Ikmal Surpet merupakan perusahaan yang memproduksi Kasur Karpet, Visi dari perusahaan yaitu menjadikan perusahaan dibidang kasur yang unggul dan berkualitas sedangkan untuk Misi nya itu sendiri mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk lokal yang unggul. Sejalan dengan Visi dan Misi Perusahaan maka tujuan penelitian ini yaitu Mengetahui atribut - atribut apa saja yang perlu diperhatikan, dipertahankan dan ditingkatkan mengenai tingkat kepuasan dan kualitas dari produk surpet (kasur karpet). Merencanakan peningkatan kualitas produk surpet (Kasur karpet). Metode Kano digunakan untuk mengetahui atribut apa saja yang perlu diperhatikan, dipertahankan dan ditingkatkan. Metode House of Quality digunakan untuk membuat usulan perbaikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua atribut yang perlu diperhatikan yaitu: produk memiliki jahitan yang rapih dan desain produk memiliki ciri khas tersendiri, atribut yang perlu dipertahankan terdapat lima atribut yaitu : produk memakai bahan baku yang berkualitas, kain pelapis terasa empuk & lembut, produk dapat bertahan lama, desain produk yang bervariasi, dan desain produk menarik., dan atribut apa yang perlu ditingkatkan terdapat dua atribut yaitu : produk surpet fleksibel, dan memiliki ukuran sesuai kebutuhan. Untuk merencanakan peningkatan kualitas produk kasur karpet didapatkan sembilan atribut yang akan menjadi prioritas perbaikan dengan respon teknisnya masing-masing.
{"title":"Perencanaan Peningkatan Kualitas Produk Kasur Karpet dengan Metode Kano dan House of Quality","authors":"Dody Chandrahadinata, Dedi Sa’dudin Taptajani, Imam Nursalam Irsyadilhaq","doi":"10.33364/kalibrasi/v.21-2.1500","DOIUrl":"https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.21-2.1500","url":null,"abstract":"Ikmal Surpet merupakan perusahaan yang memproduksi Kasur Karpet, Visi dari perusahaan yaitu menjadikan perusahaan dibidang kasur yang unggul dan berkualitas sedangkan untuk Misi nya itu sendiri mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk lokal yang unggul. Sejalan dengan Visi dan Misi Perusahaan maka tujuan penelitian ini yaitu Mengetahui atribut - atribut apa saja yang perlu diperhatikan, dipertahankan dan ditingkatkan mengenai tingkat kepuasan dan kualitas dari produk surpet (kasur karpet). Merencanakan peningkatan kualitas produk surpet (Kasur karpet). Metode Kano digunakan untuk mengetahui atribut apa saja yang perlu diperhatikan, dipertahankan dan ditingkatkan. Metode House of Quality digunakan untuk membuat usulan perbaikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua atribut yang perlu diperhatikan yaitu: produk memiliki jahitan yang rapih dan desain produk memiliki ciri khas tersendiri, atribut yang perlu dipertahankan terdapat lima atribut yaitu : produk memakai bahan baku yang berkualitas, kain pelapis terasa empuk & lembut, produk dapat bertahan lama, desain produk yang bervariasi, dan desain produk menarik., dan atribut apa yang perlu ditingkatkan terdapat dua atribut yaitu : produk surpet fleksibel, dan memiliki ukuran sesuai kebutuhan. Untuk merencanakan peningkatan kualitas produk kasur karpet didapatkan sembilan atribut yang akan menjadi prioritas perbaikan dengan respon teknisnya masing-masing.","PeriodicalId":282570,"journal":{"name":"Jurnal Kalibrasi","volume":"8 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139201803","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-30DOI: 10.33364/kalibrasi/v.21-2.1188
Andri Ikhwana, Husnayanti Husnayanti
Produk sepatu lokal Garut dengan berbahan dasar kulit ini menjadi salah satu ciri khas dan menjadi ikon dari suatu daerah dihadapkan dengan persaingan di pasar global. Sehingga produk lokal dituntut memiliki daya saing global agar dapat memperluas pemasaran produk sepatu lokal tersebut. Dengan internet akan menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan dalam proses pemasaran produk sepatu lokal, karena internet dapat dikases kapanpun dan dimanapun dan pemasaran dapat dilakukan dengan berbagai media digital. Namun pemasaran digital juga tidak terlepas dengan apa yang menjadi factor pendukung dalam melakukan pemasaran berbasis digital tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor pendukung pemasaran berbasis digital pada produk sepatu lokal dan mengetahui strategi pengembangan yang harus dilakukan dalam melakukan pemasaran tersebut. Metode penelitian yang dilakukan yaitu mix method dengan menggunakan analisis multivariate yaitu analisis faktor dengan menyebarkan kuisioner kepada 100 responden dan pengambian sampel diambil secara acak, selanjutnya dilakukan strategi pengembangan dengan metode Bisnis Model Canvas (BMC). Hasil dari analisis faktor tersebut yaitu terdapat 9 faktor baru yaitu layanan informasi, kenyamanan melakukan transaksi, promosi pejualan, fleksibilitas, atractievness (daya tarik), jamian kualitas, layanan pada media digital marketing, strategi persaingan harga dan kualitas harga. Rekomendasi strategi pengembangan pemasaran bebrbasis digital untuk memasarkan produk sepatu lokal yaitu dengan menambah alamat website pada elemen Chanel, penambahan layanan informasi berupa link yang terhubung ke sosial media pada Costumer Relationship, penmabahan kenymanan saat melakukan transaksi dan fleksibilitas pada Value Propotion, pemambaahan pada media digital pada elemen key activites, penambahan ahli IT pada Key Resouce, penambahan Interenet dan brand ambasandor pada key partners dan penambahan biaya jasa internet dan brand ambasandor pada Cost Structure sehingga revanue Stream diperoleh dari hasil penjulan pemanfaatan media digital marketing.
{"title":"Identifikasi Faktor Pendukung Pemasaran Berbasis Digital pada Produk Sepatu Lokal","authors":"Andri Ikhwana, Husnayanti Husnayanti","doi":"10.33364/kalibrasi/v.21-2.1188","DOIUrl":"https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.21-2.1188","url":null,"abstract":"Produk sepatu lokal Garut dengan berbahan dasar kulit ini menjadi salah satu ciri khas dan menjadi ikon dari suatu daerah dihadapkan dengan persaingan di pasar global. Sehingga produk lokal dituntut memiliki daya saing global agar dapat memperluas pemasaran produk sepatu lokal tersebut. Dengan internet akan menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan dalam proses pemasaran produk sepatu lokal, karena internet dapat dikases kapanpun dan dimanapun dan pemasaran dapat dilakukan dengan berbagai media digital. Namun pemasaran digital juga tidak terlepas dengan apa yang menjadi factor pendukung dalam melakukan pemasaran berbasis digital tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor pendukung pemasaran berbasis digital pada produk sepatu lokal dan mengetahui strategi pengembangan yang harus dilakukan dalam melakukan pemasaran tersebut. Metode penelitian yang dilakukan yaitu mix method dengan menggunakan analisis multivariate yaitu analisis faktor dengan menyebarkan kuisioner kepada 100 responden dan pengambian sampel diambil secara acak, selanjutnya dilakukan strategi pengembangan dengan metode Bisnis Model Canvas (BMC). Hasil dari analisis faktor tersebut yaitu terdapat 9 faktor baru yaitu layanan informasi, kenyamanan melakukan transaksi, promosi pejualan, fleksibilitas, atractievness (daya tarik), jamian kualitas, layanan pada media digital marketing, strategi persaingan harga dan kualitas harga. Rekomendasi strategi pengembangan pemasaran bebrbasis digital untuk memasarkan produk sepatu lokal yaitu dengan menambah alamat website pada elemen Chanel, penambahan layanan informasi berupa link yang terhubung ke sosial media pada Costumer Relationship, penmabahan kenymanan saat melakukan transaksi dan fleksibilitas pada Value Propotion, pemambaahan pada media digital pada elemen key activites, penambahan ahli IT pada Key Resouce, penambahan Interenet dan brand ambasandor pada key partners dan penambahan biaya jasa internet dan brand ambasandor pada Cost Structure sehingga revanue Stream diperoleh dari hasil penjulan pemanfaatan media digital marketing.","PeriodicalId":282570,"journal":{"name":"Jurnal Kalibrasi","volume":"12 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139200540","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-27DOI: 10.33364/kalibrasi/v.21-2.1182
Andri Ikhwana, Farhan Nurhamdani
Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor penting pada perusahaan jasa logistik dalam memberikan layanan yang berkualitas terhadap konsumennya. Perusahaan jasa logistik bertujuan untuk menyediakan layanan jasa pengiriman barang dari produsen hingga sampai ke konsumen. PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa logistik. Terdapat penurunan penggunaan jasa dan perubahan dominasi pangsa pasar yang sebelumnya didominasi perusahaan sehingga diusulkan untuk meningkatkan kualitas layanan yang berbasis kepada kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas pelayanan yang terjadi di perusahaan disertai dengan urutan prioritas peningkatan layanan. Penelitian ini menggunakan servqual, importance performance analysis (IPA) dan potential gain in customer value (PGCV). Metode servqual digunakan untuk mengetahui gap atau kesenjangan antara persepsi dan harapan, metode importance performance analysis digunakan untuk memetakan dan mengetahui indikator dari kualitas pelayanan yang harus diperbaiki, sedangkan metode potential gain in customer value digunakan untuk menentukan urutas prioritas layanan yang harus ditingkatkan. Hasil penelitian menggunakan metode IPA didapatkan bahwa terdapat enam indikator yang berada dalam kuadran A sebagai fokus perbaikan kualitas layanan disertai dengan urutan prioritas layanan yang harus ditingkatkan menggunakan metode PGCV serta dilakukan rencana perbaikan layanan terhadap setiap indikator yang berada pada kuadran A.
服务质量是物流服务公司为消费者提供优质服务的重要因素之一。物流服务公司旨在提供从生产者到消费者的货物交付服务。PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir 是一家从事物流服务的公司。该公司的服务使用率有所下降,市场份额的主导地位也发生了变化,因此建议以客户满意度为基础提高服务质量。本研究旨在描述该公司的服务质量以及改进服务的优先顺序。本研究采用了服务质量评价法(Servqual)、重要性绩效分析法(IPA)和客户价值潜在收益法(PGCV)。servqual 法用于确定感知与期望之间的差距或差距,重要性绩效分析法用于绘制和确定必须改进的服务质量指标,而客户价值潜在收益法则用于确定必须改进的服务的优先顺序。使用 IPA 方法的研究结果发现,A 象限有六个指标是服务质量改进的重点,同时使用 PGCV 方法确定了必须改进的服务的优先顺序,并针对 A 象限的每个指标实施了服务改进计划。
{"title":"Peningkatan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan dengan Metode Servqual di PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir","authors":"Andri Ikhwana, Farhan Nurhamdani","doi":"10.33364/kalibrasi/v.21-2.1182","DOIUrl":"https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.21-2.1182","url":null,"abstract":"Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor penting pada perusahaan jasa logistik dalam memberikan layanan yang berkualitas terhadap konsumennya. Perusahaan jasa logistik bertujuan untuk menyediakan layanan jasa pengiriman barang dari produsen hingga sampai ke konsumen. PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa logistik. Terdapat penurunan penggunaan jasa dan perubahan dominasi pangsa pasar yang sebelumnya didominasi perusahaan sehingga diusulkan untuk meningkatkan kualitas layanan yang berbasis kepada kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas pelayanan yang terjadi di perusahaan disertai dengan urutan prioritas peningkatan layanan. Penelitian ini menggunakan servqual, importance performance analysis (IPA) dan potential gain in customer value (PGCV). Metode servqual digunakan untuk mengetahui gap atau kesenjangan antara persepsi dan harapan, metode importance performance analysis digunakan untuk memetakan dan mengetahui indikator dari kualitas pelayanan yang harus diperbaiki, sedangkan metode potential gain in customer value digunakan untuk menentukan urutas prioritas layanan yang harus ditingkatkan. Hasil penelitian menggunakan metode IPA didapatkan bahwa terdapat enam indikator yang berada dalam kuadran A sebagai fokus perbaikan kualitas layanan disertai dengan urutan prioritas layanan yang harus ditingkatkan menggunakan metode PGCV serta dilakukan rencana perbaikan layanan terhadap setiap indikator yang berada pada kuadran A.","PeriodicalId":282570,"journal":{"name":"Jurnal Kalibrasi","volume":"27 26 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139234251","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-27DOI: 10.33364/kalibrasi/v.21-2.1394
Yusuf Mauluddin, D. Rahmawati, Ichsan Faturachman
Postur kerja yang buruk dapat menyebabkan sejumlah masalah di tempat kerja yang dapat menimbulkan kerugian kecelakaan pada karyawan. Salah satu akibat yang dapat ditimbulkan dari aktivitas tersebut salah satunya keluhan musculoskeletal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui posisi tubuh yang digunakan saat bekerja dalam proses pembuatan agar-agar yang dapat menimbulkan cedera berdasarkan keluhan para operator produksi. Data penelitian yang digunakan adalah mix methode dan metode kuisioner NBM, metode RULA, dan REBA untuk mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal di antara operator untuk memastikan tingkat bahaya postur tubuh dan metode EFD untuk merancang alat bantu yang ergonomis. Hasil dari penelitian yang diperoleh kuisioner NBM dari 9 operator mengungkapkan bahwa keluhan yang paling banyak adalah nyeri pada lengan bawah kiri, yaitu sebanyak 11% dari seluruh keluhan dan 67% diantaranya sangat nyeri. Metode REBA untuk pencampuran bahan baku mendapatkan rating tindakan level-2, sedangkan RULA untuk aktivitas pengemasan mendapatkan rating tindakan level-3. Tingkat aktivitas tertinggi yang terdapat pada area pengemasan menjadi dasar terciptanya alat yang ergonomis.
{"title":"Perancangan Alat Bantu Ergonomis Pada Proses Produksi Agar-Agar","authors":"Yusuf Mauluddin, D. Rahmawati, Ichsan Faturachman","doi":"10.33364/kalibrasi/v.21-2.1394","DOIUrl":"https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.21-2.1394","url":null,"abstract":"Postur kerja yang buruk dapat menyebabkan sejumlah masalah di tempat kerja yang dapat menimbulkan kerugian kecelakaan pada karyawan. Salah satu akibat yang dapat ditimbulkan dari aktivitas tersebut salah satunya keluhan musculoskeletal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui posisi tubuh yang digunakan saat bekerja dalam proses pembuatan agar-agar yang dapat menimbulkan cedera berdasarkan keluhan para operator produksi. Data penelitian yang digunakan adalah mix methode dan metode kuisioner NBM, metode RULA, dan REBA untuk mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal di antara operator untuk memastikan tingkat bahaya postur tubuh dan metode EFD untuk merancang alat bantu yang ergonomis. Hasil dari penelitian yang diperoleh kuisioner NBM dari 9 operator mengungkapkan bahwa keluhan yang paling banyak adalah nyeri pada lengan bawah kiri, yaitu sebanyak 11% dari seluruh keluhan dan 67% diantaranya sangat nyeri. Metode REBA untuk pencampuran bahan baku mendapatkan rating tindakan level-2, sedangkan RULA untuk aktivitas pengemasan mendapatkan rating tindakan level-3. Tingkat aktivitas tertinggi yang terdapat pada area pengemasan menjadi dasar terciptanya alat yang ergonomis.","PeriodicalId":282570,"journal":{"name":"Jurnal Kalibrasi","volume":"1 6 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139231313","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-27DOI: 10.33364/kalibrasi/v.21-2.1446
Budi Lukman Hakim, Dedi Sa’dudin Taptajani, Riki Ferdiansyah
UMKM di Indonesia memiliki kontribusi signifikan terhadap GDP, dengan kulit pepaya menjadi salah satu inovasi dalam sektor UMKM sebagai bahan pelembut daging. Penelitian ini dilakukan dalam analisis perancangan perusahaan yang ditinjau dari aspek kelayakan dalam pengolahan kulit pepaya menjadi produk papain, berdasarkan literatur yang menunjukkan efektivitas papain sebagai pelembut daging. Limbah kulit pepaya yang mengandung papain bisa menjadi tepung dan tidak merubah perannya dalam melembutkan daging, cara pembuatannya melalui proses pengeringan dan tidak terlalu rumit sehingga dapat menjadi salah satu cara tepat guna dan selain itu untuk bahan baku limbah kulit pepaya mudah untuk didapatkan dengan memanfaatkan limbah yang di hasilkan dari salah satu pabrik manisan yang terbuat dari pepaya muda di Garut. Berdasarkan hal tersebut dibuatlah penelitian perancangan usaha pemanfaatan limbah kulit pepaya untuk pelembut daging serta untuk mengetahui dari aspek kelayakan. Hasil menunjukkan bahwa produk papain yang dihasilkan dari 100% kulit pepaya memenuhi kriteria yang diharapkan. Aspek pasar di Kabupaten Garut menunjukkan potensi bisnis yang menjanjikan melihat kebutuhan pasar pemasukan daging kepasar kabupaten Garut sebanyak 224,66 ton/tahun dengan kebutuhan produk papain pelembut daging diperkirakan sebanyak 748,866 kg/bulan. Aspek teknis dalam penggolahan produk papain menggunakan metode pengeringan dan dalam evaluasi aspek finansial melalui perhitungan biaya bahan, investasi, HPP, BEP, PP, IRR dan ROI menegaskan bahwa usaha ini layak untuk dijalankan dengan peluang pertumbuhan yang signifikan di masa depan.
印度尼西亚的中小微企业对国内生产总值贡献巨大,木瓜皮作为肉类软化剂是中小微企业部门的创新之一。本研究根据木瓜蛋白酶作为肉类软化剂的有效性文献,对木瓜皮加工成木瓜蛋白酶产品的可行性进行了公司设计分析。含有木瓜蛋白酶的木瓜皮废料可以制成面粉,并且不会改变其软化肉类的作用,如何通过干燥过程将其制成木瓜蛋白酶产品并不复杂,因此可以成为适当的方法之一,此外,木瓜皮废料的原材料很容易获得,可以利用加鲁特一家糖果厂用嫩木瓜制成的废料。在此基础上,进行了一项商业设计研究,利用木瓜皮废料制作嫩肉剂,并确定其可行性。结果表明,用 100% 木瓜皮生产的木瓜蛋白酶产品符合预期标准。加鲁特地区的市场方面显示出巨大的商业潜力,加鲁特地区的肉类市场需求高达 224.66 吨/年,对肉类软化剂木瓜蛋白酶产品的需求估计为 748.866 公斤/月。使用干燥法加工木瓜蛋白酶产品的技术方面,以及通过计算材料成本、投资、HPP、BEP、PP、IRR 和 ROI 进行的财务方面的评估证实,该业务是可行的,未来将有巨大的增长机会。
{"title":"Perancangan Usaha Pemanfaatan Limbah Kulit Pepaya Menjadi Produk Papain untuk Pelembut Daging","authors":"Budi Lukman Hakim, Dedi Sa’dudin Taptajani, Riki Ferdiansyah","doi":"10.33364/kalibrasi/v.21-2.1446","DOIUrl":"https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.21-2.1446","url":null,"abstract":"UMKM di Indonesia memiliki kontribusi signifikan terhadap GDP, dengan kulit pepaya menjadi salah satu inovasi dalam sektor UMKM sebagai bahan pelembut daging. Penelitian ini dilakukan dalam analisis perancangan perusahaan yang ditinjau dari aspek kelayakan dalam pengolahan kulit pepaya menjadi produk papain, berdasarkan literatur yang menunjukkan efektivitas papain sebagai pelembut daging. Limbah kulit pepaya yang mengandung papain bisa menjadi tepung dan tidak merubah perannya dalam melembutkan daging, cara pembuatannya melalui proses pengeringan dan tidak terlalu rumit sehingga dapat menjadi salah satu cara tepat guna dan selain itu untuk bahan baku limbah kulit pepaya mudah untuk didapatkan dengan memanfaatkan limbah yang di hasilkan dari salah satu pabrik manisan yang terbuat dari pepaya muda di Garut. Berdasarkan hal tersebut dibuatlah penelitian perancangan usaha pemanfaatan limbah kulit pepaya untuk pelembut daging serta untuk mengetahui dari aspek kelayakan. Hasil menunjukkan bahwa produk papain yang dihasilkan dari 100% kulit pepaya memenuhi kriteria yang diharapkan. Aspek pasar di Kabupaten Garut menunjukkan potensi bisnis yang menjanjikan melihat kebutuhan pasar pemasukan daging kepasar kabupaten Garut sebanyak 224,66 ton/tahun dengan kebutuhan produk papain pelembut daging diperkirakan sebanyak 748,866 kg/bulan. Aspek teknis dalam penggolahan produk papain menggunakan metode pengeringan dan dalam evaluasi aspek finansial melalui perhitungan biaya bahan, investasi, HPP, BEP, PP, IRR dan ROI menegaskan bahwa usaha ini layak untuk dijalankan dengan peluang pertumbuhan yang signifikan di masa depan.","PeriodicalId":282570,"journal":{"name":"Jurnal Kalibrasi","volume":"33 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139230051","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-27DOI: 10.33364/kalibrasi/v.21-2.1457
Budi Lukman Hakim, Encep Jianul Hayat, D. Setiawan
Perancangan perusahaan merupakan kegiatan yang dapat memberikan petunjuk dalam menjalankan sebuah perusahaan, serta mengidentifikasi terhadap peluang serta menganalisa dan mengevaluasi hal-hal yang mempengaruhi target Perusahaan. Perancangan perusahaan yang tertuju pada perencanaan aspek teknis melakukan uji coba produksi untuk memastikan efisiensi dan kualitas produk dengan penggunaan kombinasi metode design eksperimen dan metode BORDA, serta menggambarkan pemetaan alur produksi dengan peta proses operasi (PPO). Aspek pemasaran mencakup analisis pasar dan segmenting, targeting, dan positioning. Aspek organisasi usaha dan kebutuhan sumber daya manusia juga diperhitungkan. Selain itu, Pada aspek hukum dan aspek lingkungan juga dievaluasi berdasarkan regulasi pemerintah. Sedangkan studi kelayakan merupakan proses penilaian yang dilakukan untuk menentukan apakah suatu proyek, usaha, atau kegiatan memiliki kemampuan dan layak dilaksanakan. Studi kelayakan meninjau analisis keuangan yang menunjukkan potensi menguntungkan dalam usaha, dengan indikator kelayakan positif pada perhitungan cash flow, payback period dihasilkan selama 7 bulan 16 hari, Net Present Value (NPV) positif, dan Internal Rate of Return (IRR) 9.06%, melebihi nilai MARR sebesar 5.75%. Sehingga perancangan usaha ikan nila presto ini layak untuk dijalankan.
{"title":"Perancangan Usaha Pengolahan Ikan Nila Presto","authors":"Budi Lukman Hakim, Encep Jianul Hayat, D. Setiawan","doi":"10.33364/kalibrasi/v.21-2.1457","DOIUrl":"https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.21-2.1457","url":null,"abstract":"Perancangan perusahaan merupakan kegiatan yang dapat memberikan petunjuk dalam menjalankan sebuah perusahaan, serta mengidentifikasi terhadap peluang serta menganalisa dan mengevaluasi hal-hal yang mempengaruhi target Perusahaan. Perancangan perusahaan yang tertuju pada perencanaan aspek teknis melakukan uji coba produksi untuk memastikan efisiensi dan kualitas produk dengan penggunaan kombinasi metode design eksperimen dan metode BORDA, serta menggambarkan pemetaan alur produksi dengan peta proses operasi (PPO). Aspek pemasaran mencakup analisis pasar dan segmenting, targeting, dan positioning. Aspek organisasi usaha dan kebutuhan sumber daya manusia juga diperhitungkan. Selain itu, Pada aspek hukum dan aspek lingkungan juga dievaluasi berdasarkan regulasi pemerintah. Sedangkan studi kelayakan merupakan proses penilaian yang dilakukan untuk menentukan apakah suatu proyek, usaha, atau kegiatan memiliki kemampuan dan layak dilaksanakan. Studi kelayakan meninjau analisis keuangan yang menunjukkan potensi menguntungkan dalam usaha, dengan indikator kelayakan positif pada perhitungan cash flow, payback period dihasilkan selama 7 bulan 16 hari, Net Present Value (NPV) positif, dan Internal Rate of Return (IRR) 9.06%, melebihi nilai MARR sebesar 5.75%. Sehingga perancangan usaha ikan nila presto ini layak untuk dijalankan.","PeriodicalId":282570,"journal":{"name":"Jurnal Kalibrasi","volume":"15 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139234520","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-27DOI: 10.33364/kalibrasi/v.21-2.1253
Dody Chandrahadinata, Ujang Cahyadi, Uji Ramdani
CV Dinasti merupakan perusahaan dagang yang bergerak dibidang pendistribusiaan air minum dalam kemasan. Perusahaan CV Dinasti 611 bekerja sama dengan supplier untuk memasok air minum dalam kemasan. Perusahaan ini dalam menjalankan proses bisnisnya sering kali terkendala dengan manajemen persediaan barang hal tersebut dapat dilihat dari menumpuknya barang serta sering melakukan pemesanan kepada supplier juga terkendala dalam memenuhi produk kepada konsumen. Maka diperlukan sebuah metode dalam menyelsaikan masalah dalam manajemen persediaan dan mengoptimalkan biaya penyimpanan dan pemesanan serta menghindari penumpukan dalam gudang. Maka dipilih metode manajemen persediaan Economic order quantity, silver meal heuristic dan metode Min – max. ketiga metode tersebut merupakan metode manajemen persediaan yang diharapakn dapat menyelsaikan masalah yang terjadi di perusahaan CV Dinasti 611. Metode EOQ menghasilkan frekuensi pemesanan 19 kali, safety stock 102 krat, ROP 118 krat dengan total biaya persediaan Rp.36.925.824 serta efisiensi biaya persediaan sebesar Rp.2.226.976 dengan persentase efisiensi biaya persediaan sebesar 6%. Sedangkan menggunakan metode silver meal heuristic menghasilkan frekuensi pemesanan 12 kali dalam setahun safety stock 156, ROP 114, total biaya persediaan Rp.8.881088 dengan efisiensi biaya persediaan Rp.30.271.712 dengan persentase 77%. Sedangkan menggunakan metode min – max menghasilkan frekuensi pemesanan 13 kali dalam satu tahun dengan jumlah safety stock 102 krat, ROP 114 krat dengan jumlah total biaya persediaan 34.071.456 dengan efisiensi biaya persediaan Rp.5.081.341 dengan persentase efisiensi biaya persediaan sebesar 13%. Maka dari itu perusahaan direkomendasikan untuk menggunakan metode silver meal heuristic untuk mengoptimalkan biaya persediaan.
{"title":"Optimasi Persediaan Perencanaan dan Pengendalian Biaya Air Minum Kemasan di CV. Dinasti 611","authors":"Dody Chandrahadinata, Ujang Cahyadi, Uji Ramdani","doi":"10.33364/kalibrasi/v.21-2.1253","DOIUrl":"https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.21-2.1253","url":null,"abstract":"CV Dinasti merupakan perusahaan dagang yang bergerak dibidang pendistribusiaan air minum dalam kemasan. Perusahaan CV Dinasti 611 bekerja sama dengan supplier untuk memasok air minum dalam kemasan. Perusahaan ini dalam menjalankan proses bisnisnya sering kali terkendala dengan manajemen persediaan barang hal tersebut dapat dilihat dari menumpuknya barang serta sering melakukan pemesanan kepada supplier juga terkendala dalam memenuhi produk kepada konsumen. Maka diperlukan sebuah metode dalam menyelsaikan masalah dalam manajemen persediaan dan mengoptimalkan biaya penyimpanan dan pemesanan serta menghindari penumpukan dalam gudang. Maka dipilih metode manajemen persediaan Economic order quantity, silver meal heuristic dan metode Min – max. ketiga metode tersebut merupakan metode manajemen persediaan yang diharapakn dapat menyelsaikan masalah yang terjadi di perusahaan CV Dinasti 611. Metode EOQ menghasilkan frekuensi pemesanan 19 kali, safety stock 102 krat, ROP 118 krat dengan total biaya persediaan Rp.36.925.824 serta efisiensi biaya persediaan sebesar Rp.2.226.976 dengan persentase efisiensi biaya persediaan sebesar 6%. Sedangkan menggunakan metode silver meal heuristic menghasilkan frekuensi pemesanan 12 kali dalam setahun safety stock 156, ROP 114, total biaya persediaan Rp.8.881088 dengan efisiensi biaya persediaan Rp.30.271.712 dengan persentase 77%. Sedangkan menggunakan metode min – max menghasilkan frekuensi pemesanan 13 kali dalam satu tahun dengan jumlah safety stock 102 krat, ROP 114 krat dengan jumlah total biaya persediaan 34.071.456 dengan efisiensi biaya persediaan Rp.5.081.341 dengan persentase efisiensi biaya persediaan sebesar 13%. Maka dari itu perusahaan direkomendasikan untuk menggunakan metode silver meal heuristic untuk mengoptimalkan biaya persediaan.","PeriodicalId":282570,"journal":{"name":"Jurnal Kalibrasi","volume":"251 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139228050","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-27DOI: 10.33364/kalibrasi/v.21-2.1193
Yusuf Mauluddin, Ujang Cahyadi, Mirna María
KN. COLLECTION adalah suatu pabrik yang memproduksi kopiah, berlokasi di Kp. Somong, Samarang Garut. Di dalam -produksinya yang melibatkan tenaga manusia dan lingkungan tempat kerja, ada faktor-faktor bahaya yang dapat mengganggu kesehatan pekerja. Salah satunya adalah debu di lingkungan tempat kerja tersebut. sedangkan di area ruang 2 (Mesin Rajut Manual) sebesar 150 AQI. Nilai kadar debu pada kedua area tersebut telah melebihi nilai ambang batas yaitu 60 AQI. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data secara kuantitatif yaitu melakukan sampling data sebanyak 30 data, lalu dilakukan uji normalitas data menggunakan SPSS dengan metode Kolgomorv Smirnov didapatkan hasil bahwa data berdistribusi normal. Berdasarkan analisis pengendalian yang telah dilakukan dengan menggunakan metode FMEA untuk mencari penyebab dari pousi udara yanag terjadi di ruang kerja produksi dari KN. COLLECTION. Pada proses penilaian risiko menggunakan FMEA, komponen penilaian dibagi menjadi 3 komponen yakni Tingkat keseringan (Occurrence), dampak risiko (Severity), dan deteksi risiko (Detection). Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan guna mendapatkan hasil (output) berupa usulan perbaikan yang dapat diterapkan oleh perusahaan guna meminimalisasi polusi udara yang terjadi pada perusahaan. Yaitu dengan usulan penambahan alat Exhaust Fan dari dalam keluar untuk mengatur keluarnya debu dari dalam ruangan keluar ruangan, untuk membantu memastikan sirkulasi udara dalam ruangan tetap bersih, sehat dan segar. Serta usulan Filter (Saringan) pada mesin yang mengeluarkan debu juga dibuat saluran pembuangan untuk debu tersebut, guna meminimalisikan debu yang dihasilkan dari mesin rajut otomatis di KN. COLLECTION dan menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman untuk dilakukan sebuah produksi.
{"title":"Perencanaan Pengendalian Polusi Udara pada Lingkungan Kerja KN. Collection","authors":"Yusuf Mauluddin, Ujang Cahyadi, Mirna María","doi":"10.33364/kalibrasi/v.21-2.1193","DOIUrl":"https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.21-2.1193","url":null,"abstract":"KN. COLLECTION adalah suatu pabrik yang memproduksi kopiah, berlokasi di Kp. Somong, Samarang Garut. Di dalam -produksinya yang melibatkan tenaga manusia dan lingkungan tempat kerja, ada faktor-faktor bahaya yang dapat mengganggu kesehatan pekerja. Salah satunya adalah debu di lingkungan tempat kerja tersebut. sedangkan di area ruang 2 (Mesin Rajut Manual) sebesar 150 AQI. Nilai kadar debu pada kedua area tersebut telah melebihi nilai ambang batas yaitu 60 AQI. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data secara kuantitatif yaitu melakukan sampling data sebanyak 30 data, lalu dilakukan uji normalitas data menggunakan SPSS dengan metode Kolgomorv Smirnov didapatkan hasil bahwa data berdistribusi normal. Berdasarkan analisis pengendalian yang telah dilakukan dengan menggunakan metode FMEA untuk mencari penyebab dari pousi udara yanag terjadi di ruang kerja produksi dari KN. COLLECTION. Pada proses penilaian risiko menggunakan FMEA, komponen penilaian dibagi menjadi 3 komponen yakni Tingkat keseringan (Occurrence), dampak risiko (Severity), dan deteksi risiko (Detection). Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan guna mendapatkan hasil (output) berupa usulan perbaikan yang dapat diterapkan oleh perusahaan guna meminimalisasi polusi udara yang terjadi pada perusahaan. Yaitu dengan usulan penambahan alat Exhaust Fan dari dalam keluar untuk mengatur keluarnya debu dari dalam ruangan keluar ruangan, untuk membantu memastikan sirkulasi udara dalam ruangan tetap bersih, sehat dan segar. Serta usulan Filter (Saringan) pada mesin yang mengeluarkan debu juga dibuat saluran pembuangan untuk debu tersebut, guna meminimalisikan debu yang dihasilkan dari mesin rajut otomatis di KN. COLLECTION dan menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman untuk dilakukan sebuah produksi.","PeriodicalId":282570,"journal":{"name":"Jurnal Kalibrasi","volume":"274 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139230952","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-11-27DOI: 10.33364/kalibrasi/v.21-2.1442
Anung Hidayatullah, Yusuf Mauluddin, Syahrul Rizki
PD Intan Bestory merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam produksi makanan tradisional yaitu dodol, dengan menjunjung tinggi metode produksi tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Di antara beragam tahap yang ada dalam pembuatan dodol, proses pengadukan memegang peranan kunci. Namun, proses ini memiliki potensi risiko kesehatan yang serius bagi pekerja dalam jangka panjang. Tindakan berulang dan pemakaian tenaga berlebihan dalam proses tersebut kerap mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, seperti cedera pada tangan, lengan, pergelangan tangan, kaki, dan bahu, yang harus diatasi. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan rancangan alat pengaduk dodol ergonomis untuk meningkatkan kenyamanan operator selama proses pengadukan dan mengurangi risiko cedera. Metode yang digunakan dalam perancangan alat ini adalah Ergonomic Function Deployment (EFD), yang memulai dengan pemahaman mendalam akan kebutuhan operator terhadap alat baru dan dilanjutkan dengan analisis antropometri untuk menentukan dimensi yang sesuai. Selanjutnya, evaluasi desain dilakukan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai postur operator selama penggunaan alat yang dirancang. Rekomendasi yang dapat diberikan dalam penelitian ini diharapkan pengusaha dodol dapat memberikan edukasi terhadap keryawan/pegawai dalam mengoprasikan alat untuk memaksimalkan fungsi dalam mendukung proses produksi. Penggunaan alat ini tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan kerja bagi karyawan, tetapi juga berpotensi untuk meningkatkan produktivitas keseluruhan dalam jangka panjang.
{"title":"Perancangan Alat Pengaduk Dodol Ergonomis untuk Mengurangi Cedera pada Pekerja","authors":"Anung Hidayatullah, Yusuf Mauluddin, Syahrul Rizki","doi":"10.33364/kalibrasi/v.21-2.1442","DOIUrl":"https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.21-2.1442","url":null,"abstract":"PD Intan Bestory merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam produksi makanan tradisional yaitu dodol, dengan menjunjung tinggi metode produksi tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Di antara beragam tahap yang ada dalam pembuatan dodol, proses pengadukan memegang peranan kunci. Namun, proses ini memiliki potensi risiko kesehatan yang serius bagi pekerja dalam jangka panjang. Tindakan berulang dan pemakaian tenaga berlebihan dalam proses tersebut kerap mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, seperti cedera pada tangan, lengan, pergelangan tangan, kaki, dan bahu, yang harus diatasi. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan rancangan alat pengaduk dodol ergonomis untuk meningkatkan kenyamanan operator selama proses pengadukan dan mengurangi risiko cedera. Metode yang digunakan dalam perancangan alat ini adalah Ergonomic Function Deployment (EFD), yang memulai dengan pemahaman mendalam akan kebutuhan operator terhadap alat baru dan dilanjutkan dengan analisis antropometri untuk menentukan dimensi yang sesuai. Selanjutnya, evaluasi desain dilakukan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai postur operator selama penggunaan alat yang dirancang. Rekomendasi yang dapat diberikan dalam penelitian ini diharapkan pengusaha dodol dapat memberikan edukasi terhadap keryawan/pegawai dalam mengoprasikan alat untuk memaksimalkan fungsi dalam mendukung proses produksi. Penggunaan alat ini tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan kerja bagi karyawan, tetapi juga berpotensi untuk meningkatkan produktivitas keseluruhan dalam jangka panjang.","PeriodicalId":282570,"journal":{"name":"Jurnal Kalibrasi","volume":"12 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139230693","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-05-31DOI: 10.33364/kalibrasi/v.21-1.1285
I. Rosmayati, Abdul Fatah Hassanudin, H. Hanifah
Dampak Covid-19 berimbas pada semua sektor termasuk UMKM. Sebelumnya diperkirakan mayoritas dari pelaku usaha di negara kita menurun akibat wabah tersebut. Hal ini menjadi perhatian semua pihak termasuk atmosfer perguruan tinggi. Untuk dapat tetap bertahan dan bersaing UMKM harus terus bergerak dan dinamis dalam inovasi maupun kompetensi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa sistem informasi akuntansi dan kualitas produk UMKM kabupaten Garut. Metode penelitian deskriptif kualitatif dimana penelitian dengan mengumpulkan informasi mengenai status gejala pada saat penelitian dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Informasi Akuntansi berperan pada keputusan perusahaan, analisa pasar, analisa laporan keuangan sejalan standar bagi para pelaku UMKM dan dari pemerintah atau pihak Bank. Adapun kondisi pemasaran produk yang kompetitif, membuat para pelaku usaha, UMKM dan produsen lainnya haruslah berupaya meningkatkan kualitas produk yang akan berdampak positif pada penjualan.
{"title":"Analisa Sistem Informasi Akuntansi dan Kualitas Produk UMKM Kabupaten Garut","authors":"I. Rosmayati, Abdul Fatah Hassanudin, H. Hanifah","doi":"10.33364/kalibrasi/v.21-1.1285","DOIUrl":"https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.21-1.1285","url":null,"abstract":"Dampak Covid-19 berimbas pada semua sektor termasuk UMKM. Sebelumnya diperkirakan mayoritas dari pelaku usaha di negara kita menurun akibat wabah tersebut. Hal ini menjadi perhatian semua pihak termasuk atmosfer perguruan tinggi. Untuk dapat tetap bertahan dan bersaing UMKM harus terus bergerak dan dinamis dalam inovasi maupun kompetensi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa sistem informasi akuntansi dan kualitas produk UMKM kabupaten Garut. Metode penelitian deskriptif kualitatif dimana penelitian dengan mengumpulkan informasi mengenai status gejala pada saat penelitian dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Informasi Akuntansi berperan pada keputusan perusahaan, analisa pasar, analisa laporan keuangan sejalan standar bagi para pelaku UMKM dan dari pemerintah atau pihak Bank. Adapun kondisi pemasaran produk yang kompetitif, membuat para pelaku usaha, UMKM dan produsen lainnya haruslah berupaya meningkatkan kualitas produk yang akan berdampak positif pada penjualan.","PeriodicalId":282570,"journal":{"name":"Jurnal Kalibrasi","volume":"87 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126206026","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}