Bonaraja Purba, Hasyim N, Hosiana Febby Yolanda Putri Hutasoit, Hana Ema Nuela Sinaga, Teguh Adriansyah, Yuni Sari Simangunsong
E-commerce mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan telah menjadi bagian penting dari perekonomian Indonesia. Namun, dengan pertumbuhan ini muncul sejumlah masalah hukum yang perlu ditangani. E-commerce memiliki beberapa permasalahan hukum yang mempengaruhi legalitas transaksi, keaslian data, tanda tangan digital, keamanan informasi dan privasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah e commerce melalui landasan hukum untuk menjamin keuntungan dan kepastian hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk menganalisis situasi hukum e-commerce di Indonesia. Data dikumpulkan dengan menggunakan survei literatur, analisis dokumen, dan kuesioner jika diperlukan. Analisis deskriptif dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan hukum yang ada pada e-commerce di Indonesia dan hasilnya digunakan sebagai dasar usulan solusi. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang transformasi hukum e-commerce di Indonesia dan menawarkan solusi untuk mengatasi permasalahan yang ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam memecahkan masalah ini memerlukan penciptaan dasar hukum yang menguntungkan, memastikan kepastian hukum, dan mengembangkan program dukungan teknis yang aman dan efisien.Kata kunci: Regulasi Bisnis, Permasalahan E-Commerce, Solusi Hukum
{"title":"TRANSFORMASI HUKUM E-COMMERCE DI INDONESIA: ANALISIS DAN SOLUSI PERMASALAHAN","authors":"Bonaraja Purba, Hasyim N, Hosiana Febby Yolanda Putri Hutasoit, Hana Ema Nuela Sinaga, Teguh Adriansyah, Yuni Sari Simangunsong","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1570","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1570","url":null,"abstract":"E-commerce mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan telah menjadi bagian penting dari perekonomian Indonesia. Namun, dengan pertumbuhan ini muncul sejumlah masalah hukum yang perlu ditangani. E-commerce memiliki beberapa permasalahan hukum yang mempengaruhi legalitas transaksi, keaslian data, tanda tangan digital, keamanan informasi dan privasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah e commerce melalui landasan hukum untuk menjamin keuntungan dan kepastian hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk menganalisis situasi hukum e-commerce di Indonesia. Data dikumpulkan dengan menggunakan survei literatur, analisis dokumen, dan kuesioner jika diperlukan. Analisis deskriptif dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan hukum yang ada pada e-commerce di Indonesia dan hasilnya digunakan sebagai dasar usulan solusi. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang transformasi hukum e-commerce di Indonesia dan menawarkan solusi untuk mengatasi permasalahan yang ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam memecahkan masalah ini memerlukan penciptaan dasar hukum yang menguntungkan, memastikan kepastian hukum, dan mengembangkan program dukungan teknis yang aman dan efisien.Kata kunci: Regulasi Bisnis, Permasalahan E-Commerce, Solusi Hukum","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"4 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139202419","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Muhammad Iqbal Syauqi Gunadi, G. Gumilar, Kariena Febriantin
Penelitian ini bertujuan guna mengidentifikasi pemasaran pariwisata oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang. Adapun data-data dikumpulkan berdasarkan observasi; wawancara dan juga dokumentasi kemudian dilakukan analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif secara deskriptif. Teknik analisis data pada penelitian ini terdiri atas reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan pemasaran pariwisata oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang belum sepenuhnya efektif hal tersebut terlihat dari segi Analisis Lingkungan, Formulasi strategi, Implementasi strategi serta Evaluasi pemasaran pariwisata yang terbilang masih ditemukan kendala-kendala dalam memasarkan pariwisata di Kabupaten Karawang. Hasil penelitian ini diharapkan sebagai bahan acuan oleh Instansi terkait agar dapat meningkatkan pemasaran pariwisata di Kabupaten Karawang dikemudian hari.Kata kunci: Strategi, Pemasaran, Pariwisata
{"title":"MANAJEMEN STRATEGI PEMASARAN PARIWISATA PADA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN KARAWANG","authors":"Muhammad Iqbal Syauqi Gunadi, G. Gumilar, Kariena Febriantin","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1488","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1488","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan guna mengidentifikasi pemasaran pariwisata oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang. Adapun data-data dikumpulkan berdasarkan observasi; wawancara dan juga dokumentasi kemudian dilakukan analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif secara deskriptif. Teknik analisis data pada penelitian ini terdiri atas reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan pemasaran pariwisata oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang belum sepenuhnya efektif hal tersebut terlihat dari segi Analisis Lingkungan, Formulasi strategi, Implementasi strategi serta Evaluasi pemasaran pariwisata yang terbilang masih ditemukan kendala-kendala dalam memasarkan pariwisata di Kabupaten Karawang. Hasil penelitian ini diharapkan sebagai bahan acuan oleh Instansi terkait agar dapat meningkatkan pemasaran pariwisata di Kabupaten Karawang dikemudian hari.Kata kunci: Strategi, Pemasaran, Pariwisata","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":" 18","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139197430","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
B. Kurniawan, I. Ismail, Marchelino Joshua Alverdo
This study aims to describe the implementation of the e-Samsat program in order to improve and simplify community services at the UPT Bappenda Sidoarjo office in supporting public services that are transparent in tax sector revenue. This study used a qualitative research method with a descriptive research type. The location of this research includes government institutions that have involvement with the implementation of E-Samsat, namely the Regional Revenue Agency of Sidoarjo Regency as the agency in charge of implementing it. Data collection techniques were carried out by in-depth interviews with informants, activity documentation, and the use of written documents. Furthermore, the data analysis technique is by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Through the results of research conducted by researchers using an implementation indicator from Edward III with a communication indicator that has gone well through a series of socialization processes and dissemination through social media and print media. Indicators of disposition/attitude, the staff is good enough in providing services to taxpayers. In the indicator the organizational structure has been going well with the governor's regulations governing tax payments using the online system. On the resource dimension, training was held to improve the quality of the performance of staff at the Sidoarjo Regency Regional Revenue Agency.Key Words: implementation, e-samsat, tax
{"title":"IMPLEMENTASI PROGRAM E-SAMSAT DALAM RANGKA MENINGKATKAN DAN MENYEDERHANAKAN PELAYANAN MASYARAKAT DI KANTOR UPT BAPENDA SIDOARJO","authors":"B. Kurniawan, I. Ismail, Marchelino Joshua Alverdo","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1581","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1581","url":null,"abstract":"This study aims to describe the implementation of the e-Samsat program in order to improve and simplify community services at the UPT Bappenda Sidoarjo office in supporting public services that are transparent in tax sector revenue. This study used a qualitative research method with a descriptive research type. The location of this research includes government institutions that have involvement with the implementation of E-Samsat, namely the Regional Revenue Agency of Sidoarjo Regency as the agency in charge of implementing it. Data collection techniques were carried out by in-depth interviews with informants, activity documentation, and the use of written documents. Furthermore, the data analysis technique is by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Through the results of research conducted by researchers using an implementation indicator from Edward III with a communication indicator that has gone well through a series of socialization processes and dissemination through social media and print media. Indicators of disposition/attitude, the staff is good enough in providing services to taxpayers. In the indicator the organizational structure has been going well with the governor's regulations governing tax payments using the online system. On the resource dimension, training was held to improve the quality of the performance of staff at the Sidoarjo Regency Regional Revenue Agency.Key Words: implementation, e-samsat, tax","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139200693","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Banyaknya media dan program-program yang bermunculan membuat kebutuhan masyarakat terhadap informasi menjadi meningkat, hal itu mendorong perusahaan berlomba menciptakan program yang menarik Morning Live Chat adalah salah satu program unggulan yang dijalankan oleh Radio Republik Indonesia, dan dibuat dengan versi ‘mini’ oleh RRI Meulaboh, RRI Banda Aceh, RRI Lhokseumawe, dan RRI Takengon yang tergabung dalam koordinator wilayah XVII Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses manajemen yang dilakukan oleh RRI Meulaboh dalam melakukan pengelolaan program Morning Live Chat Berjaringan, yang diharapkan mampu mendukung keilmuan yang terkait dengan radio. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melihat fakta-fakta yang terkait proses manajemen yang dijalankan serta teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi partisipasi, wawancara, dan studi pustaka. Proses manajemen dalam penelitian ini terkait dengan penerapan model fungsi komunikasi George R. Terry, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses pengelolaan program Morning Live Chat Berjaringan.Kata kunci: Manajemen Produksi, Program, Siaran, RRI
{"title":"PROSES PRODUKSI PROGRAM MLC BERJARINGAN DI LPP RRI MEULABOH","authors":"Cut Intan Zahira","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1664","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1664","url":null,"abstract":"Banyaknya media dan program-program yang bermunculan membuat kebutuhan masyarakat terhadap informasi menjadi meningkat, hal itu mendorong perusahaan berlomba menciptakan program yang menarik Morning Live Chat adalah salah satu program unggulan yang dijalankan oleh Radio Republik Indonesia, dan dibuat dengan versi ‘mini’ oleh RRI Meulaboh, RRI Banda Aceh, RRI Lhokseumawe, dan RRI Takengon yang tergabung dalam koordinator wilayah XVII Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses manajemen yang dilakukan oleh RRI Meulaboh dalam melakukan pengelolaan program Morning Live Chat Berjaringan, yang diharapkan mampu mendukung keilmuan yang terkait dengan radio. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melihat fakta-fakta yang terkait proses manajemen yang dijalankan serta teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi partisipasi, wawancara, dan studi pustaka. Proses manajemen dalam penelitian ini terkait dengan penerapan model fungsi komunikasi George R. Terry, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses pengelolaan program Morning Live Chat Berjaringan.Kata kunci: Manajemen Produksi, Program, Siaran, RRI","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"61 44","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139196613","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Sekar Nur Hidayah, Sary Safinatunnaja, Windy Cahya Putri
Pemimpin merupakan sosok yang memiliki kompetensi, kekuasaan, dan kewibawaan untuk membimbing dan mengarahkan bawahan menuju pencapaian tujuan tertentu. Kepemimpinan merupakan kualitas yang dapat dipelajari dan diwarisi dari masa lampau. Dalam sejarah Indonesia dan Inggris, terdapat raja-raja pada masa kerajaan kuno yang dapat dijadikan figur pemimpin di masa depan. Salah satunya adalah Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit dan King Alfred The Great dari Kerajaan Wessex, Inggris. Artikel ini memaparkan kepemimpinan Hayam Wuruk dan King Alfred yang dapat menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia dalam mempersatukan wilayah dan bangsa Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian berbasis sumber sekunder, seperti buku dan literatur terkait. Penelusuran sumber dilakukan melalui jurnal, buku, dan internet. Meskipun terdapat beberapa kesulitan dalam menemukan sumber yang berkaitan dengan kepemimpinan King Alfred, namun penulis tetap berhasil menggali informasi yang relevan. Kesimpulan dari artikel ini adalah kepemimpinan Prabu Hayam Wuruk dalam Kitab Negarakertagama tercermin dalam gatra/bait yang menunjukkan keberhasilannya dalam menghadapi musuh dan memperluas wilayah kekuasaan. Sementara itu, kepemimpinan King Alfred yang luar biasa bukan hanya karena jabatan jenderal atau administrasinya, tetapi juga karena sikapnya terhadap pembelajaran dan kemampuannya dalam mengatur keuangan dan layanan yang dibutuhkan oleh para pengikutnya. Dengan mempelajari kisah-kisah kepemimpinan Hayam Wuruk dan King Alfred, bangsa Indonesia dapat mengambil inspirasi untuk membangun masa depan yang kuat dan menyatukan masyarakat Nusantara.Kata kunci: Kepemimpinan,Raja Hayam Wuruk, King Alfred
领导者是指具有能力、权力和权威,能够引导和指挥下属实现特定目标的人物。领导力是一种可以学习和继承的品质。在印度尼西亚和英国的历史上,有一些古代王国的国王可以在未来成为领导者。Majapahit 王国的 Hayam Wuruk 国王和英格兰 Wessex 王国的 Alfred The Great 国王就是其中之一。本文介绍了哈亚姆-武鲁克国王和阿尔弗雷德国王的领导才能,这对印尼人民统一群岛领土和国家具有启发意义。本研究采用基于二手资料的研究方法,如书籍和相关文献。通过期刊、书籍和互联网进行了资料搜索。虽然在寻找与阿尔弗雷德国王的领导力相关的资料时遇到了一些困难,但作者还是成功地挖掘出了相关信息。本文的结论是,Kitab Negarakertagama 中的 gatras/stanzas 反映了 Prabu Hayam Wuruk 的领导力,这些 gatras/stanzas 显示了他在面对敌人和扩张领土方面的成功。同时,阿尔弗雷德国王杰出的领导才能不仅在于他的将领才能或管理能力,还在于他的学习态度以及组织财政和为追随者提供所需服务的能力。通过研究哈亚姆-武鲁克和阿尔弗雷德国王的领导故事,印尼人可以从中得到启发,从而建设一个强大的未来并团结群岛人民:领导力,哈亚姆-武鲁克国王,阿尔弗雷德国王
{"title":"KEPEMIMPINAN HAYAM WURUK DAN KING ALFRED: KISAH DUA RAJA YANG MENENTUKAN NASIB BANGSA","authors":"Sekar Nur Hidayah, Sary Safinatunnaja, Windy Cahya Putri","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1961","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1961","url":null,"abstract":"Pemimpin merupakan sosok yang memiliki kompetensi, kekuasaan, dan kewibawaan untuk membimbing dan mengarahkan bawahan menuju pencapaian tujuan tertentu. Kepemimpinan merupakan kualitas yang dapat dipelajari dan diwarisi dari masa lampau. Dalam sejarah Indonesia dan Inggris, terdapat raja-raja pada masa kerajaan kuno yang dapat dijadikan figur pemimpin di masa depan. Salah satunya adalah Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit dan King Alfred The Great dari Kerajaan Wessex, Inggris. Artikel ini memaparkan kepemimpinan Hayam Wuruk dan King Alfred yang dapat menjadi inspirasi bagi bangsa Indonesia dalam mempersatukan wilayah dan bangsa Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian berbasis sumber sekunder, seperti buku dan literatur terkait. Penelusuran sumber dilakukan melalui jurnal, buku, dan internet. Meskipun terdapat beberapa kesulitan dalam menemukan sumber yang berkaitan dengan kepemimpinan King Alfred, namun penulis tetap berhasil menggali informasi yang relevan. Kesimpulan dari artikel ini adalah kepemimpinan Prabu Hayam Wuruk dalam Kitab Negarakertagama tercermin dalam gatra/bait yang menunjukkan keberhasilannya dalam menghadapi musuh dan memperluas wilayah kekuasaan. Sementara itu, kepemimpinan King Alfred yang luar biasa bukan hanya karena jabatan jenderal atau administrasinya, tetapi juga karena sikapnya terhadap pembelajaran dan kemampuannya dalam mengatur keuangan dan layanan yang dibutuhkan oleh para pengikutnya. Dengan mempelajari kisah-kisah kepemimpinan Hayam Wuruk dan King Alfred, bangsa Indonesia dapat mengambil inspirasi untuk membangun masa depan yang kuat dan menyatukan masyarakat Nusantara.Kata kunci: Kepemimpinan,Raja Hayam Wuruk, King Alfred","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"52 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139204508","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Abstrak Tujuan dari penulisan dan penelitian dari jurnal berjudul hak imunitas terhadap prinsip persamaan derajat dihadapan hukum ini adalah untuk mengetahui dan menjelasakan kedudukan hak imunitas yang dimiliki oleh anggota DPR. Hak imunitas merupakan suatu instrumen yang dianggap istimewa berupa pemberian hak kekebalan yang diberikan kepada anggota parlemen dalam menjalankan fungsi, tugas dan wewenangnya. Mengingat banyaknya tugas dan tingkat kerumitan dalam menjalankan tugas yang diberikan oleh negara. Tugas anggota DPR tidak hanya terbatas pada proses pembentukan Undang-Undang, akan tetapi terdapat juga tugas-tugas lain seperti fungsi anggaran yang tentunya dalam fungsi-fungsi tersebut terdapat hak-hak bagi anggota parlemen dalam menyampaikan pendapat. Hal tersebut menjadi objek menarik untuk dibahas mengingat dalam pelaksanaan fungsi dan tugas tersebut anggota DPR diberikan Imunitas (kekebalan) yang telah diamanatkan oleh UUD NRI Tahun 1945 dan secara lebih lanjut diatur khusus dalam UU MD3. Hak imunitas diberikan dalam rangka menjaga kehormatan dan marwah lembaga negara, akan tetapi penggunaan hak imunitas yang dimiliki oleh DPR menjadi perdebatan di kalangan publik. Masyarakat memiliki penafsiran tersendiri bahwasannya produk hukum di negeri ini dirasa masih diksriminatif dan hanya sebagian kalangan saja yang diberikan hak eksklusif tersebut selain itu hak tersebut juga menimbulkan perdebatan mengenai persamaan derajat bagi setiap warga negara dihadapan hukum. Masyarakat memiliki suatu pandangan bahwasannya pemerintah diwajibkan untuk tidak membedakan dan memberikan suatu bentuk perlakuan hukum terhadap warga negara, terlebih dalam kasus-kasus tertentu anggota DPR sering berlindung dibalik hak imunitas dan kewenangan Mahkamah Kehormatan Dewan bilamana terjadi gugatan hukum yang sedang menimpanya.Kesimpulan dari penulisan ini adalah Hak Imunitas yang terkandung dalam Pasal 245 Ayat (1) UU No.2 Tahun 2018 bertentangan dengan prinsip persamaan derajat di hadapan hukum.Kata kunci: Hak Imunitas, Dewan Perwakilan Rakyat, Prinsip Persamaan Derajat di Hadapan Hukum
{"title":"HAK IMUNITAS DALAM PERSPEKTIF PRINSIP PERSAMAAN DERAJAT DI HADAPAN HUKUM","authors":"R. Rahmadani, Hufron Hufron","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1530","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1530","url":null,"abstract":"Abstrak Tujuan dari penulisan dan penelitian dari jurnal berjudul hak imunitas terhadap prinsip persamaan derajat dihadapan hukum ini adalah untuk mengetahui dan menjelasakan kedudukan hak imunitas yang dimiliki oleh anggota DPR. Hak imunitas merupakan suatu instrumen yang dianggap istimewa berupa pemberian hak kekebalan yang diberikan kepada anggota parlemen dalam menjalankan fungsi, tugas dan wewenangnya. Mengingat banyaknya tugas dan tingkat kerumitan dalam menjalankan tugas yang diberikan oleh negara. Tugas anggota DPR tidak hanya terbatas pada proses pembentukan Undang-Undang, akan tetapi terdapat juga tugas-tugas lain seperti fungsi anggaran yang tentunya dalam fungsi-fungsi tersebut terdapat hak-hak bagi anggota parlemen dalam menyampaikan pendapat. Hal tersebut menjadi objek menarik untuk dibahas mengingat dalam pelaksanaan fungsi dan tugas tersebut anggota DPR diberikan Imunitas (kekebalan) yang telah diamanatkan oleh UUD NRI Tahun 1945 dan secara lebih lanjut diatur khusus dalam UU MD3. Hak imunitas diberikan dalam rangka menjaga kehormatan dan marwah lembaga negara, akan tetapi penggunaan hak imunitas yang dimiliki oleh DPR menjadi perdebatan di kalangan publik. Masyarakat memiliki penafsiran tersendiri bahwasannya produk hukum di negeri ini dirasa masih diksriminatif dan hanya sebagian kalangan saja yang diberikan hak eksklusif tersebut selain itu hak tersebut juga menimbulkan perdebatan mengenai persamaan derajat bagi setiap warga negara dihadapan hukum. Masyarakat memiliki suatu pandangan bahwasannya pemerintah diwajibkan untuk tidak membedakan dan memberikan suatu bentuk perlakuan hukum terhadap warga negara, terlebih dalam kasus-kasus tertentu anggota DPR sering berlindung dibalik hak imunitas dan kewenangan Mahkamah Kehormatan Dewan bilamana terjadi gugatan hukum yang sedang menimpanya.Kesimpulan dari penulisan ini adalah Hak Imunitas yang terkandung dalam Pasal 245 Ayat (1) UU No.2 Tahun 2018 bertentangan dengan prinsip persamaan derajat di hadapan hukum.Kata kunci: Hak Imunitas, Dewan Perwakilan Rakyat, Prinsip Persamaan Derajat di Hadapan Hukum","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"50 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-11-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139207456","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini berjudul “Suatu Pengukuran Kemampuan Gerak Dasar Lokomotor Pada Siswa Kelas VI SDN 3 Kota Sigli”. Tujuannya untuk mengetahui berada pada posisi mana atau kategori kemampuan gerak dasar lokomotor para siswa SD Negeri 3 Kota Sigli pada tahun pelajaran 2022-2023. Pengukuran untuk memperoleh data seperti tes berjalan, berlari, melompat dan berguling ke depan. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data melalui tes gerak dasar. Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 3 Kota Sigli yang berjumlah 42 siswa (total sampel). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang dinyatakan dalam persentase. Berdasarkan hasil tes kemampuan gerak dasar siswa SD Negeri 3 Sigli diperoleh pada kelas “sangat baik” sebanyak 22 orang (52,38%), kelas “baik” sebanyak 16 orang (38,09%), rata-rata siswa kelas 3. (7,19%) dan 1 orang dalam kategori “kurang” (2,38%), sehingga hipotesis “mobilitas siswa SD Negeri 3 Kota Sigli berada dalam kategori “kurang baik” atau ditolak dalam arti hipotesisnya adalah dinyatakan untuk "ditolak".Kata Kunci: Kemampuan, Gerak Dasar Lokomotor
{"title":"SUATU PENGUKURAN GERAK DASAR LOKOMOTOR PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 3 KOTA SIGLI TAHUN PELAJARAN 2022-2023","authors":"Amirzan Amirzan, Khairun Ni’mah","doi":"10.47647/jsh.v6i1.1763","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i1.1763","url":null,"abstract":"Penelitian ini berjudul “Suatu Pengukuran Kemampuan Gerak Dasar Lokomotor Pada Siswa Kelas VI SDN 3 Kota Sigli”. Tujuannya untuk mengetahui berada pada posisi mana atau kategori kemampuan gerak dasar lokomotor para siswa SD Negeri 3 Kota Sigli pada tahun pelajaran 2022-2023. Pengukuran untuk memperoleh data seperti tes berjalan, berlari, melompat dan berguling ke depan. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data melalui tes gerak dasar. Populasi dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 3 Kota Sigli yang berjumlah 42 siswa (total sampel). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang dinyatakan dalam persentase. Berdasarkan hasil tes kemampuan gerak dasar siswa SD Negeri 3 Sigli diperoleh pada kelas “sangat baik” sebanyak 22 orang (52,38%), kelas “baik” sebanyak 16 orang (38,09%), rata-rata siswa kelas 3. (7,19%) dan 1 orang dalam kategori “kurang” (2,38%), sehingga hipotesis “mobilitas siswa SD Negeri 3 Kota Sigli berada dalam kategori “kurang baik” atau ditolak dalam arti hipotesisnya adalah dinyatakan untuk \"ditolak\".Kata Kunci: Kemampuan, Gerak Dasar Lokomotor","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"2012 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"123926548","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
ABSTRACTIn the increasingly advanced digital era, the development of information technology has changed various aspects of life, including the legal system. The use of electronic evidence in legal proceedings has become commonplace, especially in the context of civil procedural law. Electronic evidence such as electronic documents, e-mails, text messages, audio recordings, and video recordings has become an integral part of many legal cases. This study aims to examine the legality of using electronic evidence in civil procedural law. In today's digital era, the use of electronic technology in legal proceedings has become a common phenomenon. However, there is still debate about the legality and strength of electronic evidence in the context of civil procedural law. This study uses a normative legal research method by examining laws and regulations related to the use of electronic evidence in civil procedural law. The results of this study indicate that, although there are challenges to the use of electronic evidence, its legality has been recognized and regulated in laws and regulations. Thus, the use of electronic evidence can be an efficient and effective alternative to meeting the evidentiary needs in civil procedural law.Keywords : Legality, Electronic Evidence, Civil Procedure Code ABSTRAKDalam era digital yang semakin maju, perkembangan teknologi informasi telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sistem hukum. Penggunaan bukti elektronik dalam proses hukum telah menjadi hal yang umum, terutama dalam konteks hukum acara perdata. Bukti elektronik seperti dokumen elektronik, email, pesan teks, rekaman suara, dan rekaman video telah menjadi bagian integral dari banyak kasus hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji legalitas penggunaan bukti elektronik dalam hukum acara perdata. Dalam era digital saat ini, penggunaan teknologi elektronik dalam proses hukum telah menjadi fenomena yang umum. Akan tetapi, masih terdapat perdebatan mengenai legalitas dan kekuatan bukti elektronik dalam konteks hukum acara perdata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang terkait dengan penggunaan bukti elektronik dalam hukum acara perdata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan dalam penggunaan bukti elektronik, legalitasnya telah diakui dan diatur dalam peraturan perundang-undangan. Sehingga, penggunaan bukti elektronik dapat menjadi alternatif yang efisien dan efektif dalam memenuhi kebutuhan pembuktian dalam hukum acara perdata.Kata kunci: Legalitas, Bukti Elektronik, Hukum Acara Perdata
在日益先进的数字时代,信息技术的发展改变了生活的方方面面,包括法律制度。在法律诉讼中使用电子证据已经变得司空见惯,特别是在民事诉讼法的背景下。电子证据,如电子文件、电子邮件、短信、录音和录像,已经成为许多法律案件中不可或缺的一部分。本研究旨在探讨电子证据在民事诉讼中的合法性。在当今的数字时代,在法律诉讼中使用电子技术已经成为一种普遍现象。然而,在民事诉讼法的背景下,电子证据的合法性和效力问题仍存在争议。本研究采用规范的法学研究方法,对民事诉讼法中电子证据使用的相关法律法规进行考察。研究结果表明,尽管电子证据的使用存在挑战,但其合法性已得到法律法规的认可和规范。因此,电子证据的使用可以成为满足民事诉讼中证据需求的一种有效的替代方法。【关键词】合法性;电子证据;民事诉讼法【摘要】数字证据时代;彭古南bukti electronics dalam处理hukum telah menjadi hal yang umum, terutama dalam konteks hukum acara perdata。Bukti electrononik seperti dokumen electrononik, email, pesan teks, rekaman suara, dan rekaman video telah menjadi bagian integral dari banyak kasus hukum。Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji legalitas penggunaan bukti electronics dalam hukum acara perdata。大连时代的数字时代,东莞科技电子有限公司在大连的发展过程中,出现了大量的数字时代、数字时代和数字时代的现象。Akan tetapi, masih terdapat perdebatan mengenalitas和kekuatan bukti electronics dalam konteks hukum acardata。Penelitian ini menggunakan memede Penelitian hukum normatiatim dunan mengkaji peraturan perundang-undangan yang terkait dunan penggunaan bukti electronic dalam hukum acara perdata。我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:我的翻译是:成都,成都,昆山,昆山,昆山,昆山,昆山,昆山,昆山,昆山,昆山,昆山,昆山。Kata kunci: Legalitas, Bukti Elektronik, Hukum Acara Perdata
{"title":"LEGALITAS PENGGUNAAN BUKTI ELEKTRONIK DALAM HUKUM ACARA PERDATA","authors":"Auzan Qasthary, Al Muttaqien, T. Y. Saputra","doi":"10.47647/jsh.v6i1.1613","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i1.1613","url":null,"abstract":"ABSTRACTIn the increasingly advanced digital era, the development of information technology has changed various aspects of life, including the legal system. The use of electronic evidence in legal proceedings has become commonplace, especially in the context of civil procedural law. Electronic evidence such as electronic documents, e-mails, text messages, audio recordings, and video recordings has become an integral part of many legal cases. This study aims to examine the legality of using electronic evidence in civil procedural law. In today's digital era, the use of electronic technology in legal proceedings has become a common phenomenon. However, there is still debate about the legality and strength of electronic evidence in the context of civil procedural law. This study uses a normative legal research method by examining laws and regulations related to the use of electronic evidence in civil procedural law. The results of this study indicate that, although there are challenges to the use of electronic evidence, its legality has been recognized and regulated in laws and regulations. Thus, the use of electronic evidence can be an efficient and effective alternative to meeting the evidentiary needs in civil procedural law.Keywords : Legality, Electronic Evidence, Civil Procedure Code ABSTRAKDalam era digital yang semakin maju, perkembangan teknologi informasi telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sistem hukum. Penggunaan bukti elektronik dalam proses hukum telah menjadi hal yang umum, terutama dalam konteks hukum acara perdata. Bukti elektronik seperti dokumen elektronik, email, pesan teks, rekaman suara, dan rekaman video telah menjadi bagian integral dari banyak kasus hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji legalitas penggunaan bukti elektronik dalam hukum acara perdata. Dalam era digital saat ini, penggunaan teknologi elektronik dalam proses hukum telah menjadi fenomena yang umum. Akan tetapi, masih terdapat perdebatan mengenai legalitas dan kekuatan bukti elektronik dalam konteks hukum acara perdata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang terkait dengan penggunaan bukti elektronik dalam hukum acara perdata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan dalam penggunaan bukti elektronik, legalitasnya telah diakui dan diatur dalam peraturan perundang-undangan. Sehingga, penggunaan bukti elektronik dapat menjadi alternatif yang efisien dan efektif dalam memenuhi kebutuhan pembuktian dalam hukum acara perdata.Kata kunci: Legalitas, Bukti Elektronik, Hukum Acara Perdata","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"38 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125360279","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
H. Halimah, Zuliaden Jayus, Ricky Muliawan Hansyar, M. Munawir
Effectiveness is a very important element of organizational activities in achievingpredetermined goals or objectives. When viewed from the aspect of the success of achieving goals, effectiveness is focusing on the level of achievement of organizational goals. Furthermore, in terms of timeliness, effectiveness is the achievement of various goals that have been determined on time by using certain references that have been allocated to carry out various activities. Community Service is one of the main things that must be considered by a Keuchik / village head in leading the progress of the village in the future. Assessment of the influence of leadership on the effectiveness of services to the people of Gampong Kambuek Payapi Kunyet, Padang Tiji District was carried out by conducting direct interviews with the people of Gampong Kambuek Payapi Kunyet, Padang Tiji District. The research sampling was carried out by purposive sampling, which means that not all populations were sampled. The number of respondents sampled as a whole amounted to 137 people. Primary data is obtained by interviewing respondents and using a list of questions that have been prepared on a questionnaire. Analysis of the assessment of the influence of leadership on the effectiveness of services to the people of Gampong Kambuek Payapi Kunyet, Padang Tiji District is carried out on the effectiveness of services in the field ofcorrespondence, in the field of infrastructure development, in the field of Islamic law enforcement, and in the field of dispute resolution. From the results of the interview, it was found that the influence of the leadership of the village head on the effectiveness of community services in Gampong Kambuek Payapi Kunyet, Padang Tiji District is in the field of correspondence services, the majority of the community rated it as good (70%), inthe field of infrastructure development services, the majority of the community rated it as very good (31%), in the field of Islamic sharia implementation services, the majority of the community rated it as quite good (33%), and in the field of dispute resolution services, the majority of the community rated it as good (35%).Keywords: Influence, Leadership, Village Head, Effectiveness of Community Services
{"title":"PENGARUH KEPEMIMPINAN KEUCHIK TERHADAP EFEKTIFITAS PELAYANAN MASYARAKAT GAMPONG KAMBUEK PAYAPI KUNYET KECAMATAN PADANG TIJI","authors":"H. Halimah, Zuliaden Jayus, Ricky Muliawan Hansyar, M. Munawir","doi":"10.47647/jsh.v6i1.1661","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i1.1661","url":null,"abstract":"Effectiveness is a very important element of organizational activities in achievingpredetermined goals or objectives. When viewed from the aspect of the success of achieving goals, effectiveness is focusing on the level of achievement of organizational goals. Furthermore, in terms of timeliness, effectiveness is the achievement of various goals that have been determined on time by using certain references that have been allocated to carry out various activities. Community Service is one of the main things that must be considered by a Keuchik / village head in leading the progress of the village in the future. Assessment of the influence of leadership on the effectiveness of services to the people of Gampong Kambuek Payapi Kunyet, Padang Tiji District was carried out by conducting direct interviews with the people of Gampong Kambuek Payapi Kunyet, Padang Tiji District. The research sampling was carried out by purposive sampling, which means that not all populations were sampled. The number of respondents sampled as a whole amounted to 137 people. Primary data is obtained by interviewing respondents and using a list of questions that have been prepared on a questionnaire. Analysis of the assessment of the influence of leadership on the effectiveness of services to the people of Gampong Kambuek Payapi Kunyet, Padang Tiji District is carried out on the effectiveness of services in the field ofcorrespondence, in the field of infrastructure development, in the field of Islamic law enforcement, and in the field of dispute resolution. From the results of the interview, it was found that the influence of the leadership of the village head on the effectiveness of community services in Gampong Kambuek Payapi Kunyet, Padang Tiji District is in the field of correspondence services, the majority of the community rated it as good (70%), inthe field of infrastructure development services, the majority of the community rated it as very good (31%), in the field of Islamic sharia implementation services, the majority of the community rated it as quite good (33%), and in the field of dispute resolution services, the majority of the community rated it as good (35%).Keywords: Influence, Leadership, Village Head, Effectiveness of Community Services","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"22 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124905114","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pemaahaman perangkat desa tentang kebijakan pemerintah dan pemahaman tentang pengelolaan anggaran dana desa sangat menentukan terhadap efektifitas pengunaannya. Sampel dala penelitian ini sebanyak 100 perangkat desa yang berada di Kecamatan Delima. Teknik penentuan sampel menggunakan rumusan slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman aparatur desa dan pemahaman dalam pengelolaan anggaran berpengaruh positif terhadap efektifitas penggunaan dana desaKata kunci: Pemahaman, anggaran, desa
{"title":"Tingkat Pemahaman Aparatur Gampong tentang Anggaran terhadap efektifitas penggunaan dana desa di Kecamatan Delima","authors":"Maisur Maisur, Nyak Umar","doi":"10.47647/jsh.v6i1.1651","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i1.1651","url":null,"abstract":"Pemaahaman perangkat desa tentang kebijakan pemerintah dan pemahaman tentang pengelolaan anggaran dana desa sangat menentukan terhadap efektifitas pengunaannya. Sampel dala penelitian ini sebanyak 100 perangkat desa yang berada di Kecamatan Delima. Teknik penentuan sampel menggunakan rumusan slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman aparatur desa dan pemahaman dalam pengelolaan anggaran berpengaruh positif terhadap efektifitas penggunaan dana desaKata kunci: Pemahaman, anggaran, desa","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"6 3","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-07-02","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"132645157","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}