Nur Fadilah, Deasy Rosmala Dewi, Puteri Fannya, Muniroh Muniroh
Rekam medis harus dibuat secara tertulis dan terisi dengan lengkap guna dapat dipergunakan untuk keperluan khusus. Di Rumah Sakit Angkatan Laut Marinir Cilandak masih ditemukan rekam medis yang pengisiannya masih belum lengkap padahal rekam medis sangat penting sebagai sumber informasi untuk mengindeks rekam medis serta menyiapkan laporan ke rumah sakit dan Dinas Kesehatan. Data yang dianalisis adalah rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, analisis yang dipakai adalah analisis kuantitatif kelengkapan rekam medis. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 81 rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue didapatkan total kelengkapan rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue sebesar 90,12% dan 4 komponen analisis kuantitatif yaitu identitas pasien diisi dengan lengkap 86,41%, laporan penting di isi lengkap 92,59%, autentifikasi penulis diisi lengkap 85,18%, catatan yang baik di isi lengkap 96,29%. Peningkatan pengisian kelengkapan rekam medis dapat dilakukan dengan cara sosialisasi hasil pengisian rekam medis kepada dokter dan perawat, komite rekam medis sehingga menyadari bahwa pengisian dengan lengkap dapat menciptakan rekam medis yang berkualitas dan dapat di pertanggung jawabkan keaslian dari rekam medis tersebut.
{"title":"TINJAUAN KELENGKAPAN REKAM MEDIS RAWAT INAP PADA KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI RUMAH SAKIT ANGKATAN LAUT MARINIR CILANDAK","authors":"Nur Fadilah, Deasy Rosmala Dewi, Puteri Fannya, Muniroh Muniroh","doi":"10.31004/jkt.v3i3.7008","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.7008","url":null,"abstract":"Rekam medis harus dibuat secara tertulis dan terisi dengan lengkap guna dapat dipergunakan untuk keperluan khusus. Di Rumah Sakit Angkatan Laut Marinir Cilandak masih ditemukan rekam medis yang pengisiannya masih belum lengkap padahal rekam medis sangat penting sebagai sumber informasi untuk mengindeks rekam medis serta menyiapkan laporan ke rumah sakit dan Dinas Kesehatan. Data yang dianalisis adalah rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, analisis yang dipakai adalah analisis kuantitatif kelengkapan rekam medis. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 81 rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue didapatkan total kelengkapan rekam medis rawat inap pada kasus Demam Berdarah Dengue sebesar 90,12% dan 4 komponen analisis kuantitatif yaitu identitas pasien diisi dengan lengkap 86,41%, laporan penting di isi lengkap 92,59%, autentifikasi penulis diisi lengkap 85,18%, catatan yang baik di isi lengkap 96,29%. Peningkatan pengisian kelengkapan rekam medis dapat dilakukan dengan cara sosialisasi hasil pengisian rekam medis kepada dokter dan perawat, komite rekam medis sehingga menyadari bahwa pengisian dengan lengkap dapat menciptakan rekam medis yang berkualitas dan dapat di pertanggung jawabkan keaslian dari rekam medis tersebut.","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"53 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130944364","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Mutia Motik, Daniel Happy Putra, N. Rumana, Puteri Fanya
Pelepasan informasi medis adalah suatu prosedur melepaskan, memberikan dan mengungkapkan data atau informasi medis. Pelepasan informasi medis digunakan untuk kebutuhan klaim asuransi, visum, penelitian dan kebutuhan medis lainnya. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih melaksanakan pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga yaitu pihak asuransi, Pendidikan, kepolisian, legalisir surat kematian dan kebutuhan informasi medis lainnya. Pada pelaksaan pelepasan informasi medis sudah memiliki SPO akan tetapi SPO tidak menjelaskan secara detail. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pelaksanaan pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga di Rumah. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelepasan informasi medis dibagi menjadi 5 yaitu kepada pihak asuransi, Pendidikan, kepolisian, legalisir surat kematian dan kebutuhan informasi medis lainnya. Persyaratan yang dibutuhkan memiliki perbedaan pada masing-masing pihak, dalam menjamin aspek kerahasiaan SPO yang tercantum belum dilaksanakan secara detail dan faktor penghambat dalam pelaksaan adalah petugas pelepasan hanya satu orang, pasien tidak mengetaui persyaratan selain itu terdapat pengisian formulir ke DPJP membutuhkan waktu yang cukup lama dan ruang pelepasan informasi medis berada di unit rekam medis bersamaan dengan petugas-petuga lainnya. Sehingga dapat disimpulkan diperlukan penyusunan kembali SPO secara rinci terkait pelepasan informasi medis kepada masing-masing pihak.
{"title":"TINJAUAN PELEPASAN INFORMASI MEDIS KEPADA PIHAK KETIGA DI RS ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH","authors":"Mutia Motik, Daniel Happy Putra, N. Rumana, Puteri Fanya","doi":"10.31004/jkt.v3i3.6978","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6978","url":null,"abstract":"Pelepasan informasi medis adalah suatu prosedur melepaskan, memberikan dan mengungkapkan data atau informasi medis. Pelepasan informasi medis digunakan untuk kebutuhan klaim asuransi, visum, penelitian dan kebutuhan medis lainnya. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih melaksanakan pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga yaitu pihak asuransi, Pendidikan, kepolisian, legalisir surat kematian dan kebutuhan informasi medis lainnya. Pada pelaksaan pelepasan informasi medis sudah memiliki SPO akan tetapi SPO tidak menjelaskan secara detail. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pelaksanaan pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga di Rumah. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelepasan informasi medis dibagi menjadi 5 yaitu kepada pihak asuransi, Pendidikan, kepolisian, legalisir surat kematian dan kebutuhan informasi medis lainnya. Persyaratan yang dibutuhkan memiliki perbedaan pada masing-masing pihak, dalam menjamin aspek kerahasiaan SPO yang tercantum belum dilaksanakan secara detail dan faktor penghambat dalam pelaksaan adalah petugas pelepasan hanya satu orang, pasien tidak mengetaui persyaratan selain itu terdapat pengisian formulir ke DPJP membutuhkan waktu yang cukup lama dan ruang pelepasan informasi medis berada di unit rekam medis bersamaan dengan petugas-petuga lainnya. Sehingga dapat disimpulkan diperlukan penyusunan kembali SPO secara rinci terkait pelepasan informasi medis kepada masing-masing pihak.","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128505389","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Lansia pada umumnya mengalami kelemahan, keterbatasan dan ketidak mampuan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, perubahan fisik yang terjadi pada lansia erat kaitannya dengan perubahan psikososialnya. Penurunan kemampuan system imun dan pemenuhan kebutuhan fisiologis bisa mengakibatkan gangguan Kesehatan pada lansia, salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi pada lansia bisa menyebabkan masalah psikologis karena akan menjadi rasa cemas dan takut pada kondisi yang sedang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan pada lansia yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sukaraja Kabupaten Garut. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif, teknik pengambilan sampel total populasi yang berjumlah 112 lansia dengan hipertensi. Instrument penelitian yang digunakan dengan menggunakan kuesioner yang diukur dengan metode GAS (Geriatric Anxiety Scale) terdiri dari 30 pertanyaan dan menggunakan alat sphygmomanometer digital untuk mengukur tekanan darah. Hasil penelitian ini menunjukkan lansia yang memiliki kecemasan ringan sebanyak 27 orang (24,1%), memiliki kecemasan dalam kategori sedang sebanyak 47 orang (42,0%), memiliki kecemasan dalam kategori berat 30 orang (25,8%) dan 8 lansia (7,1%) yang menderita kepanikan. (83,9%). responden yang diteliti paling dominan berusia 60-74 tahun (78,6%). Dan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (83,9%).Latar belakang pendidikan responden tidak terbagi rata, dimana sebagian besar responden berpendidikan tidak tamat SD-SD (87,5%). Berdasarkan pekerjaan antara petani dengan yang tidak bekerja dan Ibu Rumah Tangga (IRT) tidak berbeda jauh namun lebih didominasi oleh petani (52,7%). Lebih dari setengah responden (58,9%) telah menderita hipertensi lebih dari 3 tahun.
{"title":"GAMBARAN KECEMASAN LANSIA YANG MENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAJA","authors":"Asep Nidzar Faijurahman","doi":"10.31004/jkt.v3i3.6947","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6947","url":null,"abstract":"Lansia pada umumnya mengalami kelemahan, keterbatasan dan ketidak mampuan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, perubahan fisik yang terjadi pada lansia erat kaitannya dengan perubahan psikososialnya. Penurunan kemampuan system imun dan pemenuhan kebutuhan fisiologis bisa mengakibatkan gangguan Kesehatan pada lansia, salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi pada lansia bisa menyebabkan masalah psikologis karena akan menjadi rasa cemas dan takut pada kondisi yang sedang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan pada lansia yang menderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sukaraja Kabupaten Garut. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif, teknik pengambilan sampel total populasi yang berjumlah 112 lansia dengan hipertensi. Instrument penelitian yang digunakan dengan menggunakan kuesioner yang diukur dengan metode GAS (Geriatric Anxiety Scale) terdiri dari 30 pertanyaan dan menggunakan alat sphygmomanometer digital untuk mengukur tekanan darah. Hasil penelitian ini menunjukkan lansia yang memiliki kecemasan ringan sebanyak 27 orang (24,1%), memiliki kecemasan dalam kategori sedang sebanyak 47 orang (42,0%), memiliki kecemasan dalam kategori berat 30 orang (25,8%) dan 8 lansia (7,1%) yang menderita kepanikan. (83,9%). responden yang diteliti paling dominan berusia 60-74 tahun (78,6%). Dan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (83,9%).Latar belakang pendidikan responden tidak terbagi rata, dimana sebagian besar responden berpendidikan tidak tamat SD-SD (87,5%). Berdasarkan pekerjaan antara petani dengan yang tidak bekerja dan Ibu Rumah Tangga (IRT) tidak berbeda jauh namun lebih didominasi oleh petani (52,7%). Lebih dari setengah responden (58,9%) telah menderita hipertensi lebih dari 3 tahun.","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"109 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"114386612","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Bagas Saputra, Daniel Happy Putra, Puteri Fannya, Laela Indawati
Pemanfaatan teknologi dan perkembangan teknologi saat ini telah berkembang pesat dimana hampir setiap kegiatan di lakukan sehari-hari tidak dapat di pisahkan dari pengaruh teknologi informasi, baik sebagai penunjang kebutuhan sehari-hari maupun untuk kebutuhan bisnis yang baik. dr Novita Marta Tumanggor adalah layanan kesehatan mandiri yang berlokasi di Kalimantan utara. Demi memenuhi kebutuhan dalam layanan pasien maka perancangan sistem pendaftaran pelayanan pasien berbasis komputer benar-benar sangat diperlukan untuk mencapai pelayanan kesehatan yang sangat optimal. Pendaftaran pasien pada layanan home care dilakukan diruang home care yang penjadwalanya masih menggunakan nomor antrian sehingga pasien harus antri diruang klinik untuk menunggu nomor antrian pelayanan yang mengakibatkan penuhnya ruangan pada satu waktu. Pengembangan sistem yang akan digunakan yaitu dengan menggunakan metode waterfall, dengan melakukan pendekatan secara sistematis dan urut mulai dari level kebutuhan sistem lalu menuju ke tahap analiys, design, coding dan testing, sehingga pengerjaan dari suatu sistem dilakukan secara berurutan atau secara linierPenelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap pengguna. Dalam perancangan sistem menggunakan metode waterfall dengan perancangan sistem menggunakan aplikasi wordpres. untuk menjalankan local host di gunakan software xamp dan Mysql sebagai basis data. Hasil dari penelitian ini berupa website yang dapat mempermudah dalam memberikan informasi.
目前的技术利用和技术发展已经迅速发展,几乎每一项日常活动都无法与信息技术的影响分离,无论是作为日常需求的支持还是作为良好的商业需求。Novita Marta Tumanggor博士是位于加里曼丹北部的一种独立的医疗服务。为了满足病人服务的需求,为以计算机为基础的病人服务注册系统设计是实现最优健康服务的必要条件。在home care服务中,患者的登记是在home care病房进行的,该病房的调度程序仍然使用队列号,因此患者必须排队等候服务队列号,这导致了一次一个完整的房间。系统的发展将通过采用瀑布法,系统的方法和排序方法从系统的需求水平开始,然后进入分析、设计、编码和测试阶段,使系统的工艺是连续的或连续的定性方法。数据收集方法是对用户进行深入采访。在设计系统中,使用瀑布法和使用wordpres应用程序设计系统。用于运行现场主机,使用xamp和Mysql软件作为数据库。本研究的结果是一个方便信息传递的网站。
{"title":"PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DAN PENDAFTARAN ONLINE DI LINGKUNGAN HOME CARE KESEHATAN: STUDI KASUS DI PRAKTIK DR NOVITA MARTA TUMANGGOR","authors":"Bagas Saputra, Daniel Happy Putra, Puteri Fannya, Laela Indawati","doi":"10.31004/jkt.v3i3.6913","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6913","url":null,"abstract":"Pemanfaatan teknologi dan perkembangan teknologi saat ini telah berkembang pesat dimana hampir setiap kegiatan di lakukan sehari-hari tidak dapat di pisahkan dari pengaruh teknologi informasi, baik sebagai penunjang kebutuhan sehari-hari maupun untuk kebutuhan bisnis yang baik. dr Novita Marta Tumanggor adalah layanan kesehatan mandiri yang berlokasi di Kalimantan utara. Demi memenuhi kebutuhan dalam layanan pasien maka perancangan sistem pendaftaran pelayanan pasien berbasis komputer benar-benar sangat diperlukan untuk mencapai pelayanan kesehatan yang sangat optimal. Pendaftaran pasien pada layanan home care dilakukan diruang home care yang penjadwalanya masih menggunakan nomor antrian sehingga pasien harus antri diruang klinik untuk menunggu nomor antrian pelayanan yang mengakibatkan penuhnya ruangan pada satu waktu. Pengembangan sistem yang akan digunakan yaitu dengan menggunakan metode waterfall, dengan melakukan pendekatan secara sistematis dan urut mulai dari level kebutuhan sistem lalu menuju ke tahap analiys, design, coding dan testing, sehingga pengerjaan dari suatu sistem dilakukan secara berurutan atau secara linierPenelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap pengguna. Dalam perancangan sistem menggunakan metode waterfall dengan perancangan sistem menggunakan aplikasi wordpres. untuk menjalankan local host di gunakan software xamp dan Mysql sebagai basis data. Hasil dari penelitian ini berupa website yang dapat mempermudah dalam memberikan informasi.","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"32 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133548142","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Anak-anak terpapar baik media cetak (seperti komik dan majalah) dan media elektronik ketika belajar tentang aktivitas seksual (televisi dan ponsel). Salah satu media yang dapat dimanfaatkan dalam penyampaian informasi dan upaya memperluas pengetahuan adalah media animasi. Pemberian pengetahuan melalui media audio visual dapat menghasilkan peningkatan pengetahuan yang besar. Untuk mengetahui pengaruh media VISIKARKES (Video Animasi Kartun Kekerasan Seksual) terhadap pengetahuan reproduksi dini anak usia sekolah di SDN 3 Mersi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain pre eksperimental melalui one group pre-test post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah 53 siswa dengan menggunakan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuisioner pengetahuan reproduksi dini anak usia sekolah. Rata-rata usia anak usia sekolah SD Negeri 3 Mersi adalah 12-13 tahun (57%) dan mayoritas jenis kelamin perempuan sebanyak 28 responden (53%). Paling banyak kelas yang mengikuti adalah kelas VI sebanyak 28 responden (53%). Hasil nilai p-value 0,001 dengan Uji Wilcoxon menunjukan hasil p-value sebesar 0,001<0,005 artinya Ha diterima dan Ho ditolak atau ada pengaruh media visikarkes (video animasi kartun kekerasan seksual) terhadap pengetahuan reproduksi dini anak usia sekolah di SD Negeri 3 Mersi. Terdapat pengaruh media VISIKARKES (video animasi kartun kekerasan seksual) terhadap pengetahuan reproduksi dini anak usia sekolah di SD Negeri 3 Mersi dengan p value 0,001.
{"title":"EFEKTIVITAS MEDIA VISIKARKES (VIDEO ANIMASI KERTUN KEKERASAN SEKSUAL) TERHADAP PENGETAHUAN REPRODUKSI DINI ANAK USIA SEKOLAH DI SD NEGERI 03 MERSI","authors":"Hanum Salsa Billa, Umi Solikhah","doi":"10.31004/jkt.v3i3.6719","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6719","url":null,"abstract":"Anak-anak terpapar baik media cetak (seperti komik dan majalah) dan media elektronik ketika belajar tentang aktivitas seksual (televisi dan ponsel). Salah satu media yang dapat dimanfaatkan dalam penyampaian informasi dan upaya memperluas pengetahuan adalah media animasi. Pemberian pengetahuan melalui media audio visual dapat menghasilkan peningkatan pengetahuan yang besar. Untuk mengetahui pengaruh media VISIKARKES (Video Animasi Kartun Kekerasan Seksual) terhadap pengetahuan reproduksi dini anak usia sekolah di SDN 3 Mersi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain pre eksperimental melalui one group pre-test post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah 53 siswa dengan menggunakan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuisioner pengetahuan reproduksi dini anak usia sekolah. Rata-rata usia anak usia sekolah SD Negeri 3 Mersi adalah 12-13 tahun (57%) dan mayoritas jenis kelamin perempuan sebanyak 28 responden (53%). Paling banyak kelas yang mengikuti adalah kelas VI sebanyak 28 responden (53%). Hasil nilai p-value 0,001 dengan Uji Wilcoxon menunjukan hasil p-value sebesar 0,001<0,005 artinya Ha diterima dan Ho ditolak atau ada pengaruh media visikarkes (video animasi kartun kekerasan seksual) terhadap pengetahuan reproduksi dini anak usia sekolah di SD Negeri 3 Mersi. Terdapat pengaruh media VISIKARKES (video animasi kartun kekerasan seksual) terhadap pengetahuan reproduksi dini anak usia sekolah di SD Negeri 3 Mersi dengan p value 0,001.","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"156 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"134434668","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Menurut Data UNICEF 2019 menyebutkan bahwa terdapat 27,5% atau 3 juta anak mengalami gangguan khususnya gangguan perkembangan motorik. Pada saat ini banyak orang tua yang tidak memperhatikan perkembangan motorik anaknya sehingga anak mengalami gangguan/keterlambatan perkembangan motorik. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik yaitu pengetahuan ibu. Pengetahuan orangtua tentang perkembangan pada anak diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan anak. Ibu yang mempunyai cukup pengetahuan dan pendidikan yang tinggi akan lebih memperhatikan perkembangan anaknya. Sedangkan, jika ibu tidak memperhatikan perkembangan anak maka anak akan mengalami keterlambatan dalam perkembangan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaimana gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik kasar anak usia 3-5 tahun di posyandu Pilangsari Sragen. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif survey, populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 3-5 tahun di Posyandu Pilangsari Sragen sebanyak 38 ibu, pengambilan sampel menggunakan tekhnik total sampling dengan jumlah sampel 38 responden, alat untuk pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik kasar anak usia 3-5 tahun, analisis data menggunakan analisa univariat. Hasil pada penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan ibu dengan kategori kurang sebanyak 7 orang (18.4%), kategori cukup sebanyak 26 orang (68.4%) dan kategori baik sebanyak 5 orang (13.2%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik kasar anak usia 3-5 tahun mayoritas dalam kategori cukup.
{"title":"GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 3-5 TAHUN DI POSYANDU PILANGSARI SRAGEN","authors":"Novia Ariani, Erika Dewi Noorratri","doi":"10.31004/jkt.v3i3.6912","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6912","url":null,"abstract":"Menurut Data UNICEF 2019 menyebutkan bahwa terdapat 27,5% atau 3 juta anak mengalami gangguan khususnya gangguan perkembangan motorik. Pada saat ini banyak orang tua yang tidak memperhatikan perkembangan motorik anaknya sehingga anak mengalami gangguan/keterlambatan perkembangan motorik. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik yaitu pengetahuan ibu. Pengetahuan orangtua tentang perkembangan pada anak diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan anak. Ibu yang mempunyai cukup pengetahuan dan pendidikan yang tinggi akan lebih memperhatikan perkembangan anaknya. Sedangkan, jika ibu tidak memperhatikan perkembangan anak maka anak akan mengalami keterlambatan dalam perkembangan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui bagaimana gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik kasar anak usia 3-5 tahun di posyandu Pilangsari Sragen. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif survey, populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 3-5 tahun di Posyandu Pilangsari Sragen sebanyak 38 ibu, pengambilan sampel menggunakan tekhnik total sampling dengan jumlah sampel 38 responden, alat untuk pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik kasar anak usia 3-5 tahun, analisis data menggunakan analisa univariat. Hasil pada penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan ibu dengan kategori kurang sebanyak 7 orang (18.4%), kategori cukup sebanyak 26 orang (68.4%) dan kategori baik sebanyak 5 orang (13.2%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik kasar anak usia 3-5 tahun mayoritas dalam kategori cukup.","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130272171","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Munculnya acne vulgaris pada remaja dapat memberi dampak pada personal-sosial dan psikologis sehingga remaja dapat mengalami masalah depresi, harga diri rendah, dan ketakutan untuk bersosialisasi serta menimbulkan rasa ketidaknyamanan.Tujuan untuk mengetahui hubungan acne vulgaris dengan kepercayaan diri pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto angkatan 2021. Metode jenis penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Ilmu Kesehatan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokwerto angkatan 2021 Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang berjumlah 105 responden dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling, dengan menggunakan analisa uji chi-square. Hasil rata-rata usia mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto angkatan 2021 adalah 19 tahun (73,3%) dan mayoritas jenis kelamin adalah perempuan sebanyak 80 responden (76,2%). Paling banyak tingkat kejadian acne vulgaris adalah sedang sebanyak 55 responden (52,4%), serta yang melakukan perawatan wajah sebanyak 60 responden (57,1%) dengan tingkat kepercayaan diri cukup sebanyak 45 responden (42,9%), tingkat kepercayaan diri kurang 38 responden (36,2%) dan tingkat kepercayaan diri tinggi sebanyak 22 responden (21%). Hasil p-value 0,001 n = 105 dengan uji chi-square menunjukan hasil p value sebesar 0,000 < 0,050 artinya Ha diterima dan Ho ditolak atau ada hubungan acne vulgaris dengan kepercayaan diri pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto angkatan 2021. Kesimpulan terdapat hubungan acne vulgaris dengan kepercayaan diri pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto angkatan 2021 dengan p value 0,001.
{"title":"HUBUNGAN ACNE VULGARIS (AV) DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO ANGKATAN 2021","authors":"Diah Tri Aryani, Wahyu Riyaningrum","doi":"10.31004/jkt.v3i3.6595","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6595","url":null,"abstract":"Munculnya acne vulgaris pada remaja dapat memberi dampak pada personal-sosial dan psikologis sehingga remaja dapat mengalami masalah depresi, harga diri rendah, dan ketakutan untuk bersosialisasi serta menimbulkan rasa ketidaknyamanan.Tujuan untuk mengetahui hubungan acne vulgaris dengan kepercayaan diri pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto angkatan 2021. Metode jenis penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Ilmu Kesehatan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokwerto angkatan 2021 Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang berjumlah 105 responden dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling, dengan menggunakan analisa uji chi-square. Hasil rata-rata usia mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto angkatan 2021 adalah 19 tahun (73,3%) dan mayoritas jenis kelamin adalah perempuan sebanyak 80 responden (76,2%). Paling banyak tingkat kejadian acne vulgaris adalah sedang sebanyak 55 responden (52,4%), serta yang melakukan perawatan wajah sebanyak 60 responden (57,1%) dengan tingkat kepercayaan diri cukup sebanyak 45 responden (42,9%), tingkat kepercayaan diri kurang 38 responden (36,2%) dan tingkat kepercayaan diri tinggi sebanyak 22 responden (21%). Hasil p-value 0,001 n = 105 dengan uji chi-square menunjukan hasil p value sebesar 0,000 < 0,050 artinya Ha diterima dan Ho ditolak atau ada hubungan acne vulgaris dengan kepercayaan diri pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto angkatan 2021. Kesimpulan terdapat hubungan acne vulgaris dengan kepercayaan diri pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto angkatan 2021 dengan p value 0,001.","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116423590","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Meilitha Carolina, Wenna Araya, Putria Carolina, Dhea Permatasari Iskandar
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia dari suku Dayak Kalimantan. Daun sungkai mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menurunkan tekanan darah dan mempengaruhi kerja dari Angiotensin Converting Enzym (ACE) yang dapat vasodilatasi. Seduhan daun sungkai dapat dijadikan salah satu terapi komplementer berbasis kearifan lokal yang dapat untuk menurunkan tekanan darah, dengan meminum rutin seduhan daun sungkai diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah. Penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Seduhan Daun Sungkai terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Time Series Design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang berada di wilayah Puskesmas UPT Puskesmas Pahandut Palangka Raya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 responden terdiri satu kelompok eksperimen yaitu lansia hipertensi pada posyandu lansia berusia 45-74 tahun. Analisis uji statistik Wilcoxon, didapatkan hasil penelitian tekanan darah sebelum dan setelah diberikan seduhan daun sungkai menunjukkan angka sig .(2-tailed) dengan nilai p value = 0,000 < ? 0,01 menunjukkan bahwa seduhan daun sungkai efekttif untuk menurunkann tekanan darah pada lansia hipertensi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan daun sungkai efektif terhadap perubahan tekanan darah yang mampu menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia dari suku Dayak Kalimantan. Daun sungkai mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menurunkan tekanan darah dan mempengaruhi kerja dari Angiotensin Converting Enzym (ACE) yang dapat vasodilatasi. Seduhan daun sungkai dapat dijadikan salah satu terapi komplementer berbasis kearifan lokal yang dapat untuk menurunkan tekanan darah, dengan meminum rutin seduhan daun sungkai diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah. Penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Seduhan Daun Sungkai terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Time Series Design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang berada di wilayah Puskesmas UPT Puskesmas Pahandut Palangka Raya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 responden terdiri satu kelompok eksperimen yaitu lansia hipertensi pada posyandu lansia berusia 45-74 tahun. Analisis uji statistik Wilcoxon, didapatkan hasil penelitian tekanan darah sebelum dan setelah diberikan seduhan daun sungkai menunjukkan angka sig .(2-tailed) dengan nilai p value = 0,000 < ? 0,01 menunjuk
{"title":"EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA","authors":"Meilitha Carolina, Wenna Araya, Putria Carolina, Dhea Permatasari Iskandar","doi":"10.31004/jkt.v3i3.6448","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6448","url":null,"abstract":"Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia dari suku Dayak Kalimantan. Daun sungkai mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menurunkan tekanan darah dan mempengaruhi kerja dari Angiotensin Converting Enzym (ACE) yang dapat vasodilatasi. Seduhan daun sungkai dapat dijadikan salah satu terapi komplementer berbasis kearifan lokal yang dapat untuk menurunkan tekanan darah, dengan meminum rutin seduhan daun sungkai diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah. Penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Seduhan Daun Sungkai terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Time Series Design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang berada di wilayah Puskesmas UPT Puskesmas Pahandut Palangka Raya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 responden terdiri satu kelompok eksperimen yaitu lansia hipertensi pada posyandu lansia berusia 45-74 tahun. Analisis uji statistik Wilcoxon, didapatkan hasil penelitian tekanan darah sebelum dan setelah diberikan seduhan daun sungkai menunjukkan angka sig .(2-tailed) dengan nilai p value = 0,000 < ? 0,01 menunjukkan bahwa seduhan daun sungkai efekttif untuk menurunkann tekanan darah pada lansia hipertensi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan daun sungkai efektif terhadap perubahan tekanan darah yang mampu menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi.\u0000Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia dari suku Dayak Kalimantan. Daun sungkai mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang dapat menurunkan tekanan darah dan mempengaruhi kerja dari Angiotensin Converting Enzym (ACE) yang dapat vasodilatasi. Seduhan daun sungkai dapat dijadikan salah satu terapi komplementer berbasis kearifan lokal yang dapat untuk menurunkan tekanan darah, dengan meminum rutin seduhan daun sungkai diperkirakan dapat menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah. Penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Pemberian Seduhan Daun Sungkai terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi. Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Time Series Design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang berada di wilayah Puskesmas UPT Puskesmas Pahandut Palangka Raya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 responden terdiri satu kelompok eksperimen yaitu lansia hipertensi pada posyandu lansia berusia 45-74 tahun. Analisis uji statistik Wilcoxon, didapatkan hasil penelitian tekanan darah sebelum dan setelah diberikan seduhan daun sungkai menunjukkan angka sig .(2-tailed) dengan nilai p value = 0,000 < ? 0,01 menunjuk","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"81 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"127858076","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kepuasan pasien adalah suatu keadaan yang dirasakan oleh seseorang setelah ia mengalami suatu Tindakan atau hasil dari Tindakan atau hasil dari Tindakan yang memenuhi harapan-harapannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh relationship marketing terhadap kepuasan pasien instalasi rawat jalan RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif menggunakan studi observasional dengan desain cross-sectional study. Sampel pada penelitian ini adalah pasien di Instalasi rawat jalan RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan yang berjumlah 170 responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Rata-rata responden berada pada tingkat umur 25-35 tahun (53.5%), jenis kelamin perempuan (74.1.%), pekerjaan wiraswasta (52,9%), pendidikan terakhir SMA (46.4%), Poliklinik Interna (39.5%), Jarak < 5 Km (66.5%), Jumlah kunjungan Tidak terhingga (89%). Uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan relationship marketing dengan kepuasan pasien dengan nilai (P=0.000), jika strategi bisnis dan pemasaran yang dilakukan dengan baik oleh rumah sakit akan dapat memberdayakan keinginan pelanggan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan. Disarankan untuk meningkatkan relationship marketing dengan mempromosikan pelayanan-pelayanan yang ada dirumah sakit melalui media sosial dan juga pada setiap loket pendaftaran pasien sehingga para pengunjung akan mendapatkan informasi yang jelas, melakukan strategi pemasaran untuk menciptakan keunikan dari rumah sakit, menyediakan fasilitas yang ada diruang perawatan canggih atau modern, petugas kesehatan (dokter atau perawat)melibatkan keluarga dalam menyampaikan informasi tentang kondisi pasien, memberikan saran terhadap kondisi yang dihadapi pasien.
{"title":"PENGARUH RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP KEPUASAN PASIEN INSTALASI RAWAT JALAN RSUD HAJI","authors":"Nurul hidayah Nur, Nurfitriani Nurfitriani, Andi Niartiningsih","doi":"10.31004/jkt.v3i3.6574","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6574","url":null,"abstract":"Kepuasan pasien adalah suatu keadaan yang dirasakan oleh seseorang setelah ia mengalami suatu Tindakan atau hasil dari Tindakan atau hasil dari Tindakan yang memenuhi harapan-harapannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh relationship marketing terhadap kepuasan pasien instalasi rawat jalan RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif menggunakan studi observasional dengan desain cross-sectional study. Sampel pada penelitian ini adalah pasien di Instalasi rawat jalan RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan yang berjumlah 170 responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Rata-rata responden berada pada tingkat umur 25-35 tahun (53.5%), jenis kelamin perempuan (74.1.%), pekerjaan wiraswasta (52,9%), pendidikan terakhir SMA (46.4%), Poliklinik Interna (39.5%), Jarak < 5 Km (66.5%), Jumlah kunjungan Tidak terhingga (89%). Uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan relationship marketing dengan kepuasan pasien dengan nilai (P=0.000), jika strategi bisnis dan pemasaran yang dilakukan dengan baik oleh rumah sakit akan dapat memberdayakan keinginan pelanggan di Instalasi Rawat Jalan RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan. Disarankan untuk meningkatkan relationship marketing dengan mempromosikan pelayanan-pelayanan yang ada dirumah sakit melalui media sosial dan juga pada setiap loket pendaftaran pasien sehingga para pengunjung akan mendapatkan informasi yang jelas, melakukan strategi pemasaran untuk menciptakan keunikan dari rumah sakit, menyediakan fasilitas yang ada diruang perawatan canggih atau modern, petugas kesehatan (dokter atau perawat)melibatkan keluarga dalam menyampaikan informasi tentang kondisi pasien, memberikan saran terhadap kondisi yang dihadapi pasien.","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"94 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"116889008","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Atlet pencak silat dalam setiap latihan atau pertandingan sering mengalami cedera, tetapi mereka tidak mengetahui tentang penanganan cedera. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan yang baik dari atlet pencak silat sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan. Dengan demikian, untuk mencapai perubahan tersebut perlu dilakukan edukasi terhadap atlet pencak silat supaya dapat mengetahui tentang penanganan dan pencegahan cedera. Edukasi yang baik dapat dilakukan dengan menggunakan media audiovisual. Media audiovisual merupakan media yang dapat memberikan gambaran yang lebih nyata karena menarik dan mudah untuk di ingat. Untuk mengetahui gambaran pengetahuan penanganan cedera melalui media audiovisual pada anggota Merpati Putih SMA Negeri 2 Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperimental with one group pre test-post test design. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Purbalingga dengan jumlah sampel 24 responden dan dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang dianalisis dengan Paired Sample T - test. Penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian intervensi menggunakan media audiovisual dengan hasil nilai p value menunjukkan 0,000 (< 0,005). Media audiovisual berpengaruh sangat signifikan terhadap pengetahuan penanganan cedera pada anggota Merpati Putih SMA Negeri 2 Purbalingga.
运动员在任何训练或比赛中都经常受伤,但他们不知道如何治疗受伤。因此,需要有良好的运动技能,以便采取预防措施。因此,为了实现这一目标,必须对黄斑运动员进行教育,以便了解损伤的治疗和预防措施。良好的教育可以通过视听媒体进行。视听媒体是一种既吸引人又容易记住的媒体,可以提供更生动的画面。通过视听媒体知道知识的画面处理受伤的白鸽Purbalingga高中二年级国家成员。该研究采用定量研究方法。本研究采用的设计是一组预试验后试验设计。这个研究在全国高中2 Purbalingga 24受访者样本数量和总抽样技术。这项研究使用的数据收集调查问卷的分析Paired T -测试样本。本研究表明,在使用p值值的视听媒体干预之前和之后的知识水平有所提高。视听媒体对治疗SMA Negeri 2 Purbalingga的白鸽成员受伤的知识有着非常重要的影响。
{"title":"GAMBARAN PENGETAHUAN PENANGANAN CEDERA MELALUI MEDIA AUDIOVISUAL PADA ANGGOTA MERPATI PUTIH SMA NEGERI 2 PURBALINGGA","authors":"Purbo Asmoro Widagdo, Atika Dhiah Anggraeni","doi":"10.31004/jkt.v3i3.6541","DOIUrl":"https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6541","url":null,"abstract":"Atlet pencak silat dalam setiap latihan atau pertandingan sering mengalami cedera, tetapi mereka tidak mengetahui tentang penanganan cedera. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan yang baik dari atlet pencak silat sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan. Dengan demikian, untuk mencapai perubahan tersebut perlu dilakukan edukasi terhadap atlet pencak silat supaya dapat mengetahui tentang penanganan dan pencegahan cedera. Edukasi yang baik dapat dilakukan dengan menggunakan media audiovisual. Media audiovisual merupakan media yang dapat memberikan gambaran yang lebih nyata karena menarik dan mudah untuk di ingat. Untuk mengetahui gambaran pengetahuan penanganan cedera melalui media audiovisual pada anggota Merpati Putih SMA Negeri 2 Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre eksperimental with one group pre test-post test design. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Purbalingga dengan jumlah sampel 24 responden dan dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang dianalisis dengan Paired Sample T - test. Penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian intervensi menggunakan media audiovisual dengan hasil nilai p value menunjukkan 0,000 (< 0,005). Media audiovisual berpengaruh sangat signifikan terhadap pengetahuan penanganan cedera pada anggota Merpati Putih SMA Negeri 2 Purbalingga. ","PeriodicalId":380921,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Tambusai","volume":"60 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-09-07","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"133354791","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}