaan, al-Tsabit wa al-Mutahawwil
本文试图提供一个理解阿多尼斯思想的理论概念。运用历史分析与文学概览相结合的方法,追溯阿多尼斯思想的经验性脉络。本文认为al-Tsabit wa al-Mutahawwil是阿拉伯文化研究的新概念。在这一过程中,al-Tsabit和al- mutahaww的概念将在阿拉伯世界的两种思想中被发现,aql(理性)和naql(文本)。关键词:阿拉伯语,kebudayaan, al-Tsabit和al- mutahawwill
{"title":"Al-Tsabit Wa Al-Mutahawwil, Adonis Dan Kritik Terhadap Kejumudan Budaya Arab Islam","authors":"Nanang Abdillah","doi":"10.37812/fikroh.v4i2.15","DOIUrl":"https://doi.org/10.37812/fikroh.v4i2.15","url":null,"abstract":"This article seeks to provide a theoretical concept of how to understand Adonis thought. Historical analysis, combine with literary overview, is deployed to trace the empirical passage of Adonis thought al-Tsabit wa al-Mutahawwil concept. This article argues that al-Tsabit wa al-Mutahawwil is the new concept for Arabs cultural studies. Following this process, the concept of al-Tsabit wa al-Mutahawwil have been found the two mindstream in the Arab world, aql (rational) and naql (text). \u0000  \u0000Keywords: Sastra Arab, kebudayaan, al-Tsabit wa al-Mutahawwil","PeriodicalId":219039,"journal":{"name":"Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","volume":"13 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133466938","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Implikasi Zona Maslahah Dalam Hak Pengambil Kebjiakan maslaha区对权利剥夺者的影响
Pub Date : 2016-08-26 DOI: 10.37812/fikroh.v8i1.22
Abdullah Arif Mukhlas
Setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya dalam kepemimpinannya. Sehingga pemimpin harus bijak dalam mengambil kebijakan. Seorang mujtahid tidak boleh mengikuti pendapat mujtahid lain, karena akan terjadi seseorang yang menjalankan aktifitas dengan perasaan yang dijalani adalah langkah yang salah.Presiden adalah seorang pemimpin, orang nomer satu dalam negara. Dia akan ditanya tentang kebijakannya selama menjabat menjadi presiden. Dia punya hak yang legal dalam pandangan agama untuk mengambil dan menentukan kebijakan, bahkan dituntut untuk menentukan kebijakan. Namun bagaimana jika presiden hanya menjalankan tugas, tidak diberi wewenang menentukan kebijakan. Bahkan untuk menentukan proses pemilihan kepala daerah yang nota bene adalah bawahannya saja tidak mampu. Tidak semua masalah menjadi tanggungjawab pemimpin. Ada masalah yang menjadi tanggungjawab indifidu, sehingga pemimpin tidak benar ikut campur dalam mengaturnya. Kata Kunci : Maslahah dan Kebijakan
每一个领导者都必须对自己的领导负责。因此,领导者必须明智地采取政策。mujtahid不应该遵循其他mujtahid的观点,因为一个人用感觉的活动是错误的。总统是一位领导人,是这个国家的头号人物。他将被问及他在担任总统期间的政策。从宗教的角度来看,他有合法的权利从事和决定政策,甚至是被迫制定政策。但如果总统只是履行职责,而不是被授权制定政策。即使是为了确定省长的选拔过程,而不是鲁本·贝尼(bill bene)则无能为力。并不是所有的问题都是领导者的责任。有一个问题是indifidu的责任,所以领导者没有正确地干预管理。关键词:maslaha和策略
{"title":"Implikasi Zona Maslahah Dalam Hak Pengambil Kebjiakan","authors":"Abdullah Arif Mukhlas","doi":"10.37812/fikroh.v8i1.22","DOIUrl":"https://doi.org/10.37812/fikroh.v8i1.22","url":null,"abstract":"Setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya dalam kepemimpinannya. Sehingga pemimpin harus bijak dalam mengambil kebijakan. Seorang mujtahid tidak boleh mengikuti pendapat mujtahid lain, karena akan terjadi seseorang yang menjalankan aktifitas dengan perasaan yang dijalani adalah langkah yang salah.Presiden adalah seorang pemimpin, orang nomer satu dalam negara. Dia akan ditanya tentang kebijakannya selama menjabat menjadi presiden. Dia punya hak yang legal dalam pandangan agama untuk mengambil dan menentukan kebijakan, bahkan dituntut untuk menentukan kebijakan. Namun bagaimana jika presiden hanya menjalankan tugas, tidak diberi wewenang menentukan kebijakan. Bahkan untuk menentukan proses pemilihan kepala daerah yang nota bene adalah bawahannya saja tidak mampu. Tidak semua masalah menjadi tanggungjawab pemimpin. Ada masalah yang menjadi tanggungjawab indifidu, sehingga pemimpin tidak benar ikut campur dalam mengaturnya. \u0000Kata Kunci : Maslahah dan Kebijakan","PeriodicalId":219039,"journal":{"name":"Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","volume":"101 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116418444","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Staatsblad 1882 Nomor 152 Tonggak Sejarah Berdirinya Pengadilan Agama 塔拉斯堡1882号是该宗教法庭成立的里程碑
Pub Date : 2016-08-26 DOI: 10.37812/fikroh.v8i1.19
Pristiwiyanto Pristiwiyanto
Staatsblad 1882 nomor 152 sesungguhnya merupakan pengakuan resmi dan pengukuhan sesuatu yang telah ada, tumbuh, dan berkembang dalam masyarakat. Lahirnya Staatsblad 1882 nomor 152 diiringi oleh perbedaan pendapat sarjana-sarjana hukum Belanda. Secara garis besar sarjana-sarjana hukum Belanda terpecah menjadi dua: mereka-mereka yang cenderung berpihak pada kepentingan kaum pribumi terutama kaum muslimin, yang dipelopori oleh Van den Berg, dengan teori Receptio in Complexu-nya; dan mereka-mereka yang menyerang eksistensi hukum Islam, dengan teori Receptie-nya Snouck Hurgronje. Tetapi berlakunya kedua pandangan hukum ini secara praktis, tetap dalam bingkai strategi Belanda untuk memperkokoh posisi mereka di Nusantara. Sebagaimana dijelaskan dalam pendahuluan bahwa netralitas Belanda dalam masalah hukum Islam dan Peradilan Agama, menurut Benda dan Suminto “dibentuk oleh kombinasi kon­tradiktif antara rasa takut dan harapan yang berlebihan.” Kesimpulan ini dapat dijelaskan dari sisi bahwa apa pun yang menjadi kebijakan Belanda, tidak mencerminkan adanya keinginan Belanda untuk melepaskan negara jajahannya. Sehingga pertentangan antara penganut teori Receptio in Complexu dengan teori Receptie, hanyalah sebatas pencarian pendekatan yang paling efektif dalam masalah hukum dan Peradilan Agama, yang pada akhirnya juga demi melanggengkan kekuasaan kolonialnya di Nusantara. Tetapi bagaimanapun, kita patut menghargai pandangan Van den Berg dan kawan-kawannya, dengan teori Receptio in Complexu-nya, yang secara positif melihat hukum Islam sebagai nilai yang mengikat dalam kehidupan setiap muslim, walaupun dalam prakteknya belum mampu diwujudkan dalam kesuluruhannya. Dan terhadap teori Receptie-nya Snouck Hurgronje rasanya tidak berlebihan jika Hazairin menyebutnya sebagai teori iblis, yang lahir dari semangat kristenisasi. Kata Kunci : STAATSBLAD 1882 nomor dan Pengadilan Agama.
Staatsblad 1882号确实是对社会中已经存在、成长和发展的事物的正式承认和确认。1582年斯塔斯布莱德的诞生伴随着荷兰法律学者的不同意见。荷兰法律学者的提纲分为两部分:那些倾向于站在土著人的利益一边,尤其是穆斯林的人,范登伯格(Van den Berg)的领袖,他的复合体雷杰提普托理论;他们用斯诺克·赫格伦耶的理论攻击伊斯兰法律的存在。但这两种法律观点都是实际的,在荷兰战略框架内,以加强他们在努桑塔拉的地位。正如荷兰在伊斯兰法律和宗教司法问题上的中立所解释的那样,物品和Suminto“是由传统的恐惧和过度的希望结合而形成的”。这一结论可以从以下方面解释:无论荷兰的政策是什么,都不反映荷兰人想要放弃自己的帝国。因此,Complexu的Receptio与Receptie理论的对立,仅仅是对宗教法律和司法问题最有效的方法的探索,而这些方法最终也将维持其在群岛的殖民统治。但无论如何,我们应该尊重范登堡及其同事的观点,他提出的理论是对伊斯兰法律的妥协,这一理论积极地将伊斯兰法律视为每个穆斯林生活中具有约束力的价值,尽管实际上并没有在其核心领域实现。如果哈泽林称其为魔鬼理论,那是一种基督教的精神所产生的恶魔理论,那么反对他的再主义理论的人就不会觉得过分了。关键词:STAATSBLAD 1882号和宗教法庭。
{"title":"Staatsblad 1882 Nomor 152 Tonggak Sejarah Berdirinya Pengadilan Agama","authors":"Pristiwiyanto Pristiwiyanto","doi":"10.37812/fikroh.v8i1.19","DOIUrl":"https://doi.org/10.37812/fikroh.v8i1.19","url":null,"abstract":"Staatsblad 1882 nomor 152 sesungguhnya merupakan pengakuan resmi dan pengukuhan sesuatu yang telah ada, tumbuh, dan berkembang dalam masyarakat. Lahirnya Staatsblad 1882 nomor 152 diiringi oleh perbedaan pendapat sarjana-sarjana hukum Belanda. Secara garis besar sarjana-sarjana hukum Belanda terpecah menjadi dua: mereka-mereka yang cenderung berpihak pada kepentingan kaum pribumi terutama kaum muslimin, yang dipelopori oleh Van den Berg, dengan teori Receptio in Complexu-nya; dan mereka-mereka yang menyerang eksistensi hukum Islam, dengan teori Receptie-nya Snouck Hurgronje. Tetapi berlakunya kedua pandangan hukum ini secara praktis, tetap dalam bingkai strategi Belanda untuk memperkokoh posisi mereka di Nusantara. Sebagaimana dijelaskan dalam pendahuluan bahwa netralitas Belanda dalam masalah hukum Islam dan Peradilan Agama, menurut Benda dan Suminto “dibentuk oleh kombinasi kon­tradiktif antara rasa takut dan harapan yang berlebihan.” Kesimpulan ini dapat dijelaskan dari sisi bahwa apa pun yang menjadi kebijakan Belanda, tidak mencerminkan adanya keinginan Belanda untuk melepaskan negara jajahannya. Sehingga pertentangan antara penganut teori Receptio in Complexu dengan teori Receptie, hanyalah sebatas pencarian pendekatan yang paling efektif dalam masalah hukum dan Peradilan Agama, yang pada akhirnya juga demi melanggengkan kekuasaan kolonialnya di Nusantara. Tetapi bagaimanapun, kita patut menghargai pandangan Van den Berg dan kawan-kawannya, dengan teori Receptio in Complexu-nya, yang secara positif melihat hukum Islam sebagai nilai yang mengikat dalam kehidupan setiap muslim, walaupun dalam prakteknya belum mampu diwujudkan dalam kesuluruhannya. Dan terhadap teori Receptie-nya Snouck Hurgronje rasanya tidak berlebihan jika Hazairin menyebutnya sebagai teori iblis, yang lahir dari semangat kristenisasi. \u0000Kata Kunci : STAATSBLAD 1882 nomor dan Pengadilan Agama.","PeriodicalId":219039,"journal":{"name":"Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","volume":"69 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114537803","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Perempuan Dalam Pandangan Feminis Muslim 女性对穆斯林女权主义者的看法
Pub Date : 2016-08-26 DOI: 10.37812/fikroh.v8i2.3
Suparno Suparno
Perempuan dalam kajian keislaman telah menempati posisi yang sangat puncak. Studi dialogis tentang perempuan telah banyak dibahas oleh para pegiat gender, khususnya pembahasan mengenai kesetaraan gender. Di antara tokoh-tokoh feminis pegiat hak-hak perempuan dan kesetaraan gender adalah Qasim Amin, Amina Wadud Muhsin, Fatimah Mernissi, dan Asghar Ali Engineer. Mereka memandang perempuan dalam kacamata berpikir mereka masing-masing. Tulisan ini hanya menyajikan beberapa pendapat tokoh-tokoh feminis tersebut, namun untuk kajian lebih mendalam masih banyak lagin pikiran para tokoh feminis muslim yang lain.             Kata Kunci: Perempuan, Feminis Muslim, gender
妇女在生育方面处于非常重要的地位。性别主义者讨论了很多关于女性的对话,尤其是关于性别平等的讨论。女权主义者、女权主义者和性别平等领导人包括卡西姆·阿明、阿米娜·瓦杜辛、法蒂玛·默尼西和阿斯哈尔·阿里·工程师。他们看着戴着眼镜的女人,以为自己是女人。这篇文章只展示了一些女权主义者的观点,但更深入地研究了许多其他穆斯林女权主义者的想法。关键词:女性、穆斯林女权主义者、性别
{"title":"Perempuan Dalam Pandangan Feminis Muslim","authors":"Suparno Suparno","doi":"10.37812/fikroh.v8i2.3","DOIUrl":"https://doi.org/10.37812/fikroh.v8i2.3","url":null,"abstract":"Perempuan dalam kajian keislaman telah menempati posisi yang sangat puncak. Studi dialogis tentang perempuan telah banyak dibahas oleh para pegiat gender, khususnya pembahasan mengenai kesetaraan gender. Di antara tokoh-tokoh feminis pegiat hak-hak perempuan dan kesetaraan gender adalah Qasim Amin, Amina Wadud Muhsin, Fatimah Mernissi, dan Asghar Ali Engineer. Mereka memandang perempuan dalam kacamata berpikir mereka masing-masing. Tulisan ini hanya menyajikan beberapa pendapat tokoh-tokoh feminis tersebut, namun untuk kajian lebih mendalam masih banyak lagin pikiran para tokoh feminis muslim yang lain. \u0000            Kata Kunci: Perempuan, Feminis Muslim, gender","PeriodicalId":219039,"journal":{"name":"Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124884420","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
EFEKTIVITAS DIRECT METHODE DALAM MENINGKATKAN KEMAHIRAN BERBICARA BAHASA ARAB 直接卫理公会在提高阿拉伯语口语方面的有效性
Pub Date : 2016-08-26 DOI: 10.37812/fikroh.v8i1.23
Sutono Utono
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menggunakan bahasa Arab bagi mahasiswa lulusan dari SMA/ SMK yang belum pernah mendapatkan pembelajaran  bahasa Arab, terutama  dalam hal melafadzkan maupun menulisbahasa Arab dengan fasih,upaya untuk mengefektifkan metode langsung dalam pembelajaran bahasa Arab dikelas merupakan langkah yang sangat tepat untuk menghasilkan mahasiswa yang memiliki empat kemahiran yaitu; kemahiran menyimak, kemahiran berbicara, kemahiran membaca, dan kemahiran menulis.oleh karena itu  keberhasilan dalam penguasaan bahasa Arab terutama kemahiran mahasiswa dalam  berbicara bahasa Arab yang menjadi salah satu ketertarikan peneliti pada pembelajaran bahasa Arab di STAI Al-Azhar Menganti Gresik, makadalam pembelajaran bahasa Arab penulis memilih direct method metode langsung selama satu semester. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan interview .Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field research) bersifat penelitian kualitatif (Qualitative Research). Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana pengertian pendekatan, metode, dan strategi pembelajaran bahasa Arab,serta pengaruhnya terhadap peningkatan  mahasiswa menggunakan  Bahasa Arab, serta adakah peningkatan kemampuan  berbicara Bahasa Arab bagi mahasiswaKata kunci:,Direct Method, kemahiran  berbahasa Arab, Program regular PAI
本研究旨在探讨能力增加使用阿拉伯语的学生从高中毕业生- SMK方面从未得到学习阿拉伯语,尤其是melafadzkan和阿拉伯menulisbahasa流利,努力地直接法在班里学习阿拉伯语都是非常适合的举动产生的学生有四个技巧就是;善于倾听,善于说话,善于阅读,善于写作。因此,阿拉伯语掌握的成功主要是学生说阿拉伯语的能力,这是阿拉伯语研究人员对阿拉伯语学习的兴趣之一。该研究采用观察和采访方法,这类研究具有定性研究性质。这项研究探讨了阿拉伯语学习方法、方法和策略如何影响学生使用阿拉伯语的程度,以及关键学生的阿拉伯语口语能力是否有所提高:直译方法、阿拉伯语技能、传统派项目
{"title":"EFEKTIVITAS DIRECT METHODE DALAM MENINGKATKAN KEMAHIRAN BERBICARA BAHASA ARAB","authors":"Sutono Utono","doi":"10.37812/fikroh.v8i1.23","DOIUrl":"https://doi.org/10.37812/fikroh.v8i1.23","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menggunakan bahasa Arab bagi mahasiswa lulusan dari SMA/ SMK yang belum pernah mendapatkan pembelajaran  bahasa Arab, terutama  dalam hal melafadzkan maupun menulisbahasa Arab dengan fasih,upaya untuk mengefektifkan metode langsung dalam pembelajaran bahasa Arab dikelas merupakan langkah yang sangat tepat untuk menghasilkan mahasiswa yang memiliki empat kemahiran yaitu; kemahiran menyimak, kemahiran berbicara, kemahiran membaca, dan kemahiran menulis.oleh karena itu  keberhasilan dalam penguasaan bahasa Arab terutama kemahiran mahasiswa dalam  berbicara bahasa Arab yang menjadi salah satu ketertarikan peneliti pada pembelajaran bahasa Arab di STAI Al-Azhar Menganti Gresik, makadalam pembelajaran bahasa Arab penulis memilih direct method metode langsung selama satu semester. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan interview .Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field research) bersifat penelitian kualitatif (Qualitative Research). Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana pengertian pendekatan, metode, dan strategi pembelajaran bahasa Arab,serta pengaruhnya terhadap peningkatan  mahasiswa menggunakan  Bahasa Arab, serta adakah peningkatan kemampuan  berbicara Bahasa Arab bagi mahasiswaKata kunci:,Direct Method, kemahiran  berbahasa Arab, Program regular PAI","PeriodicalId":219039,"journal":{"name":"Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","volume":"26 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122271502","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Syair Dalam Perspektif Hadis Nabi
Pub Date : 2016-08-26 DOI: 10.37812/fikroh.v8i2.1
M. Mahfud
Syair sebagai salah satu produk karya sastra telah lahir sejak zaman nabi bahkan lebih jauh sebelum itu, sebab bangsa Arab dikenal dengan jago syair, bahkan akar syair yang dipelajari di Indonesia pun berasal dari Arab. Dalam literatur hadis banyak ditemukan hadis yang melarang melakukan dan mengucapkan syair. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara detail apa sebenarnya status hads tersebut. hadis tentang larangan syair dan bersyair bersifat temporal karena syair yang terlarang adalah syair yang menyalahi aturan-aturan syariat, dan syair yang tercela adalah syair-syair yang disusun untuk merendahkan martabat manusia secara umum dan kaum muslimin secara khusus dan syair yang sangat menyibukkan melebihi kesibukan dalam membaca al-Qur'an dan beribadah kepada Allah. Adapun syair-syair yang disusun dengan tidak mengenyampingkan apalagi meninggalkan ibadah kepada Allah dengan tujuan untuk menyadarkan manusia dari keterpurukan mereka atau membangkitkan semangat kaum muslimin dan melemahkan semangat kaum kafir dan sesuai dengan al-Qur'an dan Sunnah, maka syair tersebut adalah syair yang dibolehkan dan bahkan mendapatkan posisi terpuji dalam Islam Kata Kunci: Syair, kontekstualisasi, hadis Nabi
诗歌作为文学作品的产物之一,可以追溯到更早以前,因为阿拉伯人被称为“伟大的诗歌”,甚至印尼诗歌的根源也来自阿拉伯语。在圣训文献中有许多圣训禁止表演和背诵诗歌。本文的目的是详细了解hads的情况。圣训的禁令和明显轻松的时间,因为诗诗禁区是违反规则的歌词syariat编纂的,卑鄙的诗是诗人贬低人类的一般和特别穆斯林和伊斯兰教诗歌阅读超过忙忙个不停的'an和敬拜上帝。至于编纂的诗人与不排除尤其是放弃对上帝的崇拜他们的目的是唤醒人类困境或唤醒穆斯林和异教徒的士气符合伊斯兰教'an和逊尼派允许的,那么这些歌词就是诗,甚至得到了称赞的伊斯兰教中关键词的位置:诗,kontekstualisasi圣训先知
{"title":"Syair Dalam Perspektif Hadis Nabi","authors":"M. Mahfud","doi":"10.37812/fikroh.v8i2.1","DOIUrl":"https://doi.org/10.37812/fikroh.v8i2.1","url":null,"abstract":"Syair sebagai salah satu produk karya sastra telah lahir sejak zaman nabi bahkan lebih jauh sebelum itu, sebab bangsa Arab dikenal dengan jago syair, bahkan akar syair yang dipelajari di Indonesia pun berasal dari Arab. Dalam literatur hadis banyak ditemukan hadis yang melarang melakukan dan mengucapkan syair. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara detail apa sebenarnya status hads tersebut. hadis tentang larangan syair dan bersyair bersifat temporal karena syair yang terlarang adalah syair yang menyalahi aturan-aturan syariat, dan syair yang tercela adalah syair-syair yang disusun untuk merendahkan martabat manusia secara umum dan kaum muslimin secara khusus dan syair yang sangat menyibukkan melebihi kesibukan dalam membaca al-Qur'an dan beribadah kepada Allah. Adapun syair-syair yang disusun dengan tidak mengenyampingkan apalagi meninggalkan ibadah kepada Allah dengan tujuan untuk menyadarkan manusia dari keterpurukan mereka atau membangkitkan semangat kaum muslimin dan melemahkan semangat kaum kafir dan sesuai dengan al-Qur'an dan Sunnah, maka syair tersebut adalah syair yang dibolehkan dan bahkan mendapatkan posisi terpuji dalam Islam \u0000Kata Kunci: Syair, kontekstualisasi, hadis Nabi","PeriodicalId":219039,"journal":{"name":"Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","volume":"27 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131601461","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Psikoterapi Islami Ala Pondok Pesantren Suryalaya Surabaya Sebagai Alternatif Penyembuhan Depresi Korban Penyalahgunaan Narkotika 伊斯兰心理治疗师蒙古语小屋Suryalaya泗水作为药物滥用患者抑郁症的替代品
Pub Date : 2016-08-26 DOI: 10.37812/fikroh.v4i1.12
Pristiwiyanto Pristiwiyanto
Anak yang stres karena berbagai macam persoalan, mudah terjebak penyalahgunaan narkotika. Mereka menganggap dengan mengkonsumsi narkotika dapat melupakan permasalahan yang dihadapi, padahal justru akan menambah permasalah baru yang lebih parah yaitu depresi. Untuk mengatasi permasalahan depresi mental akibat korban penyalahgunaan narkotika tersebut dapat dilakukan melalui pendekatan agama, karena agama dapat diperankan sebagai psikoterapi depresi mental korban penyalahgunaan narkotika. Hal tersebut telah dibuktikan oleh pondok pesantren Suryalaya Surabaya dalam menangani anak bina yang mengalami depresi mental akibat  mengkonsumsi narkotika. Masalah ini ditulis berdasarkan hasil penelitian di Pondok Pesantren Suryalaya Surabaya dengan tujuan untuk mendeskripsikan fenomena yang terjadi dalam kasus rehabilitasi sosial depresi mental korban penyalahgunaan narkotika di pondok pesantren tersebut. Dan pertanyaan yang akan dijawab adalah apa program utama Pondok Pesantren Suryalaya dalam penyembuhan depresi mental korban penyalahgunaan narkotika? Bagaimana langkah-langkah penyembuhan yang dilakukan di Pondok tersebut?   Kata kunci : Psikoterapi Islam, depresi mental korban narkotika, penyembuhan.
孩子们因为各种各样的事情而感到压力,他们很容易陷入药物滥用的陷阱。他们认为吸毒可以让他们忘记他们所面临的问题,而实际上可能会增加更严重的新问题——抑郁。治疗药物滥用受害者精神抑郁问题的方法可以是宗教方法,因为宗教可以作为药物滥用受害者的精神抑郁症心理治疗。这一点已经被Suryalaya泗水pesantren的摊位证明,他正在治疗一名因吸毒而精神抑郁的孩子。这一问题是根据泗水寄宿学校的一项研究得出的,目的是描述在寄宿学校受药物滥用受害者的社会康复中所发生的现象。应该回答的问题是,Suryalaya Pesantren的主要项目是什么?在小屋里进行了哪些治疗措施?关键词:伊斯兰心理治疗、精神抑郁、药物治疗。
{"title":"Psikoterapi Islami Ala Pondok Pesantren Suryalaya Surabaya Sebagai Alternatif Penyembuhan Depresi Korban Penyalahgunaan Narkotika","authors":"Pristiwiyanto Pristiwiyanto","doi":"10.37812/fikroh.v4i1.12","DOIUrl":"https://doi.org/10.37812/fikroh.v4i1.12","url":null,"abstract":"Anak yang stres karena berbagai macam persoalan, mudah terjebak penyalahgunaan narkotika. Mereka menganggap dengan mengkonsumsi narkotika dapat melupakan permasalahan yang dihadapi, padahal justru akan menambah permasalah baru yang lebih parah yaitu depresi. Untuk mengatasi permasalahan depresi mental akibat korban penyalahgunaan narkotika tersebut dapat dilakukan melalui pendekatan agama, karena agama dapat diperankan sebagai psikoterapi depresi mental korban penyalahgunaan narkotika. Hal tersebut telah dibuktikan oleh pondok pesantren Suryalaya Surabaya dalam menangani anak bina yang mengalami depresi mental akibat  mengkonsumsi narkotika. Masalah ini ditulis berdasarkan hasil penelitian di Pondok Pesantren Suryalaya Surabaya dengan tujuan untuk mendeskripsikan fenomena yang terjadi dalam kasus rehabilitasi sosial depresi mental korban penyalahgunaan narkotika di pondok pesantren tersebut. Dan pertanyaan yang akan dijawab adalah apa program utama Pondok Pesantren Suryalaya dalam penyembuhan depresi mental korban penyalahgunaan narkotika? Bagaimana langkah-langkah penyembuhan yang dilakukan di Pondok tersebut? \u0000  \u0000Kata kunci : Psikoterapi Islam, depresi mental korban narkotika, penyembuhan.","PeriodicalId":219039,"journal":{"name":"Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","volume":"81 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130208668","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Pernikahan Mut’ah Dalam Perbandingan Manhaj Sunnah Dan Syi’ah -为什么
Pub Date : 2016-08-26 DOI: 10.37812/fikroh.v8i2.6
Sholehudin Al-Ayubi
Menurut madzhab Sunnah, pernikahan mut’ah adalah haram untuk selamanya, sedangkan menurut madzhab Syi’ah mut’ah adalah halal untuk selamanya. Perbedaan tersebut selain disebabkan perbedaan penggunaan dalil yang eksploitatif, juga disebabkan oleh perbedaan manhaj dalam menghukumi masalah pernikahan mut’ah. Kelompok Sunnah menggunakan metode nasakh-mansukh, qiyas dan istislahi, sedangkan kelompok Syi’ah menggunakan metode tarjih, ijma’ sahabah, istishab dan istislahi. Secara metodologis, manhaj Syi’ah lebih meyakinkan bagi penulis, meskipun penulis tidak sepakat dengan hasil ijtihad Syi’ah yang membolehkan mut’ah secara mutlak. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, ditemukan bahwa dalil normatif dari al-Qur’an dan Sunnah yang digunakan untuk mengharamkan mut’ah atau untuk menghalalkannya, sama-sama tidak mencapai derajat yang meyakinkan (qath’i). Sehingga penulis menyarankan bahwa yang seharusnya digunakan untuk mengharamkan atau menghalalkan mut’ah adalah dalil kemaslahatan. Kata Kunci: Nikah Mut’ah, Sunnah-Syiah, Manhaj
根据madzhab Sunnah的说法,穆特哈的婚姻是永远不合法的,而madzhab Syi ah mut则认为永远是合法的。这些差异不是由于达利尔的剥削性用法,而是由于曼哈杰的差异,而是因为惩罚婚姻问题。Sunnah集团采用了nasakh-mansukh、qiyas和istislahi的方法,而Syi ah集团使用的是tarjih、ijma ' sahabah、istishab和istislahi。文理方面,文理学对作家更有说服力,尽管作者不同意经允许绝对反对的类型。根据作者所做的研究发现,《古兰经》和《逊尼派》的规范律法,都没有达到令人信服的程度。因此,作家建议,应该用来禁止或使之变白的是一种健康状态。[咒语
{"title":"Pernikahan Mut’ah Dalam Perbandingan Manhaj Sunnah Dan Syi’ah","authors":"Sholehudin Al-Ayubi","doi":"10.37812/fikroh.v8i2.6","DOIUrl":"https://doi.org/10.37812/fikroh.v8i2.6","url":null,"abstract":"Menurut madzhab Sunnah, pernikahan mut’ah adalah haram untuk selamanya, sedangkan menurut madzhab Syi’ah mut’ah adalah halal untuk selamanya. Perbedaan tersebut selain disebabkan perbedaan penggunaan dalil yang eksploitatif, juga disebabkan oleh perbedaan manhaj dalam menghukumi masalah pernikahan mut’ah. Kelompok Sunnah menggunakan metode nasakh-mansukh, qiyas dan istislahi, sedangkan kelompok Syi’ah menggunakan metode tarjih, ijma’ sahabah, istishab dan istislahi. Secara metodologis, manhaj Syi’ah lebih meyakinkan bagi penulis, meskipun penulis tidak sepakat dengan hasil ijtihad Syi’ah yang membolehkan mut’ah secara mutlak. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, ditemukan bahwa dalil normatif dari al-Qur’an dan Sunnah yang digunakan untuk mengharamkan mut’ah atau untuk menghalalkannya, sama-sama tidak mencapai derajat yang meyakinkan (qath’i). Sehingga penulis menyarankan bahwa yang seharusnya digunakan untuk mengharamkan atau menghalalkan mut’ah adalah dalil kemaslahatan. \u0000Kata Kunci: Nikah Mut’ah, Sunnah-Syiah, Manhaj","PeriodicalId":219039,"journal":{"name":"Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","volume":"25 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131620926","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Metodologi Penafsiran Al-Qur’an 解释古兰经的方法
Pub Date : 2016-08-26 DOI: 10.37812/fikroh.v4i2.13
Sholehudin Al-Ayubi
Begitu mendengar kata “tafsir” yang ada dalam benak kita biasanya langsung tentang suatu pemaparan atau penjelasan Al-Qur’an ayat demi ayat, surat demi surat sampai surat terakhir Al-Qur’an. Padahal tafsir bukanlah demkian. Pemaparan atau penjelasan ayat demi ayat secara beruntun dari ayat-ayat Al-Qur’an hanyalah salah satu dari sekian banyak metode penafsiran. Cara penafsiran seperti itu disebut metode tahlily, memaparkan atau menjelaskan ayat-ayat yang ada dalam Al-Qur’an secara beruntun dari awal sampai akhir. Dalam tulisan ini akan dijelaskan model-model atau metode-metode penafsiran Al-Qur’an yang selama ini dikenal dalam masyarakat Islam, ditambah sedikit tentang kemunculan dan perkembangannya juga sumber-sumber yang digunakan dalam penafsiran.   Kata Kjunci : Tafsir, Metode, Ra’yi, Tahlily
一旦我们想到“诠释”这个词,通常是指一节接一节的接触或解释,一章接一章的信件,直到最后一章的古兰经。但塔夫瑟并不重要。古兰经中连续出现的诗句或解释只是众多解释方法之一。这种解释被称为“tahlily法”,解释或解释古兰经中包含的经文,从头到尾。这篇文章将解释伊斯兰社会迄今为止所知的对可兰经的解释模式或方法,再加上一些解释材料的出现和发展。Kjunci说:翻译,方法,rayi, Tahlily
{"title":"Metodologi Penafsiran Al-Qur’an","authors":"Sholehudin Al-Ayubi","doi":"10.37812/fikroh.v4i2.13","DOIUrl":"https://doi.org/10.37812/fikroh.v4i2.13","url":null,"abstract":"Begitu mendengar kata “tafsir” yang ada dalam benak kita biasanya langsung tentang suatu pemaparan atau penjelasan Al-Qur’an ayat demi ayat, surat demi surat sampai surat terakhir Al-Qur’an. Padahal tafsir bukanlah demkian. Pemaparan atau penjelasan ayat demi ayat secara beruntun dari ayat-ayat Al-Qur’an hanyalah salah satu dari sekian banyak metode penafsiran. Cara penafsiran seperti itu disebut metode tahlily, memaparkan atau menjelaskan ayat-ayat yang ada dalam Al-Qur’an secara beruntun dari awal sampai akhir. Dalam tulisan ini akan dijelaskan model-model atau metode-metode penafsiran Al-Qur’an yang selama ini dikenal dalam masyarakat Islam, ditambah sedikit tentang kemunculan dan perkembangannya juga sumber-sumber yang digunakan dalam penafsiran.   Kata Kjunci : Tafsir, Metode, Ra’yi, Tahlily","PeriodicalId":219039,"journal":{"name":"Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam","volume":"33 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2016-08-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"120989903","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
引用次数: 18
期刊
Fikroh: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
全部 Acc. Chem. Res. ACS Applied Bio Materials ACS Appl. Electron. Mater. ACS Appl. Energy Mater. ACS Appl. Mater. Interfaces ACS Appl. Nano Mater. ACS Appl. Polym. Mater. ACS BIOMATER-SCI ENG ACS Catal. ACS Cent. Sci. ACS Chem. Biol. ACS Chemical Health & Safety ACS Chem. Neurosci. ACS Comb. Sci. ACS Earth Space Chem. ACS Energy Lett. ACS Infect. Dis. ACS Macro Lett. ACS Mater. Lett. ACS Med. Chem. Lett. ACS Nano ACS Omega ACS Photonics ACS Sens. ACS Sustainable Chem. Eng. ACS Synth. Biol. Anal. Chem. BIOCHEMISTRY-US Bioconjugate Chem. BIOMACROMOLECULES Chem. Res. Toxicol. Chem. Rev. Chem. Mater. CRYST GROWTH DES ENERG FUEL Environ. Sci. Technol. Environ. Sci. Technol. Lett. Eur. J. Inorg. Chem. IND ENG CHEM RES Inorg. Chem. J. Agric. Food. Chem. J. Chem. Eng. Data J. Chem. Educ. J. Chem. Inf. Model. J. Chem. Theory Comput. J. Med. Chem. J. Nat. Prod. J PROTEOME RES J. Am. Chem. Soc. LANGMUIR MACROMOLECULES Mol. Pharmaceutics Nano Lett. Org. Lett. ORG PROCESS RES DEV ORGANOMETALLICS J. Org. Chem. J. Phys. Chem. J. Phys. Chem. A J. Phys. Chem. B J. Phys. Chem. C J. Phys. Chem. Lett. Analyst Anal. Methods Biomater. Sci. Catal. Sci. Technol. Chem. Commun. Chem. Soc. Rev. CHEM EDUC RES PRACT CRYSTENGCOMM Dalton Trans. Energy Environ. Sci. ENVIRON SCI-NANO ENVIRON SCI-PROC IMP ENVIRON SCI-WAT RES Faraday Discuss. Food Funct. Green Chem. Inorg. Chem. Front. Integr. Biol. J. Anal. At. Spectrom. J. Mater. Chem. A J. Mater. Chem. B J. Mater. Chem. C Lab Chip Mater. Chem. Front. Mater. Horiz. MEDCHEMCOMM Metallomics Mol. Biosyst. Mol. Syst. Des. Eng. Nanoscale Nanoscale Horiz. Nat. Prod. Rep. New J. Chem. Org. Biomol. Chem. Org. Chem. Front. PHOTOCH PHOTOBIO SCI PCCP Polym. Chem.
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1