Pub Date : 2019-07-01DOI: 10.15408/BAT.V25I1.11117
Betari anindya
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan jenis implikatur yang terdapat pada percakapan antara pramuniaga mobil Mitsubishi dengan konsumen di Kota Padang. Berdasarkan cara dan prosedur analisis datanya, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan. Data dalam penelitian ini adalah tuturan implikatur antara pramuniaga mobil Mitsubishi dengan konsumen di Kota Padang. Data yang dikumpulkan menggunakan metode simak. Metode ini diwujudkan dengan menggunakan teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasar yang digunakan adalah teknik sadap. Sedangkan teknik lanjutan digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Berdasarkan hasil analisis ditemukan 4 jenis implikatur yang digunakan dalam percakapan antara pramuniaga mobil Mitsubishi dengan konsumen di Kota Padang, yaitu 1) implikatur percakapan umum, 2) implikatur percakapan khusus, 3) implikatur percakapan skala, 4) dan implikatur percakapan konvensional.
{"title":"Jenis implikatur percakapan antara Pramuniaga Mobil Mitsubishi dengan konsumen di Kota Padang","authors":"Betari anindya","doi":"10.15408/BAT.V25I1.11117","DOIUrl":"https://doi.org/10.15408/BAT.V25I1.11117","url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan jenis implikatur yang terdapat pada percakapan antara pramuniaga mobil Mitsubishi dengan konsumen di Kota Padang. Berdasarkan cara dan prosedur analisis datanya, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan. Data dalam penelitian ini adalah tuturan implikatur antara pramuniaga mobil Mitsubishi dengan konsumen di Kota Padang. Data yang dikumpulkan menggunakan metode simak. Metode ini diwujudkan dengan menggunakan teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasar yang digunakan adalah teknik sadap. Sedangkan teknik lanjutan digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Berdasarkan hasil analisis ditemukan 4 jenis implikatur yang digunakan dalam percakapan antara pramuniaga mobil Mitsubishi dengan konsumen di Kota Padang, yaitu 1) implikatur percakapan umum, 2) implikatur percakapan khusus, 3) implikatur percakapan skala, 4) dan implikatur percakapan konvensional. ","PeriodicalId":33743,"journal":{"name":"Buletin AlTuras","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2019-07-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46743410","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
This study discusses the construction of Islamic identities in the figure of veiled woman in Ayat-Ayat Cinta film. The method in this research applies textual analysis method and cultural studies approach in analyzing the film scenes and dialogues based on the theories proposed by Castells on identity formation, Asma Barlas’s feminist hermeneutics of al-Qur’an, gender, and patriarchy. This film shows that Islamic identities as represented by veiled woman is related to the values of man’s power, patriarchal ideology, and social construction. The results of this research proves that the main character as in veiled women is tried side by side with the ideology of patriarchy in struggling for her freedom, justice, and equality with men, so that the veiled woman represents current Islamic values that are harmonious, dynamic, and modern (Pluralist Islam). This study is important to understand variants Islam through Islamic dress, religious practice, and the interpretation of al-Qur’an verse that exist in Indonesia as religious discourse in cultural studies.---Studi ini membahas konstruksi identitas Islam dalam sosok perempuan berjilbab pada film Ayat-Ayat Cinta. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode analisis tekstual dan pendekatan kajian budaya dalam menganalisis adegan film dan dialog berdasarkan konsep yang dikemukakan oleh Castells tentang pembentukan identitas, konsep hermeneutik feminis Asma Barlas tentang al-Qur’an, konsep gender, dan patriarki. Dalam film ini menunjukkan bahwa identitas Islam yang diwakili oleh wanita berjilbab terkait dengan nilai-nilai kekuatan laki-laki, ideologi patriarkal, dan konstruksi sosial. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa tokoh utama perempuan berjilbab berdampingan dengan ideologi patriarki dalam memperjuangkan kebebasan, keadilan, dan kesetaraannya dengan laki-laki, sehingga perempuan berjilbab mewakili nilai-nilai Islam saat ini, yang harmonis, dinamis, dan modern (Pluralist Islam). Penelitian ini penting untuk memahami variasi Islam melalui busana Islami, praktik keagamaan, dan interpretasi ayat al-Qur’an yang ada di Indonesia sebagai wacana keagamaan dalam kajian budaya.
{"title":"Constructed Islamic Identities in Veiled Woman Represented in Ayat-Ayat Cinta Film (2008)","authors":"Sulhizah Wulan Sari","doi":"10.15408/BAT.V24I2.8053","DOIUrl":"https://doi.org/10.15408/BAT.V24I2.8053","url":null,"abstract":"This study discusses the construction of Islamic identities in the figure of veiled woman in Ayat-Ayat Cinta film. The method in this research applies textual analysis method and cultural studies approach in analyzing the film scenes and dialogues based on the theories proposed by Castells on identity formation, Asma Barlas’s feminist hermeneutics of al-Qur’an, gender, and patriarchy. This film shows that Islamic identities as represented by veiled woman is related to the values of man’s power, patriarchal ideology, and social construction. The results of this research proves that the main character as in veiled women is tried side by side with the ideology of patriarchy in struggling for her freedom, justice, and equality with men, so that the veiled woman represents current Islamic values that are harmonious, dynamic, and modern (Pluralist Islam). This study is important to understand variants Islam through Islamic dress, religious practice, and the interpretation of al-Qur’an verse that exist in Indonesia as religious discourse in cultural studies.---Studi ini membahas konstruksi identitas Islam dalam sosok perempuan berjilbab pada film Ayat-Ayat Cinta. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode analisis tekstual dan pendekatan kajian budaya dalam menganalisis adegan film dan dialog berdasarkan konsep yang dikemukakan oleh Castells tentang pembentukan identitas, konsep hermeneutik feminis Asma Barlas tentang al-Qur’an, konsep gender, dan patriarki. Dalam film ini menunjukkan bahwa identitas Islam yang diwakili oleh wanita berjilbab terkait dengan nilai-nilai kekuatan laki-laki, ideologi patriarkal, dan konstruksi sosial. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa tokoh utama perempuan berjilbab berdampingan dengan ideologi patriarki dalam memperjuangkan kebebasan, keadilan, dan kesetaraannya dengan laki-laki, sehingga perempuan berjilbab mewakili nilai-nilai Islam saat ini, yang harmonis, dinamis, dan modern (Pluralist Islam). Penelitian ini penting untuk memahami variasi Islam melalui busana Islami, praktik keagamaan, dan interpretasi ayat al-Qur’an yang ada di Indonesia sebagai wacana keagamaan dalam kajian budaya.","PeriodicalId":33743,"journal":{"name":"Buletin AlTuras","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49473289","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Mosque of Sendang Duwur is broadcasting cultural heritage Sunan Sendang Duwur acculturated with the architectural vernacular of traditional Javanese and Hindu culture. This paper uses research methods descriptive analysis by describing the components of the mosque as analysis and interpretation. So that encountered a form of acculturation appears in the Sendang Duwur mosque architecture of the building is typical Joglo Javanese building forms, which were disputed by the four pillar , mustaka on the roof of the mosque bertumpang three similar buildings Meru in Hindu, the arch-shaped mihrab mosque Kalamakara like a temple, a mosque pulpit carved Jepara florish and the lotus -shaped , arch -shaped monument mosque briefly remind clicking on the shape of the building in the complex kedathon kori the Hindu kingdom. In the foyer there is candrasengkala Javanese writing on a wooden board that reads: gurhaning sarira tirta hayu ( 1483 S = 1561 AD)---Masjid Sendang Duwur adalah jejak peninggalan dakwah kultural Sunan Sendang Duwur yang gaya aristekturnya berakulturasi antara vernacular tradisi Jawa dengan Hindu.Artikel ini menggunakan metode penelitian deskripsi analisis dengan mendeskripsikan komponen-komponen masjid kemudian dianalisis dan diinterpretasikan. Dalam kajian ini ditemukan bahwa Masjid Sendang Duwur berarsitektur Joglo dengan empat soko guru yang menyanggah bangunan masjid merepresentasikan bangunan khas vulnacular daerah Jawa. Mustaka pada atap masjid bertumpang tiga mirip meru pada bangunan Hindu, mihrab masjid yang berbentuk lengkungan kalamakara seperti candi, mimbar masjid berukiran Jepara berbentuk florish dan bunga teratai, gapura masjid berbentuk tugu bentar mengingatkan pada bentuk bangunan kori pada kedathon di komplek Kerajaan Hindu. Pada serambi terdapat candrasengkala tulisan Jawa pada sebuah papan kayu yang berbunyi:gurhaning sarira tirta hayu (1483 S=1561 M).
{"title":"Akulturasi Budaya Arsitektur Masjid Sendang Duwur","authors":"Novita Siswayanti","doi":"10.15408/BAT.V24I2.6642","DOIUrl":"https://doi.org/10.15408/BAT.V24I2.6642","url":null,"abstract":"Mosque of Sendang Duwur is broadcasting cultural heritage Sunan Sendang Duwur acculturated with the architectural vernacular of traditional Javanese and Hindu culture. This paper uses research methods descriptive analysis by describing the components of the mosque as analysis and interpretation. So that encountered a form of acculturation appears in the Sendang Duwur mosque architecture of the building is typical Joglo Javanese building forms, which were disputed by the four pillar , mustaka on the roof of the mosque bertumpang three similar buildings Meru in Hindu, the arch-shaped mihrab mosque Kalamakara like a temple, a mosque pulpit carved Jepara florish and the lotus -shaped , arch -shaped monument mosque briefly remind clicking on the shape of the building in the complex kedathon kori the Hindu kingdom. In the foyer there is candrasengkala Javanese writing on a wooden board that reads: gurhaning sarira tirta hayu ( 1483 S = 1561 AD)---Masjid Sendang Duwur adalah jejak peninggalan dakwah kultural Sunan Sendang Duwur yang gaya aristekturnya berakulturasi antara vernacular tradisi Jawa dengan Hindu.Artikel ini menggunakan metode penelitian deskripsi analisis dengan mendeskripsikan komponen-komponen masjid kemudian dianalisis dan diinterpretasikan. Dalam kajian ini ditemukan bahwa Masjid Sendang Duwur berarsitektur Joglo dengan empat soko guru yang menyanggah bangunan masjid merepresentasikan bangunan khas vulnacular daerah Jawa. Mustaka pada atap masjid bertumpang tiga mirip meru pada bangunan Hindu, mihrab masjid yang berbentuk lengkungan kalamakara seperti candi, mimbar masjid berukiran Jepara berbentuk florish dan bunga teratai, gapura masjid berbentuk tugu bentar mengingatkan pada bentuk bangunan kori pada kedathon di komplek Kerajaan Hindu. Pada serambi terdapat candrasengkala tulisan Jawa pada sebuah papan kayu yang berbunyi:gurhaning sarira tirta hayu (1483 S=1561 M).","PeriodicalId":33743,"journal":{"name":"Buletin AlTuras","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"45543931","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
This article is aimed at finding out the technique of subtitle and dubbing translation in OST Frozen: Let it Go. The article analyzes the lyrics of the song as the corpus. The data are analyzed qualitatively by using the subtitle translation techniques. The data collection is conducted through reading source language and target language, selecting and comparing the translation techniques done by the translator/dubber, marking, classifying and analyzing them based on the theories of translation technique proposed by Molina and Albir. The result shows that subtitle techniques done by the translator consist of eleven techniques. Based on the analysis of translation process translated from the lyrics into the subtitled version, the translator seems to use most of the technique. While the dubber only uses nine techniques in translating the lyrics into the dubbed version. In general, the translator’s technique applied in the subtitled version is mostly literal translation; While the dubbed version’s most common techniques are modulation and reduction.---Artikel ini bertujuan untuk mengetahui tentang teknik penerjemahan subtitle dan dubbing dalam OST Frozen: Let It Go sebagai korpusnya. Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teknik terjemahan subtitle. Pengumpulan data dilakukan melalui proses membaca bahasa sumber dan bahasa target, memilih dan membandingkan teknik penerjemahan yang dilakukan oleh penerjemah / dubber, menandai, mengklasifikasi dan menganalisisnya berdasarkan teknik penerjemahan yang diajukan oleh Molina dan Albir. Hasilnya menunjukkan bahwa teknik subtitle yang dilakukan oleh penerjemah terdiri dari sebelas teknik. Berdasarkan analisis proses terjemahan yang diterjemahkan dari lirik ke dalam versi subtitle, penerjemah tampaknya menggunakan sebagian besar teknik. Sedangkan dubber hanya menggunakan sembilan teknik dalam menerjemahkan lirik ke dalam versi yang dijuluki. Secara umum, teknik penerjemah yang diterapkan dalam versi subtitle sebagian besar adalah terjemahan harfiah; Sementara teknik yang paling umum dijuluki versi adalah modulasi dan reduksi.
{"title":"Audio-Visual Translation Techniques: Subtitling and Dubbing of Movie Soundtrack in Frozen: Let it Go","authors":"Moh. Supardi, Dea Amanda Putri","doi":"10.15408/BAT.V24I2.8621","DOIUrl":"https://doi.org/10.15408/BAT.V24I2.8621","url":null,"abstract":"This article is aimed at finding out the technique of subtitle and dubbing translation in OST Frozen: Let it Go. The article analyzes the lyrics of the song as the corpus. The data are analyzed qualitatively by using the subtitle translation techniques. The data collection is conducted through reading source language and target language, selecting and comparing the translation techniques done by the translator/dubber, marking, classifying and analyzing them based on the theories of translation technique proposed by Molina and Albir. The result shows that subtitle techniques done by the translator consist of eleven techniques. Based on the analysis of translation process translated from the lyrics into the subtitled version, the translator seems to use most of the technique. While the dubber only uses nine techniques in translating the lyrics into the dubbed version. In general, the translator’s technique applied in the subtitled version is mostly literal translation; While the dubbed version’s most common techniques are modulation and reduction.---Artikel ini bertujuan untuk mengetahui tentang teknik penerjemahan subtitle dan dubbing dalam OST Frozen: Let It Go sebagai korpusnya. Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teknik terjemahan subtitle. Pengumpulan data dilakukan melalui proses membaca bahasa sumber dan bahasa target, memilih dan membandingkan teknik penerjemahan yang dilakukan oleh penerjemah / dubber, menandai, mengklasifikasi dan menganalisisnya berdasarkan teknik penerjemahan yang diajukan oleh Molina dan Albir. Hasilnya menunjukkan bahwa teknik subtitle yang dilakukan oleh penerjemah terdiri dari sebelas teknik. Berdasarkan analisis proses terjemahan yang diterjemahkan dari lirik ke dalam versi subtitle, penerjemah tampaknya menggunakan sebagian besar teknik. Sedangkan dubber hanya menggunakan sembilan teknik dalam menerjemahkan lirik ke dalam versi yang dijuluki. Secara umum, teknik penerjemah yang diterapkan dalam versi subtitle sebagian besar adalah terjemahan harfiah; Sementara teknik yang paling umum dijuluki versi adalah modulasi dan reduksi.","PeriodicalId":33743,"journal":{"name":"Buletin AlTuras","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"45073061","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
This research is about tracing alumni by taking the research subjects of the alumni of Study Program of IPI FAH UIN Jakarta in the year 2008-2011. The objectives to be achieved in this study are universities in which the title takes the object of research in the FAH Library. The objectives to be achieved in this research are: (1) To find out the profile of graduates of the IPI, Program 2008 - 2011 in getting their jobs, (2) To find out the curriculum implementation carried out by the IPI in the learning process, (3) To get input or suggestions given by alumni for the development of IPI in the future. The method used to conduct this research is descriptive with a quantitative approach. The population in this study were IPI alumni, while data collection techniques were carried out through questionnaires to 49 respondents. The results obtained from this study indicate that (1) most of them have received work in accordance with the library science qualification in less than three months, even among them get a job before the thesis examination session, (2 ) Most of them assessed that the curriculum carried out by IPI was in accordance with their needs in the field of employment, (3) The alumni wanted computer-based courses to be offered to students.---Penelitian ini tentang penelusuran alumni dengan mengambil subjek penelitian para alumni Prodi IPI FAH UIN Jakarta Angkatan 2008-2011. Tujuan penelitian ini adalah perguruan tinggi sebagaimana tersebut dalam judul adalah: (1) Untuk mengetahui profil lulusan Prodi IPI tersebut dalam mendapatkan pekerjaannya, (2) Untuk mengetahui penerapan kurikulum yang dilaksanakan Prodi IPI dalam proses belajarnya, (3) Untuk mendapatkan masukan yang diberikan oleh para alumni untuk pengembangan Prodi IPI mendatang. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah alumni Prodi IPI, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada 49 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian besar lulusan Prodi IPI telah memperoleh pekerjaa sesuai dengan kualifikasi pendidikan ilmu perpustakaan dalam tempo kurang daripada tiga sebulan, bahkan diantaranya mendapat pekerjaan sebelum sidang ujian skripsi, (2) Sebagian besar alumni Prodi IPI menilai kurikulum yang dilaksanakan Prodi IPI telah sesuai dengan kebutuhan mereka di lapangan kerja, (3) Para alumni menghendaki mata kuliah berbasis komputer ditawarkan kepada peserta didik, baik dalam bentuk proses belajar formal kuliah, atau pun non-formal.
本研究以2008-2011年IPI FAH UIN雅加达学习项目的校友为研究对象,追踪校友。在本研究中要实现的目标是大学的标题采取研究对象在FAH图书馆。本研究的目标是:(1)了解IPI 2008 - 2011项目毕业生的就业情况;(2)了解IPI在学习过程中开展的课程实施情况;(3)了解校友对IPI未来发展的投入或建议。用于进行这项研究的方法是定量的描述性方法。本研究的人口是IPI校友,而数据收集技术是通过对49名受访者的问卷调查进行的。研究结果显示:(1)大多数校友在不到三个月的时间内就获得了符合图书馆学资格的工作,甚至有校友在论文考试前就找到了工作;(2)大多数校友认为IPI的课程设置符合他们在就业领域的需求;(3)校友希望为学生提供计算机化课程。-Penelitian ini tentang penelurian alumni dengan mengbill subjek Penelitian para alumni Prodi IPI FAH in Jakarta Angkatan 2008-2011。Tujuan penelitian ini adalah perguruan tinggi sebagaimana tersebut dalam judul adalah:(1) Untuk mengetahui profprofi lulusan Prodi IPI tersebut dalam mendapatkan pekerjaannya, (2) Untuk mengetahui penerapan kurikulum yang dilaksanakan Prodi IPI dalam proses belajannya, (3) Untuk mendapatkan masukan yang diberikan oleh para alumni Untuk pengembangan Prodi IPI mendatang。Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah desktitif dendenan pendekatan kuantitatim。Populasi dalam penelitian ini adalah校友Prodi IPI, sedangkan teknik pengulan data dilakukan melalui penyebaran angket ketket49名受访者。Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian besar lulusan Prodi IPI telah成员perperoleh pekerjah dengan kualifikasi pendidikan ilmu perpustakaan dalam tempo kurang daripada tiga sebulan, bakan diantaranya mendapat pekerjaan sebelum sidang ujian skripsi, (2) sebagian besar校友Prodi IPI menilai kurikulum yang dilaksanakan Prodi IPI telah sesuai dengan kebutuhan mereka di lapangan kerja, (3) paril校友menghendaki mata kuliah berbasis计算机ditawarkan kepada peserta didik,Baik dalam bentuk表示belajar是正式的kuliah,而atau pun是非正式的。
{"title":"Penelusuran Alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniuora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta","authors":"Mukmin Suprayogi","doi":"10.15408/BAT.V24I2.7541","DOIUrl":"https://doi.org/10.15408/BAT.V24I2.7541","url":null,"abstract":"This research is about tracing alumni by taking the research subjects of the alumni of Study Program of IPI FAH UIN Jakarta in the year 2008-2011. The objectives to be achieved in this study are universities in which the title takes the object of research in the FAH Library. The objectives to be achieved in this research are: (1) To find out the profile of graduates of the IPI, Program 2008 - 2011 in getting their jobs, (2) To find out the curriculum implementation carried out by the IPI in the learning process, (3) To get input or suggestions given by alumni for the development of IPI in the future. The method used to conduct this research is descriptive with a quantitative approach. The population in this study were IPI alumni, while data collection techniques were carried out through questionnaires to 49 respondents. The results obtained from this study indicate that (1) most of them have received work in accordance with the library science qualification in less than three months, even among them get a job before the thesis examination session, (2 ) Most of them assessed that the curriculum carried out by IPI was in accordance with their needs in the field of employment, (3) The alumni wanted computer-based courses to be offered to students.---Penelitian ini tentang penelusuran alumni dengan mengambil subjek penelitian para alumni Prodi IPI FAH UIN Jakarta Angkatan 2008-2011. Tujuan penelitian ini adalah perguruan tinggi sebagaimana tersebut dalam judul adalah: (1) Untuk mengetahui profil lulusan Prodi IPI tersebut dalam mendapatkan pekerjaannya, (2) Untuk mengetahui penerapan kurikulum yang dilaksanakan Prodi IPI dalam proses belajarnya, (3) Untuk mendapatkan masukan yang diberikan oleh para alumni untuk pengembangan Prodi IPI mendatang. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah alumni Prodi IPI, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada 49 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian besar lulusan Prodi IPI telah memperoleh pekerjaa sesuai dengan kualifikasi pendidikan ilmu perpustakaan dalam tempo kurang daripada tiga sebulan, bahkan diantaranya mendapat pekerjaan sebelum sidang ujian skripsi, (2) Sebagian besar alumni Prodi IPI menilai kurikulum yang dilaksanakan Prodi IPI telah sesuai dengan kebutuhan mereka di lapangan kerja, (3) Para alumni menghendaki mata kuliah berbasis komputer ditawarkan kepada peserta didik, baik dalam bentuk proses belajar formal kuliah, atau pun non-formal.","PeriodicalId":33743,"journal":{"name":"Buletin AlTuras","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"44559060","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
The presence of various modern pedagogical currents carried by the psychologists and observers of Western education, has made a new mapping in the study of modern education in Indonesia. Indeed the study has been popular since the early 20th century AD with a very specific theme evidenced by one of the manuscripts entitled Mir'ātu Afkār al-Rijāl Nadzm Ta'līm al-Muta'līm by a scholar from Solo-Indonesia. This study proves that the content of Modern Pedagogy study by a scholar in Indonesia looks very specific and holistic. The method used is a method of philology that includes textual criticism in manuscripts. This method will also capture the superiority of the study of Archipelago Pedagogy written with Arabic script. The results of this study that the study of Modern Pedagogy can be clearly found in the traces of the history of the past in the archipelago of Manuscript.---Hadirnya berbagai aliran pedagogi modern yang diusung oleh para psikolog dan pemerhati pendidikan Barat, telah membuat pemetaan baru dalam kajian ilmu pendidikan modern di Indonesia. Sejatinya kajian tersebut sudah populer sejak awal abad 20 Masehi dengan tema yang sangat spesifik yang dibuktikan oleh salah satu manuskrip berjudul Mir’ātu Afkār al-Rijāl Nadzm Ta’līm al-Muta’līm karya seorang cendikia asal Solo-indonesia. Penelitian ini membuktikan bahwa muatan kajian Pedagogi Modern karya cendikia di Indonesia terlihat sangat spesifik dan holistik. Metode yang digunakan adalah metode filologi yang mencakup kritik teks pada manuskrip. Metode ini juga akan memotret keunggulan kajian Pedagogi Nusantara yang ditulis dengan skrip Arab. Hasil penelitian ini bahwa kajian Pedagogi Modern secara nyata dapat kita temukan dalam jejak sejarah keilmuan masa lalu di Nusantara berupa Manuskrip.
西方教育心理学家和观察者所带来的各种现代教育思潮的出现,为印度尼西亚现代教育研究绘制了新的地图。事实上,自公元20世纪初以来,这项研究一直很受欢迎,其中一个非常具体的主题由一名来自Solo-Indonesia的学者题为Mir'ātu Afkār al-Rijāl Nadzm Ta' l m al-Muta' l m的手稿证明。这一研究证明了印尼学者的现代教育学研究的内容是非常具体和全面的。使用的方法是一种文献学方法,包括手稿中的文本批评。这种方法也将捕捉到用阿拉伯文字书写的群岛教学法研究的优越性。这一研究结果表明,现代教育学的研究可以清晰地在群岛过去的历史痕迹中找到原稿。——Hadirnya berbagai aliran pedagogi modern yang diusung oleh para心理学家dan pemerhati pendidikan Barat, telah membubuan baru dalam kajian ilmu pendidikan modern di Indonesia。Sejatinya kajian tersebut sudah populer sejak awal abad 20 Masehi dengan tema yang sangat spifik yang dibuktikan oleh salah satu manuskrip berjudul Mir ' ātu Afkār al-Rijāl Nadzm Ta ' llar m al-Muta ' llar m karya seorang cendikia asal Solo-indonesia。Penelitian ini membuktikan bahwa muatan kajian Pedagogi现代karya cendikia di Indonesia terlihat sangat specifik dan holistik。方法:阳阳线,阳阳线,阳阳线,阳阳线。Metode ini juga akan memotret keungulan kajian Pedagogi Nusantara yang ditulis dengan skrip阿拉伯。Hasil penelitian ini bahwa kajian Pedagogi现代教育的研究,datat kita temukan dalam jejak sejarah keilmuan masa lalu di Nusantara berupa Manuskrip。
{"title":"Puisi Arab Bersajak karya Zaini-Solo; Kajian Pedagogi Islam-Modern dalam Manuskrip Nusantara","authors":"Iin Suryaningsih","doi":"10.15408/BAT.V24I2.8748","DOIUrl":"https://doi.org/10.15408/BAT.V24I2.8748","url":null,"abstract":"The presence of various modern pedagogical currents carried by the psychologists and observers of Western education, has made a new mapping in the study of modern education in Indonesia. Indeed the study has been popular since the early 20th century AD with a very specific theme evidenced by one of the manuscripts entitled Mir'ātu Afkār al-Rijāl Nadzm Ta'līm al-Muta'līm by a scholar from Solo-Indonesia. This study proves that the content of Modern Pedagogy study by a scholar in Indonesia looks very specific and holistic. The method used is a method of philology that includes textual criticism in manuscripts. This method will also capture the superiority of the study of Archipelago Pedagogy written with Arabic script. The results of this study that the study of Modern Pedagogy can be clearly found in the traces of the history of the past in the archipelago of Manuscript.---Hadirnya berbagai aliran pedagogi modern yang diusung oleh para psikolog dan pemerhati pendidikan Barat, telah membuat pemetaan baru dalam kajian ilmu pendidikan modern di Indonesia. Sejatinya kajian tersebut sudah populer sejak awal abad 20 Masehi dengan tema yang sangat spesifik yang dibuktikan oleh salah satu manuskrip berjudul Mir’ātu Afkār al-Rijāl Nadzm Ta’līm al-Muta’līm karya seorang cendikia asal Solo-indonesia. Penelitian ini membuktikan bahwa muatan kajian Pedagogi Modern karya cendikia di Indonesia terlihat sangat spesifik dan holistik. Metode yang digunakan adalah metode filologi yang mencakup kritik teks pada manuskrip. Metode ini juga akan memotret keunggulan kajian Pedagogi Nusantara yang ditulis dengan skrip Arab. Hasil penelitian ini bahwa kajian Pedagogi Modern secara nyata dapat kita temukan dalam jejak sejarah keilmuan masa lalu di Nusantara berupa Manuskrip.","PeriodicalId":33743,"journal":{"name":"Buletin AlTuras","volume":"1 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"43276757","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Da’wa that done by Da’i in Indonesia can not be detached from the efectivity of rethorical use. By shape the form of narration, choosing the nuances of the exact word meaning, also choosing the linguistic and interested word, will help da’i to get the interesting programmatic, so that can made and influence audiences to listen. The research method of this writing is descriptive qualitative analyziz. The data that used is a form of rethoric in the programmatic of oral da’wa of all da’i in Jakarta, West Java, and central Java. The research sources are the programmatic of oral da’wa that located in the published book and also recording. The collective data method are; reading, and repeatedly listening into the da’wa subject of da’i. Analyziz data technic are; understanding and interpretation. The result of this research is that in generally, the da’i used the literature linguistic style in delivering the subject of da’wa in shaping the proverb (amsal) and hikmah, whether came from Arabic or Indonesia. The linguistic that used by da’i, came from Al-Qur’an, Al-Hadist, wise word and from qaol Ulama dan Hukama. The style of rethorical that used by KH.Zaenuddin MZ is to change belief, and in this term the da’i can change the attitude of audience. In a rethorical that used by Aa Gym is to inform, because many educational information that been accepted by aim to explain the things that has not known before. Meanwhile, the rethorical of UJE (Jefry alBukhory) has the unique style from other, because supported by his good voice while chanting the verse of Al-qur’an. Also, the rethorical style that used by Ahmad al Habsyi and Wijayanto that has similarity from the subject point, that used the beautiful style of locution by amtsal and hikmah---Dakwah yang dilakukan oleh para da’i di Indonesia tidak dapat terlepas dari efektifitas pemanfaatan retorika. Dengan menata bentuk-bentuk tuturan, memilih nuansa makna kata yang tepat serta memilih gaya bahasa dan kata mutiara yang menarik akan lebih sempurna bagi penutur untuk mendapatkan wacana yang menarik sehingga mampu mempengaruhi pendengar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif analisis. Data yang digunakan berupa bentuk retorika dalam wacana dakwah lisan para da’i di DKI, Jawa Barat, dan Jawa tengah. Sumber data penelitian berupa wacana dakwah lisan yang terdapat dalam buku-buku yang telah diterbitkan dan rekaman. Teknik pengumpulan data, meliputi: membaca dan mendengarkan secara berulang-ulang materi dakwah para da’i. Teknik analisis data, meliputi: pemahaman,dan interpretasi. Hasil temuan, bahwa secara umum para dai menggunakan gaya bahasa sastra dalam menyampaikan materi dakwahnya dalam bentuk peribahasa (amsal) dan kata mutiara (hikmah) baik berasal dari bahasa Arab maupun bahasa Indonesia. Gaya bahasa yang digunakan oleh para dai mayoritas bersumber dari Al Qur’an, Al-Hadist, kata-kata bijak dari qaol Ulama dan Hukama. Bentuk retorika yang sering digunakan oleh KH. Zaenuddin
印度尼西亚的Da 'i所做的Da 'wa不能脱离修辞使用的有效性。通过塑造叙事形式,选择准确词义的细微差别,以及选择语言和感兴趣的词,将有助于“打”获得有趣的节目,从而可以引起和影响听众的倾听。本文的研究方法是描述性定性分析。所使用的数据是雅加达、西爪哇和中爪哇所有达伊族口头达瓦语规划中的一种修辞形式。研究的资料来源是已出版书籍中的口述达瓦纲目和录音资料。集合数据法有;阅读,并反复听达瓦主题达瓦。分析数据技术有;理解和解释。研究结果表明,无论来自阿拉伯语还是印度尼西亚语,达伊语在表达达伊语主题和形成谚语(amsal)和希克玛时,一般都采用文学语言风格。da 'i使用的语言来自al - quuran, Al-Hadist,智慧的话语和qaol Ulama dan Hukama。反证法:KH所使用的反证法扎努丁的MZ是改变信仰,在这个术语中,da 'i可以改变观众的态度。在一篇论文中,Aa Gym使用的是告知,因为许多教育信息被接受的目的是解释以前不知道的事情。与此同时,杰弗里·阿尔布霍利的朗诵也有其独特的风格,因为他在吟诵《古兰经》时有着良好的嗓音。此外,Ahmad al Habsyi和Wijayanto使用的修辞风格在主题上有相似之处,他们使用了amtsal和hikmah的优美的语言风格——Dakwah yang dilakukan oleh para da 'i di Indonesia tidak dapat terlepas dari efektifitas pemanfaatan retorika。当我在这里的时候,我在这里的时候,我在这里的时候,我在这里的时候,我在这里的时候,我在这里的时候。方法是对阳迪纳坎的定性分析。数据yang digunakan berupa bentuk retorika dalam wacana dakwah lisan para da 'i di DKI,爪哇巴拉特,丹爪哇登加。夏季数据penelitian berupa wacana dakwah lisan yang terdapat dalam buku-buku yang telah diiterbitkan dan rekaman。人口普查数据,meliputi: membaca dan mendengarkan secara berulang-ulang materi dakwah para da 'i。技术分析数据,meliputi: pemahaman,dan interpretation。Hasil temuan, bawa secara umum para dai menggunakan gaya bahasa sastra dalam menyampaikan materi dakwahnya dalam bentuk peribahasa (amsal) dan kata mutiara (hikmah) baik berasal dari bahasa阿拉伯语maupun bahasa印度尼西亚语。Gaya bahasa yang digunakan oleh para dai mayoritas bersumber dari Al- quan, Al- hadist, kata-kata bijak dari gaol Ulama dan Hukama。Bentuk retorika yang sering digunakan oleh KH。Zaenuddin MZ adalah改变信仰,dan dalam hal ini penceramah mampu mengubah sikap。Sedangkan bentuk retorika yang digunakan oleh Aa Gym adalah to inform (pendidikan) karena banyak informasi pendidikan yang diterima dengan bertujuan untuk menjelaskan hal- hal yang belum diketahui sebelumnya。Retorika UJE memiliki gaya khas dari yang lainnya, karena didukung suaranya yang merdu menjadi pengikat hati ketika melantunkan cinta Allah dan Rasulnya。Demikian juga bentuk retorika yang digunakan oleh Ahmad al Habsyi dan ustadz Wijayanto ada kesamaan dari sisi materi, yitu menggunakan style gaya bahasanya yang indah dengan amtsal dan Hikmah
{"title":"Pemakaian Pribahasa dan Kata Mutiara dalam Retorika Dakwah Para Da’i di Indonesia : Kajian Stalistika dalam Sastra Arab-Indonesia","authors":"Yani'ah Wardhani","doi":"10.15408/bat.v24i2.8667","DOIUrl":"https://doi.org/10.15408/bat.v24i2.8667","url":null,"abstract":"Da’wa that done by Da’i in Indonesia can not be detached from the efectivity of rethorical use. By shape the form of narration, choosing the nuances of the exact word meaning, also choosing the linguistic and interested word, will help da’i to get the interesting programmatic, so that can made and influence audiences to listen. The research method of this writing is descriptive qualitative analyziz. The data that used is a form of rethoric in the programmatic of oral da’wa of all da’i in Jakarta, West Java, and central Java. The research sources are the programmatic of oral da’wa that located in the published book and also recording. The collective data method are; reading, and repeatedly listening into the da’wa subject of da’i. Analyziz data technic are; understanding and interpretation. The result of this research is that in generally, the da’i used the literature linguistic style in delivering the subject of da’wa in shaping the proverb (amsal) and hikmah, whether came from Arabic or Indonesia. The linguistic that used by da’i, came from Al-Qur’an, Al-Hadist, wise word and from qaol Ulama dan Hukama. The style of rethorical that used by KH.Zaenuddin MZ is to change belief, and in this term the da’i can change the attitude of audience. In a rethorical that used by Aa Gym is to inform, because many educational information that been accepted by aim to explain the things that has not known before. Meanwhile, the rethorical of UJE (Jefry alBukhory) has the unique style from other, because supported by his good voice while chanting the verse of Al-qur’an. Also, the rethorical style that used by Ahmad al Habsyi and Wijayanto that has similarity from the subject point, that used the beautiful style of locution by amtsal and hikmah---Dakwah yang dilakukan oleh para da’i di Indonesia tidak dapat terlepas dari efektifitas pemanfaatan retorika. Dengan menata bentuk-bentuk tuturan, memilih nuansa makna kata yang tepat serta memilih gaya bahasa dan kata mutiara yang menarik akan lebih sempurna bagi penutur untuk mendapatkan wacana yang menarik sehingga mampu mempengaruhi pendengar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif analisis. Data yang digunakan berupa bentuk retorika dalam wacana dakwah lisan para da’i di DKI, Jawa Barat, dan Jawa tengah. Sumber data penelitian berupa wacana dakwah lisan yang terdapat dalam buku-buku yang telah diterbitkan dan rekaman. Teknik pengumpulan data, meliputi: membaca dan mendengarkan secara berulang-ulang materi dakwah para da’i. Teknik analisis data, meliputi: pemahaman,dan interpretasi. Hasil temuan, bahwa secara umum para dai menggunakan gaya bahasa sastra dalam menyampaikan materi dakwahnya dalam bentuk peribahasa (amsal) dan kata mutiara (hikmah) baik berasal dari bahasa Arab maupun bahasa Indonesia. Gaya bahasa yang digunakan oleh para dai mayoritas bersumber dari Al Qur’an, Al-Hadist, kata-kata bijak dari qaol Ulama dan Hukama. Bentuk retorika yang sering digunakan oleh KH. Zaenuddin ","PeriodicalId":33743,"journal":{"name":"Buletin AlTuras","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49054690","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
This article focuses on the comparison of morpheme in Arabic and Indonesian language by contractive approach. This research discusses the description of morpheme in both the arabic and Indonesian language; analyzes the similarities and differences between morphemes in arabic and Indonesian Language; and also prediction of problem arises in learning Arabic language especially in learning morpheme based on the similarities and differences on those languages. As an example, based on its existence in speech, there is al- khali morpheme in arabic language such as …….(tulisan arab) contains dhamir (tulisan arab), while in Indonesian morpheme, the morpheme is not found here. This case will cause students get difficulties in learning Arabic language---Penelitian dalam artikel ini memfokuskan pada perbandingan morfem dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia dengan pendekatan analisis kontrastif. Penelitian ini membahas tentang deskripsi dari morfem baik dalam bahasa Arab maupun bahasa Indonesia, mencari sisi persamaan dan perbedaan antara morfem dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia, serta prediksi masalah yang muncul dalam pembelajaran bahasa Arab khususnya dalam pembelajaran morfem dengan berdasarkan pada persamaan dan perbedaan morfem dalam dua bahasa tersebut. Sebagai contoh, berdasarkan keberadaannya dalam tuturan, dalam bahasa Arab ada jenis morfem al-khali (morfem kosong) seperti lafazh ضَرَبَ yang di dalamnya menyimpan dhamir هُوَ , sedangkan dalam bahasa Indonesia morfem tersebut tidak ditemukan. Hal ini akan menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam pembelajaran bahasa Arab..
{"title":"Al morfem fi al-lughah al-arabiyyah wa al-lughah al-Indunisiyyah","authors":"Iswah Adriana","doi":"10.15408/BAT.V24I2.8681","DOIUrl":"https://doi.org/10.15408/BAT.V24I2.8681","url":null,"abstract":"This article focuses on the comparison of morpheme in Arabic and Indonesian language by contractive approach. This research discusses the description of morpheme in both the arabic and Indonesian language; analyzes the similarities and differences between morphemes in arabic and Indonesian Language; and also prediction of problem arises in learning Arabic language especially in learning morpheme based on the similarities and differences on those languages. As an example, based on its existence in speech, there is al- khali morpheme in arabic language such as …….(tulisan arab) contains dhamir (tulisan arab), while in Indonesian morpheme, the morpheme is not found here. This case will cause students get difficulties in learning Arabic language---Penelitian dalam artikel ini memfokuskan pada perbandingan morfem dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia dengan pendekatan analisis kontrastif. Penelitian ini membahas tentang deskripsi dari morfem baik dalam bahasa Arab maupun bahasa Indonesia, mencari sisi persamaan dan perbedaan antara morfem dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia, serta prediksi masalah yang muncul dalam pembelajaran bahasa Arab khususnya dalam pembelajaran morfem dengan berdasarkan pada persamaan dan perbedaan morfem dalam dua bahasa tersebut. Sebagai contoh, berdasarkan keberadaannya dalam tuturan, dalam bahasa Arab ada jenis morfem al-khali (morfem kosong) seperti lafazh ضَرَبَ yang di dalamnya menyimpan dhamir هُوَ , sedangkan dalam bahasa Indonesia morfem tersebut tidak ditemukan. Hal ini akan menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam pembelajaran bahasa Arab..","PeriodicalId":33743,"journal":{"name":"Buletin AlTuras","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"48781640","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
As a scientific work, thesis is not just a formalities requirement that automatically can lead students to finish their education in bachelor level. It must be argued in munaqasyah (thesis examination) that examined by some examiners not only as the test but also as moral and academic responsibilities. It can be as the academical standard or level of the quality of the scholarly works that the students need to fulfil. This study aims the first is to describe the quality of thesis has been made by the students in the Department of Arabic Language and Literature in 2010-2012, second to reveal what factors caused the high or low quality of the thesis, third what steps should be taken so that quality of the thesis can increase time by time; and the last is whether there are elements of plagiarism in it, and the percentage of the level of plagiarism in it? To answer the above question, the researcher uses a qualitative research by collecting from the thesis existed by case study Approach.---Sebagai sebuah karya ilmiah, skripsi bukanlah sekedar merupakan syarat formalitas yang scara otomatis dapat mengantar mahasiswa ke jenjang kesarjanaan yang didamba-dambakan. Skripsi harus dipertahankan di depan sidang munaqasyah (sidang ujian skripsi), sebagai ujian peresmian pengujian kadar kualitas karya ilmiah yang dituis mahasiswa. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas keilmiahan skripsi yang dibuat mahasiswa jurusan/prodi bahasa dan sastra Arab tahun 2010-2012, dan secara khusus untuk mengungkapkan factor-faktor apa yang menyebabkan tinggi atau rendahnya kualitas skripsi, langkah-langkah apa yang harus ditempuh agar skripsi mahasiswa berkualitas, dan apakah ada unsur plagiat di dalamnya, serta sejauh mana tingkat plagiatisme tersebut? Untuk menjawab pertanyaan di atas, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif meskipun data-data dikumpulkan secara kuantitatif. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan studi kasus (case-studies).
论文作为一项科学工作,并不仅仅是一种形式上的要求,可以自动引导学生完成学士学位的教育。必须指出的是,在munaqasyah(论文考试)中,一些考官的考试不仅是考试,也是道德和学术责任。它可以是学生需要完成的学术标准或学术作品的质量水平。本研究的目的一是描述2010-2012年阿拉伯语言文学系学生的论文质量,二是揭示导致论文质量高或低的因素,三是应该采取哪些步骤,使论文质量可以逐年提高;最后一个是是否有抄袭的成分,抄袭的比例是多少?为了回答上述问题,研究者采用了定性研究的方法,从已有的论文中收集案例研究法。-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --斯克里普西企鹅(斯唐乌吉安·斯克里普西),斯巴达乌吉安·斯克里普西,斯巴达乌吉安·斯克里普西,企鹅kadar kualitas karya ilmiah yang dituis mahasiswa。Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas keilmiahan skripsi yang dibuat mahasiswa jurusan/prodi bahasa danstra Arab tahun 2010-2012, dan Secara khusus untuk mengungkapkan factor- factor for apa yang menyebabkan tinggi atau rendahnya kualitas, langkah-langkah apa yang harus ditempuh agar skripsi mahasiswa berkualitas, dan apakah ada unsur plagiat di dalamnya, serta sejauh mana tingkat plagiatisme tersebut?Untuk menjawab pertanaan di data, peneliti menggunakan jenis penelitian qualititf meskipun data-data dikumpulkan secara kuantitatif。个案研究(Pendekatan yang dilakukan adalah Pendekatan studi kasus)
{"title":"Kadar Kualitas Skripsi Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab 2010-2012 Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta","authors":"Adang Asdari","doi":"10.15408/BAT.V24I2.7985","DOIUrl":"https://doi.org/10.15408/BAT.V24I2.7985","url":null,"abstract":"As a scientific work, thesis is not just a formalities requirement that automatically can lead students to finish their education in bachelor level. It must be argued in munaqasyah (thesis examination) that examined by some examiners not only as the test but also as moral and academic responsibilities. It can be as the academical standard or level of the quality of the scholarly works that the students need to fulfil. This study aims the first is to describe the quality of thesis has been made by the students in the Department of Arabic Language and Literature in 2010-2012, second to reveal what factors caused the high or low quality of the thesis, third what steps should be taken so that quality of the thesis can increase time by time; and the last is whether there are elements of plagiarism in it, and the percentage of the level of plagiarism in it? To answer the above question, the researcher uses a qualitative research by collecting from the thesis existed by case study Approach.---Sebagai sebuah karya ilmiah, skripsi bukanlah sekedar merupakan syarat formalitas yang scara otomatis dapat mengantar mahasiswa ke jenjang kesarjanaan yang didamba-dambakan. Skripsi harus dipertahankan di depan sidang munaqasyah (sidang ujian skripsi), sebagai ujian peresmian pengujian kadar kualitas karya ilmiah yang dituis mahasiswa. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas keilmiahan skripsi yang dibuat mahasiswa jurusan/prodi bahasa dan sastra Arab tahun 2010-2012, dan secara khusus untuk mengungkapkan factor-faktor apa yang menyebabkan tinggi atau rendahnya kualitas skripsi, langkah-langkah apa yang harus ditempuh agar skripsi mahasiswa berkualitas, dan apakah ada unsur plagiat di dalamnya, serta sejauh mana tingkat plagiatisme tersebut? Untuk menjawab pertanyaan di atas, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif meskipun data-data dikumpulkan secara kuantitatif. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan studi kasus (case-studies).","PeriodicalId":33743,"journal":{"name":"Buletin AlTuras","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"46609192","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
The research aims to asses the existence of hegemony on the online lecture or E-Learning which is learning done in electronic internet media both formally and informally. E-Learning that requires the level of learning interaction in discussion forum format, indicating the existance of hegemony related to binary opposition between two discussion participants. The study applies a decriptive method of binary opposition and hegemony that occurs in the process of E-learning discussion on particular course as the data in the study.Hegemony according to Gramsci is a dominant view of life and way of thinking, in which a concept of reality is disseminated in society both institutional and individual. The dominations are the main points of this research.---Penelitian ini bertujuan mengkaji adanya hegemoni dalam perkuliahan online atau E-learning, yaitu pembelajaran yang dilakukan di media elektronik internet baik secara formal maupun informal. E-learning yang mengharuskan terjadinya kadar interaksi pembelajaran antara mahasiswa dan dosen dan memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dalam format forum diskusi, menunjukkan adanya hegemoni terkait oposisi biner antara dua pelaku diskusi. Penelitian ini menerapkan metode deskritif tentang oposisi biner dan hegemoni yang terjadi pada proses diskusi e-learning pada kursus tertentu sebagai data dalam penelitian. Hegemoni menurut Gramsci adalah sebuah pandangan hidup dan cara berpikir yang dominan, yang di dalamnya sebuah konsep tentang kenyataan disebarluaskan dalam masyarakat baik secara institusional maupun perorangan. Dominasi-dominasi tersebutlah yang menjadi fokus dalam penelitian ini.
{"title":"Hegemoni Oposisi Biner Dalam Konten Forum Diskusi E-Learning","authors":"Ruisah Ruisah","doi":"10.15408/BAT.V24I2.8563","DOIUrl":"https://doi.org/10.15408/BAT.V24I2.8563","url":null,"abstract":"The research aims to asses the existence of hegemony on the online lecture or E-Learning which is learning done in electronic internet media both formally and informally. E-Learning that requires the level of learning interaction in discussion forum format, indicating the existance of hegemony related to binary opposition between two discussion participants. The study applies a decriptive method of binary opposition and hegemony that occurs in the process of E-learning discussion on particular course as the data in the study.Hegemony according to Gramsci is a dominant view of life and way of thinking, in which a concept of reality is disseminated in society both institutional and individual. The dominations are the main points of this research.---Penelitian ini bertujuan mengkaji adanya hegemoni dalam perkuliahan online atau E-learning, yaitu pembelajaran yang dilakukan di media elektronik internet baik secara formal maupun informal. E-learning yang mengharuskan terjadinya kadar interaksi pembelajaran antara mahasiswa dan dosen dan memungkinkan terjadinya interaksi pembelajaran dalam format forum diskusi, menunjukkan adanya hegemoni terkait oposisi biner antara dua pelaku diskusi. Penelitian ini menerapkan metode deskritif tentang oposisi biner dan hegemoni yang terjadi pada proses diskusi e-learning pada kursus tertentu sebagai data dalam penelitian. Hegemoni menurut Gramsci adalah sebuah pandangan hidup dan cara berpikir yang dominan, yang di dalamnya sebuah konsep tentang kenyataan disebarluaskan dalam masyarakat baik secara institusional maupun perorangan. Dominasi-dominasi tersebutlah yang menjadi fokus dalam penelitian ini.","PeriodicalId":33743,"journal":{"name":"Buletin AlTuras","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2018-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"49110387","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}