Abstrak: Building information modelling (BIM) merupakan teknologi pada bidang AEC (Architecture, Engineerin and Construction) yang mensimulasikan seluruh informasi di dalam pembangunan ke dalam model 3 Dimensi. Penerapan BIM di Indonesia telah diterapkan oleh sejumlah sektor besar industri konstruksi, Bagaimana pemodelan dan hasil dari schedule Architectur, Structural dan Electrical dari Software OpenBuildings Designer Bab ini mencakup metode pengumpulan data dan menyajikan diagram alir untuk mempersiapkan tugas akhir,Data Sekunder,Teknik Pengumpulan Data, StudiDokumen, Metode penelitian ini menggunakan sistem building information modeling. Langkah-langkah analisis yang diambil untuk melaksanakan uraian di atas sesuai dengan metode yang ditetapkan openbuildings designer menghasilkan 3D dimensi model, beserta schedule dari arsitectural,strucural,dan electrical, Kesimpulan yang saya dapat dari penelitian yang berjudul Implementasi building information modeling pada Gedung Rumah Qur’an Uwais Al Qarni Mendalo Jambi adalah : 1. Openbuildings designer dapat di gunakan untuk memastikan bahwa keputusan desain yang di buat memiliki dampak yang baik di masa depan melalui perubahan dan stabilitas. 2. Openbuildings designer dapat menghasilkan schedule dari pemodelan Architectur, structural dan Electrical.Kata kunci : Building Information Modeling (BIM), OpenBuildings Designer, pemodelan Architectural, pemodelan Struktural, pemodelan Electrical
抽象:构建信息模型是AEC领域的技术,它将开发中的所有信息模拟为三维模型。应用BIM在印尼被一些大建筑业部门应用,从附表Architectur建模和结果怎么样,电从OpenBuildings软件设计师和结构这一章包括数据收集和提供方法流程图准备期末作业StudiDokumen次要数据,数据收集技术,这种研究方法采用建筑资讯网模特。上面描述的分析采取措施执行符合指定的方法openbuildings设计师产生3D维度的牌子、型号和附表arsitectural strucural、电研究的结论是,我可以从大楼实施的《建筑资讯网模特在家里读'an Uwais Al Qarni Mendalo占比是:1。开放构建设计师可以用来确保设计决策通过改变和稳定对未来有良好的影响。2. 开放构建设计师可以执行架构建模、结构和电气方面的工作安排。关键词:构建信息模型(BIM)、开放构建设计师、建筑建模、结构建模、电气建模
{"title":"IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PADA GEDUNG RUMAH QUR’AN UWAIS AL QARNI MENDALO JAMBI","authors":"A. Revi, Ishak Ishak, F. Herista","doi":"10.33559/err.v2i3.1767","DOIUrl":"https://doi.org/10.33559/err.v2i3.1767","url":null,"abstract":"Abstrak: Building information modelling (BIM) merupakan teknologi pada bidang AEC (Architecture, Engineerin and Construction) yang mensimulasikan seluruh informasi di dalam pembangunan ke dalam model 3 Dimensi. Penerapan BIM di Indonesia telah diterapkan oleh sejumlah sektor besar industri konstruksi, Bagaimana pemodelan dan hasil dari schedule Architectur, Structural dan Electrical dari Software OpenBuildings Designer Bab ini mencakup metode pengumpulan data dan menyajikan diagram alir untuk mempersiapkan tugas akhir,Data Sekunder,Teknik Pengumpulan Data, StudiDokumen, Metode penelitian ini menggunakan sistem building information modeling. Langkah-langkah analisis yang diambil untuk melaksanakan uraian di atas sesuai dengan metode yang ditetapkan openbuildings designer menghasilkan 3D dimensi model, beserta schedule dari arsitectural,strucural,dan electrical, Kesimpulan yang saya dapat dari penelitian yang berjudul Implementasi building information modeling pada Gedung Rumah Qur’an Uwais Al Qarni Mendalo Jambi adalah : 1. Openbuildings designer dapat di gunakan untuk memastikan bahwa keputusan desain yang di buat memiliki dampak yang baik di masa depan melalui perubahan dan stabilitas. 2. Openbuildings designer dapat menghasilkan schedule dari pemodelan Architectur, structural dan Electrical.Kata kunci : Building Information Modeling (BIM), OpenBuildings Designer, pemodelan Architectural, pemodelan Struktural, pemodelan Electrical","PeriodicalId":273539,"journal":{"name":"Ensiklopedia Research and Community Service Review","volume":"53 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124742554","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract: In construction projects, it is hoped that there will be zero accidents, this can be implemented properly if 6 (six) key elements for the successful implementation of the Occupational Safety and Health Management System (K3), namely K3 policy, planning, implementation and operation, inspection and corrective action , management review and continuous improvement, well executed. This research is a quantitative research using descriptive analysis. Data was collected using a questionnaire in the form of interviews and field observations. The research was conducted in the Solok City building project. The results of research on construction projects by Construction Service Executors in Solok City (60.00%). Of the three parameters, namely knowledge, ability and willingness, the good parameters are only knowledge (57%), ability parameters (53.5%) and willingness parameters (56.7%). From the results of the research, it is suggested that every construction service provider must carry out their duties and authorities as stated in PermenPU Number 5/PRT/M/2014 concerning Guidelines for the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) for Construction in the Public Works Sector.Keywords: Knowledge, Ability and Willingness of Implementation of SMK3, Implementing Construction Services.
{"title":"IMPLEMENTASI SISTIM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DI PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG OLEH PELAKSANA JASA KONSTRUKSI DI KOTA SOLOK TAHUN 2021","authors":"Reri Risnaldi, Masril Masril, Helga Yermadona","doi":"10.33559/err.v2i3.1762","DOIUrl":"https://doi.org/10.33559/err.v2i3.1762","url":null,"abstract":"Abstract: In construction projects, it is hoped that there will be zero accidents, this can be implemented properly if 6 (six) key elements for the successful implementation of the Occupational Safety and Health Management System (K3), namely K3 policy, planning, implementation and operation, inspection and corrective action , management review and continuous improvement, well executed. This research is a quantitative research using descriptive analysis. Data was collected using a questionnaire in the form of interviews and field observations. The research was conducted in the Solok City building project. The results of research on construction projects by Construction Service Executors in Solok City (60.00%). Of the three parameters, namely knowledge, ability and willingness, the good parameters are only knowledge (57%), ability parameters (53.5%) and willingness parameters (56.7%). From the results of the research, it is suggested that every construction service provider must carry out their duties and authorities as stated in PermenPU Number 5/PRT/M/2014 concerning Guidelines for the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) for Construction in the Public Works Sector.Keywords: Knowledge, Ability and Willingness of Implementation of SMK3, Implementing Construction Services.","PeriodicalId":273539,"journal":{"name":"Ensiklopedia Research and Community Service Review","volume":"142 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133498749","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak:Tingginya peminat calon mahasiswa setiap tahunnya terhadap IAIN Bukittinggi menyebabkan adanya kendala ketersediaan fasilitas gedung dan ruang belajar sehingga harus menambah ruang belajar baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merencanakan dan menghitung dimensi struktur beton bertulang pada struktur atas yang tetap kuat dan aman serta merencanakan penulangan pada struktur atas gedung. Dalam metode analisis data, penulis melakukan analisis perencanaan dan evaluasi perbandingan struktur Gedung Kuliah O Kampus IAIN Bukittinggi dengan menggunakan software ETABS versi 18. Dari hasil yang didapat setelah dilakukan perencanaan ulang pada struktur atas gedung kuliah O IAIN Bukittinggi kampus 2 ini mengalami perubahan pada beberapa komponen struktur yang dapat dikomparasi dengan hasil dari perencanaan awal atau terdahulu. Dalam hal tulangan balok, ada beberapa perbedaan yang signifikan. Pada analisis perhitungan kolom, pada kolom K1 dimensi dan tulangan menjadi lebih besar, kolom K2 memiliki dimensi yang sama dengan planner tetapi tulangan lebih besar, kolom K3 dan K4 menghasilkan dimensi dan tulangan yang sama dengan data perencanaan.Kata kunci: Struktur beton bertulang, Software ETABS, penulangan
{"title":"PERENCANAAN STRUKTUR ATASGEDUNG KULIAH O KAMPUS IAIN BUKITTINGGI","authors":"Hardian Eka Putra, Deddy Kurniawan, Selpa Dewi","doi":"10.33559/err.v2i3.1760","DOIUrl":"https://doi.org/10.33559/err.v2i3.1760","url":null,"abstract":"Abstrak:Tingginya peminat calon mahasiswa setiap tahunnya terhadap IAIN Bukittinggi menyebabkan adanya kendala ketersediaan fasilitas gedung dan ruang belajar sehingga harus menambah ruang belajar baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merencanakan dan menghitung dimensi struktur beton bertulang pada struktur atas yang tetap kuat dan aman serta merencanakan penulangan pada struktur atas gedung. Dalam metode analisis data, penulis melakukan analisis perencanaan dan evaluasi perbandingan struktur Gedung Kuliah O Kampus IAIN Bukittinggi dengan menggunakan software ETABS versi 18. Dari hasil yang didapat setelah dilakukan perencanaan ulang pada struktur atas gedung kuliah O IAIN Bukittinggi kampus 2 ini mengalami perubahan pada beberapa komponen struktur yang dapat dikomparasi dengan hasil dari perencanaan awal atau terdahulu. Dalam hal tulangan balok, ada beberapa perbedaan yang signifikan. Pada analisis perhitungan kolom, pada kolom K1 dimensi dan tulangan menjadi lebih besar, kolom K2 memiliki dimensi yang sama dengan planner tetapi tulangan lebih besar, kolom K3 dan K4 menghasilkan dimensi dan tulangan yang sama dengan data perencanaan.Kata kunci: Struktur beton bertulang, Software ETABS, penulangan","PeriodicalId":273539,"journal":{"name":"Ensiklopedia Research and Community Service Review","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132281903","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract: The development of pedestrian paths for the convenience of users is one of the considerations in the development and improvement of infrastructure quality. The purpose of this study is to analyze and evaluate pedestrian facilities in the Soekarno Hatta Street area, to find out whether the pedestrian path has functioned optimally and whether it meets the planning standards used, and to determine the perceptions and preferences of pedestrian path users. The data collection method used in this research is through random sampling technique, documentation technique, questionnaire or questionnaire, interview technique (interview), while the data processing tool is Microsoft Excel. The results of the research from a physical point of view regarding the location of pedestrian paths with an effective width of ± 1.5 meters already have pedestrian paths that are in accordance with the minimum standards of pedestrian paths in urban areas. For the aspect of user satisfaction on the condition of the pedestrian path, the percentage result is 52.2%. Based on the results of the study, it can be concluded that for the aspect of user satisfaction on the condition of the pedestrian path, it belongs to the Quite Comfortable (CN) criteria, for perceptions and preferences of the main comfort factor according to respondents, namely the shade must be improved, while for the inconvenience factor, namely too hot and parking. illegal activities, as well as the lack of road signs and infrastructure. Factors to increase comfort are the need to increase lighting facilities, benches, trash cans, and increase shade trees/canopies, analysis of perceptions and preferences about the function of pedestrian paths that choose the function of pedestrian paths as pedestrian paths, city beauty spaces and vehicle waiting rooms as the main priority, namely respondents stated consistent. The research analysis for validity using the SPSS application program from 12 question items regarding the condition of the pedestrian path was declared valid and for reliability it was declared reliable.Keywords: Comfort, Pedestrians, Pedestrian Paths.
{"title":"STUDI EVALUASI PEMANFAATAN PEDESTRIAN SEBAGAI FASILITAS PEJALAN KAKI PADA RUAS JALAN SOEKARNO HATTA KOTA BUKITTINGGI","authors":"Eric Muharnis, Ishak Ishak, Yorizal Putra","doi":"10.33559/err.v2i3.1756","DOIUrl":"https://doi.org/10.33559/err.v2i3.1756","url":null,"abstract":"Abstract: The development of pedestrian paths for the convenience of users is one of the considerations in the development and improvement of infrastructure quality. The purpose of this study is to analyze and evaluate pedestrian facilities in the Soekarno Hatta Street area, to find out whether the pedestrian path has functioned optimally and whether it meets the planning standards used, and to determine the perceptions and preferences of pedestrian path users. The data collection method used in this research is through random sampling technique, documentation technique, questionnaire or questionnaire, interview technique (interview), while the data processing tool is Microsoft Excel. The results of the research from a physical point of view regarding the location of pedestrian paths with an effective width of ± 1.5 meters already have pedestrian paths that are in accordance with the minimum standards of pedestrian paths in urban areas. For the aspect of user satisfaction on the condition of the pedestrian path, the percentage result is 52.2%. Based on the results of the study, it can be concluded that for the aspect of user satisfaction on the condition of the pedestrian path, it belongs to the Quite Comfortable (CN) criteria, for perceptions and preferences of the main comfort factor according to respondents, namely the shade must be improved, while for the inconvenience factor, namely too hot and parking. illegal activities, as well as the lack of road signs and infrastructure. Factors to increase comfort are the need to increase lighting facilities, benches, trash cans, and increase shade trees/canopies, analysis of perceptions and preferences about the function of pedestrian paths that choose the function of pedestrian paths as pedestrian paths, city beauty spaces and vehicle waiting rooms as the main priority, namely respondents stated consistent. The research analysis for validity using the SPSS application program from 12 question items regarding the condition of the pedestrian path was declared valid and for reliability it was declared reliable.Keywords: Comfort, Pedestrians, Pedestrian Paths.","PeriodicalId":273539,"journal":{"name":"Ensiklopedia Research and Community Service Review","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114840957","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak: Sungai Ulu Masang merupakan sungai yang berada di Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman. Sungai memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dalam satu aliran sungai banyak kegunaan yang bisa di dapatkan oleh masyarakat sekitar. Beberapa kegunaan dan peran sungai bagi kehidupan manusia tersebut sudah seharusnya kita lestarikan dan merawat sungai sebaik-baiknya. Sungai Ulu Masang merupakan sungai yang ada di Nagari Ganggo Mudiak yang harus di buat dinding penahan tanah agar tidak terjadi gerusan tebing sungai. Apabila dinding sungai tidak di buat dinding penahan maka tanah akan terkikis oleh air sungai. metode dalam penelitian ini meliputi tempat penelitian dilakukan, data penelitian, alat dan bahan penelitian, prosedur penelitian, analisis data, dan diagram alur penelitian. Perhitungan curah hujan dilakukan dengan menggunakan metode gumbel. menghitung debit aliran. Analisa dan Perhitungan debit di sungai Ulu Masang dibagi menjadi 2 bagian yaitu debit normal (Qn) dan debit Maksimal (Qmax) Tingginya tulangan tebing, penggunaan bronjong ini untuk perkuatan dianggap aman yakni 10,75 9,25 tinggi muka air max. serta telah memenuhi kontrol terhadap guling 2,20 ≥ 1.5 (Aman) dan kontrol terhadap geser 1,58 ≥ 1.5 (Aman). Struktur pelindung tebing stabil dan aman dari dampak naiknya permukaan air sungai, sesuai dengan faktor keamanan yang dilihat. Bronjong kawat anyaman memiliki dimensi 80 x 100 mm. Dalam hal ini, bronjong dengan dimensi diberi kode C yakni 4 x 1x 1 (m) dan F yakni 4 x 1 x 0,5 (m).Sesuai dengan temuan penelitian mengenai perencanaan pelindung bantaran sungai (Revetment) di sungai Ulu Masang Nagari Ganggo Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman maka dipergunakan Bronjong. Analisis hasil perhitungan bronjong Dimensi bronjong adalah 4 x 1 x 1 (m). Dan 4x1x0,5 (m) Kata Kunci : Sungai Bronjong Revetmant Ganggo Mudiak, Gumbel.
{"title":"PERENCANAAN PELINDUNG BANTARAN SUNGAI (REVETMENT) PADA SUNGAI ULU MASANG NAGARI GANGGO MUDIAK KECAMATAN BONJOL KABUPATEN PASAMAN","authors":"Zenna Zenna, Surya Eka Priana, Ana Susanti Yusman","doi":"10.33559/err.v2i3.1769","DOIUrl":"https://doi.org/10.33559/err.v2i3.1769","url":null,"abstract":"Abstrak: Sungai Ulu Masang merupakan sungai yang berada di Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman. Sungai memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dalam satu aliran sungai banyak kegunaan yang bisa di dapatkan oleh masyarakat sekitar. Beberapa kegunaan dan peran sungai bagi kehidupan manusia tersebut sudah seharusnya kita lestarikan dan merawat sungai sebaik-baiknya. Sungai Ulu Masang merupakan sungai yang ada di Nagari Ganggo Mudiak yang harus di buat dinding penahan tanah agar tidak terjadi gerusan tebing sungai. Apabila dinding sungai tidak di buat dinding penahan maka tanah akan terkikis oleh air sungai. metode dalam penelitian ini meliputi tempat penelitian dilakukan, data penelitian, alat dan bahan penelitian, prosedur penelitian, analisis data, dan diagram alur penelitian. Perhitungan curah hujan dilakukan dengan menggunakan metode gumbel. menghitung debit aliran. Analisa dan Perhitungan debit di sungai Ulu Masang dibagi menjadi 2 bagian yaitu debit normal (Qn) dan debit Maksimal (Qmax) Tingginya tulangan tebing, penggunaan bronjong ini untuk perkuatan dianggap aman yakni 10,75 9,25 tinggi muka air max. serta telah memenuhi kontrol terhadap guling 2,20 ≥ 1.5 (Aman) dan kontrol terhadap geser 1,58 ≥ 1.5 (Aman). Struktur pelindung tebing stabil dan aman dari dampak naiknya permukaan air sungai, sesuai dengan faktor keamanan yang dilihat. Bronjong kawat anyaman memiliki dimensi 80 x 100 mm. Dalam hal ini, bronjong dengan dimensi diberi kode C yakni 4 x 1x 1 (m) dan F yakni 4 x 1 x 0,5 (m).Sesuai dengan temuan penelitian mengenai perencanaan pelindung bantaran sungai (Revetment) di sungai Ulu Masang Nagari Ganggo Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman maka dipergunakan Bronjong. Analisis hasil perhitungan bronjong Dimensi bronjong adalah 4 x 1 x 1 (m). Dan 4x1x0,5 (m) Kata Kunci : Sungai Bronjong Revetmant Ganggo Mudiak, Gumbel.","PeriodicalId":273539,"journal":{"name":"Ensiklopedia Research and Community Service Review","volume":"4 6 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114166352","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract: This study aims to determine the performance of public transportation services and evaluate the performance of public transportation services on the Bukittinggi – Payakumbuh route. The method used by the researcher uses a Likert and Guttman scale. By distributing a questionnaire of 160 respondents. This research was conducted by means of a survey through the distribution of respondents' questionnaires. After that, the validity and reliability of the questionnaire were tested, then continued with data analysis of the research results. From the results of data analysis, it was obtained that taking the reliability test using 30 respondents to test reliability, the results of the Alpha coefficient of 0.723 were said to be reliable because the Alpha coefficient was above 0.600. The performance of public transportation services at PT Sinarmar Transport Mandiri for the Bukittinggi – Payakumbuh route is quite good, because in the search for high correlation validity results, the highest validity value is 0.966, and the validity results can also be seen from r_(count
摘要:本研究旨在确定武吉亭吉—帕亚库姆布公交线的公共交通服务绩效,并对公交线的公共交通服务绩效进行评价。研究人员使用的方法是李克特和古特曼量表。通过分发一份160人的调查问卷。本研究采用问卷调查的方式,通过发放被调查者的问卷进行调查。然后对问卷的效度和信度进行检验,然后对研究结果进行数据分析。从数据分析的结果可知,采用30名被调查者的信度检验来检验信度,Alpha系数为0.723的结果为可靠,因为Alpha系数大于0.600。PT Sinarmar Transport Mandiri对于Bukittinggi - Payakumbuh路线的公共交通服务表现相当好,因为在搜索高相关效度结果时,最高效度值为0.966,并且从r_(count
{"title":"TINJAUAN KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM PT SINARMAR TANSPORTASI MANDIRI RUTE BUKITTINGGI – PAYAKUMBUH","authors":"Jeli Indriani, Ishak Ishak, Selpa Dewi","doi":"10.33559/err.v2i3.1757","DOIUrl":"https://doi.org/10.33559/err.v2i3.1757","url":null,"abstract":"Abstract: This study aims to determine the performance of public transportation services and evaluate the performance of public transportation services on the Bukittinggi – Payakumbuh route. The method used by the researcher uses a Likert and Guttman scale. By distributing a questionnaire of 160 respondents. This research was conducted by means of a survey through the distribution of respondents' questionnaires. After that, the validity and reliability of the questionnaire were tested, then continued with data analysis of the research results. From the results of data analysis, it was obtained that taking the reliability test using 30 respondents to test reliability, the results of the Alpha coefficient of 0.723 were said to be reliable because the Alpha coefficient was above 0.600. The performance of public transportation services at PT Sinarmar Transport Mandiri for the Bukittinggi – Payakumbuh route is quite good, because in the search for high correlation validity results, the highest validity value is 0.966, and the validity results can also be seen from r_(count<r table) so that the data in the calculation is said to be valid.Keywords : Intercity Transportation Within Province, SPSS 25 ","PeriodicalId":273539,"journal":{"name":"Ensiklopedia Research and Community Service Review","volume":"156 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"122985208","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak : Gedung SDN 02 Lubuk Buaya yang berlokasi di kota Padang Provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu tempat prasarana pendidikan yang dilakukan pembangunan ulang, gedung tersebut akan dijadikan menjadi dua lantai dikarenakan penambahan peserta didik , maka dari itu perlu dilakukan pengecekan kinerja struktur gedung tersebut menggunakan metode analisis pushover. Analisis pushover berdasarkan ATC-40 merupakan salah satu komponen performance based seismic design yang memanfaatkan teknik analisa non linear dengan bantuan program SAP 2000 untuk menganalisa perilaku struktur dari gempa dan beban-beban yang ada pada struktur, sehingga dapat diketahui kinerjanya pada kondisi kritis yang menjadi sarana untuk mengetahui kinerja pada gedung tersebut. Dari hasil evaluasi kinerja struktur gedung SDN 02 Lubuk Buaya , perencanaan struktur suatu bangunan tidak sesuai dengan konsep desain kolom kuat balok lemah, dari hasil analisis yang diperoleh Simpangan total maksimum arah x-x yaitu pada step 4 lebih kecil dari simpangan izin gedung, dengan angka 42,128 < 60 mm yang dambil dari perkalian tinggi gedung antar lantai dengan koefisien kategori resiko gempa (kategori resiko IV), Evaluasi pada arah xz masih dalam keadaan aman karena seluruh elemen kolom dan balok pada portal muncul sendi plastis dengan level A-B yang mana masih bersifat elastis yang ditandai dengan titik berwarna merah muda Distribusi sendi plastis yang terjadi pada semua step memperlihatkan tidak ada komponen struktur yang melewati batas kinerja, sehingga dapat dinyatakan kinerja komponen struktur masih dalam keadaan aman, Berdasarkan hasil analisa spectrum kapasitas arah x, nilai simpangan total maksimum sebesar 0,005 mm dan simpangan inelastic masksimum sebesar 0,002 mm. berdasarkan ATC-40 tahun 1996, hasil dari perhitungan tersebut masuk kedalam kelas Immediate Occupancy (IO) yang artinya apabila terjadi gempa tidak akan menyebabkan kerusakan yang signifikan dan Untuk hasil output dari displacement pada kurva spectrum kapasitas y-y tidak muncul simpangan totalnya karena tidak ada perpotongan kurva pushover demand y-y dengan kurva kapasitas spectrum y-y.dan pada displacement pushover pada kurva y-y terlalu kecil, maka tidak terlalu berpengaruh kinerja struktur terhadap kurva y-y dengan besar displacement sebesar 0,0856 mm.Kata Kunci : Gempa, Pushover, Sendi Plastis
{"title":"EVALUASI KINERJA STRUKTUR GEDUNG SDN 02 LUBUK BUAYA MENGGUNAKAN METODE PUSHOVER ANALYSIS PADA PROGRAM SAP 2000","authors":"Alfandi Wardiansyah, Masril Masril, Zulhedi Zulhedi","doi":"10.33559/err.v2i3.1770","DOIUrl":"https://doi.org/10.33559/err.v2i3.1770","url":null,"abstract":"Abstrak : Gedung SDN 02 Lubuk Buaya yang berlokasi di kota Padang Provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu tempat prasarana pendidikan yang dilakukan pembangunan ulang, gedung tersebut akan dijadikan menjadi dua lantai dikarenakan penambahan peserta didik , maka dari itu perlu dilakukan pengecekan kinerja struktur gedung tersebut menggunakan metode analisis pushover. Analisis pushover berdasarkan ATC-40 merupakan salah satu komponen performance based seismic design yang memanfaatkan teknik analisa non linear dengan bantuan program SAP 2000 untuk menganalisa perilaku struktur dari gempa dan beban-beban yang ada pada struktur, sehingga dapat diketahui kinerjanya pada kondisi kritis yang menjadi sarana untuk mengetahui kinerja pada gedung tersebut. Dari hasil evaluasi kinerja struktur gedung SDN 02 Lubuk Buaya , perencanaan struktur suatu bangunan tidak sesuai dengan konsep desain kolom kuat balok lemah, dari hasil analisis yang diperoleh Simpangan total maksimum arah x-x yaitu pada step 4 lebih kecil dari simpangan izin gedung, dengan angka 42,128 < 60 mm yang dambil dari perkalian tinggi gedung antar lantai dengan koefisien kategori resiko gempa (kategori resiko IV), Evaluasi pada arah xz masih dalam keadaan aman karena seluruh elemen kolom dan balok pada portal muncul sendi plastis dengan level A-B yang mana masih bersifat elastis yang ditandai dengan titik berwarna merah muda Distribusi sendi plastis yang terjadi pada semua step memperlihatkan tidak ada komponen struktur yang melewati batas kinerja, sehingga dapat dinyatakan kinerja komponen struktur masih dalam keadaan aman, Berdasarkan hasil analisa spectrum kapasitas arah x, nilai simpangan total maksimum sebesar 0,005 mm dan simpangan inelastic masksimum sebesar 0,002 mm. berdasarkan ATC-40 tahun 1996, hasil dari perhitungan tersebut masuk kedalam kelas Immediate Occupancy (IO) yang artinya apabila terjadi gempa tidak akan menyebabkan kerusakan yang signifikan dan Untuk hasil output dari displacement pada kurva spectrum kapasitas y-y tidak muncul simpangan totalnya karena tidak ada perpotongan kurva pushover demand y-y dengan kurva kapasitas spectrum y-y.dan pada displacement pushover pada kurva y-y terlalu kecil, maka tidak terlalu berpengaruh kinerja struktur terhadap kurva y-y dengan besar displacement sebesar 0,0856 mm.Kata Kunci : Gempa, Pushover, Sendi Plastis ","PeriodicalId":273539,"journal":{"name":"Ensiklopedia Research and Community Service Review","volume":"201 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116334795","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak : Kota Bukittinggi adalah salah satu kabupaten yang ada di Sumatera Barat yang tidak terlepas dari masalah perparkiran. Dengan Tingginya intensitas aktifitas di kota Bukittinggi dipengaruhi oleh tarikan lalu lintas kendaraan roda empat dan roda dua dari wilayah-wilayah sekitarnya dan peningkatan kunjungan wisata. Hal ini berdampak pada tingginya penggunaan kendaraan yang membutuhkan layanan parkir. Oleh sebab itu diperlukan strategi pengelolan perparkiran yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ketersediaan ruang parkir, jumlah kendaraan yang parkir dan pemanfaatan ruang parkir di Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan gabungan antara kualitatif deskriptif dengan kuantitatif dan survei secara visual. Dari data kendaraan dilakukan analisis untuk mendapatkan akumulasi, kapasitas parkir, ketersediaan parkir dan indeks parkir. Berdasarkan hasil penelitian persentase penggunaan ruang parkir kendaraan roda empat di Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama pada hari Sabtu sebanyak 138 kendaraan dan Minggu sebanyak 161 kendaraan (melebihi 100%). Untuk kendaraan roda dua di Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama pada hari Sabtu sebanyak 239 kendaraan dan Minggu sebanyak 265 kendaraan (melebihi 100%) maka ruang parkir yang tersedia kurang efisien menampung kendaraan yang parkir. Masyarakat ataupun wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama alangkah baiknya jika terlebih dahulu memarkirkan kendaraannya di dalam Gedung parkir dan parkir secara lebih teratur..Kata Kunci: Parkir ,Ruang Parkir, Optimalisasi
{"title":"STUDI OPTIMALISASI RUANG PARKIR JALAN PANORAMA BUKITTINGGI","authors":"Tiara Nurmaliza, Helga Yermadona, F. Herista","doi":"10.33559/err.v2i3.1774","DOIUrl":"https://doi.org/10.33559/err.v2i3.1774","url":null,"abstract":"Abstrak : Kota Bukittinggi adalah salah satu kabupaten yang ada di Sumatera Barat yang tidak terlepas dari masalah perparkiran. Dengan Tingginya intensitas aktifitas di kota Bukittinggi dipengaruhi oleh tarikan lalu lintas kendaraan roda empat dan roda dua dari wilayah-wilayah sekitarnya dan peningkatan kunjungan wisata. Hal ini berdampak pada tingginya penggunaan kendaraan yang membutuhkan layanan parkir. Oleh sebab itu diperlukan strategi pengelolan perparkiran yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ketersediaan ruang parkir, jumlah kendaraan yang parkir dan pemanfaatan ruang parkir di Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan gabungan antara kualitatif deskriptif dengan kuantitatif dan survei secara visual. Dari data kendaraan dilakukan analisis untuk mendapatkan akumulasi, kapasitas parkir, ketersediaan parkir dan indeks parkir. Berdasarkan hasil penelitian persentase penggunaan ruang parkir kendaraan roda empat di Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama pada hari Sabtu sebanyak 138 kendaraan dan Minggu sebanyak 161 kendaraan (melebihi 100%). Untuk kendaraan roda dua di Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama pada hari Sabtu sebanyak 239 kendaraan dan Minggu sebanyak 265 kendaraan (melebihi 100%) maka ruang parkir yang tersedia kurang efisien menampung kendaraan yang parkir. Masyarakat ataupun wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Lobang Jepang Jalan Panorama alangkah baiknya jika terlebih dahulu memarkirkan kendaraannya di dalam Gedung parkir dan parkir secara lebih teratur..Kata Kunci: Parkir ,Ruang Parkir, Optimalisasi","PeriodicalId":273539,"journal":{"name":"Ensiklopedia Research and Community Service Review","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"117107326","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak: Hinggan saat ini jaringan pipa Perumda Air Minum Tirta Jam Gadang Kota Bukittinggi telah tersebar sekitar 86,4% dari wilayah pelayanan walaupun masih ada sebagian wilayah yang dilakukan penggiliran dalam hal pendistribusian air. Dengan kondisi sistem perpipaan ( jaringan perpipaan ) zona pelayanan reservoar Birugo buatan Belanda dengan perhitungan diameter pipa 150 mm mampu melayani ±2.617 SR ( Sambungan Rumah ), dengan panjang bentang pipa terpasang ±23,183 Km dengan debit rata-rata ±17 L/dt dan terdapat penurunan atau pelanggan non aktif sebsar ±1.119 SR dengan total pelanggan potensial saat ini sebanyak ±8.666 SR. Kapasitas total kebutuhan air di zona pelayanan reservoar Birugo 190.929 m3/ bulan Pipa Distribusi Perumda Air Minum Trita Jam Gadang Kota Bukittingi zona pelayanan reservoar Birugo menggunakan pipa jenis HDPE dengan diameter 1 ¼ inchi, 1 ½ inchi, 2 inchi, 2 ½ inchi, 3 inchi, 4 inchi ,5 Inchi, 5 ½ inchi, 6 inchi, 7 inchi, 8 inchi, 9 inchi , 10 inchi, 11 inch, 12 inchi. Setelah software Epanet 2.0 dijalankan dengan pola pemakaian air selama 24 jam ditemukan beberapa titik pelayana zona reservoar Birugo mengalami penurunan tekan yang tidak memenuhi standar pelayanan tekanan Minimum 10 meter kolom air (mka) / atau 1 atm.Kata kunci : Jaringan pipa , EPANET 2.0, Evaluasi,PDAM, Bukittinggi.
抽水机:直到今天,丁亭镇的蓝总供水网络已经分散在服务分区的86.4%左右,但也有部分地区是通过分水岭分配水的。管道系统(管道)网络服务区域条件reservoar Birugo荷兰制造的管道直径150毫米的计算能力服务±2.617 SR(房子),连接管道全长跨度安装±23.183公里放电平均17±L / dt和有下降或非活跃客户sebsar±1.119 SR和潜在客户目前总值±8.666 SR。总需求在服务区域水容量reservoar Birugo 190929立方米/月Perumda分布Trita小时嘎当饮用水管道Bukittingi reservoar服务区域城市Birugo用种HDPE管1¼英寸,直径2½英寸,英寸2½英寸、3英寸4英寸、5英寸5½英寸、6英寸、7英寸、8英寸9英寸,10英寸,11英寸,12英寸。在Epanet 2.0软件运行了24小时的供水模式后,出现了几位aiserana area reservoar area Birugo的按压下降,这与最低标准的水服务(mka) /或1台atm机不匹配。关键词:管道网络,EPANET 2.0,评估,PDAM,高地。
{"title":"EVALUASI JARINGAN PIPA DISRIBUSI PERUMDA AIR MINUM TIRTA JAM GADANG KOTA BUKITTINGGI ZONA PELAYANAN RESERVOAR BIRUGO","authors":"Rendra Hidayat, Surya Eka Priana, Selpa Dewi","doi":"10.33559/err.v2i3.1773","DOIUrl":"https://doi.org/10.33559/err.v2i3.1773","url":null,"abstract":"Abstrak: Hinggan saat ini jaringan pipa Perumda Air Minum Tirta Jam Gadang Kota Bukittinggi telah tersebar sekitar 86,4% dari wilayah pelayanan walaupun masih ada sebagian wilayah yang dilakukan penggiliran dalam hal pendistribusian air. Dengan kondisi sistem perpipaan ( jaringan perpipaan ) zona pelayanan reservoar Birugo buatan Belanda dengan perhitungan diameter pipa 150 mm mampu melayani ±2.617 SR ( Sambungan Rumah ), dengan panjang bentang pipa terpasang ±23,183 Km dengan debit rata-rata ±17 L/dt dan terdapat penurunan atau pelanggan non aktif sebsar ±1.119 SR dengan total pelanggan potensial saat ini sebanyak ±8.666 SR. Kapasitas total kebutuhan air di zona pelayanan reservoar Birugo 190.929 m3/ bulan Pipa Distribusi Perumda Air Minum Trita Jam Gadang Kota Bukittingi zona pelayanan reservoar Birugo menggunakan pipa jenis HDPE dengan diameter 1 ¼ inchi, 1 ½ inchi, 2 inchi, 2 ½ inchi, 3 inchi, 4 inchi ,5 Inchi, 5 ½ inchi, 6 inchi, 7 inchi, 8 inchi, 9 inchi , 10 inchi, 11 inch, 12 inchi. Setelah software Epanet 2.0 dijalankan dengan pola pemakaian air selama 24 jam ditemukan beberapa titik pelayana zona reservoar Birugo mengalami penurunan tekan yang tidak memenuhi standar pelayanan tekanan Minimum 10 meter kolom air (mka) / atau 1 atm.Kata kunci : Jaringan pipa , EPANET 2.0, Evaluasi,PDAM, Bukittinggi.","PeriodicalId":273539,"journal":{"name":"Ensiklopedia Research and Community Service Review","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125708014","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstract: Drainage has the meaning of draining, draining, dumping, or diverting water. In general, drainage is defined as a series of water structures that function to reduce or remove excess water from an area or land, so that the land can be used optimally. Drainage is also defined as an attempt to control groundwater quality in relation to salinity. The purpose of this study is to plan the drainage of Pogoh Residence 2 Housing, Tanjung Paku Village, Solok City. The data or information used is secondary data obtained from Tanjung Paku Village and primary data obtained from direct surveys in the field. So it is necessary to plan an economical drainage dimension that can drain water more optimally with a smaller cross-sectional pressure or drainage wall for the Pogoh Residence 2 Housing area with a trapezoidal channel type. After analyzing the calculation, it is found that the flow rate Q = 0.60 m³/sec with the top width b1 = 0.30 m, height h = 0,40 m, bottom width b2 = 0.25 m and flood water discharge for a 10 year return period. is Qmax = 0.54 m³/s. The data processing method uses manual calculations in accordance with the Gumbel Method, Rational Method and Haspers Method. to calculate the rain discharge, and the Manning formula for channel discharge.Keywords: Gumbel, Rational, Haspers, Trapezoidal Drainage Methods.
{"title":"PERENCANAAN DRAINASE PERUMAHAN POGOH RESIDENCE 2 KELURAHAN TANJUNG PAKU, KOTA SOLOK","authors":"Beni Firdaus, Deddy Kurniawan, Selpa Dewi","doi":"10.33559/err.v2i3.1765","DOIUrl":"https://doi.org/10.33559/err.v2i3.1765","url":null,"abstract":"Abstract: Drainage has the meaning of draining, draining, dumping, or diverting water. In general, drainage is defined as a series of water structures that function to reduce or remove excess water from an area or land, so that the land can be used optimally. Drainage is also defined as an attempt to control groundwater quality in relation to salinity. The purpose of this study is to plan the drainage of Pogoh Residence 2 Housing, Tanjung Paku Village, Solok City. The data or information used is secondary data obtained from Tanjung Paku Village and primary data obtained from direct surveys in the field. So it is necessary to plan an economical drainage dimension that can drain water more optimally with a smaller cross-sectional pressure or drainage wall for the Pogoh Residence 2 Housing area with a trapezoidal channel type. After analyzing the calculation, it is found that the flow rate Q = 0.60 m³/sec with the top width b1 = 0.30 m, height h = 0,40 m, bottom width b2 = 0.25 m and flood water discharge for a 10 year return period. is Qmax = 0.54 m³/s. The data processing method uses manual calculations in accordance with the Gumbel Method, Rational Method and Haspers Method. to calculate the rain discharge, and the Manning formula for channel discharge.Keywords: Gumbel, Rational, Haspers, Trapezoidal Drainage Methods.","PeriodicalId":273539,"journal":{"name":"Ensiklopedia Research and Community Service Review","volume":"23 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125217603","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}