M. Marlina, Nurrizka Siregar, Ade Khadijatul Z. Harahap, Rahmat Kadin
Penelitian yang melibatkan 20 koresponden yang merupakan generasi digital native dengan karakteristik tidak lekang dari media dan kecanggihan teknologi juga merupakan hgenerasi yang bertumbuh selaras dengan perkembangan era digital yang serba instan dan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukan apa factor penyebab bergesernya kecendrungan pengguna media televise kearah media sosial terutama dikalangan digital native, dengan menggunakan teori uses and gratification menunjukan bahwa ada empath al yang menyebkan bergesernya kecendrungan pengguna media dikalangan generasi digital native dalam menggunakan media televisi; yaitu kebutuhan kegunaan, bahwa kegunaan media bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan informasi akan tetapi lebih dari pada itu seperti ekspresi diri dan pengembangan kemampuan diri. Kegunaan lainnya adalah dapat mengidentifikasi tokoh atau sesorang yang ingin kita ketahui jatirinya. Selanjutnya adalah proses kegiatan dalam media sosial termasuk unik dan memiliki kelebihan tersendiri, sehingga pengguna media televisi akan cenderung berbalik kecendrungan kearah media sosial. Dan yang terakhir adalah menunjukan kegiatan sosial yang tidak terbatas hanya kepada orang yang kita kenal saja, akan tetapi dapat lebih baik dari pada itu seperti mencari sahabat lama, atau mendapatkan sahabat baru yang sesuai keinginan dan type pengguna media tersebut.Kata kunci : Pergeseran Kecenderungan, media televisi, media sosial
{"title":"PERGERSEREN KECENDRUNGAN PENGGUNAAN MEDIA TELEVISI KE MEDIA SOSIAL DALAM PEMENUHAN INFORMASI DIKALANGAN GENERASI DIGITAL NATIVE","authors":"M. Marlina, Nurrizka Siregar, Ade Khadijatul Z. Harahap, Rahmat Kadin","doi":"10.47647/jsh.v6i2.2068","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.2068","url":null,"abstract":"Penelitian yang melibatkan 20 koresponden yang merupakan generasi digital native dengan karakteristik tidak lekang dari media dan kecanggihan teknologi juga merupakan hgenerasi yang bertumbuh selaras dengan perkembangan era digital yang serba instan dan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukan apa factor penyebab bergesernya kecendrungan pengguna media televise kearah media sosial terutama dikalangan digital native, dengan menggunakan teori uses and gratification menunjukan bahwa ada empath al yang menyebkan bergesernya kecendrungan pengguna media dikalangan generasi digital native dalam menggunakan media televisi; yaitu kebutuhan kegunaan, bahwa kegunaan media bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan informasi akan tetapi lebih dari pada itu seperti ekspresi diri dan pengembangan kemampuan diri. Kegunaan lainnya adalah dapat mengidentifikasi tokoh atau sesorang yang ingin kita ketahui jatirinya. Selanjutnya adalah proses kegiatan dalam media sosial termasuk unik dan memiliki kelebihan tersendiri, sehingga pengguna media televisi akan cenderung berbalik kecendrungan kearah media sosial. Dan yang terakhir adalah menunjukan kegiatan sosial yang tidak terbatas hanya kepada orang yang kita kenal saja, akan tetapi dapat lebih baik dari pada itu seperti mencari sahabat lama, atau mendapatkan sahabat baru yang sesuai keinginan dan type pengguna media tersebut.Kata kunci : Pergeseran Kecenderungan, media televisi, media sosial","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"24 45","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139148518","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Challenges faced by Arabic language learners due to the development of increasingly sophisticated digital technology include the need to remain innovative and creative in creating interesting learning materials, one of which is digital media. The aim of this research is to find out how useful the Canva application is as a tool/medium for learning modern Arabic. The research method used by researchers is a field research method with a qualitative research approach. The approach used in this research is a qualitative approach by carrying out objective observations and analysis through collecting data and conclusions as well as explaining several facts found in the field. The findings in the field include: a. Using the Canva application to learn Arabic has succeeded in attracting students' interest and enthusiasm in learning Arabic; b. Using the Canva application to learn Arabic makes it very easy for lecturers to communicate concepts/material and provide feedback; c. Using this app to learn Arabic can improve students' writing skills in an easy, fun, and accessible way. Keywords : Effectiveness, Arabic Language Learning, Canva Application
{"title":"Efektifitas Penggunaan Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran Masa Kini Di Era 4.0","authors":"Rosalinda Rosalinda, Cut Farah Munajjah, Yudi Ikhwani","doi":"10.47647/jsh.v6i2.2141","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.2141","url":null,"abstract":"Challenges faced by Arabic language learners due to the development of increasingly sophisticated digital technology include the need to remain innovative and creative in creating interesting learning materials, one of which is digital media. The aim of this research is to find out how useful the Canva application is as a tool/medium for learning modern Arabic. The research method used by researchers is a field research method with a qualitative research approach. The approach used in this research is a qualitative approach by carrying out objective observations and analysis through collecting data and conclusions as well as explaining several facts found in the field. The findings in the field include: a. Using the Canva application to learn Arabic has succeeded in attracting students' interest and enthusiasm in learning Arabic; b. Using the Canva application to learn Arabic makes it very easy for lecturers to communicate concepts/material and provide feedback; c. Using this app to learn Arabic can improve students' writing skills in an easy, fun, and accessible way. Keywords : Effectiveness, Arabic Language Learning, Canva Application","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"20 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139159173","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Nofiana S, Mustakim Sagita, Eva Sagita, Sarah Dian Alina, Nia Ramazani
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki perspektif siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pidie tentang bagaimana kelas keterampilan membaca bahasa Inggris diajarkan oleh seorang guru menggunakan pendekatan pengajaran tradisional dengan pendekatan pengajaran multimodal, serta untuk mendapatkan pemahaman tentang apa yang telah dialami guru sebagai hasil dari menggunakan salah satu dari dua pendekatan pengajaran ini. Data untuk penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kombinasi pendekatan, termasuk survei kuesioner dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa merasa tidak nyaman saat belajar membaca bahasa Inggris menggunakan metode pembelajaran konvensional, namun mereka lebih terlibat dalam proses ketika disajikan dalam format multimodal. penggunaan metode multimodal untuk mengajar membaca bahasa Inggris sebagai hasil dari siswa yang memiliki tingkat motivasi yang lebih tinggi. Siswa yang memiliki tingkat keterampilan membaca yang lebih rendah sering menyukai metode pengajaran bahasa Inggris yang lebih konvensional. Di sisi lain, individu dengan kemampuan membaca yang lebih tinggi mengatakan bahwa metode tersebut tidak menarik, dan mereka mengantisipasi bahwa instruktur akan secara aktif mendidik menggunakan berbagai sumber pengajaran karena bahan tersebut dapat sangat membantu dan meningkatkan prestasi belajar mereka.Kata Kunci : Kemampuan membaca, pengajaran membaca bahasa Inggris, belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing, metode multimodal, pendekatan konvensional
{"title":"PENGGUNAAN STRATEGI MULTIPLE READING DALAM INSTRUKSI PEMAHAMAN MEMBACA BERDASARKAN ANALISIS MULTIMODAL DAN KONVENSIONAL","authors":"Nofiana S, Mustakim Sagita, Eva Sagita, Sarah Dian Alina, Nia Ramazani","doi":"10.47647/jsh.v6i2.2143","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.2143","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki perspektif siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pidie tentang bagaimana kelas keterampilan membaca bahasa Inggris diajarkan oleh seorang guru menggunakan pendekatan pengajaran tradisional dengan pendekatan pengajaran multimodal, serta untuk mendapatkan pemahaman tentang apa yang telah dialami guru sebagai hasil dari menggunakan salah satu dari dua pendekatan pengajaran ini. Data untuk penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kombinasi pendekatan, termasuk survei kuesioner dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa merasa tidak nyaman saat belajar membaca bahasa Inggris menggunakan metode pembelajaran konvensional, namun mereka lebih terlibat dalam proses ketika disajikan dalam format multimodal. penggunaan metode multimodal untuk mengajar membaca bahasa Inggris sebagai hasil dari siswa yang memiliki tingkat motivasi yang lebih tinggi. Siswa yang memiliki tingkat keterampilan membaca yang lebih rendah sering menyukai metode pengajaran bahasa Inggris yang lebih konvensional. Di sisi lain, individu dengan kemampuan membaca yang lebih tinggi mengatakan bahwa metode tersebut tidak menarik, dan mereka mengantisipasi bahwa instruktur akan secara aktif mendidik menggunakan berbagai sumber pengajaran karena bahan tersebut dapat sangat membantu dan meningkatkan prestasi belajar mereka.Kata Kunci : Kemampuan membaca, pengajaran membaca bahasa Inggris, belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing, metode multimodal, pendekatan konvensional","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139158206","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Kualitas informasi merupakan hal yang sangat penting dalam pencatatan akuntansi. dalam hal ini untuk membuktikan bahwa kualitas informasi dapat memberikan masukan kepada manajemen perusahaan dalam pengambilan sikap terutama dalam hal corporate sosial responsibility. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat kualitas informasi dalam tanggung jawab sosial perusahaan. Sampel penelitian ini, seluruh perusahaan LQ 45. Hasil penelitian membuktikan bahwa informasi yang disajikan relevan dan dapat diandalkan. Kata kunci: Kualitas Informasi, Relevan, Handal
{"title":"KUALITAS INFORMASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PADA PERUSAHAAN LQ 45","authors":"Maisur Maisur, Nyak Umar","doi":"10.47647/jsh.v6i2.2142","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.2142","url":null,"abstract":"Kualitas informasi merupakan hal yang sangat penting dalam pencatatan akuntansi. dalam hal ini untuk membuktikan bahwa kualitas informasi dapat memberikan masukan kepada manajemen perusahaan dalam pengambilan sikap terutama dalam hal corporate sosial responsibility. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat kualitas informasi dalam tanggung jawab sosial perusahaan. Sampel penelitian ini, seluruh perusahaan LQ 45. Hasil penelitian membuktikan bahwa informasi yang disajikan relevan dan dapat diandalkan. Kata kunci: Kualitas Informasi, Relevan, Handal","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"14 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139157466","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Heru Irianto, B. Kurniawan, Akhmad Sulthon Al Hilal Khamdi
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pemerintah desa dalam peningkatan partisipasi dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Suko, Sukodono, Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis data menggunakan model Miles dan Hubberman yakni reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Dari hasil analisis data, strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dalam Peningkatan Partisipasi dalam Pemberdayaan Masyarakat sudah terwujud dengan strategi yang baik dilihat dari enam langkah proses manajemen strategi yakni: 1) Mengindentifikasi misi, tujuan, dan struktur organisasi saat ini, PEMDES melaksanakan MusDes untuk membahas dan menjalankan program yang dilakukan kedepannya dengan masyarakat. 2) Melakukan analisis eksternal, PEMDES meninjau partisipasi serta antusias masyarakat dalam keikutsertaan program pemberdayaan masyarakat. 3) Melakukan analisis internal, PEMDES melakukan kinerjanya dengan baik. 4) Memformulasikan strategi, strategi yang disepakati bersama sudah cukup efektif bagi PEMDES dan kelompok masyarakat. 5) Mengimplementasikan strategi, implementasi strategi yang dilakukan sudah berjalan cukup baik meski terdapat hambatan, hambatan tersebut dapat diatasi. 6) Mengevaluasi hasil, strategi yang sudah di sepakati bersama dilaksanakan dengan baik karena program yang disepakati merupakan patokan sebagai dasar kerja pemerintah. Faktor pendukung yaitu : 1) sumber daya manusia, 2) sarana prasarana yang memadai. Serta terdapat faktor penghambat yaitu : 1) kurangnya partisipasi masyarakat, 2) kurangnya pengawasan langsung oleh masyarakat. Upaya yang dilakukan Pemerintah Desa dalam peningkatan partisipasi dalam pemberdayaan masyarakat adalah dengan dilakukan musyawarah, perancangan strategi, serta penjabaran program-program yang ditetapkan.Kata Kunci : Strategi, Desa, Partisipasi, Pemberdayaan
{"title":"STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM PENINGKATAN PARTISIPASI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SUKO, SUKODONO, SIDOARJO","authors":"Heru Irianto, B. Kurniawan, Akhmad Sulthon Al Hilal Khamdi","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1822","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1822","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pemerintah desa dalam peningkatan partisipasi dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Suko, Sukodono, Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis data menggunakan model Miles dan Hubberman yakni reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Dari hasil analisis data, strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dalam Peningkatan Partisipasi dalam Pemberdayaan Masyarakat sudah terwujud dengan strategi yang baik dilihat dari enam langkah proses manajemen strategi yakni: 1) Mengindentifikasi misi, tujuan, dan struktur organisasi saat ini, PEMDES melaksanakan MusDes untuk membahas dan menjalankan program yang dilakukan kedepannya dengan masyarakat. 2) Melakukan analisis eksternal, PEMDES meninjau partisipasi serta antusias masyarakat dalam keikutsertaan program pemberdayaan masyarakat. 3) Melakukan analisis internal, PEMDES melakukan kinerjanya dengan baik. 4) Memformulasikan strategi, strategi yang disepakati bersama sudah cukup efektif bagi PEMDES dan kelompok masyarakat. 5) Mengimplementasikan strategi, implementasi strategi yang dilakukan sudah berjalan cukup baik meski terdapat hambatan, hambatan tersebut dapat diatasi. 6) Mengevaluasi hasil, strategi yang sudah di sepakati bersama dilaksanakan dengan baik karena program yang disepakati merupakan patokan sebagai dasar kerja pemerintah. Faktor pendukung yaitu : 1) sumber daya manusia, 2) sarana prasarana yang memadai. Serta terdapat faktor penghambat yaitu : 1) kurangnya partisipasi masyarakat, 2) kurangnya pengawasan langsung oleh masyarakat. Upaya yang dilakukan Pemerintah Desa dalam peningkatan partisipasi dalam pemberdayaan masyarakat adalah dengan dilakukan musyawarah, perancangan strategi, serta penjabaran program-program yang ditetapkan.Kata Kunci : Strategi, Desa, Partisipasi, Pemberdayaan","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"39 7","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139158686","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis Kualitas Pelayanan Jasa Pengiriman Barang Di Pt. Kereta Api Logistik Gubeng Surabaya dan menjadikan evaluasi untuk instansi tersebut agar menjadi lebih baik lagi kedepannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan buku teori Kualitatif dan Kuantitatif (Prof. Dr. Sugiyono, 2019) dengan mendeskripsikan layanan jasa pengiriman barang yang ada di Pt. Kereta Api Logistik Gubeng. Penelitian ini dilakukan dalam kondisi yang alamiah metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Pt. Kereta Api Logistik mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di lembaga tersebut. Beberapa upaya tersebut efektif dalam distribusi barang dikarenakan mampu menghemat waktu, biaya. Dengan menggunakan layanan jasa pengiriman yang disediakan oleh Pt. Kereta Api Logistik tersebut memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas pendistribusian barang atau melakukan jual beli online. Dengan meningkatkan kualitas pelayanan tersebut akan mengakibatkan ketertarikan masyarakat terhadap layanan jasa pengiriman yang disediakan oleh Pt. Kereta Api Logistik tersebut.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan
本研究旨在考察和分析泗水 Pt.Kereta Api Logistik Gubeng Surabaya 公司的货物配送服务质量,并对该公司未来的发展做出评估。本研究使用定性和定量理论书籍(Prof. Dr. Sugiyono,2019 年),通过描述 Pt.Kereta Api Logistik Gubeng 的货物配送服务。本研究在自然条件下进行,采用定性方法获取深度数据和包含意义的数据。研究结果表明,Pt.Kereta Api Logistik 公司所做的努力能够提高该机构的公共服务质量。其中一些努力在货物配送方面非常有效,因为它们能够节省时间和成本。通过使用 Pt.Kereta Api Logistik 公司提供的运输服务,人们可以更方便地开展货物配送或网上买卖活动。通过提高这些服务的质量,Pt.Kereta Api Logistik.Kata Kunci:服务质量
{"title":"PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN JASA PENGIRIMAN BARANG DI PT. KERETA API LOGISTIK EXPRESS GUBENG SURABAYA","authors":"Tri Prasetijowati, B. Kurniawan, Aditya Irawan","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1674","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1674","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis Kualitas Pelayanan Jasa Pengiriman Barang Di Pt. Kereta Api Logistik Gubeng Surabaya dan menjadikan evaluasi untuk instansi tersebut agar menjadi lebih baik lagi kedepannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan buku teori Kualitatif dan Kuantitatif (Prof. Dr. Sugiyono, 2019) dengan mendeskripsikan layanan jasa pengiriman barang yang ada di Pt. Kereta Api Logistik Gubeng. Penelitian ini dilakukan dalam kondisi yang alamiah metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Pt. Kereta Api Logistik mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di lembaga tersebut. Beberapa upaya tersebut efektif dalam distribusi barang dikarenakan mampu menghemat waktu, biaya. Dengan menggunakan layanan jasa pengiriman yang disediakan oleh Pt. Kereta Api Logistik tersebut memudahkan masyarakat dalam melakukan aktivitas pendistribusian barang atau melakukan jual beli online. Dengan meningkatkan kualitas pelayanan tersebut akan mengakibatkan ketertarikan masyarakat terhadap layanan jasa pengiriman yang disediakan oleh Pt. Kereta Api Logistik tersebut.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"41 12","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139158886","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
PTKL adalah salah satu lembaga pendidikan tinggi yang menyelenggarakan program vokasi melalui prodi yang diselenggarakan. Riset bertujuan untuk membahas dinamika pembentukan konsentrasi pada prodi di PTKL. Hasil riset kualitatif melalui dokumentasi data dan Focus Group Discussion menunjukkan bahwa pembentukan konsentrasi memerlukan pemahaman komprehensif oleh PTKL maupun unit pengguna lulusan PTKL tentang mekanisme pembelajaran, khususnya terkait Standar Kompetensi Lulusan, Isi Pembelajaran, Proses Pembelajaran, dan proses alih program yang memerlukan Rekognisi Pembelajaran Lampau. Hasil riset ini dapat menjadi pertimbangan saat pembentukan konsentrasi pada program studi, termasuk pembentukan program studi, agar tercipta program studi maupun konsentrasi dengan proses pembelajaran sesuai standar nasional pendidikan tinggi, serta bisa menghasilkan lulusan yang kompeten selaras dengan kebutuhan unit pengguna.Kata kunci: PTKL, Program Studi, Konsentrasi, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Standar Nasional Pendidikan Tinggi
{"title":"KAJIAN ATAS PEMBENTUKAN KONSENTRASI DALAM PROGRAM STUDI DI PERGURUAN TINGGI: PEMBELAJARAN BAGI PROGRAM STUDI","authors":"Prayudi Nugroho, Aditya Wirawan, Arif Nugrahanto","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1978","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1978","url":null,"abstract":"PTKL adalah salah satu lembaga pendidikan tinggi yang menyelenggarakan program vokasi melalui prodi yang diselenggarakan. Riset bertujuan untuk membahas dinamika pembentukan konsentrasi pada prodi di PTKL. Hasil riset kualitatif melalui dokumentasi data dan Focus Group Discussion menunjukkan bahwa pembentukan konsentrasi memerlukan pemahaman komprehensif oleh PTKL maupun unit pengguna lulusan PTKL tentang mekanisme pembelajaran, khususnya terkait Standar Kompetensi Lulusan, Isi Pembelajaran, Proses Pembelajaran, dan proses alih program yang memerlukan Rekognisi Pembelajaran Lampau. Hasil riset ini dapat menjadi pertimbangan saat pembentukan konsentrasi pada program studi, termasuk pembentukan program studi, agar tercipta program studi maupun konsentrasi dengan proses pembelajaran sesuai standar nasional pendidikan tinggi, serta bisa menghasilkan lulusan yang kompeten selaras dengan kebutuhan unit pengguna.Kata kunci: PTKL, Program Studi, Konsentrasi, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Standar Nasional Pendidikan Tinggi","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"28 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139159165","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pada Penelitian ini menganalisa aspek-aspek implementasi Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 4 Tahun 2020. Kebijakan Pemerintah Tentang Pelayanan Bpjs Di Rsud Sidoarjo Sudah Dianggap Efektif. Hal Ini dikarenakan kebijakan pemerintah tentang pelayanan BPJS di RSUD Sidoarjo khususnya di RSUD Sidoarjo sudah sesuai dengan aspek-aspek implementasi kebijakan dan indikator pelayanan publik yang berkualitas. RSUD Sidoarjo juga telah memberikan pelayanan yang tepat serta sesuai dengan keinginan pasien. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Kebijakan pemerintah tentang pelayanan BPJS di RSUD Sidoarjo sudah efektif. Kebijakan pemerintah tentang pelayanan BPJS di RSUD Sidoarjo ada kendala seperti kurang lengkapnya sarana dan prasarana pelayanan pasien rawat inap di RSUD Sidoarjo, jumlah staf atau pegawai yang ada dianggap kurang dan koneksi sistem informasi manajemen rumah sakit yang terkadang mengalami trouble. RSUD Sidoarjo diharapkan melakukan perbaikan dalam perencanaan, pengelolaan dan penataan keuangan agar tidak berdampak pada jaminan pelayanan dan fasilitas medis yang ada di RSUD Sidoarjo. memberikan pelayanan sudah sangat baik dengan tidak membeda bedakan pasien BPJS dan Non BPJS serta memberikan pelayanan yang baik,ramah dan sopan santun terhadap pasien hasil penelitian RSUD Kabupaten Sidoarjo petugas RSUD Kabupaten Sidoarjo sudah terbilang sangat baik dalam memberikan pelayanan dengan ramah dan sopan santun terhadap pasien.Keseluruhan sudah berjalan dengan baik,kendala yang di hadapi dalam melaksanakan pelayanan untuk pasien rawat inap adalah Keterbatasan lahan parkir dan keefisienan dalam hal pengurusan administrasi pasien yang kurang berjalan sesuai yang di inginkan.Kata kunci: implementasi, pelayanan rawat inap, rawat jalan
{"title":"Implementasi Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 4 Tahun 2020 Dalam Menunjang Layanan Rawat Inap Dan Rawat Jalan Di RSUD Kabupaten Sidoarjo","authors":"Samuel Indrayana, B. Kurniawan","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1855","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1855","url":null,"abstract":"Pada Penelitian ini menganalisa aspek-aspek implementasi Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 4 Tahun 2020. Kebijakan Pemerintah Tentang Pelayanan Bpjs Di Rsud Sidoarjo Sudah Dianggap Efektif. Hal Ini dikarenakan kebijakan pemerintah tentang pelayanan BPJS di RSUD Sidoarjo khususnya di RSUD Sidoarjo sudah sesuai dengan aspek-aspek implementasi kebijakan dan indikator pelayanan publik yang berkualitas. RSUD Sidoarjo juga telah memberikan pelayanan yang tepat serta sesuai dengan keinginan pasien. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Kebijakan pemerintah tentang pelayanan BPJS di RSUD Sidoarjo sudah efektif. Kebijakan pemerintah tentang pelayanan BPJS di RSUD Sidoarjo ada kendala seperti kurang lengkapnya sarana dan prasarana pelayanan pasien rawat inap di RSUD Sidoarjo, jumlah staf atau pegawai yang ada dianggap kurang dan koneksi sistem informasi manajemen rumah sakit yang terkadang mengalami trouble. RSUD Sidoarjo diharapkan melakukan perbaikan dalam perencanaan, pengelolaan dan penataan keuangan agar tidak berdampak pada jaminan pelayanan dan fasilitas medis yang ada di RSUD Sidoarjo. memberikan pelayanan sudah sangat baik dengan tidak membeda bedakan pasien BPJS dan Non BPJS serta memberikan pelayanan yang baik,ramah dan sopan santun terhadap pasien hasil penelitian RSUD Kabupaten Sidoarjo petugas RSUD Kabupaten Sidoarjo sudah terbilang sangat baik dalam memberikan pelayanan dengan ramah dan sopan santun terhadap pasien.Keseluruhan sudah berjalan dengan baik,kendala yang di hadapi dalam melaksanakan pelayanan untuk pasien rawat inap adalah Keterbatasan lahan parkir dan keefisienan dalam hal pengurusan administrasi pasien yang kurang berjalan sesuai yang di inginkan.Kata kunci: implementasi, pelayanan rawat inap, rawat jalan","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"44 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139159613","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Hilmi Asyam Nur, Matthew Alexander Thomas, Rifa Wildanin Naila
The research contrasts two historical texts which tell about two different influential kings of Old England and Indonesia, two great nations, namely The Life of King Alfred, written by Asser, and Nagarakretagama, written by Mpu Prapanca. Both texts are biased since the writers are admirers of the Kings. Therefore, the research is aimed to unveil the similarities and differences of the two texts in depicting the Kings. In Asser's 'Life', Asser attempted to lift King ALfred's name by showing the King's achievements throughout his reign. However, many researchers found oddities within the text and suspected that there are embedded political purposes. Similarly, Nagarakretagama is a form of praise towards Hayam Wuruk which tells about the glory of Majapahit and The King. Mpu Prapanca used historical background to praise the King and the kingdom's magnificence. Both texts have basic similarities in lifting the names and covering the lackness of the Kings. However, since both texts have propaganda properties to some extent, both could not be considered as accurate sources of history.Keywords: Hayam Wuruk, Alfred The Great, Majapahit, Wessex, Asser, Mpu Prapanca,Comparative, History
{"title":"Perbandingan Representasi Raja Alfred dalam “The Life of King Alfred” oleh Asser dan Prabu Hayam Wuruk dalam “Negarakertagama” oleh Mpu Prapanca","authors":"Hilmi Asyam Nur, Matthew Alexander Thomas, Rifa Wildanin Naila","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1779","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1779","url":null,"abstract":"The research contrasts two historical texts which tell about two different influential kings of Old England and Indonesia, two great nations, namely The Life of King Alfred, written by Asser, and Nagarakretagama, written by Mpu Prapanca. Both texts are biased since the writers are admirers of the Kings. Therefore, the research is aimed to unveil the similarities and differences of the two texts in depicting the Kings. In Asser's 'Life', Asser attempted to lift King ALfred's name by showing the King's achievements throughout his reign. However, many researchers found oddities within the text and suspected that there are embedded political purposes. Similarly, Nagarakretagama is a form of praise towards Hayam Wuruk which tells about the glory of Majapahit and The King. Mpu Prapanca used historical background to praise the King and the kingdom's magnificence. Both texts have basic similarities in lifting the names and covering the lackness of the Kings. However, since both texts have propaganda properties to some extent, both could not be considered as accurate sources of history.Keywords: Hayam Wuruk, Alfred The Great, Majapahit, Wessex, Asser, Mpu Prapanca,Comparative, History","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"28 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139158010","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Nurturing is the manner in which guardians teach youngsters, in particular as a type of parental obligation to their kids, as well as a cycle to work on kids' improvement regarding social, physical and profound. Besides, nurturing is a way for guardians to manage physical, social, instructive plans, as well as how to discuss well with kids. The motivation behind this review was to break down the nurturing style of jail staff towards encouraged kids in Class II LPKA Banda Aceh as per the appropriate Islamic regulation. The strategy utilized is a spellbinding subjective methodology. The aftereffects of the review show that jail staff at LPKA assume a significant part in the training system with the obligation of overseeing, security and wellbeing of the helped kids to improve and foster the perspectives and information on the helped youngsters so they are more engaged and deliberate to become somebody who is better and more valuable further down the road mingle. Keywords : Correctional Officer; Child Behavior; Islamic Sharia
{"title":"POLA ASUH PEGAWAI LAPAS DALAM PEMBINAAN PERILAKU ANAK SESUAI SYARI'AT ISLAM PADA LPKA BANDA ACEH","authors":"Chairul Bariah, Riswan Zulkarnain, Lasri Lasri","doi":"10.47647/jsh.v6i2.2137","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.2137","url":null,"abstract":"Nurturing is the manner in which guardians teach youngsters, in particular as a type of parental obligation to their kids, as well as a cycle to work on kids' improvement regarding social, physical and profound. Besides, nurturing is a way for guardians to manage physical, social, instructive plans, as well as how to discuss well with kids. The motivation behind this review was to break down the nurturing style of jail staff towards encouraged kids in Class II LPKA Banda Aceh as per the appropriate Islamic regulation. The strategy utilized is a spellbinding subjective methodology. The aftereffects of the review show that jail staff at LPKA assume a significant part in the training system with the obligation of overseeing, security and wellbeing of the helped kids to improve and foster the perspectives and information on the helped youngsters so they are more engaged and deliberate to become somebody who is better and more valuable further down the road mingle. Keywords : Correctional Officer; Child Behavior; Islamic Sharia","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"77 4","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139165946","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}