Christiniati Makitalentu, Ontang Manurung, V. Regar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran PBL lebih tinggi dengan rata-rata hasil belajar siswa yang di ajarkan menggunakan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu yang menggunakan desain Posttest-only control design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Tondano pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang dipilih secara acak, kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini yakni soal tes yang berbentuk esai yang diberikan sesudah pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji perbedaan rata-rata dua kelompok yang tidak berpasangan. Hasil analisis data diperoleh skor rata-rata kelas eksperimen sebesar 80 dan kelas kontrol sebesar 63,18. Hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung= 5,073 dan ttabel= 1,684. thitung ttabel, maka terima H1, artinya rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran PBL lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung pada materi relasi dan fungsi .Kata Kunci: Hasil Belajar, PBL
本研究旨在确定使用 PBL 学习模式教学的学生的平均学习成果与使用直接学习模式教学的学生的平均学习成果之间的差异。这类研究是一种伪实验,采用的是后测控制设计。本研究于 2023/2024 学年的奇数学期在 SMP Negeri 3 Tondano 进行。研究对象是随机抽取的八年级学生,八年级 A 班为实验班,八年级 C 班为对照班。本研究的工具是在实验班和对照班学习后以作文形式给出的测试题。本研究的数据分析采用两组非配对平均差检验。数据分析结果表明,实验班的平均分为 80 分,对照班的平均分为 63.18 分。假设检验的结果为thitung=5.073,ttabel=1.684。titung ttabel,则接受H1,即使用PBL学习模式教学的学生的平均学习成果高于使用直接学习模式教学的学生在关系与函数教材上的平均学习成果:学习成果、PBL
{"title":"PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN RELASI DAN FUNGSI","authors":"Christiniati Makitalentu, Ontang Manurung, V. Regar","doi":"10.47647/jsh.v6i2.2056","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.2056","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran PBL lebih tinggi dengan rata-rata hasil belajar siswa yang di ajarkan menggunakan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu yang menggunakan desain Posttest-only control design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Tondano pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang dipilih secara acak, kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini yakni soal tes yang berbentuk esai yang diberikan sesudah pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji perbedaan rata-rata dua kelompok yang tidak berpasangan. Hasil analisis data diperoleh skor rata-rata kelas eksperimen sebesar 80 dan kelas kontrol sebesar 63,18. Hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung= 5,073 dan ttabel= 1,684. thitung ttabel, maka terima H1, artinya rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran PBL lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung pada materi relasi dan fungsi .Kata Kunci: Hasil Belajar, PBL","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"744 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139169994","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
PTKL bertugas untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi guna menghasilkan lulusan berupa Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan keunggulan pengetahuan, keterampilan/keahlian, dan karakter. Meski diterapkan ketentuan akademik pendidikan ketat, ternyata sebagian mahasiswa tidak dapat mencapai prestasi akademik tinggi. Upaya peng-asrama-an mahasiswa, sebagai bagian dari pendidikan karakter, diharapkan mampu membuat mahasiswa lebih fokus, intensif, dan terkontrol untuk belajar agar prestasi akademik terjaga. Riset bertujuan untuk meneliti apakah pendidikan karakter berpengaruh terhadap motivasi berprestasi mahasiswa. Data hasil kuesioner kepada mahasiswa menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter berpengaruh terhadap motivasi berprestasi mahasiswa. Lebih lanjut, peran Unit Pembangunan Karakter (UPK) ternyata lebih dominan dibanding peran pengasuh, dalam mendorong motivasi berprestasi bagi mahasiswa. Oleh karenanya, keberadaan UPK perlu dipertahankan, diperkuat penggabungan kurikulum UPK dengan kurikulum akademik. Riset lanjutan diperlukan guna meneliti kenapa peran pengasuh kurang dominan, padahal pengasuh yang sebenarnya lebih banyak berinteraksi dengan mahasiswa.Kata kunci: Motivasi berprestasi, Pendidikan karakter, Pengasuh, PTKL, Unit PembangunanKarakter
{"title":"Pengaruh Pendidikan Karakter Terhadap Peningkatan Prestasi kaademik Mahasiswa","authors":"Prayudi Nugroho, Riani Budiarsih","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1977","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1977","url":null,"abstract":"PTKL bertugas untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi guna menghasilkan lulusan berupa Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan keunggulan pengetahuan, keterampilan/keahlian, dan karakter. Meski diterapkan ketentuan akademik pendidikan ketat, ternyata sebagian mahasiswa tidak dapat mencapai prestasi akademik tinggi. Upaya peng-asrama-an mahasiswa, sebagai bagian dari pendidikan karakter, diharapkan mampu membuat mahasiswa lebih fokus, intensif, dan terkontrol untuk belajar agar prestasi akademik terjaga. Riset bertujuan untuk meneliti apakah pendidikan karakter berpengaruh terhadap motivasi berprestasi mahasiswa. Data hasil kuesioner kepada mahasiswa menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter berpengaruh terhadap motivasi berprestasi mahasiswa. Lebih lanjut, peran Unit Pembangunan Karakter (UPK) ternyata lebih dominan dibanding peran pengasuh, dalam mendorong motivasi berprestasi bagi mahasiswa. Oleh karenanya, keberadaan UPK perlu dipertahankan, diperkuat penggabungan kurikulum UPK dengan kurikulum akademik. Riset lanjutan diperlukan guna meneliti kenapa peran pengasuh kurang dominan, padahal pengasuh yang sebenarnya lebih banyak berinteraksi dengan mahasiswa.Kata kunci: Motivasi berprestasi, Pendidikan karakter, Pengasuh, PTKL, Unit PembangunanKarakter","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"172 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139170380","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penerapan Metode Fonik merupakan mengenalkan kata-kata dan kalimat keseluruhan melalui teknik mendengarkan bunyi huruf. Fonik merupakan sebuah sistem dari pembelajaran membaca yang mengembangkan prinsip alfabet, teknik tersebut merupakan faktor utama dalam pembelajaran yang bersesuaian antara huruf-huruf dan pelafalannya peserta didik dalam metode ini menghafal penampilan kata-kata dan belajar mengingat kata-kata dengan melihat huruf pertama dan terakhir dari kosa kata yang ditunjuk secara kaku dalam teks. Penelitian tindakan ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I MIN 17 Aceh Barat. Penelitian ini dilakukan dengan 2 siklus dengan setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan, sehingga menghabiskan 4 kali pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada tema 3 kegiatanku sub tema 1 kegiatan pagi hari. Mengacu pada kondisi awal diatas, peneliti mengajukan penggunaan metode pembelajaran FONIK untuk diterapkan dalam pembelajaran. Metode FONIK dapat membuat pembelajaran interaktif sehingga membuat siswa lebih efektif dalam pembelajaran. Metode ini merupakan bentuk metode mengajar membaca yang berkaitan dengan bunyi, sehingga dengan menggunakan metode ini dapat membuat keterampilan membaca siswa lebih berkembang dan dapat meningkat.Kata Kunci: Penerapan, Metode, Pembelajaran, Fonik.
{"title":"PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN FONIK DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA MIN 17 ACEH BARAT","authors":"A. Saputra, S. Suharman, Rismawar Rismawar","doi":"10.47647/jsh.v6i2.2006","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.2006","url":null,"abstract":"Penerapan Metode Fonik merupakan mengenalkan kata-kata dan kalimat keseluruhan melalui teknik mendengarkan bunyi huruf. Fonik merupakan sebuah sistem dari pembelajaran membaca yang mengembangkan prinsip alfabet, teknik tersebut merupakan faktor utama dalam pembelajaran yang bersesuaian antara huruf-huruf dan pelafalannya peserta didik dalam metode ini menghafal penampilan kata-kata dan belajar mengingat kata-kata dengan melihat huruf pertama dan terakhir dari kosa kata yang ditunjuk secara kaku dalam teks. Penelitian tindakan ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I MIN 17 Aceh Barat. Penelitian ini dilakukan dengan 2 siklus dengan setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan, sehingga menghabiskan 4 kali pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada tema 3 kegiatanku sub tema 1 kegiatan pagi hari. Mengacu pada kondisi awal diatas, peneliti mengajukan penggunaan metode pembelajaran FONIK untuk diterapkan dalam pembelajaran. Metode FONIK dapat membuat pembelajaran interaktif sehingga membuat siswa lebih efektif dalam pembelajaran. Metode ini merupakan bentuk metode mengajar membaca yang berkaitan dengan bunyi, sehingga dengan menggunakan metode ini dapat membuat keterampilan membaca siswa lebih berkembang dan dapat meningkat.Kata Kunci: Penerapan, Metode, Pembelajaran, Fonik.","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"43 26","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139171040","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
This study aims to determine the simultaneous effect and partial work ability of employees which include leadership style, promotion on employee performance at PT Global Jet Cargo Surabaya and determine the leadership style variable that has a dominant influence on employee performance at PT Global Jet Cargo Surabaya. The sample in this study were employees at PT Global Jet Cargo Surabaya, namely 98 employees. This type of research is explanatory research (explanation), that is, if the data is the same, the researcher explains the causal relationship between variables through hypothesis testing. The sampling technique used in this study is non-probability sampling, namely the entire population is used as the research sample. Data analysis using the F test and t test. The conclusion from the research results can be seen that there is influence of leadership style and promotion both simultaneously and partially on the performance of employees at PT Global Jet Cargo. Leadership style variable has a dominant influence on employee performance at PT Global Jet Cargo.Keywords: leadership style, promotion employee performance
本研究旨在确定包括领导风格、晋升在内的员工工作能力对泗水环球货运公司员工绩效的同时影响和部分影响,并确定对泗水环球货运公司员工绩效具有主导影响的领导风格变量。本研究的样本为泗水 PT Global Jet Cargo 公司的 98 名员工。这类研究属于解释性研究(说明),即如果数据相同,研究人员通过假设检验来解释变量之间的因果关系。本研究采用的抽样技术是非概率抽样,即以全体人口作为研究样本。数据分析采用 F 检验和 t 检验。从研究结果中可以得出结论:领导风格和晋升对 PT Global Jet Cargo 公司员工的绩效有同时和部分的影响。领导风格变量对 PT Global Jet Cargo 公司员工绩效的影响占主导地位。
{"title":"PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN PROMOSI JABATAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. GLOBAL JET CARGO SURABAYA","authors":"Muhammad Aan Aoliya","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1957","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1957","url":null,"abstract":"This study aims to determine the simultaneous effect and partial work ability of employees which include leadership style, promotion on employee performance at PT Global Jet Cargo Surabaya and determine the leadership style variable that has a dominant influence on employee performance at PT Global Jet Cargo Surabaya. The sample in this study were employees at PT Global Jet Cargo Surabaya, namely 98 employees. This type of research is explanatory research (explanation), that is, if the data is the same, the researcher explains the causal relationship between variables through hypothesis testing. The sampling technique used in this study is non-probability sampling, namely the entire population is used as the research sample. Data analysis using the F test and t test. The conclusion from the research results can be seen that there is influence of leadership style and promotion both simultaneously and partially on the performance of employees at PT Global Jet Cargo. Leadership style variable has a dominant influence on employee performance at PT Global Jet Cargo.Keywords: leadership style, promotion employee performance","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"64 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139171100","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Layanan Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat Online (LAPOR) atau dikenal juga dengan LAPOR SP4N adalah media komunikasi pengaduan pelayanan publik yang digunakan oleh Dinas Komunikasi, Informasi dan Rambu (Diskominsa) untuk meningkatkan e-government di Kabupaten Aceh Barat Daya. Kajian ini melihat SP4N LAPOR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Diskominsa Aceh Barat Daya menggunakan website Sp4n Lapor untuk meningkatkan e-government, kesulitan dan permasalahan yang dihadapi selama implementasi website Sp4n Lapor, dan apakah saluran komunikasi website Sp4n Lapor telah beroperasi dengan baik. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif kualitatif. Temuan peneliti dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Sp4n Lapor untuk meningkatkan E-government di Kabupaten Aceh Barat Daya belum optimal karena kantor masih baru, infrastruktur belum memadai, sosialisasi kurang, masyarakat belum memahami mekanisme Sp4n Lapor dan website tampilan tidak menarik dan terkendala dalam sumber daya manusia, kebijakan dan anggaran.Kata Kunci : E-government, pelayanan publik, dan Sp4n Lapor.
{"title":"Analisis Pemanfaatan Sp4n Lapor Untuk Meningkatkan E-governnment di Diskominsa Aceh Barat Daya","authors":"Nova Santia, Fiandy Mauliansyah","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1676","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1676","url":null,"abstract":"Layanan Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat Online (LAPOR) atau dikenal juga dengan LAPOR SP4N adalah media komunikasi pengaduan pelayanan publik yang digunakan oleh Dinas Komunikasi, Informasi dan Rambu (Diskominsa) untuk meningkatkan e-government di Kabupaten Aceh Barat Daya. Kajian ini melihat SP4N LAPOR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Diskominsa Aceh Barat Daya menggunakan website Sp4n Lapor untuk meningkatkan e-government, kesulitan dan permasalahan yang dihadapi selama implementasi website Sp4n Lapor, dan apakah saluran komunikasi website Sp4n Lapor telah beroperasi dengan baik. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif kualitatif. Temuan peneliti dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Sp4n Lapor untuk meningkatkan E-government di Kabupaten Aceh Barat Daya belum optimal karena kantor masih baru, infrastruktur belum memadai, sosialisasi kurang, masyarakat belum memahami mekanisme Sp4n Lapor dan website tampilan tidak menarik dan terkendala dalam sumber daya manusia, kebijakan dan anggaran.Kata Kunci : E-government, pelayanan publik, dan Sp4n Lapor.","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"47 2","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139168146","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini membahas aspek-aspek penting terkait pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) dalam konteks hukum ketenagakerjaan di Indonesia. PKWT, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan merupakan jenis perjanjian kerja yang sering digunakan untuk mengatur hubungan kerja dengan jangka waktu tertentu. Permasalahan yang dibahas adalah perlindungan hukum bagi outsourcing dan status pekerja para pegawai PKWT berdasarkan hukum ketenagakerjaan. Penelitian ini menyajikan analisis hukum dan teori perlindungan hukum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif atau penelitian hukum kepustakaan menggunakan bahan sekunder dengan mengkaji beberapa peraturan, seperti Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP.100/MEN/VI/2004, dan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian. Ditemukan bahwa ketentuan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan memberikan perlindungan hukum bagi karyawan kontrak dengan sistem PKWT, terutama saat perjanjian ini tidak dibuat secara tertulis dan melanggar peraturan. Hal ini memungkinkan karyawan untuk mengklaim status PKWTT, yang memberikan hak-hak yang lebih baik, seperti upah yang layak, jaminan sosial, dan perlindungan keselamatan kerja. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi PKWT, terutama terkait dengan pelaksanaan perjanjian yang tidak sesuai dengan peraturan. Banyak perusahaan masih belum mematuhi kewajiban membuat perjanjian tertulis, yang mengakibatkan karyawan berisiko kehilangan hak-hak mereka. Sebagai saran, perlu meningkatkan edukasi dan sosialisasi tentang aturan PKWT kepada perusahaan dan karyawan, serta memperkuat penegakan hukum terhadap pelanggaran peraturan terkait PKWT. Revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan juga dapat dipertimbangkan untuk memperjelas hak-hak karyawan kontrak. Selain itu, dukungan dari organisasi buruh dan serikat pekerja dapat memainkan peran penting dalam melindungi hak-hak karyawan dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan. Kata Kunci : Ketenagakerjaan; Outsorching; PKWT
{"title":"TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEKERJA PKWT YANG DIPEKERJAKAN SECARA TERUS-MENERUS","authors":"Christine Octavia S, Gunardi Lie","doi":"10.47647/jsh.v6i2.2032","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.2032","url":null,"abstract":"Penelitian ini membahas aspek-aspek penting terkait pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) dalam konteks hukum ketenagakerjaan di Indonesia. PKWT, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan merupakan jenis perjanjian kerja yang sering digunakan untuk mengatur hubungan kerja dengan jangka waktu tertentu. Permasalahan yang dibahas adalah perlindungan hukum bagi outsourcing dan status pekerja para pegawai PKWT berdasarkan hukum ketenagakerjaan. Penelitian ini menyajikan analisis hukum dan teori perlindungan hukum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif atau penelitian hukum kepustakaan menggunakan bahan sekunder dengan mengkaji beberapa peraturan, seperti Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP.100/MEN/VI/2004, dan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian. Ditemukan bahwa ketentuan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan memberikan perlindungan hukum bagi karyawan kontrak dengan sistem PKWT, terutama saat perjanjian ini tidak dibuat secara tertulis dan melanggar peraturan. Hal ini memungkinkan karyawan untuk mengklaim status PKWTT, yang memberikan hak-hak yang lebih baik, seperti upah yang layak, jaminan sosial, dan perlindungan keselamatan kerja. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi PKWT, terutama terkait dengan pelaksanaan perjanjian yang tidak sesuai dengan peraturan. Banyak perusahaan masih belum mematuhi kewajiban membuat perjanjian tertulis, yang mengakibatkan karyawan berisiko kehilangan hak-hak mereka. Sebagai saran, perlu meningkatkan edukasi dan sosialisasi tentang aturan PKWT kepada perusahaan dan karyawan, serta memperkuat penegakan hukum terhadap pelanggaran peraturan terkait PKWT. Revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan juga dapat dipertimbangkan untuk memperjelas hak-hak karyawan kontrak. Selain itu, dukungan dari organisasi buruh dan serikat pekerja dapat memainkan peran penting dalam melindungi hak-hak karyawan dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan. Kata Kunci : Ketenagakerjaan; Outsorching; PKWT","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"33 8","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139168150","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tingkat keberhasilan penyelenggaraan pemerintah terwujud dalam pelayanan publik yang sesuai dengan proposionalitas kebutuhan masyarakat dan memberikan kepuasan bagi masyarakat. Dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, responsivitas menjadi indikator penting karena menjadi dasar dalam kegiatan yang berhadapan langsung dengan masyarakat atau penerima layanan. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan mengetahui tingkat responsivitas para penyelenggara pelayanan publik atau petugas kelurahan dalam menjalankan pelayanan administrasi kependudukan ”Sayang Warga” di Kelurahan Kalirungkut Kota Surabaya. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Informan dalam penelitian ini yaitu Kepala Sie Pemerintahan Kelurahan Kalirungkut, Petugas Kelurahan sebagai pelayanan Sayang Warga, serta sebagian masyarakat sebagai penerima layanan. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menggambarkan bahwa petugas Kelurahan Kalirungkut dalam merespon pemohon sudah responsif, ramah, sopan, dan komunikatif. Dalam kecepatan melayani sudah cukup sigap, tulus, tidak bertele-tele dan cekatan. Dari indikator ketepatan melayani sudah memastikan kevalidan berkas pengajuan sebelum melakukan submit. Dalam kecermatan melayani petugas menyelesaikan pengajuan permohonan dengan sungguh-sungguh, totalitas, dan fokus. Dari ketepatan waktu pelayanan juga sudah memproses berkas secara cepat dan tepat serta menjamin kepastian waktu kepada pemohon. Terakhir dari kemampuan menanggapi keluhan sudah cukup responsif dan solutif dalam menanggapi keluhan atau pengaduan.
政府管理的成功率体现在公共服务符合社区需求的比例,并为社区提供满意的服务。在提高公共服务质量的过程中,响应能力是一项重要指标,因为它是直接与社区或服务对象打交道的活动的基础。本研究采用描述性定性研究,旨在了解公共服务提供者或村干部在泗水市 Kalirungkut 村开展 "Sayang Warga "人口管理服务时的响应程度。使用的数据来源包括原始数据和二手数据。数据收集技术包括访谈、文献和观察。本研究的资料提供者是卡里隆库特城中村政府 Sie 的负责人、作为 Sayang Warga 服务机构的城中村官员以及作为服务对象的一些人。数据分析技术包括数据收集、数据还原、数据展示和结论得出。研究结果表明,Kalirungkut 村的村官在答复申请人时反应迅速、态度友好、彬彬有礼、善于沟通。在服务速度上,比较迅速、真诚、不啰嗦、灵巧。从送达的准确性来看,他们在送达前确保了送达文件的有效性。在服务的准确性上,官员认真、全面、专注地完成申请。从送达的及时性来看,他们也快速准确地处理了文件,保证了申请人的时间确定性。最后,在回应投诉的能力上,他们在回应投诉或抱怨时反应迅速,解决问题的能力很强。
{"title":"Responsivitas Penyelenggara Pelayanan Administrasi Kependudukan “SAYANG WARGA” di Kelurahan Kalirungkut Kota Surabaya","authors":"Khofifah Khoiru Annisa, T. Tukiman","doi":"10.47647/jsh.v6i2.2071","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.2071","url":null,"abstract":"Tingkat keberhasilan penyelenggaraan pemerintah terwujud dalam pelayanan publik yang sesuai dengan proposionalitas kebutuhan masyarakat dan memberikan kepuasan bagi masyarakat. Dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, responsivitas menjadi indikator penting karena menjadi dasar dalam kegiatan yang berhadapan langsung dengan masyarakat atau penerima layanan. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan mengetahui tingkat responsivitas para penyelenggara pelayanan publik atau petugas kelurahan dalam menjalankan pelayanan administrasi kependudukan ”Sayang Warga” di Kelurahan Kalirungkut Kota Surabaya. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Informan dalam penelitian ini yaitu Kepala Sie Pemerintahan Kelurahan Kalirungkut, Petugas Kelurahan sebagai pelayanan Sayang Warga, serta sebagian masyarakat sebagai penerima layanan. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menggambarkan bahwa petugas Kelurahan Kalirungkut dalam merespon pemohon sudah responsif, ramah, sopan, dan komunikatif. Dalam kecepatan melayani sudah cukup sigap, tulus, tidak bertele-tele dan cekatan. Dari indikator ketepatan melayani sudah memastikan kevalidan berkas pengajuan sebelum melakukan submit. Dalam kecermatan melayani petugas menyelesaikan pengajuan permohonan dengan sungguh-sungguh, totalitas, dan fokus. Dari ketepatan waktu pelayanan juga sudah memproses berkas secara cepat dan tepat serta menjamin kepastian waktu kepada pemohon. Terakhir dari kemampuan menanggapi keluhan sudah cukup responsif dan solutif dalam menanggapi keluhan atau pengaduan.","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"7 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139168805","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
R. Rahaditya, Filshella Goldwen, Rizqy Dini Fernandha, Christine Octavia S, Arsha Medina Aryadi, Liza Rahmasari
Makalah ini menganalisis peran merek dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta implikasinya dalam bisnis dan persaingan usaha. Penelitian menegaskan bahwa merek memiliki fungsi penting sebagai tanda pengenal produk atau jasa, mempromosikan usaha, dan membedakan produk serupa. Regulasi tentang merek diatur dalam UU Merek, dengan fokus pada perbedaan produk dan perlindungan hukum terhadap merek. Pendaftaran merek dilakukan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) untuk memperoleh perlindungan hukum. Prinsip pendaftaran pertama ("first to file") memberi keunggulan kepada pendaftar pertama. Makalah ini juga membahas pembatalan dan penghapusan merek serta perlindungan hukum terhadap pemilik merek yang meliputi hak eksklusif dan perpanjangan perlindungan merek selama 10 tahun dengan opsi perpanjangan yang dapat dilakukan oleh pemilik atau kuasanya. Penegakan hukum merek melalui pengadilan menjadi tanggung jawab negara jika terjadi pelanggaran terhadap merek yang terdaftar.Kata kunci: Hak Kekayaan Intelektual, Merek, Perlindungan Merek.
{"title":"TINJAUAN YURIDIS HAK ATAS MEREK SEBAGAI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL","authors":"R. Rahaditya, Filshella Goldwen, Rizqy Dini Fernandha, Christine Octavia S, Arsha Medina Aryadi, Liza Rahmasari","doi":"10.47647/jsh.v6i2.2040","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.2040","url":null,"abstract":"Makalah ini menganalisis peran merek dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta implikasinya dalam bisnis dan persaingan usaha. Penelitian menegaskan bahwa merek memiliki fungsi penting sebagai tanda pengenal produk atau jasa, mempromosikan usaha, dan membedakan produk serupa. Regulasi tentang merek diatur dalam UU Merek, dengan fokus pada perbedaan produk dan perlindungan hukum terhadap merek. Pendaftaran merek dilakukan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) untuk memperoleh perlindungan hukum. Prinsip pendaftaran pertama (\"first to file\") memberi keunggulan kepada pendaftar pertama. Makalah ini juga membahas pembatalan dan penghapusan merek serta perlindungan hukum terhadap pemilik merek yang meliputi hak eksklusif dan perpanjangan perlindungan merek selama 10 tahun dengan opsi perpanjangan yang dapat dilakukan oleh pemilik atau kuasanya. Penegakan hukum merek melalui pengadilan menjadi tanggung jawab negara jika terjadi pelanggaran terhadap merek yang terdaftar.Kata kunci: Hak Kekayaan Intelektual, Merek, Perlindungan Merek.","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"27 10","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139169016","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Upah lembur adalah hak yang dijamin oleh hukum bagi pekerja atau buruh yang bekerja melebihi waktu kerja lembur yang telah ditetapkan. Hal ini merupakan pembayaran tambahan untuk pekerjaan di luar jam kerja normal, bertujuan untuk memberikan insentif dan mengkompensasi usaha tambahan pekerja. Namun, sayangnya, masih banyak pemberi kerja yang melanggar hak-hak pekerja dengan tidak membayar upah lembur yang seharusnya mereka terima, dan ini merupakan pelanggaran hukum yang serius yang dapat mendapatkan sanksi. Tidak membayar upah lembur adalah pelanggaran ketika pemberi kerja tidak membayarnya kepada pekerja yang bekerja melebihi jam kerja normal yang telah ditetapkan. Alasan-alasan dari pelanggaran ini bisa beragam, seperti kurang pemahaman tentang peraturan ketenagakerjaan, ketidakpatuhan hukum, atau niat buruk untuk menghemat biaya. Penting bagi pekerja non-staf untuk memahami hak-hak mereka dan tindakan yang dapat diambil jika upah lembur tidak dibayarkan dengan benar oleh perusahaan, termasuk berkomunikasi dengan manajemen, berkonsultasi dengan serikat pekerja atau pengacara, serta melaporkan pelanggaran kepada otoritas yang berwenang guna menjaga perlindungan hak-hak pekerja. Dalam menghadapi situasi ini, pekerja dapat mengambil langkah-langkah hukum atau melaporkan pelanggaran kepada pihak berwenang untuk menjaga hak-hak mereka, sementara dukungan dari serikat pekerja atau organisasi yang memperjuangkan hak-hak pekerja juga dapat membantu menyelesaikan masalah ini.Kata kunci: Upah Lembur, Pekerja/Buruh, Pemberi Kerja, Tidak Dibayarkan.
{"title":"PELANGGARAN HAK UPAH LEMBUR PEKERJA NON-STAF YANG TIDAK DIBERIKAN OLEH PT. SAI APPAREL","authors":"Gunardi Lie, M. R. Syailendra, Filshella Goldwen","doi":"10.47647/jsh.v6i2.2020","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.2020","url":null,"abstract":"Upah lembur adalah hak yang dijamin oleh hukum bagi pekerja atau buruh yang bekerja melebihi waktu kerja lembur yang telah ditetapkan. Hal ini merupakan pembayaran tambahan untuk pekerjaan di luar jam kerja normal, bertujuan untuk memberikan insentif dan mengkompensasi usaha tambahan pekerja. Namun, sayangnya, masih banyak pemberi kerja yang melanggar hak-hak pekerja dengan tidak membayar upah lembur yang seharusnya mereka terima, dan ini merupakan pelanggaran hukum yang serius yang dapat mendapatkan sanksi. Tidak membayar upah lembur adalah pelanggaran ketika pemberi kerja tidak membayarnya kepada pekerja yang bekerja melebihi jam kerja normal yang telah ditetapkan. Alasan-alasan dari pelanggaran ini bisa beragam, seperti kurang pemahaman tentang peraturan ketenagakerjaan, ketidakpatuhan hukum, atau niat buruk untuk menghemat biaya. Penting bagi pekerja non-staf untuk memahami hak-hak mereka dan tindakan yang dapat diambil jika upah lembur tidak dibayarkan dengan benar oleh perusahaan, termasuk berkomunikasi dengan manajemen, berkonsultasi dengan serikat pekerja atau pengacara, serta melaporkan pelanggaran kepada otoritas yang berwenang guna menjaga perlindungan hak-hak pekerja. Dalam menghadapi situasi ini, pekerja dapat mengambil langkah-langkah hukum atau melaporkan pelanggaran kepada pihak berwenang untuk menjaga hak-hak mereka, sementara dukungan dari serikat pekerja atau organisasi yang memperjuangkan hak-hak pekerja juga dapat membantu menyelesaikan masalah ini.Kata kunci: Upah Lembur, Pekerja/Buruh, Pemberi Kerja, Tidak Dibayarkan.","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"23 10","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139169045","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial Kinerja pegawai yang meliputi semangat kerja , pengembangan karir terhadap kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan mengetahui variable pengembangan karir yang mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Sampel pada penelitian ini adalah para Pegawai Dinas Perhubungan Kota Surabaya Surabaya yaitu sebanyak 100 pegawai. Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatory (penjelasan) yaitu apabila data yang sama peneliti menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling, yaitu seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Analisis data dengan menggunakan uji F dan uji t. Kesimpulan dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh semangat kerja dan pengembangan karir baik secara simultan dan parsial terhadap kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kota Surabaya.Kata kunci : Semangat Kerja ,Pengembangan Karir Kinerja Karyawan
本研究旨在确定员工绩效(包括工作热情、职业发展)对泗水市交通局员工绩效的同时和部分影响,并找出对泗水市交通局员工绩效有主导影响的职业发展变量。本研究的样本为泗水市交通局的员工,即 100 名员工。这类研究属于解释性研究,即相同数据的研究人员通过假设检验来解释变量之间的因果关系。本研究采用的抽样技术是非概率抽样,即以全体人口作为研究样本。数据分析采用 F 检验和 t 检验。 从研究结果中可以得出结论,工作热情和职业发展对泗水市交通局员工的绩效同时和部分存在影响:士气 职业发展 员工绩效
{"title":"PENGARUH SEMANGAT KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURABAYA","authors":"Gilang Eka Prasetya","doi":"10.47647/jsh.v6i2.1972","DOIUrl":"https://doi.org/10.47647/jsh.v6i2.1972","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial Kinerja pegawai yang meliputi semangat kerja , pengembangan karir terhadap kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan mengetahui variable pengembangan karir yang mempunyai pengaruh dominan terhadap kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Sampel pada penelitian ini adalah para Pegawai Dinas Perhubungan Kota Surabaya Surabaya yaitu sebanyak 100 pegawai. Jenis penelitian ini adalah penelitian explanatory (penjelasan) yaitu apabila data yang sama peneliti menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling, yaitu seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Analisis data dengan menggunakan uji F dan uji t. Kesimpulan dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh semangat kerja dan pengembangan karir baik secara simultan dan parsial terhadap kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Kota Surabaya.Kata kunci : Semangat Kerja ,Pengembangan Karir Kinerja Karyawan","PeriodicalId":154714,"journal":{"name":"Jurnal Sosial Humaniora Sigli","volume":"170 ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-12-20","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"139170547","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}