Pub Date : 2023-06-30DOI: 10.21137/jpp.2023.15.1.1
S. Sugiyono
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi visual mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dalam menyajikan data pada mata kuliah Statistik Pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP PGRI Pacitan. Data dikumpulkan dari hasil jawaban mahasiswa dalam membuat tabel, diagram lingkaran, dan diagram batang. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpula data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan representasi visual mahasiswa dalam membuat tabel distribusi frekuensi baik dengan menggunakan aplikasi komputer maupun menggambar manual memenuhi indikator representasi visual. Dalam mengilustrasikan diagram lingkaran dengan menggunakan aplikasi komputer memenuhi indikator representasi visual, sedangkan mahasiswa yang menggambar manual tidak memenuhi indikator. Dan dalam mengilustrasikan diagram batang menggunakan aplikasi komputer tidak memenuhi indikator, sedangkan mahasiswa yang menggambar manual memenuhi indikator representasi visual.
{"title":"Kemampuan Reprensentasi Visual Mahasiswa PGSD Pada Mata Kuliah Statistik Pendidikan","authors":"S. Sugiyono","doi":"10.21137/jpp.2023.15.1.1","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/jpp.2023.15.1.1","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi visual mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dalam menyajikan data pada mata kuliah Statistik Pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP PGRI Pacitan. Data dikumpulkan dari hasil jawaban mahasiswa dalam membuat tabel, diagram lingkaran, dan diagram batang. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpula data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan representasi visual mahasiswa dalam membuat tabel distribusi frekuensi baik dengan menggunakan aplikasi komputer maupun menggambar manual memenuhi indikator representasi visual. Dalam mengilustrasikan diagram lingkaran dengan menggunakan aplikasi komputer memenuhi indikator representasi visual, sedangkan mahasiswa yang menggambar manual tidak memenuhi indikator. Dan dalam mengilustrasikan diagram batang menggunakan aplikasi komputer tidak memenuhi indikator, sedangkan mahasiswa yang menggambar manual memenuhi indikator representasi visual.","PeriodicalId":31792,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Pendidikan","volume":"8 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"84238217","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-30DOI: 10.21137/jpp.2023.15.1.3
Mukodi Mukodi, Deti Rahmawati
Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan dan menganalisis kebijakan penanganan 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) di Kota Surabaya; (2) mendeskripsikan dan menganalisis penanganan Stunting di bidang pendidikan dan bidang kesehatan; (3) mendeskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat kebijakan penanganan stunting di Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Obyek penelitiannya di Kampung KB Putat Jaya dan Kampung KB Kali Rungkut. Metode pengumpulan penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan alur analisis versi Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penanganan 1000 HPK Kota Surabaya sudah tepat, optimal dan sesuai dengan perencanaan. Indikatornya, penanganan didasarkan pada bentuk intrevensi spesifik dan intervensi sensitif sesuai sasaran balita yang mengalami stunting, yakni di Kampung KB Putat Jaya dan Kampung KB Kali Rungkut. Di sisi yang sama, penanganan di lakukan secara sistemik berorientasi pada bidang pendidikan berupa sosialisasi dan edukasi penanganan stunting bagi keluarga terimbas. Kemudian, dilakukan pula pada bidang kesehatan, berupa penyuluhan, dan beragam bantuan untuk memotong mata rantai stunting. Penurunan angka agregat stunting di Kelurahan Putat Jaya sebanyak 223% dan Kelurahan Kali Rungkut sebanyak 276% pada 2022 hingga 2023 merupakan wujud keseriusan Kota Surabaya dalam menekan dan mengatasi kasus stunting melalui berbagai program kebijakan. Penanganan stunting di Kota Surabaya dalam perspektif pendidikan dilakukan dengan cara edukasi dan sosialisasi bagaimana cara pencegahan serta penanganan tindakan pada kasus balita stunting di lokus sasaran yang ditetapkan. Kemudian, penanganan stunting dalam perspektif kesehatan melalui penyuluhan dan fasilitasi kesehatan bagi balita dan orang tua penderita stunting di lokusnya.
{"title":"Polcy Breif Penanganan Stunting di Kota Surabaya: Perspektif Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat","authors":"Mukodi Mukodi, Deti Rahmawati","doi":"10.21137/jpp.2023.15.1.3","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/jpp.2023.15.1.3","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan dan menganalisis kebijakan penanganan 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) di Kota Surabaya; (2) mendeskripsikan dan menganalisis penanganan Stunting di bidang pendidikan dan bidang kesehatan; (3) mendeskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat kebijakan penanganan stunting di Kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Obyek penelitiannya di Kampung KB Putat Jaya dan Kampung KB Kali Rungkut. Metode pengumpulan penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan alur analisis versi Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penanganan 1000 HPK Kota Surabaya sudah tepat, optimal dan sesuai dengan perencanaan. Indikatornya, penanganan didasarkan pada bentuk intrevensi spesifik dan intervensi sensitif sesuai sasaran balita yang mengalami stunting, yakni di Kampung KB Putat Jaya dan Kampung KB Kali Rungkut. Di sisi yang sama, penanganan di lakukan secara sistemik berorientasi pada bidang pendidikan berupa sosialisasi dan edukasi penanganan stunting bagi keluarga terimbas. Kemudian, dilakukan pula pada bidang kesehatan, berupa penyuluhan, dan beragam bantuan untuk memotong mata rantai stunting. Penurunan angka agregat stunting di Kelurahan Putat Jaya sebanyak 223% dan Kelurahan Kali Rungkut sebanyak 276% pada 2022 hingga 2023 merupakan wujud keseriusan Kota Surabaya dalam menekan dan mengatasi kasus stunting melalui berbagai program kebijakan. Penanganan stunting di Kota Surabaya dalam perspektif pendidikan dilakukan dengan cara edukasi dan sosialisasi bagaimana cara pencegahan serta penanganan tindakan pada kasus balita stunting di lokus sasaran yang ditetapkan. Kemudian, penanganan stunting dalam perspektif kesehatan melalui penyuluhan dan fasilitasi kesehatan bagi balita dan orang tua penderita stunting di lokusnya.","PeriodicalId":31792,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Pendidikan","volume":"13 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"81743107","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-28DOI: 10.21137/jpp.2023.15.1.6
M. Purnamasari
Tujuan dari studi ini yaitu untuk melakukan memvalidasi instrumen pengukuran Well-Being (WB) menggunakan analisis factor konfimatori. Validasi instrumen bertujuan untuk memastikan bahwa butir-butir yang ada mampu secara akurat mencerminkan WB yang hendak diukur. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument yang dikembangkan oleh Riff, dengan total 42 pertanyaan yang mencakup 6 aspek WB. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, melibatkan 284 mahasiswa PGSD STKIP PGRI Pacitan sebagai responden. Validitas instrumen dievaluasi menggunakan analisis faktor konfirmatori. Tiga jenis validitas dihitung, yaitu validitas konstruk, konvergen, dan diskriminan. Hasil analisis menunjukkan bahwa validitas konstruk terpenuhi dengan nilai RMSEA sebesar 0.78 dan GFI sebesar 0.908, dengan mengeluarkan 18 pertanyaan karena memiliki faktor loading yang rendah. Selanjutnya, validitas konvergen menunjukkan bahwa dua aspek, yaitu Hubungan Positif dan Penguasaan Lingkungan, memiliki nilai AVE kurang dari 0.5. Terakhir, validitas diskriminan terpenuhi dengan tidak adanya indikasi multikolinieritas pada pertanyaan-pertanyaan yang digunakan. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa instrumen WB yang dapat digunakan terdiri dari 24 pertanyaan, dengan masing-masing aspek terdiri dari 4 butir.
{"title":"Analisis Validitas Konstruk, Konvergen, dan Diskriminan dari Instrument Well-Being","authors":"M. Purnamasari","doi":"10.21137/jpp.2023.15.1.6","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/jpp.2023.15.1.6","url":null,"abstract":" \u0000 \u0000Tujuan dari studi ini yaitu untuk melakukan memvalidasi instrumen pengukuran Well-Being (WB) menggunakan analisis factor konfimatori. Validasi instrumen bertujuan untuk memastikan bahwa butir-butir yang ada mampu secara akurat mencerminkan WB yang hendak diukur. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument yang dikembangkan oleh Riff, dengan total 42 pertanyaan yang mencakup 6 aspek WB. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, melibatkan 284 mahasiswa PGSD STKIP PGRI Pacitan sebagai responden. Validitas instrumen dievaluasi menggunakan analisis faktor konfirmatori. Tiga jenis validitas dihitung, yaitu validitas konstruk, konvergen, dan diskriminan. Hasil analisis menunjukkan bahwa validitas konstruk terpenuhi dengan nilai RMSEA sebesar 0.78 dan GFI sebesar 0.908, dengan mengeluarkan 18 pertanyaan karena memiliki faktor loading yang rendah. Selanjutnya, validitas konvergen menunjukkan bahwa dua aspek, yaitu Hubungan Positif dan Penguasaan Lingkungan, memiliki nilai AVE kurang dari 0.5. Terakhir, validitas diskriminan terpenuhi dengan tidak adanya indikasi multikolinieritas pada pertanyaan-pertanyaan yang digunakan. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa instrumen WB yang dapat digunakan terdiri dari 24 pertanyaan, dengan masing-masing aspek terdiri dari 4 butir. \u0000 \u0000 ","PeriodicalId":31792,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Pendidikan","volume":"66 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"73756155","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-28DOI: 10.21137/jpp.2023.15.1.7
Laras Sukmawati, Elly’s Mursina Mursidik, Agung Yuli Hardhinata
Penelitian ini berlatar belakang oleh hasil belajar matematika pada siswa kelas IV yang masih di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Studi awal menunjukkan penyebab rendahnya hasil nilai belajar matematika pada siswa adalah kurang optimalnya pembelajaran yang sudah dirancang guru dan penggunaan media pembelajaran di kelas yang kurang menarik dan bervariatif sehingga saat proses pembelajaran siswa kurang aktif dan kesulitan dalam memahami materi pelajaran. Dari permasalahan tersebut, peneliti memilih media ular tangga sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media ular tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) secara kolaboratif yang mengacu pada rencana, tindakan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan sebanyak 2 siklus pembelajaran pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Temon. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media permainan ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan keberhasilan nilai siswa pada pra siklus sebesar 23,0% meningkat menjadi 46,1% pada siklus I dan 76,9% pada siklus II, artinya terjadi peningkatan pada proses pembelajaran, sehingga disimpulkan bahwa media ular tangg mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 1 Temon.
这项研究以四年级学生的数学成绩为背景,他们仍然低于最低减排标准(KKM)。早期的研究表明,造成学生数学学习成绩不佳的原因是教师设计的学习方法和在课堂上使用学习媒体的不那么有趣和多样化,从而导致学生学习过程不太活跃,理解教材的困难。从这些问题中,研究人员选择梯蛇媒介作为提高学生学习成绩的一种手段。本研究的目的是通过使用蛇梯来提高学生的学习成绩。使用的研究方法是合作的课堂行动研究(PTK),它指的是在SD Negeri 1 Temon为四年级学生进行的2个学习周期的学习。研究结果表明,使用蛇梯游戏可以提高学生的成绩。学生学前成绩的提高为23.0%,第一个周期的成绩增加到46.1%,第二次周期的成绩增加到76.9%,这意味着学习过程也增加了,结论是响尾蛇传媒能够提高国家小学一年级四年级学生的学习成绩。
{"title":"Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Media Ular Tangga Pintar pada Siswa Kelas IV","authors":"Laras Sukmawati, Elly’s Mursina Mursidik, Agung Yuli Hardhinata","doi":"10.21137/jpp.2023.15.1.7","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/jpp.2023.15.1.7","url":null,"abstract":"Penelitian ini berlatar belakang oleh hasil belajar matematika pada siswa kelas IV yang masih di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Studi awal menunjukkan penyebab rendahnya hasil nilai belajar matematika pada siswa adalah kurang optimalnya pembelajaran yang sudah dirancang guru dan penggunaan media pembelajaran di kelas yang kurang menarik dan bervariatif sehingga saat proses pembelajaran siswa kurang aktif dan kesulitan dalam memahami materi pelajaran. Dari permasalahan tersebut, peneliti memilih media ular tangga sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media ular tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) secara kolaboratif yang mengacu pada rencana, tindakan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan sebanyak 2 siklus pembelajaran pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Temon. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media permainan ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan keberhasilan nilai siswa pada pra siklus sebesar 23,0% meningkat menjadi 46,1% pada siklus I dan 76,9% pada siklus II, artinya terjadi peningkatan pada proses pembelajaran, sehingga disimpulkan bahwa media ular tangg mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 1 Temon.","PeriodicalId":31792,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Pendidikan","volume":"3 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"88333646","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-06-26DOI: 10.21137/jpp.2023.15.1.5
Khoirul Umam, Rehan Muchammad Fadli Chusnudhin, Anisa Fatwa Sari
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu program penilaian nasional pengganti Ujian Nasional. Fokus AKM adalah untuk mengukur hasil belajar kognitif siswa pada kemampuan literasi membaca dan numerasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan model kesalahan siswa dalam menyelesaikan tes AKM Numerasi khususnya pada topik trigonometri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subjek penelitiannya 3 pelajar SMA yang tergabung dalam organisasi IPNU IPPNU di Desa Jatirejo Kabupaten Jombang. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun pelajan 2021/2022. Terdapat 3 tahap teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, pengumpulan data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan memberikan tes AKM kepada 6 subjek, kemudian dilanjutkan dengan mereduksi data tersebut berdasarkan 3 karakteristik siswa dalam menyelesaikan tes yaitu: 1) siswa menyelesaikan soal dengan benar, 2) siswa menyelesaikan soal dengan kurang tepat, dan 3) siswa menyelesaikan dengan strategi yang tepat tetapi kesimpulan yang diberikan kurang tepat. Setelah dilakukan pengelompokan maka diambil satu subjek untuk setiap karakteristik dan dilakukan wawancara guna memverifikasi hasil dari tes yang dilakukan. Deskripsi dari hasil penelitian ini adalah 1 siswa masuk dalam model unverified solution, 1 siswa masuk dalam model misused data, 1 siswa masuk dalam model technical error, dan 2 siswa masuk dalam model misinterpreted language.
{"title":"Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Numerasi SMA Topik Trigonometri","authors":"Khoirul Umam, Rehan Muchammad Fadli Chusnudhin, Anisa Fatwa Sari","doi":"10.21137/jpp.2023.15.1.5","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/jpp.2023.15.1.5","url":null,"abstract":"Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu program penilaian nasional pengganti Ujian Nasional. Fokus AKM adalah untuk mengukur hasil belajar kognitif siswa pada kemampuan literasi membaca dan numerasi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan model kesalahan siswa dalam menyelesaikan tes AKM Numerasi khususnya pada topik trigonometri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan subjek penelitiannya 3 pelajar SMA yang tergabung dalam organisasi IPNU IPPNU di Desa Jatirejo Kabupaten Jombang. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun pelajan 2021/2022. Terdapat 3 tahap teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, pengumpulan data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan memberikan tes AKM kepada 6 subjek, kemudian dilanjutkan dengan mereduksi data tersebut berdasarkan 3 karakteristik siswa dalam menyelesaikan tes yaitu: 1) siswa menyelesaikan soal dengan benar, 2) siswa menyelesaikan soal dengan kurang tepat, dan 3) siswa menyelesaikan dengan strategi yang tepat tetapi kesimpulan yang diberikan kurang tepat. Setelah dilakukan pengelompokan maka diambil satu subjek untuk setiap karakteristik dan dilakukan wawancara guna memverifikasi hasil dari tes yang dilakukan. Deskripsi dari hasil penelitian ini adalah 1 siswa masuk dalam model unverified solution, 1 siswa masuk dalam model misused data, 1 siswa masuk dalam model technical error, dan 2 siswa masuk dalam model misinterpreted language.","PeriodicalId":31792,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Pendidikan","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-06-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"88847396","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2023-01-12DOI: 10.17509/jpp.v22i3.54163
Arie Insany, Babang Robandi
{"title":"Pemikiran Kritis Filsuf Kierkegaard Tentang Manusia Eksistensialis dan Pendidikan","authors":"Arie Insany, Babang Robandi","doi":"10.17509/jpp.v22i3.54163","DOIUrl":"https://doi.org/10.17509/jpp.v22i3.54163","url":null,"abstract":"","PeriodicalId":31792,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Pendidikan","volume":"50 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2023-01-12","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"86809956","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-12-30DOI: 10.21137/jpp.2022.14.2.8
Mukodi Mukodi, Deti Rahmawati
Tujuan Penelitian adalah untuk; (1) mendeskripsikan dan menganalisis penurunan stunting di Jawa Timur; (2) memberikan rekomendasi bagaimana strategi penurunan stunting di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Malang. Metode/Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode atau pendekatan studi kasus (case study). Metode pengumpulan data pada studi kasus ini menggunakan tiga prinsip sebagaimana yang disarankan oleh Yin, yakni: (1) menggunakan multi sumber bukti; (2) menciptakan data dasar studi; (3) memelihara rangkaian bukti. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa percepatan penurunan stunting di Provinsi Jawa Timur secara reflektif dapat dilihat di tiga Kabupaten, yakni; Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Malang telah berjalan secara baik dan sistemik. Ketiga kabupaten tersebut sebagai sempel dari wilayah di Jawa Timur telah melakukan penanganan stunting dengan melaksanakan aksi konvergensi, yakni pendekatan penyampaian intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi, dan bersama-sama untuk mencegah stunting. Temuan Penting dalam riset ini adalah terdapat dua intervensi gizi spesifik yang harus dilakukan dalam penanganan kasus stunting; pertama: intervensi spesifik, dan kedua: intervensi gizi sensitive. Intevensi gizi spesifik berprioritas pada: (a) ibu hamil, (b) ibu menyusui, (c) anak-anak 24-59 bulan, (d) remaja dan wanita usia subur. Sementara itu, intervensi gizi sensitive berprioritas pada: (a) peningkatan penyediaan air minum dan sanitasi, (b) peningkatan akses dan kualitas pelayanann gizi serta kesehatan, (c) peningkatan kesadaran, komitmen, dan praktik pengasuhan; (d) gizi ibu dan anak, serta peningkatan akses pangan bergizi. Simpulan penelitian ini adalah aksi konvergensi yang dilakukan secara Tersistem, Sistemik, dan Massif (TSM/) di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Malang telah terbukti menekan dan meminimalisir potensi stunting dan bisa dijadikan contoh nyata cara penanganan stunting di wilayah Jawa Timur.
{"title":"Strategi Penanganan dan Percepatan Penurunan Stunting di Jawa Timur","authors":"Mukodi Mukodi, Deti Rahmawati","doi":"10.21137/jpp.2022.14.2.8","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/jpp.2022.14.2.8","url":null,"abstract":"Tujuan Penelitian adalah untuk; (1) mendeskripsikan dan menganalisis penurunan stunting di Jawa Timur; (2) memberikan rekomendasi bagaimana strategi penurunan stunting di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Malang. \u0000Metode/Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode atau pendekatan studi kasus (case study). Metode pengumpulan data pada studi kasus ini menggunakan tiga prinsip sebagaimana yang disarankan oleh Yin, yakni: (1) menggunakan multi sumber bukti; (2) menciptakan data dasar studi; (3) memelihara rangkaian bukti. \u0000Hasil Penelitian menunjukkan bahwa percepatan penurunan stunting di Provinsi Jawa Timur secara reflektif dapat dilihat di tiga Kabupaten, yakni; Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Malang telah berjalan secara baik dan sistemik. Ketiga kabupaten tersebut sebagai sempel dari wilayah di Jawa Timur telah melakukan penanganan stunting dengan melaksanakan aksi konvergensi, yakni pendekatan penyampaian intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi, dan bersama-sama untuk mencegah stunting. \u0000Temuan Penting dalam riset ini adalah terdapat dua intervensi gizi spesifik yang harus dilakukan dalam penanganan kasus stunting; pertama: intervensi spesifik, dan kedua: intervensi gizi sensitive. Intevensi gizi spesifik berprioritas pada: (a) ibu hamil, (b) ibu menyusui, (c) anak-anak 24-59 bulan, (d) remaja dan wanita usia subur. Sementara itu, intervensi gizi sensitive berprioritas pada: (a) peningkatan penyediaan air minum dan sanitasi, (b) peningkatan akses dan kualitas pelayanann gizi serta kesehatan, (c) peningkatan kesadaran, komitmen, dan praktik pengasuhan; (d) gizi ibu dan anak, serta peningkatan akses pangan bergizi. \u0000Simpulan penelitian ini adalah aksi konvergensi yang dilakukan secara Tersistem, Sistemik, dan Massif (TSM/) di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Pacitan, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Malang telah terbukti menekan dan meminimalisir potensi stunting dan bisa dijadikan contoh nyata cara penanganan stunting di wilayah Jawa Timur.","PeriodicalId":31792,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Pendidikan","volume":"25 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"82290593","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-12-30DOI: 10.21137/jpp.2022.14.2.7
Nur Rohman, Junarti Junarti, Arief Yoga Pangestu
Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian yang mengembangkan perangkat pembelajaran matematika menggunakan model Blended Learning (BLENDER) pada materi limit fungsi aljabar. Latar belakang penelitian ini adalah pembelajaran matematika cenderung menggunakan metode ceramah dan siswa belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran, selain itu dalam proses menghitung nilai limit siswa masih mengalami kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika, mendeskripsikan kualitas perangkat pembelajaran model Blended Learning dan mengetahui respon siswa terhadap proses pembelajaran matematika pada materi limit fungsi aljabar. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang meliputi: (1) tahap analisis (Analisys), (2) tahap perancangan (Design), (3) tahap pengembangan (Development), (4) tahap penggunaan (Implementation), dan (5) tahap evaluasi (Evaluation). Prangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah silabus dan RPP. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII TEI SMK Negeri 2 Bojonegoro. Objek penelitian adalah semua perangkat pembelajaran yang dikembangkan oleh peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Perangkat pembelajaran telah berhasil dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE, 2) Hasil validasi peragkat pembelajaran adalah 4 termasuk kategori baik. Hasil ketuntasan siswa mencapai 91,4 % kategori sangat baik, 3) Hasil kuesioner respon siswa terhadap proses pembelajaran dengan menggunakan model Blended Learning memperoleh hasil 82,9 % termasuk dalam kategori baik. Guru merasa terbantu dalam melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model Blended Learning. Kata kunci: Perangkat pembelajaran BLENDER; model Blended Learning; Limit Fungsi Aljabar
{"title":"Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Blender (Blended Learning) untuk Membangun Pemahaman Materi Fungsi","authors":"Nur Rohman, Junarti Junarti, Arief Yoga Pangestu","doi":"10.21137/jpp.2022.14.2.7","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/jpp.2022.14.2.7","url":null,"abstract":"Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian yang mengembangkan perangkat pembelajaran matematika menggunakan model Blended Learning (BLENDER) pada materi limit fungsi aljabar. Latar belakang penelitian ini adalah pembelajaran matematika cenderung menggunakan metode ceramah dan siswa belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran, selain itu dalam proses menghitung nilai limit siswa masih mengalami kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika, mendeskripsikan kualitas perangkat pembelajaran model Blended Learning dan mengetahui respon siswa terhadap proses pembelajaran matematika pada materi limit fungsi aljabar. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang meliputi: (1) tahap analisis (Analisys), (2) tahap perancangan (Design), (3) tahap pengembangan (Development), (4) tahap penggunaan (Implementation), dan (5) tahap evaluasi (Evaluation). Prangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah silabus dan RPP. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII TEI SMK Negeri 2 Bojonegoro. Objek penelitian adalah semua perangkat pembelajaran yang dikembangkan oleh peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Perangkat pembelajaran telah berhasil dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE, 2) Hasil validasi peragkat pembelajaran adalah 4 termasuk kategori baik. Hasil ketuntasan siswa mencapai 91,4 % kategori sangat baik, 3) Hasil kuesioner respon siswa terhadap proses pembelajaran dengan menggunakan model Blended Learning memperoleh hasil 82,9 % termasuk dalam kategori baik. Guru merasa terbantu dalam melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model Blended Learning. \u0000Kata kunci: Perangkat pembelajaran BLENDER; model Blended Learning; Limit Fungsi Aljabar \u0000 ","PeriodicalId":31792,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Pendidikan","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"76278824","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-12-28DOI: 10.21137/jpp.2022.14.2.5
Nasyiatul Asiyah Nasya, D. Wahyuni, U. Efendi, Mutiara Triadinda
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas IV MI Nurul HUDA Sukaraja dalam menyelesaikan tugas yang telah tercantum dalam buku tema 3 subtema 1. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di MI Nurul Huda tepatnya di kelas IV dengan jumlah populasi 60 orang dan jumlah sampel 30 orang. Hasil belajar siswa tema 3 sub tema 1 Hewan Dan Tumbuhan Dilingkungan Rumahku yang menerapkan metode Eksperimen di MI Nurul Huda Sukaraja yang berjumlah 30 siswa, nilai rata-rata siswa terkecil 75 dan yang tersebesar 100. Hasil belajar siswa kelas IV tema 3 sub tema 1 yang tidak menerapkan metode Eksperimen di MI Nurul Huda Sukaraja yang berjumlah 30 siswa, nilai hasil belajar siswa yang terkecil adalah 55 dan yang terbesar 85 dengan rata-rata nilai 65.6. Hasil pengujian terhadap hipotesis yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara metode eksperimen terhadap hasil belajar tema 3 sub tema 1 MI Nurul Huda Sukaraja.
这项研究的目的是确定实验方法对四年级学生学习成绩的影响程度,以完成主题3子主题1所列的任务。本研究采用的方法是用实验方法的定量方法。这项研究是在MI Nurul Huda四年级进行的,那里有60名人口和30名样本。学生学习主题3子主题1子主题主题1将实验方法应用于30名学生的Nurul Huda志愿者,平均最低学生75分,最高100分。四年级学生的学习成绩为3分1分,没有在30名学生的MI Nurul Huda志愿者中应用实验方法,最小的学生成绩为55分,最大的学生成绩为85分,平均成绩为65.6分。实验方法对学习主题3子主题1 MI Nurul Huda sukaaja的测试结果有重大影响。
{"title":"Pengaruh Penerapan Metode Eksperimen terhadap Hasil Belajar Siswa","authors":"Nasyiatul Asiyah Nasya, D. Wahyuni, U. Efendi, Mutiara Triadinda","doi":"10.21137/jpp.2022.14.2.5","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/jpp.2022.14.2.5","url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas IV MI Nurul HUDA Sukaraja dalam menyelesaikan tugas yang telah tercantum dalam buku tema 3 subtema 1. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan di MI Nurul Huda tepatnya di kelas IV dengan jumlah populasi 60 orang dan jumlah sampel 30 orang. Hasil belajar siswa tema 3 sub tema 1 Hewan Dan Tumbuhan Dilingkungan Rumahku yang menerapkan metode Eksperimen di MI Nurul Huda Sukaraja yang berjumlah 30 siswa, nilai rata-rata siswa terkecil 75 dan yang tersebesar 100. Hasil belajar siswa kelas IV tema 3 sub tema 1 yang tidak menerapkan metode Eksperimen di MI Nurul Huda Sukaraja yang berjumlah 30 siswa, nilai hasil belajar siswa yang terkecil adalah 55 dan yang terbesar 85 dengan rata-rata nilai 65.6. Hasil pengujian terhadap hipotesis yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara metode eksperimen terhadap hasil belajar tema 3 sub tema 1 MI Nurul Huda Sukaraja. ","PeriodicalId":31792,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Pendidikan","volume":"25 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"83838583","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pub Date : 2022-12-28DOI: 10.21137/jpp.2022.14.2.4
Dela Perdayanti, Tita Tanjung Sari, Kadarisman Kadarisman
Penelitian ini bertujuan ini untuk: (1) mendeskripsikan pengembangan Video Edukasi Jejak Jena Joni sebagai Media Pembelajaran Keberagaman Budaya Kelas IV Sekolah Dasar (2) mengetahui respon siswa terhadap pengembangan Video Edukasi Jejak Jena Joni sebagai Media Pembelajaran Keberagaman Budaya Kelas IV Sekolah Dasar. Metode dalam penelitian ini adalah metode pengembangan model Borg and Gall yang telah dimodifikasi oleh Sugiono (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan dalam penelitian ini dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran, hal ini berdasarkan hasil dari validasi desain media dan materi dengan persentase berturut-turut sebesar 95%, 94% dengan kriteria “Sangat Layak”. (2) hasil uji coba produk kepada 8 orang siswa kelas IV diperoleh nilai persentase respon siswa sebesar 95,7% dengan kriteria “Sangat Baik”. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video edukasi jejak si Jena Joni dapat dinyatakan layak dan sesuai untuk digunakan sebagai alternatif belajar bagi guru dan siswa. Kata Kunci : Video Edukasi, Keberagaman Budaya
{"title":"Pengembangan Video Edukasi “Jejak Jena Joni” Sebagai Media Pembelajaran Keberagaman Budaya Kelas IV Sekolah Dasar","authors":"Dela Perdayanti, Tita Tanjung Sari, Kadarisman Kadarisman","doi":"10.21137/jpp.2022.14.2.4","DOIUrl":"https://doi.org/10.21137/jpp.2022.14.2.4","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan ini untuk: (1) mendeskripsikan pengembangan Video Edukasi Jejak Jena Joni sebagai Media Pembelajaran Keberagaman Budaya Kelas IV Sekolah Dasar (2) mengetahui respon siswa terhadap pengembangan Video Edukasi Jejak Jena Joni sebagai Media Pembelajaran Keberagaman Budaya Kelas IV Sekolah Dasar. \u0000Metode dalam penelitian ini adalah metode pengembangan model Borg and Gall yang telah dimodifikasi oleh Sugiono (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan dalam penelitian ini dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran, hal ini berdasarkan hasil dari validasi desain media dan materi dengan persentase berturut-turut sebesar 95%, 94% dengan kriteria “Sangat Layak”. \u0000(2) hasil uji coba produk kepada 8 orang siswa kelas IV diperoleh nilai persentase respon siswa sebesar 95,7% dengan kriteria “Sangat Baik”. \u0000Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video edukasi jejak si Jena Joni dapat dinyatakan layak dan sesuai untuk digunakan sebagai alternatif belajar bagi guru dan siswa. \u0000Kata Kunci : Video Edukasi, Keberagaman Budaya","PeriodicalId":31792,"journal":{"name":"Jurnal Penelitian Pendidikan","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-12-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"74955751","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}